Claim Missing Document
Check
Articles

BUDIDAYA KERANG HIJAU SEBAGAI AGEN BIOFILTER PADA PERAIRAN DESA BATU NAMPAR, LOMBOK TIMUR Nanda Diniarti; Nunik Cokrowati
Jurnal Abdi Insani Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teluk Ekas merupakan kawasan minapolitan yang ada di pulau lombok. Skala budidaya yang terdapat di sana adalah intensif. Desa Batu Nampar merupakan desa yang ada di Teluk Ekas. Penduduk di Desa Batu Nampar mempunyai usaha budidaya ikan. Budidaya secara intensif memberikan beberapa pengaruh kepada perairan, salah satunya adalah masukan berupa sisa pakan. Pakan yang tersisa didekomposisi menjadi bahan penyusunnya. Proses dekomposisi pakan akan menambah kekeruhan di perairan. Untuk mengurangi kekeruhan dapat menggunakan biofilter berupa moluska yang termasuk filter feeder. Kerang hijau merupakan anggota moluska yang dapat digunakan sebagai biofilter. Budidaya kerang hijau di perairan Teluk Ekas dapat menurunkan nilai kekeruhannya. Selain itu budidaya kerang hijau dapat sebagai budidaya sampingan atau alternatif. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2015 bertempat di Balai Desa Batu Nampar. Setelah dilakukan pelatihan tentang budidaya kerang hijau tanggapan yang sangat baik diberikan oleh para pembudidaya kerapu atau lobster. Hal ini ditandai dengan banyaknya pertanyaan untuk dapat mengetahui secara detail budidaya kerang hijau. Budidaya kerang hijau dapat dilaksanakan bersaman dengan kerapu/lobster pada karamba Jaring Apung. Selain itu kerang hijau mendapatkan bibit dari alam dan mencari makan dari alam pula.
PELESTARIAN DAN PENGAWETAN SUNGAI SIDUTAN MELALUI PENERAPAN PEDOMAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI DESA SANTONG LOMBOK UTARA Nanda Diniarti; Nunik Cokrowati Cokrowati; Dewi Nur’aeni Setyowati
Jurnal Abdi Insani Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Santong merupakan desa yang berbatasan dengan Kawasan Rinjani Barat. Dimana pada kawasan ini merupakan daerah tangkapan hujan dan terdapat banyak sumber air. Sumber air yang melintasi Desa santong adalah Sungai Sidutan. Sungai Sidutan terdapat PLTMH Santong yang menyuplai kebutuhan listrik selain itu masyarakat sekitar sungai juga masih menggunakan sungai sebagai tempat MCK. Kegiatan ini akan berakibat buruk pada biota akuatik yang mendiami sungai serta kesehatan manusia. Oleh karena itu perlu penyuluhan pada masyarakat yang mendiami sekitar sungai tentang langkah pelestarian dan pengawetan sumber air yakni Sungai sidutan serta penerapan PHBS sehingga didapatkan kehidupan yang berkualitas. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 8 November 2016 bertempat pada aula Desa Santong. Sambutan hangat didapatkan dari penduduk. Mereka sangat butuh dengan edukasi tentang pelestarian lingkungan terutama tentang sungai. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan tentang pelestarian dan pengawetan sungai Sidutan sangat membantu masyarakat Desa Santong dalam hal ini menggugah kesadaran mereka akan perlunya melestarikan dan hidup selaras dengan alam. Penduduk Santong juga berharap tim pengabdian kana datang kemabli dengan memberikan pengetahuan tentang budidaya ikan di dataran mediaum seperti santong.
PENINGKATAN PRODUKSI RUMPUT LAUT MELALUI METODE PENINGKATAN PERTUMBUHAN DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT NUSA TENGGARA BARAT Nunik Cokrowati; Nanda Diniarti; Dewi Nuraeni Setyowati; Edi Sulman
Jurnal Abdi Insani Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pengembangan budidaya rumput laut di perairan Desa Kertasari cukup menjanjikan, bahkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Pola perkembangan produksi rumput laut yang berbeda setiap bulan disebabkan kondisi iklim yang tidak menentu yaitu suhu udara dan suhu perairan yang tinggi. Penurunan produsi rumput laut juga disebabkan rendahnya kualitas bibit yang digunakan, bibit yang digunakan adalah bibit yang berulang digunakan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan produksi rumput laut dengan menggunakan metode peningkatan pertumbuhan. Metode tersebut adalah aplikasi pemberian ekstrak Sargassum aquifolium pada bibit rumput laut. Metode kegiatan ini adalah aplikasi secara langsung teknologi ke pembudidaya dan demplot aplikasi teknologi tersebut. tahapan pelaksanaan aplikasi tersebut adalah persiapan konstruksi patok dasar, pembuatan ekstrak Sargassum aquifolium, pengikatan bibit, perendaman bibit, penurunan bibit ke patok dasar dan pemeliharaan. Aplikasi pemanfaatan ekstrak Sargassum aquifolium pada rumput laut, dapat meningkatkan pertumbuhan rumput laut di desa Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat. Pembudiaya dapat menerapkan teknologi tersebut dengan mudah dan dapat menjadi solusi atas permasalahan budidaya rumput laut yang mereka hadapi.
TEKNOLOGI BUDIDAYA KUDA LAUT SKALA RUMAH TANGGA Dewi Nur'aeni Setyowati; Nanda Diniarti; Nunik Cokrowati
Jurnal Abdi Insani Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuda laut merupakan komoditas budidaya yang memiiiki nilai jual tinggi (Rp. 7.000.000/kg), permintaan tinggi serta komoditas ini dapat dipelihara dalam waktu relalif singkat kurang dari 1 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Bntunampar Selatan, Kabupater Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan kepada masyarakat, introduksi budidaya kuda laut skala rumah tangga dengan demplot di mitra, serta pembinaan. Hasii demplot menunjukkan bahwa kuda laut dapat dipelihara dalam bak skala rumah tangga.
INTRODUKSI TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN DAN BERKELANJUTAN DI WADUK PANDANDURI DESA EMBUNG RAJA Nanda Diniarti; Dewi Nur'aeni Setyowati
Jurnal Abdi Insani Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Mbung Raja merupakan salah satu desa yang digenangi oleh waduk Pandanduri. Adanya waduk ini membuat banyaknya timbul para pembudidaya ikan baru. Pembudidayaan ikan yang dilakukan adalah dengan sistem Karamba Jaring Apung. Banyaknya jumlah karamba jaring apung menimbulkan konflik antara pengelola waduk Pandanduri dengan para pembudidaya ikan. Untuk menghindari konflik lebih lanjut, maka perlu dilakukan penanbahan pengetahuan bagi pembudidaya tentang waduk dan cara membudidayakan ikan di perairan umum yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan dua tahap yaitu: penyuluhan kelompok masyarakat dan pembinaan. Penyuluhan dilaksanakan pada Tanggal 8 Desember 2017. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan dengan tema budidaya ikan di perairan umum ramah lingkungan dan berkelanjutan di Desa Mbung Raja menambah pengetahuan tentang budidaya ikan tawar dan zonasi waduk. Masyarakat Mbung Raja berharap tim penyuluhan dapat menjembatani konfiik meraka dengan otoritas waduk Pandanduri, meneliti daya dukung perairan waduk untuk budidaya dan berharap PS Budidaya Perairan Unram mau membuat demplot KJA sebagai tempat menambah keterampilian mereka dalam bidang budidaya ikan air tawar.
SOSIALISASI KEDALAMAN YANG OPTIMAL BAGI PERTUMBUHAN DAN KUALITAS RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii DI DESA EKAS BUANA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nanda Diniarti; Dewi Nur’aeni Setyowati; Ayu Adhita Damayanti; Muhamad Junaidi; Ibadur Rahman
Jurnal Abdi Insani Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teluk ekas merupakan sentra budidaya perikanan yang ada di pulau Lombok. Ekas buana merupakan salah satu desa yang berbatasan wilayahnya dengan Teluk Ekas. Mayoritas masyarakat Desa Ekas buana merupakan para pembudidaya rumput laut jenis Eucheuma cottonii. Dimana Keterampilan budidaya rumput laut didapatkan secara otodidak dan terun temurun sehingga sebagian besar tidak mengerti tentang teknik budidaya yang baik dan benar. Oleh karena itu perlunya masyarakat Desa Ekas Buana diberikan penambahan ilmu budidaya rumput laut. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 3 bulan. Masyarakat sasaran adalah para pembudidaya rumput laut di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru. Metode yang digunakan adalah pendidikan orang dewasa. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan dengan tema pengkayaan pengetahuan pembudidaya rumput laut tentang kedalaman yang optimal bagi pertumbuhan dan kualitas rumput laut Eucheuma cottonii di Desa Ekas Buana lombok timur telah menambah pengetahuan mereka akan kedalaman optimal untuk budidaya rumput laut yang baik agar dapat menghasilkan kualitas yang baik. Selain itu masyarakat disadarkan bahwa perilaku menjaga kelestarian dan kebersihan pantai akan mendukung kegiatan budidaya yang mereka lakukan.
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN PILUS DENGAN FORTIFIKASI RUMPUT LAUT Salnida Yuniarti Lumbessy; Nunik Cokrowati; Nanda Diniarti; Dewi Nur’aeni Setyowati; Rahmi Sri Ramadhani
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i3.279

Abstract

Kelompok Usaha Bersama “Garing Seledri” dan “Daun Singkong” merupakan bentuk perkumpulan kegiatan warga di Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur yang melakukan kegiatan pengolahan kerupuk sejak tahun 2010 dengan potensi produksi kerupuk rata-rata 1 kwintal setiap kali produksinya. Namun produksi kerupuk tersebut masih berdasarkan atas pesanan sehingga kegiatan produksi tidak dilakukan setiap hari. Akibatnya masih banyak waktu luang yang dimiliki oleh ibu-ibu yang sebenarnya bisa mereka manfaatkan untuk kegiatan produksi selain kerupuk tersebut, seperti produksi pilus rumput laut. Untuk itu, usaha pengenalan produk “pilus rumput laut” yang akan dilakukan melalui kegiatan pengabdian ini bisa menjadi alternatif produksi bagi ibu-ibu di desa Toya pada saat tidak melakukan produksi kerupuk. Pengolahan pilus rumput laut menjadi pilihan dalam kegiatan ini karena fasilitas yang digunakan untuk produksinya sama dengan yang digunakan dalam pembuatan kerupuk sehingga diharapkan dengan fasilitas yang ada maka mitra dapat menghasilkan produk yang bervariasi (kerupuk dan pilus rumput laut). Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan alih pengetahuan dengan aktif memberikan pembelajaran, pelatihan dan pendampingan kegiatan produksi pilus rumput laut. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi pendampingan, rancang bangun dan pelatihan produksi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini adalah bertambahnya pengetahuan mitra dalam membuat pilus rumput laut dan hasil produksi yang lebih baik
EDUKASI NILAI GIZI IKAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN OLAHAN BERBAHAN BAKU IKAN TONGKOL nanda diniarti; Nunik Cokrowati; Dewi Nur’aeni Setyowati; Alis Mukhlis
Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v7i1.300

Abstract

Desa Batunampar merupakan salah satu desa pesisir yang 90% masyarakatnya merupakan nelayan. Tersediannya ikan konsumsi tidak dengan otomatis anak-anak di Desa batunampar mengkonsumsi ikan dan olahannya, sehingga dengan mudahnya anak-anak menyenangi mie dan makanan selingan/cemilan di warung. Ketidakberagamnya cemilan sehari-hari maka akan mendorong anak-anak mengkonsumsi cemilan yang tidak sehat yaitu berpengawet, kadar penyedap yang tinggi dan rendah nilai gizi. Maka dianggap perlu diadakan pilihan cemilan sehat yang bisa disediakan di rumah dari hasil tangkapan setempat. Dimana ikan tongkol merupakan tangkapan yang selalu ada di setiap musim dan melimpah. Ikan tongkol memiliki nilai gizi yang baik dan mudah untuk dikreasikan menjadi cemilan sehat dan disukai anak-anak. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi gizi ikan dan memberikan keterampilan membuat makanan olahan dari ikan tongkol yaitu risoles dan presto tongkol. Metode yang digunakan dikegiatan ini adalah praktek langsung membuat risoles tongkol dan presto tongkol serta memberikan pengetahuan nilai gizi dan manfaat mengkonsumsi ikan. Penjelasan nilai gizi ikan dilakukan dengan cara memberikan penjelasan secara langsung dan memberikan contoh pada aktifitas sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor desa Batunampar Selatan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Peserta kegiatan sebanyak 28 orang terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja putri. Olahan makanan yang dibuat adalah tongkol presto dan risoles tongkol. Risoles dan tongkol presto dipilih karena mudah dibuat, nilai gizi tinggi, dan memperlama masa simpan. Selain untuk menyediakan cemilan rumahan hasil produksi dapat dijual ke luar desa sehingga menambah pendapatan rumah tangga nelayan. Hasil pelaksanaan kegiatan ibu-ibu telah bertambah pemahaman tentang gizi ikan dan telah bisa mengolah dan mengkreasikan olahan berbahan dasar ikan tongkol.
PERBAIKAN SISTEM BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DESA SERIWEH KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nunik Cokrowati; Dewi Nur’aeni Setyowati; Nanda Diniarti; Alis Mukhlis
Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v7i3.354

Abstract

Budidaya rumput laut Kappaphycuz alvarezii di desa Seriwe merupakan mata pencaharian sebagian masyarakat. Sejak tahun 2016, hasil panen menurun, pertumbuhan menurun dan rumput lautemakin mengecil. Sehingga diperlukan solusi atas permasalahan tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperbaiki sistem budidaya rumput laut di Desa Seriweh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Seriweh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah demplot dan pendampingan secara langsung pada satu siklus budidaya rumput laut selama 45 hari. Hasil kegiatan ini meliputi beberapa tahapan yaitu tahap-1 brain storming dan berdiskusi dengan pembudidaya mengenai permasalahan budidaya rumput laut yang sedang dihadapi saat ini. Pada tahap kedua adalah tim kegiatan menyimpulkan permasalahan inti yang terkait dengan teknik budidaya rumput laut dan menyusun solusi permasalahan yang tepat berdasarkan kajian ilmiah. Tahap-3 penyampaian solusi permasalahan ke pembudidaya serta mendiskusikannya. Tahap-4 dilakukan persiapan konstruksi budidaya dan penyediaan bibit. Tahap -5 adalah demplot budidaya rumput laut hasil kultur jaringan dengan metode longline dan rakit apung. Kesimpulan kegiatan ini adalah perbaikan sistem budidaya rumput laut di seriwe telah dilakukan dengan cara menambah lokasi budidaya di perairan dusun Semirang dengan menggunakan metode longline. Perbaikan sistem budidaya juga dilakukan dengan cara menggunakan bibit rumput laut hasil kultur jaringan.
MASKULINISASI IKAN CUPANG (Betta Sp.) MENGGUNAKAN AIR KELAPA MELALUI METODE PERENDAMAN EMBRIO DENGAN LAMA WAKTU YANG BERBEDA Mega Selfiaty; Nunik Cokrowati; Nanda Diniarti
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 10, No 1 (2022): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v10i1.15732

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisa lama waktu perendaman terbaik embrio menggunakan air kelapa terhadap maskulinisasi ikan cupang (Betta Sp.). Penelitian ini dilakukan selama 45 hari, terhitung dari tanggal 20 Juni 2021 sampai dengan tanggal 7 Agustus 2021 bertempat di Labrotarium Basah Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Hewan uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu embrio ikan cupang yang berumur 28 jam. Rancangan penelitian yang diterapkan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu : P1 (tanpa perendaman / 0 jam), P2 (perendaman 6 jam), P3 (perendaman 12 jam), dan P4 (perendaman selama 18 jam). Embrio ikan cupang direndam dalam air kelapa dengan dosis 10%/L. Pengamatan persentase jantan dilakukan pada saat ikan cupang berumur 45 hari dengan cara mengidentifikasi ciri seksual sekunder. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah persentase ikan cupang jantan pada perlakuan P1 yaitu 58,34%, P2 dengan hasil 82,40%, P3 sebesar 83, 69% serta P4 yaitu 74,97%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan air kelapa dalam maskulinisasi ikan cupang (Betta splendens) menggunakan metode perendaman embrio dengan lama waktu yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap tingkat persentase ikan cupang jantan, akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan cupang. Perlakuan persentase ikan jantan terbaik didapatkan pada perlakuan P3 dengan lama waktu perendaman 12 jam yaitu sebesar 83,69%.Kata kunci : air kelapa, embrio, ikan cupang, maskulinisasi
Co-Authors ., Nurhariati Abd Saddam Mujib Abidin, Z Adiningsih, Baiq Endang Aini, Nila Robiatul Al-Muhatir R., Lalu Sepi Alis Mukhlis Amalia Febriani Amrina Rossada, Rizky Andika Gumilang Kushayadi Andre Rachmat Scabra Andre Rachmat Scrabra Anggeni, Prawita Apri Imam Supii Apriliyanti, Fisma Josara Apriyan, Imam Eka Arbi Tarmizi Ardana, Putu Pande Nico Ardi Ikhsan Arfatunnisa Arziahningsih Arziahningsih Asri, Yuliana Atta Mullah Ayu Adhita Damayanti Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Bangun Bangun Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Damai Diniariwisan Dewi N. Setyowati Dewi Nu'Aeni Setyowati Dewi Nur'aeni Setyowati Dewi Nuraeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi, Dian Ayu Candra Diamahesa, Wastu Ayu Dian Ayu Candra Dewi Diaz Asa Gusmi Diniariwisan, Damai Dwiyanti , Septiana Dwiyanti, Septiana Edi Sulman Edi Sulman Fadillah Fadillah Fajrianti Dwi Kurnia Fariq Azhar Fariq Azhar Febriani, Amalia Fisma Josara Apriliyanti Fitri, Miftahul Fitriani, Syawalina Fuji Zakiyah Gusmi, Diaz Asa Hadi, Sopiyan Hasna, Nurul Hasyiati Aini Helmiana, Baiq Hery Widijanto Husnul Ayu Juniarti I Wayan Sutresna Ifla Afifilah Iin Farliani Imam Eka Apriyan IRAWATI, BETARI ATHIYAH Jamal Basmal, Jamal Jayusri, Jayusri Juliana, Fita Junaidi, Muhammad Kholilah, Nenik Kushayadi, Andika Gumilang Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Jaye Warse Lalu Sepi Al-Muhatir R. Lalu Sofyan Satria Jaya Lizawati, Baiq Lora Santika Luh Putu Ratna Sundari Lumbessy, Salnida Yuniarti M Junaidi, M Maolana, Arman Marzuki Marzuki Maulana, Rona Mega Selfiaty Mochammad Amiri Mohammad Junaidi Muhamad Junaidi Muhammad Ilham Fasya Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Muhammad Supiandi Mukhlisatun mullah, atta Mulyani, Laily Fitriani Nada, Qothrun Ningrum, Rema Apria Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Cokrowati Nur Rahmawati Nur Safitri , Septiya Nur’aeni setyowati, Dewi Nurhariati . Nuri Muahiddah Nurliah Buhari, Nurliah nurul safitri Paryono Paryono Paryono Pratiwi, Dwi Indah Prawita Anggeni Putra Wirasakti Wirasakti Putu Pande Nico Ardana Raden Oki Suendi Rafiah, Siti Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahman, Ibadur Rahmi Sri Ramadhani Rangga Idris Affandi Rasuliyanasari , Maviroh Regina Burhani Rhojim Wahyudi Rina Rosnawati Rinto Basuki Rizka Diniantari Rayes Rosalina, Ananda Rovi Ratna Sari Rusmin Nuryadin S Sukiandi Sadikin Amir Safitri, Wiwin Sahrul Alim Saptono Waspodo Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiya Nur Safitri Setyono, Bagus Dwi Setyowati, Dewi Nur'aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Siambaton, Ucok Natanael Haposan Sitti Hilyana Suendi, Raden Oki Sumsamto, Muhammad Sunaryo Sunaryo SUWARTI Tarmizi, Arbi Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani W Wulandari Wardani, Ria Tri Wila Lailatul Hulpa Wilda Safitri Wirasakti, Putra Wirasakti Wiwin Safitri Woro Kusumaningtyas Perwitasari Wulandari, Baiq Retno Yasir Yeni Puji Lestari Lestari Yonita, Nuansa Azma Yuliana Asri Yuliana Asri Yuniarti Lumbessy, Salnida yunita ananda Zaenal Abidin Zaenal Abidin zakiyah, fuji