p-Index From 2021 - 2026
7.932
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Attoriolong Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Jaffray QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Journal of Maritime Empowerment SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Abdiraja BIOCHEPHY: Journal of Science Education Indo-MathEdu Intellectuals Journal Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Waniambey: Journal of Islamic Education Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Journal of Educational Sciences QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Hukum Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Action Research Journal Indonesia (ARJI) Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa TEBAR SCIENCE (Jurnal Kajian Sosial dan Budaya) PESHUM Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

Eksistensi Gua Leang-Leang 2000-2020, Suatu Kajian Sejarah Pariwisata Radiatul, Radiatul; Ridha, M. Rasyid; Ahmadin, Ahmadin
Attoriolong Vol 21, No 2 (2023): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lukisan di Gua Leang-Leang atau di kenal dengan sebutan Goa Leang-Leang. Goa ini merupakan situs bersejarah goa purba di Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan. Taman prasejarah Leang-Leang memberikan gambaran kehidupan manusia masa lampau. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah: untuk mengetahui eksistensi dan menganalisis factor pendukung pengembangan Taman Prasejarah Leang-Leang Kabupaten Maros sebagai destinasi wisata sejarah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: heuristik (pengumpulan data/sumber), kritik sumber, interpretasi atau penafsiran sumber, dan historiografi (penulisan sejarah). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta analisis terhadap data yang diperoleh maka dapat dikatakan bahwa, letak Taman Prasejarah Leang-Leangsangat strategis dengan lingkungan alam yang masih asli kekhawatiran ancaman dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab serta ingin mengeksploitasi bebatuan yang usianya sudah ribuan tahun hanya untuk kepentingan diri sendiri dengan memanfaatkan situasi yang ada menjadi perhatian khusus. Selain itu masih terdapat fasilitas yang perlu adanya pembenahan maupun pemeliharaan demi kenyamanan pengunjung. 
DI/TII di Kaluppini Kabupaten Enrekang 1955-1965, Suatu Kajian Sejarah Sosial Mansur, Sri Indarwati; Ahmadin, Ahmadin; Amirullah, Amirullah
Attoriolong Vol 22, No 1 (2024): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang latar belakang masuknya DI/TII di Kaluppini, aktivitas-aktivitas yang dilakukan gerombolan DI/TII selama berada di Kaluppini serta dampak yang ditimbulkan dari keberadaan DI/TII di Kaluppini. Penelitian ini adalah penelitian sejarah dengan menggunakan metode sejarah, yaitu a) Heuristik artinya mengumpulkan data, b) Kritik yang dilakukan untuk mengetahui keaslian sumber, c) Interpretasi artinya menafsirkan data-data penelitian, d) Historiografi artinya penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DI/TII masuk ke Kaluppini karena letaknya yang strategis dan masih berkembangnya ritual-ritual keagamaan yang dianggap tidak sesuai dengan syariat Islam. Ketika berada di Kaluppini, gerombolan melakukan aksi pembakaran dan penculikan. Mereka juga berupaya menegakkan syariat Islam dengan menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan salat tepat waktu, berzikir dan berinfaq. Kehadiran DI/TII di Kaluppini menimbulkan dampak dalam kehidupan masyarakat khususnya dalam bidang sosial ekonomi serta agama dan budaya. Dalam bidang sosial ekonomi, keberadaan DI/TII mengharuskan warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman dan setelah situasi mulai kondusif, warga kembali ke kampung namun adapula yang menetap. Hal seperti ini menghindarkan masyarakat dari perebutan lahan karena beberapa penduduk sudah pergi. Pasca kehadiran DI/TII, masyarakat mengalami kesulitan karena lahan mereka dirusak sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat harus membeli di pasar. Dalam bidang agama dan budaya, wanita diwajibkan untuk menggunakan jilbab agar aurat mereka tidak terlihat. Selain itu, warga juga dihimbau untuk berzikir serta melaksanakan salat berjamaah. Selama berada di Kaluppini, DI/TII tidak memperhatikan pendidikan masyarakat, lain halnya dengan di Benteng Alla dimana DI/TII menculik guru-guru di sekitar Enrekang untuk mengajar di SR VI Tahun Redak.
Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Dusun Taipa Kabupaten Takalar, 2009-2020. Mustari, Ulul Azmi; Ahmadin, Ahmadin; Patahuddin, Patahuddin
Attoriolong Vol 21, No 2 (2023): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan masyarakat pesisir di Dusun Taipa memilih pekerjaan di sektor perikanan, dan menggambarkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat pesisir di Dusun Taipa. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah sosial ekonomi dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode penelitian sejarah yang mencakup beberapa tahapan, yakni Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwa ada beberapa alasan yang melatar belakangi masyarakat pesisir di Dusun Taipa memilih pekerjaan sebagai nelayan, yakni letak geografis, bangga akan kampung halaman, dan memiliki keahlian mumpuni. Kondisi Sosial-Ekonomi masyarakat pesisir di Dusun Taipa yakni stratifikasi sosial yang ada terbagi dalam 3 tingkatan, yakni nelayan juragan, pekerja dan pemilik. Memiliki pola hubungan kekeluargaan dan Patron-Klien, memiliki beberapa kepercayaan dalam melakukan pekerjaan sebagai nelayan, mengenyam pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, serta  Dalam hal ekonomi, nelayan juragan lebih kaya dibanding nelayan pekerja dan pemilik. Selain itu, sistem barter juga masih didapati pada masyarakat pesisir di Dusun Taipa. Dapat disimpulkan bahwa berlimpahnya sumber daya alam, serta besarnya rasa cinta masyarakat atas laut menjadikan mereka sebagai nelayan yang ahli dibidangnya sehingga memilih berkerja sebagai Nelayan. Untuk kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pesisir di Dusun Taipa memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lainnya, yakni terdapat sekolah dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Selain itu, masih terdapat sistem barter yang berlaku ditengah masyarakat pesisir di Dusun Taipa.
Penerapan Pendidikan Tauhid Pada Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Arrahman Nitu Andryani , Yani; Ihlas, Ihlas; S. Anhar , Ade; Ahmadin, Ahmadin
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v2i2.661

Abstract

Mendidik anak adalah tugas utama serta menjadi tanggung jawab yang sangat besar bagi orang tua di rumah selaku pendidik pertama dalam keluarga serta guru pada saat di sekolah. Anak yang di lahirkan dari orang tua yang baik maka besar kemungkinan akan berpotensi untuk menumbuhkan sifat baik yanag ada pada anak tersebut. Pendidikan tauhid merupakan salah satu hal yang penting untuk di tanamkan sedini mungkin pada anak. Karna pada usia tersebut anak sejatinya sedang mengalami suatu masa keemasan dan peka yang dalam hal ini dapat menentukan pertumhan serta perkembangan anak ke tahap selanjutnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah a) Mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan tauhid pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Arrahman Nitu, b) Menganalisis faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan pendidikan tauhid di Taman Kanak-kanak Arrahman Nitu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Deskriptif Kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pembiasaan dengan menerapkan 6S (senyum, sapa, salam, salim, santun, dan sopan), membisakan membaca do’a baik sebelum maupun sesudah kegiatan pembelajaran, karna dengan hal itu dapat mebentuk anak menjadi pribadi yang hormat,taat, serta sholeh dan sholehah. faktor penghambat pelaksanaan pendidikan tauhid di TK Arrahman Kota Bima yaitu kurangnya tenaga pendidik yang mengakibatkan pendidik kewalahan dalam mengawasi karna banyaknya jumlah peserta didik, orangtua yang acuh tak acuh terhadap tumbuh kembang ketauhidan anak, adapun faktor pendukung pelaksanaan pendidikan tauhid di TK Arrahman yaitu guru selalu memberikan pembiasaan dan sikap yang baik seperti (senyum, sapa, salam, salim, sopan dan santun). Kemudian keadaan lingkungan sekolah yang baik, aman, dan nyaman, dan faktor lingkungan keluarga yang merupakan pendidikan pertama bagi anak untuk mendapatkan keteladanan, sehingga melahirkan kebiasaan-kebiasaan baik terhadap proses tumbuh kembang anak.
Literasi Budaya dan Rekreasi Bagi Peserta Didik di SMP Negeri 3 Galung Kabupaten Barru Khaeruddin, Khaeruddin; Bahri, Bahri; Ahmadin, Ahmadin; Tati, Andi Dewi Riang; Junaeda, St.; Wulandari, Fitria
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v2i2.123

Abstract

Kegiatan literasi budaya dan rekreasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan minat baca para peserta didik di SMP Negeri 3 Galung Kabupaten Barru serta dapat melestarikan kebudayaan lokal yang ada sebagai identitas bangsa. Kemampuan literasi budaya harus dimiliki masyarakat terutama generasi millennial agar tetap mencintai serta melestarikan kebudayaan lokal yang ada sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Implementasi literasi budaya juga dapat digunakan untuk mengatasi disinformasi yang terjadi di dalam kehidupan berbangsa, terutama pada generasi millennial agar bisa mengolah informasi dengan baik serta bisa tetap mencintai dan melestarikan budaya lokal yang dimiliki Indonesia. Permasalahan yang dihadapi peserta didik di SMP Negeri 3 Galung adalah sebagai berikut: (1) kurangnya pemahaman siswa terkait pentingnya literasi, (2) kurangnya sosialisasi terkait implementasi literasi budaya serta cara meningkatkan minat baca. Solusi yang ditawarkan, yaitu pemberian materi terkait pentingnya literasi budaya dan membangun kesadaran siswa akan pentingnya membaca untuk mendukung pembelajaran yang efektif serta literasi budaya dan rekreasi agar bisa tetap melestarikan budaya lokal. Tahap pelaksanaan terbagi atas tiga sesi. sesi pertama yakni pemaparan materi, sesi kedua yakni sosialisasi terkait implementasi literasi budaya sesi ketiga yakni simulasi terkait penerapan seven pillars model atau model yang digunakan untuk menggambarkan tujuh dasar yang harus dimiliki individu untuk mempelajari literasi.
Analysis of Local Culture in Primary School Education Curriculum in Banggai District Salingkat, Suhartini; Lajiba, Saipul Bachri S.; Ahmadin, Ahmadin; Wibowo, Edy
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 15 No 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.2903

Abstract

This study explores the diversity of local cultures in implementing the curriculum in elementary schools in Banggai District, an area rich in distinctive and diverse local cultures. To maintain the noble values ​​of the Indonesian nation, this cultural diversity needs to be preserved and developed through education. One way to make this happen is through utilizing local culture in the curriculum structure, known as local content. This research uses a local cultural analysis approach in the development of the basic education curriculum, with the following stages: first, identification of the curriculum context, which includes an analysis of characteristics, potential, advantages, local wisdom, and regional needs/demands. Second, an analysis of local culture, which will be developed in the basic education curriculum, includes four clusters of local content covering socio-cultural-political, economic, environmental, and other local-specific dimensions. The results of the study indicate that several elementary schools in Banggai Regency have implemented local content subjects in accordance with Banggai Regent Regulation No. 56 of 2017 concerning Local Language Local Content Curriculum (Saluan & Balantak). Based on an analysis of the context and potential of local culture and aspects of basic education curriculum development, several local cultures can be developed, including developing tourist destinations, developing regional languages, developing regional skills and craft industries, and preserving regional arts and sports.
CREATIVITY OF DRIVING TEACHERS IN DEVELOPING STUDENTS' SOCIAL-EMOTIONAL COMPETENCE (SEC) ON AN INDEPENDENT LEARNING CURRICULUM Cahyati, Cucu; Ahmadin, Ahmadin; Ramadhan , Syahru
Waniambey: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the creativity of the driving teacher in developing students' social and emotional competencies in the Merdeka curriculum at State Primary school 21 Tolomundu, Bima City. The mobilising teacher has an important role in improving the quality of teaching and learning, as well as in developing students' character and creativity. In the Merdeka curriculum, mobilising teachers are expected to act as agents of change who facilitate the exchange of ideas, provide support for fellow teachers, and build an inclusive and supportive learning environment. In this research, mobilising teachers in Bima are equipped with the skills and knowledge needed to lead change in teaching and learning practices. through this research, the author uses a type of qualitative research with a descriptive approach, which aims to reveal symptoms in a holistic-contextual manner through data collection from a natural setting by utilising the author as a key instrument. The key information in this research is the school principal, teacher activists and students at the State Primary school 21 Tolomundu, Bima City. To collect data the author conducted observations, interviews and documentation.  After collecting the data the author directly analyses the data. Based on the results of the study, it shows that increased awareness and understanding of the importance of social and emotional competence, improved student skills in managing emotions, communicating, and working together, changes in school culture towards a more inclusive environment, and improved teaching quality and student engagement. The impact is not only felt at school, but also has the ability to improve the quality of life of students more broadly
Pendekatan Teori Pendidikan Anak Antara Ibnu Sina dan Jean Piaget: Pendekatan Kognitif dan Holistik Ahmadin, Ahmadin
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 3 No 1 (2025): Mandalika Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v3i1.191

Abstract

The main problem in this study is the low learning outcomes of students in the PKn subject To solve the problem of applying a Values Clarivication Technique (VCT) learning method through Public Interview Techniques. With the aim of finding out the Improvement of Student Learning Outcomes with the Values Clarivication Technik (VCT) Method Through Public Interview Techniques in Civic Education Subjects in grade VII of SMP Negeri 1 Bokan Islands, Banggai Laut Regency. The research used is Classroom Action Research, The design of this class action research refers to the Hopkins Model which is carried out in two cycles and each cycle consists of 4 stages, namely planning (planning), acting (acting), observing (observing) and reflecting (reflecting) in each cycle. This research was conducted in grade VII. Based on the results of the action test, there was an increase in student learning outcomes. Starting from the initial test to the final test of the second cycle of action. The increase can be seen from 62.76% in the first cycle and 90.11% in the second cycle. For the results of student and teacher observations, there was an increase from cycle I to cycle II. The increase can be seen from the observation of students from 41% in cycle I to 88% in cycle II, and the increase in teacher observation results can be seen from 34% in cycle I to 89.3% in cycle II. This shows that the application of the Values Clarivication Technik (VCT) Learning Method Through Public Interview Techniques on the Subject of Indonesian Foreign Policy can improve the learning outcomes of PKn students of Class VII of SMP Negeri 1 Bokan Islands, Banggai Laut Regency.
Perlindungan Hukum Kekerasan Seksual terhadap Anak oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Ahmadin, Ahmadin; Sujana, Jana; Karmila, Karmila; Migu, Didimus; Stephen Laoemuri, Jhon; Agusta Fahlevie, Rinaldi
Jurnal Hukum Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Hukum Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jhi.v3i2.708

Abstract

Banyaknya informasi di media massa mengenai kekerasan seksual terhadap anak telah mengejutkan Masyarakat. Kasus kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi fenomena yang sangat memprihatinkan dikalangan masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keterbukaan dari pihak anak itu sendiri dan Masyarakat yang tidak melapor. Fakta menunjukkan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak semakin meningkat, kekerasan ini tidak hanya dilakukan oleh orang lain, namun kekerasan seksual tersebut dapat terjadi di lingkungan keluarga, Serta dianggap sebagai orang-orang yang dikenal dan dekat dengan korban. Maka untuk mengakomodir, melindungi serta menjaga setiap laporan, keterangan yang disampaikan perlu adanya perlindungan yang diberikan oleh lembaga hukum yaitu Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) , sehingga dalam Penelitian penulis akan menguraikan atau membahas mengenai kekerasan seksual terhadap anak serta bagaimana bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) sebagaimnana yang dimuat dalam Undang-Undang Nomor 31 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi Dan Korban. Dalam rangka menganalisis masalah tersebut tulisan ini menggunakan pendekatan atau paradigma yuridis normative, Dimana pembahasan dalam tulisan ini akan mengedepankan pendekatan konseptual (conceptual Aprroach) dan peraturan perundangan-undangan (statute Approach). Tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam tulisan ini yaitu dengan mengunakan studi kepustakaan berupa bahan sekunder yang berkaitan kekerasan seksual terhadap anak dan Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban. Hasil penelitian ini berusaha untuk menjelaskan bagaimana kekerasan seksual terhadap anak, dampak kekerasan seksual serta perlindungan hukum yang didapatkan atau diberikan oleh Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) terhadap korban kekerasan seksual itu sendiri.
The Implementation of Islamic Religious Education as A Preventive Measure Against Promiscuity Fauzi, Arif; Ahmadin, Ahmadin; Jamilah, Sri
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v6i1.11308

Abstract

This research aims to analyze the implementation of Islamic Religious Education as an effort to prevent promiscuity at SMA Negeri 1 Belo. The main issue raised is the role of Islamic Religious Education in shaping students' character and preventing promiscuous behavior that can be detrimental to their development. This research uses a qualitative approach with a case study method, where data is collected through observation, interviews and documentation. The research results show that the implementation of Islamic Religious Education at SMA Negeri 1 Belo has had a positive impact in preventing promiscuity, despite challenges such as the influence of social media and lack of parental involvement. The main supporting factors are the active role of teachers, routine religious activities, and support from the school environment, while inhibiting factors include limited interesting learning methods and lack of external supervision. This research suggests the need to strengthen cooperation between schools, parents and the community to optimize efforts to prevent promiscuity through Islamic Religious Education.
Co-Authors Abd Rahman Abdul Haris Abdul Rahman Abdul Syukur Abni, Ahmad Ade S. Anhar Agusta Fahlevie, Rinaldi Akbar, Abyan Daffa Al Islami, Achmad Idrus Alfiniyah, Cicik Alvira, Evi Amirullah -, Amirullah Ananda, Sri Devi Andryani , Yani ARIF FAUZI Arsaf, Nur Fajar Ashari Ashari Asiah Asiah Asmunandar, Asmunandar Ayubi, Adim Isral Azis, Nurafifahtul Khasanah Bahri bahri Baiq Sri Handayani Bakhtiar Bakhtiar Baso Intang Sappaile, Baso Intang Cahyati, Cucu Dahlia Pinem Dandi Bahtiar Darmayanti, Dyan Paramitha Darminto, Ardianto Raharjo Desy Ningsih Komalasari Dewi Lestari Didit Haryadi Edy Wibowo Endang Kurniawati, Endang Fachry Abda El Rahman Fatmawati, Fatmawati Fatwa, Magfirah Eka Firdaus, Muhammad Aryan Fitra Widya Wati Fitri, Novita Mariana Fitria Wulandari H, St Hasmawati Hajar, Nurfahmi Haryono, Haryana Hasana , Fauziatul Hendra Hendra Hidayat, Sugih Akbar Ibrahim Ibrahim Ichwan Erlangga Ruhushandy Iftitah, Iftitah Ihlas, Ihlas Ishak, Wahyudi Ita Musfirowati Hanika Jamilah, Sri Jejen, Atep Jumadi Jumadi Junaeda, St. Junaedy Junaedy Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. karmila karmila Khaeruddin Khaeruddin La Ode Sidu Marafad, La Ode Sidu Lajiba, Saipul Bachri S. Liana, Lastri Lindawati Lindawati LUKMAN, LUKMAN M. Rasyid Ridha Malihu, La Mansur, Sri Indarwati MASITHA, DEWI Migu, Didimus Misbawati, Misbawati Muh. Akhyar Al Haris All Muhammad Rasyid Ridha Mulyadin, Wahyu Musfira, Nurul Muslim Muslim Mustari, Ulul Azmi Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Natri, Siti Nazifa, Syuhada Nur, Ahmad Nuraini Nuraini Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurnenongsih, Nurnenongsih Nuryadin, AM. Alfauzan Putri, Jovita Oktaviani Putri, Muspira Riana Radiatul, Radiatul Rahmat, Andika Ramadhan , Syahru Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Rifal, Rifal Rifal, Rifal Rostinah Rostinah, Rostinah S, Nurul Dwiayu Sanur, Ilham Samudra SATRIYAS ILYAS Setiamin, Asnah Sofyan, Hady sriwahyuni Sriwahyuni Stephen Laoemuri, Jhon Suhartini Salingkat Sujana, Jana Sukma, Izza Melati Sulfiah, Sulfiah sumardin, sumardin Syachrir, Khumaerah Syahru Ramadhan Syamsiar, Syamsiar Syamsu A Kamaruddin Syarief, Syarifuddin Tamrin, Sopian Tati, Andi Dewi Riang Wahyudin, Mokhammad Wardani, Happy Kusuma Wulandari, Satria Yulia Hastuti, Yulia Zulkifli Zulkifli