Claim Missing Document
Check
Articles

UJI DAYA HASIL BENIH PENJENIS BERBAGAI VARIETAS KEDELAI (Glycine max L.) PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DESA KEMANTREN KECAMATAN KEDUNGTUBAN KABUPATEN BLORA JAWA TENGAH Nurhuda Madani, Dwi Yadi; Husen, Syarif; Iriany, Aniek; Ishartati, Erny; Muhidin, Muhidin
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i11.3809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji pertumbuhan dan daya hasil beberapa varietas tanaman kedelai yang ditanam pada lahan sawah tadah hujan bekas lahan tanam tanaman padi. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2023 di lokasi berbeda di Desa Kemantren, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Penelitian ini mengubah benih penangkar menjadi benih tumpuan dalam mempelajari tanaman kedelai, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 kelompok ulangan tanam kedelai. Benih kedelai yang digunakan selama penelitian terdiri dari beberapa varietas yang diuji. Varietas tanaman kedelai yang digunakan antara lain 1) varietas Denasa-1; 2) Varietas Denasa-2; 3) Varietas Deja-1; 4) Variasi Deja-2; 5) Varietas Argomulyo; 6) Varietas Detam-1; 7) Varietas Dena-1; 8) Variasi tetap; dan 9) Varietas Devon-1. Seluruh bibit tanaman ditanam pada bedengan yang telah disiapkan di lahan sawah tadah hujan di Desa Kemantren, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tanaman kedelai yang ditanam pada lahan sawah tadah hujan mempunyai pengaruh terhadap hasil tanaman. Pertumbuhan yang mempengaruhi tanaman kedelai antara lain: tinggi tanaman; jumlah daun dan persentase pertumbuhan. Variabel hasil yang mempunyai pengaruh nyata terhadap tanaman kedelai antara lain: bobot 100 biji; bobot petak bibit dan bobot bibit hektar. Variabel hasil tidak mempunyai pengaruh yang nyata terhadap tanaman kedelai antara lain: polong tanaman dan jumlah bibit tanaman. Penanaman kedelai di lahan sawah tadah hujan yang mempunyai hasil tertinggi terdapat pada varietas Deja 2 mempunyai interval hasil rata-rata 3,3 ton/ha dan varietas Detam 1 mempunyai interval hasil rata-rata 3,4 ton/ha. Yang terendah pada varietas Denasa 1 mempunyai rata-rata selang hasil 1,18 ton/ha dan varietas Deja 1 mempunyai rata-rata selang hasil 1,32 ton/ha. Dari penelitian ini terlihat dari 9 varietas yang diuji, varietas kedelai Detam 1 mempunyai hasil yang baik ditanam di sawah tadah hujan. Kedelai varietas Denasa 1 memiliki hasil yang rendah dibandingkan varietas lain yang ditanam di sawah tadah hujan.
The Legal Dynamics of Digitally-Dimensioned Strikes in the Era of Industry 4.0 Muhidin, Muhidin; Richard, Richard
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 3 No. 10 (2025): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v3i10.562

Abstract

The Industry 4.0 era, marked by advances in information technology and digitalization, has fundamentally transformed the patterns of industrial relations in Indonesia. One significantly affected aspect is the practice of strikes as a form of collective worker action to demand rights and justice. Whereas strikes were previously associated with physical actions carried out directly at the workplace, digital forms of strikes have now emerged such as mass logouts, deactivating work application accounts, and mobilizing protests through social media. This transformation presents new challenges in regulation, implementation, and legal protection. Existing legal instruments, such as Law Number 13 of 2003 on Manpower and its implementing regulations, have yet to fully accommodate the dynamics of digitally-based strikes. This gap creates the potential for a legal vacuum and uncertainty in the enforcement of both workers’ rights and employers’ obligations. This article aims to analyze the legal dynamics of strikes in the digital era, focusing on the adequacy of the current normative framework, identifying regulatory gaps, and proposing necessary legal reforms. Using a normative approach and case studies particularly regarding strikes by online motorcycle taxi drivers in Indonesia this paper recommends the formulation of more responsive and inclusive regulations for non-conventional strike forms. This study is expected to offer both academic and practical contributions toward creating a labor law system that is adaptive, fair, and capable of ensuring a balance of interests between workers and employers in the digital age.
Teknologi Produksi Benih Kentang untuk Mewujudkan Kemandirian Benih di BUMDes Desa Batur Husen, Dr. Syarif; Purnomo, Agus Eko; Iriany, Aniek; Muhidin, Muhidin; Zakia, Aulia; Fuadiputra, Iqbal Ramadhani; Mazwan, M. Zul; Anggita, Farusa; Nurfitriani, Rizka
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.1.12-22

Abstract

The area at the foot of Mount Merbabu, more precisely in Batur Village, has an altitude of 1,200‒1,800 meters above sea level, so it is very suitable for cultivating potato plants. Several farmers have cultivated this, but the production results are not always optimal. The potato crop productivity problems faced by farmers in BUMDes are: 1) Limited quality seeds; 2) The price of seeds is high and difficult for farmers to reach; 3) Farmers use seeds from some crops that are not of good quality so the yield is low and susceptible to disease; and 4) Farmers are unfamiliar with the technology for producing superior potato seeds. The University of Muhammadiyah Malang has superior virus-free seed sources and technology that can be adopted and disseminated to farmers to produce quality seeds independently so that they can overcome the problems they face. Activities are carried out in a participatory manner using tutorial methods, training and demonstration plots at locations, and group mentoring. Partners agree to actively provide human resources, necessary facilities, and accompanying funds in implementing activities. At this time, farmers have understood planet acclimatization technology. They can produce 5,000 mini cuttings from 500 acclimatized broodstock, 10,000 G0 seeds, and 25 tonnes/ha of G2 seeds using rooted shoot-cutting technology. Additionally, partner farmers have obtained permits as seed producers from BPSB (Seed Supervision and Certification Center). This program is ongoing, and UMM will assist on an ongoing basis until the establishment of an independent BUMDes for potato seeds in Semarang Regency.
UJI COBA JENIS TANAMAN DALAM REKLAMASI LAHAN PASCA TAMBANG DI DESA BATUAH KEC. LOA JANAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Jumani, Jumani; Syahfari, Helda; Yahya, Zuhdi; Kamarubayana, Legowo; Azham, Zikri; Emawati, Heni; Khasanah, Lailatul; Fattah, Muhammad Ali Al; Muhidin, Muhidin
JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v2i2.8275

Abstract

Aktivitas pertambangan memberikan kotribusi terhadap perekonomian terhadap masyarakat namun lahan pasca tambang menjadi permasalahan pada kesuburan tanah untuk pemulihan lahan secara normal. Uji coba jenis tanaman lokal menjadi pilihan dengan harapan dapat tumbuh karena sesuai dengan adaptasi lingkungan alaminya. Metode dalam abdimas ini adalah dilaksanakan penanaman jenis buah di lahan pasca tambang PT. Komunitas Bangun Bersama, Site Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Hasil dalam kegiatan abdimas ini telah di tanaman buah-buahan di lahan bekas tambang yang telah ditunjuk oleh perusahaan. Penanaman buah-buahan lokal sebanyak 100 bibit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat reklamasi bekas tambang dengan penanaman jeni buah-buahan berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat reklamasi bekas tambang dengan penanaman jenis buah-buahan mendapatkan respon yang antusias dari masyarakat yang terlibat langsung dalam penanaman.
Accreditation Preparation and Implementation: A Study on Quality Assurance in Secondary Education Muhidin, Muhidin; Julaiha, Siti
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1559

Abstract

Education quality has become a critical priority in many countries as schools are increasingly required to demonstrate accountability and provide learning experiences that prepare students for future challenges. Accreditation serves as a key quality assurance mechanism to evaluate institutional performance comprehensively and transparently. This study aims to analyze the preparation and implementation processes of accreditation in secondary education institutions as an effort to improve educational quality. Using a descriptive qualitative design and a library research method, data were collected from scientific literature, government policies, and official BAN-S/M accreditation documents. The findings reveal that systematic preparation through team establishment, document management, training, and structured self-evaluation plays a decisive role in accreditation success. The study also identifies supporting factors such as leadership, teamwork, infrastructure, and community involvement, along with barriers including administrative overload, limited resources, and weak documentation systems. Theoretically, the research strengthens the framework of quality assurance by emphasizing readiness and collaboration, while practically providing guidance for policy and school improvement planning. It concludes that accreditation should function not merely as compliance but as a continuous quality development process.
Pembuatan Pupuk Bokashi Berbasis Vegetasi Sekunder Untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Budidaya Di Desa Jatibali Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara Muhidin, Muhidin; Karimuna, La; Sabaruddin, Laode; Afa, La Ode; Adawiyah, Robiatul; Basoka, Sri Wahyuni; Erawan, Dedi
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.444

Abstract

Pertanian modern menghadapi tantangan serius akibat ketergantungan tinggi pada pupuk anorganik yang berdampak negatif terhadap lingkungan, meningkatkan biaya produksi, dan menurunkan kesuburan tanah. Padahal, sumber daya lokal berupa vegetasi sekunder seperti gulma, limbah pertanian, dan tumbuhan liar di pedesaan masih jarang dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik. Melalui kegiatan pengabdian ini dikembangkan teknologi tepat guna untuk mengolah vegetasi sekunder menjadi pupuk bokashi yang ramah lingkungan, murah, serta mudah diterapkan oleh petani. Program dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu pra-implementasi berupa sosialisasi dan pelatihan teknis, implementasi melalui praktek langsung pembuatan serta aplikasi bokashi, dan pasca-implementasi berupa monitoring serta pembentukan kelompok tani pengolah bokashi. Metode ini disusun adaptif sesuai kondisi sosial ekonomi dan biofisik lokal, dengan menekankan efisiensi input, keberlanjutan ekosistem, dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam memproduksi serta menggunakan bokashi, berkurangnya ketergantungan pada pupuk kimia, dan meningkatnya kesadaran ekologis terhadap pengelolaan tanah berkelanjutan. Selain itu, terbentuk kelompok tani mandiri yang mampu mereplikasi inovasi ke wilayah lain. Program ini sekaligus menjadi media diseminasi penelitian pengelolaan limbah hijau, menjawab lambatnya adopsi teknologi organik, serta memperkuat jaringan kelembagaan lokal. Dengan demikian, pupuk bokashi berbasis vegetasi sekunder merupakan strategi penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan ketahanan ekonomi rumah tangga petani
Reconstruction of the Principles of Justice in Employment Agreements Post Constitutional Court Decision No. 168/PUU-XXI/2023 Muhidin, Muhidin; Faisal Santiago
Greenation International Journal of Law and Social Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): (GIJLSS) Greenation International Journal of Law and Social Sciences (December
Publisher : Greenation Research & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gijlss.v3i4.662

Abstract

The Constitutional Court (MK) Decision No. 168/PUU-XXI/2023 marks a significant milestone in the development of labor law in Indonesia, particularly concerning Fixed-Term Employment Agreements (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu or PKWT). The ruling sets a maximum duration for the implementation of PKWT at five years, including all possible extensions during the employment period. This time limit aims to provide legal certainty while ensuring maximum protection for workers employed under PKWT, who have often faced uncertainty and vulnerability in industrial relations. Issued on October 31, 2024, the MK decision strengthens the principle of justice in industrial relations by offering clearer and better protection for PKWT workers. With the five-year cap, workers are no longer subjected to prolonged uncertainty regarding their employment status, securing their rights more definitively. The ruling also balances employers’ authority to regulate employment relationships, allowing the use of PKWT under clear restrictions without arbitrary and unlimited contract renewals. This decision presents challenges for employers in adapting their contract practices to comply with the new regulations, especially in managing PKWT workers for short-term operational needs. MK Decision No. 168/PUU-XXI/2023 provides a stronger legal foundation to realize justice and legal certainty for workers, fostering harmonious, fair, and sustainable industrial relations, particularly for workers under PKWT status.
INOVASI SMART FARMING MODEL ELECTICAL CONDUCTIVITY DAN INTERVAL SIRKULASI LARUTAN NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON DI AGROWISATA DESA SUMBERGEDANG Sujono, Sujono; Muhidin, Muhidin; Roeswitawati, Dyah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2676

Abstract

Desa Sumbergedang memiliki Potensi alam desa yaitu: 1) Sungai dengan sumber air sepanjang tahun; 2) Pertanian tanaman pisang di sepanjang sungai; 3) Sumber Mata Air Ada Sekitar 30 Titik yang tersebar di 13 Dusun dan lahan belum termanfaatkan seluas 6 ha. Lahan ini sudah disiapkan untuk agrowisata desa salah satu nya adalah tanaman pisang dan tanaman melon. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh interval sirkulasi yang efektif bagi tanaman melon, nilai konduktivitas listrik yang sesuai bagi pertumbuhan dan hasil tanaman melon, kombinasi perlakuan interval sirkulasi pada smart farming tanaman melon di Desa Sumbergedang.Metode kegiatan instalasi hidroponik DFT dengan membuat instalasi hidroponik dengan menggunakan pipa berukuran 4” dengan panjang 8 meter dan melubangi pipa dengan jarak 30cm, dan pemberian tali rambatan untuk merambatkan tanaman melon. Selanjutnya yaitu membuat media tanam,media tanam yang digunakan dalam budidaya tanaman melon (Cucumis melo) pada sistem hidroponik DFT yaitu menggunakan busa. Media busa dipotong membentuk persegi dengan ukuran 2x2 cm pada lahan greenhouse ukuran 11 x 25 meter. Penyemaian benih, benih yang disemai sebanyak 480, persemaian menggunakan Teknik pemeraman menggunakan tisu sebanyak 5 lembar untuk alas benih dan dibasahi menggunakan sedikit air dan memberikan 7 lembar tisu sebagai penutup. Transplanting dilakukan ketika bibit sudah berusia 14 hss. Bibit melon yang menggunakan media busa diletakkan ke netpot hidroponik berukuran tinggi 7cm dengan diameter 5,8cm kemudian diletakkan pada media tanaman dft. pemeliharaan yang dilakukan dengan memberikan nutrisi AB mix, mengecek nutrisi dilakukan setiap pagi dengan menggunakan ec meter. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada interaksi nyata perilaku konduktivitas elektronik dan interval sirkulasi nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman, tinggi tanaman dan jumlah daun. Kombinasi perlakuan menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada umur 35 HST yaitu pada perlakuan konduktivitas listrik 2000 uS/cm + interval sirkulasi 120 menit dengan rata-rata tinggi 179,00 cm, perlakuan konduktivitas listrik 2000 uS/cm + interval sirkulasi 120 menit dengan rata-rata tinggi helaian daun 22,50.
Harmonisasi sistem hukum common law dan civil law dalam pembaharuan hukum nasional Muhidin, Muhidin; Hoesein, Zainal Arifin
Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): Cessie: Jurnal Ilmiah Hukum (In progress)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cessie.v4i4.1854

Abstract

Sistem hukum di dunia pada umumnya terbagi menjadi dua tradisi besar, yakni common law dan civil law, yang masing-masing memiliki karakteristik dan filosofi tersendiri. Indonesia secara historis menganut sistem civil law yang berakar pada tradisi hukum kontinental Eropa, khususnya Belanda, namun dalam perkembangannya, praktik hukum nasional menunjukkan pengaruh yang kuat dari sistem common law, terutama dalam bidang ekonomi, investasi, dan penyelesaian sengketa melalui peradilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis harmonisasi kedua tradisi hukum tersebut. Dalam konteks ini, metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. Hasil penelitian menyatakan bahwa urgensi harmonisasi antara kedua sistem hukum merupakan hal yang strategis bagi pembentukan hukum nasional yang responsif, adaptif, dan berkeadilan. Pemerintah bersama para pemangku kepentingan perlu melakukan langkah-langkah sistematis untuk memperkuat harmonisasi antara sistem hukum civil law dan common law melalui reformasi regulasi serta pembaruan kurikulum pendidikan hukum. Upaya tersebut harus mengintegrasikan pendekatan kodifikasi, fleksibilitas, dan preseden secara proporsional. Selain itu, perlu disegerakan kebijakan harmonisasi secara normatif yang mampu menyeimbangkan prinsip-prinsip hukum dari tradisi civil law dengan common law. Pendekatan harmonisasi normatif sebaiknya bersifat kontekstual dan inklusif, agar hukum nasional lebih adaptif terhadap perkembangan sosial dan kebutuhan masyarakat.
POTENSI POTENSI GENOTIPE UNGGUL PADI GOGO (Oryza sativa L.) BERDASARKAN KARAKTER VEGETATIF UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN Rahim, Syaifullah; Sadimantara, Gusti Ray; Muhidin, Muhidin; Ayuningtias, Nandini; Mbusango, Amin
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 27 No 2 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.27.2.156-163

Abstract

[EVALUATION OF SUPERIOR RICE GENOTYPES (Oryza sativa L.) BASED ON VEGETATIVE CHARACTERISTICS TO ENHANCE FOOD SECURITY]. This study aimed to identify superior genotypes of upland rice (Oryza sativa L.) adaptable to dryland conditions to support national food security. The experiment was conducted in Kambu Subdistrict, Southeast Sulawesi, using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with four replications. Eight genotypes were evaluated for five vegetative parameters—plant height, number of leaves, number of tillers, leaf area, and days to flowering measured at 21-77 days after planting (DAP). Significant genetic variation was observed among genotypes. Genotypes GS11-2, GS44-1, and GS16-1 exhibited superior early growth,with plant heights of 58-60 cm at 35 DAP, significantly outperforming the local control (41.6 cm). Correlation analysis revealed a strong positive relationship between plant height and leaf area (r=0.94 at 49-77 DAP) and a significant negative correlation between plant height and number of tillers (r=-0.86). Coefficients of variation ranged from 8.5-19.5%, indicating reliable data, except for leaf area at 21 DAP (30.1%). These findings underscore the value of early selection based on vegetative traits, particularly plant height and leaf area, as reliable indicators of yield potential. Genotypes with rapid and stable vegetative growth hold promise for development as dryland-adapted varieties. This research provides a robust scientific foundation for upland rice breeding programs to address land conversion and climate change challenges, thereby enhancing national food resilience. Full txt pdf
Co-Authors Agus Eko Purnomo Akbar, Akbar Muhamad Ashoni Alan Al Qadri Ali, Toni Saidun Andi Awaluddin Andi Khaeruni ANDI NURMAS, ANDI Anggita, Farusa Aniek Iriany ANIMA HISEIN, WAODE SITI Annisa, Sarah Chairul APRIZAL, MUHAMMAD Arief Goeritno Arsy Aysyah Anas Asniah Asniah Aulia Zakia Ayuningtias, Nandini Azama, Irham Muhammad Azhar Ansi BAMBANG WAHYUDI WICAKSONO, BAMBANG WAHYUDI Basamekha, Shuhd Khaled Hood Basoka, Sri Wahyuni Chaerani Tri Yuliana Darmawan, Wendi Dase, Revan Septian Dedi Erawan DEWI NURHAYATI YUSUF Dewi Nurhayati Yusuf DIRVAMENA BOER, DIRVAMENA Dyah Roeswitawati Eka Febrianti Emawati, Heni Erny Ishartati Fachrudin, Aris Fahleji, Maulana Fahyudin, Fahyudin Faisal Santiago Fattah, Muhammad Ali Al Firmansyah , Hadi Fithri Muliawati Fitriani Fitriani Gusti Ayu Kade Sutariati Gusti Ngurah Adhi Wibawa Halim Halim, Halim Hasanah, Tantri Helda Syahfari Husen, Dr. Syarif I Kadek Pande Prasetia W Imam Santoso Ine Fausayana, Ine Iqbal Ramadhani Fuadiputra Irfansyah, Dicki Joki Irawan Jumaedi, Jumaedi Jumani, Jumani Kamarubayana, Legowo Khasanah, Lailatul La Karimuna LA MUDI, LA La Ode Afa La Ode Safuan Laode Muhammad Harjoni Kilowasid Laode Sabaruddin M, M. Rayiz Ayinul M. Zul Mazwan Makmur Jaya Arma Mani Yusuf Markus Toni, Doni Marsuki Iswandi, Marsuki Maulana Maulana, Maulana Maulana, Akbar Mbusango, Amin Meilani Safitri Muhammad Safarrudin Mundu, Awal Muslich Anshori Mutiara, Seli Nalefo, La Nana Mulyana Nini Mila Rahni Nini Mila Rahni Nova Rini Nurfitriani, Rizka Nurhuda Madani, Dwi Yadi Nurul Huda Permadi, Bambang Prasetia Wiguna, I Kadek Pande Rachmawati Hasid Rahim, Syaifullah Rahmatuloh, Riki Ramadhan, Afham Rasul Mandia Resman Resman Rian Arini Richard Richard Robiatul Adawiyah Roy Waluyo Sadimantara, Gusti Ray SADIMANTARA, I GUSTI RAY Sarawa, Sarawa Sarip Hidayat, Sarip Sigit Kurniawan Siti Julaiha Sitti Leomo Sitti Leomo SITTI LEOMO Suaib, Suaib Sujono Sujono, Sujono Suparman Suparman Supriatiningsih, Supriatiningsih Suratun Suratun Susanto, Denies SYAMSU ALAM Syarif Husen Tresjia C Rakian TRESJIA CORINA RAKIAN Tresjia Corina Rakian TRESJIA CORINA RAKIAN, TRESJIA CORINA WAHYU, DIDIN RASYIDIN Waode Nuraida Waode Nuraida Waode Nuraida Weka Widayati, Weka Wendi Darmawan Widarsih, Asih Widhiantika, Wieke Wieke Widhiantika Yani, Achmad Yasin Azhari Yazin Azhari Yuliah, Yuliah Yuliana, Chaerani Tri Yusuf, Dewi Nurhayati Zaenudin Zaenudin Zainal Arifin Hoesein Zikri Azham, Zikri Zuhdi Yahya, Zuhdi Zulfikar Zulfikar