p-Index From 2021 - 2026
4.865
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Silvikultur Tropika (JST) Forum Pasca Sarjana Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan (Journal of Soil Science and Environment) Indonesian Journal of Geography Bumi Lestari Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Agrista Journal of Tropical Soils Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Penelitian Tanaman Industri Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Journal of Degraded and Mining Lands Management AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Journal of Regional and City Planning Indonesian Journal of Geospatial Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Ecogreen Jurnal Zeolit Indonesia Jurnal Tataloka Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi JURNAL ILMIAH GEOMATIKA MAJALAH ILMIAH GLOBE Jurnal Matematika Sains dan Teknologi Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Segara International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Tanah dan Iklim Science and Environmental Journals for Postgraduate Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Amerta The International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES)
Claim Missing Document
Check
Articles

Prediction and Simulation for Land Use and Land Cover Change of Paddy Field Influence by Salinization in Coastal Demak Regency Tivianton, Tommy Andryan; Barus, Baba; Purwanto, Moh Yanuar Jarwadi; Anwar, Syaiful; Widiatmaka
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.14.4.811

Abstract

Luas lahan pertanian sawah di pesisir rentan terhadap perubahan penggunaan lahan dan tutupan lahan (LULC) menjadi penggunaan non-pertanian akibat degradasi lahan, salah satunya disebabkan oleh salinitas. Studi ini bertujuan untuk mendeteksi dan memproyeksikan perubahan LULC hingga tahun 2031, terutama di daerah sawah pesisir yang terkena salinitas, dengan membandingkan LULC pada tahun 2017, 2019, dan 2021. Citra Sentinel-2 digunakan untuk klasifikasi LULC, dengan rekaman yang dipilih selama fase generatif pertumbuhan padi untuk memperoleh area sawah yang paling optimal. Terdapat enam klasifikasi LULC: air, lahan basah, area vegetasi, dan area terbangun. Untuk memahami dampak salinitas pada tanaman, beberapa indeks vegetasi (VIs) seperti NDVI, SAVI, EVI, dan ARVI digunakan. Perubahan LULC yang diklasifikasikan menurut VIs dibandingkan dengan plugin MOLUSCE berdasarkan jaringan saraf tiruan-perceptron multilapis (ANN-MLP) dan Automata Seluler (CA). Perbandingan hasil VIs menunjukkan bahwa NDVI lebih baik dalam menggambarkan perubahan LULC akibat pengaruh salinitas, dengan nilai kappa sebesar 0.63 dan Correctness sebesar 72.565. Proyeksi LULC menggunakan CA dalam semua VIs menunjukkan bahwa area lahan basah lebih cenderung berubah menjadi badan air, yang menunjukkan bahwa lahan dengan salinitas tinggi cenderung tidak produktif untuk sawah, sehingga rentan terhadap konversi.
Preserving Rice Fields and Domestic Rice Adequacy: A Case Study in Banyumas Regency, Central Java, Indonesia Bondansari; Widiatmaka; Machfud; Munibah, Khursatul; Ambarwulan, Wiwin
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.1.154

Abstract

Penurunan lahan sawah akibat perubahan penggunaan lahan di berbagai wilayah di Indonesia mempengaruhi pasokan pangan nasional. Secara jangka panjang, fenomena ini akan mengancam upaya pemenuhan kecukupan beras dan meningkatkan potensi krisis pangan. Studi ini menganalisis penurunan kecukupan beras domestik akibat konversi lahan sawah di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan menggunakan pemodelan spasial dan metode Micmac. Hasilnya menunjukkan tingkat konversi sawah di Kabupaten Banyumas dari tahun 2007 hingga 2019 adalah 103 ha per tahun. Pada tahun 2045, diperkirakan luas lahan sawah menjadi 29.160 ha dengan tingkat konversi dari tahun 2019 hingga 2045, 1.384 ha. Faktor pendorong adalah jarak dari ibu kota kecamatan, jarak dari jalan, jarak dari pemukiman, jarak dari saluran irigasi, dan kepadatan penduduk. Variabel kunci dalam kemandirian beras adalah regulasi perlindungan sawah, insentif untuk melindungi sawah, informasi spasial lahan sawah secara detil, ketersediaan air irigasi, peran aktif kelompok petani, dan produktivitas padi.
Land Capability Analysis for Sustainable Land Use Planning: A Case Study of Bogor Regency, Indonesia Auliya, Izhar; Widiatmaka; Syartinilia
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.3.509

Abstract

Uncontrolled land use changes can lead to mismatches with designated spatial patterns, resulting in critical land issues such as erosion and flooding. Bogor Regency has undergone rapid land use transformations, particularly in agriculture, with significant shifts occurring between 1995 and 2001. This study evaluates land capability using a matching and scoring approach to determine its suitability concerning existing spatial patterns. Key factors such as slope, erosion hazards, and soil depth were analyzed to classify land into capability categories. The findings reveal six classes of land capability, ranging from Class II to VII, with Classes IV and VI being the most dominant. Spatial analysis indicates that a large portion of Bogor Regency's land cover aligns well with its land capability. Compatibility with designated spatial patterns is predominantly conditional, suggesting that some areas may require mitigation measures or adjustments for sustainable development. The conditional suitability of land capability with spatial patterns highlights the need for careful planning interventions. Decision-makers must consider land constraints and adopt adaptive land-use policies to mitigate risks such as erosion and flooding. Integrating land capability assessments into planning frameworks can enhance sustainable land management and minimize environmental degradation.
Perencanaan Lahan untuk Pisang Lokal di Area Rawan Banjir Kabupaten Katingan Widiatmaka; Panuju, Dyah Retno; Kristini, Wanda
Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 27 No 1 (2025): Journal of Soil Science and Environment
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitl.27.1.41-50

Abstract

Pisang merupakan komoditas penting keempat di dunia dan Indonesia yang berkontribusi tinggi terhadap sektor hortikultura. Tingginya permintaan akan pisang menuntut peningkatan produksi yang signifikan, sehingga sumberdaya lahan menjadi sangat penting untuk dikembangkan salah satunya di Kabupaten Katingan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi potensi areal perluasan untuk pisang lokal di Kabupaten Katingan. Kesesuaian lahan dievaluasi dengan pendekatan Multi-Criteria Desicion Making (MCDM) menggunakan Analytical Network Process (ANP) dan analisis spasial. Ketersediaan lahan dianalisis dengan mengintegrasikan status kawasan dan pola ruang. Selain itu, mempertimbangkan berbagai tingkatan area rawan banjir . Jenis tanah, tekstur tanah, dan drainase tanah, dan curah hujan menjadi kriteria penting dalam menentukan kesesuaian lahan untuk pisang lokal. Hasil menunjukkan bahwa lahan yang sesuai untuk pisang lokal mencapai 79% atau 16.079,5 (102) ha, dengan kelas kesesuaian didominasi pada kelas S2 (60%). Lahan tersedia dan sesuai untuk pisang lokal dengan berbagai tingkat kerawanan banjir seluas 12% (2.418,1 (102) dari total wilayah studi. Hasil keseluruhan menunjukkan potensi tinggi lahan yang dialokasikan untuk produksi pisang lokal, dengan rekomendasi untuk memperluas area pengembangan pertanian di Kabupaten Katingan. Selain itu, memberikan landasan bagi pemangku kepentingan untuk meningkatkan produksi pisang lokal secara berkelanjutan, mendukung ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Katingan.
Using AHP-GIS for land suitability of Banggai Yam development in Banggai Island, Indonesia Katili, Hidayat Arismunandar; Widiatmaka, Widiatmaka; Syartinilia, Syartinilia; Firmansyah, Irman
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 12 No. 4 (2025)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2025.124.8351

Abstract

A major challenge for the country is ensuring sufficient food production to meet the demands of its growing population. To address this issue, it is essential to enhance local root crop production as future food security. This study aims to assess the available and suitable land for Banggai Yam cultivation. The Multicriteria Evaluation Method was utilized to evaluate land suitability, while land availability was determined by integrating land use and land cover actual, forest area, and spatial pattern maps. The analysis revealed that 99,197 hectares are available for crop development. Expert assessment using the Analytic Hierarchy Process identified key land parameters such as cation exchange capacity, Base saturation, texture, and climatic factors like rainfall vital for determining land suitability, totaling 232,250.7 hectares. The combined maps indicated 95,301.6 hectares as potential development areas, with highly suitable land at 2.8%, moderately suitable land at 29%, and marginally suitable land at 8.3%. Conversely, land classified as unsuitable for cultivation constitutes 59.9%. These findings provide valuable insights for government officials, farmers, and researchers to optimize land use for these crops as a means to meet national food requirements.
BANGGAI YAM DEVELOPMENT STRATEGY BASED INTERPRETATIVE STRUCTURAL MODELLING FOR FOOD SECURITY IN BANGGAI ISLANDS Katili, Hidayat Arismunandar; Syartinilia, Syartinilia; Firmansyah, Irman; Widiatmaka, Widiatmaka
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i2.25210

Abstract

The agricultural sector significantly contributes to economic growth at local and national levels, reflecting broader social changes to improve materially and spiritual better living conditions. This research aims to assess income levels and identify constraints in the development of Banggai yam as a local food source. The research was conducted in the Banggai Islands Regency using quantitative descriptive analysis and the Interpretative Structural Modelling (ISM) approach. Respondents were selected using a stratified purposive sampling technique, resulting in 76 interviews, which included 68 farmers, 2 financial institutions, 4 government representatives, and 2 academics from the region. Findings show that Banggai yam farming generates significant financial returns, increasing farmers' income over the course of one growing season, thus categorizing it as a viable farming practice in the Banggai Islands Regency. Six key strategies for developing Banggai yam as a local food source were identified: government support (E7), farmer training and mentoring (E8), uncoordinated marketing (E1), annual Banggai yam cultivation (E5), shifting cultivation practices (E6), and unregulated land use (E14). Effectively addressing these constraints and prioritizing strategies will ultimately drive the goal of increasing incomes and guide the sustainable development of Banggai yam in the Banggai Islands Regency
Potensi Ketersediaan Lahan Jagung untuk Mendukung Pasokan Biomassa Tongkol Jagung Berkelanjutan ke Pabrik CBG di Kabupaten Lombok Barat Muflih, Rizaldi; Widiatmaka; Firmansyah, Irman; Aminah, Mimin
Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitl.27.2.74-81

Abstract

Land availability is crucial and determines the supply of corn cobs through sustainable corn cultivation to ensure the continuous production of compressed biogas (CBG). This study aims to assess the potential land for corn cultivation and the sustainability value of the corn cob supply for the CBG plant. The methods used in this study include overlaying land cover maps, spatial planning maps, and forest area maps, as well as conducting a Multiaspect Sustainability Analysis (MSA) to evaluate its sustainability level. The overlay results indicate that the potential additional land for corn cultivation in West Lombok Regency is 14,297 hectares. Meanwhile, the sustainability analysis reveals that the ecological aspect falls into the moderately sustainable category with a score of >50, namely 66.67. The social aspect has a sustainability score of 60, while the technology and infrastructure aspect scores 75, and the legal and institutional aspect also scores 66.67. The economic aspect is classified as less sustainable, with a score of <50, specifically 43.75. Overall, the sustainability status of the corn cob supply is categorized as moderately sustainable, with a score of 62.42.
Kemandirian Pangan Berbasis Padi Lokal di Area Rawan Banjir Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah Widiatmaka; Retno Panuju, Dyah; Kristini, Wanda
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 5 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.5.773

Abstract

Sumber daya lahan sebagai penyedia sumber pangan yang tak tergantikan. Kebutuhan pangan yang meningkat menuntut kebutuhan akan lahan untuk memproduksi pangan semakin meningkat. Kabupaten Katingan memiliki potensi sumberdaya alam tinggi terutama pangan lokal namun menghadapi tantangan banjir dan penurunan produksi pangan. Penilaian kesesuaian lahan sangat penting dalam merencanakan penggunaan lahan kedepannya untuk mencapai Sistem Pangan Berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi kesesuaian dan ketersediaan lahan untuk kawasan padi lokal di Kabupaten Katingan. Pendekatan yang digunakan yaitu Evaluasi Kesesuaian Lahan dengan mengintegrasikan Multi Criteria Decesion Making (MCDM) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Perhitungan bobot kriteria menggunakan Analytic Network Process (ANP) menghasilkan peta tingkat kerawanan banjir dan kelas kesesuaian lahan untuk pangan lokal. Kemudian, pertimbangan Rencana Tata Ruang Wilayah untuk memperoleh ketersediaan lahan sesuai dengan peruntukannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Katingan, sekitar 76% dari total luas wilayah, cocok untuk pertanian padi lokal. Lahan yang termasuk kategori sangat sesuai (kelas S1) untuk padi lokal mencapai 7% atau 1.361,3 (102) ha, dengan area yang aman dari banjir mencapai 389,3 (102) ha. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam penyusunan peraturan penggunaan lahan yang efisien untuk meningkatkan produksi pangan lokal dengan tetap menjaga keanekaragaman hayati. Selain itu, memberikan landasan langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk meningkatkan produksi pangan lokal secara berkelanjutan, mendukung ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Katingan
Land Use Change and Future Prediction in Banggai Islands Regency, Central Sulawesi, Indonesia Katili, Hidayat Arismunandar; Syartinilia; Irmansyah, Firman; Widiatmaka
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 5 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.5.804

Abstract

Land use and land cover (LULC) changes can influence policies in a region due to economic and social conditions caused by population growth. The objective of this study is to analyze and map LULC changes in 2002, 2012, and 2022 using the Random Forest approach on Google Earth Engine, and to predict land use in 2042 using Markov-CA, thereby supporting the provision of accurate and sustainable policy data related to LULC in Banggai Islands Regency. This method can provide accurate information about the spatial distribution of rational LULC, balancing development demands with sustainable environmental protection. The study's results indicate that LULC has undergone significant changes from 2002 to 2022. There has been an increase in plantation land, open land, and settlements originating from forest and scrubland. Predictions of LULC changes in 2042 show an increase in plantations, settlements, and open land, while other land uses are declining. Effective land use policies require spatial planning that considers the potential andlimitations of land, as well as the space needs for residential, agricultural, and forest areas. This approach will facilitate the application of land conservation principles in sustainable, balanced agricultural and non-agricultural development in Banggai Islands Regency.
Analisis Potensi Pengembangan Peternakan Sapi Potong di Kota Tangerang Selatan Yuniar, P. S.; Widiatmaka, Widiatmaka; Fuah, A. M.
Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
Publisher : Department of Animal Production and Technology, Faculty of Animal Science, IPB University in associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urban Agriculture can be described as the growing processing and distribution of food and nonfood plant and tree crops and the raising of livestock, directly for the urban market, both within and on the fringe of urban area. The main aim of this research was to analyze the advisability and the potential beef cattle development in South Tangerang. Datas were obtained from the interview with stakeholders and observation to the livestock locations. Secondary data were obtained from related institutions and litarature.The Analtical Hierarchy Process (AHP) andStrength Weanesses Opportunityand Treaths (SWOT) was used to arrange the strategy of beef cattle development in South Tangerang.The Strengths-Threats strategy were used to optimize the market potentials, humans resources and local goverment suport, reduce the negative effect of environment and limited land resources. The results showed that the application of waste management and biogas technology, enhancement the capacity of farmer cooperatives and the support of goverment in landuse was the important aspect of sustainable to increase farmers income and food security.
Co-Authors - Bondansari A M Fuah A. M. Fuah, A. M. A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aceng Hidayat Achmad Yamani Adil, Adityawarman Adrian Adrian Agus, Fahmuddin Akhmad Mediranto Alwan Rafiuddin Aminah, Mimin Anas Miftah Fauzi Andi Massoeang Abdillah Ardiansyah Muhamad Arief Samad Arifin, Hadi S Artikanur, Salis Deris Asdar Iswati Asep Anwar Nugraha Asep Sapei Asnath Maria Fuah, Asnath Maria Astiana Sastiono Atang Sutandi Auliya, Izhar B. Pramudya Baba Barus Bambang Hendro Trisasongko Bambang Pramudya Bambang Pramudya Bambang Setio Budianto Benar Darius Ginting Soeka, Benar Darius Ginting Benar Darius Ginting-Soeka Bintoro, Mochamad H Boedi Tjahjono Bondansari Bondansari, Bondansari Budi Hadi Narendra Budi Mulyanto Budi Susetyo Cece Sumantri Cecep Kusmana Chaida Chairunnisa Chandrasa E Sjamsudin Daniel Djokosetiyanto Dharma Agustinus Sirait Didik Suharjito Didit Okta Pribadi Dudung Darusman Dwi Putro Tejo Baskoro Dyah R Panuju Dyah Retno Panuju Dyah Retno Panuju Eka Intan Kumala Putri Eko Wahyudi Budhi Utomo ELLYA REVOLINA, ELLYA Ema Suhaema Endang Hilmi Endang Suhendang Ermawaty - Maradhy Ernan Rustiadi Erni Johan Fahri Setiawan Fahrizal Kreshna Yudichandra Fatmawaty Fatmawaty, Fatmawaty Firmansyah , Irman Firyadi Firyadi Fransiscus Xaferius Herwirawan Hans Moravia Hartono, Arif Hefni Effendi Hendri Purnama Hermanu Widjaja, Hermanu Hotland Sihotang I Made Geria I Made Geria, I Made I Wayan Rusastra I Wayan Rusastra I Wayan Rusastra Irman Firmansyah Irman Firmansyah Irman Firmansyah Irman Firmansyah Irman Hermadi Irmansyah, Firman Iskandar Lubis Iswandi Umar Janthy T Hidayat Juwarin Pancawati, Juwarin K MURTILAKSONO Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Katili, Hidayat Arismunandar Kholil Kholil Khursatul Munibah Koeswara, Dieta Arbaranny Komarsa Gandasasmita Kristini, Wanda Kukuh Murtilaksono Kukuh Murtilaksono Kukuh Nirmala Kurniawan, Rachman Kurniawan, Rachman Lailan Syaufina Leonarda Sofiani Rame LILIK BUDIPRASETYO Lina Karlinasari M Ardiansyah, M M Hendrisman, M M S Engel M Yanuar J. Purwanto M. Bagus Pangestu M. Fedi Alfiadi Sondita M. Yanuar J. Purwanto M. Yanuar J. Purwanto M. Yanuar J. Purwanto M. Yanuar J. Purwanto Machfud Machfud Machfud Machfud Machfud Machfud Machfud Machfud Machfud Marenda Ishak S Marianus Komanik Keratorop Marimin , Marimin Marimin Marwan Hendrisman Meika Syahbana Rusli Meyliana Mey Lisanti Miranti Anisa Tejaningrum Mochammad Farkan Muflih, Rizaldi Muhammad Amir Solihin Muhammad Amir Solihin Muhammad Ardiansyah Muhammad Firmawan Muji Esti Wahyudi Mukhammad Najib, Mukhammad Murod, Mamun Nandi Kusmaryandi Naoto Matsue Nata Suharta Nazam M. nFN Machfud Nia Rachmawati Nurhalis Soentpiet Nurhayati H.S. Arifin Nurlailita . Nurul Amaliyah Tanjung Nurul Khumaida Nurwadjedi Nurwadjedi Nurwadjedi Nurwadjedi, Nurwadjedi Omo Rusdiana Paulus B.K. Santoso Pramudya, Bambang Prima Jiwa Osly Purwanto, Moh Yanuar Jarwadi Purwanto, Muhammad Yanuar J. Purwanto, Yanuar Jarwadi R. Sjarief Widjaja R.P. Santun Sitorus Rachman kurniawan Rachman, Noer F Rakhman Adhiatma Ramadhan, Risky Ramdhani Retno Panuju, Dyah Ridwan Adi Surya Rizal Syarief Nazriel Rudi P Tambunan Rudi P Tambunan, Rudi P Rusli Anwar S H Sutjahjo S H Sutjahjo S Kahono S Sabiham S Sabiham S. Sabiham S.D. Tarigan S.P. Mulia, S.P. Sahara Saida Saida Saida, Saida Saksono Raharjo Salatnaya, H. Salis Deris Artikanur Sambas Basuni Santun R. P. Sitorus Santun R.P. Sitorus Santun R.P. Sitorus Santun Risma Pandepotan Sitorus Sarwono Hardjowigeno Setiardi P. Mulya Setyardi Pratika Mulya, Setyardi Pratika Setyono Hari Adi Sigit Santosa Siti Nurisjah Sri Lestari Munajati, Sri Lestari Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudirman Yahya Sumardjo Supiandi Supiham Suprajaka Suprajaka Suprajaka Suprajaka Suratman, Suratman Suria Darma Tarigan Surjono H. Sutjahjo Surjono H. Sutjahjo Surjono Hadi Sutjahjo Suwardi Suwardi Suwarli . Suwarno Suwarno Syaifuddin, Zubair Syaiful Anwar Syamsul Arifin Syarif Budhiman Syarif, Rizal Syartinilia . Taryono Taryono Teti Arabia Tivianton, Tommy Andryan Untung Sudadi Varian Triantomo Veybi Djoharam Veybi Djoharam Wening Sri Wulandari Widia Siska Winny Dian Wibawa Wiwik Yuniarti Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Ambarwulan Wuri Cahyaningrum Wuri Cahyaningrum, Wuri Yudi Setiawan Yudi Setiawan Yunandar Yunandar Yuniar, P. S. Yusanto A Nugroho Yusanto A Nugroho, Yusanto A Yuwono, Probo Zaenal Abidin