p-Index From 2021 - 2026
10.074
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Kreativitas PKM International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Jurnal Administrasi dan Manajemen CHMK Applied Scientific Journal JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Jurnal Ners Widya Nusantara Palu (Ners Journal of Widya Nusantara Palu) Media Pendidikan Matematika JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan International Journal of Community Service Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Nusa Real Coster International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Journal of Health and Nutrition Research ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Indonesian Journal of Fundamental Sciences West Science Interdisciplinary Studies ELIGIBLE : Journal of Social Sciences Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research West Science Interdisciplinary Studies AMPLITUDO: Journal of Science & Technology Innovation Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Perikanan Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Journal of Academic Biology and Biology Education Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Journal of Development Education and Learning Media Pendidikan Matematika Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Perawatan Luka Modern Pada Pasien Ulkus Diabetik Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Jaringan Di Ruangan Bougenville RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Implementation Of Modern Wound Care In Patients With Diabetic Ulcers With Nursing Issues Of Tissue Integrity Disorders In The Bougenville Room Of The Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Nur Fahmi; Sri Yulianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10319

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi serius dari Diabetes Melitus yang disebabkan oleh gangguan vaskular dan neuropati, yang dapat menyebabkan luka kronis, infeksi, hingga amputasi. Perawatan luka modern terbukti efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka dan menurunkan risiko komplikasi lanjutan. Tujuan penelitian untuk menggambarkan implementasi perawatan luka modern pada pasien ulkus diabetikum dengan masalah keperawatan gangguan integritas jaringan. Desain Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek satu pasien ulkus diabetikum. Instrumen penelitian berupa format pengkajian luka. Pengumpulan Data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian klien dapat melakukan perawatan luka modern selama tiga kali dalam 3x24 jam terjadi peningkatan granulasi, berkurangnya jaringan nekrotik, berkurangnya eksudat dan bau luka, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi pada luka maupun kulit sekitarnya. Implementasi perawatan luka modern terbukti efektif, evaluasi menunjukan perbaikan signifikan terhadap integritas jaringan. Kesimpulan Perawatan luka modern efektif mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum dengan meningkatkan granulasi, mengurangi jaringan nekrotik, eksudat, dan bau luka, serta mencegah infeksi pada area luka. Saran Perawat diharapkan menerapkan perawatan luka modern secara rutin dan rumah sakit perlu menyediakan fasilitas serta bahan balutan modern untuk mendukung proses penyembuhan optimal.
Implementasi Terapi Elevasi Ekstremitas Bawah Pada Pasien Ulkus Diabetik Dengan Masalah Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Di Ruangan Bougenville RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation Of Lower Extremity Elevation Therapy In Diabetic Ulcer Patients With Ineffective Peripheral Perfusion Nursing Problems In The Bougenville Room Of The Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Lusi Evin Maritha; Sri Yulianti; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10323

Abstract

Pada penyandang DM dengan ulkus kaki diabetik seringkali mengalami berbagai masalah yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka, salah satunya gangguan perfusi perifer. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh terapi elevasi ekstremitas bawah terhadap perfusi perifer pada pasien ulkus diabetik. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah pasien ulkus diabetik yang datang di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi perfusi perifer, standar oprasional prosedur terapi elevasi ekstremitas bawah, lembar pengkajian keperawatan luka akademi keperawatan Justitia. Hasil penelitian ditemukan dari pengkajian luka pada pasien, setelah diberikan implementasi terapi elevasi ekstremitas bawah selama 2 kali dalam sehari dilakukan selama 6 hari terjadi perubahan sirkulasi perifer yang di tandai dengan penurunan pembengkakan dan nyeri. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terapi elevasi ektremitas bawah dapat memperbaiki sirkulasi perifer pada ulkus diabetik dengan masalah perfusi perifer tidak efektif. Saran untuk penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar dan evaluasi jangka panjanag diperlukan untuk memvalidasi dan menggeneralisasi temuan ini.
Penguatan Kapasitas Tenaga Kesehatan melalui Upaya Sosialisasi Penanggulangan Emerging Disease di Wilayah Kota Palu Ismawati, Ismawati; Pendit, Saka Adhijaya; Yulianti, Sri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24078

Abstract

ABSTRAK Menghadapi emerging disease di wilayah yang memilki potensi wabah/KLB dangan kategori ancaman tinggi, maka dibutuhkan upaya peningkatan kapasitas khususnya tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak masalah kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari 2025 dengan metode sosialisasi pada petugas kesehatan di 14 puskesmas wilayah kerja Kota Palu dan RSUD Anutapura Palu. Kapasitas tenaga kesehatan dinilai berdasarkan kebijakan, edukasi bencana, dan informasi bencana sebagai faktor penguat yang mempengaruhi kapasitas tenaga kesehatan. Penilaian responden berdasarkan persentase seluruh item pertanyaan masih di bawah 80%, menunjukkan bahwa upaya penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menangani emerging diseases belum optimal dilaksanakan di Kota Palu. Pemberian sosialisasi pada tenaga kesehatan menghadapi emerging disease merupakan langkah awal dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan.  Kata Kunci: Kapasitas, Tenaga Kesehatan, Bencana, Emerging Disease.  ABSTRACT Facing emerging diseases in areas with the potential for outbreaks/outbreaks with a high threat category, efforts are needed to increase the capacity of health workers as the frontline in providing health services to communities affected by health problems. This activity was carried out in February 2025 through a socialization method for health workers in 14 community health centers in the Palu City working area and the Anutapura Palu Regional Hospital. Health worker capacity was assessed based on policies, disaster education, and disaster information as strengthening factors that influence health worker capacity. Respondent assessments based on the percentage of all question items were still below 80%, indicating that efforts to strengthen the capacity of health workers in handling emerging diseases have not been optimally implemented in Palu City. Providing socialization to health workers facing emerging diseases is the first step in increasing health worker capacity. Keywords: Capacity, Health Workers, Disaster, Emerging Disease.
Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Implementasi Pemberian Health Education Diet Rendah Garam Pada Ny. M Hipertensi Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan Di UPTD Puskesmas Talise: Family Nursing Care With The Implementation Of Low-Salt Diet Health Education Of Hypertensive Patients With Knowledge Deficit Nursing Problems AT The Talise Public Health Center U DG Kader, Nuraeni; Sri Yulianti; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.9111

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi penyebab utama komplikasi kardiovaskular. Kepatuhan dalam menjalankan diet rendah garam menjadi salah satu strategi penting dalam penatalaksanaan nonfarmakologis hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan keluarga melalui implementasi Health Education diet rendah garam pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan di UPTD Puskesmas Talise. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan secara sistematis mencakup pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa pemberian edukasi diet rendah garam mampu meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga tentang pentingnya pengaturan asupan natrium dan meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan diet. Intervensi edukasi yang tepat, disertai dukungan keluarga, berkontribusi signifikan dalam mengendalikan tekanan darah pasien hipertensi. Studi ini menegaskan pentingnya peran perawat dalam pemberdayaan keluarga melalui pendidikan kesehatan berbasis evidence untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi. Kesimpulan Edukasi kesehatan mengenai diet rendah garam sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat pada pasien hipertensi. Saran Diperlukan keterlibatan aktif perawat komunitas untuk terus melakukan edukasi dan monitoring terhadap pasien hipertensi, serta melibatkan keluarga sebagai bagian penting dalam mendukung keberhasilan terapi nonfarmakologis.
Implementasi Pemberian Terapi Swedish Massage Untukpenurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Dengan Masalah Gangguan Pola Tidur Di Ruanganflamboyan Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation Of Swedish Massage Therapy To Reduce Blood Pressure In Hypertensive Patients With Sleep Pattern Disturbance In Flamboyan Ward, Undata Hospital, Central Sulawesi Province Chayani Longgo, Pramesti; Yulianti, Sri; Iriani, Indri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.9119

Abstract

Latar belakang hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi merupakan suatu keadaan kronik yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri dimana terjadi kenaikan baik tekanan sistolik dan diastolik mencapai lebih dari 140 mmHg dan 90 mmHg. Tujuan dari penulisan studi kasus ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang implementasi pemberian terapi swedish massage untuk penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan gangguan pola tidur. Metode penelitian desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus merupakan strategi yang digunakan untuk menguraikan secara rinci suatu kondisi atau fenomena dengan cara obyektif. Pasien perempuan yang datang ke RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan Diagnosa hipertensi adalah subyek penelitian ini. Hasil penelitian berdasarkan analisa data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebelum dilakukan Swedish Massage didapatkan hasil bahwa pasien mengalami gangguan pola tidur dengan jumlah jam tidur 30 menit pada siang hari dan 3-4 jam pada malam hari. Setelah dilakukan terapi Swedish Massage pada pasien hipertensi yang mengalami gangguan pola tidur didapatkan hasil bahwa pasien mengalami peningkatan kualitas tidur dengan jumlah jam tidur bertambah dari 30 menit pada siang hari menjadi 1 jam dan 3-4 jam pada malam hari menjadi 5-6 jam. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terapi Swedish Massage dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas tidur, diharapkan keluarga pasien untuk melakukannya secara mandiri. Saran penelitian terapi Swedish Massage ini dapat dipertimbangkan sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas tidur pada pasien hipertensi.
Implementasi Edukasi Program Perawatan Kaki Diabetik Pencegahan Ulkus Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan Di UPTD Puskesmas Talise: Implementation Of Education On Diabetic Foot Care Program For The Prevention Of Ulcers In Type 2 Diabetes Mellitus Patients With Knowledge Deficit Nursing Problems At The Talise Public Health Center Mujahra Aminullah, Alya; Yulianti, Sri; Febrianti, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.9183

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronik yang sering disertai komplikasi, salah satunya adalah ulkus kaki diabetik. Kurangnya pengetahuan pasien mengenai perawatan kaki menjadi faktor risiko utama terjadinya ulkus dan bahkan amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan edukasi program perawatan kaki dalam upaya pencegahan ulkus pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan di UPTD Puskesmas Talise. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan melalui edukasi langsung, penggunaan leaflet, serta evaluasi sebelum dan setelah menggunakan kuesioner pengetahuan pada pasien diabetes melitus. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan sebelum dan setelah pasien diberikan edukasi selama tiga hari dengan perubahan skor pengetahuan dari 50 menjadi 56 dengan kategori pengetahuan baik. Kesimpulannya, edukasi perawatan kaki terbukti dapat meningkatkan pemahaman pasien dan dapat menjadi strategi penting dalam mencegah terjadinya ulkus diabetik. Disarankan agar edukasi perawatan kaki bagi pasien diabetes melitus dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam program rutin Puskesmas untuk mencegah ulkus diabetik secara optimal.
Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Ruangan Flamboyan RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Warm Water Foot Soak Therapy to Reduce Blood Pressure in Hypertension Patients in the Flamboyan Room, Undata Regional Hospital, Central Sulawesi Province Kesya; Rahma Edy Pakaya; Sri Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10632

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dikenal sebagai silent killer karena sering muncul tanpa gejala hingga menimbulkan komplikasi serius. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi rendam kaki air hangat. Efektivitas terapi rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui mekanisme vasodilatasi perifer yang membantu melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan tahanan pembuluh darah. Tujuan: Terapi ini bertujuan melancarkan sirkulasi, memberi efek relaksasi, serta menurunkan aktivitas saraf simpatis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada pasien hipertensi melalui tiga kali kunjungan dengan implementasi terapi rendam kaki air hangat selama 15–20 menit sekali sehari. Pengumpulan data dilakukan melalui buku status, wawancara, observasi, dan proses keperawatan dengan bahan sederhana berupa air hangat, termometer, baskom, dan handuk. Hasil: Penelitian ini menunjukkan penurunan tekanan darah bertahap, dari 162/87 mmHg (nyeri 6) pada hari pertama, menjadi 147/83 mmHg (nyeri 4) pada hari kedua, hingga 130/70 mmHg (nyeri 0) pada hari ketiga. Pasien melaporkan merasa lebih rileks, nyaman, dan nyeri kepala berkurang. Efek relaksasi yang muncul selama terapi juga dapat membantu menurunkan stress dan ketegangan otot, yang merupakan faktor pemicu peningkatan tekanan darah. Kesimpulan: Terapi rendam kaki air hangat terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui mekanisme vasodilatasi yang melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan aktivitas saraf simpatis. Saran: Terapi rendam kaki air hangat dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri perawat untuk meningkatkan kenyamanan pada pasien hipertensi.
Co-Authors Abd Gani Baeda Ade Kurniawan Agustin, Dinni Ahmadun, Ahmadun Akhyarul Anam, Akhyarul Ananda, Rio Pradipta Ananda, Rio Pradipta Anci Abd Rahim Ani Nuraini Ani Nuraini, Ani Apnesia Ningsih Sihite Apsari, Putu Ayas Ditha Ardi Maulana, Ardi Asrum, Muhammad Astrid Maryam Yvonny Nainupu Awingan , Joan S Baeda, Abd. Gani Bansoe, Dessy Krishna brata ismaya, sakti Chayani Longgo, Pramesti Cucu Hodijah Dadan Dasari Dadang Juandi Daratul Aini Gaho Darmadi Delis Fathonah, Neneng Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Yuniasari Didi Suryadi Eirene Mary Ela Putri Adekayanti Erlina Terawati Eros Rosmiati Fadhilah, Viki Faisal Faisal Fajar, Imam Farid Setiawan, Farid Febrianti, Nur Fitrani Nggabebe Fitriani, Nining H Palama, Hadi H.ASEP, H. ASEP JAMALUDIN,SE.,MM Haikal Pranata Hammad, Hammad Hayati, Saadila Hayati I Ketut Sukarma Ilhami Surya Akbar , Teuku Indrajaya, Titus Indri Iriani Intan Dwi Hastuti Iqbal Noor Iriani, indri Irma Islami, Maya Da Al Ismawati Ismawati Ismaya, Sakti Brata Istiarini, Yunita Jalalludin Juliangkary, Eliska JULIANGKARY, ELISKA Karsam Karsam Kedua, Rizqi Wahyu Susanti Kesya Kiki Cahyani Asril Layli Maydawati Lintar Liony Akbar Luhur Wicaksono Lumuan, Acin Lusi Evin Maritha M.Sholihah, Siti Maisaro, Evi Marliana, Thika Maryam Masikki, Maharani Farah Dhifa dg Masjudin, Masjudin Masjudin, Masjudin Masjudini Maya Sova Maydawati, Layli Melany Apriyanti Meti Andani Mihrani Mihrani milaska, Hafiz Zulfahrizal milaska, Hafiz Zulfahrizal Moh. Faisal Akbar Moh. Ramli Nur Muhaimin, Lukman Hakim Muhamad Nurmansyah Muhammad Asrum Muhammad Tresno Muhammad Zulfa Mujahra Aminullah, Alya Munziar, Fahri Nancy Yusnita Noviana Zara Nur fahmi Nur Febrianti Nurlaeli, Nurlaeli Nurlaeli, Nurlaeli Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Nurmansyah, Muhamad Nurul Ain Olivia Nusi Pahmi, Samsul Pendit, Saka Adhijaya Primasyah, Deden Pujilestari, Pujilestari Pujilestari, Pujilestari Rabiah Rahma Edy Pakaya reynaldi Reza, Moh Risman Bustaman Rosita Rushadiyati, Rushadiyati Salsabila, Unik Hanifah Sanapiah, Sanapiah Sanapiah, Sanapiah Satria, Irwan Satrianti, Satrianti Satrianti, Satrianti Siagian, Heriviyatno Sindi Novela Sitepu, Ria Ferdika Siti Bainila Ambuasi Siti Sarfika Sitti Nur Aysah Sabrillah Sopia Jamila Sukmawati Sukmawati Sulaeman Sulaeman Sulistyarini, Sulistyarini Supriyani, Mei Susanti, Risqi Wahyu Susanto, Taufik Sutarto Sutarto Syaiful Syam Saguni, Suarni Tahir, Syaiful Tiara Indriani Tikasari, Nopi Titaniar Jaga Paramudita Tresno, Muhammad Tri Joko Waluyo Tukatman Tukatman U DG Kader, Nuraeni Unggun Cahya Jalu Putra, Windu Untu, Zainuddin Utami, Marsuji Viki Fadhilah Wibawa, Restu Widia Wati, Widia Widodo Sunaryo Wizar Putri Mellaratna Yazida Ichsan Yuniar, Sonia Rega Zikri, Saufi ZULFAH