Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KARAKTER DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI KOTA BANDA ACEH -, Abubakar; -, Anwar
Komunitas Vol 5, No 2 (2013): September 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v5i2.2758

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan membahas problem-problem dalam pengintegrasian karakter dan kearifan lokal dalam sosiologi. Penelitian dilakukan di kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak pengajar belum faham dan tidak menguasai bagaimana membuat rencana pembelajaran  yang sarat dengan nilai-nilai lokal yang perlu dipahami dan diteladani oleh semua pihak sebagai panduan hidupnya,  yang  dijalankan selama ini adalah apa yang telah lama dilakukan, dengan muatan materi yang sangat umum dari buku-buku nasional, bahkan ada yang berpendapat materi dari nilai-nilai lokal tidak diperlukan dengan berbagai alasan,  padahal sesungguhnya apa yang tersurat dalam teori universal faktanya banyak bertebaran pada masyarakat sekitar, usaha pemberdayaan gurupun masih minim, dengan kondisi yang demikian pembelajaran sosiologi pada SMA Kota Banda Aceh belum berbasis lokal,  yang  sedang digalakkan oleh pemerintah daerah sesuai Qanun (perda) Nomor 5 Tahun 2000,  Qanun Nomor 6 Tahun 2000  dan UUPA Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Daerah Aceh. AbstractThis study aims to discuss the problems in the integration of character and wisdom in sociology  learning. The study was conducted in the city of Banda Aceh. The results show that many teachers do not understand and have not mastered the way to make a lesson plan that is loaded with local values??. Learning is not yet based upon lokal wisdom, even some teachers argued that the material of lokal values ??is not necessary for various reasons. Teacher empowerment is still minimum. Therefore, the mandate of Qanun ( regulation ) No. 5 of 2000 , Qanun No. 6 in 2000 and UUPA No. 11 2006 on Regional Government of Aceh for adoption of lokal wisdom has not been achieved. © 2013 Universitas Negeri Semarang
PERTUMBUHAN KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi (L.) Powell) DI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA DENGAN APLIKASI PUPUK KOMPOS Anna Juliarti; Nurheni Wijayanto; Irdika Mansur; Trikoesoemaningtyas Trikoesoemaningtyas
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15985

Abstract

Pupuk organik diaplikasikan pada kayu putih untuk memperbaiki kesuburan tanah bekas tambang batubara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan kayu putih setelah pemberian pupuk kompos pada areal monokultur kayu putih di lahan bekas tambang batubara. Penelitian dilakukan selama 12 bulan dimulai Maret 2017–April 2018. Variabel pengamatan yang diukur adalah pertumbuhan kayu putih meliputi tinggi, diameter dan lebar tajuk kayu putih.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor (dosis pupuk kompos). Pengamatan pertumbuhan kayu putih dilakukan selama 12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk kompos meningkatkan pertambahan tinggi kayu putih, tetapi tidak secara signifikan meningkatkan pertambahan diameter dan lebar tajuk kayu putih.  Pemberian dosis pupuk kompos sebanyak 2,4 kg/tanaman menghasilkan pertambahan tinggi kayu putih terbesar dibandingkan tanpa dipupuk dan pemberian pupuk sebanyak 1,6 kg/tanaman
PENGARUH AGAMA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL DI MASYARAKAT Godlif Sianipar; Loso Judijanto; Jenuri Jenuri; Abubakar Abubakar; Latifa Dinar Rahmani Hakim; Asep Supriyanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19843

Abstract

Konflik sosial merupakan salah satu tantangan utama dalam kehidupan masyarakat yang dapat mempengaruhi stabilitas dan harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh agama sebagai faktor potensial dalam proses penyelesaian konflik sosial di masyarakat. Dalam konteks ini, agama dianggap sebagai salah satu faktor kultural dan nilai-nilai yang mungkin memainkan peran penting dalam mitigasi, penyelesaian, atau bahkan pencegahan konflik social. Metodologi penelitian ini melibatkan survei, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data tentang konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat. Sampel penelitian mencakup anggota masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menilai peran agama dalam penyelesaian konflik sosial, termasuk penggunaan nilai-nilai agama, mekanisme mediasi agama, dan pengaruh terhadap kebijakan publik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agama memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyelesaian konflik sosial. Nilai-nilai moral, etika, dan ajaran perdamaian yang ditemukan dalam agama sering kali digunakan sebagai panduan dalam menyelesaikan konflik. Selain itu, komunitas agama sering bertindak sebagai mediator atau fasilitator dialog antara pihak yang terlibat dalam konflik. Namun, juga ditemukan bahwa pengaruh agama dapat bervariasi tergantung pada interpretasi dan praktik agama tertentu serta konteks sosial dan politik yang ada. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pemahaman kita tentang peran agama dalam masyarakat yang multikultural dan seringkali konflik. Dengan memahami bagaimana agama dapat berperan dalam penyelesaian konflik sosial, kita dapat mengembangkan pendekatan yang lebih efektif dalam mempromosikan perdamaian, toleransi, dan pemahaman antara kelompok-kelompok yang berbeda dalam masyarakat.
PENGARUH FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 14 KOTA BANDA ACEH Ari Fiki; Anwar Anwar; Khairul Aswadi; Cut Nya Dhin; Abubakar Abubakar; Muhammad Junaidi; Arfriani Maifizar
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v8i1.4349

Abstract

This research aims to determine the effect of learning facilities on learning outcomes at SMP Negeri 14 Banda Aceh City. This research is quantitative descriptive, namely research on data collected and expressed in the form of numbers, although it is also qualitative data. The population in this research is class students. The population in this research is all class IIX students in the odd semester of SMP Negeri 14 Banda Aceh in the 2017/2018 academic year. The sample was chosen by random sampling from one of class IIX which consists of 2 classes, namely IIX-1, IIX-2. The sample selected for this research was class IIX-2 with a total of 48 students. The total number of class IIX students is 48. Data collection techniques use interviews, questionnaires and documentation. The analytical method used is simple regression analysis. Research results: Learning achievement at SMP Negeri 14 Banda Aceh City is quite good as seen from the report card scores. Study facilities for students at SMP Negeri 14 Banda Aceh City are computers, teaching material books, study tables, stationery, whiteboards, markers and study chairs. The results of the calculations obtained ttable test 2.063 and tcount 2.255, so tcount>ttable, so accept Ha reject H0 so it can be concluded that there is an influence between home learning facilities on learning achievement at SMP Negeri 14 Banda Aceh city.
Sebaran potensi kandungan zinc galur-galur padi biofortifikasi berdasarkan warna beras pecah kulit Wage Ratna Rohaeni; Untung Susanto; Willy Bayuardi Suwarno; Trikoesoemaningtyas Trikoesoemaningtyas; Munif Ghulamahdi; Hajrial Aswidinnoor
Jurnal AGRO Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/24518

Abstract

Zinc (Zn) is an essential micronutrient that is very useful for plants as well as humans. Breeding high zinc rice varieties and pigmented varieties will increase the added nutritional value of the rice consumed. Knowing the distribution of zinc content based on pigmented rice is necessary to see the opportunities for obtaining pigmented rice lines with high zinc. This study aimed to determine the potential distribution of zinc based on the pigment of brown rice. The research was carried out at the Breeding Laboratory of the Indonesian Center for Rice Research from February to July 2022. A total of 970 lines derived from various biparental crosses and 10 varieties were used as research material. The samples were brown rice from a field research plot arranged in an augmented design with 5 blocks. Analysis of zinc content used the X-ray Fluorescence method using the XRF Machine Supreme8000. The results showed that there was a significant difference in Zn content based on CPC color. White rice had the widest range of zinc content compared to brown and black rice. The maximum zinc content found in white rice was 55.82 mg kg-1 and the maximum yield potential was 138.29 g per hill. The black rice genotypes in all categories had a zinc content exceeding the Inpari IR Nutri Zinc potency. Black rice type C was the one with the widest variety. Types of black rice with high zinc content and high yield potential are Black B and Black E types. ABSTRAKZinc (Zn) merupakan mikronutrisi esensial untuk tanaman dan juga manusia. Perakitan varietas  padi zinc tinggi pada beras-beras berwarna akan meningkatkan nilai tambah gizi beras yang dikonsumsi. Keragaman kandungan zinc berdasarkan warna beras perlu diketahui untuk melihat peluang diperolehnya varietas beras berwarna dengan keunggulan zinc tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi zinc berdasarkan warna beras pecah kulit. Penelitian dilaksanakan Laboratorium Pemuliaan BB Padi dari bulan Februari sampai Juli 2022. Sebanyak 970 galur hasil persilangan biparental dan 10 varietas digunakan sebagai materi penelitian. Sampel berupa beras pecah kulit dari plot penelitian lapangan dengan rancangan augmented 5 blok. Analisa kandungan zinc menggunakan metode X-ray Fluorescence mesin XRF Machine Supreme 8000. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata kandungan zinc berdasarkan warna BPK. Beras putih memiliki rentang kandungan zinc yang paling luas dibandingkan beras merah dan hitam. Potensi zinc maksimum terdapat pada beras putih dapat mencapai 55,82 mg kg-1 dan potensi maksimum hasil 138,29 g per rumpun. Genotip padi semua kategori tipe beras hitam memiliki rentang kandungan zinc di atas potensi Inpari IR Nutri Zinc. Tipe beras Hitam C adalah beras yang memiliki varian paling luas. Tipe beras hitam yang memiliki peluang kandungan zinc sangat tinggi dan potensi hasil tinggi adalah tipe Hitam B dan Hitam E.
Manajemen Mutu Terpadu Pada Lembaga Pendidikan Islam Jawa Barat Aep Tata Suryana; Heri Junaedi; Abubakar Abubakar; Gunawan Gunawan
Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/humaniora.v7i2.4513

Abstract

Total Quality Management (TQM) or Total Quality Management exam literature in the field of education aimed at improving the quality, competitiveness for outputs (graduates) with an indicator of the competence of both intellectual and skill and intelligent mind, spiritual, emotional and balanced between hard skills and soft skills as well as active, creative and innovative and adaptive to the development of science and technology and employment. Integrated quality is not something that happens suddenly and appear before the teachers, employees and the head sekolah.Mutu must direncanakan.Karena there trilogy of quality, namely the quality planning, quality control, and quality improvement. Institutions of Islam that the implications can improve students' competencies that form the civilized man the man who is aware of the rights and obligations to God, on him and on the environment. Integrated Quality Management (TQM) is a management system which utilizes a source - a source of quality in the organization through the stages of management in a controlled manner to improve the quality of service to customers effectively and efficiently.
KARAKTER DAN PRODUKSI TIGA AKSESI TALAS DENGAN PENAMBAHAN DOSIS BAHAN ORGANIK Ridwan Diaguna; Edi Santosa; Trikoesoemaningtyas Trikoesoemaningtyas; Ni Made Armini Wiendi; Didy Sopandie; Sobir Sobir; Eny Widajati
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 1 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Februari 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i1.6728

Abstract

Perubahan iklim dan keberlanjutan merupakan tantangan besar dalam produksi pangan, yang didominasi sumber pangan biji-bijian yang rentan terhadap perubahan iklim. Sumber karbohidrat umbi dianggap lebih tahan dan mudah beradaptasi dengan tantangan tersebut. Talas merupakan salah satu potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan nilai gizi yang tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan dosis bahan organik terhadap karakter morfologi talas, dan hubungan karakter morfologi dan umbi yang dihasilkan, serta menentukan dosis yang tepat untuk budidaya talas di Indonesia. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktor tunggal yaitu dosis bahan organik, dengan lima ulangan. Dosis bahan organik terdiri dari 4 taraf yaitu 0,25 kg tanaman-1, 0,5 kg tanaman-1, 0,75 kg tanaman-1, dan 1 kg tanaman-1. Bahan organik (BO) meningkatkan pertumbuhan vegetatif, umbi atribut dan produksi bibit. BO meningkatkan pertumbuhan vegetatif kuantitatif. Dosis sekitar 0,5 - 1 kg lubang-1 diidentifikasi sebagai dosis yang tepat untuk pertumbuhan vegetatif, umbi atribut dan produksi bibit talas. Ada korelasi positif antara pertumbuhan vegetatif, atribut umbi dan produksi bibit. Tinggi tanaman, ukuran daun, dan diameter batang sangat penting untuk menentukan perkembangan umbi, dan selanjutnya menyebabkan tingginya produksi bibit.
Tar spot disease of sorghum plants caused by Phyllachora sp. in Bogor, Gunung Kidul and West Lombok, Indonesia Astuti, Dwi; Wiyono, Suryo; Hidayat, Sri Hendrastuti; Trikoesoemaningtyas, Trikoesoemaningtyas; Nugroho, Satya
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 23 No. 1 (2023): MARCH, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLANT PE
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.12338-46

Abstract

The sorghum (Sorghum bicolor) plant is highly tolerant and adapted to drought. It has the potential to be developed and planted on marginal land in Indonesia. Tar spot disease is one of the obstacles to sorghum cultivation. In Indonesia, there is no report yet about this disease, especially on sorghum. To achieve optimal disease management, information on disease incidence and severity levels, as well as pathogen tar spot disease identification, are required. The aims of this study were to morphologically identify the pathogen and determine the level of incidence and severity of tar spot in sorghum cultivation areas in Bogor Regency, Gunung Kidul Regency, and West Lombok Regency. The disease observations were carried out on 17 sorghum varieties from the three areas with no experimental design. The results of the observation of the tar spot disease incidence in 17 varieties of sorghum from Bogor, Gunung Kidul, and West Lombok were 100%. The level of tar spot disease severity varied from 32.4% in the Latu Keta sorghum variety to the highest of 87.9% in the Samurai sorghum variety. The macroscopic and microscopic observation results of tar spot on sorghum plants showed that the cause of the tar spot disease was the Phyllachora fungi. This is the first report of a tar spot on sorghum caused by Phyllachora sp. in Indonesia.
Pendugaan parameter genetik karakter biomassa dan hasil pada galur-galur F7 sorgum numbu X samurai 2. Pratama, Muhammad Antony Jefri; Trikoesoemaningtyas, Trikoesoemaningtyas; Wirnas, Desta
Jurnal AGRO Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/35978

Abstract

This research is a preliminary yield test of the F7 lines crossing from Numbu x Samurai 2. The aims are to obtain selection criteria, a relationship between vegetative characters and yield and biomass characters, and to obtain vegetative characters that have a direct influence on character Yield and biomass and have high production potential. This study used 20 F7 lines and 4 check lines grown using a Randomized Complete Block Design. The data were analyzed for variance and to estimate variance component analysis, broad sense heritability, genetic diversity coefficient, correlation analysis, cross-trace analysis, and selection index. The results showed that to obtain lines with high biomass, attention should be put on the characters of plant height, panicle diameter, and weight while selecting lines with high yields needs to pay attention tocharacters of the number of leaves at harvest and panicle weight. These characters show wide genetic variation, high broad sense heritability values, and have a high correlation and direct influence on biomass and yield. Therefore, they were potent selection criteria for sorghum plant breeding programs. The F7 lines selected for high biomass and yield based on the selection index were NS021, NS126, NS107, NS123, NS112, NS020, NS015, NS119, NS121 and NS011. Penelitian ini merupakan bagian dari uji daya hasil pendahuluan galur-galur F7 hasil persilangan Numbu x Samurai 2. Tujuannya adalah memperoleh kriteria seleksi hasil dan biomassa, memperoleh hubungan antar karakter vegetatif dengan karakter hasil dan biomassa, memperoleh karakter vegetatif yang berpengaruh langsung terhadap karakter hasil dan biomassa dan memperoleh galur sorgum yang memiliki potensi produksi tinggi. Penelitian ini menggunakan 20 galur F7 dan 4 galur pembanding yang ditanam menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak. Data dianalisis ragam, analisis komponen ragam, heritabilitas arti luas, koefisien keragaman genetik, analisis korelasi, analisis sidik lintas dan Indeks seleksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk mendapatkan galur dengan biomassa tinggi perlu memperhatikan karakter tinggi tanaman, diameter dan bobot malai. Sedangkan seleksi galur dengan hasil tinggi perlu memperhatikan karakter bobot malai. Karakter-karakter tersebut menunjukkan ragam genetik yang luas, nilai heritabilitas dalam arti luas yang tinggi, dan mempunyai korelasi dan pengaruh langsung besar terhadap biomassa dan hasil, sehingga merupakan karakter seleksi yang sangat baik untuk program pemuliaan tanaman sorgum. Galur F7 yang terseleksi dengan biomassa dan hasil tinggi berdasarkan indeks seleksi adalah NS021, NS126, NS107, NS123, NS112, NS020, NS015, NS119, NS121 dan NS011.
Variability of Agronomic Traits of Wheat (Triticum aestivum L.) Lines in Two Agroecosystems in Indonesia Herdhani, Mira; Wahyu, Yudiwanti; Trikoesoemaningtyas
Journal of Tropical Crop Science Vol. 11 No. 03 (2024): Journal of Tropical Crop Science
Publisher : Department of Agronomy and Horticulture, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jtcs.11.03.229-306

Abstract

Wheat is an important agricultural commodity in Indonesia, yet the country remains heavily reliant on imports to meet domestic demand. The diverse agroclimatic conditions in the highlands and lowlands pose significant challenges for national wheat production. This study aimed to evaluate the performance of wheat lines in two distinct altitude environments: Cipanas (1120 m above sea level) and Cisarua (600 m above sea level).  An augmented randomized complete block design (RCBD) assessed 50 F6 wheat lines derived from the HP1744/”Selayar” cross. The results revealed significant variability in agronomic traits attributable to altitude differences. However, genotype-by-environment (GxE) interactions were found to be non-significant for all evaluated characters. Broad-sense heritability was classified as medium for the grain-filling period in Cipanas and seed weight of the main panicle in Cisarua, while all other traits exhibited low heritability. Based on the stress sensitivity index (SSI), 14 lines (28%) were identified as tolerant to higher temperatures in the medium-altitude environment, particularly in terms of seed weight of the main panicle. These findings are of utmost importance as they underscore the need to consider genetic and environmental factors in developing wheat cultivars suitable for Indonesia’s diverse agro-climatic conditions.
Co-Authors , Kisman , Rusdiansyah , Suwarno , Syafruddin . Giyanto . SUWARNO A. Hairmansis A. Hairmansis Abraham Talahaturuson, Abraham ADEEL ABDUL KARIM ALTUHAISH Agus Zainudin AHMAD JUNAEDI Aksarah Pas, Aris Amin Nur ANGELITA PUJI LESTARI Angelita Puji Lestari Anna Juliarti Anwar Anwar - Anwar Anwar Arfriani Maifizar Ari Fiki Aris Hairmansis Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti Asep Supriyanto Azis Rifianto Azrai, Muh. Azrai, Muh. Bambang S. Purwoko Bambang S. Purwoko Bambang Sapta Purwoko Basri Carolina Evelyn Casiana V. Cruz Cut Nurul Fahmi Cut Nya Dhin Cut Nya’dhin Cut Tia Mardi Danner Sagala Dasumiati Desta Wirnas Dewi Andriani Diana Sofia Hanafiah Didy Sopandie DWI ANDREAS SANTOSA Dwi Astuti Edi Santosa Edi Santosa Efendi, Darda Ekasari Putri, Nurwanita Eny Widajati Faqih Udin Fuady Giyanto Giyanto Godlif Sianipar Gunawan Gunawan HAJRIAL ASWIDINNOOR Halimatus Syahdia Hasibuan Herdhani, Mira Heri Junaedi Homma, and Koki Human, dan Soeranto Ilyas Ilyas Imam Widodo Indra Gunawan Irdika Mansur Irdika Mansur Iskandar Lubis Isnaini Isnaini Iswari S. Dewi Iswari Saraswati Dewi Jaisyurahman, Usamah Jenuri Karlin Agustina Kartika Ning Tyas Khairul Aswadi Khairunnisa Lubis Kikin H Mutaqin Kikin H. Mutaqien Koki Homma Kristianto Nugroho KRISTIANTO NUGROHO, KRISTIANTO Kurniawan R. Trijatmiko La Muhuria Latifa Dinar Rahmani Hakim Leiwakabessy, Christoffol Lestari, Puji Limbongan, Yusuf La’lang Loso Judijanto Lubis, Khairunnisa M A Chozin M. Chalis M. Ikhsan Mahpuzah, Marfiatun Maksalmina Maksalmina Mardhiyyah, Rodhiyatan Mariati MR Maryono, Marina Yuniawati Masdiar Bustamam Mayang Sari Mayasari Yamin, Mayasari Meity Suradji Sinaga Meity Suradji Sinaga Meliala, Merry Gloria Memen Surahman Miftahudin . Momongan, Jorex Daniel Mudinillah, Adam Muhamad Saleh Muhamad Syukur Muhammad Arif Nasution Muhammad Arif Yudiarto Muhammad Junaidi Muhammad Syukur Mujiburrahman Mujiburrahman Munarti Munif Ghulamahdi Muttaqin, Kikin Hamzah Nasruddin Nasruddin Neni Rohaeni Ni Made Armini Wiendi Nirwani Jumala Nirwani Jumala Nora Fitria Nugroho, Kristianto Nur, Amin Nur, Amin Nurheni Wijayanto Nurul Khumaida Nurya Yuniyati Peni Lestari Permana, Fithri Angelia Pratama, Muhammad Antony Jefri Puji Lestari PUJI LESTARI Putri Andini Mandasari RAGAPADMI PURNAMANINGSIH Rahmah Johar Rani Rahmayanti Ratna Mutia Rini Hermanasari Rini Hermanasari Rini, Erin Puspita Roedhy Poerwanto RUBIYO RUBIYO RUBIYO, RUBIYO Ryandi Ferdiannur Usman S. Human S. Human Saniaty, Arina Saragih, Ery Leonardo Satya Nugroho Shiraiwa, Tatsuhiko Sihono Sihono Sinaga, Parlin H. Sintho Wahyuning Ardie Siregar, Valdi Muhamad Rafiansyah Siti Marwiyah Sobir Sobir Soeranto Human Soeranto Human Soeranto, Soeranto SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Sri Suhesti Sriani Sujiprihati Subagio, Herman SUDARSONO SUDARSONO SUDARSONO, SUDARSONO Sudirman Yahya Sudirman Yahya Sudirman Yahya - Sugiono Moeljopawiro Sumiati, dan Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Supijatno Surjono H. Sudjahjo Surjono Hadi Sutjahjo Suryo Wiyono Sustiprajitno, Sustiprajitno Suwarno Suwarno Suwarno Suwarno Suwarno Suwarno Syamsiar, Syamsiar Syarifah Iis Aisyah Tata Suryana , Aep Tatsuhiko Shiraiwa TRI JOKO SANTOSO Tri Lestari Tuti Rahmi Untung Susanto Usamah Jaisyurahman Usman Effendi Utut Widyastuti W. Puspitasari Wage Ratna Rohaeni Wage Ratna Rohaeni WAGE RATNA ROHAENI Wahyu Widiyono Wening Enggarini Wibawa, Rentang Fajar Cakra Widowati, Sartika Wijaya Murti Indriatama Wijaya Murti Indriatama Willy Bayuardi Suwarno Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yusuf L. Limbongan Zainuddin Zainuddin