Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Health Community Engagement

Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra : (Integrasi pada Model Action Research Planner) Sunarto Sunarto; Suparji Suparji; Heru Santoso Wahito Nugroho; Nani Surtinah; Subagyo Subagyo
Health Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2021): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari target 80%. Saat ini program desa siaga terabaikan karena pemerintah menggulirkan program baru berupa GERMAS tahun 2015 dan program Indoensia Sehat melalui PIS-PK tahun 2016. Keberadaan desa siaga di desa Sidowayah tergolong tidak aktif. Akar penyebab masalah adalah kurangnya keberdayaan masyarakat (pemerintahan desa, pengurus, kader dan forum desa siaga) dan modal sosial seperti lemahnya manajemen pengurus desa siaga, rendahnya komitmen kader dalam menyelenggarakan UKBM. Dampaknya adalah keberadaan desa siaga di Sidowayah belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat. Partisipan kegiatan pengabdian masyarakat adalah kepala desa, bidan desa, perawat Ponkesdes, Juru Kesehatan Desa dan Mahasiswa. Sumber data diperoleh dari profil desa, profil kesehatan desa, rekapitulasi laporan PHBS dan hasil survei mawas diri. Metode kegiatan pengabdian masyarakat adalah integrasi Harmonization and Acceleration Models (HA-Models) kedalam model The Action Research Planner (ARP-Models) dari Kemmis&Taggart selanjutnya disebut HADesi-models. Harmonisasi menggunakan pelibatan masyarakat secara langsung dalam pemberdayaan. Akselerasi berupa dukungan pendampingan dan pelatihan untuk mempercepat target luaran kegiatan. ARP-Models digunakan untuk tahapan pembinaan desa siaga. Waktu kegiatan bulan Maret-Oktober 2021. Lokasi kegiatan di desa Sidowayah kecamatan Panekan Magetan. Hasil kegiatan pada tahap persiapan antara lain; 1) kesepakatan tim pengelola tentang rencana kegiatan, 2) penandatangan perjanjian kerjasama operasional dengan kepala desa. Tahap pelaksanaan menghasilkan kegiatan: 1) pembukaan kegiatan yang dihadiri oleh lintas sektor kecamatan Panekan, 2) Tersedianya modul pelatihan, 3) Pelatihan manajemen organisasi dan pemberdayaan pengurus desa siaga selama 30 JPL dari tanggal 24-26 Agustus 2021, 3) praktik survei mawas diri dan pengisian form PHBS, 4) praktik analisis data hasil survei, 5) praktik MMD, 6) inisiasi kelengkapan administrasi desa siaga berupa pendampingan penyusunan keputusan Kepala Desa tentang pengurus desa siaga, dan pembentukan UKBM. 7) praktik penyelenggaraan dan penilaian Posyandu Balita, dan 8) Rapat pengurus membicarakan program kerja. Tahap evaluasi menghasilkan kegiatan: 1) praktik monitoring dan evaluasi penyelenggaraan desa siaga, 2) menyusun laporan, 3) menyusun artikel publikasi hasil kegiatan dan 4) penandatangan kerjasama tindak lanjut kegiatan. Kesimpulan keberadaan desa siaga telah legal dengan diterbitkannya surat keputusan Kepala Desa tentang susunan pengurus desa siaga dan jenis-jenis penyelenggaraan UKBM. Pengurus desa siaga telah memiliki program kerja. Pengetahuan pengurus meningkat pasca pelatihan. Aspek modal sosial sebagai faktor penghambat bisa dikendalikan dengan aktifnya penyelenggaraan UKBM karena masing-masing kader sudah memahami tugas pokok dan kewenangannya sesuai fungsi manajemen. Saran kegiatan perlu pendampingan lanjutan sesuai naskah kerjasama untuk peningkatan status desa siaga menjadi desa siaga aktif mandiri dan terwujudnya desa sehat Sidowayah.
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra : (Integrasi pada Model Action Research Planner) Sunarto Sunarto; Suparji Suparji; Heru Santoso Wahito Nugroho; Nani Surtinah; Subagyo Subagyo
Health Community Engagement Vol. 4 No. 1 (2022): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari target 80%. Saat ini program desa siaga terabaikan karena pemerintah menggulirkan program baru berupa GERMAS tahun 2015 dan program Indoensia Sehat melalui PIS-PK tahun 2016. Keberadaan desa siaga di desa Sidowayah tergolong tidak aktif. Akar penyebab masalah adalah kurangnya keberdayaan masyarakat (pemerintahan desa, pengurus, kader dan forum desa siaga) dan modal sosial seperti lemahnya manajemen pengurus desa siaga, rendahnya komitmen kader dalam menyelenggarakan UKBM. Dampaknya adalah keberadaan desa siaga di Sidowayah belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat. Partisipan kegiatan pengabdian masyarakat adalah kepala desa, bidan desa, perawat Ponkesdes, Juru Kesehatan Desa dan Mahasiswa. Sumber data diperoleh dari profil desa, profil kesehatan desa, rekapitulasi laporan PHBS dan hasil survei mawas diri. Metode kegiatan pengabdian masyarakat adalah integrasi Harmonization and Acceleration Models (HA-Models) kedalam model The Action Research Planner (ARP-Models) dari Kemmis&Taggart selanjutnya disebut HADesi-models. Harmonisasi menggunakan pelibatan masyarakat secara langsung dalam pemberdayaan. Akselerasi berupa dukungan pendampingan dan pelatihan untuk mempercepat target luaran kegiatan. ARP-Models digunakan untuk tahapan pembinaan desa siaga. Waktu kegiatan bulan Maret-Oktober 2021. Lokasi kegiatan di desa Sidowayah kecamatan Panekan Magetan. Hasil kegiatan pada tahap persiapan antara lain; 1) kesepakatan tim pengelola tentang rencana kegiatan, 2) penandatangan perjanjian kerjasama operasional dengan kepala desa. Tahap pelaksanaan menghasilkan kegiatan: 1) pembukaan kegiatan yang dihadiri oleh lintas sektor kecamatan Panekan, 2) Tersedianya modul pelatihan, 3) Pelatihan manajemen organisasi dan pemberdayaan pengurus desa siaga selama 30 JPL dari tanggal 24-26 Agustus 2021, 3) praktik survei mawas diri dan pengisian form PHBS, 4) praktik analisis data hasil survei, 5) praktik MMD, 6) inisiasi kelengkapan administrasi desa siaga berupa pendampingan penyusunan keputusan Kepala Desa tentang pengurus desa siaga, dan pembentukan UKBM. 7) praktik penyelenggaraan dan penilaian Posyandu Balita, dan 8) Rapat pengurus membicarakan program kerja. Tahap evaluasi menghasilkan kegiatan: 1) praktik monitoring dan evaluasi penyelenggaraan desa siaga, 2) menyusun laporan, 3) menyusun artikel publikasi hasil kegiatan dan 4) penandatangan kerjasama tindak lanjut kegiatan. Kesimpulan keberadaan desa siaga telah legal dengan diterbitkannya surat keputusan Kepala Desa tentang susunan pengurus desa siaga dan jenis-jenis penyelenggaraan UKBM. Pengurus desa siaga telah memiliki program kerja. Pengetahuan pengurus meningkat pasca pelatihan. Aspek modal sosial sebagai faktor penghambat bisa dikendalikan dengan aktifnya penyelenggaraan UKBM karena masing-masing kader sudah memahami tugas pokok dan kewenangannya sesuai fungsi manajemen. Saran kegiatan perlu pendampingan lanjutan sesuai naskah kerjasama untuk peningkatan status desa siaga menjadi desa siaga aktif mandiri dan terwujudnya desa sehat Sidowayah.
Co-Authors Abdul Ganing Abdul Latif Abdullah Al Mamun Abdullah Al Mamun Abdullah Al Mamun Achmad Gatot Sunariyanto Acob, Joel Rey Ugsang Agus Sarwo Prayogi Ah Yusuf Aji, Rozan Asyrofi Rakyan Risang Al Mamun, Abdullah Alfian Helmi Ambo Dale Ambo Dalle Aminuddin Angelito E Alvarado Angelito E Alvarado, Angelito E Angelito E. Alvarado Angelito E. Alvarado Angelito E. Alvarado Anik Tri Haryani Arief Budiono Aries Prasetyo Aris Handayani Arsyad, Gusman Astin Nur Hanifah Astuti Setiyani, Astuti Athayalillah, Armedya Labiba Atik Badi'ah Atik Badi'ah Atik Badi'ah Atik Badi'ah Atik Badiah Atik Badi’ah AUTA, Tanko Titus Auta, Tanko Titus Titus Azwarni Azwarni A`im Matun Nadhiroh Badi'ah, Atik Baharuddin Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bambang Hadi Sugito Bondan Palestin Bringiwatty Batbual Budi Santoso Budi Susatia Chitya Widya Ayu Raswati Desita Cut Aja Nuraskin David Ackah David Ackah David Ackah David Ackah, David Dessy Arna, Yessy Dewi Rika Miranti Dudi Hartono Dyah Adriantini Sintha Dewi Edmelyn B. Cacayan Elfida Elfida Emy Rianti Eva Sulistiany Evi Irianti Fahmi Hafid Fajriansyah Fajriansyah Farida Halis FRANSISKUS SALESIUS ONGGANG Gede Dalem Gilang Mahajaya Putra Gulyamov, Said Saidakhrarovich Hadi Prayitno, Hadi Hammad, Hammad Handayani, Tinuk Esti Handoyo Handoyo Handoyo Handoyo Hapsari, Rafif Naufi Waskitha Hari Basuki Notobroto Hendrik Hendrik Hendriyani, Feftin I Ketut Gama I Ketut Sudiantara I Putu Suiraoka I Wayan Mustika ilyas - ibrahim Ilyas Ibrahim Imam Sunarno, Imam Indah Lestari, Indah Intening, Vivi Retno Ismoyowati, Tri Wahyuni Izziyana, Wafda Vivid Jane Leo Mangi Joel Rey Acob Ugsang Joel Rey U. Acob Joel Rey U. Acob Joel Rey U. Acob Joel Rey U. Acob Joel Rey Ugsang ACOB Joel Rey Ugsang Acob Joel Rey Ugsang Acob Joel Rey Ugsang Acob Joel Rey Ugsang Acob Kadar Ramadhan Kamilus Mamoh Karwati Karwati Kasad Kasad Kasiati Kasiati Khambali, Khambali Khudzaifah Dimyati Koekoeh Hardjito Koesmantoro, Hery Kristyani, Devi Kusumawardani, Emi Lameky, Vernando Yanry Lapodi, Abd Rijali Lia Herliana Lina Lina M. Fadly Kaliky M. Miftachul Ulum Mardiyanah, Nurul Mareta Bakale Bakoil Mariana Ngundju Awang Matje Meriati Huru Melati, Nimsi Mira Komariah Mufida Aziza Baroroh Muhammad Anshari, Muhammad Muhammad Najib muhammad saleh Muliani Mustaffa, Aminuddin Myrna A. Mercado Myrna A. Mercado Nadifah, Azkia Izzatun Nana Usnawati Nani Surtinah Nani Surtinah Nani Surtinah Nani Surtinah Nasrul Ngestiningrum, Ayesha Hendriana Ni Ketut Mendri Ni Ketut Mendri Ni Ketut Mendri Ni Ketut Mendri Ni Wayan Rusni Nina Indriyawati Noer Saudah, Noer Nur Heliana Sari Nurdin Nurdin nurlailis saadah Nuryani . Nuryani, Nuryani Pertiwi, Nabila Putri Pius Selasa Purwanti, Dwi Rafif Naufi Waskitha Hapsari Ragu Harming Kristina Rahardjo, Sutio Rahayu Sumaningsih Rahayu, Teta Puji Riska Wahyu Utami Risky Ika Septiana Puspitasari Ristya Widi Endah Yani Rizka Rizka Rofi’ah, Ika Ainur Rusdianti, Alfi Sainuddin Sainuddin Sanglar Polnok Sanglar Polnok Sanglar Polnok Sanglar Polnok Sanglar Polnok, Sanglar Santosa, Budi Joko Santosa, Budi Joko Sari, Nur Heliana Sarjiyati Sarjiyati Sausan Hanifah Setyowati Setiawan Shelby Indah Cantika Permatasari Sholikah, Nurrochmatin Sigit Sapto Nugroho Sillehu, Sahrir Siti Syahida Nurani Sri Angriani Sri Utami Sri Wayanti Sri Winarni Stefanus Supriyanto Subagyo . subagyo subagyo Suhatno Sulikah Sulikah Sulystiono, Dony Sumaningsih, Rahayu Sumasto, Hery Sunarto . Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto, Sunarto SUPARJI Suparji Suparji Suparji Suparji Supriyanti Supriyanti Surtinah, N Surtinah, N. Surtinah, Nani Susi Ahmawati Susi Milwati Susiani Tri Wahyuningsh Sutio Rahardjo T. Iskandar Faisal Tanjung Subrata Tanko Titus Auta Tanko Titus Auta Tanko Titus Auta Tanko Titus Auta Tanko Titus AUTA Taqwin Taqwin Teta Puji Rahayu Teuku Alamsyah Titik Endarwati Titin Wulandari Tri Johan Agus Yuswanto Trisna Sumadewi Tuhana, Veki Edizon Tuhu Pinardi, Tuhu Verlingga Diah Oktiasa Putri Vincentius Supriyono Vincentius Supriyono Wahyurianto, Yasin Wayanti, Sri Wella Nur Hidayah Widjiati Winarko, Winarko Windhu Purnomo Wiwin Martiningsih Yulianus Sudarman H Melangka Yuni Purwati Yunita Satya Pratiwi Yustiana Olfah Zulkarnaini Zulkarnaini