Articles
Examining Farmer and Seed Construction in the Context of Seed Policy: A Social Constructionist Perspective
Wulandari, Catur;
Amaliyah, Anita
Journal of Education on Social Science (JESS) Vol 8 No 1 (2024): APRIL 2024 EDITION
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jess.v8i1.525
The role of crop seeds extends beyond the essential task of achieving food security and is embedded in technical, social, economic, and political debates. The character of seeds and their association with farmers has transformed, influenced by social constructs embedded within policies. This research endeavors to scrutinize the impact of the social construction of farmers and seeds within national policies on their respective roles at the grassroots level. The foundational premise of this approach posits that the social construction of the target demographic significantly shapes the perspectives of public officials, thereby influencing agendas and policy formulations. Employing a qualitative methodology, this study entails the analysis of both secondary data, encompassing national seed policies, and primary data acquired through the Seed Self-Reliant Village initiative in Ngasin Village. The findings elucidate a negative construction of smallholder farmers, depicting them as lacking influence, while seeds are portrayed as integral production materials geared towards augmenting productivity. At the local level, knowledge pertaining to seeds is cultivated based on productivity criteria, delineating the appropriateness of seeds for dissemination. This research contributes valuable insights to the realm of public policy analysis, underscoring the infrequently utilized yet potent social construction approach.
Perbandingan Gaya Retorika Penulisan Esai Mahasiswa dan Guru
Arono;
Noermanzah;
Diani, Irma;
Wulandari, Catur
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/imajeri.v7i1.15694
Esai salah satu cara mahasiswa dan guru dalam mewujudkan idenya secara kritis dan ilmiah terhadap permasalahan pembelajarannya. Dalam kenyataannya tidak semua guru dan mahasiswa mampu mengungkapkan gagasan ilmiahnya secara kritis melalui esai. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan gaya retorika penulisan esai mahasiswa dan guru yang ada di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya, yaitu menentukan karya esai dari guru dan mahasiswa melalui penugasan perkuliahan dan pelatihan menulis esai, pengelompokan topik esai, dan pengodean esai untuk dianalisis esainya. Teknik analisis data, yaitu pengodean berdasarkan struktur, kebahasaan, dan isi esai dengan menabulasikannya, menginterpretasikan, dan menarik kesimpulan. Keabsahan dilakukan dengan mengecek dengan tim ahli sebanyak tiga orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya retorika penulisan esai guru frekuensinya lebih terlihat dibandingkan dengan mahasiswa.
Pengaruh Ekstrak Metanol Buah Lakum (Cayratia trifolia L. Domin) terhadap Nilai SGOT dan SGPT Tikus Putih Diinduksi Parasetamol
Rousdy, Diah Wulandari;
Wardoyo, Elvi Rusmiyanto Pancaning;
Wulandari, Catur
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.8530
Lakum fruit (Cayratia trifolia L. (Domin)) has secondary metabolite compounds that are beneficial to health, one of which is a hepatoprotector. This study was conducted to prove the potential of hepatoprotective activity of lakum fruit methanol extract based on the value of SGPT and SGOT enzyme. The research method used a pre-posttest randomized control group design with a sample of 35 male rats divided into five treatment groups: solvent control group (CMC 0.5%); positive control group (HEPA-Q®); treatment group extract (0,575; 1,15; 1,725 mg/g BW). The treatment of induction of paracetamol and methanol extract of Cayratia trifolia fruit was carried out for 7 days respectively. The results showed that the dose of 1,15 mg/g BW of Cayratia trifolia fruit methanol extract had the most effective deterioration of SGOT and SGPT values with a percentage reduction of SGOT of 49.3% and SGPT of 51.8% (p <0.05) which approached control positive (HEPA-Q®). Based on the research conducted, methanol extract of Cayratia trifolia fruit has the potential to be hepatoprotective.
AN CRITICAL VISUAL ANALYSIS OF GENDER STEREOTYPING IN THE INDONESIAN SECONDARY SCHOOL ENGLISH TEXTBOOK
Wulandari, Catur;
Hastowohadi, Hastowohadi;
Prasetiyo, Totok Hari
JOURNAL OF TECHNOLOGY, EDUCATION & TEACHING (J-TECH) Vol. 1 No. 1 (2024): JOURNAL OF TECHNOLOGY, EDUCATION & TEACHING (J-TECH)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62734/jtech.v1i1.174
This research was intended to investigate the gender stereotype of thetextbook drawn from an English textbook series used in senior highschool employing a multimodal perspective and critical visual analysis.The study used a descriptive design because the writer wanted to describethe gender stereotype of the English textbook. The object of this study isthe Bahasa Inggris (edisi revisi 2017) textbook. The results of data analysisusing used three aspects of Kress and Van Leeuwen namelyrepresentational meaning, interactive meaning, and compositionalmeaning, the focus of the analysis was on images consisting of malecharacters and women use the theory of "critical visual analysis" and theconversation at the picture analyzed using critical discourse analysis(CDA). For the purpose of this study, there are five images selectedaccording to research on gender stereotypes and these images consist ofrandom male and female characters in images. The corollary of thiscritical image analysis was the teacher can know that the textbook is amedium that can trap students in interpreting images and selection ofimages in language textbooks must be more careful.
Perbedaan Asupan Zat Besi dan Vitamin A Baduta (Bawah Dua Tahun) Sebelum dan Sesudah Edukasi Menggunakan Media “Puzzle Isi Piring Baduta”
Mutiarani, Anugrah Linda;
Wulandari, Catur;
Dwijayanti, Ira;
Isyrofi, Atik Qurrota A'yunin Al
Media Gizi Kesmas Vol 13 No 1 (2024): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2024)
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20473/mgk.v13i1.2024.443-449
Background: Iron and vitamin A are important micronutrients for under two years old. Iron deficiency and vitamin A deficiency can cause nutritional problems related to underweight and stunting. Providing a variety of food according to the contents of my plate is one effort to fulfill these nutrients. Mother’s knowledge, attitudes, and behavior influence baby-feeding practices. Objectives: Analyzing differences in under two years old’s iron and vitamin A intake before and after education using the “under two years old’s plate content puzzle” Methods: This type of research used quantitative with a pre-experimental research and one-group pretest-posttest design. The total sample was 67 mothers under two years old in 08 Sub-Village, Keputih Subdistrict, Surabaya City. The sampling method used was total sampling. Collecting data on the nutritional intake of under two years old used 2x24-hour recall. The statistical test used the Wilcoxon sign rank test to see differences in intake. Results: The study showed a significant difference before and after education in iron and vitamin A intake in under two years old with a p-value=0,000. Conclusions: Education used media “puzzle isi piring baduta” has an effect on iron and vitamin A intake under two years old.
EDUKASI GIZI PADA SINDROM METABOLIC PADA REMAJA DI SMA AL-USWAH
Kardina, Rizki Nurmalya;
Mutiarani, Anugrah Linda;
Wulandari, Catur;
Dwijayanti, Ira;
Muna, Kuuni Ulfa Naila El;
Bimantara, Audra Dimas Syakend;
Arbiyanto, Rizqi Aliffiansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36952
Remaja cenderung mengalami obesitas karena kurangnya aktivitas yang dilakukan. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa banyak remaja, baik putra maupun putri, masih belum menerapkan gizi seimbang setiap hari. Sebagai hasil dari wawancara sebelumnya dengan sekolah, ditemukan bahwa siswa/siswi masih suka mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula dan lemak, yang membuat mereka mudah menjadi gemuk dan kurangnya aktifitas fisik yang mereka lakukan. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kemampuan siswa siswi terkait dengan gizi seimbang dalam kejadian obesitas yang beresiko pada pra sindrom metabolic yang dapat menyebabkan sindrom metabolic. Metode yang digunakan dengan mengumpulkan siswa/siswi yang ditempatkan pada aula yang ada di SMA AL Uswah Surabaya. Siswa/siswi dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, yang digunakan untuk mengetahui status gizinya, setelah dilakukan skrining dilanjutkan dengan pemberian edukasi terkait dengan obesitas pada remaja. Media edukasi yang digunakan adalah poster, PPT, bookleat yang digunakan untuk umpan balik terkait dengan edukasi yang telah diberikan. Dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait dengan sindrom metabolic khusus terkait dengan obesitas pada remaja digunakan metode pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan pada 45 siswa/siswi di SMA AL Uswah Surabaya didapatkan 15 siswa yang mengalami status gizi obesitas sentral berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Kecenderungan siswa siswi ini sering mengkonsumsi makanan yang manis, berlemak dan asin. Dimana makanan manis berdasarkan wawancara dikonsumsi hampir setiap hari. Berdasarkan hasil pemahaman dan pengetahuan terkait dengan edukasi yang telah diberikan mengalami meningkatan sebesar 90% dimana saat pemberian materi siswa siswi antusias sekali mengikuti serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI BRAND AWARENESS SEBUAH PRODUK
Wulandari, Catur;
Pujianti, Inne;
Andini, Diah Tri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/j.png.v3i1.52156
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengenai penggunaan media sosial sebagai brand awareness sebuah produk kepada siswa Sekolah Menegah Kejuruan ( SMK ) merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Pendidikan Tinggi dilakukan pada bulan Mei 2025. Berdasarkan hasil observasi sebelum kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan, siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek, Serpong Jurusan Multimedia di lingkungan tersebut sangat dekat dengan Media sosial. Perkembangan teknologi media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam strategi komunikasi dan pemasaran bisnis. Instagram, sebagai salah satu platform media sosial yang paling populer sejak diluncurkan pada tahun 2010, telah menjadi alat yang efektif bagi perusahaan dalam membangun branding dan melakukan promosi. Pelatihan brand awareness produk melalui media sosial menunjukkan adanya kebutuhan akan referensi dasar untuk memahami dasar-dasar melakukan pemasaran secara digital di depan umum dengan metode penyampaian informasi langsung dengan metode ceramah dari tim pengbadian dilengkapi dengan alat visual seperti pembagian flyers, power point, dan audio visual seperti video recorder . Fenomena di sekolah khususnya di tingkat SMK yang dipersiapkan untuk lebih siap terjun ke dunia kerja sehingga pelatihan dasar ini bisa dikembangkan dikemudian hari. Permasalahan pertama yang dihadapi oleh mitra adalah para siswa belum mengenal secara menyeluruh mengenai pengetahuan penggunaan media sosial sebagai brand awareness produk , karena penting bagi siswa untuk memahami dasar pengetahuan penggunaan media sosial sebagai brand awareness produk PKM ini diharapkan dapat menjadi sebuah sarana dimana siswa siswi SMK Pustek Serpong dapat mengerti seberapa besar manfaat siswa siswi yaitu berlatih dan mengaplikasikan apa yang mereka terima dan pahami. Diharapkan siswa bisa mengaplikasikan keterampilan brand awareness produk melalui media sosial hingga seterusnya. Kata kunci: Pengabdian kepada masyarakat, Brand Awareness, Sosialisasi, Media Sosial, Siswa Sekolah Menengah
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN CANVA BAGI PENDIDIK PAUD
Novianti, Rahmah;
Pratiwi, Niken;
Wulandari, Catur;
Windiastuti, Endah
Jurnal ABDI PAUD Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/abdipaud.v6i2.46194
Keterampilan guru dalam menggunakan teknologi merupakan salah satu yang kompetensi yang perlu dimiliki dalam era modern saat ini. Pendidikan saat ini menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Masih terbatasnya kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan media yang menarik dan sesuai kebutuhan anak usia dini merupakan salah satu masalah yang perlu untuk diatasi bersama. Melalui pelatihan pembuatan media dengan menggunakan canva diharapkan dapat membantu guru dalam pembuatan media digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 91% peserta merasa terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini dan berharap kegiatan ini bisa dilakukan ditahun berikutnya.
Bahan Ajar Memirsa Teks Laporan Hasil Observasi Model Pedagogi Genre Berbasis Budaya
Agustina, Dewa;
Arono;
Wulandari, Catur
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan, desain bahan ajar, pengembangan bahan ajar, uji kepraktisan, dan evaluasi dalam mengembangkan bahan ajar memirsa teks laporan hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya untuk siswa Kelas X SMA. Sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas X. 2 SMA N 1 Kota Bengkulu dengan jumlah 32 siswa. Adapaun hasil penelitian Tahap analisis kebutuhan yang dilakukan terhadap analisis kurikulum, ketersediaan sumber belajar, dan pemilihan bentuk bahan ajar maka dapat disimpulkan bahwa pengguna membutuhkan bahan ajar memirsa teks laporan hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya hal ini dikarenakan ketersediaan bahan ajar yang ada saat ini masih bersifat umum dan tidak memfokuskan pada aspek budaya lokal. Dari tahap perancangan yang dilakukan, disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan disesuaiakn dengan tujuan pembelajaran dan menggunakan aplikasi berbantuan seperti desain Canva untuk desain bahan ajar cetak dan aplikasi CapCut untuk video dokumenter pada video memirsa dengan QR Code. Tahap pengembangan yang dilakukan, diperoleh informasi bahwa bahan ajar memirsa teks laporan ahsil observasi model pedagogi genre berbasis budaya layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan aspek kebahasaan, materi, dan media/desain dengan rata-rata skor berada pada kategori “Sangat Valid”. Tahap implementasi yang dilakukan, disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan bahan ajar memirsa teks laporan hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya, serta berdasarkan hasil respon pengguna disimpulkan bahan ajar yang dikembangkan praktis digunakan di dalam pembelajaran. Tahap evaluasi yang dilakukan dapat disimpulkan efektif digunkan dalam pembelajaran terutama pembelajaran memirsa.
Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Bengkulu
Khairani, Nabilla;
Wulandari, Catur;
Afrodita, Meli
Jurnal Korpus Vol 9 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jik.v9i3.46316
The purpose of this study was to determine the ability to write observation report texts in class VIII students of SMP Negeri 7 Bengkulu City. This study used a descriptive method with aquantitative approach. The population in this study were 211 students of class VIII B SMPNegeri 7 Bengkulu City. The sample in this study used purposive sampling, namely 14% ofthe total population, namely 30 students. The data collection technique used a test technique,namely students were given the task of writing an observation report text with a timeallocation of 60 minutes. The ability to write an observation report text was assessed from 3 aspects, namely, general definitions, part definitions, and conclusions. The data analysistechnique used in this study was simple statistics by calculating the average value. The results of this study indicate that the average value of the ability to write observation report texts in class VIII students of SMP Negeri Bengkulu City was 57.64 with a sufficient category. The average value of the ability to write observation report texts based on the general definition aspect is 15.85 with a sufficient category where students can write general descriptions but not in detail or completely only contain the definition of the object is not explained in more detail, the average ability to write observation report texts in students based on the definition aspect of the part is 25.85 with a sufficient category where students have written descriptions of parts but many students do not really describe the object specifically so that the description of the part is less in-depth, the average ability to write observation report texts in students based on the definition aspect of benefits/Conclusions is 15.92 with a sufficient category where students have written conclusions but students have not really understood what the conclusions are so that many conclusions made only repeat words in the general description and also do not match the objects observed. This study sees that students' writing abilities in observation report texts must be studied better so that students can really understand the structural parts in the observation report text.