p-Index From 2021 - 2026
6.092
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter AL-ATHFAAL : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) AL MA'ARIEF : JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL DAN BUDAYA Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Jurnal Manajemen dan Inovasi (MANOVA) Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Brilliance: Research of Artificial Intelligence Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Southeast Asian Journal of Islamic Education Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM) Chalim Journal of Teaching and Learning Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Journal of Scientific Research, Education, and Technology Journal of Artificial Intelligence and Digital Business IDEA: Jurnal Psikologi Jurnal Imu Pendidikan dan Keagamaan Assyfa Journal of Islamic Studies Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Anjasmoro: Islamic Interdisciplinary Journal EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) JPS (Jurnal Perbankan Syariah) EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Al-Hayat: Journal of Islamic Education AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmiah Farmasi Indonesia (JIFIN) ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management Santara: Journal of Islamic Law and Humanity Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan
Claim Missing Document
Check
Articles

Teacher Participation In Implementing The Imtaq Center Method At The Islamic Kindergarten Darun Najah Sangatta Selatan Latifa, Maratul; Pandiangan , Anjani Putri Belawati; Syafi’i, Imam
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 2026
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v5i1.992

Abstract

The purpose of this study was to determine the teacher's participation in implementing the imtaq center method at Darun Najah Islamic Kindergarten Sangatta Selatan. The type of research that the author uses in this research is field research using a qualitative research approach. In collecting data, the author uses data collection techniques, namely participant observation, structured interviews, documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that teacher participation in the imtaq center method at Darun Najah Islamic Kindergarten includes lesson planning, selecting appropriate methods, and creating a comfortable learning environment. Teachers play an important role in the preparation of materials, student character development, and relevant curriculum. Obstacles that arise include the lack of parental role, limited facilities, and the mismatch of methods with children's interests. Solutions include increasing parental involvement, improving facilities, adjusting learning methods and encouraging cooperation between students.
Kontekstualisasi Maqasid al-shari’ah dalam Literatur Pesantren Kontemporer; Respon Tekstual terhadap Tren Childfree Ashari, Beni; Suharto, Babun; Syafi’i, Imam; Najib, Daniya Muwahidun
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v7i1.4376

Abstract

Hegemoni globalisasi telah mendisrupsi tatanan nilai keluarga Muslim melalui penyebaran ideologi childfree dan kebebasan seksual yang mendekonstruksi filosofi pernikahan Islam dari orientasi sakral-transendental menjadi kontrak privat berbasis otonomi tubuh semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi epistemologis dan strategi respon tekstual dalam literatur pesantren kontemporer saat mengontekstualisasikan doktrin Maqasid al-Shari’ah, khususnya aspek hifz al-nasl (pemeliharaan keturunan), guna menjawab validitas argumen hak reproduksi global tersebut. Menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan filosofis-yuridis, penelitian ini menelaah secara kritis kitab-kitab turats, keputusan Bahtsul Masail, dan pemikiran ulama pesantren modern yang dianalisis menggunakan pisau bedah usul fiqh seperti Sadd al-Dharai’ dan Maslahah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literatur pesantren tidak merespons modernitas dengan penolakan dogmatis buta, melainkan melalui dialektika metodologis yang canggih; yakni dengan melakukan distingsi tegas antara tanzim al-nasl (pengaturan kelahiran) yang diterima sebagai bentuk adaptasi rasional-medis, dengan tahdid al-nasl (pemutusan keturunan) yang ditolak keras karena melanggar hak Tuhan (haqqullah). Pesantren merekonstruksi narasi prokreasi bukan sekadar sebagai fungsi biologis, melainkan sebagai investasi peradaban dan mandat teologis yang tidak dapat dibatalkan oleh hak asasi individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap pesantren merepresentasikan bentuk resiliensi intelektual hukum Islam yang menawarkan konsep “kebebasan bertanggung jawab”, sekaligus berfungsi sebagai benteng imunitas sosial (social immunity) yang vital untuk menjaga keberlangsungan demografi umat dan ketahanan keluarga di tengah gempuran hedonisme global
Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia tentang Perceraian akibat Intervensi Orang Tua (Studi Putusan hakim Pengadilan Probolinggo) Ulya, Iradhah; Syafi’i, Imam; Firdausiyah, Vita
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v10i1.7711

Abstract

Abstracts: Divorce is an increasing phenomenon in Indonesia, influenced by various factors, one of which is parental intervention in their children's households. This interference can cause disharmony and lead to divorce. This article analyzes divorce due to parental intervention in the perspective of positive law and Islamic law with a case study of Decision 379/Pdt.g/2024/PA.Prob. The research method used is a normative juridical approach through literature study and analysis of court decisions. Seeing from the results of the contents of the decision that the judge considered this household could not be saved because the Plaintiff and Defendant had tried to resolve the problem.  The results of the study show that positive law in Indonesia regulates divorce as an individual right that must be processed through the courts. Meanwhile, in Islamic law, divorce is allowed but recommended to be avoided except in emergencies. This study emphasizes the importance of balancing between individual rights in marriage and the role of parents so as not to overstep limits that can damage the integrity of the household. In addition, a mediation approach and legal education are needed to prevent divorce due to external factors such as family intervention.Keywords: Divorce, Parental Intervention, Positive Law, Islamic Law, Court Decision. Abstrak : Perceraian merupakan fenomena yang terus meningkat di Indonesia faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah intervensi orang tua dalam rumah tangga anak mereka. Campur tangan ini dapat menimbulkan ketidakharmonisan dan berujung pada perceraian. Artikel ini menganalisis perceraian akibat intervensi orang tua dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam dengan studi kasus Putusan 379/Pdt.g/2024/PA.Prob. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan dan analisis putusan pengadilan. Melihat dari hasil isi putusan bahwa hakim mempertimbangkan rumah tangga ini sudah tidak bisa di selamatkan karena  Penggugat dan Terguggat sudah berupaya dalam menyelesain permasalahannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum positif di Indonesia mengatur perceraian sebagai hak individu yang harus diproses melalui pengadilan. Sementara itu, dalam hukum Islam, perceraian diperbolehkan tetapi dianjurkan untuk dihindari kecuali dalam keadaan darurat. Studi ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara hak individu dalam pernikahan dan peran orang tua agar tidak melampaui batas yang dapat merusak keutuhan rumah tangga. Selain itu, diperlukan pendekatan mediasi dan edukasi hukum untuk mencegah perceraian akibat faktor eksternal seperti intervensi keluarga.Kata kunci: Perceraian, Intervensi Orang Tua, Hukum Positif, Hukum Islam, Putusan Pengadilan. 
Harmonizing Culture and Religious Traditions in Multi-Religious Families Hawa, Hawa' Hidayatul Hikmiyah; Wagianto, Ramdan; Syafi’i, Imam; Nugroho, Irzak Yuliardy; Ihsani, A. Fikri Amiruddin
Santara: Journal of Islamic Law and Humanity Vol. 1 No. 2 (2025): Islamic Law and Humanity
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/santara.v1i2.258

Abstract

Conception and harmonization of religious culture and traditions within multifaith families in three villages known as centers of religious moderation in Malang City. The background to this study arises from the complexity of urban life characterized by religious and cultural diversity, which demands harmonious management of differences within the family and community context. This research uses a qualitative approach with a case study method, involving in-depth interviews, participant observation, and analysis of local documents as the primary data sources. The results show that multifaith families in the three villages are able to build harmony through several strategies: mutual respect for each member's religious practices, adapting traditions and rituals to be inclusive, and maintaining open communication between family members and neighbors. Furthermore, social interactions at the village level, such as joint celebrations, community activities, and support among residents, contribute to strengthening social cohesion and fostering values of tolerance. This research confirms that the harmonization of religious culture and traditions is not merely a normative concept, but a practice that can be realized through awareness, flexibility, and appreciation of differences. These findings contribute to the understanding of religious moderation at the local level and serve as a reference for developing an adaptive and harmonious model for managing multifaith family diversity.
ANALISIS  PENGARUH  INFLASI,  PEMBIAYAAN  MUDHARABAH,  DANA  PIHAK  KETIGA  (DPK)  TERHADAP  PERTUMBUHAN  BANK  SYARIAH  INDONESIA  (BSI) Syafi’i, Imam; syafi'i, imam; Habibi, Mohammad
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, pembiayaan mudharabah, dan dana pihak ketiga (DPK) terhadap pertumbuhan Bank Syariah Indonesia (BSI). Bank Syariah Indonesia yang  terbentuk pada 1 Februari 2021 sebagai hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN mengalami pertumbuhan aset yang signifikan, dari Rp. 24.230.247 juta pada tahun 2015 menjadi Rp. 408.613.432 juta pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan, serta menerapkan analisis regresi linier berganda dengan berbagai uji validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel inflasi, pembiayaan mudharabah, dan DPK berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan BSI dengan nilai Adjusted R Square sebesar 87,5%. Namun, secara parsial, Dengan demikian, hanya inflasi dan DPK yang secara parsial terbukti menjadi faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan Bank Syariah Indonesia, sementara pembiayaan mudharabah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa DPK merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan bank syariah Indonesia (BSI), sebagai sumber modal utama untuk ekspansi pembiayaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen BSI untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan DPK melalui peningkatan kepercayaan nasabah, literasi keuangan, dan efisiensi operasional. Meskipun pembiayaan mudharabah belum menunjukkan dampak signifikan, evaluasi terhadap pelaksanaan dan manajemen risikonya tetap penting untuk memaksimalkan kontribusinya di masa depan.
Integrating Deep Learning to Foster Meaningful and Joyful Learning in Quranic Studies: A Merdeka Curriculum Framework Paimin, Paimin; Syafi’i, Imam; Jaenullah, Jaenullah
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2026): Assyfa Journal of Islamic Studies (April)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v4i1.969

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic education demands a pedagogical shift from rote memorization to profound conceptual understanding, yet many Quranic studies classrooms still struggle with disengagement and superficial learning. This study aims to analyze the integration of the Deep Learning approach—characterized by mindful, meaningful, and joyful learning—within the Al-Qur'an Hadith subject at Madrasah Tsanawiyah. Using a qualitative case study design, data were gathered through in-depth interviews, participant observation, and documentation at MTs Mathla’ul Anwar Landbaw. The findings reveal that instructional planning aligns with KMA No. 1503 of 2025, emphasizing a "curriculum of love" through teaching modules that prioritize student-centeredness. The execution of this framework utilizes discovery and problem-based learning models, successfully shifting the paradigm from teacher-centered to student-centered engagement. Evaluation results, encompassing diagnostic, formative, and summative assessments, demonstrate a significant improvement in student learning outcomes, with average scores rising from 70.09 to 76.34. This study concludes that the Deep Learning framework effectively fosters a more holistic and enjoyable educational environment, enabling students to internalize Quranic values more deeply while meeting the competency standards of the Merdeka Curriculum. These results imply that the synergy between mindful engagement and structured curriculum flexibility is essential for modernizing religious education in the digital era.
Salafi di Majlis Ta’lim Surabaya Syafi’i, Imam
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 6 No. 1 (2021): JOIES (Journal of Islamic Education Studies), June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2021.6.1.21-47

Abstract

Salafis are language means ' those who preceded or life before the age of our' start to the prophet Muhammad, Companions , and Successors tabiit , to be guided by the Qur'an and Sunnah, the term Salafi adopted followers of Muhammad Abdullah ibn Wahhab to distinguish the term majlis taklim or study sunna , ulama or cleric sunna , the study of other not in their perspective considered toulama or cleric heresy even perverse, congregants are prohibited following the study were considered heretics. This Study focus on masjid Salafi at Jl. Botoh Putih 11 No. 17 and at Masjid Jami’ Bendul Merisi Surabaya. This Study find how salafi use the Islamic traditional term in Indonesia majlis taklim as their program to campaign their salafi perspective to the large audiences.
Teks Cerpen sebagai Materi Autentik untuk Meningkatkan Apresiasi Cerpen Aryani, Aryani; Hikmat, Ade; Syafi’i, Imam
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 3 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i3.3196

Abstract

Pembelajaran apresiasi cerpen di SMP masih berorientasi pada analisis unsur intrinsik sehingga keterlibatan emosional dan interpretatif siswa masih belum optimal. Pemanfaatan teks cerpen sebagai materi autentik diperlukan untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna guna meningkatkan kualitas apresiasi cerpen siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan teks cerpen sebagai materi autentik dalam meningkatkan kemampuan apresiasi cerpen siswa SMP melalui pengukuran perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol berdasarkan analisis statistik kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group. Sampel terdiri atas kelas eksperimen dan kontrol yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui tes pretest–posttest dan lembar observasi. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji t independen, serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji t independen mengindikasikan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Nilai effect size berada pada kategori kuat, sehingga penggunaan teks cerpen sebagai materi autentik terbukti efektif meningkatkan apresiasi cerpen siswa. Berdasarkan hasil analisis, penggunaan teks cerpen sebagai materi autentik terbukti efektif meningkatkan kemampuan apresiasi cerpen siswa secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional. Pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman interpretatif dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sastra.
Co-Authors Abdul Muid Abu Yazid Adnan Quthny ADE HIKMAT Agus Prianoto, David Al Maliki, Ahmad Zen Ardiansyah, M Fahmi Arif Bulqini Aryani Aryani, Aryani Ashari, Beni Assegaf, Abd. Rachman Aulia, Annisa Auliya', Hilyatul Azizah, Arifatun Azizah, Biqrotul Babun Suharto Baehaqi Baharudin Baharudin Buamona, Agung Pratama Cahyani, Tari Dwi Citra Ayu Kumala Sari Dafid, Mohammat Dana Kusuma, Suteja Wira Dinana, Retno Aqimnad Etri Nursanty, Oci Fadila, Eurima Zahra Rahma Fajriansyah, Irham Fatimatuzzahra, Ananda Putri Fauzan Prasetyo Feryani umi Rosidah, Feryani umi Fikriyah, Adela Tsamrotul Habibi, Mohammad Hadad, Alwi Al Hairul Anam Hasan, Izzah Nur Hudzriyah Hasmila, Hasmila Hawa, Hawa' Hidayatul Hikmiyah Heny Wulandari Hermanto, Yon Ade Lose Husniyatus Salamah Zainiyati I Dewa Made Aryananda Ihsani, A. Fikri Amiruddin Imron Fauzi Irmawanti, Irmawanti Irzak Yuliardy Nugroho Jaenullah, Jaenullah Karnoto, Kacung Al Khabibjonovna, Kushieva Nodira Khamim, Nur Kunawi Basyir Kuswanto Kuswanto Laili Mas Ulliyah Hasan Latifa, Maratul Linda Suryanti M. NaufalSani Machfud Irsyada Mariyana, Tyssa Maulidiyah, Nailin Nikmatul Mohammad Efendi Muflikhatun, Muflikhatun Muh Fadhli Febrian A MUHAMMAD FAHMI Naimah, Izzatun Najib, Daniya Muwahidun Nisa, Auwliya Khairun Noviani, Dwi Nur Diana Paimin Paimin, Paimin Pandiangan , Anjani Putri Belawati Pratama, Agung Fikri Putriningtyas, Ayu Rahmania, Erfin Walida Rahmawan, Ahmad Irvan Ramdan Wagianto RATNA NURDIANA Ratna, Chichi Dian Renaldi Renaldi Rif’ah, Sirli Nailatur Rina Rifqie Mariana Riwanda, Riwanda Rosyidah, Laily Rusilowati, Umi Sassi, Komarudin Sa’adah, Sa’adah Sa’diyah, Chalimatus Septiawati, Sofia Tri Sestini, Sestini Sugiantoro Sugiantoro Sunarsi, Denok Susanto, Hengli Suyoko, Andri Syafi'i, Imam Totong, Julia Ulya, Iradhah Umah, Fiqi Maslakhatul Utami, Monika Agustia Vita Firdausiyah Wachidin, Muhammad Soffan Wafa, Mohammad Ali Wakhidah, Elfa Wahyu Youhanita, Ety Zakiyah, Lailatuz