Articles
Manajemen Supervisi Akademik pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini
Yuni Saputri, Oviana;
Darsinah, Darsinah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v4i2.276
Kualitas sumber daya pendidikan menentukan standar pengajaran. Pencapaian ini terkait erat dengan dukungan awal yang harus ditawarkan pengawas untuk meningkatkan kecakapan guru sehingga guru dapat mencurahkan waktu dan sumber daya untuk meningkatkan kepemimpinan akademik mereka sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan tindak lanjut supervisi akademik PAUD di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar. Strategi yang diambil adalah metode kualitatif deskriptif. Pengawas PAUD di Kecamatan Jumantono yang berjumlah dua orang menjadi sumber data. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Triangulasi data dan triangulasi sumber digunakan untuk validasi data. Analisis data interaktif dari Miles dan Huberman adalah metode analisis data yang digunakan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) Rencana supervisi meliputi informasi latar belakang, tujuan, sasaran, metode, waktu pelaksanaan, teknik yang digunakan, dan langkah-langkah kegiatan, sesuai dengan temuan kajian. 2) Pengawas melaksanakan supervisi akademik beberapa kali dalam sebulan dengan teknik kunjungan kelas dan observasi kelas 3) pengawas melakukan evaluasi supervisi akademik dengan menggunakan metode angket yang telah dibagikan kepada kepala sekolah dan guru. 4) Pengawas PAUD dapat menindaklanjuti dengan individu atau kelompok orang untuk pembinaan.
Strategi Guru dalam Membangun Nilai Agama dan Budi Pekerti pada Anak Usia Dini
Noer Safitri, Rizky;
Darsinah, Darsinah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v4i2.289
Nilai agama dan budi pekerti merupakan aspek yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan setiap manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi guru dalam membangun nilai agama dan budi pekerti pada anak usia dini. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah strategi guru dalam membangun nilai agama dan budi pekerti pada anak. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, di mana teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek yang ada di lapangan saat penelitian, wawancara adalah komunikasi antara dua pihak atau lebih yang dilakukan dengan tatap muka secara langsung, sedangkan dokumentasi sebagai sumber data yang digunakan untuk melengkapi penelitian, baik berupa sumber tertulis atau karya-karya monumental yang semuanya itu memberikan informasi dalam proses penelitian Verifikasi data menggunakan triangulasi teknik. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam membangun nilai agama dan budi pekerti pada anak usia dini melalui (1) keteladanan dari guru dan seluruh warga sekolah, (2) pelaksanaan kegiatan, dan (3) pengkondisian lingkungan sekolah.
Mengintegrasikan Kecakapan Abad 21 dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian
Marwahningsih, Novi;
Darsinah, Darsinah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v4i2.296
Dalam bidang pendidikan, pembelajaran abad 21 sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, unggul, dan kompetitif. Pendidikan abad 21 menekankan pengetahuan dan juga keterampilan yang merupakan bagian penting dalam meningkatkan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan seseorang itu penting di abad 21. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud pengintegrasian kecakapan abad 21 dalam rencana pelaksanaan pembelajaran harian. Penelitian dilakukan di TK AL Islam Jamsaren Surakarta. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, data dalam penelitian ini menggunakan perangkat pembelajaran yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran harian, teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tenik analisis data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian adalah bahwa kecakapan abad 21 di integrasikan pada kegiatan awal berupa bermain peran penjual sayuran, bercakap cakap macam-macam, bagian, manfaat, dan cara menanam sayuran, tanya jawab fungsi dan nama benda kendaraan air, dan bebaris dengan rapi. Pada kegiatan inti dan kegiatan penutup tidak di integrasikan dalam kecakapan abad 21.
Analisis Perencanaan Pembelajaran dalam Pengembangan Kreativitas untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
Wimukti Rahayu, Maulina;
Darsinah, Darsinah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v5i1.444
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rencana pelaksanaan pembelajaran dalam merangsang kreativitas yang diterapkan melalui kegiatan-kegiatan dengan memadukan nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan profil pelajar pancasila. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis rencana pelaksanaan pembelajaran dalam pengembangan kreativitas. Perencanaan yang dianalisis terdiri dari empat perencanaan yaitu; RPP minggu 8 sub topik Makanan Khas Nusantara, minggu 9 sub topik Pakaian Adat, minggu 10 sub topik Jamu, minggu 11 sub topik Kreasiku. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari 1 guru kelas kelompok A. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Dokumentasi berupa empat perencanaan pelaksanaan pembelajaran. Validasi data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten. Disini peneliti mengurai setiap kegiatan dalam dukungannya mengembangkan kreativitas anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 50% kegiatan yang dapat mengembangkan kreativitas. Adapun macam kegiatannya yang semuanya termasuk jenis main pembangunan yaitu; membangun warung makan nusantara/membangun pabrik jamu, masakan nusantara apa yang akan kamu buat, menggambar bebas, kreasi apa yang akan kamu buat dengan bahan-bahan ini, asyiknya bermain eksperimen sederhana, kreativitas apa yang akan kamu buat hari ini. Kesimpulannya untuk mengembangkan kreativitas dilakukan dengan main pembangunan. Main pembangunan adalah main yang ide-ide anak disajikan melalui media.
Evaluasi Pembelajaran Berfokus pada Sentra Balok
Agil Tri Budhiati, Ridha;
Darsinah, Darsinah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v5i1.496
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) pijakan lingkungan main. 2) pijakan sebelum main. 3) pijakan individu saat main. 4) pijakan setelah main di sentra balok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari guru sentra balok di kelompok B sejumlah 1. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pijakan lingkungan main belum sepenuhnya sesuai dengan penataan lingkungan pada sentra balok. Pada jumlah balok dan penataan aksesoris belum sesuai. Jumlah balok terlalu sedikit dan penataan aksesosris yang susah di lihat anak. 2) Pijakan setelah main sudah sesuai pada sentra balok. hanya saja pada aturan main berisikan “ambil balok secukupnya, ambil bergantian, setelah mengambil langsung dibangun, aksesoris di susun setelah bangunan sudah jadi, mengembalikan balok sesuai dengan tempatnya”. Pada aturan main belum dikemumakan bahwa membangun bangunan di atas alas. 3) Pijakan individu saat main sudah sesuai pada sentra balok. Skala pendampingan guru sudah dijalankan semua sesuai situasinya. Tetapi yang sering digunakan adalah pertanyaan (question) dan intervensi fisik (physical intervention). 4) Pijakan setelah main sudah sesuai pada sentra balok, hanya saja terdapat pemberian reward dan ditutup dengan membaca doa-doa.
Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Sentra Persiapan di PAUD
Khoirunnisa, Faaizah;
Darsinah, Darsinah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v5i1.500
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) pijakan lingkungan main. 2) pijakan sebelum main. 3) pijakan individu saat main. 4) pijakan setelah main di sentra persiapan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari guru sentra persiapan di kelompok B sejumlah 18. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif model Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Pada pijakan lingkungan main jenis main yang sudah dilakukan main sensorimotor, main pembangunan dan main plus keaksaraan. Namun jumlah tempat main dan jenis mainnya kurang, dan belum ada ragam main di setiap kegiatan. 2) Pada pijakan sebelum main, guru sudah melakukan aktivitas yang seharusnya dilakukan pada pijakan sebelum main. 3) Pada pijakan individu saat main, guru baru melakukan tiga dukungan dari lima dukungan main yang ada yaitu pengamatan, pernyataan langsung dan intervensi fisik, sedangkan yang belum dilakukan pertanyaan dan pernyataan tidak langsung. 4) Pada pijakan setelah main, guru sudah melakukan kegiatan yang seharusnya ada pada pijakan setelah main.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN HASIL BELAJAR IPA: PENDEKATAN QUASI-EKSPERIMENTAL
Widyasari, Erna;
Darsinah, Darsinah;
Rohmah, Wafrotur;
Al-Amin, Al-Amin
NUMBERS : Jurnal Pendidikan Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 2 (2024): April - June
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas metode pembelajaran blended learning dalam meningkatkan kemampuan metakognitif dan hasil belajar siswa dalam Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui pendekatan quasi-eksperimental. Sebanyak 120 siswa SMA diambil sebagai sampel penelitian, dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen yang menerapkan blended learning dan kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan metakognitif dan hasil belajar IPA, dianalisis menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan metakognitif dan hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan blended learning dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan metakognitif siswa dengan menyediakan lingkungan belajar yang interaktif dan adaptif. Studi ini memberikan bukti empiris terhadap potensi blended learning sebagai strategi efektif dalam peningkatan proses dan kualitas pembelajaran IPA di tingkat sekolah menengah.
Learning Strategy and Teacher's Role in Meeting 21st Century Students' Competences
Dwi Maryani;
Nur Cholidah;
Cettra Shandilia Latunusa Ambawani;
Darsinah;
Wafroturrohmah
Bulletin of Science Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51278/bse.v4i2.1315
In the 21st hundred years, Indonesia drove the brilliant age by making understudies that fit the requirements and foster the times, through training as well as proper learning endeavors and methodologies through the job of educators in the educational experience. The point of this examination is to break down the job of educators and learning systems in gathering the abilities of understudies in the 21st hundred years. This examination technique utilizes the investigation of writing or libraries utilizing perusing sources like books, diaries, magazines, archives, notes, and other pertinent sources. The consequences of this review can show that the further developed the age then all areas should have the option to follow it, one in the training area should be in a situation to make a brilliant age that matches the improvement of the 21st 100 years, the job of educators and techniques in learning assumes a significant part for schools.
Inclusive Education for Special Needs Students in Indonesia: A Review of Policies, Practices and Challenges
Somad, Abdul;
Haryanto, Sigit;
Darsinah, Darsinah
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol. 9 No. 2 (2024): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jmksp.v9i2.16192
This review research study focuses on reviewing the existing policies, methods, and challenges pertaining to inclusive education for special needs students in Indonesia. Following the formulation of appropriate research inquiries at the onset of the study, the researchers conducted extensive searches throughout prominent research databases utilizing certain keywords. Following a comprehensive evaluation, a total of 145 pertinent elements were identified. Subsequently, the researchers systematically reviewed each manuscript and excluded those that were not pertinent to the primary objective of the study. In order to fulfil the specified criteria, the studies were required to be composed in the English language, accessible to a wide range of individuals from 2017 to 2023. Furthermore, these studies were expected to provide explicit responses to the inquiries posed by the researchers, with a particular emphasis on students with special needs, mostly those enrolled in elementary school. The ultimate selection consisted of a compilation of 22 distinct research articles. There is a growing recognition among individuals that the fulfilment of educational requirements for special needs students within inclusive environments holds significant importance. Implementing inclusive policies poses significant challenges due to various factors, including insufficient teacher training, limited availability of resources, and the absence of standardized methods for identifying special needs individuals. There is a recommendation to conduct further study in order to identify optimal strategies for addressing existing challenges and promoting pedagogical approaches that effectively cater to the needs of special needs students in Indonesia.
Faktor Strategis Motivasi Belajar Dan Dampaknya Pada Hasil Belajar Matematika Di MTs
Darsinah, Darsinah
Jurnal VARIDIKA Volume 32, No. 1 Tahun 2020
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.177 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v32i1.11742
This study aims to: 1) Test the role of the learning environment and learning resources together, towards mathematics learning outcomes, indirectly through learning motivation. 2) Testing the role of the learning environment and learning resources simultaneously has a direct effect on learning motivation. 3) Test the role of learning motivation on mathematics learning outcomes. The study population of 246 students, a sample of 153 students. Research uses a quantitative correlational approach. Data collection uses questionnaires and documents. Data analysis techniques used path analysis, classical assumption test, model accuracy test, and estimator parameter accuracy test. Structural equation for the relationship between variables as follows: Z = 0.196 X1 + 0.171 X2 + 0.193 Y + 0.911, meaning that if the learning environment, learning resources, and learning motivation variables rise one level then successively have an effect each by 0.196; 0,171; 0.193 against mathematics learning outcomes. The results of the study: 1) There is a simultaneous role of the learning environment and learning resources, towards mathematics learning outcomes, indirectly through motivation to learn mathematics. 2) There is the role of the learning environment and learning resources simultaneously have a direct effect on learning motivation. 3) There is a role for learning motivation towards mathematics learning outcomes.