Claim Missing Document
Check
Articles

Performa Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit dan Daun Sirih) Melalui Air Minum dengan Dosis Berbeda Ahmad Basrun; Hamdan Has; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa puyuh (Coturnix coturnix japonica) fase grower yang diberi kombinasi herbal (jahe, kunyit, dan daun sirih) melalui air minum dengan dosis berbeda.Sejumlah 100 ekor burung puyuh (Coturnix coturnix japonica)umur 14 hariyang tidak dibedakan jenis kelaminnya digunakan dalam penelitian ini.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu air minum tanpa ramuan herbal (P0), air minum mengandung 5% ramuan herbal (P1), air minum yang mengandung 10% ramuan herbal, dan air minum yang mengandung 15% ramuan herbal. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan menggunakan uji wilayah berganda duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rataan konsumsi pakan masing-masing perlakuan pada penelitian ini adalah 17,040 g, 15,811 g, 15,886 g, dan 16,279 g. Rataan pertambahan bobot badan berkisar 3,35 g, 3,49 g, 3,42 g, dan 3,46 g pada masing-masing perlakuan. Nilai konversi pakan masing-masing perlakuan adalah 5,11, 4,59, 4,68, dan 4,71.Dapat disimpulkan bahwa pemberian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis berbeda hingga taraf 15% belum mampu mengoptimalkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan.
pH Inkubasi, Konsentrasi Amonia dan Kecernaan Bahan Organik (KcBO) Uji In Vitro Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) yang Ditanam pada Tanah Lokasi Bekas Tambang Nikel dengan Aplikasi Berbagai Level Biochar. Ade Ramadani; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai kecernaan rumput odot(Pennisetum purpureum cv. Mott) yang ditanam di lokasi tanah bekas tambang nikeldengan aplikasi berbagai level biochar. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan untukmasing-masing perlakuan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu A0(kontrol, tanpa biochar), A1 (5-ton ha-1), A2 (10-ton ha-1) dan A3 (15-ton ha-1) biochar.Parameter yang diamati dalam penelitian ini terdiri atas pH inkubasi, konsentrasi amonia(N-NH3) dan kecernaan bahan organik. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisisragam sesuai dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan apabila berpengaruh nyata makadilakukan uji beda antar perlakuan dengan menggunakan uji Duncan Multiple Range Test(DMRT) menggunakan SPSS for window 16. Berdasarkan hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh terhadap parameter penelitian.
Kadar Asam Urat, Kolesterol dan Glukosa Darah Ayam Kampung Super yang Diberi Jus Buah Pare (Momordica Charantia L) Kiki Asmaul Husnah; La Malesi; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 1 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i1.29016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar asam urat, kolesterol, dan glukosa darah ayam kampung super yang diberi jus buah pare. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu P0 = air minum tanpa penambahan jus buah pare (control), P1 = air minum yang mengandung 2,5 % jus buah pare, P2 = air minum yang mengandung 5 % jus buah pare, P3=air minum yang mengandung 7,5 % jus buah pare. Parameter yang diamati adalah kadar asam urat, kolesterol dan glukosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam urat darah ayam kampung super berkisar antara 4,5 mg/dl – 9,23 mg/dl, kadar kolesterol darah ayam kampung super berkisar antara 161 mg/dl – 301 mg/dl, dan kadar glukosa darah ayam kampung super berkisar antara 146 mg/dl – 293 mg/dl. Pemberian jus buah pare dengan level berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar asam urat, kolesterol, glukosa dan darah ayam kampung super. Kesimpulan penelitian ini yaitu pemberian jus buah pare (Momordica charantia L) dengan level yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar asam urat, kolesterol, glukosa dan darah ayam kampung super.Kata Kunci : Kadar Asam Urat, Kolesterol, dan Glukosa.
Pengaruh Penggunaan Jamu Ternak Terhadap Penampilan Produksi Ayam Kampung Umur 7 Sampai 12 Minggu Sufardiman Sufardiman; Nuraini Nuraini; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18043

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan selama ± 2 bulan pada bulan Maret sampai bulanApril 2016. Dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jamu ternak terhadappenampilan produksi ayam kampung umur 7 sampai 12 minggu. Rancangan penelitianyang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design) dengan4 (empat) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan dengan susunan perlakuan A0 = air minum tanpajamu (kontrol), A1 = air minum dengan jamu 1% (v/v), A2 = air minum dengan jamu 2%(v/v) dan A3 = air minum dengan jamu 3% (v/v). Variabel yang diamati yaitu konsumsipakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan bobot karkas ayam kampung umur 7-12 minggu. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisys of variance (ANOVA).Perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap peubah diuji lanjut dengan menggunakan ujiBeda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan pemberian jamu ternak pada airminum berpengaruh nyata terhadap bobot karkas ayam kampung umur 7-12 minggu, tetapitidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan, PBB, dan konversi pakan dan pemberian jamuternak 3 % memberikan persentase karkas yang nyata lebih tinggi dibandingkan pemberian1 % dan 2 %.
Pengaruh Pemberian Enzim Fitase Terhadap Persentase Karkas, Giblet Dan Lemak Abdominal Ayam Broiler Irma Wati; La Malesi; Restu Libriani; Asma Bio Kimestri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 4 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i4.28702

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian enzim fitase terhadap persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P0 = 0% ke dalam jagung giling (kontrol), P1 = enzim fitase 0,040% ke dalam jagung giling, P2 = enzim fitase 0,045% ke dalam jagung giling, P3 = enzim fitase 0,050% ke dalam jagung giling. Parameter yang diamati adalah persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian enzim fitase pada level berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian enzim fitase pada level berbeda tidak berpengaruh terhadap persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler.Kata Kunci: Ayam broiler, Enzim Fitase, Giblet, Karkas, Lemak Abdominal.
Penampilan Produksi Burung Puyuh (Cortunix-cortunix japonica) Fase Layer yang Diberikan Tepung Tauge Kacang Hijau (Phaseolus padiatus L) pada Level yang Berbeda Sen Muliana; Natsir Sandiah; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16917

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Ternak Unggas, FakultasPeternakan, Universitas Halu Oleo, Kendari selama 6 minggu pada April sampai bulan Mei2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penampilan produksi burung puyuh(Cortunix-cortunix japonica) fase layer yang diberikan tepung tauge kacang hijau (Phaseolusradiatus L) pada level yang berbeda. Bahan penelitian yang digunakan adalah burung puyuh(Cortunix-cortunix japonica) fase layer berumur 6 bulan sebanyak 64 ekor yang diberipenambahan tepung tauge kacang hijau (Phaseolus radiatus L) dalam pakan. Rancagan yangdigunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan.Perlakuan pada penelitian ini yaitu: pakan basal tanpa penambahan tepung tauge kacang hijau(P0), pakan basal + 3% tepung tauge kacang hijau (P1), pakan basal + 6% tepung tauge kacanghijau (P2) dan pakan basal + 9% tepung tauge kacang hijau (P3). Parameter yang diamati adalahkonsumsi pakan, produksi telur, bobot telur dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemberian tepung tauge kacang hijau (Phaseolus radiatus L) hingga 9% dalam pakantidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, bobot telur dan konversi pakan.Sedangkan pemberian tepung tauge kacang hijau(Phaseolus radiatus L) berpengaruh sangatnyata (P<0,01) terhadap produksi telur. Kesimpulannya, pemberian tepung tauge kacang hijauhingga 9% tidak mempengaruhi performa burung puyuh.
Penampilan Produksi Ayam Broiler pada Pemberian Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea Indica Less) pada Level yang Berbeda Melalui Air Minum. Salwati Salwati; Nuraini Nuraini; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16858

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui penampilan produksi ayam broiler pada pemberian ekstrak daun beluntas (Pluchea indica Less) pada level yang berbeda melalui air minum. Materi yang penelitian ini terdiri atas 80 ekor ayam broiler yang diperoleh di PT Malindo dengan umur yang sama dan daun beluntas yang bisa diperoleh dari pinggiran bakau. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rataan konsumsi pakan yang diberikan ekstrak daun beluntas dalam air minum yaitu P0 = 80,90 g/ekor/hari, P1 = 79,11 g/ekor/ hari, P2 = 82,85 g/ekor/ hari, P3 = 82,22g/ekor/ hari. Hasil rataan konsumsi air minum yaitu P0 = 139,32 ml, P1 = 147,14 ml dan pada P2= 145,95 ml serta P3= 135,82 ml. Rataan pertambahan bobot badan ayam yaitu P0 = (48,02), P1= (43,59), P2= (49,78) dan P3= (45,85) g/ekor/hari. Konversi pakan yaitu P0 = 1,70, P1 = 1,82 (5%) dan pada P2= 1,67 (10%) serta P3= 1,79.(15%). Penelitian dengan penambahan ekstrak daun beluntas 5-15 ml kedalam air minum tidak berpengaruh nyata (p>0,05) pada konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan.
Hubungan Antara Bobot Badan dan Ukuran-ukuran Dimensi Tubuh Kambing Kacang di Kabupaten Konawe Minayanti Minayanti; La Malesi; Rahim Aka
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18033

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara bobotbadan dan ukuran-ukuran dimensi tubuh kambing Kacang di Kabupaten Konawe. Penelitian inidilakukan pada bulan Mei-Juni 2016. Materi penelitian sebanyak 287 ekor yang terdiri atas91ekor jantan dan 196 ekor betina, kemudian dikelompokkan berdasarkan umur ternak yaituumur 4-6 bulan, 7-12 bulan,13-24 bulan, 25-36 bulan, dan 37-48 bulan. Pengukuran variabelsampel penelitian meliputi bobot badan, panjang badan, lebar dada, lingkar dada, dan tinggipundak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan kambing Kacang jantan dan betinaumur 4-6 bulan berkorelasi sangat kuat dengan panjang badan (r = 0,786; dan r = 0,843),sedangkan kambing jantan dan betina umur 7-12 bulan berkorelasi sangat kuat dengan lingkardada dan tinggi pundak (r = 0,786; dan r = 0,724), kambing jantan dan betina umur 13-24bulan berkorelasi sangat kuat dengan lingkar dada dan lebar dada (r = 0,863; dan r = 0,490),kambing jantan dan betina umur 25-36 bulan berkorelasi sangat kuat dengan lebar dada dengannilai korelasi (r = 0,730; r = 0,739), kambing jantan dan betina umur 37-48 bulan berkorelasisangat kuat dengan panjang badan dan lebar dada (r = 0,978; danr = 0,584). Kesimpulan daripenelitian ini adalah panjang badan memiliki korelasi paling kuat dengan bobot badan.
Evaluasi Komposisi Botani dan Kapasitas Tampung Padang Penggembalaan Lemosangi di Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana Fazlur Ibnul Salam; La Malesi; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.45340

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi botani dan kapasitas tampung pada padang penggembalaan Lemosangi di Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan dimulai pada bulan Oktober sampai November 2022 yang bertempat di Padang Penggembalaan Lemosangi Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah hijauan rumput, leguminosa dan gulma dengan luas padan penggembalaan 34 hektar. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah menghitung kapasitas tampung dan komposisi botani. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi botani yang terdapat di padang penggembalaan Lemosangi didominasi oleh rumput dengan presentase (91,15%), leguminosa (1,99%) dan gulma (6,86%) dengan kapasitas tampung di padang penggembalaan Lemosangi tergolong rendah yaitu 0,03 UT/ha/tahun. Kata kunci: Kapasitas Tampung, Komposisi Botani, Padang Penggembalaan
Performa Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit dan Daun Sirih) Melalui Air Minum dengan Dosis Berbeda. Ahmad Basrun; Hamdan Has; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Performa Puyuh (Coturnix CoturnixJaponica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit, dan Daun Sirih) MelaluiAir Minum dengan Dosis Berbeda.Materi penelitian yang digunakan yaitu burung puyuh(coturnix coturnix japonica) yang berumur 14 hari dengan jumlah total puyuh 100 ekor denganjenis kelamin jantan dan betina. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalahkonsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisismenggunakan analisis sidik ragam akan dilakukan uji lanjut dengan uji duncan.Hasil penelitianpemberian ramuan herbal menunjukkan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsiransum dengan nilai 17,040 g, 15,811 g, 15,886 g, dan 16,279 g. Pertambahan bobot badanberpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan nilai 3,35 g, 3,49 g, 3,42 g, dan 3,46 g. Konversipakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan nilai 5,11, 4,59, 4,68, dan 4,71.Kesimpulanbahwa pemberian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis berbeda hingga taraf 15%belum mampu meningkatkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversipakan.
Co-Authors Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Achmad, Diska Bintayani Ade Ramadani Adrianus Adrianus Ahmad Basrun Ahmad Basrun Alvirna Wati Amiluddin Indi Ananda, Siti Hadrayanti Andi Marwan Arianto Andi Murlina Tasse Anwar Anwar Anwar Anwar Apriliyan Yusuf Ardiansyah Ardiansyah AS Aku, AS Asis Surajat Asma Bio Kimestri Astriana Napirah Budiman Budiman Budiman Budiman Deki Zulkarnain Denvy Meidian Daoed Diana Sri Susanti Dicky Virgianto Sewangi Dicky Virgianto Sewangi Erfin Erfin Fachriza, Riza Fadilla, Zahra Jinan Fahmi, Katren Tika Fazlur Ibnul Salam Fian Rahma Wati Fredy Fredy Fuji Astuty Auza Ginting, Nina Maksimiliana Hairil Adzulyatno Hadini Hajar Hajar Hakim, Muh Haidir Hakim, Muh. Haidir Hamdan Has Harapin Hafid H. Hasniar Hasniar Hasniar Hasniar, Hasniar Husna Husna I Kadek Jefri Ibrahim, Anita Mustika Ilahude, Meygi Caecarika Putri INDRAYANI INDRAYANI Irine Ike Praptiwi, Irine Ike Irma wati Iska Fariska Jamaludin . Jefri Sembiring Johana Anike Mendes, Johana Anike Kemistri, Asma Bio Kiki Asmaul Husnah Kiki R Hasana La Ode Arsad Sani La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahidin Mani Yusuf Maya Sari Rupang Mega Ayu Yusuf Mega Ayu Yusuf, Mega Ayu Minayanti Minayanti Muh Ardiansyah Muh. Rusdin Muh. Safaat, La Ode Muhammad Amrullah Pagala Murni Nia Nanang Hardiana Natsir Sandiah Nongtit, Nikodemus Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurcholis Nurcholis Nurhayu Nurhayu Nurhayu Nurlia, Sitti Pamungkas, Wiyan Afriyanto PARJONO Parjono Parjono Passali, Daud A Peni Patriani Pratiwi, Arby’in Puput Sabrina Qalbi Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putra, Don Jaya Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmawati Hasid Rahman Rahman Rahmanpiu, Rahmanpiu Restu Libriani Riez Kifli Kolewora Rizal , Abdul RR. Ella Evrita Hestiandari Rupang, Maya Sari Sabila, Wa Ode Winda Winda Nur Salam, Fazlur Ibnul Salomina sambolinggi, Salomina Salwati Salwati Samsida Samsida Samsul Alam Fyka Sen Muliana Sufardiman Sufardiman Sulfiar, Ahmat Endang Two Surahmanto Suriani, Wa Ode Suryadi Pinang Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tambing, Titin Timba, Yohanes Onaltus TRESJIA CORINA RAKIAN W. Kurniawan Wa Ode Mulyana Wa Ode Winda Winda Nur Sabila Wahida Wahida Wati, Alvirna Yesti Yosefina Mangera Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw, Yosehi Yus Witdarko, Yus