p-Index From 2021 - 2026
7.266
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan JURNAL ILMU PEMERINTAHAN Jurnal Ilmiah Peuradeun ARISTO JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area JWP (Jurnal Wacana Politik) Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Etika Demokrasi Jurnal Agregasi Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Sospol : Jurnal Sosial Politik Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Moderat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Jurnal Politikom Indonesiana Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan dan Administrasi Publik Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Contemporary Governance and Public Policy Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Journal La Sociale INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS JKP (Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government Social and Politics) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Politik Journal Publicuho MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Comparative Study of Indonesian Education System with Malaysia in Legal Form Approach Fauzi, Muhammad Muzaki; Juniarta, Gladys Intan; Fajar, Ikhsan Muhammad; Zikri, Iqmal Maulana; Yuningsih, Neneng Yani
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 8 No 3.B (2025): International Journal of Education, information technology   and others (On Pro
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education plays an important role as the foundation of national development which is regulated by law. This research aims to examine the comparison of legal frameworks and education policies in Indonesia and Malaysia by focusing on the legal-formal approach. The method used is library research with a qualitative descriptive approach. Data were obtained through a search of the constitution, education laws, ministerial regulations, and national education policy documents from each country. The results show that Indonesia applies a decentralized system by giving great authority to local governments, which allows the integration of local values but also faces challenges of consistency and quality. Malaysia, with its centralized system under the Ministry of Education, allows for a more equitable standardization of education to remote areas. Based on Dr. Nazily's (2020) theory, the effectiveness of education policy is largely determined by strict legal norms, systematic implementation tools and continuous evaluation mechanisms. This analysis shows that Indonesia excels in flexibility and cultural relevance, while Malaysia excels in implementation efficiency and monitoring. This study is expected to provide solutions to improve the quality and equity of national education through learning from both systems.
Comparative Study of Indonesia's Education System Strategy with Malaysia through an Institutional Approach Al-Ayyub, Achmad Aqwa; Sirait, Anabelle Graciani Nathaniel; Putra, Azka Dwi; Razak, Sulthon; Yuningsih, Neneng Yani
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 8 No 3.A (2025): International Journal of Education, information technology   and others (On Pro
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article analyses the comparison of the education systems in Malaysia and Indonesia through an institutional approach, examining the theory and implementation of education in both countries. The study uses a library research approach with a descriptive qualitative methodology to interpret legal documents and educational policies from each country. The results of the comparison show that Indonesia has adopted a combination of centralised and decentralised systems, with centralised policies and relatively autonomous local implementation. Indonesia has implemented the Merdeka Curriculum, which focuses on developing character, creativity, and competencies through project-based learning, although it still faces challenges such as a shortage of teachers and disparities in teacher welfare. Conversely, Malaysia has implemented decentralisation, giving regions a relatively high degree of autonomy while maintaining coordination with the central government, with a curriculum that emphasises holistic individual development (JERIS) and is relatively stable. The Malaysian government also pays close attention to teacher well-being and learning innovation, supported by substantial education funding. In terms of curriculum development, the principles of Ralph Tyler's model, which include setting goals, selecting learning experiences, organising them, and evaluating them, are implemented in the education systems of both countries. This comparison highlights the need for policies to be adapted to the local context, as well as the importance of government support in terms of funding and teacher welfare to achieve national education goals comprehensively.
PERAN MUSYAWARAH DESA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN DESA: STUDI KASUS DESA SUKADANA Prabowo, Joshua Dean Eukharisti; Sakti, Muhammad Faiz Dwi; Romdoni, Sahrul; Sumarsono, Muhammad Mifzal; Yuningsih, Neneng Yani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47380

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Musyawarah Desa (Musdes) sebagai mekanisme partisipatif dalam pengambilan keputusan keuangan di Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Latar belakang studi berangkat dari pentingnya pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan penganggaran desa, sebagaimana diamanatkan UU Desa, untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan legitimasi alokasi Dana Desa. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam bersama perangkat desa, anggota BPD, dan tokoh masyarakat; observasi partisipatif selama pelaksanaan Musdus dan Musdes; serta analisis dokumen RKPDes, APBDes, notulen musyawarah, dan laporan realisasi. Data dianalisis secara reduksi, penyajian, dan verifikasi triangulasi untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musdes berfungsi sebagai titik sentral penjaringan aspirasi masyarakat dan penetapan prioritas anggaran desa. Partisipasi warga, terutama melalui forum berjenjang (Musdus → Musdes), mampu menghasilkan lebih dari 120 usulan program yang terkodifikasi berdasarkan sektor dan lokasi spasial. Penerapan metode participatory mapping memudahkan alokasi anggaran tepat sasaran, sementara mekanisme publikasi draf APBDes melalui baliho, portal desa, dan grup WhatsApp membuka ruang umpan balik publik sebelum pengesahan. Namun, penelitian juga mengidentifikasi kendala, antara lain kapasitas teknis aparatur desa dalam menggunakan Siskeudes, ketimpangan literasi digital warga, dan keterbatasan waktu pelaksanaan yang terkadang berbenturan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis berkala dan pendampingan Siskeudes; penguatan inklusivitas digital melalui program literasi gadget yang difasilitasi LKD; serta penjadwalan Musdes yang lebih fleksibel untuk menjangkau kelompok rentan. Model partisipatif dan transparan ini diharapkan dapat menjadi best practice bagi desa lain dalam membangun tata kelola keuangan desa yang responsif, akuntabel, dan berkelanjutan.
EVALUASI SISTEM AKUNTANSI DAN KETERBUKAAN INFORMASI KEUANGAN DESA: STUDI KASUS DESA SUKADANA, CIMANGGUNG, SUMEDANG Prabowo, Joshua Dean Eukharisti; Sakti, Muhammad Faiz Dwi; Muhammadi, Rafarza; Romdoni, Sahrul; Sumarsono, Muhammad Mifzal; Yuningsih, Neneng Yani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47381

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dan mekanisme keterbukaan informasi keuangan di Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Sejak penerapan SISKEUDES pada 2017, Desa Sukadana menerapkan pencatatan ganda manual dan digital yang memunculkan ketidaksinkronan data antar sistem. Selain itu, publikasi dokumen keuangan melalui papan informasi desa, baliho, situs web, dan media sosial belum sepenuhnya menjangkau warga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara semi-terstruktur, observasi dokumentasi APBDes, serta kuesioner literasi digital masyarakat. Analisis data dilakukan melalui triangulasi antara catatan SISKEUDES, buku manual, dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Konsistensi dan akurasi pencatatan di SISKEUDES masih terhambat oleh update kebijakan otomatis tanpa sinkronisasi dengan buku manual; (2) Keterbukaan informasi anggaran relatif memadai pada saluran fisik, namun efektivitas saluran digital terbatasi oleh rendahnya literasi gadget warga; (3) Kendala teknis aparat desa terbesar terletak pada kurangnya pelatihan modul perencanaan dan pelaporan dalam SISKEUDES; (4) Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) terbukti penting dalam pendampingan door‑to‑door, namun cakupannya masih terbatas pada wilayah inti desa. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan peningkatan prosedur validasi data ganda, penyusunan SOP sinkronisasi manual digital, pelatihan berbasis modul kritis SISKEUDES, serta pengembangan strategi literasi digital terpadu melalui LKD. Implementasi rekomendasi ini diharapkan memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan Desa Sukadana.
The Role of Local Government in Dealing with The Impact of Climate Change on Agriculture in Bandung Regency Wulandari, Septi; Deliarnoor, Nandang Alamsah; Yuningsih, Neneng Yani
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 5 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i5.2192

Abstract

The agricultural sector in Bandung Regency faces significant challenges due to climate change, such as drought and flooding, resulting in a shift in the planting season. Local governments have a critical role in mitigating these impacts through three main functions, namely allocation, distribution, and stabilization. But the implementation is considered not optimal. The purpose of research is to analyze the role of the Bandung Regency Government in handling the impact of climate change in the agricultural sector through the approach of the three roles of the opinion of Musgrave: (a) the role of resource allocation; (b) the role of distribution of assistance and programs; (c) The role of farmers' economic stabilization. The method in this study uses qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, observations of participants in several districts in Bandung Regency, and the study of policy documentation, reports, and related articles. Then the data is analyzed interactively using the Miles & Huberman model (data reduction, data presentation, verification of conclusions). The results obtained show that the role of the Bandung Regency Government has not been optimal in handling the impact of climate change in the agricultural sector
MENINGKATKAN AKSESIBILITAS DAN MOBILITAS KAMPUS: ANALISIS KEBIJAKAN INTEGRASI METRO JABAR TRANS DI JATINANGOR Sakti, Muhammad Faiz Dwi; Abdillah, Shidqi; Muhammadi, Rafarza; Hikmat, Hilmi Chest Adabi; Yuningsih, Neneng Yani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.47815

Abstract

Makalah ini menyajikan analisis komprehensif terhadap kebijakan integrasi Metro Jabar Trans (MJT) di koridor Unpad–Jatinangor sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas sivitas akademika. Dengan menggunakan kerangka Multiple Streams Framework, model inkremental, dan governance network, penelitian ini mengkaji proses agenda setting, formulasi, implementasi, serta evaluasi dampak kebijakan MJT sejak operasional tahun 2023. Hasil evaluasi partisipatif meliputi survei kepuasan pengguna, Focus Group Discussion dengan pemangku kepentingan, dan data operasional menunjukkan adanya peningkatan ridership harian sebesar 8 %, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas halte, ketidaksesuaian jadwal operasional, dan kapasitas armada pada jam sibuk. Rekomendasi kebijakan meliputi penambahan armada, perbaikan infrastruktur halte inklusif, penyesuaian headway adaptif, serta penguatan kemitraan multi-aktor melalui forum koordinasi rutin, guna mewujudkan layanan transportasi publik yang responsif, adil, dan berkelanjutan di kawasan kampus Jatinangor.
KEBIJAKAN PEMBATASAN RITASE TRUK SAMPAH DI TPA SARIMUKTI DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK DAN EKOLOGI PEMERINTAHAN Yumni, Amalia Zata; Maharani, Nadira Ayu; Putri, Zahra Puspita Eka; Rahdiana, Fisca Putri; Putri, Nazara Dea Ratna; Yuningsih, Neneng Yani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49505

Abstract

Pengelolaan sampah di TPA Sarimukti menghadapi tantangan besar karena volume sampah melebihi kapasitas desain. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan kebijakan pembatasan ritase truk sampah (Instruksi Gubernur No.02/PBLS.04/DLH) sebagai langkah transisi menuju sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Studi terpadu ini menganalisis efektivitas kebijakan tersebut dengan mengintegrasikan dua perspektif: teori efektivitas kebijakan publik menurut Riant Nugroho (yang menyoroti lima indikator tepat kebijakan, pelaksana, sasaran, lingkungan, dan proses) dan kerangka ekologi pemerintahan menurut Robi Cahyadi (yang menekankan dimensi Trigatra dan Pancagatra). Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan ini secara tepat kebijakan selaras dengan UU No. 18 Tahun 2008 dan Perda Jabar No. 12 Tahun 2010, serta mempertimbangkan kondisi lingkungan fisik TPA (Trigatra). Dari sisi tepat pelaksana, koordinasi antar pemda dan SDM teknis masih menghadapi keterbatasan, menunjukkan kebutuhan pelatihan dan kolaborasi yang lebih baik. Sasaran kebijakan (tepat target) mengarah kepada kelompok penghasil sampah dan institusi pengelola TPA, namun budaya memilah sampah di masyarakat perlu ditingkatkan agar kebijakan berhasil. Indikator tepat lingkungan terpenuhi dengan menurunnya volume sampah masuk (sekitar 18,54% selama periode Ramadan 2024/2025) dan potensi pengurangan risiko longsor, meskipun terbatasnya lahan fisik TPA tetap menjadi kendala. Dari segi tepat proses, proses pembuatan kebijakan bersifat responsif terhadap krisis, namun implementasi di lapangan memunculkan ketimpangan tugas dan belum sepenuhnya didukung edukasi publik. Pendekatan ekologi pemerintahan memperlihatkan bagaimana faktor fisik (Trigatra: geografis, SDA, SDM) dan sosial (Pancagatra: budaya, ideologi, ekonomi, dsb.) saling berinteraksi dalam kebijakan ini. Kesimpulannya, kebijakan pembatasan ritase di TPA Sarimukti dinilai efektif dalam menurunkan tekanan ekologis dan memperpanjang usia TPA, namun efektivitas penuhnya masih terhambat oleh faktor sosial-budaya dan kapasitas pelaksanaan yang belum optimal. Rekomendasi kebijakan mencakup peningkatan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah, penguatan kapasitas SDM, serta koordinasi antar lembaga yang lebih baik.
Implementation of Policy for Arranging Street Vendors in Singkawang City Yeni Lestari; Samugyo Ibnu Redjo; Neneng Yani Yuningsih
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 6 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i6.2182

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of the Policy for the Arrangement of Street Vendors on Jalan Merdeka to Lapangan Tarakan, Singkawang City. The analysis was conducted using the policy implementation theory from Merilee S. Grindle which includes content and context variables. This study uses a descriptive qualitative method with an inductive approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation studies. The results of the study indicate that the involvement of the government, street vendors, and the community in the planning and implementation process of the policy is very important to achieve the desired goals. The Street Vendor Arrangement Policy has accommodated the interests of all target groups, namely street vendors affected by relocation and the community. This program provides types of academic, social, and environmental benefits that are felt directly, fairly, and evenly. This policy has also succeeded in encouraging positive changes in environmental and social aspects, thus creating a public space that can be enjoyed by all levels of society. However, in terms of resources, both budget, human resources and infrastructure are still inadequate so they need to be improved. The implementation of this policy involves various actors with different powers, interests, and strategies, but in general shows high commitment and support. The characteristics of the implementing agency, such as a flexible organizational structure, responsive organizational culture, and strong leadership, also support the success of implementation. In addition, street vendors' compliance with regulations and government responsiveness to community aspirations are key factors in the success of policy implementation. However, in terms of resources, both budget, human resources and infrastructure, they are still inadequate and need to be improved.
The Actor Domination in the Collaborative Governance in the Lampung Province Central Government Displacement Policy: An Ambivalent Mukhlis, Maulana; Nazsir, Nasrullah; Rahmatunnisa, Mudiyati; Yani Yuningsih, Neneng
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 6 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v6i3.272

Abstract

The objective of this article is to explain the ambivalent existence related to actor domination in the collaborative governance. As a precondition for the collaborative governance process, domination is a factor which must be prevented to maintain equality and mutual trust between actors. Therefore, the core question of this article is that is it true that the actor domination has negative effects to the collaboration sustainability? This article was written by using qualitative method. Data were collected with deep interviews, document studies, and literary studies and data were analyzed by using descriptive technique. The case of Lampung province central government displacement in 2004-2016 was made to be a research basis to answer the core question. The research finding showed that actor domination was dilemmatic. The collaboration process was in fact very dependent on the main actor who “control” the collaboration process, both in the planning stage (through Planning Coordination Team) and in implementation stage (through forum of Region Management Agency). This finding was very important because in spite of violating equality between actors, the actor domination in this policy case was beneficial. The inequality which was assumed to produce mutual untruths was not proven. In conclusion, actor domination is an ambivalent; something that must be prevented, but it then becomes a key factor. In what situation this actor domination gives a meaning? This article tries to answer it.
Perbandingan Pemerintahan Antara Indonesia Dan Malaysia Dalam Upaya Meningkatkan Literasi (Studi Pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Indonesia Dengan Kementerian Pendidikan Malaysia) Nurimani, Salsabilla Putri; Yuningsih, Neneng Yani
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.287-299

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya literasi dalam aktivitas pendidikan dan membandingkan upaya Pemerintah Indonesia dan Malaysia dalam meningkatkan literasi. Berdasarkan survei PISA 2022, Indonesia memiliki skor literasi 359 poin, sementara Malaysia 388 poin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan, persamaan, kelebihan, dan kekurangan dari Kementerian Pendidikan kedua negara dengan menggunakan pendekatan kelembagaan dan kebijakan literasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode perbandingan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara, dan observasi, dengan teknik purposive dan snowball dalam penentuan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara memiliki regulasi terkait sistem pendidikan, perpustakaan, perbukuan, dan bahasa, serta program literasi di tingkat sekolah, masyarakat, dan keluarga. Kedua negara juga menyediakan buku dalam bentuk luring dan daring. Perbedaan utama terletak pada jumlah regulasi dan jenis program literasi. Kebijakan literasi di Indonesia sudah mencakup semua tingkat literasi, namun belum sepenuhnya mencapai tingkat epistemik. Sementara itu, Malaysia telah mencapai tingkat tersebut. Penelitian ini juga menyoroti kelebihan dan kekurangan masing-masing negara dalam mengembangkan literasi
Co-Authors A.D, H. Nandang Abdillah Abdillah Abdillah, Shidqi Adventine Samosir, Bunga Agus Taryana Akhiruzaman, Emiral Ardhi Akmal, Nabil Khairul Al-Ayyub, Achmad Aqwa Alia, Nazwa Amin, Fikri Fakhrial Anata, Yudha Andrialius Feraera Anni Zakiyyah Wardah Samiah Annisatul Insani Arteza, Muhammad Fardan Aruan, Gemayel Paulus Athaya Farhah Pradita Athfal, Delliq Hastariq Batari, Febya Wiasti Berbudi, Muhammad Aulia Buchori, Rega Imam Caroline Paskarina Daniel, Indyra Putri Dede Sri Kartini Dede Sri Kartini Dede Sri Kartini Dede Sri Kartini Dendy Mifta Rizqia Ikhsandi Deyani, Putri Dhiya Dian Fitriani Fajar, Ikhsan Muhammad Fatmawati Fatmawati Fauzi, Muhammad Muzaki Gemayel Paulus Aruan Gunawan Gunawan Haliawan, Prity Oktora Herlambang, Syaira Diasyifa Hikmat, Hilmi Chest Adabi Ibrahim Ibrahim Dalil Samad Idil Akbar Ika Kartika Isna, Nurhana Putri Ivan Darmawan Iyep Saefulrahman Januariska, Nazwa Nafisha Jasmine, Theresia Juniarta, Gladys Intan Kartini, Dede Sri Khotami Kokom Komariah Leo Agustino Leo Agustino Luki Oka Prastio M, Natasya Ulkhaira Adhian Maharani, Anindya Putri Maharani, Nadira Ayu Maman, Maman Maman, Maman Manan, Firman Mardiana, Silvi Syahrani Margaretha, Tiur Marihot Pandapotan Sinaga Maulana Mukhlis Maulida Gina Putri Mudiyati Rahmatunnisa MUHAMMAD ILHAM Muhammadi, Rafarza Mulalugina, Shangra Muradi Muradi - Nafis, Muhammad Ilham Farhan Nandang Alamsah Deliarnoor Nandang Alamsyah Nandang Alamsyah Deliarnoor Nasrullah Nazsir Natasya Ulkhaira Adhian Maharani Nidaul Muthmainnah Noer, Arvenia Novya, Mya Nurimani, Salsabilla Putri Nurkhamdi Nurlita, Dwie Shinta Nurul Annisa Wulandari Nurzaman, Cecep Nyaleson Ndoda, Phlips Juniory Ope Destrian Prabowo, Joshua Dean Eukharisti Prasetyo, Shakila Adzira Putri Putra, Azka Dwi Putri, Nazara Dea Ratna Putri, Zahra Puspita Eka Rahdiana, Fisca Putri Rahma, Aida Aulia Rahmadiani P. N, Arya Rahman Mulyawan Rahmat, Dadang Rahmatullah, Aji Raja Muhammad Azhari Ramadhani, Rizki Dhiya Rambe, Muhammad Naufal Fawwazi Razak, Sulthon Redjo , Samugyo Ibnu Renova, Deta Risya, Bilqis Hanifa Riva Kansa Reza Rivaldi, Rivaldi Romdoni, Sahrul Safitri, Annida Sakti, Muhammad Faiz Dwi Salsabila, Salsabila Samugyo Ibnu Redjo Sari, Mona Intan Purnama SEPTI WULANDARI Shalshabilla, Shalma Simbolon, Sherly Desinta Sinaga, Marihot Pandapotan Sirait, Anabelle Graciani Nathaniel Siti Hasanah Siti Helmyati Siti Witianti Sumarsono, Muhammad Mifzal Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Beni Sutrisno, Sutrisno Syafiuddin, Eddy Lukman Tamba, Perdinan Tiyan Rahmanul Hakim Tiyan Rahmanul Hakim Ufa Anita Afrilia Utang Suwaryo Utang Suwaryo Utang Suwaryo Valina Singka Subekti VALINA SINGKA SUBEKTI, VALINA SINGKA Yasin, Feisha Syaifa Yayan Nuryanto Yeni Lestari Yuliant, Susi Yumni, Amalia Zata Yusa Djuyandi Yusriansyah Yusriansyah Zahwa, Aprilia Shafinatuz Zebua, Kerenhapukh Valentina Zikri, Iqmal Maulana Zuhri, Muhammad Alfian