Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGEMBANGKAN KAPASITAS IBU DALAM PENGASUHAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR Meilanny Budiarti Santoso; Nurliana Cipta Apsari; Budi Muhammad Taftazani
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.242 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v5i3.19419

Abstract

Keluarga adalah tempat yang utama dan pertama dalam kehidupan seorang anak. Ibu memegang peran utama dalam memberikan pengasuhan kepada anak. Adanya peranan ibu memiliki dampak besar terhadap anak, karena terdapat ikatan secara batin antara anak dan ibu sejak dalam kandungan. Agar orang tua terutama ibu mampu melaksanakan fungsinya dengan baik, maka orang tua terutama ibu perlu memahami tingkat perkembangan anak, menilai pertumbuhan dan perkembangan anak dan mempunyai motivasi yang kuat untuk memajukan pertumbuhan dan perkembangan anak. Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan proses pengasuhan anak yang sesuai dengan perkembangan anak, maka tim pelaksana kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) melakukan pelatihan pengembangan kapasitas ibu dalam pengasuhan anak, terutama pengasuhan bagi anak usia sekolah dasar di Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor Propinsi Jawa Barat. Dengan menggunakan metodologi pelatihan andragogi yaitu metode pembelajaranbagi orang dewasa, dengan memposisikan peserta pelatihan sebagai orang dewasa yang sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman, sehingga harus didorong untuk berperan aktif dalam setiap tahapan proses pelatihan. Aktivitas pelatihan pengembangan kapasitas Ibu dalam melakukan pengasuhan yang dilakukan dalam Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini akan didorong sebagai wujud dari habitat bagi tumbuh-alaminya rasa butuh untuk tumbuh bersama pada diri setiap ibu, sebagai upaya untuk membentuk komunitas sebagai sarana mengoptimalkan kualitas pengasuhan.
GANGGUAN MAKAN ANOREXIA NERVOSA DAN BULIMIA NERVOSA PADA REMAJA Hetty krisnani; Meilanny Budiarti Santoso; Destin Putri
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.18618

Abstract

ABSTRAKMasa remaja merupakan masa perubahan dramatis dalam diri seseorang. Salah satu perubahan yang terjadi adalahperubahan komposisi tubuh, terutama akumulasi lemak tubuh pada remaja puteri. Dengan adanya akumulasi lemak tubuh tersebut, ada anggapan bahwa mereka tidak memiliki tubuh semenarik yang diinginkan. Hal ini akan mendorong remaja puteri mencari jalan keluar agar memiliki tampilan fisik yang ideal, salah satunya adalah dengan melakukan perubahan kebiasaan makan yang umumnya menyimpang. Kebiasaan makan yang tidak benar itu dapat mengakibatkan terjadinya  gangguan makan atau eating disorder yang dapat berdampak buruk bagi remaja.  Eating disorders (ED) merupakan gangguan mental yang meskipun berhubungan dengan pola makan dan berat badan, gangguan tersebut bukanlah mengenai makanan, tetapi mengenai perasaan dan ekspresi diri. Pada umumnya, penderita ED adalah mereka yang memiliki kepercayaan diri rendah. Terdapat dua macam ED, yaitu anorexia nervosa dan bulimia nervosa. Kedua gangguan tersebut mempunyai tujuan yang sama, yaitu menguruskan badan. ABSTRACTAdolescence is a time of dramatic change in a person. One of the changes that occur are changes in body composition, especially the accumulation of body fat in girls. Given the accumulation of body fat, there is the assumption that they do not have a body as attractive as desired. This will encourage the girls find a way out in order to have the ideal physical appearance, one is to change eating habits are generally distorted.  Improper eating habits can result in eating disorders or disordered eating can be bad for teens. Eating disorders (ED) is a mental disorder even though associated with diet and weight, the disorder is not about food, but about feelings and self-expression. In general, patients with ED are those who have low confidence. There are two kinds of ED, namely anorexia nervosa and bulimia nervosa. Both of these disorders have the same goal, which is to lose weight.
INISIASI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH BERBASIS ZERO WASTE DI RW 06 DESA MAJASETRA KABUPATEN BANDUNG Aldi Ahmad Rifai; Meilanny Budiarti Santoso; Dessy Hasanah Siti Asiah
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.27119

Abstract

Sampah masih menjadi permasalahan yang masih dihadapi masyarkat di Indonesia. Tidak terkecuali juga dihadapi di lingkungan masyarakat terkecil di tingkat RW. Masih belum adanya pengelolaan sampah mandiri di lingkungan RW menjadikan sampah yang diproduksi oleh rumah tangga terus menerus menumpuk dan tidak termanfaatkan. Salah satu solusi yang dapat ditempuh untuk melakukan pengelolaan sampah mandiri yaitu dengan melakukan pengadaan bank sampah sejalan dengan program nasional pemerintah Indonesia. Solusi terbarukan lain dalam pengelolaan sampah yaitu dengan melakukan gerakan zero waste untuk mengurangi pemakaian sampah sekali pakai. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah melalukan diskusi mengenai inisiasi program pengelolaan sampah yang dapat mengintergarasikan pengelolaan bank sampah dengan gerakan zero waste di lingkungan RW 06, Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya. Metode yang dilakukan penulis yaitu melalui Participatory Rural Apprasial bersama karang taruna untuk melihat potensi dan masalah sampah yang ada dan melajutkannya dengan proses pengadvokasian dari inisiasi program yang akan dibentuk. Inisiasi pengadvokasian program bank sampah ini merupakan hasil yang dicapai penulis bersama karang taruna untuk mengadvokasi pemerintah RW 06 dalam membentuk suatu program pengelolaan sampah mandiri berbentuk bank sampah terintegrasi zero waste.
PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA (ADOLESCENT SUBSTANCE ABUSE) MAUDY PRITHA AMANDA; SAHADI HUMAEDI; MEILANNY BUDIARTI SANTOSO
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14392

Abstract

Permasalahan narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat urgent dan kompleks. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan, seiring meningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin masif pula jaringan sindikatnya. Masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia, pada umumnya saat ini sedang dihadapkan pada keadaan yang sangat mengkhawatirkan akibat maraknya pemakaian bermacam-macam jenis narkoba secara ilegal. Kekhawatiran ini semakin di pertajam akibat maraknya peredaran gelap narkotika yang telah merebak di segala lapisan masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara pada masa mendatang. Perilaku sebagian remaja yang secara nyata telah jauh mengabaikan nilai-nilai kaidah dan norma serta hukum yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya penggunaan narkoba di kalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat masih banyak dijumpai remaja yang masih melakukan penyalahgunaan narkoba.
PEMULIHAN KONDISI PSIKIS REMAJA PELAKU TAWURAN ANTAR PELAJAR Elisabeth Risky Puspitasari; Meilanny Budiarti Santoso
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i1.21919

Abstract

Perubahan perilaku yang dialami klien dari pribadi yang mudah bergaul menjadi pribadi yang cenderung tertutup dan sulit bergaul dengan orang lain menjadi masalah yang diselesaikan oleh praktikkan dan klien dalam proses intervensi ini. Klien mengalami kondisi seperti itu karena masih terdapat perasaan bersalah pada dirinya sendiri dan perasaan dendam kepada oranglain atas apa yang ia terima sekarang. Perasaan-perasaan seperti itu juga disebabkan karena rasa ketidakterimaan klien terhadap kehidupan sekarang yang harus ia jalani. Akhirnya praktikkan mencoba membantu klien selain untuk memulihkan kondisi psikis klien agar klien dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih baik lagi tanpa ada perasaan-perasaan negative dalam diri klien yang masih tertinggal. Adapun praktikkan menggunakan teknik deep breathing untuk meringankan atau melegakan perasaan-perasaan negative tersebut dan menggunakan token ekonomi untuk meningkatkan pemulihan kondisi psikis klien dari pribadi yang cenderung tertutup menjadi pribadi yang sebenarnya yaitu mudah bersosialisasi dengan orang lain. Hasilnya menunjukkan bahwa klien sudah mulai menerima keadaan dia yang sekarang, sudah memaafkan kesalahan-kesalahan di masa lalunya baik kesalahan dirinya sendiri maupun orang lain. Juga klien sudah mulai kembali bersosialisasi yang dapat dilihat pada form token ekonomi yang dibuat oleh praktikkan
DIMENSI KESEHATAN MENTAL PADA PENGUNGSI AKIBAT BENCANA meilanny budiarti santoso; moch zaenuddin; hetty krisnani; rizky adrian assidiq
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.551 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v5i1.16022

Abstract

Bencana adalah kejadian yang sangat ditakui oleh semua manusia di manapun, dengan terjadinya bencana semua orang dalam wilayah bencana akan mengalami kehancuran, kehilangan dan kesengsaraan. Bukan hanya kehilangan harta benda, melainkan juga kehilangan nyawa dan sanak saudara yang terpisah dalam upaya menyelamatkan diri ataupun karena terbawa oleh situasi bencana yang menghancur leburkan dan memporak porandakan tempat tinggal. Dengan terjadinya bencana, pengungsi menjadi hal utama yang harus diperhatikan, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan, sandang dan papan mereka agar dapat terus melanjutkan kehidupan mereka. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah kondisi kesehatan mental para pengungsi yang sangat mungkin mengalami gangguan kesehatan mental akibat bencana yang terjadi. Dalam artikel ini dibahan dimensi-dimensi yang dapat digunakan untuk menditeksi kondisi kesehatan mental bagi para pengungsi khususnya. 
PENGENDALIAN EMOSI PADA REMAJA PELAKU TINDAK KRIMINAL DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KHUSUS ANAK (LPKA) BANDUNG Theresia Vania Radhitya W; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 2 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i2.26251

Abstract

Abstrak Masa remaja merupakan masa yang rentan pada perkembangan diri manusia. Perubahan fisik, kognitif, dan psikososial terjadi di masa ini. Di masa inilah seorang individu memiliki banyak permasalahan. Situasi inipun dirasakan oleh seorang remaja yang saat ini menjalankan kehidupannya di LPKA karena harus berhadapan dengan hukum. Remaja yang berhadapan dengan hukum akan memiliki permasalahan yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan remaja biasanya. Tekanan yang diterima pun lebih besar sehingga akan membuat dirinya terlalu overthinking terhadap sesuatu dan membuat perubahan emosi yang terkadang sulit dikendalikan. Hal ini dirasakan oleh klien yang dimana mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi sehingga memberikan dampak negatif bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Dengan begitu fokus pembahasan dalam artikel ini adalah bagaimana membantu seorang remaja agar dapat mengendalikan emosi. Klien yang sulit mengendalikan emosi dapat dibantu oleh praktikkan untuk dapat mengendalikan emosinya. Praktikkan membantu dengan membangun hubungan antara praktikkan dan klien sehingga menumbuhkan kepercayaan klien. Praktikkan menawarkan beberapa metode yang berkaitan dan metode yang disepakati untuk digunakan adalah metode Cognitive Restructuring Form dan Deep Breathing. Proses intervensi menggunakan metode ini dilakukan selama dua minggu. Dari proses intervensi yang dilakukan selama dua minggu itu maka didapatkan hasil bahwa klien sudah mulai dapat mengendalikan emosi dengan baik. Klien juga sudah bisa berpikir secara positif namun masih belum terbiasa menggunakan pikiran tersebut. Hasil tersebut dapat dipertanggungjawabkan dengan tabel yang ada pada artikel ini.  Abstract A d ole s c e n c e is a p e rio d t h a t is v uln e r a ble t o h u m a n d e v elo p m e n t. P h y sic al, c o g nitiv e , a n d psychosocial changes occur in this period. At this time an individual has many problems. Even this situation is f elt b y a t e e n a g e r w h o is c u r r e n tly r u n nin g his lif e in L P K A b e c a u s e h e h a s t o d e al wit h t h e la w . Adolescents who are faced with the law will have more complex problems compared to normal teens. The pressure received is even greater so that it will make him too overthinking somethi ng and make emotional changes that are sometimes difficult to control. This is felt by clients who experience difficulty in controlling emotions so that it has a negative impact on themselves and the surrounding environment. That way the focus of the discu ssion in this article is how to help a teenager to control emotions. Clients who have difficulty controlling emotions can be helped by practicing to be able to control their emotions. Practice helps by building relationships between practice and clients so as to foster client trust. Practice offers several related methods and the method agreed to be used is the Cognitive Restructuring Form and Deep Breathing method. The intervention process using this method was carried out for two weeks. From the intervent ion process carried out for two weeks, it was found that the client had begun to be able to control emotions well. Clients also have been able to think positively but are still not used to using these thoughts. These results can be accounted for with the t able in this article.
PROSES PARENTAL MEDIATION TERHADAP ANAK USIA PRASEKOLAH DALAM MENGGUNAKAN GADGET Herni Wulandari; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 2 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i2.26252

Abstract

ABSTRAK Gadget merupakan salah satu media yang digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai sumber informasi, hiburan dan pendidikan sehingga gadget dapat memberikan dampak yang postif dan negatif. Pemakaian gadget pada sekarang ini sudah digunakan mulai dari anak usia dini hingga orang dewasa. Persepsi efek positif anak terhadap gadget sangat penting untuk dikembangkan karena dapat membantu anak sebagai khalayak aktif untuk membedakan antara tontonan yang positif dan negative bagi anak.Dalam menggunakan g adget tentunya anak memerlukan dukungan dengan dilakukannya pendampingan dari orang tua untuk mengarahkan serta memberikan pemahaman-pemahaman mengenai media yang ditonton sehingga dapat meminimalisir dampak negatif. Pendampingan penggunaan media dan teknologi serta perangkatnya dikenal dengan istilah parental mediation . Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengawasan orangtua (parental mediation) terhadap anak usia dini dalam menggunakan gadget . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kajian pustaka dan literatur yang berisi teori. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan Teori Parental Mediation. Hasil dari kajian yang telah dilakukan terdapat tipe mediasi yang dilakukan orangtua untuk melakukan pengawasan terhadap anak usia prasekolah dalam menggunakan gadget yaitu mediasi restriktif (restrictive mediation), mediasi aktif (active mediation) , mediasi penggunaan bersama (co - use) ABSTRACK The gadget is one of the media used by Indonesian people as a source of information, education and education so that gadgets can have positive and negative impacts. The use of gadgets at this time has been used starting from early childhood to adults. Percepti on of positive effects of children on gadgets is very important to be developed because it can help children as active audiences to distinguish between positive and negative shows for children. In using gadgets, make sure children support by supporting the assistance of parents to support providing media supports watched so that it can minimize negative impacts. Assistance in the use of media and technology known as parental mediation. The purpose of this study is to learn how to supervise parents of early childhood using gadgets. The research method used in the research is lit e r a t u r e r e vie w a n d lit e r a t u r e w hic h c o n t ain s t h e o r y . T o a n s w e r t h e s e q u e s tio n s u s e t h e P a r e n t al Mediation Theory. Restrictive mediation (restrictive mediation), active mediation (activ e mediation), co - use mediation.
Upaya Peningkatan Kesadaran Pentingnya Melanjutkan Pendidikan Terhadap Anak dan Remaja Putus Sekolah Di RT 04/RW 05 Kelurahan Kebon Kangkung Kota Bandung Bimbi Gita Rama Putri; Maulana Irfan; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 3, No 2 (2020): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v3i2.31796

Abstract

Wilayah Kecamatan Kiaracondong, Kelurahan Kebon Kangkung, Kota Bandung memiliki 11 RW. Masing-masing RW memiliki kompleksitas masalah yang berbeda-beda dan potensi yang dapat dikembangkan. Masalah yang menjadi fokus kegiatan ini adalah anak dan remaja putus sekolah yang jumlahnya tersebar di Wilayah Kebon Kangkung, terutama di RW 5. Pendidikan merupakan aspek kehidupan penting yang menjadi hak dasar bagi semua anak. Faktor penyebab adanya masalah putus sekolah ini tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi saja, namun perlu memahami secara menyeluruh keadaan mereka, baik dari faktor keluarga, teman, lingkungan sosial, maupun dari dalam diri anak itu sendiri. Rendahnya motivasi dan pola pikir anak yang seringkali menjadi penghambat proses anak untuk melanjutkan sekolah. Sehingga dampak yang ditimbulkan pun anak menjadi malas dan kurang memahami arti penting nilai pendidikan. Dalam artikel ini,menjelaskan proses kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan metode asesmen dan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan tujuan untuk menganalisis masalah dan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan hasil proses diskusi bersama masyarakat, upaya yang ditentukan guna meningkatkan keinginan anak untuk sekolah adalah dengan penerapan program sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan adanya aktivitas pembelajaran dengan melibatkan peran aktif dari organisasi masyarakat dalam membantu upaya penanganan masalah. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat  ini mewujudkan perencanaan program peningkatan kesadaran bagi mereka yang mengalami putus sekolah.
PENERAPAN COGNIIVE RESTRUCTRING FORM(CRF) DAN DEEP BREATHING PADA REMAJA DENGAN LOW SELF ESTEEM Nabila Nur Arsyila; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 1 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i1.23123

Abstract

Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, Apabila tugas pekembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan berikutnya. Tetapi pada masa ini mereka sangat rentan untuk di pengaruhi oeh lingkungan sekitarnya sehingga seringkali mereka terjerumus pada perilaku negatif. sulit untuk  Maka dari itu pada tahap ini remaja harus di arahkan pada kegiatan dan pikiran pikiran yang positif. Dalam kasus yang akan di tangani dalam praktikum ini merupakan remaja yang berhadapan dengan hukum tetapi memiliki kepercayaan diri yang kurang, maka dari itu klien di berikan treatment Cognitive Restructring Form (CRF) dan. Deep Breathing.  Teenage is a transitional period of development between childhood and adulthood. And at this stage adolescents must carry out their duties, If the task of social development can be done well, adolescents will not experience difficulties in their social life and will bring happiness and success in completing developmental tasks for the next phases. Conversely, if adolescents fail to carry out the tasks of development will bring negative consequences in the social life of the next phases, causing unhappiness in the teenager concerned, causing public rejection, and difficulties in completing the tasks of the next development. But at this time they are very vulnerable to be influenced by the surrounding environment so often they fall into negative behavior. difficult for this reason, at this stage teenagers must be directed at activities and positive thoughts. In the case to be handled in this practicum there are teenagers who are dealing with the law but have less self-confidence, therefore the client is given a Cognitive Restructring Form (CRF) and treatment. Deep Breathing.
Co-Authors -, Anisa - A. Rachim, Hadiyanto AA Sudharmawan, AA Abi Muhammad Nugraha Abie Besman Afifah Septiani Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai ALI AR-RIDHO Alma Amarthatia Azzahra AMANDA, MAUDY PRITHA Aminnita, Febyana Sri Ana Nur Latifah Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Anjani, Dina Anjumiz Sunani Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Annisa Nabila Annisa Nabila, Annisa AR-RIDHO, ALI Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Aritonang, Johan Immanuel Arsy Adziem Wal Hamdir assidiq, rizky adrian Athaya Sekar Noviana Aulia, Adis Prita Awalia Nur Azizah Ayu Martina Ayu Martina, Ayu Azizah, Zahra Qisthi Azlinda Azman, Azlinda B, Megawati Bagus Dimas Wibisono Bilantara, Naila Hisanah Bimbi Gita Rama Putri Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Budhi Gunawan Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi budhi wubhawa Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Budi Muhammad Taftazani Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Chika Nur Pebriani Chika Nur Pebriani, Chika Nur Cita Insaniah Muhammad DADAN SUMARA SUMARA Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti A. Dessy Hasanah Siti A., Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti Asiah Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dewi Luqmania Dian Indira Dian Indira Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi dwinata, mahda diva Dyta Mardyani Dyta Mardyani Efri Mardawati ELA ZAIN ZAKIYAH Elis Fauziyah Elisabeth Risky Puspitasari Elprida Ryanny Syalis Enggal Wildan Prabowo Enggal Wildan Prabowo, Enggal Wildan Enggarati, Lanita Eva Nuriyah Hidayat Fachria Octaviani Fachruddin, Vanindya Fadhlillah, Annisa N. Faris Harsen Faris Harsen Farrelia Azzahra Febi Agus Dwi Riyanto Fernanda, Raida Devany Fikri Anarta Fikri Anarta franzeska venty Franzeska Venty, Franzeska Galuh Hanesty Gunawan Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Ghea Cantika Noorsyarifa Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hadrasari, Ifani Haeruddin Mujuddin Hana Hanifah Hanifah Fatwa Nadilla Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herdiana, Mochamad Fauzan Putra Herlina Marta Herni Wulandari Herni Wulandari Herni Wulandari Hery Wibowo, Hery Hetty krisnani Hetty Krisnani Hetty Krisnani HETTY KRISNANI Hetty Krisnani, Hetty Humaerah Nisai Husnawati Djabbar Idim Mumajad Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ifani Hadrasari Imas Siti Setasih Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Intania Ihsani Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Isna Deraputri, Gevia Nur Ivan Darmawan Jatnika, Dyana Chusnulitta Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Kamal , Mustfa Lathifa, Gumanty Ayu Leny Indriyanti Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra M. Yogi Alfarobi mahda diva dwinata Mailani, Silvia Dwi Astuti Mardina, Mutiara Marlina, Nina Marsha Nurul Lutfiah Martha Sintaully Agustine Martha Sintaully Agustine, Martha Sintaully MAUDY PRITHA AMANDA Maulana - Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Maya Lutviana Aulia Megawati B Mia Uswatun Hasanah Mirajani, Inara moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch Zainudiin Moch. Zainuddin MOCH. ZAINUDDIN Moch. Zainuddin, Moch. Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Monica Kristiani Widhawati Muhamad Burhanudin Muhammad Fedryansyah Muhammad Husaini Ansori Muhammad Noor Muhammad Riyandi Firdaus Muhammad, Cita Insaniah Mustafa Kamal Mustajir Mustajir Mustajir SH Muthia Dwi Candtika Mutiara Ayu Lestari Mutiara Ayu Lestari Mutiara Mardina Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Nandang Mulyana Nandang Mulyana Naomi Shinta Pasila Naomi Shinta Pasila Naufaldy Azzura Herdiana Naufaldy Azzura Herdiana Nazmi Nur Alifa Nunung Nurwati Nunung Nurwati NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nurazizah, Siti Nurhadi, Aan Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana C. Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Nurwati , R. Nunung Nurwati, R. Nunung Pandhit Pringgo Harjo PHILIA ANINDITA GINTING Pipit Ratnawati Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Putri Saeza Ramadhini Putri Wardatul Asriyah Putri Wardatul Asriyah, Putri Wardatul Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Nadila Auludya Rahma R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati Rachmat Putro Ferdiawan Putro Ferdiawan Ragil Abimayu Raihan Akbar Khalil Ridwan Mawala Kurnia Rifai, Aldi Ahmad Rifky Taufiq Fardian Rini Rizkiawati Rini Rizkiawati, Rini RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rivani, Rivani - Rizki Muhammad Fauzi Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Rizky, Julian Rodhi Dwi Priono Romayana Sari Lumbantoruan Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Runia Hanifa Runia Hanifa, Runia S, Dessy Hasanah Sabila Dina Hanifah Sabrina Hani Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Salsa - Haura salsabila wahyu hadianti SALSABILA WAHYU HADIANTI Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Santoso T. Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo SANTOSO TRI RAHARJO Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Sazia Husna Setasih, Imas Siti Shabihah, Ulya Salwa Shafa Yuandina Sekarayu Shafira Putri Septiyanti Shella Adelina Shella Adelina, Shella Silva Amanda Durratul Hikmah Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani Siti Arieta Slamet Usman Ismanto Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri Sri Sulastri Suci Rahmadhani Sujalmi, Yuri Budi SUMARA, DADAN SUMARA Syalis, Elprida Ryanny Syauqina, Dinda Azzahra Tabita Titah Dewanti Taufik Arbain Teguh Setiandika Igiasi Theresia Vania Radhitya W Theresia Vania Radhitya Widiandari Tiara Salsabilla Vini Oktaviani Viqa Nanda Prajatami Viqa Nanda Prajatami, Viqa Nanda Wandi Adiansah, Wandi Widhawati, Monica Kristiani Widuri, Saraswati Wilga Secsio Ratsja Putri Wilga Secsio Ratsja Putri, Wilga Secsio Ratsja wubhawa, budhi Yessi Rachmasari Yessi Rachmasari, Yessi Yogi Suprayogi Sugandi Yolanda Triana Siregar Yosi Damayanti Yosi Damayanti, Yosi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi, Yustika Tri zaenuddin, moch Zainudiin, Moch Zainudin, Moch. ZAKIYAH, ELA ZAIN