Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Anak Peserta Program Jatinangor Mengaji Silvia Dwi Astuti Mailani; Dede Rahmaida Nurlaeli; Elprida Ryanny Syalis; Bimby Gita Rama Putri; Hery Wibowo; Meilanny Budiarti Santoso; Hetty Krisnani
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.25668

Abstract

Jatinangor Mengaji merupakan suatu aktivitas proses belajar mengajar yang dilakukan oleh sekumpulan mahasiswa DKM Fisip UNPAD kepada anak-anak yang berada di Masjid Assyukur Rahman, Jalan Sayang, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor. Dalam era teknologi atau revolusi industri 4.0, proses pemakaian sistem digital sudah nampak terjadi dan intensitasnya semakin meningkat, khususnya pada generasi muda. Kemudahan akses pada dunia gawai dan internet menjadi salah satu faktor perubahan perilaku belajar pada anak. Dalam proses belajar untuk menumbuhkembangkan sistem motivasi atau motif belajar pada anak di Jatinangor Mengaji dengan diberlakukannya penerapan perspektif behavioristik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan teori behavioristik dalam meningkatkan motivasi belajar pada anak di Jatinangor Mengaji dalam era digitalisasi. Perilaku anak dalam kegiatan belajar mengaji ini yang menjadi titik fokus dalam tulisan ini. 
PEMBERDAYAAN PETANI KOPI MELALUI PENGUATAN KAPASITAS DALAM PENGOLAHAN HASIL KOPI DI DESA GENTENG, KECAMATAN SUKASARI, KAB. SUMEDANG NURLIANA CIPTA APSARI; ARIE SURYA GUTAMA; NUNUNG NURWATI; HERY WIBOWO; RISNA RESNAWATY; RUDI SAPRUDIN DARWIS; MEILANNY BUDIARTI SANTOSO; SAHADI HUMAEDI
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.565 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14346

Abstract

Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, merupakan daerah pegunungan dan perbukitan, termasuk dalam kategori dataran tinggi dengan ketinggian tempat 800-1200 mdpl. Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, merupakan daerah pegunungan dan perbukitan, termasuk dalam kategori dataran tinggi dengan ketinggian tempat 800-1200 mdpl. Salah satu potensi yang dimiliki oleh Desa Genteng adalah pada sektor perkebunan yaitu kebun kopi, yang telah menjadi menjadi roda perekonomian dalam menopang kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan hasil assessment lapangan mengenai kondisi masyarakat akan ketersediaan kegiatan pelestarian lingkungan hidup, maka dapat ditinjau bahwa masyarakat belum memiliki kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup atas dasar hasil dari kegiatan perekonomian masyarakat sehingga memungkinkan terjadinya kesinambungan antara kegiatan perekonomian masyarakat dengan pelestarian lingkungan hidup.Dalam hal ini, maka potensi untuk pengendalian stabilitas lingkungan hidup dapat ditelaah dari keadaan mayoritas mata pencaharian warga yang didominasi oleh Petani Kopi. Mitra tidak mampu memasarkan secara maksimal hasil kopi, salah satu kendala yang dirasakan oleh mitra adalah kemasan produk yang kurang memadai. Selain itu mitra juga berikeinginan untuk dapat mengolah biji kopi menjadi kopi yang siap saji dengan kualitas yang bagus. Maka dapat ditinjau bahwa perlu diadakannya program Pengabdian Kepada Masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Petani Kopi Melalui Penguatan Kapasitas Dalam Pengolahan Hasil Kopi di Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.
KOMUNIKASI KELOMPOK SEBAGAI FAKTOR PENDORONG TERBENTUKNYA KERJASAMA DALAM MENYELESAIKAN PEKERJAAN K3L DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN Meilanny Budiarti Santoso; Hadiyanto A. Rachim; Dinda Azzahra Syauqina
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.746 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v5i2.18371

Abstract

ABSTRAKKerjasama merupakan salah satu bentuk interaksi sosial yang terjadi diantara dua orang atau lebih, ataupun yang terjadi di dalam sebuah kelompok. Karyawan Kebersihan, Keindahan dan Kenyamanan Lingkungan (K3L) di lingkungan Universitas Padjadjaran adalah salah satu kelompok kerja yang dibentuk dan ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu sesuai dengan pembagian tugas pada masing-masing zona kerja. Komunikasi merupakan proses pemindahan informasi atau pesan dan pemahaman dari seseorang kepada orang yang lainnya dan melalui komunikasi kelompok proses kerjasama diantara anggota kelompok dapat terwujud. Penelitian ini menggunakan metode analitis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terjadi di dalam kelompok kerja K3L mendorong terjadinya kerjasama diantara sesama karyawan K3L, sehingga hal tersebut mendukung proses penyelesaian tugas pekerjaan yang dilakukan. Faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi dalam kelompok adalah karena adanya faktor personal yang dimaknai sebagai peran dari anggota kelompok dalam sebuah kelompok dan sangat besar pengaruhnya dalam ikut andil untuk memberi sebuah masukan dalam memecahkan sebuah masalah. ABSTRACTCooperation is one form of social interaction that occurs between two or more people, or what happens in a group. Beauty Cleanliness and Environmental Comfort (K3L) within the University of Padjadjaran are one of the working groups that are formed and placed in certain locations in accordance with the division of tasks in each work zone. Communication is the process of transferring information or messages and understanding from someone to others and through group communication the process of collaboration between group members can be realized. This study uses descriptive analytical methods with a qualitative approach. The results showed that the communication that occurred in the K3L working group encouraged collaboration among fellow K3L employees, so that it supported the process of completing the work assignments performed. Factors that influence the effectiveness of communication in groups are because of the personal factors that are interpreted as the role of group members in a group and the enormous influence in participating in giving an input in solving a problem.
PENGUATAN KARAKTER PADA REMAJA BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) Mutiara Ayu Lestari; Meilanny Budiarti Santoso
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i3.23026

Abstract

Setiap individu pasti melewati masa remaja sebagai salah satu periode perkembangan menuju masa dewasa. Masa remaja disebut sebagai masa usia bermasalah. Tidak jarang seorang remaja terjebak dalam permasalahan yang menyebabkan mereka melakukan tindak pidana sehingga harus menjalani proses pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) sebagai bentuk masa penahanan. Salah satu faktor penyebab kenakalan remaja adalah tidak diberikannya pemahaman tentang perilaku asertif pada diri remaja. Asertif sendiri dapat diartikan sebagai ekspresi dari perasaan dan belajar untuk bertindak atas dasar perasaan, keinginan dan kebutuhan namun tetap menghormati hak-hak orang lain. Penguatan karakter dapat menjadi solusi untuk mengurangi tindak kenakalan pada diri remaja. Teknik Assertiveness Training menjadi metode intervensi yang dipilih sebagai upaya penguatan karakter dalam usaha pembinaan kepada anak didik LPKA yang sulit untuk mengekspresikan perasaannya seperti sulit mengatakan “tidak” kepada orang lain. Penggunaan model intervensi ini dirasa tepat dengan harapan ketika proses intervensi selesai maka para anak didik dapat menentukan tindakan yang tepat dan mampu mengekspresikan diri namun tetap menghargai perasaan dan hak orang lain.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI POSITIF BAGI LESBIAN DI KOTA TASIK Shella Adelina; Binahayati -; Meilanny Budiarti S.
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.999 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v3i2.13650

Abstract

Fenomena homoseksual telah menjadi trend di kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar, di kota-kota kecil yang sarat akan norma dan budaya pun homoseksual menjadi permasalahan yang sulit dikendalikan. Bukan hanya mengenai aspek moral, homoseksual dipengaruhi pula oleh gaya hidup dan hubungan sosial. Hal ini telah menjadi perhatian yang serius bagi pemeritah Kota Tasik karena homoseksual dianggap masalah sosial yang mencoreng nama baik Kota Tasik sebagai Kota Santri. Bagi lesbian, menunjukkan dirinya sebagai penyuka sesama jenis adalah hal yang sulit. Terlebih posisi perempuan di Indonesia sangat sentral dan terikat pada nilai dan norma-norma sosial. Kesulitan membuka diri menjerumuskan lesbian untuk bergabung kedalam komunitas lesbian agar memperoleh penerimaan diri dan rasa aman. Konsep diri lesbian cenderung negatif karena terdapat faktor labeling dan penolakan yang diterima lesbian dari lingkungan sekitarnya. Masyarakat lebih senang ”mengobati” lesbian daripada ”merubah perilaku” padahal lesbian bukanlah penyakit, melainkan perilaku seksual menyimpang. Pemerintah telah memiliki kebijakan yang mengenai larangan menjadi homoseksual. Namun diperlukan dukungan lain dari berbagai pihak terkait dan para profesional untuk mengatasi permasalahan lesbian. Pekerja sosial adalah profesi profesional pemberi bantuan yang berfokus pada keberfungsian sosial dengan memperhatikan aspek orang didalam lingkungan. Pekerja sosial dapat berperan dalam mengatasi permasalahan individu dan lingkungan. Hasil penelitian ini mengungkapkan : Keberadaan lesbian di Kota Tasik cenderung meningkat setiap tahun; belum ada program yang tepat bagi penanganan lesbian; belum adanya peran pekerja sosial dalam upaya penanganan lesbian di Kota Tasik.
TANTANGAN PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL SEIRING PERUBAHAN INTERAKSI SOSIAL DI TENGAH MASYARAKAT MODERN Meilanny Budiarti Santoso; Dessy Hasanah Siti Asiah; Moch Zainuddin
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.618 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v5i3.20221

Abstract

Seiring perkembangan teknologi dan media sosial sebagai wadah berinteraksi manusia, maka permasalahan yang dihadapi pun ikut bergeser dari permasalahan yang bersifat konkrit menjadi permasalahan yang disebabkan oleh interaksi non fisik (dunia maya yang bersifat abstrak) melalui media-media berteknologi canggih. Interaksi dan sosialisasi secara langsung dewasa ini sudah menjadi hal yang usang karena kecanggihan teknologi telah ikut merubah pola interaksi secara langsung menjadi pola interaksi secara virtual. Pekerjaan sosial sebagai sebuah profesi yang bertujuan untuk memberikan pertolongan pada kehidupan manusia tentunya harus dapat mengambil peran penting didalamnya dan hal tersebut sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi eksistensi praktik profesi pekerjaan sosial di era digital dewasa ini. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dan dokumen yang terkait dengan topik pekerjaan sosial dan perubahan interaksi sosial pada masyarakat modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa untuk dapat menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di tengah perubahan sosial dewasa ini harus melibatkan berbagai pihak di dalamnya. Bukan hanya keluarga yang harus berperan, sekolah sebagai institusi terdekat dengan pendidikan anak, masyarakat dan pemerintah pun harus ikut berperan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REMAJA DALAM MELAKUKAN BULLYING ELA ZAIN ZAKIYAH; SAHADI HUMAEDI; MEILANNY BUDIARTI SANTOSO
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.381 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14352

Abstract

Bullying adalah tindakan penggunaan kekuasaan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang baik secara verbal, fisik, maupun psikologis sehingga korban merasa tertekan, trauma, dan tak berdaya (Sejiwa, 2008). Remaja yang menjadi korban bullying lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Adapun masalah yang lebih mungkin diderita anak-anak yang menjadi korban bullying, antara lain munculnya berbagai masalah mental seperti depresi, kegelisahan dan masalah tidur yang mungkin akan terbawa hingga dewasa, keluhan kesehatan fisik, seperti sakit kepala, sakit perut dan ketegangan otot, rasa tidak aman saat berada di lingkungan sekolah, dan penurunan semangat belajar dan prestasi akademis. Dalam kasus yang cukup langka, anak-anak korban bullying mungkin akan menunjukkan sifat kekerasan. Seperti yang dialami seorang remaja 15 tahun di Denpasar, Bali, yang tega membunuh temannya sendiri karena dendamnya kepada korban. Pelaku mengaku kerap menjadi target bullying korban sejak kelas satu SMP.Artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya bullying oleh remaja, peran-peran dalam tindakan bullying, dan jenis-jenis bullying. Sumber data tulisan ini dilakukan dengan metode studi dokumentasi. Dalam artikel ini didapatkan hasil bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying bisa datang dari individu, keluarga, kelompok bermain, hingga lingkungan komunitas pelaku. Tindakan ini sangat berhubungan dengan dunia pekerjaan sosial, yang dalam kasus ini dituntut untuk menjadi konselor bagi pelaku bullying.
PENINGKATAN KAPASITAS ORGANISASI TEMAN SEBANGKU DALAM MENINGKATKAN KESADARAN DAN LITERASI PENDIDIKAN BAGI ANGKATAN BELAJAR DESA CISEMPUR , KABUPATEN SUMEDANG Meilanny Budiarti Santoso; Abie Besman; Mia Uswatun Hasanah
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.18620

Abstract

ABSTRAKMasyarakat Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat merupakan masyarakatyang memiliki rataan tingkat pendidikan yang masih rendah, berdasarkan data dari BPS Kabupaten Sumedang tahun2014,  angkatan  kerja  didominasi  oleh  lulusan  SMP  dan  SMA.  Hal  ini  mengakibatkan  tingkat  keinginan  untuk meneruskan sekolah tidak begitu tinggi. Berdasar hal tersebut, maka pemberdayaan masyarakat melalui literasi pendidikan  menjadi  salah  satu  opsi  untuk  kesadaran  warga  akan  pendidikan.  Salah  satu  caranya  adalah  dengan mendorong sebuah organisasi lokal bernama Teman Sebangku untuk menjadi pionir penggerak literasi pendidikan. Namun organisasi Teman Sebangku juga membutuhkan sebuah pemicu untuk melakukan kegiatan dengan lebih baik dan lebih terkordinasi. Kebutuhan warga adalah peningkatan kesadaran dan literasi pendidikan bagi angkatan belajar secara berkala dan berkelanjutan sebagai wujud pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah adanya kesadaran warga dan siswa akan pentingnya melanjutkan pendidikan. Target luaran dalam jangka panjangnya adalah perbaikan kualitas pendidikan masyarakat dan berkurangnya angka kemiskinan. ABSTRACTCisempur Village Community, Jatinangor Subdistrict, Sumedang Regency, West Java Province is a society with a lowlevel of education, based on data from BPS Sumedang in 2014, the generation of worker is dominated by junior and senior high school graduates. Based on this, community empowerment through educational literacy becomes one of the options for citizens' awareness of education. One of the solution for this problem is developing a local organization named Teman Sebangku. This Community is very potential to be a pioneer for   educational literacy, But Teman Sebangku organization also needs a trigger for better and more coordinated activities. From this analysis, education awareness and literacy is one of the important introduce an education for children. The expected outcomes of this work is the awareness of citizens and students of the importance of continuing education. The long-term outcome target is improving the quality of community education and reducing poverty.
PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI BAGI PETANI KOPI DAN TEMBAKAU DI DESA GENTENG KECAMATAN SUKASARI KABUPATEN SUMEDANG Meilanny Budiarti Santoso; Sahadi Humaedi; NURLIANA CIPTA APSARI; SANTOSO TRI RAHARJO
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14229

Abstract

Kegiatan penguatan kelembagaan koperasi bagi petani kopi dan tembakau di Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang ini dilatarbelakangi oleh keberadaan koperasi di Desa Genteng yang belum sepenuhnya berfungsi bagi warga masyarakat dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga sekitar. Hal tersebut disebabkan oleh karena masyarakat yang belum mengetahui manfaat dari koperasi itu sendiri. Masyarakat juga hanya mengetahui satu fungsi koperasi yaitu untuk memberikan bantuan modal dalam bentuk uang. Padahal terdapat beberapa fungsi lainnya dari koperasi, diantaranya yaitu untuk mengembangkan potensi warga masyarakat dan daerah sekitar, serta dapat menjadi wahana untuk meningkatkan kemampuan ekonomi anggota koperasi dan juga masyarakat secara umum. Berdasarkan situasi tersebut, maka diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan pada masyarakat tentang keberadaan dan fungsi koperasi di Desa Genteng, dengan tujuan agar para petani kopi dan tembakau dapat memanfaatkan keberadaan koperasi tersebut secara optimal.
MENGURAI KONSEP DASAR MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU MELALUI RELASI SOSIAL YANG DIBANGUNNYA Meilanny Budiarti Santoso
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i1.14217

Abstract

-
Co-Authors -, Anisa - A. Rachim, Hadiyanto AA Sudharmawan, AA Abi Muhammad Nugraha Abie Besman Afifah Septiani Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai ALI AR-RIDHO Alma Amarthatia Azzahra AMANDA, MAUDY PRITHA Aminnita, Febyana Sri Ana Nur Latifah Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Anjani, Dina Anjumiz Sunani Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Annisa Nabila Annisa Nabila, Annisa AR-RIDHO, ALI Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Aritonang, Johan Immanuel Arsy Adziem Wal Hamdir assidiq, rizky adrian Athaya Sekar Noviana Aulia, Adis Prita Awalia Nur Azizah Ayu Martina Ayu Martina, Ayu Azizah, Zahra Qisthi Azlinda Azman, Azlinda B, Megawati Bagus Dimas Wibisono Bilantara, Naila Hisanah Bimbi Gita Rama Putri Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Budhi Gunawan Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi budhi wubhawa Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Budi Muhammad Taftazani Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Chika Nur Pebriani Chika Nur Pebriani, Chika Nur Cita Insaniah Muhammad DADAN SUMARA SUMARA Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti A. Dessy Hasanah Siti A., Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti Asiah Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dewi Luqmania Dian Indira Dian Indira Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi dwinata, mahda diva Dyta Mardyani Dyta Mardyani Efri Mardawati ELA ZAIN ZAKIYAH Elis Fauziyah Elisabeth Risky Puspitasari Elprida Ryanny Syalis Enggal Wildan Prabowo Enggal Wildan Prabowo, Enggal Wildan Enggarati, Lanita Eva Nuriyah Hidayat Fachria Octaviani Fachruddin, Vanindya Fadhlillah, Annisa N. Faris Harsen Faris Harsen Farrelia Azzahra Febi Agus Dwi Riyanto Fernanda, Raida Devany Fikri Anarta Fikri Anarta franzeska venty Franzeska Venty, Franzeska Galuh Hanesty Gunawan Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Ghea Cantika Noorsyarifa Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hadrasari, Ifani Haeruddin Mujuddin Hana Hanifah Hanifah Fatwa Nadilla Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herdiana, Mochamad Fauzan Putra Herlina Marta Herni Wulandari Herni Wulandari Herni Wulandari Hery Wibowo, Hery HETTY KRISNANI Hetty krisnani Hetty Krisnani Hetty Krisnani Hetty Krisnani, Hetty Humaerah Nisai Husnawati Djabbar Idim Mumajad Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ifani Hadrasari Imas Siti Setasih Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Intania Ihsani Ishartono ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Isna Deraputri, Gevia Nur Ivan Darmawan Jatnika, Dyana Chusnulitta Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Kamal , Mustfa Lathifa, Gumanty Ayu Leny Indriyanti Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra M. Yogi Alfarobi mahda diva dwinata Mailani, Silvia Dwi Astuti Mardina, Mutiara Marlina, Nina Marsha Nurul Lutfiah Martha Sintaully Agustine Martha Sintaully Agustine, Martha Sintaully MAUDY PRITHA AMANDA Maulana - Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Maya Lutviana Aulia Megawati B Mia Uswatun Hasanah Mirajani, Inara moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch Zainudiin Moch. Zainuddin MOCH. ZAINUDDIN Moch. Zainuddin, Moch. Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Monica Kristiani Widhawati Muhamad Burhanudin Muhammad Fedryansyah Muhammad Husaini Ansori Muhammad Noor Muhammad Riyandi Firdaus Muhammad, Cita Insaniah Mustafa Kamal Mustajir Mustajir Mustajir SH Muthia Dwi Candtika Mutiara Ayu Lestari Mutiara Ayu Lestari Mutiara Mardina Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Nandang Mulyana Nandang Mulyana Naomi Shinta Pasila Naomi Shinta Pasila Naufaldy Azzura Herdiana Naufaldy Azzura Herdiana Nazmi Nur Alifa Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nunung Nurwati NUNUNG NURWATI Nurazizah, Siti Nurhadi, Aan Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana C. Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Nurwati , R. Nunung Nurwati, R. Nunung Pandhit Pringgo Harjo PHILIA ANINDITA GINTING Pipit Ratnawati Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Putri Saeza Ramadhini Putri Wardatul Asriyah Putri Wardatul Asriyah, Putri Wardatul Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Nadila Auludya Rahma R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati Rachmat Putro Ferdiawan Putro Ferdiawan Ragil Abimayu Raihan Akbar Khalil Ridwan Mawala Kurnia Rifai, Aldi Ahmad Rifky Taufiq Fardian Rini Rizkiawati Rini Rizkiawati, Rini RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rivani, Rivani - Rizki Muhammad Fauzi Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Rizky, Julian Rodhi Dwi Priono Romayana Sari Lumbantoruan Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Runia Hanifa Runia Hanifa, Runia S, Dessy Hasanah Sabila Dina Hanifah Sabrina Hani SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Salsa - Haura salsabila wahyu hadianti SALSABILA WAHYU HADIANTI Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Santoso T. Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo SANTOSO TRI RAHARJO Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Sazia Husna Setasih, Imas Siti Shabihah, Ulya Salwa Shafa Yuandina Sekarayu Shafira Putri Septiyanti Shella Adelina Shella Adelina, Shella Silva Amanda Durratul Hikmah Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani Siti Arieta Slamet Usman Ismanto Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri Sri Sulastri Suci Rahmadhani Sujalmi, Yuri Budi SUMARA, DADAN SUMARA Syalis, Elprida Ryanny Syauqina, Dinda Azzahra Tabita Titah Dewanti Taufik Arbain Teguh Setiandika Igiasi Theresia Vania Radhitya W Theresia Vania Radhitya Widiandari Tiara Salsabilla Vini Oktaviani Viqa Nanda Prajatami Viqa Nanda Prajatami, Viqa Nanda Wandi Adiansah, Wandi Widhawati, Monica Kristiani Widuri, Saraswati Wilga Secsio Ratsja Putri Wilga Secsio Ratsja Putri, Wilga Secsio Ratsja wubhawa, budhi Yessi Rachmasari Yessi Rachmasari, Yessi Yogi Suprayogi Sugandi Yolanda Triana Siregar Yosi Damayanti Yosi Damayanti, Yosi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi, Yustika Tri zaenuddin, moch Zainudiin, Moch Zainudin, Moch. ZAKIYAH, ELA ZAIN