This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Jurnal Administrasi dan Manajemen CHMK Applied Scientific Journal JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Jurnal Ners Widya Nusantara Palu (Ners Journal of Widya Nusantara Palu) Media Pendidikan Matematika JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan International Journal of Community Service Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Nusa Real Coster International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Journal of Health and Nutrition Research ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Indonesian Journal of Fundamental Sciences West Science Interdisciplinary Studies ELIGIBLE : Journal of Social Sciences Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research West Science Interdisciplinary Studies AMPLITUDO: Journal of Science & Technology Innovation Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Perikanan Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Journal of Academic Biology and Biology Education Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Journal of Development Education and Learning Media Pendidikan Matematika Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pemberian SPA Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Klinik Rizky Wound Care Centre: Implementation of Foot Spa Provision in Type II Diabetes Mellitus Patients with Acute Pain Nursing Problems at the Rizky Wound Care Center Clinic Moh. Faisal Akbar; Rabiah; Sri Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6559

Abstract

Diabetes melitus Tipe II merupakan kondisi penyakit yang disebabkan oleh kegagalan tubuh memanfaatkan insulin sehingga mengarah pada pertambahan berat badan dan penurunan aktivitas fisik. Ketika Penyandang DM Tipe II mengalami stres mental, gula darah penderita akan meningkat. Stress muncul di pengaruhi oleh peningkatan adrenalin dan hormon kortisol sehingga hormon ini yang dapat meningkatkan gula dalam darah serta meningkatkan energi dalam tubuh. Desain studi kasus yang diterapkan yaitu study kasus deskriptif, studi kasus deskriptif merupakan jenis studi yang memberikan deskripsi kasus tertentu, dan membutuhkan penelitian untuk memulai peneliatan dengan menggunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Pada laporan akhir studi kasus ini peneliti mendapatkan data pada pengkajian awal dengan melakukan anamnesa pada pasien dan buku status pasien. Data yang didapatkan seorang pasien bernama Tn. S dengan umur 42 tahun berjenis kelamin laki-laki masuk dengan keluhan utama nyeri pada kaki yang luka, nyeri dirasakan saat beraktivitas seperti tertusuk-tusuk dengan skala nyeri 3 (ringan), pasien mengatakan memiliki riwayat diabetes melitus tipe II. Hasil pemeriksaan hasil TD : 148/90 MmHg, S : 36,4OC, N : 94x/ menit, R : 18x/ menit, Saturasi Oksigen : 98%. Dari pengkajian yang dilakukan peneliti berpendapat adanya masalah keperawatan yakni nyeri akut. Nyeri yang dirasakan pasien ditandai dengan adanya hasil klien mengatakan nyeri pada kaki yang klien rasakan seperti tertusuk-tusuk. Kesimpulan dari peneliti ini bhawa terapi bahwa pemberian SPA kaki terhadap pasien diabetes mellitus tipe 2 cukup efektif untuk menghilangkan nyeri yang dirasakan pasien, didapatkan hasil keluhan nyeri menurun.
Implemetasi Teknik Pernapasan Buteyko pada Pasienasma Bronkial dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu Sulawesi Tengah : Implementation of Buteyko Breathing Technique of Bronchial Asthma Patient with Ineffective Breathing Patternsnursing Problem in Kamonji Public Health Center Working Area Palu City of Central Sulawesi Kiki Cahyani Asril; Rosita; Sri Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6726

Abstract

Asma bronkial merupakan hipersensitivitas jalan napas akibat inflamasi kronik yang ditandai dengan adanya mengi (wheezing), sulit bernapas, dada terasa sesak atau berat dan batuk, yang terutama terjadi pada malam hari atau menjelang pagi. Teknik pernapasan buteyko merupakan salah satu teknik yang dapat mengurangi gejala serta keparahan asma, untuk memperbaiki pola napas dengan cara menjaga keseimbangan kadar CO2 serta nilai oksigen. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efek teknik pernapasan buteyko dalam mengurangi sesak napas pada pasien asma bronkial dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif di wilayah kerja puskesmas kamonji kota Palu Sulawesi Tengah. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan observasional melewati studi kasus agar memperoleh gambaran penerapan teknik pernapasan Buteyko pada pasien asma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi yang dilakukan di hari pertama memonitor pola napas, didapatkan hasil : RR 24x/menit spo2 98% namun belum ada perubahan pada pola napas. Implementasi hari kedua memonitor pola napas hasil : RR 22x/ menit, spo2 99%, pasien bisa menahan napas selama 3 detik. Implementasi hari ke tiga memonitor pola napas hasil : RR 20x/ menit, Spo2 99%, pasien bisa menahan napas atau control pouse dari 3 detik menjadi 7 detik. Kesimpulan pada penelitian ini setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari dan dilakukan intervensi implementasi serta evaluasi kemudian pengkajian yang didapatkan pada kasus nyata pasien yang mengalami asma bronkial dengan RR 24x/ menit spo2 98%. Didapatkan hasil pasien bisa menahan napas atau control pouse dari 3 detik menjadi 7 detik setelah diberikan teknik pernapasan buteyko selama 10-15 menit.
Implementasi Tindakkan Fisioterapi Dada pada Anak Bronkhitis Akut Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif di Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Implementation of Chest Physiotherapy Actions in Children with Acute Bronchitis with Ineffective Airway Clearance Nursing Problems at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Sopia Jamila; Sri Yulianti; Rahma Edy Pakaya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6743

Abstract

Bronkhitis adalah peradangan pada selaput lendir bronkus (saluran pernapasan dari trakea hingga saluran napas di dalam paru-paru). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah pasien anak dengan diagnosa Bronkithis akut yang berada di Ruang Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengkaji, mengidentifikasi diagnosa, melakukan perencanaan, melakukan implementasi, dan melakukan evaluasi pada pasien anak dengan masalah bersihan jalan nafas tidak efektif pada Bronkhitis akut. Hasil penelitian ditemukan dari pengkajian yang dilakukan pada An.M Setelah hasil penelitian didapatkan setelah dilakukan implementasi mulai tanggal 22 sampai dengan 28 Agustus 2024 latihan fisioterapi dada yang pertama didapatkan pasien masih sulit mengikuti arahan yang dianjurkan serta masih sulit mengeluarkan dahak, hasil implementasi kedua didapatkan klien sudah bisa mengikuti arahan yang dianjurkan, masih batuk namun dahak sudah berkurang, dan implementasi hari ketiga didapatkan klien sudah mampu mengikuti arahan yang diberikan perawatan dan mampu melakukan batuk efektif. Kesimpulan bahwa sesuai dengan tahapan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi
Implementasi Relaksasi Slow Deep Breathing Terhadap Kelelahan Pada Pasien Cronic Kidney Disease (CKD) Stage 5 On HD Dengan Masalah Keperawatan Intoleransi Aktivitas di Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Slow Deep Breathing Relaxation on Fatigue in Patients with Chronic Kidney Disease (CKD) Stage 5 on HD with Activity Intolerance Nursing Problems at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Fitrani Nggabebe; Sri Yulianti; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.7228

Abstract

Chronic Kidney Diseasee CKD menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena membutuhkan biaya perawatan yang tinggi, penyakit ini sering kali tidak masuk dalam strategi utama pengendalian penyakit kronis. Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh kita, yang berfungsi untuk menyaring dan mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme dari darah menjadi urine Tujuan penelitian melaksanakan gambaran implementasi relaksasi slow deep breathing untuk mengurangi tingkat kelelahan pada pasien CKD. Desain studi kasus yang digunakan merupakan studi kasus deskriptif. Dimana peneliti ingin mengetahui hasil penerapan relaksasi slow deep breathing untuk mengurangi tingkat kelelahan pada pasien CKD di ruangan rawat inap RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Berdasarkan analisa data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Didapatkan hasil bahwa pasien mengalami tingkat kelelahan. Setelah dilakukan relaksasi slow deep breathing pada pasien kelelahan didaptkan hasil bahwa pasien mengalami penurunan tingkat. Kesimpulan tahapan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi didapatkan hasil bahwa tingkat kelelahan sebelum diberikan relaksasi slow deep breathing di dapatkan data keluhan rasa lelah saat dan sebelum beraktivitas hingga sesak. Secara signifikan ditunjukkan bahwa tehnik relaksasi slow deep breathing adalah tehnik yang efektif dalam mengurangi tingkat kelelahan pada pasien CKD.
Implementasi Terapi Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Masalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah di Klinik Rizky Wound Care Centre : Implementation of Progressive Muscle Relaxation Therapy in Type 2 Diabetes Mellitus Patients with Blood Glucose Level Instability Problems at the Rizky Wound Care Center Clinic Moh. Ramli Nur; Sri Yulianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.7233

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang di sebabkan oleh gangguan sekresi insulin, gangguan kerja insulin atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi relasasi otot progresif dalam penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di Klinik Rizky Wound Care Centre pada pasien dengan diagnosa diabetes melitus tipe 2 dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. Hasil penelitian yang ditemukan dari pengkajian, Tn. S masuk dengan keluhan nyeri pada kaki sebelah kanan yang luka, nyeri dirasakan saat beraktivitas, skala nyeri 3 (ringan), nyeri yang dirasakan seperti ditusuk- tusuk. Sebelum diberikan implementasi terapi relaksasi otot progresif kadar glukosa darah pasien pasien 327 mg/dl dan setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif selama 15 menit dalam setiap tindakan selama 3 hari, pada hari ketiga mengalami penurunan kadar glukosa darah menjadi 182 mg/dl. Penurunan kadar glukosa darah ini tidak secara signifikan karena pemberian terapi relaksasi otot progresif, tetapi pasien juga mendapatkan terapi farmakologi berupa insulin sebanyak 18 unit yang digunakan 4x sehari pada saat sebelum makan dan sebelum tidur pada malam hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi relaksasi otot progresif yang dilakukan selama 3 hari dengan durasi waktu 15 menit setiap tindakan, bahwa tindakan ini efektif dilakukan pada penyandang DM tipe. Dimana penyandang DM tipe 2 dapat mengalami penurunan kadar glukosa darah. Walaupun penurunan kadar glukosa darah ini dipengaruhi faktor eksternal adanya terapi farmakologi penggunaan insulin 18 unit.
Meta Analisis : Pembelajaran Matematika Model Discovey Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa zikri, Saufi; Maydawati, Layli; Yulianti, Sri; Islami, Maya Da Al; Tresno, Muhammad
Journal of Development Education and Learning (JODEL) Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jodel.v2i1.24

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran, jenjang pendidikan, dan sumber belajar mana yang paling sesuai untuk menumbuhkan pemikiran kreatif siswa selama mereka belajar matematika dengan menggunakan paradigma Discovery Learning. Metodologi penelitian ini adalah meta-analisis dari sembilan (9) makalah yang diterbitkan di jurnal nasional antara Juni 2015 hingga Juni 2021. Non-probability sampling digunakan untuk pengumpulan data, dan pengolahan data meliputi pengumpulan data, pengkodean, pengeditan, dan tabulasi. Berdasarkan kajian meta-analisis, siswa SMP yang menggunakan pendekatan saintifik dan materi pembelajaran spasial lebih besar kemungkinannya memperoleh manfaat dari penggunaan model pembelajaran matematika Discovery Learning.
Hubungan Status Gizi dan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin Calon Pendonor di UDD PMI Aceh Utara Yulianti, Sri; Ilhami Surya Akbar , Teuku; Zara, Noviana
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2187

Abstract

ABSTRAK Hemoglobin (Hb) adalah protein yang banyak mengandung zat Fe atau besi. Faktor yang berperan dalam memengaruhi kadar hemoglobin di antaranya adalah status gizi dan asupan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Status Gizi dan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin Calon Pendonor di UDD PMI Aceh Utara. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Seluruh calon pendonor yang berjumlah 97 responden merupakan populasi. Hasil penelitian, responden paling banyak memiliki kadar hemoglobin normal dengan jumlah 88 orang (90,7%), responden paling banyak memiliki status gizi gemuk berat dengan jumlah 41 orang (42,3%), dan responden paling banyak memiliki asupan protein cukup dengan jumlah 80 orang (82,5%). Uji analisis statistik chi square dalam menentukan hubungan antara status gizi dengan kadar hemoglobin mendapatkan nilai p>0,05, dan hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin mendapatkan nilai p <0,05. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kadar hemoglobin dan terdapat hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin pada calon pendonor di UDD PMI Aceh Utara. Kata kunci : Hemoglobin; protein; status gizi ABSTRACT Hemoglobin is an iron-rich protein. Nutritional status and protein intake are two variables that influence hemoglobin levels. The purpose of this research was to see if there was a relationship between potential donors' nutritional status and protein intake and their hemoglobin levels at BDU IRC Aceh Utara. A cross-sectional approach was used in this study. The population in this study was all potential donors, totaling 97 respondents. The study's findings revealed that the majority of respondents had normal hemoglobin levels (88 people, or 90.7%), the majority of respondents had nutritional status with severe obesity (41 people, or 42.3%), and the majority of respondents had sufficient protein intake (80 people, or 82.5%). The chi square statistical test yielded a value of p> 0.05 in determining the relationship between nutritional status and hemoglobin levels, and a value of p< 0.05 in determining the relationship between protein intake and hemoglobin levels. The study concluded that there is no relationship between nutritional status and hemoglobin levels in potential donors at BDU IRC Aceh Utara, however there is a relationship between protein intake and hemoglobin levels. Keywords: Hemoglobin; protein; nutritional status
Digital-Based Entrepreneurship Development, Investment Socialization and Marketing of Asipa Micro, Small And Medium Enterprises In South Tangerang City, Banten Yulianti, Sri; Ani Nuraini; Indrajaya, Titus; Sova, Maya; Brata Ismaya, Sakti; Rushadiyati, Rushadiyati
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 3 (2023): August 2023 (Indonesia - Malaysia - Philippines - South Korea )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v3i3.208

Abstract

This service examines the development of entrepreneurship in the new normal period through training, with steps that can be taken to empower business actors in the development of ASIPA MSMEs in South Tangerang City. Training methods using offline and online media. While this service is an effort to socialize investment and marketing for micro, small and medium enterprises at the Creative Industries and Business Actors Association (ASIPA) based on digitalization by participating in training, marketing, obtaining tips for successfully investing in the Indonesia Stock Exchange (IDX) and financially investing in shares (PT. NH Korindo). This training conducts interactive coaching and socialization about the ease of doing business for MSME actors from participants of the Creative Industries and Business Actors Association (ASIPA) is always active in government programs to support income increase for MSME entrepreneurs consistently marketing through social media; Online stores, marketplaces, booths in malls, bazaars, and on websites to optimize facilities and keep up with the times. Thus, the Social Piety Index will form economic development in the community of Serua Village, Ciputat District, South Tangerang City, Banten.
The Relationship Between Assertive Behavior and Academic Achievement of Biology Education Students: The Contribution of Assertive Behavior in Improving Academic Outcomes Yulianti, Sri; Awingan , Joan S
Journal of Academic Biology and Biology Education Vol. 1 No. 2 (2024): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jouabe.v1i2.1167

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this study was to determine the level of assertive behavior of students in the Biology Education Department of UIN Alauddin Makassar, to describe students' learning achievements, and to analyze the relationship between assertive behavior and students' learning achievements in the department. Methodology: This study uses a quantitative approach with a correlational design. The tool used is a questionnaire to measure assertive behavior, with 42 statements covering three aspects. The data were analyzed using SPSS software with descriptive and inferential analysis techniques. The survey was conducted at Campuses I and II UIN Alauddin Makassar, involving 82 students of the Biology Education Department, batch 2022 and 2023 as samples. Main Findings: The average assertive behavior of Biology Education students is 115 with a standard deviation of 12.25, indicating heterogeneous data and a moderate tendency for assertive behavior. The average student learning achievement is 3.52 with a standard deviation of 0.16, indicating homogeneous data and very satisfactory learning achievement. There is a significant relationship between assertive behavior and learning achievement with a contribution of assertive behavior of 11%. Novelty/Originality of this study: This study revealed a significant relationship between assertive behavior and academic achievement of Biology Education students, with assertive behavior contributing 11%. This finding provides new insights into the role of assertive behavior in influencing academic outcomes, as well as increasing understanding of factors that can improve student achievement in higher education settings.
Varisela, Skabies, dan Pityriasis Versicolor pada Remaja yang Tinggal di Asrama Sri Yulianti; Wizar Putri Mellaratna
Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 2 (2025): Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/vimed.v2i2.2156

Abstract

Varicella is a contagious skin infection caused by the varicella zoster virus (VZV). Varicella, scabies, and pityriasis versicolor are diseases with the same risk factors, namely in adolescents with high physical activity and living in crowded places such as dormitories. Case: A 13-year-old male adolescent complained of fluid-filled bumps on the body and face accompanied by itching that had been felt since yesterday. Low fever that fluctuates accompanied by dizziness, nausea since 2 days ago. Due to the itching, the patient scratched the area of ​​the bumps so that the bumps burst. The patient is currently undergoing scabies treatment. The patient also complained of white spots all over the body that had appeared since 2 months ago and worsened when the patient sweated. The patient is a student living in an Islamic boarding school. The patient said he often changed clothes, sarongs, and caps with his dorm mates. The patient also has high physical activity such as playing ball and does not immediately change clothes if he sweats. The diagnosis of varicella, scabies, and pityriasis versicolor is based on anamnesis and physical examination. Treatment options in this case are administration of drugs in the form of Acyclovir 400mg 4 x 2, Paracetamol 500mg 3 x 1, Permethrin 5% applied to the entire body 1x for 8 hours, Fucilex cream 2 dd ue, and Ketoconazole 2% shampoo. Conclusion: in this case, a 13-year-old patient with varicella, scabies, and pityriasis versicolor with risk factors of adolescence with high physical activity and living in crowded places such as dormitories was found.
Co-Authors Abd Gani Baeda Ade Kurniawan Agustin, Dinni Ahmadun, Ahmadun Akhyarul Anam, Akhyarul Ananda, Rio Pradipta Ananda, Rio Pradipta Anci Abd Rahim Ani Nuraini Ani Nuraini, Ani Apnesia Ningsih Sihite Apsari, Putu Ayas Ditha Ardi Maulana, Ardi Asrum, Muhammad Astrid Maryam Yvonny Nainupu Awingan , Joan S Baeda, Abd. Gani Bansoe, Dessy Krishna brata ismaya, sakti Cucu Hodijah Daratul Aini Gaho Darmadi Delis Fathonah, Neneng Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Yuniasari Eirene Mary Erlina Terawati Eros Rosmiati Fadhilah, Viki Faisal Faisal Fajar, Imam Farid Setiawan, Farid Febrianti, Nur Fitrani Nggabebe Fitriani, Nining H Palama, Hadi H.ASEP, H. ASEP JAMALUDIN,SE.,MM Haikal Pranata Hammad, Hammad Hayati, Saadila Hayati Ilhami Surya Akbar , Teuku Indrajaya, Titus Indri Iriani Intan Dwi Hastuti Iqbal Noor Iriani, indri Irma Islami, Maya Da Al Ismaya, Sakti Brata Istiarini, Yunita Jalalludin Juliangkary, Eliska JULIANGKARY, ELISKA Karsam Karsam Kedua, Rizqi Wahyu Susanti KETUT SUKARMA . Kiki Cahyani Asril Layli Maydawati Lintar Liony Akbar Luhur Wicaksono Lumuan, Acin M.Sholihah, Siti Maisaro, Evi Marliana, Thika Maryam Masikki, Maharani Farah Dhifa dg Masjudin, Masjudin Masjudin, Masjudin Maya Sova Maydawati, Layli Melany Apriyanti Meti Andani Mihrani Mihrani milaska, Hafiz Zulfahrizal milaska, Hafiz Zulfahrizal Moh. Faisal Akbar Moh. Ramli Nur Muhamad Nurmansyah Muhammad Tresno Muhammad Zulfa Munziar, Fahri Nancy Yusnita Noviana Zara Nur Febrianti Nurlaeli, Nurlaeli Nurlaeli, Nurlaeli Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Nurmansyah, Muhamad Nurul Ain Olivia Nusi Primasyah, Deden Pujilestari, Pujilestari Pujilestari, Pujilestari Rabiah Rahma Edy Pakaya reynaldi Reza, Moh Risman Bustaman Rosita Rushadiyati, Rushadiyati Salsabila, Unik Hanifah Sanapiah, Sanapiah Sanapiah, Sanapiah Satria, Irwan Satrianti, Satrianti Satrianti, Satrianti Siagian, Heriviyatno Sindi Novela Sitepu, Ria Ferdika Siti Bainila Ambuasi Siti Sarfika Sitti Nur Aysah Sabrillah Sopia Jamila Sukmawati Sukmawati Sulaeman Sulaeman Sulistyarini, Sulistyarini Supriyani, Mei Susanti, Risqi Wahyu Susanto, Taufik Sutarto Sutarto Syaiful Syam Saguni, Suarni Tahir, Syaiful Tiara Indriani Tikasari, Nopi Titaniar Jaga Paramudita Tresno, Muhammad Tri Joko Waluyo Tukatman Tukatman Unggun Cahya Jalu Putra, Windu Untu, Zainuddin Utami, Marsuji Viki Fadhilah Wibawa, Restu Widia Wati, Widia Widodo Sunaryo Wizar Putri Mellaratna Yazida Ichsan Yuniar, Sonia Rega Zikri, Saufi ZULFAH