Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Penggunaan Alat Permainan Edukatif Papan Titian Dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Sari, Nita Nurmala; Hidayat, Amat; Nur, Maulida; Risna, Inten; Mulyawan, Galuh
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1012

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi  oleh rendahnya kemampuan motorik kasar pada sebagian anak usia 5–6 tahun di TK Nurul Ilmi Kecamatan Ciruas, yang tampak dari kesulitan menjaga keseimbangan saat berlari, melompat, maupun berdiri dengan satu kaki. Kondisi tersebut menunjukkan stimulasi motorik kasar yang tepat masih diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penggunaan alat permainan edukatif papan titian serta menganalisis pengaruhnya terhadap perkembangan motorik kasar anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan anak kelompok B TK Nurul Ilmi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan papan titian terlaksana secara sistematis dan sesuai tujuan. Guru menyiapkan bahan ajar, pemilihan APE, keamanan dan kenyamanan anak serta melakukan refleksi pada anak setelah melakukan kegiatan. Anak-anak yang mengikuti kegiatan secara rutin mengalami peningkatan signifikan pada aspek keseimbangan, koordinasi, serta keberanian dalam melakukan gerakan fisik. Hal ini membuktikan bahwa papan titian dapat menjadi media pembelajaran fisik yang efektif, murah, dan menyenangkan untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun dalam konteks pembelajaran PAUD berbasis pengalaman langsung
Implementation of Colorful Ball Games to Enhance Gross Motor Skills of Children Aged 4–5 Years At Paud An-Naba: Implementasi Permainan Bola Warna Warni Dalam Menumbuhkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Paud An-Naba Ahyuroh, Ahyuroh; Risna, Inten; Mutaqin, Moh Fikri Tanzil; Umalihayati, Umalihayati; Mutoharoh, Mutoharoh
Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/madrosatuna.v9i2.1643

Abstract

This research was motivated by the fact that some children aged 4–5 years at PAUD An-Naba still experienced difficulties in gross motor development, such as jumping, throwing a ball accurately, and maintaining balance. The purpose of this study was to describe the implementation of colorful ball games in learning activities and to analyze the gross motor development of children after the activity. This study employed a descriptive qualitative approach with subjects consisting of children aged 4–5 years at PAUD An-Naba. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Miles & Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of colorful ball games was carried out through planning, implementation, and evaluation stages. Children were enthusiastic and motivated to participate because the colorful balls attracted their attention. The gross motor development of children improved in terms of strength, balance, and coordination after the activities. This study concludes that colorful ball games are effective as a fun, low-cost, and easily applicable learning strategy to stimulate gross motor development in early childhood.
Pembelajaran Unplugged Coding Pengenalan Pola Bentuk Geometri Meningkatkan Kognitif Anak Komariah, Komariah; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810634300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan pembelajaran Unplugged Coding  dalam mengenalkan pola bentuk geometri dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TK Islam Citra Pertiwi. Unplugged Coding  merupakan pendekatan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir komputasional tanpa menggunakan perangkat digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan anak didik kelompok B (usia 5–6 tahun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Unplugged Coding  dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis, berpikir simbolik, pemahaman konsep bentuk, serta kemampuan memecahkan masalah sederhana pada anak. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan media pembelajaran, perbedaan tingkat pemahaman anak, durasi pembelajaran yang singkat, serta keterbatasan penguasaan guru terhadap strategi Unplugged Coding . Penelitian ini merekomendasikan penyediaan media pembelajaran yang bervariasi, pelatihan bagi guru, serta pengelolaan waktu yang efektif untuk mendukung keberhasilan penerapan Unplugged Coding  dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi Unplugged Coding  dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan untuk memperkuat fondasi berpikir komputasional sejak dini, sekaligus mendorong inovasi kurikulum pada satuan PAUD. Temuan ini juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pendidik agar mampu mengadaptasi pendekatan pembelajaran berbasis masalah dan berpikir sistematis dalam kegiatan bermain anak.
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kartu Huruf Umamah, Umamah; Risna, Inten; Sari, Muthia
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810635900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media kartu huruf dan menganalisis kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di KOBER Flamboyan. Kemampuan membaca permulaan mencakup pengenalan huruf, penggabungan suku kata, dan pembentukan kata sederhana sebagai dasar literasi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas empat anak dan dua orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kartu huruf dilakukan secara bertahap dan menyenangkan melalui kegiatan yang interaktif dan terarah. Anak-anak menunjukkan perkembangan yang positif dalam mengenal huruf, menyusun suku kata, serta membaca kata sederhana. Media kartu huruf juga meningkatkan minat belajar dan partisipasi aktif anak selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, penggunaan kartu huruf terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru dalam memilih metode dan media pembelajaran yang sesuai untuk mengembangkan kemampuan literasi awal anak usia dini.
Implementasi Bermain Konstruktif Sebagai Strategi Guru Dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia Dini Yuliah, Elah; Risna, Inten; Surya, Havid
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810636000

Abstract

Kemandirian merupakan aspek perkembangan fundamental yang perlu ditanamkan sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam mengurus diri sendiri, mengambil keputusan sederhana, serta bertanggung jawab atas aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bermain konstruktif sebagai strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian anak usia dini di PAUD Kutilang Kecamatan Curug, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang guru dan lima belas anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan bermain konstruktif melalui tahap perencanaan berbasis RPPH, pelaksanaan dengan pendampingan fasilitatif, dan evaluasi reflektif yang berfokus pada proses. Aktivitas bermain seperti menyusun balok, membuat bentuk dari plastisin, dan menyusun puzzle terbukti mampu menstimulasi kemandirian anak dari aspek pengambilan keputusan, tanggung jawab, dan inisiatif. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana permainan, perbedaan tingkat kemandirian anak, dan ketergantungan sebagian anak terhadap guru. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa bermain konstruktif merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kemandirian anak usia dini, asalkan didukung oleh sarana prasarana yang memadai serta peran guru yang konsisten sebagai fasilitator.
Penerapan Ice Breaking Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Rohmatiah, Siti; Risna, Inten; Mina Laili, Mahsiani
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810636400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis penerapan ice breaking terhadap rasa percaya diri pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Al Imron. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya keberanian anak untuk berbicara, mencoba hal baru, dan tampil di depan teman sebaya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 19 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pemanasan sebelum pembelajaran dimulai, tetapi juga sebagai metode yang mampu membantu anak mengembangkan kemampuan sosial, mengekspresikan diri secara terbuka, serta membentuk rasa aman dan dihargai dalam lingkungan belajar. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ice breaking menunjukkan kesiapan mental dan emosional yang lebih baik untuk mengikuti proses pembelajaran secara aktif. Dampak penerapan ice breaking efektif dan relevan untuk digunakan dalam pembelajaran anak usia dini karena selaras dengan karakteristik anak yang gemar bermain dan berinteraksi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking memiliki dampak positif terhadap perkembangan rasa percaya diri anak usia dini, dengan menyoroti perlunya peran aktif guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.
Analisis Perkembangan Membaca Anak Usia Dini Melalui Penerapan Metode Bercerita Fauziah, Eva; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810666200

Abstract

Kemampuan membaca awal pada anak usia dini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya, namun masih banyak anak usia 5-6 tahun yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf dan memahami makna bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan serta dampak metode bercerita dalam kegiatan pembelajaran terhadap pengembangan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun di PAUD Al-Mubarok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 20 anak usia 5-6 tahun dan 1 guru kelas kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman observasi perkembangan membaca anak, pedoman wawancara guru, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita diterapkan secara terstruktur dengan memanfaatkan media pendukung seperti buku cerita bergambar, boneka tangan, dan kartu huruf, serta melibatkan anak secara aktif melalui dialog dan tanya jawab. Anak menunjukkan peningkatan dalam mengenal huruf dan kata, memahami isi cerita, serta mampu menyusun kembali cerita menggunakan kalimat sederhana. Sedangkan dari 20 anak yang diamati, sebanyak 17 anak mengalami perkembangan signifikan dalam kemampuan membaca awal, ditandai dengan meningkatnya kemampuan mengidentifikasi simbol huruf, mengingat kosakata sederhana, dan tumbuhnya minat membaca secara mandiri. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk mengembangkan kemampuan membaca awal anak usia dini di lembaga PAUD.
Analisis Keterlambatan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Problem Solving Aeni, Nur; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810666900

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh anak usia dini yang mengalami masalah keterlambatan bicara. Keterlambatan bicara pada anak usia dini adalah kondisi di mana kualitas perkembangan bicara anak tidak sesuai atau di bawah usianya, di mana anak mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaannya dan anak kurang menguasai kosakata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan metode pemecahan masalah guru dalam menangani keterlambatan bicara pada anak usia 5-6 tahun. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru anak yang mengalami keterlambatan bicara. Pengumpulan data diperoleh dari informan primer menggunakan metode wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas subjek. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa keterlambatan bicara yang dialami anak usia dini menyebabkan beberapa hambatan, termasuk anak tidak mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan atau apa yang mereka inginkan, anak merasa canggung saat mengobrol dengan teman-teman mereka, dan juga anak cenderung pendiam. Hambatan juga dirasakan oleh lawan bicara anak seperti orang tua, guru atau teman ketika mereka ingin mengajak anak berbicara. Melalui pembelajaran metode pemecahan masalah yang dilakukan oleh guru, anak-anak mampu dan berani berbicara meskipun masih ada beberapa huruf yang belum jelas.
PENANAMAN NILAI KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN BERBAHASA JAWA SERANG BANTEN (BABASAN) PADA ANAK USIA DINI DI PAUD AL-HIDAYAH KELURAHAN TEMBONG Sumiyati Wirdaningsih; Inten Risna; Novita Sari
Al-Abyadh Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI INSTITUT AGAMA ISLAM DINIYYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v8i2.1893

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai karakter pada anak fase awal melalui pembiasaan berbahasa Jawa Serang (Babasan) di PAUD Al-Hidayah, Kelurahan Tembong, Kota Serang. Metode yang diaplikasikan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan informasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan riset meliputi pendidik, orang tua, dan kepala sekolah. Temuan riset mengindikasikan bahwa pembiasaan berbahasa Jawa Serang secara konsisten mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti sopan santun, tanggung jawab, kerja sama, dan menghargai orang lain. Strategi yang diimplementasikan meliputi pembiasaan dalam komunikasi harian, keteladanan oleh pendidik dan orang tua, serta penguatan melalui aktivitas pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal. Riset ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan bahasa daerah sebagai sarana pembelajaran memberikan kontribusi signifikan dalam penguatan karakter anak fase awal sekaligus melestarikan Bahasa Jawa Serang sebagai warisan budaya lokal.
Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menggambar Bebas Anak Usia 4-5 Tahun Mu'minah, Mu'minah; Mutoharoh, Mutoharoh; Wibowo, Tito Parta; Putri, Vina Karina; Risna, Inten
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1069

Abstract

Kreativitas merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan berpikir divergen, ekspresi diri, dan pemecahan masalah. Pada usia 4–5 tahun, stimulasi yang tepat diperlukan agar potensi kreativitas berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreativitas anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan menggambar bebas. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di PAUD Al Barokah dengan dua siklus tindakan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Indikator kreativitas meliputi kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kreativitas anak pada setiap siklus, ditandai dengan bertambahnya jumlah anak pada kategori tinggi dan tidak ditemukannya lagi kategori rendah pada akhir tindakan. Kegiatan menggambar bebas memberi ruang eksplorasi ide, penggunaan media secara fleksibel, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak. Dengan demikian, menggambar bebas efektif sebagai strategi pembelajaran untuk menstimulasi kreativitas anak usia dini.
Co-Authors Ade Ifan Mujayanro Ahyuroh, Ahyuroh Albert Aderama Amiyati, Dewi Rara Andini, Andini Anggraeni, Ira Anisah Annisa, Tiara Aprilanata, Egis Rianti Apriyanti, Ranti Assabila, Salwa Atiah, Atiah Auliana, Sigit Bayi Tabrani, Mohamad Dea Azhari Devi Ayu Kurniawati Ernawati Ernawati Eva Fauziah Eva Mayasari Fadilah, Shifa Fani Fardiani Fikri Tanzil Mutaqin, Moh Firdaus, Ahmad Maulana Fitriyani, Fifi Fricticarani, Ade Haerul Mustofa Hasanah Hasanah Hendawaty, Novia Hidayat, Amat Hopipah, Neneng Ibnu Sina Ichsan Ahmad Prasetyo Ikhtivaya, Sri Ikromah, Ikromah Ila Rosmilawati Indah Fitriani Jamaludin . Juniarti, Depi Sari Kadafiah, Siti Komariah Komariah Kurnaedi, Nedi Laili, Mahsiani Mina Masamah, Mamah Masulah, Masulah Maulida Nur Moch. Fikries Najmil Hak Mu'minah, Mu'minah Mulyani, Wina Mulyawan, Galuh Mutaqin, Moh Fikri Tanzil Mutaqin, Moh Fikri Tanzil Mutaqin, Moh. Fikri Tanzil Mutaqin, Mohammad Fikri Tanzil Muthia Sari Mutoharoh, Mutoharoh Novita Sari Novita Sari Novita Sari NUR AENI Nur Yulia Prastiwi Nur, Maulida Nurlela Nurlela Nurul fadillah, Nurul Oktavianti, Oppyta Pahrul, Yolanda Pungki, Anjela Rafli Maulana Ratu Yustika Rini Rianti, Rini Ridwan Ridwan Rijkiah, Dinu Rizka, Siti Rohmatiah, Siti Rohmawati, Imah Rusdianti, Shofia Safaat Aeni, Ira Safitri, Nabila Anzalia Salbiyah, Siti Sanuri Sari , Muthia Sari, Muthia sari, Mutia Sari, Nita Nurmala Septa Fauzi Septiani, Wanda Zahra Silfiani, Silfiani Simanjuntak, Olga Theresia Siti Hasanah SITI KHOLIFAH Siti Marina Sofiawati, Ratu Efi Solihat, Anisa Sukriyah, Sukriyah Sumarni, Ani Sumiyati Wirdaningsih Surya, Havid Sutiawati, Sutiawati Uktafiya Nurhayati Umalihayati Umalihayati Umamah, Umamah Vina Karina Putri Wibowo, Tito Parta Yoga Mahendra Yuli Rohmiyati Yuliah, Elah Zaki, Rosdiana