Claim Missing Document
Check
Articles

Perlawanan Sosial terhadap Korporasi untuk Pelestarian Lingkungan dari Eksplorasi Tambang Syafruddin, Syafruddin; Hamidsyukrie, Hamidsyukrie; Wadi, Hairil; Yuliatin, Yuliatin; Hasanah, Ulfatun
Society Vol 10 No 2 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i2.426

Abstract

Environmental preservation needs to be considered to avoid conflicts and social protests in the mining world, especially in the communities around the mines. Conflicts of social resistance and efforts to preserve the environment through protests to preserve the environment in West Nusa Tenggara. This research method is descriptive qualitative with a case study approach. The results of this research indicate that exploration permits without regard to sociological and ecological conditions cause social conflict. Furthermore, the form of social conflict is in the form of demonstrations and protests on a large scale by closing the main access to West Nusa Tenggara - East Nusa Tenggara, burning state facilities and social vulnerability. It is hoped that the results of this research are related to the policies and granting of mining business licenses to pay more attention to social problems.
Implementation of the Principle of Openness in the Village Government dita, misriani; Rispawati; Alqadari, Bagdawansyah; Yuliatin, Yuliatin
MANDALIKA : Journal of Social Science Vol. 1 No. 1 (2023): February
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/mandalika.v1i1.54

Abstract

This study aims to describe the role of the village government in applying the principle of openness to village government, the factors that influence the implementation of the principle of openness, and the village government's efforts to apply the principle of openness and transparency in Dasan Tapen Village, Gerung District, West Lombok Regency. A qualitative approach with a descriptive type is applied in this study. Therefore, the subjects in this study were the village head, the secretary of the village finance division and 2 informants from religious and community leaders. The collected data was analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The analyzed data was tested again through source and time triangulation. The results of this study indicate that the village government's strategy in implementing the principle of openness in the village government of Dasan Tapen village, Gerung district, West Lombok regency included the information preparation, information processing and village apparatus services. Factors that influenced the application of the principle of openness to village government include internal factors such as facilities and human resources. While the external factors consist of cooperation, community ideas or ideas, and the leadership of the village head. The implementation of the principle of openness in the village government is by implementing Law Number 6 of 2014 concerning villages.
UPAYA GURU PPKn DALAM PENGUATAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SMPN 3 MATARAM APRIYANTI, WATUL ARDINA; YULIATIN, YULIATIN; HADI, SAMSUL; KURNIAWANSYAH, EDY
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3391

Abstract

Strengthening Character Education (PPK) is crucial in facing the current global changes and developments. The existence of PPK can address various challenges encountered in the education sector. One of the key aspects reinforced in character education is discipline. Therefore, this research aims to identify the steps taken by Civics teachers to strengthen the discipline character of students at SMPN 3 Mataram. The study was conducted at SMPN 3 Mataram using a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation. The results indicate that the efforts made by Civics teachers to enhance the discipline character of students at SMPN 3 Mataram include (a) Teaching Modules: Integrating discipline for independent learning, (b) Introduction: Preparing students with prayers and rules, (c) Learning Models: A structured approach focused on responsibility, (d) Learning Media: Relevant for understanding discipline character, (e) Closing: Delivering moral messages and evaluations, (f) Attitude Assessment: Observations to foster discipline, (g) Teacher Role Models: Teacher discipline serves as an example for students. Factors influencing the efforts of Civics teachers include: (1) Internal Factors: (a) Teacher Competence: A highly competent teacher can serve as a role model for students, (b) Learning Readiness: Teachers must continuously update their knowledge and adapt, (c) Personal Discipline: The teacher's disciplined attitude supports students' discipline character; (2) External Factors: (a) Regular school policies and collaboration are essential for shaping student discipline, (b) The Role of Students: Active participation from students and positive interactions with teachers are key in supporting discipline, (c) School Rules: Student discipline improves through adherence to and enforcement of rules. ABSTRAKPenguatan Pendidikan Karakter (PPK) sangat penting dalam menghadapi perubahan dan perkembangan global saat ini. Keberadaan PPK mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan. Salah satu aspek yang diperkuat dalam pendidikan karakter adalah disiplin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang diambil oleh guru PPKn dalam memperkuat karakter disiplin siswa di SMPN 3 Mataram. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 3 Mataram dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru PPKn dalam memperkuat karakter disiplin siswa di SMPN 3 Mataram meliputi (a) Modul Ajar: Mengintegrasikan disiplin untuk belajar mandiri, (b) Pendahuluan: Mempersiapkan siswa dengan doa dan aturan, (c) Model Pembelajaran: Pendekatan terstruktur fokus pada tanggung jawab, (d) Media Pembelajaran: Relevan untuk memahami karakter disiplin, (e) Penutup: Menyampaikan pesan moral dan evaluasi, (f) Penilaian Sikap: Observasi untuk membina disiplin, (g) Teladan Guru: Disiplin guru menjadi contoh bagi siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi upaya guru PPKn antara lain: (1) Faktor Internal: (a) Kompetensi Guru: Seorang guru yang memiliki kompetensi tinggi dapat menjadi teladan bagi siswa (b) Kesiapan Belajar: Guru harus terus memperbarui pengetahuan dan beradaptasi (c) Disiplin Pribadi: Sikap disiplin guru mendukung karakter disiplin siswa, (2) Faktor Eksternal: (a) Kebijakan sekolah yang teratur dan kolaborasi penting untuk membentuk disiplin siswa, (b) Peran Peserta Didik: Peran aktif siswa dan interaksi positif dengan guru kunci dalam mendukung disiplin, (c) Aturan Sekolah: Kedisiplinan siswa meningkat lewat kepatuhan dan penegakan aturan.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Materi Norma Bagi Guru PPKn SMP di Kabupaten Lombok Utara Yuliatin, Yuliatin; Rispawati, Rispawati; Haslan, Muhammad Mabrur; Kurniawansyah, Edy
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5781

Abstract

Bahan ajar pada hakikatnya merupakan bahan/materi yang disiapkan oleh guru untuk kebutuhan pelaksanaan pembelajaran guna membangtu siswa mencapai tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, guru dituntut memiliki kemampuan dalam menyusun berbagai jenis bahan ajar, yang tidak sekedar beorientasi pada upaya membangun pengetahuan, melainkan pencapaian seluruh aspek tujuan pembelajaran, baik aspek sikap seperitual, sikap sosial, pengetahuan, dan juga keterampilan. Tekait hal tersebut guru PPKn SMP di Kabupaten Lombok Utara masih mengalami kesulitan. Bahan ajar yang disusun, khususnya terkait norma, lebih berorientasi pada penguasaan konsep, kurang memperhatikan aspek sikap dan keterampilan sehingga pembelajaran menjadi kurang bermakna dalam menyiapkan siswa sebagai warga masyarakat yang menghargai dan mentaati norma. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian sangat penting dan mendesak dilakukan dengan tujuan agar guru PPKn SMP di Kabupaten Lombok Utara dapat mengembangkan bahan ajar materi norma yang tidak sekedar membangun pengetahuan namun memberi dampak pada pembentukan sikap dan perilaku. Luaran kegiatan pengabdian ini meliputi luaran wajib dan luaran tambahan. Luaran wajib yaitu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional ber-ISSN. Luaran tambahan yaitu pernyataan pemanfaatan hasil pengabdian oleh mitra. Pendekatan/metode yang diguanakan adalah pelatihan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, (3) evaluasi. Hasil pengabdian adalah tersusunya bahan ajar materi norma, meliputi: (1) modul ajar, (2) materi ajar, (3) LKPD, dan (4) media PowerPoint yang sesuai dengan kebutuhan pencapaian tujuan pembelajaran.
Penggunaan Aplikasi Kahoot Sebagai Media Pembelajaran PPKn Berbasis Teknologi (Pendampingan Pada Guru PPKn di SMPN 16 Mataram ) Rispawati, Rispawati; Haslan, Muhammad Mabrur; Kurniawansyah, Edy; Yuliatin, Yuliatin
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5808

Abstract

Perkembangan teknologi menuntut perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali aspek Pendidikan. Dalam hal ini, guru ditutut memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi sebagai media dalam pembelajaran. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan guru sebagai media pembelajaran adalah aplikasi Kahoot. Aplikasi ini dapat menjadi pilihan media berbasis teknologi yang menarik karena dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun demikian di sisi lain, tidak semua guru PPKn memiliki kemampuan dalam menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran PPKn, termasuk di dalamnya adalah guru PPKn di SMPN 16 Mataram. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan sangatlah penting dan bermanfaat, yaitu dapat meningkatkan kemampuan guru PPKn di SMPN 16 Mataram dalam menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran berbasis teknologi. Luaran kegiatan pengabdian ini terdiri dari luaran wajib dan luaran tambahan. Luaran wajib yaitu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional ber-ISSN, mengikuti seminar Pepadu yang diselenggarakan oleh LPPM. Luaran tambahan yaitu peryataan pemanfaatan hasil pengabdian oleh mitra. Pendekatan/metode yang diguanakan adalah pendampingan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, (3) evaluasi. Hasil pelaksanaan pengabdian adalah: (1) terkontruksinya pemahaman khalayak sasaran tentang konsep, Aplikasi Kahoot, manfaat Aplikasi Kahoot dalam pembelajaran, peralatan yang harus disediakan, serta langkah-langkah pemanfataan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran, (2) tersusunnya produk media pembelajaran PPKn SMP Kelas VII materi norma dengan menggunakan aplikasi Kahoot.
Penyalahgunaan Media Sosial Dalam Perspektif Hukum Pidana (Penyuluhan Pada Siswa SMAN 1 Pemenang Kabupaten Lombok Utara ) Haslan, Muhammad Mabrur; Rispawati, Rispawati; Yuliatin, Yuliatin
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5809

Abstract

Pengguna media sosial pada umumnya kerap tidak menyadari adanya batasan normatif yang termuat dalam hukum pidana, yakni hukum pidana khusus yaitu Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hal ini dapar dicermati dari penggunanya yang seakan secara bebas tanpa melihat batasan yang mestinya tidak dilewati. Oleh karena itulah kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan sangat penting sebagai upaya mengedukasi masyarakat, khususnya kalanagan pelajar agar tidak melakukan perbuatan melawan hukum, khususnya dalam bermedia sosial. Metode yang diguanakan adalah penyuluhan, dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi, (2) tanya kawab, dan (3) evaluasi. Hasil pengabdian adalah: (1) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran tentang jenis hukum pidana yang mengatur tentang penyalahgunaan media sosial, (2) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran tentang jenis penyalahgunaan media sosial yang dilarang dalam hukum pidana, (3) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran tentang jenis sanksi pidana terhadap pelaku penyalahgunaan media sosial.
Pendampingan Pengembangan Materi Hak Asasi Manusia Bagi Guru PPKn di SMAN 9 Mataram Yuliatin, Yuliatin; Rispawati, Rispawati; Haslan, M. Mabrur
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/njkap492

Abstract

Materi Hak Asasi Manusia pada mata pelajaran PPKn di SMA menujukkan potensi pengembangan dengan mengintegrasikan berbagai isu kekinian dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian materi pembelajaran HAM menjadi kontekstual, dan peserta didik dapat merasakan bahwa materi yang dipelajari adalah sesuatu yang diperlukan dan sangat penting untuk kehidupannya. Oleh karena itulah kegiatan pengabdian sangat penting dilakukan guna memberikan pendampingan pada guru PPKn, khususnya di SMAN 9 Mataram untuk mengembangkan materi Hak Asasi Manusia, agar kontekstual dan menarik. Kegiatan pengabdian bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn, khususnya terkait materi HAM. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode pendampingan dengan tahapan kegiatan: penyampaian materi dan diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian adalah: (1) terkonstruksinya pengetahuan guru PPKn terkait esensi dan orientasi materi HAM di SMA, serta potensi dan cara pengembangan materi HAM, (2) tersusunnya materi HAM yang dikembangkan berdasarkan kondisi dan kebutuhan peserta didik di SMAN 9 Mataram. Materi tersebut terintegrasi dalam satu materi pokok di kelas X, yaitu tentang “hak dan kewajiban warga sekolah, masyarakat dan negara”. Selain itu, juga terintegrasi dalam dua materi pokok di kelas XII, meliputi: (1) kesadaran warga negara dalam menghadapi kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban, (2) generasi solutif mengatasi pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban
Pendampingan Pengembangan Materi Dinamika Perwujudan Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa Pada Guru PPKN di Lombok Utara Rispawati, Rispawati; Haslan, M. Mabrur; Yuliatin, Yuliatin
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/xryq4a36

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru PPKn di SMP Negeri 2 Pemenang Kabupaten Lombok Utara dalam mengembangkan materi PPKn terkait dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Pengembangan materi tersebut sangat penting guna menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik sehingga materi tersebut lebih mudah dipahami, menarik, serta bermakna untuk kehidupan peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendampingan, dengan tahapan kegiatan meliputi: (1) persiapan, yang terdiri dari aktivitas analisis kebutuhan mitra (guru PPKn di SMAN 2 Pemenang), penyusunan rencana kegiatan pengabdian, persiapan media dan perangkat pembelajaran, (2) pelaksanaan, terdiri dari kegiatan penyampaian materi diskusi, pendampingan kepada Guru PPKn dalam menyusun materi ajar kontekstual sesuai kondisi dan kebutuhan peserta didik, (2) evaluasi. Hasil pengabdian adalah: (1) terkonstruksinya pemahaman khalayak sasaran terkait substansi, orientasi, potensi, serta cara pengembangan materi dinamika perwujudan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, (2) tersusunnya materi ajar dinamika perwujudan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di SMPN 2 Pemenang Lombok Utara.
PERNIKAHAN USIA ANAK DI DESA SETANGGOR KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Baiq Lisa Aprilia; Mohamad Mustari; Bagdawansyah Alqadri; Yuliatin, Yuliatin
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 02: September 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Faktor-faktor penyebab pernikahan usia anak di Desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur; (2) Dampak pernikahan usia anak di Desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab pernikahan usia anak di Desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur adalah: (1) faktor individu, yaitu anak menikah di usia anak dikarenakan atas kemauannya sendiri tanpa ada paksaan dari siapapun. (2) faktor pendidikan, yaitu rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan orang tua menyebabkan mereka cenderung menikahkan anaknya di usia anak. (3) faktor sosial budaya, yaitu lingkungan dan adat istiadat. Dampak pernikahan usia anak di Desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur memiliki dua dampak, yaitu dampak positif dan negatif. Dampak positif terdiri dari tiga dampak yakni: (1) menghindari zina, (2) mendewasakan diri, (3) belajar bertanggung jawab. Sedangkan dampak negatif meliputi: (1) dampak ekonomi, yaitu anak yang menikah di usia anak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dikarenakan belum mapan secara finansial. (2) dampak kesehatan, yaitu anak yang menikah di usia anak mengalami gangguan kesehatan selama mengandung, hingga melahirkan sebelum waktunya yang menyebabkan anak terlahir prematur dan mengalami stunting.
Perbandingan Model Pendidikan Karakter Berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram Sumardi, Lalu; Yuliatin, Yuliatin; Sawaludin, Sawaludin; Maulidiya, Baiq Fina; Basariah, Basariah; Edi, Maria Grace Putri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4045

Abstract

Pendidikan karakter menjadi domain penting dalam dunia pendidikan yang posisinya sejajar dengan aspek pengetahuan dan keterampilan. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai jalur pendidikan formal awal memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan karakter berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui praktik terbaik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dengan model analisis interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 efektif meningkatkan soft skills peserta didik seperti disiplin, kerja sama, kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian sosial. MTs Negeri 1 Mataram menekankan tema kearifan lokal, gaya hidup berkelanjutan, dan suara demokrasi, sementara SMP Negeri 2 Mataram fokus pada kewirausahaan, kebinekaan, dan kebugaran jasmani. Keterbatasan dana (MTs Negeri 1 Mataram) dan rendahnya partisipasi siswa akibat penjadwalan yang kurang tepat (SMP Negeri 2 Mataram) menjadi tantangan utama. Upaya perbaikan dilakukan melalui evaluasi reflektif, penyesuaian jadwal, dan rencana integrasi P5 secara berkelanjutan dalam kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan model pendidikan karakter berbasis P5 yang aplikatif dan adaptif terhadap konteks sekolah.
Co-Authors A.A. Miftah AA Sudharmawan, AA Aandriami, Baiq Abidin, Sholihul Adawiyah, Robi'Atul Agus Suprijono Ahmad Fauzan Alamsyah - Algadri, Bagdawansyah Alqadari, Bagdawansyah Alqadri, Bagdawansyah Ananda W, Nadia APRIYANTI, WATUL ARDINA Ardhiyanto, Rise Vivid Bagdawansyah Alqadri Baiq Lisa Aprilia Basariah Basariah Basariah, Basariah Bilal, Bilal Chatarina Umbul Wahyuni Dewi Puspito Sari, Dewi Puspito dita, misriani Diva Rahman Edi, Maria Grace Putri Edy Herianto Effendi, Ghina Nabilah Fiqi Nurbaya Fuzan, Ahmad Habib Shulton Asnawi Hadi, M. Samsul Hamidsyukrie, Hamidsyukrie Haris Mubarak Harly, Agustian Haslan, M. Mabrur Haslan, Muhammad Mabrur Hasyim Sofyan Lahilote Hayani, Yuma Hermanto Harun Hidayatullah, Muhammad Bagas Hikmah, Ulya Hudaidah Hudaidah Illy Yanti Indra Wahyu, Indra Juningtias, Karmila Rahma Karmilatul, Dessy Kholil Syu'aib Kurniawansyah, Edy Kusumaningpanglipur, Syallom Lalu Sumardi Larasati, Yuniar Galuh Lina Rahmayani Linda Firdawaty Mabrur Haslan Maharani Maharani, Maharani Maharani, Nine Elissa Mahendra, Wisnu Mahluddin Mahluddin Maulana, Rifki Maulidiya, Baiq Fina Maylani, Annisa Misriani, Dita Mohamad Mustari Muh. Zubair, Muh. Zubair Muhammad Mabrur Haslan Muhammad Turhan Yani Muhammad Zubair Mustari, Mohamad Mustiah, Mustiah RH Nabilah Effendi, Ghina Nabilah, Alvina nadia, ghina Naziro, Naziro Noviana, Hassa Putra, D I Ansusa Qadri, Bagdawansyah Al Rahman, Fadali Rasito Rasito Regina, Putri Rispawati Rispawati, Rispawati Robiatul Adawiyah Rozali, M. Ruliati, Ruliati Saffanah, Thariani Sahrul, Adhi Samsul Hadi Santri, Diah Dwi Sawaludin, Sawaludin Septia Utami, Henny Sibawaihi, Muhammad Sibawaihi, Muhammad Sibawaihi SITI MAHMUDAH Siti Marlina, Siti Siti Shofiyah Suci Cahyati Sumardi, Lalu Sustia Ningsih Syafruddin Syafruddin Thabita, Calistha Ulfatun Hasanah Usniati, Baiq Uswatun Hasanah Wadi, Hairil Yogi, Muhammad Yogi Sandra Yuliatin Yunisca Nurmalisa Zakhira, Dina Zubair , Muh. Zubair, Moh Zubair, Muh.