p-Index From 2021 - 2026
8.629
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Infinity SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Edukasi: Jurnal Pendidikan KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PRISMA Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Journal of Moral and Civic Education JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Jurnal Absis : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Tirtamath : Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika International Journal of STEM Education for Sustainability Journal of Education Research Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Journal of Educational Sciences Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Education and Development Research Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Humanities and Language Unnes Journal of Mathematics Education Paidagogia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Journal of the Indonesian Mathematics Education Society Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal HOTS Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Kriteria Watson Triyani, Evi; Sukirwan, Sukirwan; Yuhana, Yuyu
Media Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v11i1.8231

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya masalah berupa sulitnya peserta didik dalam memahami materi matematika seperti soal  berbentuk HOTS yang diambil dari materi bangun ruang sisi datar, yang mengakibatkan peserta didik melakukan kesalahan-kesalahan dalam menyelesaikan soal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik dalam menyelesaikan soal uraian tipe HOTS pada materi bangun ruang sisi datar dan mendeskripsikan faktor penyebab peserta didik melakukan kesalahan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Dengan melibatkan subjek penelitian sebanyak 9 orang peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Balaraja. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen Tes dan Wawancara. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu metode tes uraian, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik berdasarkan kriteria Watson antara lain, 1) Pada aspek menganalisi yaitu Kesalahan Data Tidak Tepat, Kesalahan Prosedur Tidak Tepat , Kesalahan Kesimpulan Hilang dan Kesalahan Masalah Hierarki Keterampilan, 2) aspek mengevaluasi yaitu Kesalahan Data Hilang, Kesimpulan Hilang, dan Kesalahan Selain Tujuh Janis Kesalahan, 3) aspek mencipta yaitu Kesalahan Data Tidak Tepat, Kesalahan Data Hilang, Kesalahan Kesimpulan Hilang, Kesalahan Manipulasi Tidak Langsung, dan Kesalahan Selain Tujuh Janis Kesalahan. Untuk faktor penyebab peserta didik melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal HOTS yaitu karena kurangnya pemahaman peserta didik terhadap soal tersebut, peserta didik kurang teliti dalam proses perhitungan, dan peserta didik kurang mengembangkan kreativitasnya dalam menyelesaikan soal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik masih banyak melakukan kesalahan-kesalahan saat menyelesaikan soal HOTS berdasarkan kriteria Watson yang disebabkan karena peserta didik kurang memahami permasalahan pada soalnya.
Pengaruh problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa ditinjau berdasarkan gaya kognitifnya Rahmawati, Tati; Yuhana, Yuyu; Anriani, Nurul
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2019): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.805 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i01.12650

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik ditinjau berdasarkan gaya kognitifnya.. Metode yang digunakan eksperimen dengan rancangan treatment by level 2 x 2.Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 4 dengan sampel sebanyak 40 orang yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan soal tes gaya kognitif dan kemampuan pemecahan masalah matematik. Analisis data yang digunakan normalitas,homogeniitas, ANAVA dua jalur dan uji Tukey.. Hasil penelitian menunjukan: (1) Kemampuan pemecahan masalah matematik dikelas Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan kelas pembelajaran langsung. (2) Ada keterkaitan atau interaksi antara model pembelajaran Problem Based learning dengan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. (3) Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa antara siswa yang memiliki gaya kognitif FI dan mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dari siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. (4) Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa antara siswa yang memiliki gaya kognitif FD dan mengikuti dengan Problem Based Learning lebih tinggi dari siswa yang mengikuti pembelajaran langsung Kata Kunci: PBL, Gaya Kognitif, field independent, field dependent, pemecahan masalah
Analisis germane cognitive load siswa ditinjau dari gaya belajar matematis pada pembelajaran Contextual Teaching and Learning Ardayeni, Ektin; Yuhana, Yuyu; Hendrayana, Aan
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2019): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.559 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i01.12727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan germane cognitive load (GCL) siswa ditinjau dari gaya belajar matematis siswa dengan metode kontekstual di smk. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari siswa yang bergaya belajar interpersonal, mastery, understanding, dan self-expressive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) struktur skema pada siswa dengan gaya belajar interpersonal ini sesuai dengan struktur materi yang akan dipelajari, maka pada siswainterpersonal terjadi proses asimilasi (2) sebagian struktur skema pada siswa dengan gaya belajar mastery ini tidak sesuai dengan struktur materi yang akan dipelajari, ini menyebabkan terjadinya proses akomodasi (3) pada siswa understanding proses konstruksi pengetahuannnya di LTM dalam memahami soal kontekstual tidak bekerja dengan maksimum, hal ini disebabkan karena modifikasi struktur kognitif yang dimilki sebelumnya. (4) dan struktur skema pada siswa self-expressive tidak sesuai antara skema lama dengan skema baru, ini menyebabkan skema lama tidak dapat menyerap skema baru sehingga pada self-expressive terjadi proses akomodasi skema.
Hubungan Antara Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Kelas V SD Aini, Alfina Nur; Yuhana, Yuyu; Asih V Y, Indhira
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis  kelas V SDN 3 Selaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 3 Selaraja yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kemandirian belajar dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemandirian belajar peserta didik, maka semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa kemandirian belajar merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis di sekolah dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN METAKOGNISI SISWA SMP DI KABUPATEN PANDEGLANG Sumarna, Maya Sintya; Pujiastuti, Heni; Yuhana, Yuyu; Novaliyosi, Novaliyosi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7404

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan metakognitif dalam pembelajaran matematika yang menuntut siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menyadari proses berpikir yang mereka lakukan. Kemampuan metakognisi membantu siswa merencanakan strategi, memantau proses penyelesaian, dan mengevaluasi efektivitas langkah yang digunakan. Observasi awal di beberapa SMP di Kabupaten Pandeglang menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan menjelaskan alasan di balik prosedur penyelesaian, yang mengindikasikan rendahnya kesadaran metakognitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kemampuan metakognisi siswa berdasarkan tiga aspek utama, yaitu planning, monitoring, dan evaluating. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 120 siswa kelas VII dari enam sekolah negeri dan swasta. Selain itu, 87 guru MGMP Matematika mengisi angket persepsi sebagai data pendukung untuk memperkuat interpretasi hasil tes. Instrumen penelitian meliputi tes metakognitif berbentuk soal situasional dan angket skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan metakognitif siswa berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor 62,5; aspek planning berada pada kategori sedang (68,2), sedangkan monitoring (60,5) dan evaluating (58,7) berada pada kategori rendah. Konsistensi hasil tes dan persepsi guru menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang memberi ruang bagi refleksi diri dan penilaian proses berpikir siswa secara berkelanjutan.
PENGARUH MODEL BRAIN-BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-EFFICACY Suhendra, Suhendra; Novaliyosi, Novaliyosi; Yuhana, Yuyu
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7576

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji hipotesis mengenai pengaruh model Brain-Based Learning (BBL) dan model ekspositori terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari self-efficacy siswa. Secara khusus, penelitian ini menguji: (1) apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang dibelajarkan dengan model BBL dan ekspositori, (2) apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah, serta (3) apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2×3. Subjek penelitian terdiri atas satu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran dengan model BBL dan satu kelas kontrol dengan model ekspositori, yang selanjutnya dikelompokkan berdasarkan kategori self-efficacy. Data dikumpulkan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket self-efficacy. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji-t independen, dan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model BBL secara signifikan lebih tinggi dibandingkan model ekspositori. Self-efficacy juga berpengaruh signifikan, di mana siswa dengan self-efficacy tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah lebih baik daripada siswa dengan self-efficacy sedang dan rendah. Namun, tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.
Co-Authors Aan Hendrayana Aan Subhan Pamungkas Abdul Fatah Adelia, Dita Agusta, Ratu Meri Agustin, Syefi Ersya Agustin, Syifa Ersya Aini, Alfina Nur Anwar Mutaqin Apriani, Reni Ardayeni, Ektin Ari Gunardi Ariadila, Salsa Novianti Arlingga, Illen Fitria Asep Muhyidin Asih V Y, Indhira Ayuningrum, Ayuningrum Bawadi, Sanggiti Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Christine, Mutiara Cucu Atikah Damanhuri Encep Andriana Etika Khaerunnisa Fafilaya, Chathiyana Faidhotuniam, Ii Fajrudin, Lili Faturohman, Maman Fitri, Safira Ainisa Novia Galingging, Maria Monica Gunardi, Ari Hanafi, Syadeli Hayati, Rohimatul Heni Pujiastuti Hepsi Nindiasari Heryadi, Yadi Hidayat, Sholeh Hilaiyah, Tatu Hulwani, Almas Zati Ihsanuddin Ihsanuddin Indhira Asih Vivi Yandari ISHAK Isna Rafianti Isnaintri, Endah Izzatunnisai, Rega Jovita, Shelma Marsha Jumyati, Jumyati Krisdiana, Mega Kurniatin, Epong Kurniawati, Eka Fitri Kusumo, Bangun Jati Lathifah, Nida Triana Lutfiani, Hajar Asri Malihah, Siti Maman Fathurrohman, Maman Miftahul Jannah Muhamad Darif Mulyanah, Euis Yanah Najiah, Mar'atun Nana Hendracipta, Nana Nana Suhana Ningrum, Anindya Kirana Putri Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi Nuraini, Fauziah Nurcahyaningrum, Intan Nurhalisza, Nurhalisza Nurmaharani, Rizky Nurul Anriani Oktoviani, Mayunda Pranata, Muhammad Farhan Pratiwi, Ulpha Mega Pribadi, Reksa Adya Pristiwanti, Desi Putra, Yuda Ganda Putri, Risma Nandini R. Ahmad Zaky El Islami Rafanti, Erzi Rahayu, Widia Indah Rahmawati, Tati Rakhman, Patra Aghtiar Ratna Sari Dewi Restianasari, Restianasari Rochani Rochani Rohyadi, Edi Rokmanah, Siti Romsih, Oom Rosyadi, M. Ruhimat, Agus Salsabila, Rifda Zulvia Saputra, Reksa Saryandi, Saryandi Satiri, Satiri Selawati, Selawati Septiani, Awaliyah Sihombing, Juliana Sjaifuddin, Sjaifuddin Sudadio Sudadio Sugiman Sugiman Suhendra Suhendra Sukirwan Sukirwan Sumarna, Maya Sintya Suroso Mukti Leksono Suryana, Karjono Syafina, Vilzha Syamsuri SYAMSURI Titin Suhartini, Titin Trian Pamungkas Alamsyah, Trian Pamungkas Triyani, Evi Umroh Usfira, Meri V Y, Indhira Asih Yaumil, Sekarjati Syahidah Yuliyanti yuliyanti