p-Index From 2021 - 2026
6.083
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Pendas mahakam : jurnal pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar Dinamika Ilmu Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Journal on Education JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Instructional and Development Researches Indonesian Journal of EFL and Linguistics Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Arfannur: Journal of Islamic Education DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan Southeast Asian Journal of Islamic Education Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Studies Borneo Journal of Language and Education Borneo Journal of Science and Mathematics Education Borneo Journal of Primary Educaton Journal of Artificial Intelligence and Digital Business BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Indonesian Research Journal on Education PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science JIMPI: Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Islam Journal of Social Science Utilizing Technology Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Social Science Utilizing Technology EDUKASI Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity IJoEd: Indonesian Journal on Education SIMAS JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Mappesona
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Focus Group Discussion (FGD) dalam Meningkatkan Keaktifan Mahasiswa pada Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Yuniarti, Yuniarti; Bahrani, Bahrani; Kamilah, Siti
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.664

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam perkuliahan pada mata kuliah Psikologi Pendidikan dengan penerapan metode Focus Group Discussion (FGD) mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Kota Balikpapan semester tiga. Penelitian menggunakan pendekatan Classroom Action Research yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 mahasiswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi, sedangkan instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas mahasiswa selama proses perkuliahan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan mahasiswa meningkat pada siklus I sebesar 65,26% pada siklus II meningkat hingga 88,42% Peningkatan tersebut disebabkan oleh semakin terbiasanya mahasiswa mengikuti alur FGD serta adanya kompetisi positif antar kelompok. Dengan demikian, penerapan metode FGD terbukti efektif dalam mendorong partisipasi mahasiswa secara aktif dan meningkatkan kualitas perkuliahan. Metode ini dapat dijadikan alternatif strategi perkuliahan yang mampu menciptakan suasana perkuliahan yang interaktif, partisipatif, serta dapat mengembangkan kemampuan berpikir mahasiswa.
Refleksi Belajar Siswa Dalam Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta Nurvayanti, Nanik; Bahrani, Bahrani; Sukamto, Agus
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.666

Abstract

Penelitian ini mengkaji refleksi belajar siswa dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Aliyah (MA) Al-Falah, Penajam Paser Utara. Kurikulum ini menekankan nilai empati, self-compassion, dan peer-caring yang bertujuan mengembangkan karakter siswa agar seimbang secara spiritual, sosial, dan intelektual. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pengumpulan data melalui survei, wawancara semi-terstruktur, observasi, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi belajar secara sistematis meningkatkan kesadaran metakognitif, evaluasi diri, dan internalisasi nilai-nilai kasih sayang, empati, dan tanggung jawab sosial. Lingkungan belajar yang ramah anak dan aman secara psikologis, didukung oleh perhatian serta dukungan guru, memfasilitasi terciptanya suasana refleksi yang autentik dan transformatif. Implementasi kurikulum ini juga mendorong motivasi intrinsik dan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran, memperkuat kedisiplinan dan kualitas akademik sekaligus pembangunan karakter. Penelitian ini memberikan kontribusi penting pada pengembangan pendidikan holistik dan inklusif yang mengintegrasikan aspek spiritual, emosional, sosial, dan intelektual. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah pengembangan instrumen refleksi yang sesuai dengan nilai Kurikulum Berbasis Cinta dan pelatihan guru untuk mengoptimalkan fasilitasi refleksi siswa dalam berbagai konteks pendidikan.
Internalisasi Metode Ilmiah Melalui Kegiatan Kolaborasi Diskusi Kelompok dan Presentasi Makalah Hidayah HB, Nur; Bahrani, Bahrani; Amri, Amri
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.668

Abstract

Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed methods) yang bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan metode ilmiah melalui diskusi kelompok dan presentasi makalah dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dasar bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di STITBA Balikpapan dengan 27 subjek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Observasi dilakukan selama proses pembelajaran untuk mengamati partisipasi dan keterlibatan mahasiswa. Kuesioner dengan skala Likert 1–5 dibagikan kepada mahasiswa untuk mengukur empat dimensi: partisipasi, pemahaman konseptual, pemecahan masalah, dan keterampilan presentasi. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif dengan menghitung mean dan standar deviasi, sedangkan data kualitatif dari observasi dan wawancara dianalisis secara tematik untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ilmiah melalui diskusi kelompok dan presentasi makalah meningkatkan partisipasi mahasiswa (mean = 4,11), pemahaman konseptual (mean = 3,89), kemampuan pemecahan masalah (mean = 4,04), dan keterampilan presentasi (mean = 4,11). Data observasi menunjukkan bahwa mayoritas kelompok aktif terlibat dalam diskusi dan mampu menyusun makalah mereka sesuai dengan struktur ilmiah. Hasil wawancara mengkonfirmasi tiga tema dominan: peningkatan keterlibatan aktif, keterampilan berpikir kritis, dan kebutuhan untuk memperkuat keterampilan presentasi. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan metode ilmiah dalam tugas pemecahan masalah sederhana efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Alamia Dasar, meskipun terdapat beberapa tantangan seperti kebutuhan akan pelatihan tambahan dalam desain slide dan manajemen waktu.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi Peserta Didik Sukarni, Sukarni; Bahrani, Bahrani; Fatimah, Siti; Kamaruddin, Kamaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana implementasi Kurikulum Merdeka berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada beberapa sekolah pelaksana Kurikulum Merdeka di Kalimantan Timur. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan ruang lebih luas bagi guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, mengoptimalkan projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan merancang alur pembelajaran yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan siswa. Implementasi tersebut terbukti mendorong peningkatan kemampuan membaca pemahaman, berpikir kritis, serta pemecahan masalah matematis. Meski demikian, penelitian juga menemukan beberapa tantangan, khususnya terkait kesiapan guru dalam mengadaptasi paradigma baru, keterbatasan sarana penunjang, dan kebutuhan pendampingan berkelanjutan. Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka memiliki potensi signifikan untuk memperkuat literasi dan numerasi apabila ditopang pelatihan yang memadai dan kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan.
Integration of Islamic Values in Learning Evaluation to Improve the Quality of Islamic Education Farihin, Achmad; Bahrani, Bahrani
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 8 No 2 (2025): Southeast Asian Journal of Islamic Education, December 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v8i2.10571

Abstract

Learning evaluation is a central component in determining educational quality; however, evaluation practices in Islamic education often remain dominated by cognitive and summative orientations, limiting their ability to support holistic educational goals. This study explores the integration of Islamic values into learning evaluation as a strategy for improving the quality of Islamic education. Using a qualitative literature review, this research analyzes and synthesizes findings from 20 selected national and international journal articles on learning evaluation, Islamic education, and value-based assessment. Data were examined through descriptive tabulation and thematic analysis to identify dominant patterns and conceptual relationships. The findings reveal that learning evaluation in Islamic education is gradually shifting toward more holistic practices that integrate cognitive, affective, and spiritual dimensions. The integration of Islamic values, such as honesty, responsibility, discipline, and moral integrity, enables evaluation to function not only as a technical measurement tool but also as a pedagogical and moral process that supports character formation. Evidence from program evaluation, instructional assessment instruments, and subject-based learning indicates that value-based evaluation can be applied across educational levels and disciplines. This study concludes that integrating Islamic values into learning evaluation is a foundational approach to strengthening the quality of Islamic education by aligning academic achievement with ethical and spiritual development.
Reflections on Academic Leadership: Between Innovation, Resistance, and Students Freedom Armadi, Samsu; Bahrani, Bahrani
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Changes in academic leadership often bring complex dynamics. The author's experience as head of a study program provided a space for reflection on how innovation can trigger internal resistance when different paradigms collide. Efforts to provide academic freedom to students—especially in determining thesis topics and types of research—became a point of friction with some lecturers who still maintained old patterns. This article explores these empirical experiences in a narrative-analytical format, combining personal reflections with theoretical frameworks on academic leadership, scientific freedom, and the dynamics of university bureaucracy. Using a reflective qualitative approach, the article outlines five main focuses: innovation, resistance, internal conflict, leadership under pressure, and academic freedom as a student right. The findings suggest that innovation often requires challenging negotiations within organizational culture, while resistance can open the door to more constructive dialogue when managed appropriately. The article concludes with recommendations for strengthening more supportive, adaptive, and humanistic academic leadership.
Educational Management in Mosque-Based Institutions: A Case Study of the Baitul Muttaqin Islamic Center, East Kalimantan Bahrani, Bahrani; Arnani, Arnani
Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2025): ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/itqan.v16i2.6672

Abstract

Mosque-based educational institutions play a vital role in supporting the academic, moral, and spiritual development of Muslim communities. Their effectiveness, however, depends on sound educational management practices. This study explores how the Baitul Muttaqin Mosque Islamic Center implements core management functions across its formal and non-formal educational units. A qualitative descriptive approach was employed, collecting data through in-depth interviews, participant observations, and document analysis with key informants, including the head of the Education and Training Unit (UPT), principals, teachers, and administrative staff. Data were analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s interactive model, complemented by source and method triangulation to ensure credibility. Findings reveal that educational management is structured and value-driven but evolving. Planning is internally coordinated yet lacks consistent stakeholder participation. Organizational practices function effectively, although the absence of written job descriptions sometimes leads to role overlap. Program implementation integrates academic learning with Islamic values, but limited library resources and digital infrastructure constrain optimal delivery. Supervision is regular but informal, without standardized evaluation tools or independent review mechanisms. The study concludes that the Islamic Center demonstrates substantial progress in aligning Islamic educational values with contemporary management practices. Enhancing stakeholder engagement, formal documentation, resource provision, and supervision mechanisms will improve sustainability and effectiveness, positioning mosque-based educational institutions as models for integrated Islamic education in Indonesia.
Co-Authors Abdul Razak Achmad Ruslan Afendi Ahmad Ridani Ainun Jariah Aji Luqman Panji Akhmad Nor Akhmad Ramli Alda Siti Aldawiyah Amin, Al- Amri Amri Ananda, Hairani Alfi Ananiah Ananiah Anis Komariah Anis Nurkhomariah Anwar Anwar Argaricha, Amirah Sahda Armadi, Samsu Arnani, Arnani Baehaqi Bisma Arief Satria Putra Clevara, Yayas Dwi Nuraini Dahlan Erangga, Suwarid Fajri, Luqman Nur Farihatun, Farihatun Farihin, Achmad Firda Rahmayani Fitrih Aulia Salam Hadi, Saipul Hidayah HB, Nur Imanda, Qadri Indradewa, Rhian Irawati, Dini Janna, Niftahul Juhairiah Juhairiah Kamaruddin Kamaruddin Khojir Komariah, Anis Kristiana, Ari Lely Agustina Lidyaningsih, Windy Lusiana Devi Madzkuri, Muhammad Redza Manoppo, Vinno P. Marniati Kadir Maulida Ulfa Hidayah Mufrizal, Muhammad Muhammad Abdul Khalim Ashshiddiq Muhammad Iwan Abdi Muhammad Nasir Mukhamad Ilyasin Nadia Nadia Nihayah, Wafi Ila Nisa, Rahmatiana Azizatun Noor Hayati, Noor NUR LAILA Nur Ridha Nurcahyani, Diah Nurvayanti, Nanik Rafipah, Rafipah Rahmatullah, Septian Rahmayani, Firda Ramli, Akhmad Rate, Suherman Ratnasari Ratnasari Ratnasari Ratnasari Ressa, Ressa Riya Septi Rizka Amalia ROHMAH, AL KHAFIDAH ARIFAH YA NUR ROHMAH Rosdiana Rosdiana Rosiana, Rosiana Rostanti Toba Saipul Hadi Sajaruddin, Sajaruddin Salehudin, M. Salehudin, Mohammad Salsabila, Nada Saputra, Edi Jaya SATRIYAS ILYAS Serli Serli Shinta Agustina Siti Aisyah Siti Fatimah Siti Julaiha Siti Kamilah, Siti Siti Nur Azizah, Siti Nur Sitti Hadijah, Sitti Sudadi Sudadi Sudadi Sudadi Sugiyono Sugiyono Sukamto, Agus Sukarni Sukarni Sulthaan Arrafinur Suratman Suratman Suratman Suratman Suriyani Asri Suwito, Totok Eko Tamam, Badrut Tamam Taqim, Ahmad Wahyu, Wahyu Kharisma Murdani Yuniarti Yuniarti Yusuf, Kurnia Zurqoni