p-Index From 2021 - 2026
10.424
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan AGROEKOTEKNOLOGI Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Produksi Tanaman SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Biologi Universitas Andalas Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jendela Nursing Journal (JNJ) EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Journal of Indonesian History JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Penelitian Pendidikan Geografi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi JSiI (Jurnal Sistem Informasi) Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) MEDIA INFORMASI Business Management Analysis Journal (BMAJ) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Teknika Journal of Computer Science, Information Technology and Telecommunication Engineering (JCoSITTE) Jurnal Sains Kesehatan Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) VALUE: Jurnal Ilmiah Akuntansi, Keuangan dan Bisnis JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin MAHESA : Malahayati Health Student Journal JEBDEKER: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, Ekonomi Kreatif, Entrepreneur Jurnal Begawe Teknologi Informasi Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Eastasouth Journal of Impactive Community Services Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Agro Nusantara AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Narra X Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi JOURNAL OF Mental Health Concerns Irajagaddhita : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Majority Science Journal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi Jurnal Riset Ilmiah The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Journal of Nursing Culture and Technology Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Jurnal Keperawatan Profesional Saqbe : Jurnal Sains dan Pembelajarannya Economic and Business Horizon PESHUM FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Info Kesehatan Journal of Artificial Intelligence Research
Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN MESIN ES KRIM PUTAR OTOMATIS MENGGUNAKAN MESIN PENDINGIN BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO Maulana, Indra; Irawan, Denny
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4891

Abstract

Es krim putar adalah makanan tradisional yang masih dibuat secara manual dengan tenaga manusia. Rancang bangun mesin es krim putar otomatis ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan para pengusaha dalam membuat es krim putar secara otomatis berdasarkan perubahan suhu pada tabung adonan. Dipasaran memang sudah ada, tetapi masih belum ada yang menggunakan kontrol otomatis. Perbedaan dari mesin es krim putar yang ada dipasaran adalah komponen yang digunakan. Di sini saya menggunakan mikrokontroler arduino sebagai pengontrol rangkaian otomatis dan komponen mesin pendingin yang dapat mendinginkan di area luar tabung adonan sehingga tidak memerlukan es batu lagi. Untuk memprogram mesin pembuat es krim berbasis otomatis ini menggunakan beberapa komponen diantaranya arduino, ac light dimmer, sensor suhu DS18B20, lcd dan lain-lain. Hasil dari pembacaan sensor tersebut akan diproses melalui arduino dengan mempunyai output pada mesin pendingin dan motor. Untuk keluaran motor, mesin akan mati ketika suhu di dalam tabung mencapai suhu -10°C, dan untuk mesin pendingin akan mati setiap suhu udara di luar tabung adonan mencapai -5°C dan akan menyala lagi setiap 5 menit.
KAJIAN TENTANG PEMANFAATAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica Juncea L) DAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) YANG DITANAM SECARA MONOKULTUR DAN TUMPANGSARI Maulana, Indra; Soelistyono, Roedy; Heddy, Y.B Suwasono
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 4 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman tumpangsari rumput gajah dan tanaman sawi akan memperkecil kompetisi terhadap pengambilan unsur hara, air, dan sinar matahari, juga dapat meningkatkan produktivitas tanaman dibandingkan dengan pertumbuhan monokultur yang nantinya akan memberikan keuntungan ganda pada pendapatan petani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan limbah kotoran sapi pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi serta menentukan dosis limbah kotoran sapi yang tepat pada tanaman sawi yang ditanam secara monokultural dan tumpang sari dengan rumput gajah. Penelitian dilaksanakan di Dusun Maduarjo Desa Babadan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.Penelitian  menggunakan  percobaan  Rancangan Petak Terbagi dengan  dasar  terdiri  2  faktor,  yaitu  sistem tanam dan dosis pupuk. Parameter yang diamatiadalah jumlah daun, tinggi tanaman, luas daun dan berat segar tanaman. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5% dan apabila hasilnya nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan. Hasil penelitian diketahui bahwa sistem tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman sawi dan tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar serta hasil panen tanaman sawi dan rumput gajah. Dosis pemberian pupuk sebanyak 10 ton ha-1 (P2) memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, luas daun, bobot segar serta hasil panen tanaman sawi dan rumput gajah. Pemberian dosis pupuk sebnayak 10 ton ha-1 dapat meningkatkan berat basah dan hasil panen per hektar pada tanaman sawi dan rumput gajah dengan jumlah hasil panen masing-masing sebesar 2981,82 kg ha-1 dan 33,42 t ha-1.  Disarankan untuk untuk pemberian dosis pupuk sebanyak 10 ton ha-1sehingga dapat meningkatkan hasil panen.
Pengenalan Tanda Gejala Dan Perawatan Mandiri Mengenai Rheumatoid Arhtritis Platini, Hesti; Maulana, Indra; Pebrianti, Sandra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.12925

Abstract

ABSTRAK Rheumatoid arthtritis dapat menyebabkan kecacatan dan penurunan produktivitas. Apabila peradangan tidak terkendali, maka dapat merusak tulang rawan, jaringan elastis yang menutupi ujung tulang di sendi, dan juga menyerang tulang. Sendi bisa menjadi longgar, tidak stabil, menyakitkan dan kehilangan mobilitasnya. Deformitas sendi dapat terjadi, sehingga kerusakan dapat terjadi. Sehingga diperlukan upaya pengenalan tanda gejala dan perawatan rheumatoid artritis. Tujuan kegiatan yaitu mensosialisasikan pendidikan kesehatan kepada masyrakat agar mengetahui tanda gejala penyakit reumatik dan dapat melakukan perawatan mandiri. Metode yang digunakan yaitu melalui pemberian informasi melalui penyuluhan dalam bentuk pendidikan kesehatan pada warga masyarakat melalui media audio visual dan leaflet. Hasil Pendidikan Kesehatan signifikan menunjukan adanya perubahan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan Kesehatan yaitu rata-rata peserta mengalami peningkatan pengetahuan (pretest: 45, Rata-rata postest: 82). Kesimpulan menunjukan peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai rematik dan juga manajemennya. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Penyuluhan, Reumatoid Arthritis  ABSTRACT Rheumatoid arthritis can cause disability and decreased productivity. If inflammation is not controlled, it can damage cartilage, the elastic tissue that covers the ends of bones in joints, and also attack the bones. Joints can become loose, unstable, painful and lose mobility. Joint deformity may occur, resulting in damage. This requires efforts to recognize signs and symptoms and treat rheumatoid arthritis. The aim of the activity is to disseminate health education to the community so that they know the signs and symptoms of rheumatic disease and can carry out self-care. The method used is through providing information through outreach in the form of health education to community members through audio-visual media and leaflets. The results of Health Education showed significant changes before and after health education, namely that the average participant experienced an increase in knowledge (pretest: 45, average posttest: 82). The conclusion shows that participants experienced increased knowledge about rheumatism and its management. Keywords: Health Education, Knowledge, Rheumatoid Arthritis
Gambaran Tingkat Kecerdasan Emosional Mahasiswa Program Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Fujiyastuti, Gendis; Maulana, Indra; Hendrawati, Sri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.14231

Abstract

ABSTRACT Caring is the basis of nursing care. Caring behaviour based on emotional intelligence can enhance the quality of health services and support the provision of nursing services according to the client's expectations. This study aimed to determine the level of emotional intelligence of clinical nursing students in the Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran (Unpad). This study used a quantitative descriptive method. The research population was students of the Nursing Profession Program, Faculty of Nursing Unpad batch 42 and 43 (N=193). The sampling technique used total sampling in the form of an online survey using Google Forms with a response rate of 81.3%. The instrument used the Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Short Form (TEIQue-SF), translated into Indonesian by Febriana dan Fajrianthi (2021). Data were analyzed using univariate descriptive analysis presented with a frequency distribution table. The findings of this study are significant, revealing that most clinical nursing students demonstrate moderate (60.5%) to high (39.5%) levels of emotional intelligence, with no students falling into the low category. Specifically, students exhibit moderate emotional intelligence, well-being, self-control, sociability, and emotionality. It suggests that students possess a solid foundation of emotional intelligence, which can be further enhanced through education, such as training, activities, or positive experiences. The research concludes that clinical nursing students in the Faculty of Nursing Unpad have medium and high levels of emotional intelligence. This research can be a reference for further researchers to develop research on other factors affecting students' emotional intelligence. Keywords: Academic Stress, Clinical Nursing Student, Emotional Intelligence.  ABSTRAK Caring merupakan dasar melakukan asuhan keperawatan. Perilaku caring yang didasari kecerdasan emosional dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mendukung pemberian pelayanan keperawatan sesuai harapan klien.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecerdasan emosional mahasiswa Program Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Profesi Ners Fakultas Keperawatan Unpad angkatan 42 dan 43 (N=193). Teknik sampling menggunakan total sampling berupa survei online menggunakan Google Form dengan response rate 81,3% yaitu sebanyak 157 mahasiswa. Instrumen menggunakan Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Short Form (TEIQue-SF) yang dialihbahasakan dalam bahasa Indonesia oleh Febriana dan Fajrianthi (2021). Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat kecerdasan emosional pada kategori sedang (60,5%), kategori tinggi (39,5%), dan tidak terdapat mahasiswa yang memiliki kecerdasan emosional rendah. Mahasiswa secara umum memiliki dimensi kecerdasan emosional well-being, self-control, sociability, dan emotionality pada kategori sedang. Artinya mahasiswa memiliki kecerdasan emosional yang cukup baik dan bisa dioptimalkan lagi karena pada dasarnya kecerdasan emosional dapat berkembang dan dibentuk melalui pendidikan, baik berupa pelatihan, kegiatan atau pengalaman yang positif. Kesimpulan penelitian adalah secara umum mahasiswa Program Profesi Ners Fakultas Keperawatan Unpad memiliki tingkat kecerdasan emosional sedang dan tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian mengenai faktor lain yang dapat berpengaruh pada kecerdasan emosional mahasiswa. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Mahasiswa Profesi Ners, Stres Akademik.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Program Profesi Ners Selama Menjalani Praktik Klinik di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Setyorini, Dyah; Zahra, Hanna Aulia; Maulana, Indra; Yulianita, Henny; Yosep, Iyus
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.13285

Abstract

ABSTRACT To maintain people's productivity during the COVID-19 pandemic, the Indonesian government has issued a new policy where people can remain productive with the Adaptation to New Habits (IMR) system. One of the sectors affected by the AKB system is the world of education which has been shifted from an online system to face-to-face learning. This change has quite an impact on students, especially nursing students, who find it quite difficult to deal with clinical practice, so they often experience mental tension and experience a decline in psychological well-being. This study aims to obtain an overview of student's psychological well-being in the Nursing Professional Program (PPN) while undergoing clinical practice during the AKB period. This research uses a quantitative descriptive design. The research subjects were students of the Nursing Professional Program (PPN) class 44, Faculty of Nursing, Padjadjaran University using a total sampling technique (N=93). Data collection was carried out using the Indonesian version of the Psychological Well-Being Scale (PWBS) instrument which is valid and reliable from Rachmayani & Ramdhani (2014) with a validity test value of 0.304 to 0.508 and a reliability test value of 0.921. Research shows that most respondents (96%) have low psychological well-being scores. This is influenced by changes in learning methods, the pandemic situation, and various academic challenges that cause various psychological problems in students during clinical practice. The level of psychological well-being of PPN 44 students during clinical practice is mostly in the low category. Therefore, researchers suggest providing counseling services for students to reduce the psychological pressure they experience so that their psychological well-being can improve.  Keywords: Adaptation to New Habits, Clinical Practice, Psychological Well-Being, Students  ABSTRAK Dalam rangka menjaga produktivitas masyarakat di tengah pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan baru dimana masyarakat bisa tetap produktif dengan sistem Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Salah satu sektor yang terdapak dengan sistem AKB adalah dunia pendidikan yang dialihkan dari sistem daring menjadi pembelajaran tatap muka. Perubahan ini cukup berdampak pada mahasiswa terutama mahasiswa keperawatan yang merasa cukup kesulitan dalam menghadapi praktik klinik sehingga sering mengalami ketegangan mental dan mengalami penurunan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Program Profesi Ners (PPN) selama menjalani praktik klinik di masa AKB. Penelitian ini menggunakan desain desktriptif kuantitatif. Subjek penelitian pada mahasiswa Program Profesi Ners (PPN) angkatan 44 Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran dengan teknik total sampling (N=93). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen Psychological Well-Being Scale (PWBS) versi Bahasa Indonesia yang sudah valid dan reliabel dari Rachmayani & Ramdhani (2014) dengan nilai uji validitas sebesar 0,304 sampai 0,508 dan nilai uji reliabilitas sebesar 0,921. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (96%) memiliki skor kesejahteraan psikologis yang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan metode pembelajaran, situasi pandemi, dan berbagai tantangan akademik yang menyebabkan berbagai permasalahan psikologis pada mahasiswa selama melaksanakan praktik klinik.  Tingkat kesejahteraan psikologis mahasiswa PPN 44 selama menjalani praktik klinik sebagian besar berada pada kategori rendah. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar menyediakan layanan konseling bagi mahasiswa untuk mengurangi tekanan psikologis yang dialami sehingga kondisi kesejahteraan psikologis dapat meningkat. Kata Kunci: Adaptasi Kebiasaan Baru, Kesejahteraan Psikologis, Mahasiswa, Praktik Klinik
Efektivitas Rational Emotive Behaviour Therapy (Rebt) Pada Pasien Gangguan Jiwa Amira, Iceu; Maulana, Indra; Rosidin, Udin
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.19899

Abstract

ABSTRACT A person's violent or aggressive behaviour is an uncontrollable emotion that can harm oneself or others, both physically and psychologically. The actions given can be pharmacotherapy and non-pharmacology. One of the non-pharmacological actions that can be given is: Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). REBT provides a person with the opportunity to recognize their feelings so that they can change irrational thoughts into rational ones related to an event they have experienced that influenced their feelings. The purpose of this writing is to find outmore about evidence based The latest research is related to the application of REBT to patients with mental disorders. Evidence based practice uses four databases and one search engine with the development of the PICO method. Through Ebsco, Pubmed, Sciencedirect, Sage, and Google Scholar.  Five articles were found that met the criteria which were then used as writing sources. Conclusion:The results of the review found that REBT can change a person's behaviour from maladaptive to adaptive. Where, REBT can control aggressiveness in a person'sviolent behaviour, reduce impulsivity, increase self-control, and even reduce levels of depression.  It is hopedthat this writing can be a source of reading evidence based practice as a consideration for nursing interventions fornurses in treating patients with mental disorders. It is recommended that further researchers use the effectiveness of REBT therapy for other cases of psychosis. Keywords: Mental disorder, REBT, Violent behaviour  ABSTRAK Perilaku kekerasan atau agresivitas seseorang merupakan emosi yang tidak terkendali yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain baik secara fisik maupun psikologis. Tindakan yang diberikan dapat berupafarmakoterapi dan non-farmakologi. Tindakan non-farmakologi yang dapat diberikan salah satunya adalah Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). REBT memberikan kesempatan pada seseorang untuk mengenali perasaannya sehingga dapat merubah pikiran-pikiran yang tidak rasional menjadi rasional terkait suatu kejadian yang pernah dialami yang mempengaruhi perasaan. Tujuan dari penulisan ini, yaitu untuk mengetahui lebih lanjut mengenaievidence based terbaru berkaitan dengan penerapan REBT pada pasien gangguan jiwa. Evidence based practice ini menggunakan empat database dan satu search engine dengan pengembangan metode PICO. Literature review melalui Ebsco, Pubmed, Sciencedirect, Sage, dan Google scholar. didapatkan lima artikel yang sesuai dengan kriteria yang kemudian dijadikan sumber penulisan. Hasil review didapatkan bahwa REBT dapat merubah perilaku seseorang dari maladaptif menjadi adaptif. Dimana, REBT dapat mengendalikan agresivitas pada perilaku kekerasan seseorang, mengurangi impulsivitas, meningkatkan pengendalian diri, bahkan sampai menurunkan tingkat depresi. Penulisan ini diharapkan dapat menjadi sumber becaan evidence based practice sebagai pertimbangan intervensi keperawatan bagi perawat dalam menangani pasien dengan gangguan jiwa. Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan efeketifitas terapi REBT untuk kasus psikosa yang lainnya. Kata Kunci: Gangguan Jiwa, Perilaku kekerasan, REBT
Side Wage Model of State University Lecturers : (Case Study at Mulawarman University) Maulana, Indra; Roy, Juliansyah; Widayati, Nurfiza; Awaluddin, Muhammad
The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities Vol. 2 No. 02 (2025): The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities (ESSSH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esssh.v2i02.427

Abstract

This study aims to determine the effect of the working period of civil servant lecturers and education on work wages in side jobs (jobs outside the duties as civil servants) both directly, and through work productivity. The sample of 100 respondents was selected purvosively from the population of PTN lecturers at Mulawarman University who have a minimum education of S2 and group IIIc, by using regression analysis (Structural Model), the results showed that: (1) The working period of civil servants and formal education each had a positive and significant effect on the work productivity of lecturers. The implication is that the competence of lecturers is largely determined by educational factors and work experience. (2) However, only formal education has a significant effect on side job wages, while work experience and work productivity have no significant effect. Indicate that there is no other way to improve the additional employment income of lecturers, except by improving competence through further education.
Efektifitas Progressive Muscle Relaxation Techniques Terhadap Kecemasan Pada Pasien Skizofrenia: Literature Review Maulana, Indra Maulana; Hesti Platini; Hendrawati; Iceu Amira
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i2.443

Abstract

Skizofrenia menempati urutan ketiga di beban penyakit gangguan jiwa Indonesia tahun 2017. Prevalensi kecemasan pada pasien skizofrenia cukup tinggi dan memengaruhi gejala psikotik mereka. Skizofrenia adalah gangguan psikotik yang terdiri dari beberapa gejala positif dan negative. Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang tanda utamanya adalah gangguan pikiran, emosi, dan perilaku, yang mana pemikiran tersebut tidak saling berhubungan secara logis, persepsi yag keliru, afek datar, dan gangguan aktifitas motorik.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas relaksasi otot progresif terhadap kecemasan pada pasien skizofrenia. Metode dalam penelitian ini yaitu literature review dari database Google Scholar dan PubMed dengan kriteria 10 tahun terakhir, full text, yang membahas relaksasi otot progresif, kecemasan, dan skizofrenia. Hasil analisis dari 4 artikel didapatkan bahwa relaksasi otot progresif terbukti efektif untukmenurunkan kecemasan, stres, gejala psikotik dan meningkatkan kualitas hidup pasien skizofrenia. Namun efek penggunaan intervensi ini masih dalam jangka pendek jika digunakan pada pasien skizofrenia kronis, sehingga diperlukan latihan yang lebih lama untuk mendapatkan efek jangka Panjang. Terapi utama pasien skizofrenia yaitu melalui terapi farmakologi, namun penggunaan jangka panjang terapi tersebut memberikan efek samping yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, penggunaan terapi nonfarmakologi pada pasien skizofrenia penting dilakukan, terapi nonfarmakologi yang sering digunakan yaitu relaksasi otot progresif untuk menurunkan kecemasan
Efek Samping Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis Platini, Hesti; Pebrianti, Sandra; Kosim, Kosim; Maulana, Indra
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i2.465

Abstract

Tuberkulosis (TB) Paru masih menjadi salah satu sepuluh penyakit mematikan di dunia.Meskipun strategi pencegahan dan pengendalian tuberkulosis paru yang direkomendasikantelah diterapkan, namun masih banyak pasien yang gagal menyelesaikan pengobatan obatanti tuberkulosis karena berbagai faktor termasuk keluhan efek samping yang dirasakan.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efek samping pengobatan yang di alamipenderita TB Paru. Metode penelitian ini adalah desain studi observational deskriptifdengan desain kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pasien TB Paru dalam masapengobatan, sampel sebanyak 61 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa efeksamping yang di alami yaitu terdapat 13 keluhan yang muncul, keluhan terbanyak padapenelitian ini adalah Mual (55.74%). Pada kasus TB Paru dewasa lanjut memerlukanpenanganan khusus. Selanjutnya, penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi perlunyapemantauan oleh perawat pada penderita TB Paru terhadap efek samping yang mungkindialami
Metacognitive training pada pasien dengan skizofrenia: A literature review Amira, Iceu; Hendrawati, Hendrawati; Maulana, Indra; Platini, Hesti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 8 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i8.12096

Abstract

Background: Schizophrenia is a psychotic disorder characterized by major disturbances in thoughts and emotions. Patients with schizophrenic disorders have disturbances in cognitive function characterized by disturbances in the cognitive system, so metacognitive training therapy is needed. Metacognitive Training Therapy is a combination of psychoeducation, cognitive remediation therapy and cognitive behavioral therapy aimed at reducing the overall severity of symptoms and improving several neurocognitive subdomains and social cognitive functions.Purpose: This study aims to identify metacognitive training interventions in patients with schizophrenia.Method: The databases used were EBSCOhost (Cinahl) and Pubmed and 159 articles were found.Results: Stage through the initial selection obtained 32 articles. Then, articles were selected based on inclusion criteria in the form of publications in the last 10 years (2013-2023), national and international journals in Indonesian and English, articles with full text, and 5 peer-reviewed articles. Next, articles were selected based on research title, country, research objectives, research methods, population and sample, and research results.Conclusion: This study found that participants who had quite severe symptoms at the start of training were greatly helped in reducing the overall severity of symptoms by the metacognitive therapy they underwent.Keywords: Metacognitive; Schizophrenia; Training.Pendahuluan: Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama dalam pikiran dan emosi. Pada pasien dengan gangguan skizofrenia memiliki gangguan dalam fungsi kognitif ditandai dengan adanya gangguan sistem kognitif sehingga diperlukan terapi Metacognitive Training. Terapi Metakognitif Training merupakan gabungan dari psikoedukasi, terapi remediasi kognitif dan terapi kognitif perilaku bertujuan untuk menurunkan keparahan gejala secara keseluruhan serta memperbaiki beberapa subdomain neurokognitif dan fungsi kognitif sosial.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intevensi metacognitive training pada pasien dengan skizofrenia.Metode: Database yang dilakukan adalah EBSCOhost (Cinahl) dan Pubmed dan ditemukan sebanyak 159 artikel.Hasil: Tahap melalui seleksi awal diperoleh 32 artikel. Kemudian, artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi berupa terbit 10 tahun terakhir (2013-2023), jurnal nasional maupun internasional yang berbahasa Indonesia dan Inggris, artikel dengan full text, dan artikel yang peer reviewed didapatkan sebanyak 5 artikel. Selanjutnya, artikel diseleksi berdasarkan judul penelitian, negara, tujuan penelitian, metode penelitian, populasi dan sampel, dan hasil penelitian.Simpulan: Penelitian ini menemukan bahwa peserta yang memiliki gejala-gejala yang cukup parah pada awal pelatihan sangat dibantu dalam menurunkan keparahan gejala secara keseluruhan oleh terapi metakognitif yang dijalani.
Co-Authors Aat Sriati Abriandika, Venusa Ade Nurhayati, Ade Afiah, Syifa Kawakib Nurul Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Akbar Lufi Zulfikar Aljidannur, Andi Muhammad Rivaldy Amril, Masniarara Aziza Balfas Amundiasmo, Yoga Andika, Arya Bhima Andri Rizko Yulianto Apri Wiyono Arief, Syarifuddin Arifin, Taufiq Arisunyoto, Wisnu Arskadius, Nasyaya U. Arum, Ema Asyifah, Alifiatun Budhi Cahyono Bustami, Abiyajid Chandrawijaya, Yehezkiel Cholis, Akhmad Rokhsan Ciptaan, Meta Agil Concepcion, Ronnie S. Daffaa, Atiiqah Denny Irawan Dewi Hartanti, Fauzia DEWI, SANG AYU MADE SRI UTAMI Diah, Maya Hanissya Diningsih, Ayus Dyah Setyorini Efri Widianti Eva Sartini Bayu Fadila, Salsabila Sakhi Fathorrozi Ariyanto Fauzi Ahmad Muda Fauziyah, Kunny Fauziyyah, Ghina Fitriani, Dita Fitriani, Liesna Fujiyastuti, Gendis Fusvita, Laifa Gifari, M Maris Al Hamzah, Moh Aminollah Hana Rizmadewi Agustina Hanggoro Putro, Dimas Kurnia Harahap, Diannita Hariyanto, Hasna Husniyah Hartanto, Erik Rachmadi Hastuti, Widia Hazmi, Helmy Heddy, Y.B Suwasono Helmawati Helmawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrix Noviyanto Firmansyah, Hendrix Noviyanto Herdiana, Jeje Hesti Platini Hikmat, Rohman Husyairi, Khoirul Aziz Huwae, Raphael Bianco Iceu Amira Iceu Amira D.A Imas Rafiyah Irwin Sukrisno Sugeng Islam, Muhammad Irfa Nurul Ismuwardani, Zakiyah Iwan Shalahuddin Iyus Yosep Jatmika, Andy Hidayat Jodie, Nathania Juliansyah Roy Junisa, Elvila Khairunnisa, Nisrina Hasna khasan aedi, khasan Khoirunnisa, Fadila Khojanatun, Khojanatun Kisnu Darmawan, Aang Komarudin Komarudin Kosim Kosim Kosim Lolliei Agustina P. Putri Lubis, Syafrina S. Maesaroh Maesaroh Mamat Lukman Marlina Masa, Amin Padmo Azam MASTA GINTING Maulidina, Rizky Awaliyah Mediawati, Ati Surya Misbah Misbah Monashafa, Siti Muhammad Awaluddin, Muhammad Mulya, Sari Mumtahanah, Salwaa Fatihah Muttaqijn, Muhammad Imam Nadila, Nadila Nainggolan, Elsima Nasrullah, Ryanda Putra Noor, Ridwan Adam M Norsita, Mega NUGRAHA, EKO Nur Permata, Shafira Nurul Hidayah Nasution Permata, Shafira Nur Rafi, Rifan Muhammad Rahmat Rahmat Rahmatullah, Dedy Ramadhan Setiawan, Hafis Ramadhan, Bayu Eka Ramasundrum, Saraswathy A/p Ramdani, Dilan Dasti Rifandi , Ahmad Rizki, Neng Reni Roedy Soelistyono Rosalina, Utami Rudy Hermawan Sakhi Fadila, Salsabila Sakti, Dimas Wibawa Salmin Samosir, Daniel Moses Sandra Pebrianti Sanjaya, Irfan Nuri Sari, Anastasia Yovita Sari, Efti Novita Savira, Silvie Selamet, Rachmat Selly Swandari Septiyansah, Rizky Setyadi, Hario Jati Siregar, Amril Mutoi Siregar, Ansor Salim Sismayadi, Zahrul Insan Sophi Damayanti Sri Depranoто Sri Hartati Pratiwi Sri Hendrawati Suci Purnomo Sukma Senjaya Sukmawati Sukmawati Sukraso Sukraso Sunny Ineza Putri Suryani Suryani Swadia Gandhi Mahardika Syamsiar, Syamsiar Tarisa, Tarisa Taty Hernawaty Theresia Eriyani Titin Sutini Udin Rosidin Umisara, Elinda Wardhana, Dhimas Pradythia Kusuma Wida Ningsih Widayati, Nurfiza Widia Hastuti YULIANA, META Yulianita, Henny Zaharani, Salsabila Putri Zahra, Hanna Aulia Zahrotul Umami, Zahrotul