p-Index From 2021 - 2026
7.578
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Edukasi Intuisi Psikopedagogia Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Jurnal Terapan Abdimas JURNAL PROFESI KEGURUAN EMPATI Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman JKI (Jurnal Konseling Indonesia) GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Bisma The Journal of Counseling Journal on Education ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Bimbingan Konseling QUANTA Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling KONSELING EDUKASI : Journal of Guidance and Counseling Journal of Advanced Guidance and Counseling Journal of Community Development GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan SWARNA Indonesian Research Journal on Education Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal of Professional Teacher Education Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Jurnal Pertanian Khairun (JPK) Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora KONSELOR Journal of Innovative and Creativity JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Digital Community Services Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Journal of Nonformal Education INJIES: Journal of Islamic Education Studies KINERJA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Ulil Albab Journal of Community Empowerment IJGCS Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Psikoedukasi Persiapan Pernikahan: Merencanakan Pernikahan yang Bahagia Pujiarti, Nunik; Wibowo, Mungin Eddy; Awalya, Awalya; Muslikah, Muslikah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1739

Abstract

Psikoedukasi adalah proses pendidikan terstruktur yang menggabungkan penyampaian pengetahuan, pelatihan keterampilan, dan penguatan sikap untuk mencegah masalah sebelum berkembang ke arah yang tidak diinginkan atau meminimalisasi risiko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik (taruni) mengenai kesiapan pernikahan, baik dari segi psikologis, finansial maupin fisik untuk merencanakan pernikahan yang bahagia. Psikoedukasi persiapan pernikahan: merencanakan pernikahan yang bahagia ini dilaksanakan penulis di Akademi Kepolisian Semarang dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta didik tentang persiapan pernikahan, baik dari segi psikologis, finansial maupun fisik. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi secara interaktif dan diskusi aktif. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terkait kesiapan menikah, terutama dalam mengidentifikasikan faktor yang perlu disiapkan sebelum menikah. Hal ini penting untuk meminimalisir dampak negatif yaitu perceraian yang makin marak terjadi. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam upaya memberikan pemahaman merencanakan pernikahan bahagia di Indonesia.
Penerapan Layanan Bimbingan Klasikal berbasis Technology Enhanced Learning (TEL) untuk meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMA Hanysha, Nita; Muslikah, Muslikah; Gunawan, Herie
Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies Vol. 2 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies, 2(2): 2025
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijgcs.v2i2.354

Abstract

Background: Traditional guidance services in high schools are often uninteresting and impersonal, while the learning ecosystem for students is now digital. Technology-Enhanced Learning (TEL) has the potential to enhance attention, relevance, and self-regulation. Objective: To assess the effectiveness of implementing TEL-based traditional guidance services in increasing student learning motivation. Method: Classroom Action Research (CAR) with a pretest–posttest control group design on 10th-grade students at SMA Negeri 12 Semarang. The TEL intervention combined visual presentations, short videos, interactive quizzes/polling, microlearning, and rapid feedback reinforcement. Measurements included motivation questionnaires administered before and after the intervention. Results: The average learning motivation increased from 110.4 (Cycle I) to 116.8 (Cycle II), equivalent to a 6.4-point increase or a 5.8% increase, indicating the positive impact of TEL on learning motivation. Conclusion: TEL-based classical guidance services are worth adopting to strengthen high school students' learning motivation, mainly due to their interactive nature and rapid feedback, which facilitate engagement and self-confidence. Contribution: This study provides empirical evidence for the context of classical guidance counseling at the Indonesian high school level, offering a replicable implementation design (session flow and core TEL components), as well as a practical basis for schools to develop SOPs for TEL-based guidance counseling services and a continuous evaluation agenda.
Konseling Spiritual Dalam Mengatasi Stres Dan Kecemasan Dalam Hidup Nabih, Ahda Nafisa; Sutoyo, Anwar; Muslikah, Muslikah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1810

Abstract

Peningkatan 25% kasus gangguan kecemasan dan depresi global pasca-pandemi COVID-19 menuntut pendekatan intervensi psikologis yang kontekstual dan holistik. Tujuan: Penelitian ini menganalisis peran dan efektivitas konseling spiritual dalam mengatasi stres dan kecemasan berdasarkan telaah literatur ilmiah terkini. Metode: Studi literatur sistematis dengan pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan terhadap 32 artikel yang diseleksi dari 187 publikasi (2019-2024) menggunakan protokol PRISMA. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola, mekanisme, dan faktor kontekstual. Hasil: Temuan menunjukkan 87,5% studi melaporkan penurunan tingkat stres dan 81,3% mengonfirmasi pengurangan gejala kecemasan. Konseling spiritual bekerja melalui empat mekanisme utama: penciptaan makna hidup, penguatan regulasi emosi, peningkatan hubungan transendental, dan pengembangan strategi coping positif. Praktik doa dan meditasi religius menjadi intervensi dominan (56,3%). Kesimpulan: Konseling spiritual efektif sebagai pendekatan preventif dan kuratif yang kontekstual untuk masyarakat religius. Diperlukan pengembangan kompetensi spiritual konselor dan penelitian eksperimental lanjutan untuk menguji efektivitas teknik spesifik dalam konteks lokal Indonesia.
THE INTEGRATION OF SPIRITUAL VALUES IN COUNSELING INTERVETIONS TO REDUCE BULLYING BEHAVIOR Wardhana, Andika Kusuma; Sutoyo, Anwar; Muslikah, Muslikah
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 09 Number 2, November 2025
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v9n2.p276-290

Abstract

Ellison’s theory of spiritual well-being emphasizes that an individual’s well-being is not solely dependent on physical and psychological aspects, but also on the spiritual dimension that provides meaning in life and emotional balance. In the context of education, the implementation of spiritual well-being through spiritual guidance and counseling services can serve as an effective strategy to address bullying behavior. Spiritual guidance and counseling not only focus on resolving students’ psychological problems, but also instill transcendental values such as empathy, compassion, and respect for others. This research employs a descriptive qualitative method with a literature review approach to analyze the concept of spiritual guidance and counseling and its relevance in addressing bullying in schools. The findings indicate that the integration of spiritual values in guidance and counseling can foster students’ character development, making them more tolerant, appreciative of diversity, and morally aware. Furthermore, the application of spiritual guidance and counseling based on the principles of religious pluralism enables students to understand universal values that reject all forms of violence. Thus, spiritual guidance and counseling play a significant role not only in enhancing students’ holistic well-being, but also in creating a harmonious school environment free from bullying
Psychoeducational Groups Based on Dasa Pitutur from Sunan Kalijaga: An Indigenous Counseling to Enhance Other Group Orientation Mulawarman, Mulawarman; Amin, Zakki Nurul; Muslikah, Muslikah; Hariyadi, Sigit; Kurniawan, Kusnarto
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 6, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Some Western counseling approaches are not applicable in local cultures. Consequently, counselors have to accommodate the local culture to improve the efficacy of their services. This research aims to formulate indigenous counseling based on the Javanese culture of Dasa Pitutur from Sunan Kalijaga. Using that culture, the counselors are expected to improve the participants’ cultural skills and respect for other cultures. It used the hermeneutic method with discourse analysis to interpret the messages’ structure and pragmatic. The analysis result signifies that the Dasa Pitutur values are relevant with the other group orientation. The primary message taught in Dasa Pitutur is encouraging humans to comprehend their life journey and position to willingly and voluntarily accept their obligations and nature. Linear to their position as a social creature, they have to be aware of the essential values from their relationship, dependency, and appreciation toward other humans. This study can be an enrichment material of cultural values-based guidance and counseling science.
Kontribusi Faktor Terapeutik dalam Konseling Kelompok: Tinjauan Literatur dalam Konteks Pendidikan dan Kesehatan Mental Firdian Setiya Arinata; Erni Kurniawati; Mungin Eddy Wibowo; Muslikah Muslikah; Sinta Saraswati; Muh. Azhar Mubarak
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi faktor terapeutik dalam kelompok konseling melalui tinjauan literatur sistematik yang relevan dalam konteks pendidikan dan kesehatan mental. Faktor terapeutik yang dikemukakan oleh Irvin D.Yalom, seperti penanaman harapan (pemberian harapan), universalitas (Universalisme), altruisme (altruism), dan kekompakan kelompok (kohesi kelompok), merupakan unsur inti yang mendorong perubahan psikologis dalam dinamika kelompok. Melalui penelusuran terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2021 hingga 2025 dari database google Scholar , Science Direct , dan Scopus , sebanyak 18 artikel terpilih dianalisis berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup relevansi koteks, metodologi yang kuat, dan fokus pada implementasi kelompok konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi faktor terapeutik secara konsisten melemah positif dengan peningkatan efektivitas intervensi kelompok, baik dalam mengurangi gejala psikologis seperti kecemasan, depresi, dan stres, maupun dalam meningkatkan kesejahteraan emosional, efikasi diri, serta hubungan interpersonal antar anggota kelompok. Dalam konteks pendidikan, kelompok konseling berbasis terapeutik terbukti memperkuat ketahanan siswa dan menciptakan iklim belajar yang inklusif. Sementara dalam ranah kesehatan mental, keberadaan faktor-faktor tersebut mendukung pemulihan pasien, mengurangi stigma diri, dan mempercepat proses pemaknaan pascatrauma.Temuan ini menegaskan bahwa faktor terapeutik bukan sekadar aspek tambahan, melainkan komponen mendasar dalam struktur dan keberasilan kelompok konseling. Oleh karena itu, praktisi konseling menyarankan untuk mengintegrasikan faktor-faktor tersebut secara strategis dalam kelompok layanan desain, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian lanjutan dengan pendekatan kuasi-eksperimental dan longitudinal direkomendasikan untuk mengukur secara lebih mendalam pengaruh spesifik dari masing-masing faktor terapeutik dalam berbagai konteks dan populasi target.
Happines at Pesantren: Qualitative Studies on Salafiyah Traditional Islamic Boarding School Student Muslikah Muslikah; DYP Sugiharto; Sugiyo Sugiyo; Anwar Sutoyo
Journal of Nonformal Education Vol. 10 No. 1 (2024): Community education and community empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v10i1.31

Abstract

Initial investigations revealed that the typical student experiences a diminished level of well-being. This research aims to delve into the happiness patterns among students, scrutinize the underlying factors, and ascertain methods for enhancing their happiness. Employing a phenomenological qualitative approach, the study elucidates that students perceive happiness subjectively. Additionally, it explores the determinants influencing student happiness and strategies for augmenting their well-being within the Islamic boarding school environment. Happiness is interpreted by students at the salafiyah/traditional Islamic boarding school as a feeling filled with togetherness, simplicity and oriented towards achieving the goals of the world and the hereafter. Factors that support the happiness of students from within are acceptance, openness, calmness, resilience, self-control and good time management. While the determinants of the happiness of students who come from the first environment are attachment and parental support, peer support and support from pesantren through kyai/ustadz. The article can significantly contribute to our understanding of students' lives in Salafiyah traditional Islamic boarding schools and has practical implications for enhancing the quality of education and student well-being in that context
The Implementation of Classical Guidance through Canva-Based Project-Based Learning to Improve Senior High School Students’ Learning Pratama, Tio Yoga; Muslikah, Muslikah; Gunawan , Herie
Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies, 3(1), 2026
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijgcs.v3i1.484

Abstract

Background: This study was driven by the low level of students’ learning discipline, as reflected in behaviours such as tardiness, lack of classroom orderliness, and delays in submitting assignments. These conditions highlight the need for innovative classical guidance services that align with current technological developments to foster more structured and responsible learning habits. Objective: The study aimed to enhance the learning discipline of tenth-grade students at SMA Negeri 12 Semarang through the implementation of classical guidance using a Canva-based Project-Based Learning (PjBL) model. Method: This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a pre-cycle, Cycle I, and Cycle II. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 33 tenth-grade students. Data were collected using questionnaires and observation sheets to assess students’ learning discipline in each cycle. Results: The findings showed a gradual improvement in students’ learning discipline across cycles. This improvement was reflected in the increasing percentage of students categorised as disciplined and highly disciplined, as well as in enhanced responsibility, punctuality, and active participation in learning activities. Conclusion: The implementation of classical guidance through a Canva-based PjBL model proved effective in improving students’ learning discipline. Contribution: Practically, this study provides an alternative technology-based classical guidance service model. Theoretically, it strengthens the application of Classroom Action Research in developing students’ disciplinary character within a digital learning environment.
Co-Authors Abdul Kholiq Adelia Asna'ul Witri Adytia Oktava, Muhammad Afifah, Lutfiana Nurul Afriani, Mita Afriani Agus Supriyanto Agus Supriyanto Aisa Andini Susanto Ana Sahara Andriyani, Ayu Anwar Sutoyo Artika Farhana Salsabila Aulia Dyah Kurnia Dewi Aulya Rahmawati Avrila Carissa Putri Avriline, Dyan Awalya Awalya, Awalya Ayu Andriyani Ayu Lailatuz Zakiyyah Bagas Kurnianto Baihaqi, Mustika Aslam Binti Isrofin, Binti Bishops, Cecily Chelmidar, Syarah Danny Kurnia Akbar Dedi Kurniawan Della Aprilia Dewi, Diana Lilik Kusumawati Diana Lilik Kusumawati Dewi Dwi Wahyu Astuti Dyah Muji Lestari DYP Sugiharto DYP Sugiharto DYP Sugiharto Edy Purwanto Elfi Rimayati Erintan Tsuraya Rahadatul'Aisy Erni Kurniawati Fahmi Nuzulul Huda Fauziah, Alfi Hidayati Fimma Meirianzsa Taqwaranti Firdian Setiya Arinata Fitrianti, Zahwa Arbiani Florentina Widihastrin Florentina Widihastrini Gunawan , Herie Gunawan, Herie Hadziq Muhibbuddin Halimahturrafiah, Nur Hanifah, fikrotul Hanna Permata Hanifa Hanysha, Nita Hartatik, Maria Theresia Sri Heny Herawati Heru Mugiarso Igo Masaid Pamungkas Indah Fajrianti, Dian Safitri Indah Lestari, Indah Jaisy Hanun Nabilah Jelita, Lisna Kaddas, Fatmawati karmila ibrahim Ken Ayya Syarifah Pawitraningtyas Khafidhotul Labibah, Azmia Khiyarusholeh, Ujang Kunwijaya, Indrajati Kurniana Bektiningsih Kurnianto, Bagas Kusnarto Kurniawan Latifah, Anisatul Lestari, Dyah Muji Lulu Ul Janah M Mulawarman Maida Rahma Sari Maria Evangelique Widiawan Mayangsari, Agnes Mariana Mochammad Reza Faozi Mudijono, Mudijono Muh. Azhar Mubarak Muhammad Muharrik As Sururi Muhammad Taufik Hilmawan Mulawarman Mulawarman Mulawarman, Mulawarman Muna, Trimurtini, Nur Aizatun Munawaroh, Eem Mungin Eddy Wibowo Mungin Eddy Wibowo mungin eddy wibowo, mungin eddy Mutathahirin, Mutathahirin Mutiara Adinda Rahma Mutmainah Mutmainah Nabih, Ahda Nafisa Nabilah, Jaisy Hanun Nailu Rohmatika Najma Sana Nadhirah Hilman Najwa Auliya Helmida Nazhifa, Qanita Najla Nina Nur Fauziah Novelia Ramadhani Nugraheni, Edwindha Prafitra Pawitraningtyas, Ken Ayya Syarifah Pertiwi, Talitha Lintang Pradipta Christy Pratiwi Prasetyawati, Naris Dyah Prasetyo, Sodikhul Adi Pratama, Tio Yoga Pujiarti, Nunik Putri Fitri Rahmatika Qanita Najla Nazhifa Rachma Fadilla Putri Rahmatika, Putri Fitri Rahmawati, Adinuringtiyas Herfi Rahmawati, Adinuringtyas Herfi Rahmawati, Dyah Ayu Rehanaisha, Rehanaisha Rini Rini RINI RINI Rini Sa’diyah Rokhmatika, Nailu Rosdiana, Gesti Rossi Galih Kesuma, Rossi Galih S Sunawan Setiawan, Ifan Shalsabilla Putri Handini sigid sudaryanto, sigid sigit hariyadi, sigit Sinta Saraswati Sinta Saraswati Sinta Saraswati Sintiani, Sintiani Sugiyo Sugiyo Sugiyo Sugiyo Sugiyo Sugiyo Suharso Suharso Suharso, R. Sunawan Sunawan Susilaningsih, Sri Susilaningsih, Sri Sutikno, Ulung Giri Syifa Nur Rahma Thrisia Febriyanti Tia Alfiana Tri Mulyaningsih Tria Aristianti Trimurtini, Trimurtini Ujang Khiyarusholeh Utomo, Dian Purbo Vina Alviaturohmah Wahyu Nastiti Wahyu Widyantoro Wardhana, Andika Kusuma Widya Sholikhah Wirawan, Bagus Edi Wulansari, Khikmah Eny Yeyen Yofiana Yuliana Yuliana Zahra Nur Eka Putri zakki nurul amin, zakki nurul