p-Index From 2021 - 2026
6.273
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Ilmiah Farmasi EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis Berkala Perikanan Terubuk Jurnal Kesehatan Reproduksi Jurnal Ekologi Kesehatan Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurnal Matematika & Sains LINK Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat KEUDA : JURNAL KAJIAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Jurnal Kebidanan Indonesia Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran jurnal abdimas saintika jurnal dikdas bantara Midwifery Care Journal Jurnal Pengabdian Mandiri Pancaran Pendidikan Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Gaster Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan International Journal of Community Engagement and Development Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Intelek Insan Cendikia Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Jurnal Penelitian Pendidikan International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technology Jurnal Agroindustri Halal
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PKK RT 02 GARONGAN WONOKERTO TURI APLIKASI PENGOLAHAN JAHE MERAH UNTUK KESEHATAN BERBASIS EKONOMI MICRO Ekatrina Wijayanti; Suparmi Suparmi; Hildagardis Meliyani Erista Nai; Tatik Pujiastuti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 2 (2020): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i2.812

Abstract

AbstractJahe memiliki nama ilmiah Zingiber offcinale. Jahe merah adalah tanaman obat yang mudah tumbuh di berbagai kondisi. Jahe memiliki kandungan gingerol yang dapat meningkatkan fungsi otak, mengatasi alzheimer, mengatasi infeksi, antiinflamasi dan antioksidan. Sebagian besar masyarakat Desa Garongan mencari penghasilan dengan menanam salak dan melihara ikan. Namun, pada saat ini terutama pada masa pendemi covid-19, mereka mengalami kondisi sulit panen salak. Hampir satu tahun mereka tidak berhasil panen karena banyak kena hama. Mereka memiliki lahan yang cukup untuk menanam jahe. Wanita-wanita Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga  di Desa Garongan mengolah jahe menjadi minuman kesehatan yang dinamai JAMEGA. Produk jahe tersebut dapat dipasarkan karena Desa Garongan merupakan desa wisata. Berat setiap kemasan produk jahe  adalah 100 gram. Pemasaran telah dilakukan melalui media sosial dan kalangan keluarga. Strategi pemasaran mempertimbangkan pemilihan pasar, perencanaan produk, penerapan harga, sistem distribusi dan komunikasi pemasaran. Dari hasil pemasaran selama dua minggu, mereka telah memiliki saldo sebesar Rp 762.000 dari hasil 1 kelompok yang telah aktif memproduksi. Mereka menyatakan bahwa mereka puas dan bahagia karena produk mereka laku. Mereka juga telah mengolah produk lain seperti kunyit asam, jahe ditambah wedag uwuh yang diolah menggunakan gula merah. Produk tersebut dikirim  ke wilayah Sumatera Selatan, Bali, Jakarta dan Bandung. Kata kunci: jahe ,olahan jahe, pemasaran  Ginger has the scientific name Zingiber officinale. Red ginger is a medicinal plant that grows readily in various conditions. Ginger contains gingerol which can increase brain function, treat Alzheimer's, fight infections, anti-inflammatory, and antioxidants. Most of the people in the Garongan Village earn money by planting snake fruit and raising fish. However, at this time, especially during the Covid-19’ pandemic, they were experiencing difficult conditions for harvesting snake fruits. They haven’t had a good harvest in almost a year because of pests. They have enough land to grow ginger plants. The women of the Empowerment of Family Welfare in Garongan Village process ginger into a health drink called JAMEGA. This ginger product can be marketed because Garongan Village is a tourist village. The weight of each ginger product package is 100 grams. Marketing has been carried out through social media and among families. Marketing strategy considered market selection, product planning, pricing, distribution systems, and marketing communications. From the marketing results for two weeks, they already have a balance of Rp. 762,000 from the results of one group that had been actively producing. They stated that they are satisfied and happy that their product is sold. They have also processed other products such as tamarind turmeric, ginger plus wedang uwuh which are processed using brown sugar. These products are sent to the regions of South Sumatra, Bali, Jakarta, and Bandung.  Keyword : Ginger, ginger product, marketing 
APLIKASI DIGITALIS SEDERHANA DALAM UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN PADA KADER KESEHATAN DI DESA JETIS KABUPATEN SUKOHARJO Maryatun maryatun; Sri Widodo; Suparmi Suparmi; Indarwati Indarwati
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.3942

Abstract

Latar Belakang : Kader kesehatan adalah seseorang yang dekat dengan masyarakat dan mebantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kelurahan Jetis terdapat 75% kader adalah rumah tangga yang memiliki pekerjaa tidak tetap, sedangkan sebagai petugas kader kesehatan tidak mendapatkan upah dan hanya diberikan reward untuk periksa kesehatan gratis ke puskesmas sehingga kondisi ini memprihatinkan bagi kesejahteraan kader. Kader kesehatan kelurahan Jetis selama ini hanya membantu mengelola jajanan tradisional dan tidak menjadi penjual jajanan tersebut, tetapi ada kader yang sudah memiliki usaha sendiri tetapi belum memanfaatkan internet atau online. Tujuan : melakukan pembinanaan kader dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam bidang kesehatan pelayanan sederhana perlunya melakukann pembinanaan dalam bidang perekonomian sebagai upaya membantu berdirinya usaha yang dikelola oleh kader bersama-sama secara mandiri. Metode : Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahap yaitu (1). Pelatihan kader dalam bidang perkenomian, (2). Melatih kader dalam menggunakan aplikasi dalam pemasaran online bisnis, (3). Memberikan tantangan untuk kader dalam pembuatan jajanan sehat yang dapat dikembangkan sehingga meningkatkan pendapatan, (4). Memotivasi dan melakukan pendampingan untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha mereka sendiri. Hasil : 55% kader kesehatan dapat menggunakan aplikasi yang dapat membantu mengelola data posyandu tetapi dapat dijadikan tempat untuk memasarkan dari usaha mandiri kader sehingga dapat meningkatkan perekonomian kader. Kesimpulan : Kegiatan PPDM dengan 4 (empat) tahap dalam meningkatkan Kesejahteraan kader kesehatan Kelurahan Jetis dapat ditingkatkan melalui usaha mandiri dengan strategi marketing yang baik yaitu melalui internet atau online.Kata Kunci : Kader Kesehatan, reward, ekonomi, aplikasi, online.
STUDY OF PROCESSING FORMULATION OF FLAVORING POWDER FISH (Ilisha elongata) Aulia Hidayati; Sumarto Sumarto; Suparmi Suparmi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 9 No. 1 (2022) Edisi 1 Januari s/d Juni 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the best formulation of flavoring powder fish with different concentrations of biang fish powder using organoleptic parameters. The method used in this research was an experimental manufacture of flavoring powder with the formulation of ingredients consisting of biang fish powder, onion, garlic, iodized salt and white pepper with a non-factorial completely randomized design consisting of 4 levels of treatment, namely P0 (0 grams of biang fish powder), P1 (60 grams of biang fish powder), P2 (70 grams of biang fish powder), P3 (80 grams of biang fish powder). The results showed that the best formulation was P2 treatment, which was 70 grams of biang fish meal with a characteristic value of clean, normal appearance, like flavoring in general, and bright. The aroma produced was scent, specific for flavoring powder with a savory taste, the flavor of the biang fish was slightly reduced, and the texture was not lumpy, dry, and smooth. Keywords: biang fish, flavoring, formulation, organoleptic.
STUDY ON THE USE OF GREEN BETAL LEAF (Piper betle L) EXTRACT AS ANESTHETIC MATERIAL IN FRESHWATER LOBSTER (Cherax quadricarinatus) M. Haekal Tiftazani; Suparmi Suparmi; Sumarto Sumarto
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 9 No. 1 (2022) Edisi 1 Januari s/d Juni 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the best dose of green betel leaf extract to stun freshwater crayfish and the best transport medium. The research method used was an experimental method with green betel leaf extract treatment, namely K1 (100 mL/4L fresh water); K2 (200 mL/4L fresh water); K3 (300 mL/4L fresh water); K4 (400 mL/4L fresh water). In addition, this study also determined the best transportation media, namely the use of cold sawdust and the use of crushed ice in the first layer with a storage time of 3 hours. The parameters used were the length of time passed out and survival. The results of the study concluded that the best dose to stun the lobsters was the administration of 400 mL/4L fresh water (K4) with green betel leaf extract and 33 minutes of stunning. While the best transportation media used was the use of cold sawdust with 100% survival rate. Key words: Freshwater Lobster, Green betel leaf, Survival
UTILIZATION CHITOSAN OF FRESH WATER LOBSTER (Cherax quadricarinatus) SHELL AS PRESERVATIVE IN CATFISH (Pangasius pangasius) MEATBALL Sitti Halimah; Desmelati Desmelati; Suparmi Suparmi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 9 No. 1 (2022) Edisi 1 Januari s/d Juni 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT`              This study aims to determine the effect of soaking chitosan of freshwater lobster shell on the characteristic and quality of catfish meatball during storage. The research method used was an experiment by application chitosan of freshwater lobster shell as a preservative in catfish meatball. The treatment given was the concentration of chitosan from fresh water lobster shells with a level of 0% (K0), 1% (K1), 3% (K2), 6% (K3) and as a group was storage time with time intervals of 0, 3, 6 and 9 days in 60 minutes of immersion. Parameters analyses were observed for organoleptic, pH, TPC (Total Plate Count) and proximate analysis including water, protein and fat content. Based on the result obtained that K3 treatment was the best treatment for a appearance value (8.52) with the criteria was a regular round shape, uniform, not hollow and creamy white color; odor value (7.91) with criteria not fishy smell and fish balls specific; taste value (8.03) with good and dominant fish taste; texture value (7.71) with the criteria of dense, compact and slightly chewy texture. The pH value of 5.96 and the TPC value of 4.7x104 Cfu/gr. The results of the proximate analysis of water, protein and fat content were 63.64%, 17.80% and 1.97%.Keywords: preservative, chitosan, catfish meatball
EFFECT OF THE ADDITION OF Chlorella sp FLOUR ON THE ORGANOLEPTIC VALUE OF BOBA (Tapioca pearl) Sahrul Sahrul; Suparmi Suparmi; Dahlia Dahlia
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 9 No. 1 (2022) Edisi 1 Januari s/d Juni 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBoba is a common chewy black ball with a diameter of 1 cm made from cassava starch and is often used as a mixed ingredient in milk and tea drinks. This study utilized Chlorella sp. flour, rich in nutrients as an additive in the processing of boba. The purpose of this study was to determine the effect of the addition of Chlorella sp flour on organoleptic value of boba.  This study used an experimental method, namely producing boba with the addition of Chlorella sp flour., which consisted of 4 levels of treatment, namely: BC0 (control), BC1 (1 gram), BC2 (2 grams), and BC3 (3grams) The treatment was repeated 3 times. The tested parameters were organoleptic (hedonic test).  From the research based on organoleptic test BC2 was the best treatment with the number of panelists against boba as many as 79 panelists, and the percentage value was 98.75% with the characteristics of brown boba, chocolate aroma with a slight leaf aroma, chewy texture, and slightly bitter taste.Keywords: Boba; Chlorella sp.; Organoleptic
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA SMA/MA BERBASIS SIKLUS BELAJAR 7E (LEARNING CYCLE 7E) BERBANTUAN VIDEO PADA MATERI FLUIDA DINAMIS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI Indhah Permatasari; Suparmi Suparmi; Widha Sunarno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i2.9490

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk pengembangan modul fisika berbasis siklus belajar 7E berbantuan video, kemudian menguji efektivitas modul dalam pembelajaran fisika dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D. Tahap model pengembangan 4-D adalah define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Penelitian ini hanya sampai pada tahap develop karena keterbatasan waktu. Pengujian efektivitas modul dalam pembelajaran fisika dengan menggunakan ketuntasan nilai kognitif siswa. Selanjutnya untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar adalah dengan membandingkan motivasi belajar siswa sebelum menggunakan modul dan siswa setelah menggunakan modul. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, lembar validasi, lembar observasi, dan soal tes. Uji hipotesis menggunakan uji t atau uji beda rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul fisika berbasis siklus belajar 7E efektif dalam pembelajaran fisika. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan nilai kognitif siswa. Terdapat 61,76% siswa tuntas memenuhi KKM. Sedangkan untuk motivasi belajar, modul fisika berbasis siklus belajar 7E dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahawa motivasi belajar siswa setelah menggunakan modul fisika berbasis siklus belajar 7E lebih baik dari pembelajaran konvensional.
PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF Ira Sawitri; Suparmi Suparmi; Nonoh Siti Aminah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i2.9480

Abstract

Pembelajaran IPA, khususnya Fisika perlu disajikan secara interaktif, inspiratif, dan menyenangkan agar peserta didik dapat termotivasi untuk berpartisipasi aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pembelajaran PBL dengan metode eksperimen dan demonstrasi terhadap prestasi belajar dan keterampilan metakognitif antara peserta didik,mengetahui pengaruh pembelajaran PBL dengan metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah dan pengaruh interaksi antara pembelajaran PBL dengan metode eksperimen dan demonstrasi dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar dan keterampilan metakognitif. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan populasi penelitian kelas X MIPA MAN 1 Kediri, Kabupaten Kediri.Teknik  pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling yaitu pemilihan sampel secara acak dengan menggunakan undian. Sampel populasi ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen 1 dengan metode eksperimen dan eksperimen 2 dengan metode demonstrasi . Data prestasi belajar pengetahuan diperoleh dari tes pilihan ganda, data kemampuan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif diperoleh dari tes uraian, sedangakan prestasi sikap dan keterampilan belajar diperoleh dari hasil observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan multivariate of anova menggunakan General Linier Model.Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh metode eksperimen lebih baik dibandingkan metode demonstrasi ditinjau dari kemampuan berpikir kritis, prestasi belajar, maupun keterampilan metakognitif.
The Implementation Of Essay Grading To Analyze Concept Understanding Profile Of Heat And Temperature Dewi Ratnasari; S Sukarmin; Suparmi Suparmi
Pancaran Pendidikan Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : The Faculty of Teacher Training and Education The University of Jember Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.598 KB) | DOI: 10.25037/pancaran.v6i2.22

Abstract

The aim of this research is to analyse concept understanding profile of heat and temperature by applying essay grading technique. This research is a descriptive research using quantitative approach. The subjects of the research are 10th-grade students in Surakarta academic year of 2016/2017. The number of samples was 95 students. Sample selection technique used purposive sampling that selected students from high, medium and low categorised school. Data were collected from test and interview. Before the questions were tested to the research subjects, the essay questions were validated by experts. Based on the result and data analysis, concept understanding profile of 10th-grade students in Surakarta on heat and temperature as follows: 6,32% students in the high category, 42,11% in an adequate category, 45,26% students in a low category is and 6,32% in the very low category.
QUALITY CHARACTERISTICS OF HAKAO DIM SUM SKIN FORTIFIED WITH SEAWEED FLOUR (Eucheuma cottonii) Dian Febi Yolanda; Suparmi Suparmi; Sumarto Sumarto
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 9 No. 2 (2022) Edisi 2 Juli s/d Desember 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the texture characteristics of hakao dim sum wrappers fortified with seaweed flour (Eucheuma cottonii). The research method used was a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 4 levels of treatment, namely K0 (0% seaweed flour), K1 (60% seaweed flour) K2 (70% seaweed flour) K3 (80% seaweed flour). The test parameters were organoleptic quality analysis of appearance, flavour, taste, and texture. The results showed that dim sum hakao wrappers fortified with 80% seaweed flour (Eucheuma cottonii) (K3) had a significant effect on organoleptic quality characteristics (appearance, flavor, and texture) at the 95% confidence level. The organoleptic quality value of the best treatment was K3 (80% seaweed flour), with organoleptic value of yellowish white appearance (8.15), slightly seaweed flavour (5.45), chewy and pliable texture (7.99), while the taste had sidnificant effect on K0 treatment, namely neutral taste, without seaweed flour (7.51)Keywords: Characteristics, Eucheuma cottonii, hakao dim sum wrappers.
Co-Authors Abdul Majid Abdurrahman Afifi Achmad Noerkhaerin Putra Adhariyah Adhariyah Ahmad Suni Aksin Munawar Alfath Rosyada Rokhim Alvian Dinata Amal Fadholi Aminuyati Amsal Rijal Nasution Andalan Tri Ratnawati Andalan Trin Ratnawati Andri Juwira Anwar Anissa Rizkianti Annisa Indah Damayanti Annisha Dyuli Adha Arif Setiadi Tamimy Aris Santjaka Asih Triastuti Aslamiah Aslamiah Asmawati Widya Lestari Asri Sudaryati Astrid Indah Istiningrum Aswira Wengsi Atna Fresh Violina Marrysca Aulia Faradila Aulia Hidayati Ayuningtias widia putri Baskoro Adi Prayitno Beddu, Muhammad Juni Candra Arjuna Cari Cari Celia Cinantya Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Daffa Ramadhan Dahlia Dahlia Dahlia Dahlia Danny Handoko Danny Handoko Darwin Suar Bhekti Dedi Arisandi Desmelati Desmelati Dewi Ratnasari Dewita Buchari Dewita Dewita Dian Febi Yolanda Dinda Legita Dwi Sari Ida Aflaha Dwi Wendra Dya Qurotul A’yun Edison Edison Elma Novianti Erminingsih Erminingsih Ervian Arif Muhafid Farihatul Faizah Laela Fina Rahmadhani Fitri April Yanti Fitria Wahyu Pinilih Franklin Yobel Sitohang Fuadi Susilo Galuh Juniarto Gema Asti Melinda Hady Anshory Hanum Syifa Rafsanjani Hapsari, Wanodya Hasnah Dewi Nasution Hasyim Hasyim Heny Lestary Herman Ari Martono Herry Kiswanto Hikmah Hikmah Hildagardis Meliyani Erista Nai Holyness Nurdin Singadimedja Ibrahim Teguh Prawira Ika Saptarini Indarwati Indarwati Indhah Permatasari Indica Yona Okyranida Ira Sari Ira Sawitri Irsan Taufik Jamhari Jamhari Jesika Gembira A Rajagukguk Julian Suhrawardi Karnila, Rahman Karnila Katimo Katimo Kenti Feoni Alda Sari Khoirotun Asma Kiki Aliandi Siregar Laila Umaya Linda Novitayani Lolyta Fournia Sari M. Haekal Tiftazani Marias Marias Marvel Rolando Simbolon Maryatun Maya Fitri Zuly Mery Sukmiwati MI Ekatrina Wijayanti Michael Wilson Miftahul Amalia Rizki Mohammad Masykuri Muhamad Irkham Luthfi Ansori Muhammad Adnan Wazan Muhammad Fitrah Raffi Akbar Muhammad Haekal Tiftazani Mujazin Mukodi Mukodi Mushelpi Mushelpi Mutiah Pratama Suri N. Ira Sari Nelly Indrayani Nonoh Siti Aminah Novi Dwi Ariani Novita Indriani Nur Rokhim Nurchayati Nurchayati Nurhayati Nurhayati Nurul Desy Saputri Oxzy Yoga Pratama Phopy Dwi Pratiwi Prihantoro Eko Sulistyo Prisca Petty Arfines Purnama Dewi Putri Wardani Purwo Suyono Rafika Monaliza Rahma Dania Rahmah Rahmah Rahman Hidayat Rajiv Ramandha Putra Restu Anggraeni Retno Dewi Kurniasari Revi Susanti Rima Angelina Rina SW Risky Amalia Rizki Syakbana Nasution Rokhimin Rokhimin Rosmaniar Rosmaniar S Sukarmin Sahrul Sahrul Santhy Wisuda Sidauruk Sarwanto Sarwanto Sholihah, Andri Nur Siti Masitoh Sitti Halimah Slamed Nuryal Sri Widodo Suciati Sudarisman Sugiharti Sugiharti Sugiharti Sugiharti Sugiyarto Sugiyarto Sujiyani Kassiavera Sukardi Sukardi Sukarmin sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukirno Mus Suliman Suliman Sulistyaning Kartikawati, Sulistyaning Sumainti Sumainti Sumarto Sumarto Sumiyati Sumiyati Sunarto Sunarto Supriatna Supriatna Susi Herlinda Tatik Pujiastuti Tri Hartini Trie omitha purba Triyono Triyono Umi Afriana Usman Jujur Siregar V. Sri Sumijati, V. Sri Viska Inda Variani Widha Sunarno Widiastuti Widiastuti Winarni Winarni Wita Oktaviana Yelly Marike Oktaviani Yoanes Namora Sembiring Yoga Rakasiwi Pratama Yulia Dewi Puspitasari Zela Arniyanti Zunicha Lany