Claim Missing Document
Check
Articles

PENGAWETAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK DAN PENGOLAHAN SISA HASIL PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK DI KABUPATEN KONAWE SELATAN MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KULIAH KERJA NYATA- TEMATIK (KKN-TEMATIK) Ali Bain; La Ode Nafiu; Nur Santi Asminaya; Achmad Selamet Aku; Widhi Kurniawan; Firman Nasiu; Musram Abadi; Hamdan Has
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1439

Abstract

Kecamatan Mowila dan Wolasi menjadi dua kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan yang memiliki posisi strategis, sebagai penyangga kebutuhan Kota Kendari, karena memiliki potensi peternakan dan pertanian yang dapat diandalkan. Kedua kecamatan ini memiliki keunikan dalam hal produktivitas sebagai lumbung pangan yang baik di Kabupaten Konawe Selatan.  Sistem pemeliharaan ternak di Kecamatan Mowila dan Wolasi masih intensif terbatas, sudah banyak peternak yang menggunakan kandang tetapi masih ada yang hanya menggunakan sistem ditambatkan. Dalam hal pemberian pakan, peternak umumnya mengandalkan bahan pakan berupa rumput alam yang melimpah pada musim hujan dan sedikit pada musim kemarau yang mengakibatkan ternak mengalami kekurangan pakan pada musim kemarau.  Penerapan teknologi pengawetan pakan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menyediakan pakan ternak pada musim kering.  Selain itu, para petani umumnya hanya memanfaatkan produk utama pertanian tetapi belum memanfaatkan sisa hasil pertanian seperti jerami (batang dan daun) dari sisa  pertanian mereka, umumnya jerami dibiarkan menumpuk kemudian dibakar. Padahal, limbah pertanian dapat digunakan sebagai pakan ternak tetapi hanya sedikit dari petani yang memanfaakan limbah pertaniaannya sebagai pakan ternak dengan alasan kurang disukai oleh ternak.  Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-TEMATIK) di dua kecamatan ini dilaksanakan sebagai implementasi pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan civitas akademika Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam hal mengembangkan kegiatan pertanian dan peternakan yang sedang dijalankan.  Pengenalan beberapa teknologi sederhana seperti metode pengawetan pakan hijauan dan pengolahan limbah pertanian menjadi fokus kegiatan pengabdian ini dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan sumber-sumber bahan pakan local yang potensial untuk pertumbuhan dan perkembangan ternak yang optimal.
SOSIALISASI PEMBUATAN ABON HERBAL KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN ANAWAI KOTA KENDARI Harapin Hafid; Nuraini Nuraini; Nur Santy Asminayah; Rahim Aka; Fitrianingsih Fitrianingsih; Rachmita Dewi ST; Asma Bio Krimesti
JURNAL PengaMAS Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/.v4i1.1977

Abstract

Berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (Covid-19) di dunia, hingga ke sejumlah wilayah yang ada di Indonesia, tentu sangat menghawatirkan seluruh masyarakat, termasuk penyebarannya telah di temukan di Kecamatan Wua-Wua Kelurahan Anawai Kota Kendari. Tujuan dari kegiatan melakukan kegiatan sosialisasi pembuatan abon herbal kepada masyarakat Kelurahan Anawai Kota Kendari adalah meningkatkan kemandirian masyarakat dengan memanfaatkan potensi, keahlian, dan kemauan dari masyarakat, memberikan informasi tentang keberagaman produk pangan hasil ternak salah satunya abon herbal dan manfaat abon herbal bagi kesehatan tubuh, serta mendukung dan menguatkan ekonomi secara pribadi, kelompok masyarakat ataupun daerah sekitar Kelurahan Anawai Kota Kendari. Metode pelaksanaan sosialisasi yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan sosialisasi tentang pembuatan abon herbal kepada masyarakat di Kelurahan Anawai dan kegiatan pendampingan langsung ke masyarakat, diharapkan masyarakat lebih memahami tentang perlunya asupan protein hewani untuk kesehatan tubuh terutama pada saat masa pandemi seperti saat ini.
Optimalisasi Penyediaan Pakan Ternak Melalui Teknologi Pengolahan Pakan Menjadi Silase sebagai Solusi Ketersediaan Bahan Pakan Hijauan di Musim Kemarau Bagi Peternak di Kota Kendari Nur Santy Asminaya; Restu Libriani; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Nurhayu .
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 4 (2021): November
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i4.38049

Abstract

Hijauan makanan ternak merupakan komponen penting dalam suatu peternakan, karena merupakan suatu sumber nutrisi bagi ternak. Akan tetapi permasalahan ketersediaan hijauan makanan ternak menjadi tantangan bagi peternak, mengingat dimusim hujan ketersediaan hijauan berlimpah namun sebaliknya dimusim kemarau, Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuuan dan keterampilan peternak dalam mengolah hijauan makan ternak menjadi silase yang dapat memperkaya nilai nutrisi pakan serta menjadi pakan cadangan dimusim kemarau. Metode yang digunakan adalah metode kegiatan non fisik yang meliputi sosialisasi program yang melibatkan berbagai komponen masyarakat; bimbingan teknis terhadap kelompok peternak serta metode kegiatan fisik yang berupa demonstrasi cara pengolahan pakan hijauan menjadi silase. Hasil program menunjukkan bahwa peternak memiliki keinginan yang kuat untuk meneruskan pengolahan pengawetan hijauan makanan ternak menjadi silase.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kandang dari Limbah Peternakan di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari Nur Santy Asminaya; Fitrianingsih Fitrianingsih; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Restu Libriani; Nurhayu Nurhayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.26565

Abstract

Kecamatan Poasia merupakan salah satu Kecamatan di Kota Kendari dengan potensi dan karakteristik wilayah sebagai cluster pertanian (tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan). Kelurahan Anggoeya sebagai salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Poasia dengan luas wilayah 26,59%, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dengan pola integrasi antara tanaman pangan dengan ternak. Rata-rata petani tidak semata-mata menanam tanaman pangan, namun juga memiliki ternak, baik sapi, kambing , maupun unggas. Limbah kotoran ternak yang dihasilkan dari kegiatan peternakan belum termanfaatkan dengan baik sehingga memperburuk sanitasi kebun. Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Bina Desa tahun 2021 dilakukan guna memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan masyarakat petani untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kandang. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan, serta pelatihan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini, masyarakat tani yang ada di Kelurahan Anggoeya telah terampil dalam mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kandang. Harapannya pupuk kandang yang dihasilkan dapat digunakan untuk menyuburkan lahan perkebunan, selain itu pendampingan perlu terus dilakukan agar pupuk yang dihasilkan nantinya dapat dikomersialisasikan.
INTRODUKSI HIJAUAN UNGGUL RUMPUT ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott) SEBAGAI SUMBER PAKAN UNTUK PETERNAK SAPI DESA SIDANGKASIH Widhi Kurniawan; Ali Bain; La Ode Nafiu; Nur Santy Asminaya; Hamdan Has; Asma Bio Kimestri
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 1, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.597 KB) | DOI: 10.33772/jpnus.v1i2.21286

Abstract

Farmers in rural areas generally take advantage of the available feed sources around them. Their feed is fulfilled by utilizing agricultural by-products and natural forage available. Sindangkasih Village is well known as a transmigrant community from Java and Bali. Most of the people of Sindangkasih work as farmers and ranchers who are not familiar with high quality forages and how to cultivate them for animal feed. This program is to introduce the community in Sindangkasih Village to the potential of odot grass that can be cultivated as animal feed. So, the location is expected to be an area that has a variety of high-quality forage feeds for livestock, one of which is odot grass. The introduction of odot grass as a high-quality forage program is carried out as one of the leading service programs integrated with KKN thematic Program in 2021. The method used in implementing this program is to carry out counselling, direct practice and assistance in making odot grass nursery garden demo plots. The participants understanding the principles of odot grass cultivation easily and are able to adopt good cultivation techniques.
Kualitas Pennisetum Purperium cv. Mott Diberi Pupuk Kandang Berbeda Syamsuddin Syamsuddin; Natsir Sandiah; Deki Zulkarnain; Putu Arya Arnawan; Nur Santy Asminaya; La Ode Arsad Sani; La Ode Muh. Murnadi
Peternakan Lokal Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v5i1.1651

Abstract

Faktor penentu dalam pengembangan usaha peternakan khususnya untuk ternak ruminansia adalah ketersediaan hijauan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas rumput Pennisetum purpereum cv. Mott menggunakan dosis pupuk kandang sapi berbeda yang dimulai pada bulan Juni–Agustus 2022. Penanaman rumput dilakukan pada Laboraturium Unit Agrostologi serta uji nilai kandungan nutrisi pada Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Penelitian disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) terdiri atas 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian dengan pemberian pupuk kandang sapi dosis berbeda hingga 15 ton/Ha tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan bahan kering dan bahan organik Pennisetim purperium cv. mott, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan serat kasar dan protein kasar
In Vitro Antibacterial Activities of Noni Fruit (Morinda citrifolia L.) Ethanolic Extract against Escherichia coli and Salmonella typhimurium Andi Mus Malikah; Fuji Astuty Auza; Andi Murlina Tesse; Nur Santy Asminaya; Astriana Napirah
Chalaza Journal of Animal Husbandry Vol 7, No 2 (2022): Chalaza Journal of Animal Husbandry
Publisher : UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.535 KB) | DOI: 10.31327/chalaza.v7i2.1818

Abstract

This research aimed to examine the in vitro antibacterial activity of noni fruit extract (NE) against the growth of Escherichia coli and Salmonella typhymurium bacteria. The study was carried out for 3 weeks from April to May 2022. The study used Completely Randomized Design (CRD) which consisted of 6 treatments and each treatment was replicated 3 times so that there were 18 experimental units. The treatments used were: P1 = 5% NE concentration P2 = 15% NE concentration, P3 = 25% NE concentration, P4 = 35% NE concentration, P5 = NE concentration 45%, and P6 = 55% NE concentration. The parameters observed in this study were the physical characteristics of noni fruit extract and its antibacterial activity. The results of the study showed that noni fruit extract had a significant effect (P0.05) on the growth of Escherichia coli and Salmonella typhymurium bacteria. A concentration of 55% was the most effective concentration in inhibiting the growth of the two tested bacteria.
Percentage of Broiler Giblets Fed With Flour Rations by-Products of Chicory (Brassica pekinensis L) Alfiah Mahya; Muhammad Amrullah Pagala; Nur Santy Asminaya; Fuji Astuty Auza; Deki Zulkarnain
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 5, No 2 (2023): Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v5i2.40434

Abstract

Gerbage chicory is a by-product or the result of weeding most vegetable parts and is easily found in traditional markets but cannot be consumed by humans anymore. This study aimed to analyze the effect of flour of chicory by-products on the percentage of giblet (gizzard, liver, and heart) of broiler chickens. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 5 replications. In each treatment replication, there were 5 broiler chickens. The treatments used were: P0 = ration without flour of chicory by-products, P1 = ration with 5% flour of chicory by-products, P2 = ration with 10% flour of chicory by-products, and P3 = ration with 15% flour of chicory by-products. The results showed that the average weight of the gizzard, liver, and heart was 2.54-3.11%, 2.86-3.41%, and 0.64-0.71%, respectively. The provision of flour of chicory by-products did not significantly affect the percentage of heart. However, it had a significant effect (P<0.05) on the percentage of liver and gizzard. The percentage of broiler liver increased with the treatment level, and the percentage of gizzard increased at the level of treatment of 5% and 10% flour of chicory by-products. It can be concluded that the addition of flour from chicory by-products to broilers is still safe and does not interfere with the performance of giblets up to a level of 15%
Percentage of Giblets of KUB Chickens Fed Flour of Chicory By-Product (Brassica pekinensis L) In Ration Muhammad Naza; Natsir Sandiah; Nur Santy Asminaya
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 5, No 2 (2023): Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v5i2.40430

Abstract

Chicory by-product is left over from producing chicory vegetables not sold in the market or the result of weeding the vegetable parts not used for human consumption. This study aimed to evaluate the use of chicory gerbage in the ratio of the percentage of KUB chicken giblets. The research design was completely randomized (CRD) with 4 treatments and 5 replications. In each treatment, there were 5 KUB chickens. The treatments included: P0 = ration without flour of chicory by-products, P1 = ration with 3% flour of chicory by-products, P2 = ration with 6% flour of chicory by-products, and P3 = ration with 9% flour of chicory by-products. The parameters observed in this study were the percentage of gizzard, liver, and heart weights. The results showed that adding flour of chicory by-products had a significant effect (P<0.05) on the percentage of heart but had no significant effect on the percentage of gizzard and liver. The gizzard, liver, and heart percentages were 4.04-4.53%, 2.83-2.99%, and 0.67-0.78%. The percentage of giblet in KUB chickens is still in the normal range, so chicory by-products can be used as an alternative feed for KUB chickens. This study concludes that providing flour of chicory by-products of up to 9% in the ration is still safe for KUB chicken giblets.
Characteristics the Backline and Unyeng-unyeng of Swamp Buffalo on Kabaena Island, Bombana Regency Masyudin Masyudin; La Ode Nafiu; Nur Santy Asminaya
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 5, No 2 (2023): Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v5i2.40436

Abstract

This study aimed to analyze the qualitative characteristics of the mud buffalo (Swamp buffalo) at different ages on Kabaena Island, Bombana Regency. Determining the research location was carried out by purposive sampling on Kabaena Island. The data obtained were analyzed descriptively. The results showed that the qualitative characteristics of Bali cattle in Central Kabaena District, Bombana Regency were: the dominant dorsal line was a flat back line with a percentage of 68.18%, the dominant unyeng-unyeng on the head with a percentage of 51.52%, the shape of mud buffalo horns which dominant namely kerung horn with a percentage of 65.15%. It can be concluded that the qualitative characteristics of the mud buffalo on Kabaena Island, Bombana Regency, are still diverse.
Co-Authors . Apriansyah A. Atabany A. Atabany, A. A. Napirah Abdul Madiki Afa, Musadia Afyudi, Bobby Agus Kurniawan Putra Agus Setiana Ahmad Bayu Ariawan Aka, R Al-Afandi, Muhammad Ali Baim Amiluddin Indi Amiludin Indi Ananda, S H Andi Murlina Tasse Andi Murlina Tesse Andi Mus Malikah AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asma Bio Krimesti Asma Biokimestri ASNI Asriatno, Okto Astriana Napirah Audza, Fuji Astuti B. P. Purwanto B. P. Purwanto Baim, Ali Deki Zulkarnain Dian Agustina Dian Agustina Dirman Afandi Fahyuddin Fanny Yulia Irawan Firman Nasiu Firman Nasiu Firman Nasiu Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrinaingsih, Fitrinaingsih Fuji Astuty Auza Gandri, La Gerhana, Gerhana Gusti Ayu Kade Sutariati Gusti Ngurah Adhi Wibawa Hairil Adzulyatno Hadini Hamdan Has Handayani, Fitriani Handayani, Fitrianti Handayani, Fitrianti Handayanii, Fitrianti Hapzi Ali Harapin Hafid H. Hardiana, Hardiana I Made Guyasa Indi, Amiludin Jabuddin, La Ode Kandanglangi, Reynold Aprilius Kemistri, Asma Bio Khairiyah, Ummul Kimestri, A B Kimestry, Asma Bio Kundarita, Kundarita La Aba La Malesi La Mpia La Ode Arsad Sani La Ode Muhamad Munadi La Ode Muhsafaat La Ode Muhsafaat La Ode Muhsafaat, La Ode La Ode Nafiu La Ode Sahaba Lukman Yunus, Lukman Manginsi, Wa Ode Jumiarni Mardianto Mardianto Masyudin Masyudin Mochammad Imron Awalludin Muh. Rusdin Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Gazali Muhammad Naza Muhammad Rajab Munirwan Zani, Munirwan Musram Abadi Nahrowi Nahrowi Natsir Sandiah Nini Milarahni Nur Arafah Nur Asni Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurfianti Nurfianti Nurhayu Nurhayu . Nurhayu Nurhayu Nurlaha Nurlaha Nurlaha Nurlaha Nurqomaria Nurqomaria Orlan Orlan Owen Afriansyah Pratiwi, Arby’in Puspita Puspita Putra, Agus Kurniawan Putu Arimbawa Putu Arimbawa, Putu Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi ST Rahmat Tata Pratama Raodatul Jannah Raodatul Jannah Restu Libriani Ridwan, W. A. Rina Astarika, Rina Rusli Badaruddin S. Toba, Rachmita Dewi Safitri Safitri Samsi, Kartini Heriyani Sarinah Sarinah Sarinah Serlin Serlin Setiawati, Indra Rahayu Sitti Aisyah May Wulandari Sudianto, Kadek Rai Sugirah Hidayah Rauf Surahmanto Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tambing, Titin Toba, R D S Toba, Rachmita Dewi Subaedi Trisna Wijaya W. Kurniawan W. Tini Wa Laili Salido Wa Ode Fatmawati Wa Ode Sitti Nurbaya Wiziarti, Wiziarti Yaddi, Yafsin Zulkarnaian, Deki