p-Index From 2021 - 2026
7.338
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara Journal of Creative Student Research Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora SocioEdu: Sociological Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Jurnal Ilmiah Research and Development Student Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Ilmiah Research Student Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan Anggaran: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS PESHUM Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Paparan Pornografi dalam Pembentukan Ekspektasi Relasi Pacaran pada Remaja di Era Digital Ciek Julyati Hisyam; Adellya Putri; Atika Maharani Deya; Lutfiah Ramadhani; Salsabilla Adistiani; Ihsan Fadhiilah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11477

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mempermudah akses masyarakat, termasuk remaja dan mahasiswa, terhadap konten pornografi yang tersebar melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak paparan pornografi dalam pembentukan ekspektasi relasi pacaran pada mahasiswa di Jakarta di era digital, dengan menggunakan Teori Pembelajaran Sosial Albert Bandura sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terhadap tiga orang mahasiswa di Jakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan pornografi pada narasumber telah dimulai sejak usia dini melalui berbagai platform digital, khususnya Twitter/X, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Mahasiswa pada dasarnya memiliki ekspektasi relasi pacaran yang berorientasi pada kedekatan emosional, kepercayaan, dan komunikasi, meskipun pandangan mengenai peran gender masih cenderung tradisional. Paparan pornografi ditemukan memberikan pengaruh terhadap pembentukan ekspektasi relasi pacaran, terutama pada aspek kedekatan fisik dan seksual, meskipun tingkat pengaruhnya berbeda pada setiap individu bergantung pada kemampuan kontrol diri masing-masing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pornografi berfungsi sebagai agen pembelajaran sosial yang dapat membentuk ekspektasi yang kurang realistis terhadap hubungan pacaran, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pendidikan seksualitas yang komprehensif bagi remaja dan mahasiswa.
Ketidaktepatan Sasaran Program KIP Kuliah dan Dampaknya terhadap Akses Pendidikan Tinggi Ciek Julyati Hisyam; Ahmad Zakaria; Jalmi Katulistiwa; Lutfian Ahmad; Fatihah Putri Surya; Zahra Huseinah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11567

Abstract

The Indonesia Smart Card for Higher Education (KIP Kuliah) program is a government initiative aimed at expanding access to higher education for students from economically disadvantaged families. However, various reports indicate that the program's implementation has not always reached its intended beneficiaries, leading to concerns regarding targeting accuracy and the equitable distribution of educational assistance. This study examines the issue of mistargeting in the KIP Kuliah program and its impact on access to higher education. Using a qualitative descriptive approach based on literature review, the study analyzes policy documents, previous research, government reports, and relevant academic publications. The findings reveal that inaccuracies in beneficiary selection are influenced by weaknesses in socioeconomic data validation, administrative inconsistencies, and limited monitoring mechanisms. Consequently, eligible students may fail to receive financial support, while some ineligible recipients continue to benefit from the program. These conditions reduce the effectiveness of KIP Kuliah in promoting educational equity and limiting socioeconomic disparities in higher education participation. Strengthening data integration, improving verification procedures, and enhancing transparency and accountability are essential to ensure that educational assistance reaches deserving students and contributes to equitable access to higher education in Indonesia.
Pandangan dan Karakteristik Warga Bantaran Kali Ciliwung di Kampung Melayu Jatinegara terhadap Banjir Berulang dan Upaya Adaptasinya Ciek Julyati Hisyam; Rini Krisna Dewi; Mohammad Lutfi; Aulia Putri Al-Amin; Salsabilla Az-Zahra; Muhammad Raihan Aditya Malik
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2624

Abstract

Flooding is a persistent problem for residents living along the banks of the Ciliwung River, particularly in area X, Tanah Rendah, Kampung Melayu Village, Jatinegara District, East Jakarta. Although this area is regularly affected by flooding with quite high intensity, most residents still choose to survive and develop various adaptation strategies to deal with these conditions. This study aims to analyze the views and characteristics of residents along the banks of the Ciliwung River regarding recurring flooding and identify the forms of adaptation they have undertaken. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through semi-structured interviews and field observations with three informants selected purposively: a young man, the Deputy Head of the Neighborhood Association (RT), and a housewife who owns a food stall. Data analysis was conducted descriptively and qualitatively using Robert Putnam's social capital theory as an analytical framework. The results show that residents view flooding as a result of a combination of natural factors and human activities, but the risk has been normalized and is considered part of everyday life. The decision to stay was influenced by economic ties, proximity to livelihoods, access to transportation, and strong family and community ties. Social capital in the form of mutual cooperation, family networks, community institutions, and a multi-level communication-based early warning system were key factors supporting community resilience. Adaptations included raising house floors, adjusting household furniture, and cooperation in post-flood evacuation and recovery activities. Research findings confirm that community resilience is built not only through physical adaptation but also through strong social capital. Therefore, flood mitigation policies need to integrate participatory and community-based approaches to better align with the needs and characteristics of local communities.
Fenomena Gaya Hidup Konsumtif Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNJ Penerima Beasiswa KJMU di Tengah Keterbatasan Ekonomi Ciek Julyati Hisyam; Yasmin Bobsaid; Siti Noorhalisa; Kevin Saputra; Intan Dwi Rahmawati; Airlangga Rizki Putra
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2627

Abstract

Perilaku konsumtif mahasiswa semakin meningkat di era digital seiring kemudahan akses marketplace, e-wallet, dan media sosial. Fenomena ini menarik ketika terjadi pada mahasiswa penerima beasiswa KJMU yang berasal dari kelompok ekonomi terbatas. Penelitian ini bertujuan memahami terbentuknya gaya hidup konsumtif mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNJ penerima KJMU serta makna konsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam mahasiswa penerima KJMU. Analisis dilakukan menggunakan teori konsumerisme Jean Baudrillard, khususnya konsep nilai-tanda, simulasi, simulacra, dan hiperrealitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif tidak semata dipengaruhi kemampuan ekonomi, tetapi juga konstruksi identitas sosial. Konsumsi, seperti pembelian merchandise K-Pop dan aktivitas nongkrong di kafe, dimaknai sebagai ekspresi identitas, self-reward, serta dipengaruhi media sosial yang mendorong pembelian impulsif dan normalisasi gaya hidup tertentu. Meskipun demikian, sebagian mahasiswa mampu mengelola dana beasiswa secara rasional dengan memprioritaskan kebutuhan akademik, sementara sebagian lainnya masih melakukan pengeluaran konsumtif untuk pemenuhan emosional. Penelitian menyimpulkan bahwa konsumsi telah bergeser dari pemenuhan kebutuhan menjadi sarana pembentukan identitas dan posisi sosial, sehingga diperlukan literasi keuangan yang lebih terstruktur bagi mahasiswa penerima beasiswa di tengah kuatnya pengaruh media sosial.
Keterbatasan Lapangan Kerja Formal dan Meningkatnya Minat Masyarakat Menjadi Ojek Online Ciek Julyati Hisyam; Rifany Tri Aprilia; Mesya ashilah; Lovina Hasianna Tampubolon; Aditya Sangga Buana Ritcher; Daniala Madikna Balhah
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2634

Abstract

This study examines the rising interest in becoming online motorcycle taxi (ojek online) drivers amid limited formal employment opportunities. Using a qualitative descriptive approach, five informants who previously worked in the formal sector were interviewed through semi-structured interviews. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model.The findings show that the decision to become an ojek online driver is driven by structural barriers in the formal labor market, such as strict age requirements, intense competition, dominance of personal connections in recruitment, and layoffs (PHK). Based on Merton's Strain Theory, this phenomenon is an innovative adaptation: individuals pursue economic goals through non-formal means due to limited access to formal employment. Informant motives vary, from choosing to fill spare time to forced survival strategies after job loss.This study provides a sociological understanding that the gig economy functions as a safety valve for labor structurally excluded from the formal sector.
PENIPUAN MIKRO DI MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM DAN X) PADA KALANGAN MAHASISWA Ciek Julyati Hisyam; Ashfiya Salsabila; Ardelia Zahirah Rahman; Afifah Maharani; Nabilah Destin Amelia
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2654

Abstract

Pesatnya ekspansi transaksi digital informal di platform media sosial telah menciptakan ekosistem yang sangat rentan terhadap kejahatan siber yang menyasar demografi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena penipuan mikro (micro-scamming) di kalangan mahasiswa pada platform Instagram dan X menggunakan Teori Aktivitas Rutin dan Teori Labeling. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dihimpun melalui wawancara daring berbasis teks dan studi dokumentasi digital dari empat informan mahasiswa yang mengalami kerugian finansial berkisar antara Rp20.000 hingga Rp200.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penipuan mikro bermanifestasi melalui konvergensi pelaku yang memanfaatkan anonimitas siber, target mahasiswa yang sesuai, dan ketiadaan penjaga transaksi yang cakap secara total. Lebih lanjut, fenomena tidak melapor (under-reporting) terjadi karena kalkulasi pilihan rasional yang pragmatis oleh korban, di mana biaya prosedur hukum formal dirasa jauh melebihi nilai kerugian material yang kecil. Secara sosial, terjadi proses de-labeling digital yang menormalisasi kejahatan ini sebagai sekadar "nasib apes" atau kecerobohan konsumen, sehingga menggeser beban keamanan kepada korban dan memungkinkan pelaku beroperasi secara berulang. Konsekuensinya, siklus penipuan mikro yang berkelanjutan ini menyebabkan penurunan kepercayaan sosial digital secara sistemik dan menumbuhkan budaya ketidakpercayaan yang meluas (generalized distrust), yang secara struktural mengganggu jaringan ekonomi informal peer-to-peer yang diandalkan oleh mahasiswa dengan daya beli terbatas. Implikasi ini menunjukkan bahwa pengembang media sosial harus menerapkan mekanisme deteksi penipuan berbasis kecerdasan buatan, dan institusi pendidikan tinggi perlu mengintegrasikan program keamanan digital yang kritis guna membangun kembali modal sosial digital yang aman. Kata Kunci: Anonimitas Siber; De-Labeling; Kepercayaan Sosial Digital; Penipuan Mikro; Tidak Melapor.
Co-Authors -, Aqila Hasna Yunia Adellya Putri Adieba, Kaysan Aditya Sangga Buana Ritcher Afifah Maharani Agnes Clara Nainggolan Ahmad Zakaria Ahmad Zakaria Airlangga Rizki Putra Aisyah Aisyah Aisyah Haura Firdaus Al-Fauziah, Rohmatul Amaliyah Alexander Dimas Adi Prakoso Alif Aditya Aline Nikita Alma Miftaqiyah Alya Alifah Nuraini Alya Fatma Hadi Anas, Diva Kayla Nazwa Anggie Natasya Putri Anggie Natasya Putri Anggraeni, Silviana Dwi Aninda Rahma Melani Aninda Rahma Melani Anissa Nurul Chotimah Anissa Nurul Chotimah Annisa Intan Maharani Ardelia Zahirah Rahman Ardelia Zahirah Rahman Arifin Yusli Artha Leena Citra Setyowati Aryo Anargya Hakim Putra Ashfiya Salsabila Ashfiya Salsabila Atika Maharani Deya Atika Maharani Deya Augea, Syafa Marwah Aulia Putri Al-Amin Aulia Putri Al-Amin Az-Zahra, Fatimah Benedictus Raditya Bielva Fitriana Nurhasanah Chieka Aisyah Kinanti Daniala Madikna Balhah Davina Az-Zahra Dea Rosdiana Defano Tanur Dela Novi Ardani Devi Septiandini Diah Lestari Dian Jesica Simanjuntak Dimas Galih Dina Lestari Dinda Salsabilah Inayah Diva Kayla Nazwa Anas Dzakirah, Dhuha Ekapatriani Paparesi Elin Nur Fadila Elisabeth Kewa Making Ersa Novia Esti Riyanjani F, Faridah Fadhilatus Sholihah Fadia Tuffahati Fahria Izzatul Islamiya Fairuz Dhiya Putri Fakhria, Itsna Farhan Pria Syawaldi Faridah Faridah Fatihah Putri Surya Fatimah Az-Zahra Fauziah, Sipah Galuh Wulandari Ghazy Aldifa Afti Ghifari Shafa Darmawan Ginola Muhammad Safier Ginting, Nindia Monita Br Hadi, Alya Fatma Hernan Solari Hilyatussholehah Hilyatussholehah Husna, Dian Nurul HUSNUL KHOTIMAH Ihsan Fadhiilah Ihsan Fadhiilah Ilham Danu Prasetyo Indah Permatasari Intan Dwi Rahmawati Islami, Prima Yustitia Nurul Islamiya, Fahria Izzatul Istiharoh Istiharoh Itsna Fakhria Jalmi Katulistiwa Jalmi Katulistiwa Jemima Fathima Pasha Jemima Fathima Pasha Kailla Putri Aisyah Kartika Dewi Kartika, Sri Yulia Kevin Saputra Khoiriah, Siti Umi Koputri Sipah Fauziah Koputri, Keisa Laura Angelina Lia Karunia Lam Uli Lubis Lovina Hasianna Tampubolon Lovina Hasianna Tampubolon Lutfiah Ramadhani Lutfian Ahmad Lutfian Ahmad Fauzan Madikna, Daniala Maharani, Afifah Marsya Nisa Razita Mayang Puti Seruni Mayyaza Nafilata Meilani Putri Mesya Ashilah Mesya ashilah Mohamad Arif Firmansyah Mohammad Lutfi Muftiana sahra pasa Muhammad Daffa Adi Prayogo Muhammad Fauzil Adhim Muhammad Raihan Aditya Malik Muhammad Raihan Aditya Malik Muhammad Sufyan Rabbani Muhammad Sufyan Rabbani Muharomah Ayu Safaatun Mutiara Ramadhina Naailaah Anggya Putri Nabila Zhafarina Effendi Nabila Zhafarina Effendi Nabilah Destin Amelia Nabilah Destin Amelia Nadia Dwi Nur Aufa Nadila Sahla Mulia Nadiroh Nadiya Salsabila Nadya Patricia Lubis Nadya Petricia Lubis Naia Regitha Nasrani Nofati Waruwu Natasha, Zevanya Naufal Aldrian Kurniawan Nindia Monita Br Ginting Nuraini Salsabila Nuraini, Alya Alifah Ona Rangratu Pramasheila Arinda Putri Purba, Vinsensia Carolin Putra Nizar Pratama Putri Ardiyanti Putri, Adellya Rahma, Intan Aulia Rahmadini, Putri Shifa Ramadhan, Dimas Ramadhani, Lutfiah Rangratu, Ona Ridho Syafiq Rifany Tri Aprilia Rini Febriyani Rini Krisna Dewi Rini Krisna Dewi Risma Ayu Anjali Pratama Riyan Adhitya Pratama Rizqy, Nadwah Nadhifa Roberto Dowansiba Roby Priambodo Rohmatul Amaliyah Al-Fauziah Ryan Fathurrahman Baihaqqi Safaatun, Muharomah Ayu Safier, Ginola Muhammad Salsabila Adistiani Salsabila, Nadiya Salsabilla Adistiani Salsabilla Az Zahra Salsabilla Az-Zahra Santika Virdi Sarkadi Seftyyani Tri Rahma Selvy Gita Cahyani Seruni, Mayang Puti She Asriana Waruwu Shishi Amelia Sifah Fauziah Silviana Dwi Anggraeni Simanjuntak, Dian Jesica Siti Noorhalisa Siti Umi Khoiriah Sophia, Fransisca Sri Yulia Vevita Ravelia Sugeng Pujiyono Surya, Fatihah Putri Syafa Marwah Augea Syafaa Marwah Augea Syafiq, Ridho Syaifudin Syawaldi, Farhan Pria Syifa El Sahla Syifa Rahma Nabila Syifa Rahma Nabila Sylmi Adila Tauliah Puji Lestari Tiara Purnamasari Tuffahati, Fadia Vinsensia Carolin Purba Wati, Anis Rachma Yasmin Bobsaid Yola Medistya Zahra Huseinah Zahra Huseinah Zakiyah Rodja