p-Index From 2021 - 2026
5.713
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter AL-ATHFAAL : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) AL MA'ARIEF : JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL DAN BUDAYA Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Jurnal Manajemen dan Inovasi (MANOVA) Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Brilliance: Research of Artificial Intelligence The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Southeast Asian Journal of Islamic Education Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM) Chalim Journal of Teaching and Learning Journal of Scientific Research, Education, and Technology Journal of Artificial Intelligence and Digital Business IDEA: Jurnal Psikologi Jurnal Imu Pendidikan dan Keagamaan Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Anjasmoro: Islamic Interdisciplinary Journal EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) JPS (Jurnal Perbankan Syariah) EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Al-Hayat: Journal of Islamic Education AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmiah Farmasi Indonesia (JIFIN) MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management Santara: Journal of Islamic Law and Humanity Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan
Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRASI ETIKA PENDIDIKAN ISLAM DALAM KURIKULUM BERBASIS CINTA DI ERA DISRUPSI DIGITAL DAN ANONIMITAS GLOBAL Syafi’i, Imam; Noviani, Dwi
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.8823

Abstract

ABSTRAK Disrupsi digital dan anonimitas global telah memengaruhi perilaku moral peserta didik melalui melemahnya kontrol etika dan munculnya fenomena online disinhibition effect di ruang digital. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dan praksis moral, sehingga menuntut pendekatan pendidikan yang lebih humanis dan reflektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi etika Pendidikan Agama Islam dalam kurikulum berbasis cinta sebagai respons terhadap tantangan moral di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang dianalisis secara normatif-teologis, filosofis-pedagogis, dan kontekstual-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta yang berlandaskan nilai rahmah, empati, dan penghormatan terhadap martabat manusia mampu memperkuat internalisasi akhlak peserta didik secara kontekstual. Penguatan kesadaran muraqabah serta pembiasaan nilai tabayyun dan akhlak karimah terbukti efektif dalam meredam dampak negatif disinhibisi daring dan membentuk perilaku digital yang bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa kurikulum PAI berbasis cinta merupakan model pedagogis humanis yang relevan dalam menghadapi kompleksitas kehidupan digital global.
The Use of Solite Kids Interactive Learning Media to Improve Fiqh Learning Outcomes in Madrasah Hasan, Izzah Nur Hudzriyah; Syafi’i, Imam; Fahmi, Muhammad; Laili Mas Ulliyah Hasan
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v13i1.12694

Abstract

Technological advancements in education require teachers to present engaging and enjoyable learning experiences that align with the characteristics of today’s digital generation. The use of technology-based learning media, such as Android applications, offers a solution for creating a more interactive and effective learning environment. This study aims to examine the effectiveness of the Android-based interactive learning media Solite Kids in improving student learning outcomes in the Fiqh subject for seventh-grade students at MTsN 3 Kota Surabaya. The research method used is a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group format. Data were collected through pretest and posttest assessments administered to two classes: class VII G as the experimental group using Solite Kids, and class VII H as the control group using conventional teaching methods. Data analysis included normality testing, homogeneity testing, and an independent sample t-test using SPSS software. The results showed that the average posttest score of the experimental group increased to 80.17, while the control group achieved an average of 70.83. The independent sample t-test yielded a significance value (2-tailed) of 0.009 < 0.05, indicating that H₀ is rejected and Hₐ is accepted. Therefore, it can be concluded that the Android-based interactive learning media Solite Kids is effective in improving Fiqh learning outcomes among seventh-grade students at MTsN 3 Kota Surabaya. Keywords: Learning Media, Android Solite Kids, Fikih Learning Outcomes.
Teacher Participation In Implementing The Imtaq Center Method At The Islamic Kindergarten Darun Najah Sangatta Selatan Latifa, Maratul; Pandiangan , Anjani Putri Belawati; Syafi’i, Imam
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 2026
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v5i1.992

Abstract

The purpose of this study was to determine the teacher's participation in implementing the imtaq center method at Darun Najah Islamic Kindergarten Sangatta Selatan. The type of research that the author uses in this research is field research using a qualitative research approach. In collecting data, the author uses data collection techniques, namely participant observation, structured interviews, documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that teacher participation in the imtaq center method at Darun Najah Islamic Kindergarten includes lesson planning, selecting appropriate methods, and creating a comfortable learning environment. Teachers play an important role in the preparation of materials, student character development, and relevant curriculum. Obstacles that arise include the lack of parental role, limited facilities, and the mismatch of methods with children's interests. Solutions include increasing parental involvement, improving facilities, adjusting learning methods and encouraging cooperation between students.
Kontekstualisasi Maqasid al-shari’ah dalam Literatur Pesantren Kontemporer; Respon Tekstual terhadap Tren Childfree Ashari, Beni; Suharto, Babun; Syafi’i, Imam; Najib, Daniya Muwahidun
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v7i1.4376

Abstract

Hegemoni globalisasi telah mendisrupsi tatanan nilai keluarga Muslim melalui penyebaran ideologi childfree dan kebebasan seksual yang mendekonstruksi filosofi pernikahan Islam dari orientasi sakral-transendental menjadi kontrak privat berbasis otonomi tubuh semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi epistemologis dan strategi respon tekstual dalam literatur pesantren kontemporer saat mengontekstualisasikan doktrin Maqasid al-Shari’ah, khususnya aspek hifz al-nasl (pemeliharaan keturunan), guna menjawab validitas argumen hak reproduksi global tersebut. Menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan filosofis-yuridis, penelitian ini menelaah secara kritis kitab-kitab turats, keputusan Bahtsul Masail, dan pemikiran ulama pesantren modern yang dianalisis menggunakan pisau bedah usul fiqh seperti Sadd al-Dharai’ dan Maslahah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literatur pesantren tidak merespons modernitas dengan penolakan dogmatis buta, melainkan melalui dialektika metodologis yang canggih; yakni dengan melakukan distingsi tegas antara tanzim al-nasl (pengaturan kelahiran) yang diterima sebagai bentuk adaptasi rasional-medis, dengan tahdid al-nasl (pemutusan keturunan) yang ditolak keras karena melanggar hak Tuhan (haqqullah). Pesantren merekonstruksi narasi prokreasi bukan sekadar sebagai fungsi biologis, melainkan sebagai investasi peradaban dan mandat teologis yang tidak dapat dibatalkan oleh hak asasi individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap pesantren merepresentasikan bentuk resiliensi intelektual hukum Islam yang menawarkan konsep “kebebasan bertanggung jawab”, sekaligus berfungsi sebagai benteng imunitas sosial (social immunity) yang vital untuk menjaga keberlangsungan demografi umat dan ketahanan keluarga di tengah gempuran hedonisme global
Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia tentang Perceraian akibat Intervensi Orang Tua (Studi Putusan hakim Pengadilan Probolinggo) Ulya, Iradhah; Syafi’i, Imam; Firdausiyah, Vita
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v10i1.7711

Abstract

Abstracts: Divorce is an increasing phenomenon in Indonesia, influenced by various factors, one of which is parental intervention in their children's households. This interference can cause disharmony and lead to divorce. This article analyzes divorce due to parental intervention in the perspective of positive law and Islamic law with a case study of Decision 379/Pdt.g/2024/PA.Prob. The research method used is a normative juridical approach through literature study and analysis of court decisions. Seeing from the results of the contents of the decision that the judge considered this household could not be saved because the Plaintiff and Defendant had tried to resolve the problem.  The results of the study show that positive law in Indonesia regulates divorce as an individual right that must be processed through the courts. Meanwhile, in Islamic law, divorce is allowed but recommended to be avoided except in emergencies. This study emphasizes the importance of balancing between individual rights in marriage and the role of parents so as not to overstep limits that can damage the integrity of the household. In addition, a mediation approach and legal education are needed to prevent divorce due to external factors such as family intervention.Keywords: Divorce, Parental Intervention, Positive Law, Islamic Law, Court Decision. Abstrak : Perceraian merupakan fenomena yang terus meningkat di Indonesia faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah intervensi orang tua dalam rumah tangga anak mereka. Campur tangan ini dapat menimbulkan ketidakharmonisan dan berujung pada perceraian. Artikel ini menganalisis perceraian akibat intervensi orang tua dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam dengan studi kasus Putusan 379/Pdt.g/2024/PA.Prob. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan dan analisis putusan pengadilan. Melihat dari hasil isi putusan bahwa hakim mempertimbangkan rumah tangga ini sudah tidak bisa di selamatkan karena  Penggugat dan Terguggat sudah berupaya dalam menyelesain permasalahannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum positif di Indonesia mengatur perceraian sebagai hak individu yang harus diproses melalui pengadilan. Sementara itu, dalam hukum Islam, perceraian diperbolehkan tetapi dianjurkan untuk dihindari kecuali dalam keadaan darurat. Studi ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara hak individu dalam pernikahan dan peran orang tua agar tidak melampaui batas yang dapat merusak keutuhan rumah tangga. Selain itu, diperlukan pendekatan mediasi dan edukasi hukum untuk mencegah perceraian akibat faktor eksternal seperti intervensi keluarga.Kata kunci: Perceraian, Intervensi Orang Tua, Hukum Positif, Hukum Islam, Putusan Pengadilan. 
Harmonizing Culture and Religious Traditions in Multi-Religious Families Hawa, Hawa' Hidayatul Hikmiyah; Wagianto, Ramdan; Syafi’i, Imam; Nugroho, Irzak Yuliardy; Ihsani, A. Fikri Amiruddin
Santara: Journal of Islamic Law and Humanity Vol. 1 No. 2 (2025): Islamic Law and Humanity
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/santara.v1i2.258

Abstract

Conception and harmonization of religious culture and traditions within multifaith families in three villages known as centers of religious moderation in Malang City. The background to this study arises from the complexity of urban life characterized by religious and cultural diversity, which demands harmonious management of differences within the family and community context. This research uses a qualitative approach with a case study method, involving in-depth interviews, participant observation, and analysis of local documents as the primary data sources. The results show that multifaith families in the three villages are able to build harmony through several strategies: mutual respect for each member's religious practices, adapting traditions and rituals to be inclusive, and maintaining open communication between family members and neighbors. Furthermore, social interactions at the village level, such as joint celebrations, community activities, and support among residents, contribute to strengthening social cohesion and fostering values of tolerance. This research confirms that the harmonization of religious culture and traditions is not merely a normative concept, but a practice that can be realized through awareness, flexibility, and appreciation of differences. These findings contribute to the understanding of religious moderation at the local level and serve as a reference for developing an adaptive and harmonious model for managing multifaith family diversity.
Co-Authors Abdul Muid ADE HIKMAT Agus Prianoto, David Al Maliki, Ahmad Zen Ardiansyah, M Fahmi Arif Bulqini Ashari, Beni Assegaf, Abd. Rachman Aulia, Annisa Auliya', Hilyatul Azizah, Arifatun Azizah, Biqrotul Babun Suharto Baehaqi Baharudin Baharudin Buamona, Agung Pratama Cahyani, Tari Dwi Dafid, Mohammat Dana Kusuma, Suteja Wira Dinana, Retno Aqimnad Etri Nursanty, Oci Fadila, Eurima Zahra Rahma Fajriansyah, Irham Fatimatuzzahra, Ananda Putri Fauzan Prasetyo febrian, Muh fadhli Feryani umi Rosidah, Feryani umi Fikriyah, Adela Tsamrotul Firdausiyah, Vita Hadad, Alwi Al Hairul Anam Hasan, Izzah Nur Hudzriyah Hasmila, Hasmila Hawa' Hidayatul Hikmiyah Hawa, Hawa' Hidayatul Hikmiyah Heny Wulandari Hermanto, Yon Ade Lose Husniyatus Salamah Zainiyati I Dewa Made Aryananda Ihsani, A. Fikri Amiruddin Imron Fauzi Irmawanti, Irmawanti Irzak Yuliardy Nugroho Karnoto, Kacung Al Khabibjonovna, Kushieva Nodira Khamim, Nur Kumala Sari, Citra Ayu Kunawi Basyir Kuswanto Kuswanto Laili Mas Ulliyah Hasan Latifa, Maratul Linda Suryanti M. NaufalSani Machfud Irsyada Mariyana, Tyssa Maulidiyah, Nailin Nikmatul Mohammad Efendi Muflikhatun, Muflikhatun MUHAMMAD FAHMI Naimah, Izzatun Najib, Daniya Muwahidun Nisa, Auwliya Khairun Noviani, Dwi Nur Diana Pandiangan , Anjani Putri Belawati Pratama, Agung Fikri Putriningtyas, Ayu Quthny, Abu Yazid Adnan Rahmania, Erfin Walida Rahmawan, Ahmad Irvan Ramdan Wagianto RATNA NURDIANA Ratna, Chichi Dian Renaldi Renaldi Rif’ah, Sirli Nailatur Rina Rifqie Mariana Riwanda, Riwanda Rosyidah, Laily Rusilowati, Umi Sassi, Komarudin Sa’adah, Sa’adah Sa’diyah, Chalimatus Septiawati, Sofia Tri Sestini, Sestini Sugiantoro Sugiantoro Sunarsi, Denok Susanto, Hengli Suyoko, Andri Taufiq, Wahdatul Ramdhani Husnan Totong, Julia Ulya, Iradhah Umah, Fiqi Maslakhatul Utami, Monika Agustia Wachidin, Muhammad Soffan Wafa, Muhammad Ali Wakhidah, Elfa Wahyu Youhanita, Ety Zakiyah, Lailatuz