Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBINA KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SMP NEGERI 4 REJANG LEBONG Hanila, Sasi; Marhama, Revan; Hidayatullah, Hafidz; Daheri, Mirzon; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1066

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina kecerdasan spiritual siswa di SMP Negeri 4 Rejang Lebong. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menelusuri bagaimana guru menerapkan pembinaan spiritual di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sentral sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam membimbing siswa menginternalisasi nilai-nilai Islam. Kecerdasan spiritual dikembangkan melalui keteladanan guru, pelaksanaan kegiatan keagamaan rutin seperti salat dhuha dan tadarus Al-Qur’an, serta pengintegrasian nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran di kelas.Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, motivasi siswa yang rendah, serta pengaruh negatif media sosial. Secara keseluruhan, guru PAI memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter spiritual siswa, meskipun diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pendidikan yang lebih luas untuk mengoptimalkan upaya tersebut.Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembinaan yang holistik, konsisten, dan kontekstual dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual pada remaja.
STRENGTHENING ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ RELIGIOUS CHARACTER THROUGH A CONTEXTUAL-BASED ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION MODEL Nasution, Aida Rahmi; Syarfuni, Syarfuni; Muhammad Husein; Jumiatun, Jumiatun
Al-Mudarris: Journal Of Education Vol. 8 No. 2 (2025): edisi OKTOBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/mgaqcp85

Abstract

Religious character is an essential aspect that must be considered in the learning process because strong religious values can serve as a safeguard against anarchic attitudes, moral decline, and various criminal behaviors commonly found in primary education. Therefore, this study focuses on: (1) how a contextual‑based Islamic Religious Education (PAI) learning model is implemented to strengthen the religious character of elementary school students; (2) the strategies used by PAI teachers to develop and reinforce students’ religious character through contextual learning; and (3) the implications of applying the contextual PAI model on strengthening students’ religious character. Islamic Religious Education as a problem‑solving approach cannot be effective if taught merely textually; it needs to be presented contextually. This research employs a qualitative approach with observation, interviews, and documentation as data collection methods, and uses Miles and Huberman’s data analysis techniques, including data grouping, data processing, data verification, and conclusion drawing. The results of the study produced: (1) a contextual‑based PAI learning model for forming students’ religious character; (2) teacher strategies in shaping students’ religious character; and (3) the implications of the contextual PAI model for strengthening students’ religious character.
Exploring Child Adoption Among Muslim Families in Lubuklinggau: A Maslahah Perspective and Islamic Legal Insights: Penelitian Rajab Martadi Tanjung; Solina Balqis; Aida Rahmi Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4121

Abstract

This study examines child adoption practices among Muslim families in Lubuklinggau, Indonesia, focusing on the interplay between sharia principles, national law, and socio-cultural dynamics. Using a Systematic Narrative Review approach, the research analyzes primary, secondary, and tertiary sources, including fiqh literature, legislation, and the illustrative case of Lubuklinggau Religious Court No. 55/Pdt.P/2024/PA.LLG. Findings indicate that the kafālah model predominates, providing care, education, and protection while preserving biological lineage (nasab). The study highlights the critical role of maslahah as a harmonizing framework, bridging gaps between religious obligations, legal requirements, and social expectations. Mechanisms such as hibah and wasiat wajibah ensure adopted children receive fair economic support without violating sharia principles. This research contributes conceptually by demonstrating the applicability of maslahah in contemporary Islamic family law and practically by offering guidance for Religious Court judges and policymakers in achieving the best interests of the child.
Sistem Kerja Otak pada Neurosains dalam Upaya Meningkatkan Pembelajaran PAI di Era Society 5.0 Restu Abdiyantoro; Sutarto Sutarto; Dewi Purnama Sari; Aida Rahmi Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v2i2.75

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan neurosains dalam pembelajaran PAI, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagian dan sistem kerja otak serta peranannya dalam pembelajaran PAI di era society 5.0, sumber primer dan sumber sekunder, Sumber data primer dalam penelitian ini menggunakan Guru Milenial dan tantagan society 5.0 yang di tulis oleh Hani Rafiqo dan Richardus eko indrajid serta jurnal mengenai neurosains dan data sekunder yang di gunakan jurnal dan buku buku yang relavan, hasil penelitian ini menunjukan bahwa pentingnya seorang guru memahami fungsi otak dalam merancang, melaksanakan pembelajaran serta komunikasi antara guru dan siswa agar pembelajaran dapat berjalan dengan optimal.
Neurosains dalam Pemikiran Tokoh Al-Ghazali, Al-Farabi Dan Ibnu Sina Wiwik Damayanti; Sutarto Sutarto; Dewi Pernama Sari; Aida Rahmi Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v2i3.86

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemikiran tokoh-tokoh neurosains dalam Pendidikan agama islam, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gamaimana pemikiran NeurosainTokoh Al-Ghazali, Al-Farabi Dan Ibnu Sina. Dari penelitian ini hasilnya adalah bahwa tiga orang filosof ternama dunia Al-Ghazali, Al-Farabi dan Ibnu Sina adalah yang membawa pemikiran yang luar biasa dan sangat relevan dengan filsafat Pendidikan islam dan ilmu berkaitan dengan ilmu neurosain. Dari karya-karya merekalah sehingga membuat dunia tercerahkan baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang keilmuan yang lain seperti filsafat, akal dan jiwa yang tertuang dalam pembahasan tersebut. Al-Ghazali, Al-Farabi dan Ibnu Sina menjadi ujung tombak bagi generasi Islam setelahnya, dari merekalah generasi Islam belajar banyak hal tentang filsafat Islam dan pemikirannya yang menkaitan dengan neurousains.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Neurosains : Inquiry Learning Reni Dianti Rukmini; Sutarto Sutarto; Dewi Purnama Sari; Aida Rahmi Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v2i4.94

Abstract

This research discusses the neuroscience-based PAI learning model with the concept of the inquiry learning model. The aim of this research is to find out how the neuroscience-based PAI learning model uses the concept of the inquiry learning model. This type of research is library research. The data sources used in this research are primary sources and secondary sources. The primary data source in this research is a journal that discusses neuroscience-based PAI learning models and inquiry learning models, while secondary data sources consist of relevant journals and books. The results of the research show that Neuroscience is very appropriate to use in learning. All human potential is based on the brain or mind, therefore, in studying Islamic religious education, it is also necessary to collaborate with Neuroscience, so that the optimization of students' brain potential is achieved, because it is the only science that studies the brain or mind is Neuroscience.
Sistem Kerja Otak pada Neurosains dalam Upaya Meningkatkan Pembelajaran PAI di Era Society 5.0 Restu Abdiyantoro; Sutarto Sutarto; Dewi Purnama Sari; Aida Rahmi Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v2i2.75

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan neurosains dalam pembelajaran PAI, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagian dan sistem kerja otak serta peranannya dalam pembelajaran PAI di era society 5.0, sumber primer dan sumber sekunder, Sumber data primer dalam penelitian ini menggunakan Guru Milenial dan tantagan society 5.0 yang di tulis oleh Hani Rafiqo dan Richardus eko indrajid serta jurnal mengenai neurosains dan data sekunder yang di gunakan jurnal dan buku buku yang relavan, hasil penelitian ini menunjukan bahwa pentingnya seorang guru memahami fungsi otak dalam merancang, melaksanakan pembelajaran serta komunikasi antara guru dan siswa agar pembelajaran dapat berjalan dengan optimal.
Neurosains dalam Pemikiran Tokoh Al-Ghazali, Al-Farabi Dan Ibnu Sina Wiwik Damayanti; Sutarto Sutarto; Dewi Pernama Sari; Aida Rahmi Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v2i3.86

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemikiran tokoh-tokoh neurosains dalam Pendidikan agama islam, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gamaimana pemikiran NeurosainTokoh Al-Ghazali, Al-Farabi Dan Ibnu Sina. Dari penelitian ini hasilnya adalah bahwa tiga orang filosof ternama dunia Al-Ghazali, Al-Farabi dan Ibnu Sina adalah yang membawa pemikiran yang luar biasa dan sangat relevan dengan filsafat Pendidikan islam dan ilmu berkaitan dengan ilmu neurosain. Dari karya-karya merekalah sehingga membuat dunia tercerahkan baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang keilmuan yang lain seperti filsafat, akal dan jiwa yang tertuang dalam pembahasan tersebut. Al-Ghazali, Al-Farabi dan Ibnu Sina menjadi ujung tombak bagi generasi Islam setelahnya, dari merekalah generasi Islam belajar banyak hal tentang filsafat Islam dan pemikirannya yang menkaitan dengan neurousains.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Neurosains : Inquiry Learning Reni Dianti Rukmini; Sutarto Sutarto; Dewi Purnama Sari; Aida Rahmi Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v2i4.94

Abstract

This research discusses the neuroscience-based PAI learning model with the concept of the inquiry learning model. The aim of this research is to find out how the neuroscience-based PAI learning model uses the concept of the inquiry learning model. This type of research is library research. The data sources used in this research are primary sources and secondary sources. The primary data source in this research is a journal that discusses neuroscience-based PAI learning models and inquiry learning models, while secondary data sources consist of relevant journals and books. The results of the research show that Neuroscience is very appropriate to use in learning. All human potential is based on the brain or mind, therefore, in studying Islamic religious education, it is also necessary to collaborate with Neuroscience, so that the optimization of students' brain potential is achieved, because it is the only science that studies the brain or mind is Neuroscience.
THE INFLUENCE OF KAHOOT-BASED LEARNING MEDIA ON STUDENTS LEARNING OUTCOMES IN ISLAMIC EDUCATION SUBJECT FOR SIXTH GRADE AT SD NEGERI 06 MERIGI Astra, Ceshelya; Sabena, Aniska Septi; Nasution, Aida Rahmi; Daheri, Mirzon
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v6i1.5022

Abstract

Learning media play a role as tools that help educators deliver materials so that they are more easily understood by students. Initial observations at SD Negeri 06 Merigi show that some students are not yet able to maintain learning focus, resulting in learning outcomes that have not reached the expected level. Although the teacher has tried several learning models, these efforts did not last long due to low student engagement, and the learning process returned to the lecture method. This study aims to examine the effect of using Kahoot application-based learning media on the learning outcomes of sixth-grade students in Islamic Religious Education at SD Negeri 06 Merigi. The study employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. All sixth-grade students were involved as the research sample. The findings show that the average pretest score was 53.33 and increased to 75.00 in the posttest after the implementation of Kahoot. The Paired Samples Test resulted in a significance value of 0.000 (<0.05). These results confirm that the use of the Kahoot application has a significant effect on improving students’ learning outcomes in Islamic Religious Education.
Co-Authors Abdiyantoro, Restu Adeko, Uun Aini, Jannatun Akbar Wirawan, Pandy Alzairi Hendrik Amanisa, Rabbyatul Andi Irma Sarjani Andika, Joko Aniska Sabena Astra, Ceshelya Atikah Syamsi Atin Supriatin Atin Supriatin, Atin Aulia, Fairus Aziz, Toher Azwar, Beni Ceshelya Astra Daheri , Mirzon Daheri, Mirzon Dewanti, Asri Hajar Dewi Pernama Sari Dewi Purnama Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnamasari Diah Yupita Sari Diana Sari, Novita Dina Hajja Ristianti, Dina Hajja Epa Kristanti Epa Kristina Erwanto Erwanto Feni Karya Utami Fitri, Mega Fitriyani, Desti Gunawan Gunawan Hafizah, Tamama Hajja Ristianti, Dina Hanila, Sasi Hati, Lisa Hendra Harmi Hendrik, Alzairi Herwin Wijaya Hidayatullah, Hafidz Idi Warsah Ilyas, M. Azimmullah Indrayanto, Indrayanto Irama, Debi Irama Jerri Sundari Jumiatun Jumiatun, Jumiatun Jumira Warlizasusi Khoirun Nisa Kristanti, Epa Kristina, Epa Kusen Kusen Larasi Watia M. Azimmullah Ilyas M. Yogi Riyantama Isjoni Marhama, Revan Marinda, Aflia Bela Mega Fitri Meldiana, Tika Meldina, Tika Meldina, Tika Muhammad Husein Muhammad Husein Mutiara Mahardika Nafaisul Mustajada Nafaisul Mustajadah Nofita Sari Novita Diana Sari Novita Sari Nurwijayanti Perawati Perawati, Perawati Pransiska, Selvi Putri, Feby Lestari Rajab Martadi Tanjung Rana Meiyanda Ratnawati Ratnawati Reki Tri Andriani Reni Dianti Rukmini Restu Abdiyantoro Revan Marhamah Rio Pujangga riskan junaidi Roja Saputra Rukmini, Reni Dianti Sabena, Aniska septi Sari, Dewi Purnma Sasi Hanila Setiawan, Jamil Sibuan Sibuan Solina Balqis Sundari, Jerri Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syamsi, Atikah Syamsul Rizal Syarfuni Syarfuni Tiara, Meza Tika Meldina Tri Wulandari Utami, Feni Karya Wahyu Asbabul Jannah Wijaya, Sukma Eka Wiranata, Erik Wirawan, Pandy Akbar Wiwik Damayanti Wiwik Damayanti, Wiwik Wiwik Handayani Yonita, Wezi Yusefri, Yusefri