Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA DANASARI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Nur Aziz, Mochammad Feisyal; Insan Noor, Trisna; Sayid Nurahman, Ivan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16102

Abstract

Kabupaten Ciamis menjadi sentra peternakan ayam di Jawa Barat. Permintaan jagung untuk pakan ternak ayam di Kabupaten Ciamis terus meningkat seiring berkembangnya perternakan ayam. Kecamatan Cisaga merupakan salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Ciamis. Salah satu daerah di Kecamatan Cisaga yang berpotensi untuk pengembangan produksi jagung adalah Desa Danasari. Berdasarkan data lima tahun terakhir dari BPP Kecamatan Cisaga, produksi jagung di Desa Danasari cenderung mengalami penurunan. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti berkurangnya jumlah petani yang berusahatani jagung, harga yang diterima petani menurun dibandingkan sebelumnya, hama tanaman, dan sebagainya. Desa Danasari menjadi salah satu daerah yang menjadi andalan pemerintah daerah di Kecamatan Cisaga untuk pemenuhan jagung di Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usahatani jagung hibrida di Desa Danasari, terutama terkait biaya, penerimaan, pendapatan petani, dan kelayakan usahatani jagung hibrida. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder serta teknik penarikan responden ditentukan secara sensus pada 29 orang petani. Data yang terkumpul diolah dan kemudian ditabulasi lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) besar rata-rata biaya usahatani jagung hibrida sebesar Rp6.583.563,34/hektar/musim tanam dan rata-rata penerimaan sebesar Rp12.281.591,26/hektar/musim tanam. Hasil produksi rata-rata sebesar 2.792,51 kg/hektar/musim tanam dengan rata-rata harga Rp4.250, sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp5.698.027,93/hektar/musim tanam. (2) R/C usahatani jagung sebesar 1,87, berarti setiap Rp1,00 yang dikeluarkan maka petani jagung mendapatkan penerimaan Rp1,87, sehingga diperoleh pendapatan Rp0,87. Dengan begitu, usahatani jagung hibrida terkategori layak untuk diusahakan.
ANALISIS KEMITRAAN DAN PENDAPATAN USAHATANI MITRA DAN NONMITRA CV BUMI AGRO TECHNOLOGY DI DESA SARIMUKTI, KECAMATAN PASIRWANGI, KABUPATEN GARUT Priska, Paskalia Riris; Noor, Trisna Insan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14528

Abstract

Kemitraan merupakan alternatif solusi yang dapat menyelesaikan permasalahan pada petani sehingga mampu memenuhi potensi produksi komoditas yang diusahakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola kemitraan antara CV Bumi Agro Technology dengan petani mitra, mengetahui pendapatan petani mitra dan nonmitra, dan menganalisis perbandingan pendapatan petani mitra dan nonmitra. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, pendapatan usahatani, dan uji beda. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut terhadap 10 petani mitra dan 51 petani nonmitra. Penelitian ini menemukan bahwa pola kemitraan antara CV Bumi Agro Technology dengan petani mitra menggunakan pola Kerjasama Operasional Agribisnis (KOA), pendapatan petani mitra dan nonmitra secara berturut-turut adalah Rp 64.906.164 dan Rp 56.465.132 per hektar, dan pendapatan petani mitra dan nonmitra berbeda secara nyata pada taraf nyata 0,5% dengan nilai signifikansi 0,048.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA (Zea Mays L.) DI DESA KEPEL KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Pratiwi, Angkit; Insan Noor, Trisna; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16142

Abstract

Jagung merupakan tanaman yang berperan sebagai bahan pangan dan pakan. Namun tingkat produksi nya terus berfluktuatif salah satunya terjadi di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Hal tersebut diduga karena petani belum memperhatikan penggunaan faktor produksi dalam usahatani tersebut. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keragaan usahatani jagung hibrida di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, (2) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi jagung hibrida di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel menggunakan metode sampling total. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 31 orang. Teknik analisis data  pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan  analisis regresi linier berganda dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kegiatan produksi budidaya jagung hibrida yang dilakukan oleh petani di Desa Kepel dilakukan terdiri dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan pemanenan dengan rata-rata produksi jagung hibrida sebanyak 6.191 kg per hektar. Hasil produksi jagung hibrida dijual dalam bentuk jagung pipilan kepada pedagang pengumpul dan industri pakan di lingkup Kecamatan Cisaga dan Kabupaten Ciamis. (2) Secara parsial variabel benih, pupuk dan pestisida memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung hibrida di Desa Kepel. Sedangkan jika secara simultan, semua variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung hibrida.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAMUR MERANG (Studi Kasus Agribisnis Jamur Merang di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran) Fadilah, Albar; Noor, Trisna Insan; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.15256

Abstract

Jumlah Baglog atau media tanam jamur 168.500 dan hasil produksi 96.700 kg menyatakan bahwa produksi dan hasil produksi jamur di Kabupaten Pangandaran masih kurang dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lain yang ada di Jawa Barat. Para petani jamur merang masih bergantung pada keaadaan seperti alat yang terbatas, pengendalian suhu seadanya dan keterbatasannya alat untuk mengatasi cuaca ekstrim yang dapat mempengaruhi pengembangan jamur tersebut dan sampai saat ini belum melakukan strategi pengembangan jamur merang yang diusahakannya. Tujuan dari penelitian ini untuk: 1. Mengetahui faktor internal (Kekuatan, Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang, Ancaman) dalam pengembangan agribisnis jamur merang di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. 2. Merumuskan strategi alternatif yang tepat digunakan dalam pengembangan agribisnis jamur merang di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dan jenis penelitiannya secara kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk membuat penggambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Hasil penelitian adalah usaha tani Jamur Merang di Desa sindangwangi Kecamatan Padaherang Kabupaten Kabupaten pangandaran yaitu Usaha tani ini merupakan Usaha jamur merang satu satunya di padaherang, Faktor Peluang yang ada pada Usahatani Jamur Merang di Desa sindangwangi Kecamatan Padaherang Kabupaten pangandaran yaitu Mempunyai pelanggan tetap, Lokasi usaha yang strategi Dukungan dari pemerintah Membuat Inovasi makanan jamur Permintaan pasar semakin meningkat. Strategi pengembangan usaha tani Jamur Merang di Desa sindangwangi Kecamatan Padaherang Kabupaten pangandaran yaitu berada di dalam Kuadran I, yang berarti usaha tani Jamur Merang mendukung untuk berada diposisi kuat atau strategi yang diterapkan adalah Agresif (Strategi Berorientasi Pertumbuhan).
KARAKTERISTIK PETANI DAN KINERJA USAHATANI JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) PADA LAHAN PERUM PERHUTANI KPH CIAMIS (Studi Kasus Di Desa Girimukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis) Hidayat, Anwar; Noor, Trisna Insan; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16805

Abstract

Anwar Hidayat. 2024. Karakteristik Petani dan Kinerja Usahatani Jagung Hibrida (Zea mays L.) Pada Lahan Perum Perhutani KPH Ciamis (Studi Kasus di Desa Girimukti Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis). Trisna Insan Noor dan Rian Kurnia. Tingginya permintaan pasar terhadap komoditas Jagung Hibrida untuk pakan ternak di Kabupaten Ciamis menjadikan usahatani Jagung Hibrida potensial untuk dikembangkan. Perum Perhutani KPH Ciamis dengan prinsip pemberdayaan masyarakat berupaya untuk meningkatkan jumlah produksi Jagung Hibrida melalui program Pemanfaatan Lahan di Bawah Tegakan (PLDT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani dan kinerja usahatani Jagung Hibrida pada Lahan Perum Perhutani KPH Ciamis di Desa Girimukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan wawancara terstruktur, observasi dan studi literatur. Teknik penarikan sampel secara sampel jenuh sebanyak 9 orang petani. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik petani berumur produktif, tingkat pendidikan tergolong rendah, jumlah tanggungan keluarga tergolong kecil, kurang berpengalaman dalam usahatani dan penguasaan lahan tergolong sempit. Secara tingkat produktivitas, usahatani jagung hibrida di Lahan Perhutani berada pada tingkat sedang. Total biaya produksi usahatani Jagung Hibrida di Lahan Perhutani sebesar Rp. 6.361.373,61/ha, Total penerimaan sebesar 16.356.613,00/ha dan Pendapatan sebesar Rp. 9.995.239,39/ha dengan nilai RC Ratio sebesar 2,58. Artinya, usahatani Jagung Hibrida tersebut layak untuk diusahakan. 
PENGENDALIAN BAHAN BAKU JAHE MERAH (Studi Kasus pada Agroindustri Jahe Presiden di Desa Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar) Karlina, Nanih; Insan Noor, Trisna; Yuniawan Isyanto, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16170

Abstract

Economic Order Quantity  adalah alat yang digunakan untuk menentukan volume dan frekuensi pesanan yang dibutuhkan untuk memenuhi tingkat permintaan dan untuk mengurangi biaya pemesanan dan penyimpanan. Pemrosesan data pada pengendalin bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity melibatkan perhitungan penentuan biaya tahunan, perhitungan biaya pemesanan, perhitungan biaya penyimpanan, perhitungan EOQ, menentukan Re-Order Poin, menentukan Total Inventory Cost. Biaya pemesanan, biaya penyimpanan menjadi salah satu faktor penentu untuk menentukan jumlah pesanan optimal yang meminimalkan total biaya persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Jumlah pemesanan ekonomis (EOQ) pada persediaan bahan baku di agroindustri Jahe Presiden. (2)Reorder Point (ROP) pada agroindustri Jahe Presiden. (3) Total Inventory Cost pada persediaan bahan baku pada agroindustri Jahe Presiden. Jenis peneliltian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptf kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan penentuan lokasi dilakukan secara  sengaja (purposive sampling) sebagai lokasi penelitian dengan pertimbangan industri tersebut merupakan industri yang satu-satunya memproduksi minuman herbal jahe instan yang berada di Kota Banjar. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) penggunaan metode EOQ  dengan hasil 992 kg dengan frekuensi pembelian 4 kali, sedangkan total persediaan secara konvemsional 925 kg dengan frekuensi pembelian 48 kali (2) Agroindustri Jahe Presiden tidak menerapkan kebijakan safety stock, sedangkan metode EOQ dapat diterapkan sebanyak 7 kg, menurut hasil EOQ memesan kembali setiap 4 kali atau 3 bulan sekali dalam satu tahun, sedangkan perusahaan pemesanan kembali dapat dilakukan saat bahan baku hampir habis. (3) total biaya persediaan secara konvensional yang dilakukan oleh perusahaan sebesar Rp. 1.632.325, menurut metode EOQ sebesar Rp. 686.325.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN IKAN NILA (Oreochromis Niloticus) DI DESA SINDANGHERANG KECAMATAN PANUMBANGAN KABUPATEN CIAMIS (Studi Kasus Pada Kelompok Pembudidaya Ikan Sauyunan) Apriandi, Acep; Noor, Trisna Insan; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16711

Abstract

Pemasaran ikan nila di Desa Sindanherang memiliki potensi tinggi, tetapi masih dihadapi kendala. Tingginya permintaan pasar mengakibatkan banyaknya lembaga pemasaran terlibat, sehingga saluran pemasaran yang tersedia menjadi banyak dan belum jelas saluran mana yang paling menguntungkan bagi petani pembudidaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pemasaran ikan nila. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif dengan sampel petani dan pedagang sebanyak 11 pembudidaya, 1 pedagang besar, 10 pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan ada dua cara penjualan ikan nila di Desa Sindangherang  yang semunya sudah efisien.
Analisis Sistem Produksi, Produktivitas, dan Pendapatan Usaha Tani Benih Kentang G0 - G1 Berdasarkan Teknologi Konvensional dan Smart Farming Hasanudin, Raden Fabian Mochamad; Noor, Trisna Insan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.15470

Abstract

CV Bumi Agro Technology is a company that has been established since 2011 with a focus on potato and vegetable breeding. The potato plant (Solanum tuberosum L.) is a tuber plant that is rich in carbohydrates and can be used as a substitute for staple foods with very profitable potential. The problem with potatoes in West Java now is that the amount of productivity and production is decreasing, currently, the implementation of Smart Farming can be one of the systems implemented to utilize production inputs effectively and increase productivity by comparing the conventional production system with that of CV Bumi Agrotechnology which uses smart farming. This research aims to find out the application of Smart Farming by looking at the productivity and production of G0 potato seeds at CV Bumi Agro Technology and to find out the comparison of productivity, farming income, and the G0 potato seed production system with the application of Smart Farming and conventional at CV Bumi Agro Technology. This research is qualitative research with descriptive analysis. The results of this research show an increase in the amount of production and productivity which is supported by the assistance of Smart Farming by looking at the calculation of farming income analysis, namely R/C with a result of 1.54 which can be said to mean that the company makes a profit, while conventional farmers have a result of 1.33.
Pemodelan Pengaruh Kemiskinan dan Covid-19 Terhadap Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung dengan GWR (Geograpichally Weight Regression) Syakirotin, Muthiah; Karyani, Tuti; Noor, Trisna Insan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.17264

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on changes in community economic activity, resulting in an impetus for increasing poverty rates (BPS, 2020). This happens because of the community's space for movement so that it has an impact on the community's ability to obtain safe and sufficient food. Based on the 2020 Food Security Index, most districts in West Java are in a very resilient status. The status of food security at the provincial or city/district scale does not always guarantee that every individual is food secure because each region has different characteristics. Therefore, it is necessary to study the model of the influence of the proportion of poverty and the proportion of the population infected with Covid-19 on food security in Bandung Regency to the village level. This study aims to model the effect of the proportion of poverty and the proportion of the population infected with Covid-19 on the resilience of Bandung Regency using Geographically Weight Regression (GWR), which is a geographically weighted regression. Based on the analysis of the model of the effect of the proportion of the population infected with Covid-19 and poverty on food security in Bandung Regency, there are 280 different GWR models. In the GWR model the effect of the proportion of the population infected with Covid-19 on food security, there are 40 villages in red (high influence) and 15 villages in green (low influence). The village that has the highest influence on the proportion of the population infected with Covid-19 is Nengkelan Village with a coefficient of 21.02323822 and Laksana Village has the lowest effect with a coefficient of -18.760392. While the GWR model of the effect of poverty on food security is found in 9 villages in red color and 4 villages in green color. The village with the highest influence is Cipelah Village with a coefficient of 0.661185245 while the village with the lowest influence is Sukaresmi Village with a coefficient of -2.667401414.
Adaptasi Petani Bawang Merah di Desa Mekarmanik dalam Menghadapi Perubahan Iklim Sugiharti, Eva Ratna; Setiawan, Iwan; Noor, Trisna Insan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.15281

Abstract

Climate change significantly impacts the agricultural sector. Shallots, a high-value horticultural crop, are particularly vulnerable to these climatic shifts. This study aims to identify the adaptation strategies implemented by shallot farmers in anticipation of climate change. The research employs a qualitative approach with descriptive analysis. Informants were selected purposively, focusing on shallot farmers in Mekarmanik Village, Cimenyan District, who have cultivated shallots for at least a decade. Data collection techniques included observation, interviews, and literature review. The findings reveal that farmers have adopted adaptive strategies encompassing crop pattern adjustments, irrigation water management, and mulch application.
Co-Authors Aam Rosmiati Abid Ubaidillah Ade Dini Ade Irawan Adi Nugraha Adiyoga, Witono Afriliyendra Putri Bestari Agit Purnama Agriani Hermita Sadeli Agus Hidayah Mulyana Agus Yuniawan Isyanto Agustina, Fiska Ayu Nur Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Helmi Aii Anggraenii Aisy, Rifda Rihadatul Aji Nursidiq Aji Nursidiq Akbar, Akhmad Hidayat Nurul Ambawana, Rega Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Andrie, Benidzar Muhammad ANDY MULYANA Ane Novianty Ane Novianty Anggia Adita Mawarsari Aning Srimulyati Anisa Puspitasari, Anisa Anne Charina Anne Herlindawati Annisa Fitriah Anwar, Fahmi Lutfi Apan Apandi Apriandi, Acep Apriantika, Rika Argandi, Syaeful Argandi, Syaeful Argit Surya Mukti Ari Nurcahya ARIF BAHTIAR Artama, Thomas Rizki Asa Alfrida Asep Gun Gun Asep Sunjaya Asep Taopik Asma Hasanah Astari Avisha Audy Dzuhrinia Azis Pamungkas Aziz, Fajar Munawar Aziz, Saepul - Azizah Fitria Wijayanti Belinda Dwi Astuti Beni Gunawan Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Budi Seta Budi Setia Budi Setia Budi Setia budi setia Choibar Tridakusumah, Ahmad Citra Kurnia Putri D Yadi Heryadi Darti Ina Dede Kurniawan Dede Sudradjat Dede Sudrajat Dedi Djuliansah, Dedi Deiswika Nurhalisa Demi Ilavy Maudi Denny Razzianto Depi Irawan Desi Aryani desi aryani Desi Dwi Djayanti Deti Ratna Suminar Dewi, Hermala Dhifa Prilia Purnomo Dias Cakra Supriatna Diky Rustandy Djayanti, Desi Dwi Dona Setia Umbara Drajat, Luthfi Zakaria Dzulfikar, Rifky Fauzi Eddy Renaldi Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elan Darisman Eliana Wulandari Elis Sulistiana khoerunisa Elly Rasmikayati Elvira Aulia Hasanah Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Ernah, Ernah Erwin Erwin Eti Suminartika Eva Helmy Fadilah, Albar Fahran Al-fajar Fahri, Rizki Muhamad Fakhmi Rahmadi Faujatul Hasanah Febhy Anjani Poetri Febriyanti, Tenisya Fitri Kartikasari Fitri Yani Fitriana Deswika Gema Wibawa Mukti Gina Siti Nurwardani H. Budi Setia Hadi Permana Hasanudin, Raden Fabian Mochamad Hedi Nur Hidayat Hena, Elma Riri Hendar Nuryaman Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Hidayat, Anwar Hikayat, Yayat Hisworo, Haura Daffiah I Putu Sindhu Respati Widhiguna Ida Hadianti Ida Marina, Ida Iis Ratnawati Ikhsani, Fajriati Ikrima Rosmala Ilham Baihaki Indra Lesmana Indrawibawa, Diky Irfan Nasrulloh Isma Zakiatul Huda Ismanto, Rafly Iswara, Riska Girani Ivanka Marayandini Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Sauman Hamdani Jajat Hidayatulloh Juansah, Hanif Rafly kalfin Kalfin Karica, Karica Karlina, Nanih Kustiwa Adinata Kusuma, Farisha Ardra Latif, Egi Abdul Latif, Totoh Abdul Lia Kirana Lies Sulistoyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lismawati Lismawati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Lutvia Nurul Awwaliyah M Eka Supratman Maharani, Santi - Maharresti Aziziah Mahra Arari Heryanto Mala Nurjanah Maman Haeruman Karmana Martunisa, Prilly Meddy Rachmadi meiza magfira Mela Rahmawati Mia Kurniasih Apriliani Mohamad Arief Setiawan Muhamad Anwar Muhamad Irvan Rachman Maulana Muhamad Nurdin Yusuf Nainggolan, Mai Fernando Nanda Aini Damayanti Nelin Aguslina nelis marlina solihat Nisrina Guzmarani Nita Agresia Sijabat Nizar Fauzi Ramdani Nova Elfrida Manullang Novianty, Ane Nugraha, Leo Fatra Nuneng Nuraeni Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Kholis Majid Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nuraeni, Suci Nurbillah, Redha Faridah Nurhana Jafaruddin Nurhana Jafaruddin Nurseto, Hardian Eko Nursidiq, Aji Ogi Suprayogi Pandi Pardian Perdana, Tomy Poetro, Adlan Gustav Alviano Popi Puspita prastiyanto, arif Pratiwi, Angkit Prilly Martunisa Priska, Paskalia Riris Putra, Ade Fikri Maulana Putri, Andiani Aulia Putri, Rifa Fajriani R.Sana Aulia Salsabila Rahmat Gunawan Rainasiar, Ana Ramdani, Panji Rana Komala Rani Andriani Budi Kusumo Reza Siti Umaroh Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rian Supriatna Rima Permatasari Rina Nuryati Rina Nuryati Rina Nuryati, Rina Rini Nuraini Riska Mellyana Aprilia Riski Ramadani Risma Dwijayanti Rizkya Adzhura Puteri Setiawan Roni Fadli Ronnie S. Natawidjaja Ronnie Susman Natawidjaja Salimah, Alya Izzati Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Sayid Nurahman, Ivan Septiani, Yeyet - Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sharhana, Nabila Della Nur Sigit Pujar Prayitna Silfia Muhaemin Shaleh Silke Stoeber Siti Nuraeni Solehudin, Cecep Azis Sri Wani Nopiani Sudama, Farhan Shidiq Sudradjat Sudradjat Sudrajat Sudrajat Sugiharti, Eva Ratna Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syaeful Argandi Syaeful Argandi Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani T. Syaiful Azwar Tennisya Febriyanti Suardi Tiktiek Kurniawati Tomy Perdana Tomy Perdana Tridakusumah, Achmad Choibar Trimo, Lucyana Trimo, Lucyana Tualar Simarmata Tuti Karyani Tuti Karyani Velanda Ahtayary Putri Wahyudin Wahyudin Wawan Hermawan Wella Tessalonika Ambarita Wibawa, Diky Indra Wibowo, Ady Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Respati Witono Adiyoga Wiwit Asriani Yosini Deliana Yosini Deliana Yosini Deliana Yuda Yulian Yuliana Ataribaba Yuni Rahmah Nur Aqli Yustty Afifah Nur Aini Zulfikar Zulfikar Zumi Saidah