p-Index From 2021 - 2026
11.136
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal SOLMA Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) NERSMID: Jurnal Keperwatan dan Kebidanan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL ILMIAH EDUKATIF AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Islam and Public Health Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Sanskara Manajemen dan Bisnis Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Pharmaceutical and Sciences. Health & Medical Sciences Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Inovasi Kesehatan Global Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Ragam Pengabdian Ulil Albab Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kemuhammadiyahan dan Integrasi Ilmu Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Risiko Paparan Amonia Terhadap Kesehatan Pekerja di Industri Kimia dan Pupuk Ujung, Cindy Artha; Jaksa, Suherman; Lusida, Nurmalia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10941

Abstract

Paparan amonia (NH₃) di lingkungan kerjaindustri kimia dan pupuk merupakan isu pentingkarena sifatnya yang toksik dan korosif, serta dapatmenimbulkan gangguan kesehatan serius seperti iritasi, gangguan pernapasan, dan kerusakan organ. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risikopaparan amonia terhadap kesehatan pekerja melaluipendekatan tinjauan pustaka. Data dikumpulkan daripublikasi ilmiah rentang tahun 2020–2025 yang diperoleh dari database seperti Google Scholar, PubMed, dan situs resmi OSHA. Hasil kajianmenunjukkan bahwa batas aman paparan amoniamenurut standar OSHA adalah 25 ppm untuk rata-rata waktu (TWA) dan 35 ppm untuk paparan jangka pendek(STEL). Jika konsentrasi paparan melebihi ambangbatas tersebut, maka risiko efek toksik akut dan kronismeningkat secara signifikan, tergantung pada lamanyapaparan dan konsentrasi gas. Efek akut mencakupiritasi pada mata dan saluran pernapasan, sementaraefek kronis dapat berupa bronkitis dan penurunanfungsi paru-paru. Strategi pengendalian sepertipenggunaan alat pelindung diri (APD), ventilasi yang baik, pelatihan pekerja, dan sistem deteksi dini sangat diperlukan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan kerja. Kesadaran terhadap potensi bahayadan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerjamenjadi kunci utama dalam mencegah risiko paparanamonia secara efektif.
Analisis Risiko Paparan Zat Beracun di Lingkungan Kerja: Studi Kasus pada Industri Kimia Nurcantika, Aulia; Jaksa, Suherman; Lusida, Nurmalia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10945

Abstract

Industri kimia dan minyak serta gas memiliki risiko tinggi terhadap paparan zat beracun seperti hydrogen sulfida (H₂S), benzena, dan ammonia yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko paparan zat beracun di lingkungan kerja serta menilai efektivitas upaya pengendalian yang telah diterapkan. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap berbagai jurnal dan laporan kasus dalam lima tahun terakhir yang membahas paparan zat toksik di industri migas. Hasil menunjukkan bahwa paparan H₂S di sumur produksi PT XYZ dapat mencapai >4.000 ppm, benzena di laboratorium kilang mencapai 5 ppm (di atas NAB), dan paparan ammonia di pabrik pupuk meski masih dalam batas NAB tetap menimbulkan gangguan saluran pernapasan. Pengendalian yang diterapkan meliputi penggunaan metode ALOHA, FMEA, dan HAZOP serta penerapan hierarki pengendalian risiko. Rekomendasi dari studi ini adalah perlunya peningkatan deteksi dini, pelatihan pekerja, evaluasi berkala sistem keselamatan, dan pendekatan terpadu antara teknologi, manajemen, dan edukasi guna menekan risiko paparan zat beracun di tempat kerja.
Hubungan Antara Edukasi Dengan Perilaku Swamedikasi Remaja Putri Dalam Penanganan Nyeri Menstruasi (Dismenorhea) Rosdiana, Siti; Andriyani; Nurmalia Lusida
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.13

Abstract

Nyeri menstruasi atau Dismenore merupakan nyeri saat haid biasanya diartikan sebagai sensasi nyeri, kram pada perut bagian bawah dan sering disertai gejala lain seperti berkeringat, sakit kepala, mual, muntah, diare, bahkan sampai gemetar. Hampir seluruh perempuan pernah mengalami ketidaknyamanan selama masa menstruasi. Kondisi ini umum terjadi terjadi pada wanita, khususnya remaja putri dan dapat berdampak pada aktivitas serta kesehatan mereka jika tidak ditangani dengan cara yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara edukasi yang dimiliki remaja putri dengan perilaku swamedikasi dalam mengatasi nyeri menstruasi (dismenore). Metode yang digunakan dalam studi literature review ini adalah dengan memperoleh dari jurnal yaitu melalui google scholar, web garuda, siencedirect, pubmed dan wiley online library. Rentang waktu yang digunakan pada tahun 2020 sampai 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara edukasi dengan perilaku swamedikasi remaja putri dalam menangani nyeri menstruasi atau dismenore. Dapat disimpulkan bahwa edukasi berpengaruh signifikan terhadap perilaku swamedikasi remaja putri dalam menangani dismenore. Semakin baik pengetahuan, semakin besar kecenderungan melakukan swamedikasi yang bijak.
Identifikasi Potensi Bahaya Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi di PT. X Menggunakan Metode HIRARC Amal, Ihsanul; Andriyani; Suherman; Nurmalia Lusida
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.6.1.112-119

Abstract

Latar Belakang: HIRARC merupakan elemen penting dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja karena berkaitan langsung dengan upaya pencegahan dan pengendalian bahaya yang digunakan untuk menentukan objektif dan rencana K3. Sistem Manajemen K3 yang diterbitkan oleh pemerintahan Indonesia dan wajib diterapkan oleh beberapa industri adalah Sistem Manajemen K3 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, yaitu penelitian yang memfokuskan untuk meneliti secara mendetail mengenai latar belakang dan kondisi yang ada dari suatu kasus. Metode penilaian identifikasi potensi bahaya kerja menggunakan form analisis dokumen HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) dan panduan wawancara. Hasil: Dari Form HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) pada pekerja PT. X bagian Print, Vakum, Cut dan Bur ditemukan 3 tingkatan risiko yaitu terdapat 4 tingkatan rendah (low risk), terdapat 8 risiko sedang (moderate risk) dan terdapat 2 risiko tinggi (high risk). Kesimpulan: hasil identifikasi potensi bahaya pada 4 tahapan yakni Print, Vakum, Cut dan Bur menunjukkan pada proses Print terdapat 3 potensi bahaya. Untuk proses Vakum terdapat 2 potensi bahaya. Untuk proses Cut terdapat 3 potensi bahaya. Dan untuk proses Bur terdapat 6 potensi bahaya.
Hubungan Antara Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dengan Pendidikan Islam : Tantangan dan Peluang Kokom Komariah; Andriyani; Dede Rosyada; Nurmalia Lusida
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 10 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i10.2889

Abstract

The aim of the research is to find out how Islamic education is related to science and technology (IPTEK). Science and Technology provides a strong knowledge base for understanding the universe and developing technology that is beneficial to humans. In contrast, Islamic education instills moral, ethical and spiritual principles that shape an individual's personality. Apart from that, schools teach the use of science and technology in accordance with religious beliefs. The aim of this research is to show how these two fields work together and benefit each other. The integration of science and technology (IPTEK) with Islamic education offers various significant opportunities to improve the quality of education, research, as well as creating sustainable solutions and building strong character. The use of modern technology in the learning process can enrich learning material, make it more interactive, and provide access to a wider range of educational resources. In addition, research based on Islamic ethical principles ensures that technological innovation is not only oriented towards economic benefits but also takes into account human and moral values. Therefore, the integration of science and technology and Islamic education allows for a balanced education system where technological and scientific progress can be balanced with the application of moral and ethical values. This will produce students who can make positive contributions to society and their environment.
Problematika Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam Hening Puwati Parlan; Andriyani; Nurmalia Lusida
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 11 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i11.3691

Abstract

Islamic boarding schools and educational institutions play an important role in maintaining and passing on Islamic religious values, culture, and traditional values. They also play an important role in shaping the character, morals and spirituality of society. However, they face many challenges in the complex modern world. This research investigates the problems faced by Pesantren and Islamic education institutions in Indonesia. It does so by using a qualitative approach and descriptive analysis. The study shows that Pesantren greatly help overcome poverty, strengthen brotherhood, lower unemployment rates, and combat ignorance. However, they also face many challenges, such as the dynamics of modernization and globalization that often conflict with their traditional values, limited resources and infrastructure, and the difficulty of integrating modern education curriculum with traditional religious education. Pesantren have a strategic position to address social issues, but they face problems such as limited resources and curriculum integration. Curriculum improvements and enhanced educational methodologies are needed to achieve this. Pesantren should increase general subjects, strengthen research activities, improve soft skills, and cooperate with other educational institutions.
Strategi Pengelolaan Aset dan Sarana Prasarana untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Berbasis Pendidikan Islam Pratiwi; Andriyani; Nurmalia Lusida
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 11 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i11.3971

Abstract

Sekolah Ramah Anak (Child-friendly schools) place students as living subjects, so that the education process takes place in safe, clean and healthy conditions, with the guarantee that children's rights are respected and they are protected from violence. Setting up a child-friendly school requires adequate facilities and infrastructure. Educational facilities and infrastructure are school assets that must be well organized and managed to support quality education in schools. A school asset and infrastructure management strategy is needed. The purpose of this study is to explain the asset and infrastructure management strategies for the implementation of Islamic education-based child-friendly schools. This research uses qualitative research methods, namely documentary studies or literature studies conducted by reading and analyzing documentary sources in the form of journals, articles, and other documents related to the problem. Based on the research conducted, it is concluded that asset and infrastructure management strategies to realize child-friendly schools based on Islamic education include the application of sustainability principles in asset and infrastructure management, collaboration between stakeholders for effective management, and the use of technology and innovation in asset and infrastructure management.
Pendidikan Islam pada Zaman Klasik: Masa Rasulullah Saw dan Khulafaur Rasyidin Siti Hadiyanti Dini Islamiati; Andriyani; Dede Rosyada; Nurmalia Lusida
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 11 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i11.4030

Abstract

Islamic education was crucial in fostering a robust Islamic culture during the Khulafaur Rashidin era (11-40 AH/632-661 AD). The caliphs, including Abu Bakr Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Uthman bin Affan, and Ali bin Abi Talib, continued the Prophet's purpose of spreading Islam, strengthening faith, and building a just and civilised society. The Hadith and the Quran are the main sources of knowledge, covering topics like as religion, ethics, legal concepts, and the Arabic language. Mosques often incorporate teaching methods like as examples, discussions, lectures, and question and answer sessions. This study employs a qualitative methodology that focuses on historical and descriptive analysis. The data were gathered by conducting a comprehensive review of primary and secondary sources pertaining to the Khulafaur Rashidin era. The historical documents underwent interpretation and critical evaluation, while the perspectives of historians were compared. The caliphs systematised the Quran, implemented a structured administrative framework, and facilitated the spread of education to additional regions such as Persia, Egypt, and Sham. The institutionalisation of education commenced with the advent of madrasas and kuttabs. Education not only emphasised religion but also incorporated diverse fields to cultivate an enlightened and virtuous society. The education system established during the period of the Khulafaur Rashidin played a crucial role in the future advancement of Islamic education. It produced a generation of Muslims who were well-equipped to confront the problems of their era and make valuable contributions to human civilization. The current state of Islamic education demonstrates that the integration of religious principles and scientific knowledge may cultivate persons with robust moral character and exceptional abilities.
Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia pada Masa Klasik dan Modern Febriansyah, Muhammad Raihan; Andriyani; Lusida, Nurmalia
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 11 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i11.4082

Abstract

Understanding the history and dynamics of Islamic education and making effective policies in the future are necessary for the advancement of Islamic education in Indonesia, from classical to modern times. Pesantren became the centre of religious learning and knowledge in the past, shaping Indonesia's religious and cultural identity. The transformation of Islamic education experiences challenges such as limited access and quality of education issues and is influenced by modernisation, globalisation and technological advances today. This research uses the literature method and a qualitative approach by collecting data from various sources, such as books, journals and digital sources. This allows for a more in-depth understanding of the historical development and tracking of progress. Islamic education is constantly evolving to meet the needs of the times while maintaining the core values of Islam. To improve Islamic education, it requires strengthening educational institutions, improving teachers' capacity, developing relevant curricula, co-operation between institutions, government, and society, and greater public participation.    
Multikultural dan Pendikan Islam Saptorini, Endang; Andriyani; Dede Rosyada; Nurmalia Lusida
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.3878

Abstract

Multiculturalism is the acknowledgment and admiration of the variety of cultures present in a society. Islamic education that embraces multiculturalism imparts Islamic principles while also fostering respect and admiration for diverse cultures and religions. Multiculturalism is crucial for fostering cohesion and concord among religious groupings. The primary objective of multicultural education in Islam is to establish an all-encompassing educational setting where each student is esteemed and embraced, irrespective of their religion or cultural heritage. The multicultural method in Islamic education integrates global concepts, such as tolerance, justice, and peace, into the curriculum. This is accomplished by comprehending and valuing disparities through explicit teaching, collective deliberations, and engaging exercises. Furthermore, Islamic intercultural education places significant emphasis on the value of interfaith discourse as a means to enhance interfaith relations and eradicate preconceptions and prejudices. The implementation of multicultural education within the context of Islam encounters numerous obstacles. One of the criticisms comes from individuals who contend that education should be limited to a select group and uniform in nature. Proper implementation and dedication from all stakeholders can significantly contribute to the development of a more inclusive and harmonious society through multicultural Islamic education. Hence, implementing multicultural education in Islam is a prudent approach to foster cultural comprehension and foster tranquilly and concord in an ever more heterogeneous community.
Co-Authors Abdurrahman, Mochamad Faiz Abul A’la Al Maududi Adrianto, Yudhi Agniati, Dina Aidar Ayu Ningsih Aini, Latifah Nur Aisyah Nabila Putri Aisyah Nur Hafida Al-Maududi, Abul Ala Alisiawati, Asyifa Dyah Altaf Syauqy Iqbal Saifani Alya Sudarmin Amal, Ihsanul Amalia Djauzathunnisa Ananda Putri Norma Rahayu Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Asmuni Anggraeni, Tasya Diah Annisa Deliana Annisa Nurhidayati Anwar Mallongi Arif Sumantri Arinda, Yosi Duwita Asih, Erny Atthariq Wahab Audia Nizhma Nabila Azka, Nafisa Azqia, Khalisya Nasywa Chaerunnisa, Syaharani Laila Chusnan, Masyitoh Cindy Prastika Dadang Herdiansyah Dadang Herdiansyah Dadang Herdiansyah Darto Dede Rosyada Dessy Iriani Putri Desy Januarrifianto Dhinul Habdi Dihartawan Dihartawan Dihartawan, Dihartawan Dina Rahma Fadlilah Djauzathunnisa, Amalia Dzikriyati, Nadiva Eka Mardiana Elfiyani, Nur Khotimah Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih, Ernyasih Ernyasih, Ernyasih Fadlilah, Dina Rahma Fairuz Mufidah Fajrini, Fini Fathatul Fuadiyah FATHATUL FUADIYAH Febriansyah, Muhammad Raihan Fini Fajrini Fini Fajrini Fini Fajrini Garis Gemilang Ghalin Annisa Widiya Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hamammah Nurul Anas Hana Maulida Aliyah Hanifah Nur Cahyaningsih Hening Puwati Parlan Hery Widijanto Ifthitha Aldiany Putri Ika Oktaviani Ike Retno Dewati Inas Farida Irham Ansya Irmawati Widyaningsih Irna Hasanah Irna Hasanah Irna Hasanah Irna Hasanah Iswan Iswan Jaksa, Suherman Jameludin, Muhammad Juhazty, Meti Brendha Juju Permata Sari Karmila, Siti Mila Khalisya Nasywa Azqia Kokom Komariah Lilik Umami Lorenta In Haryanto Lutfiana Aulia Mahmudin Sudin Mamun Murod Mardhia Mardhia Ma’mun Murod Al-Barbasy Meita Veruswati Mellisa Kasim Miftah Hasana Lubis Milla Herdayati, Milla Mubarokah, Fathin Qurrota A'yun Muhammad Fachri Muhammad Fachri Muhammad Fachri Muhammad Fachri Muhammad Jameludin Munaya Fauziah Munaya Fauziah Munaya Fauziah Munaya Fauziah Munaya Fauziah Munaya Fauziah Murni Lestari Nabila Wafa Zahira Nadia Ellya Pramesti Nadilla Firda Nafisa Azka Ramadhani Najwa Khairina Nasywa Zahrani Putri Nofitra Khoirun Nissa Noor Latifah Noor Latifah Noor Latifah Noor Latifah Noor Latifah Nujulla, Puspa Nurcantika, Aulia Nurce Arifiati Nurnida Ashofa Oktariawan, Reddy Pratiwi Purnamawati, Dewi PUTRI HANDAYANI Putri, Nikite Putri, Vivinda Trisnowati Raghib Filhaq Raihan Ali Ridha Elhanina Ramadhani Riefki, Elsa Cahaya Rike Syahniar Risky Akaputra Ritonga, Matnur Riza Elhanina Ramadhani Romdhona, Nur Rosdiana, Siti Rosmi, Fitria Rusman Efendi Safitri Widayanti Putri Saptorini, Endang Sarah Lina Muzakiyyah Pramana SG, Hardiman Shafira Sulistiani Siregar, Rohana Uly Pradita Siti Hadiyanti Dini Islamiati Siti Mardhatillah Musa Siti Ma`wah Doifah Siti Naila Sya’bani Siti Nur Anisa Siti Nuraeni Siti Riptifah Tri Handari Suhartini Suhartini Suherman Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman, Suherman Sukrianto Sutanto Priyo Hastono Syahputri, Adelia Temaspraba, Nadhifah Salsabila Tiara Rahmawati Tri Yuni Hendrawati Tria Astika Endah Permatasari Triana Srisantyorini Tuti Yelvianti Ujung, Cindy Artha Vicky Abiansyah Widya Rizki Ariandini Winalda Eka Pratiwi Wirdatul Jannah Yasmine Adnindya Syafira Yosi Duwita Arinda Yosi Duwita Arinda Yunan Adham Zahra, Naisya Audya Zelania In Haryanto Zidni, Irfan Azka