Claim Missing Document
Check
Articles

Multi Akad dalam Keuangan Syariah Kontemporer: Analisis Hukum, Etika, dan Maqashid al-Shari‘ah di Indonesia: Multi-Contract Structures in Contemporary Islamic Finance: A Legal, Ethical, and Maqashid al-Shari‘ah Analysis in Indonesia Ashoni, Akbar Muhamad; Salsabila, Maulani; Muhidin, Muhidin; Hamzah, Jajang Saepul; Rahayu, Ayu Hazar
El-Suffah: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2026): El-Suffah: Jurnal Studi Islam
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/suffah.v3i1.535

Abstract

The rapid development of Islamic finance has driven the emergence of innovative financial products to address the growing complexity of contemporary transactions. One such innovation is the application of hybrid contracts (multi akad), defined as the combination of two or more contracts within a single transaction structure. While offering flexibility and efficiency, this practice raises significant legal and ethical concerns, particularly regarding the potential for ??lah (legal stratagems), the tendency toward formalistic compliance devoid of substantive meaning, and the gap between normative fatwas and actual operational practices. This study aims to critically analyze the practice of hybrid contracts through an integrative approach combining Islamic legal theory, ethics, and maq??id al-shar?‘ah. It employs a qualitative library-based research method, examining classical and contemporary fiqh literature, principles of u??l al-fiqh, fatwas issued by the Indonesian National Sharia Council (DSN-MUI), and relevant regulatory frameworks in Indonesia. The findings indicate that hybrid contracts are fundamentally permissible in Islamic commercial law, provided that each underlying contract is valid under Shar?‘ah and free from prohibited elements. However, contemporary practices reveal a tendency toward a mismatch between formal and substantive compliance, where certain hybrid structures may function as mechanisms for disguising elements of rib?. This study contributes to the literature by proposing a maq??id al-shar?‘ah-based analytical framework that emphasizes substantive compliance rather than mere formal adherence to fatwas. This framework offers an alternative perspective for evaluating hybrid contract practices by prioritizing justice, transparency, and public welfare as the core objectives of Shar?‘ah.  [Perkembangan Perkembangan ekonomi syariah yang pesat telah mendorong munculnya berbagai inovasi produk keuangan guna merespons kompleksitas transaksi modern. Salah satu inovasi tersebut adalah penerapan multi akad (hybrid contract), yaitu penggabungan dua atau lebih akad dalam satu rangkaian transaksi. Meskipun menawarkan fleksibilitas dan efisiensi, praktik ini menimbulkan persoalan hukum dan etika, terutama terkait potensi ??lah (rekayasa hukum), kecenderungan formalisasi akad tanpa substansi, serta adanya kesenjangan antara fatwa normatif dan praktik operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis praktik multi akad melalui pendekatan integratif yang menggabungkan perspektif hukum Islam, etika, dan maq??id al-shar?‘ah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan mengkaji literatur fikih klasik dan kontemporer, kaidah u??l fiqh, fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), serta regulasi terkait di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multi akad pada prinsipnya dibolehkan dalam muamalah selama setiap akad yang digabungkan memenuhi ketentuan syar‘i dan bebas dari unsur yang dilarang. Namun demikian, praktik kontemporer memperlihatkan adanya ketidaksesuaian antara aspek formal dan substantif, di mana beberapa struktur multi akad berpotensi menjadi sarana penyamaran unsur riba. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pengembangan kerangka analisis berbasis maq??id al-shar?‘ah yang menekankan pentingnya kepatuhan substantif (substantive compliance), bukan sekadar kepatuhan formal terhadap fatwa. Kerangka ini memberikan perspektif alternatif dalam menilai praktik multi akad dengan menitikberatkan pada nilai keadilan, transparansi, dan kemaslahatan sebagai tujuan utama syariah.]
Co-Authors Abda Abda Agus Eko Purnomo Akbar, Akbar Muhamad Ashoni Alan Al Qadri Ali, Toni Saidun Andi Awaluddin Andi Khaeruni ANDI NURMAS, ANDI Anggita, Farusa Aniek Iriany ANIMA HISEIN, WAODE SITI Annisa, Sarah Chairul APRIZAL, MUHAMMAD Arief Goeritno Arsy Aysyah Anas Ashoni, Akbar Muhamad Asniah Asniah Aulia Zakia Azama, Irham Muhammad Azhar Ansi BAMBANG WAHYUDI WICAKSONO, BAMBANG WAHYUDI Basamekha, Shuhd Khaled Hood Basoka, Sri Wahyuni Chaerani Tri Yuliana Darmawan, Wendi Dase, Revan Septian Dedi Erawan Dewi Nurhayati Yusuf DEWI NURHAYATI YUSUF DIRVAMENA BOER, DIRVAMENA Dyah Roeswitawati Eka Febrianti Emawati, Heni Erdita Naffisa Eriyani Erny Ishartati Fachrudin, Aris Fahleji, Maulana Fahyudin, Fahyudin Faisal Santiago Fattah, Muhammad Ali Al Firmansyah , Hadi Fithri Muliawati Fitriani Fitriani Gusti Ayu Kade Sutariati Gusti Ngurah Adhi Wibawa Halim Halim, Halim Hamzah, Jajang Saepul Hasanah, Tantri Helda Syahfari Hikhmat , Rokhmatul Husen, Dr. Syarif I Kadek Pande Prasetia W IMAM SANTOSO Imam Santoso Ine Fausayana, Ine Iqbal Ramadhani Fuadiputra Irfansyah, Dicki Joki Irawan Jumaedi, Jumaedi Jumani, Jumani Kamarubayana, Legowo Khasanah, Lailatul La Karimuna LA MUDI, LA La Ode Afa La Ode Safuan Laode Muhammad Harjoni Kilowasid Laode Sabaruddin M, M. Rayiz Ayinul M. Zul Mazwan Makmur Jaya Arma Mani Yusuf Markus Toni, Doni Marsuki Iswandi, Marsuki Maulana Maulana, Maulana Maulana, Akbar Meilani Safitri Muhammad Safarrudin Mundu, Awal Muslich Anshori Muslimin Muslimin Mutiara, Seli Nalefo, La Nana Mulyana Nana Mulyana Nini Mila Rahni Nini Mila Rahni Nova Rini Nurfitriani, Rizka Nurhuda Madani, Dwi Yadi NurSiaga, Rahmat Nurul Huda Permadi, Bambang Prasetia Wiguna, I Kadek Pande Rachmawati Hasid Rahayu, Ayu Hazar Rahmatuloh, Riki Ramadhan, Afham Rasul Mandia Resman Resman Rian Arini Richard Richard Rifqih Rizqullah Robiatul Adawiyah Roy Waluyo Rustendi, Teten Sadimantara, Gusti Ray SADIMANTARA, I GUSTI RAY Salsabila, Maulani Sarawa, Sarawa Sarip Hidayat, Sarip Sigit Kurniawan Siti Julaiha Siti Madinah Ladjamuddin Sitti Leomo SITTI LEOMO Sitti Leomo Suaib, Suaib Sujono Sujono, Sujono Suparman Suparman Supriatiningsih, Supriatiningsih Suratun Suratun Susanto, Denies SYAMSU ALAM Syarif Husen Tresjia C Rakian Tresjia Corina Rakian TRESJIA CORINA RAKIAN TRESJIA CORINA RAKIAN, TRESJIA CORINA WAHYU, DIDIN RASYIDIN Waode Nuraida Waode Nuraida Waode Nuraida Weka Widayati, Weka Wendi Darmawan Widarsih, Asih Widhiantika, Wieke Wieke Widhiantika Yani, Achmad Yasin Azhari Yazin Azhari Yuliah, Yuliah Yuliana, Chaerani Tri Yusuf, Dewi Nurhayati Zaenudin Zaenudin Zikri Azham, Zikri Zuhdi Yahya, Zuhdi Zulfikar Zulfikar