p-Index From 2021 - 2026
9.933
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ners Indonesia Jurnal Ekologi Kesehatan Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Kesehatan Medika Saintika Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region KESMARS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Ensiklopedia of Journal JOMIS (Journal of Midwifery Science) Menara Ilmu PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Jurnal Media Kesmas (Public Health Media) Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes) Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Riset Informasi Kesehatan International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Science and Education Journal Riwayat: Educational Journal of History and Humanities ANDREW Law Journal Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

KEKUATAN ALAT BUKTI DIGITAL DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA ANAK Novianty, Rica Regina; Saputra, Dedy; Ismainar, Hetty
ANDREW Law Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : ANDREW Law Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61876/alj.v4i1.57

Abstract

Penelitian ini membahas kekuatan alat bukti digital dalam proses peradilan pidana yang melibatkan anak. Seiring kemajuan teknologi, kejahatan berbasis digital dengan keterlibatakn anak, baik sebagai pelaku maupun korban, semakin sering terjadi. Namun, hukum acara pidana Indonesia (KUHAP) belum secara tegas menata terkait alat bukti digital, sehingga menimbulkan kesenjangan hukum. Kehadiran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan disahkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memberikan dasar normatif terhadap keberlakuan dokumen elektronik sebagai alat bukti di pengadilan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, yang bertujuan mengkaji kedudukan hukum alat bukti digital dalam perkara pidana anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) tidak secara spesifik menyebutkan alat bukti digital, alat bukti tersebut tetap sah dipakai selama memenuhi syarat formil dan materiil sesuai ketentuan hukum acara pidana. Dalam praktiknya, forensik digital menjadi penting untuk menjamin keaslian dan integritas alat bukti tersebut. Selain itu, ketika keterangan anak tidak mencukupi karena usia atau trauma, alat bukti digital dapat menjadi pendukung utama untuk memenuhi asas minimal dua alat bukti sebagaimana ditata dalam Pasal 183 KUHAP. Oleh karena itu, alat bukti digital memegang peranan penting dalam memastikan proses peradilan pidana anak berlangsung secara adil dan akurat, khususnya dalam konteks kejahatan siber
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TENAGA KESEHATAN DALAM PELAYANAN TELEMEDICINE Dedy Saputra; Novianty, Rica Regina; Ismainar, Hetty
ANDREW Law Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : ANDREW Law Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61876/alj.v4i1.58

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam pelayanan kesehatan melalui telemedicine. Telemedicine memungkinkan konsultasi medis dilakukan jarak jauh, memberikan kemudahan bagi pasien, terutama di wilayah terbatas. Namun, pelayanan ini juga menimbulkan tantangan hukum baru, khususnya ketika terjadi kesalahan medis yang berakibat pada kerugian pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana tenaga kesehatan dalam layanan telemedicine yang mengakibatkan kerugian pasien, serta mengidentifikasi dasar hukum yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundangundangan dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan dalam telemedicine dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana apabila terbukti melakukan kelalaian atau kesalahan profesional yang melanggar standar pelayanan, sebagaimana diatur dalam Pasal 359 dan 360 KUHP, UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dan UU No. 11 Tahun 2008 jo. UU No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain itu, PERMENKES No. 20 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Telemedicine mewajibkan standar profesi dan rekam medis yang valid. Meskipun demikian, penegakan hukum terhadap kasus telemedicine menghadapi tantangan, seperti bukti elektronik yang lemah dan belum adanya regulasi khusus tentang kesalahan medis digital. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan kebijakan hukum untuk menjamin perlindungan pasien dan kepastian hukum bagi tenaga kesehatan di era digital.  
PENDEKATAN SOCIAL ECOLOGICAL MODEL (SEM) TERHADAP UPAYA PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI UPT PUSKESMAS SUNGAI PAKNING Iswanto, Al Syukri; Mitra, Mitra; Leonita, Emy; Abidin, Zainal; Ismainar, Hetty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45755

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan tren kasus meningkat di wilayah kerja UPT Puskesmas Sungai Pakning. Social Ecological Model (SEM) digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi upaya pencegahan pada berbagai tingkatan. Tujuan penelitian untuk menganalisis upaya pencegahan DBD di Puskesmas Sungai Pakning berdasarkan kerangka SEM. Penelitian menggunakan pendekatan  kualitatif fenomenologi yang dilaksanakan pada Maret 2025 melalui wawancara mendalam dan observasi dengan jumlah informan sebanyak 14 informan, meliputi tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Hasil ditemukan bahwa pengendalian DBD di Puskesmas Sungai Pakning dipengaruhi oleh berbagai faktor pada setiap level Social Ecological Model (SEM), yaitu individu, interpersonal, organisasi, komunitas, dan kebijakan. Individu hanya peduli dengan kebersihan di dalam rumah namun kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan luar rumah. Secara interpersonal keluarga merupakan support system penting begitu pula dengan Puskesmas dan Kader Kesehatan. Inovasi Organisasi (Puskesmas) dengan Sismantik di Sekolah berjalan baik namun edukasi DBD belum rutin dan merata. Fenomena kebiasaan di level komunitas menampung air hujan untuk konsumsi sehari-hari di dalam drum atau tempayan tidak tertutup berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Keterbatasan sumber daya menyulitkan untuk menjalankan Kebijakan Pemerintah dengan optimal. Pengendalian DBD di UPT Puskesmas Sungai Pakning terkendala rendahnya kepedulian dan partisipasi masyarakat, minimnya peran organisasi, serta keterbatasan sumber daya. Keberhasilan program memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, dukungan lintas sektor, dan kebijakan yang kuat.
SOSIALISASI PENGELOLAAN POSYANDU KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS LANGSAT KOTA PEKANBARU: Sosialisasi Pengelolaan Posyandu Kesehatan Jiwa Di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru Yunita, Jasrida; Ismainar, Hetty; Nurlisis, Nurlisis; Anwir, Harvandy; Kalrosa, Nurva
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 4 No. 1 (2024): JPKK Edisi April 2024
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol3.Iss3.1771

Abstract

The Langsat Health Center in Pekanbaru City was not managing the high prevalence of People with Severe Mental Disorders (ODGJ) optimally. This was due to lack of personnel and the absence of a mental health post that was used to provide integrated mental health services. The purpose of community service is to raise awareness of the value of mental health in Posyandu among all medical staff members who work in community health centers. The method was carried out by socialization and mutual commitment to ensure the success of the Mental Health Posyandu program at the Langsat Community Health Center in Pekanbaru City. Every officer at a community health center took part in the socialization process. The activity resulted in the officers' understanding of the concept of Mental Health Posyandu after the socialization process was completed. Additionally, the Community Health Center is committed to making this program one of its programs and would use it as an innovation program for the health center. To continue this activity, interested parties will be contacted, including the Pekanbaru City Social Service, Mental Hospital, Sukajadi Subdistrict Head, Village Head Kampung Tengah, Village Head Kampung Melayu,  Village Jadirejo, and the community as a whole, who will take part as a cadre in Mental Health Posyandu activities. Abstrak Tingginya angka kejadian Orang Dengan Gangguna Jiwa (ODGJ) Berat di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru tidak tertangani dengan optimal. Hal ini karena kurangnya tenaga dan belum adanya Posyandu Jiwa yang dapat digunakan dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara terpadu. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah memberikan sosialisasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terlibat di puskesmas tentang pentingnya Posyandu Kesehatan Jiwa. Metode kegiatan melalui sosialisasi dan komitmen bersama dalam mensukseskan program Posyandu Kesehatan Jiwa di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru. Peserta sosialisasi adalah seluruh petugas puskesmas. Hasil kegiatan didapatkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi dapat diketahui bahwa para petugas memahami konsep dari Posyandu Kesehatan Jiwa dan Puskesmas berkomitmen menjadikan program ini sebagai salah satu program puskesmas dan akan dijadikan program inovasi puskesmas karena belum ada Posyandu Kesehatan Jiwa di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan dengan melakukan pendekatan kepada pihak-pihak berkepentingan seperti Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Rumah Sakit Jiwa, Camat Kecamatan Sukajadi, Lurah Kelurahan Jadirejo, Lurah Kampung Tengah, dan Lurah Kampung Melayu, serta Masyarakat yang akan ikut berpartisipasi sebagai kader dalam kegaitan Posyandu Kesehatan Jiwa.
Penyuluhan KB dan Sosialisasi Gerakan Konseling Kontrasepsi Menggunakan Aplikasi “KlikKB” Sebagai Upaya Penurunan Unmet Need KB di Kota Pekanbaru: Penyuluhan KB dan Sosialisasi Gerakan Konseling Kontrasepsi Menggunakan Aplikasi “KlikKB” Sebagai Upaya Penurunan Unmet Need KB di Kota Pekanbaru Ismainar, Hetty; Marlina, Hastuti; Rahmalisa, Uci
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 3 No. 3 (2023): JPKK Edisi Desember 2023
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol3.Iss3.1739

Abstract

In Indonesia the unmet need for family planning in 2017 reached 10.6%, Riau 25.6% (2021) while the national target (5%). The public's low level of knowledge or understanding about family planning and the reluctance of PUS to visit health services are the main problems. In order to simplify the family planning counseling process, in 2022 the government created the "KlikKB" application as a family planning communication medium for people throughout Indonesia, but utilization is not evenly distributed. The aims to increase public knowledge and understanding about family planning through outreach and introduction of the Contraception Counseling Movement using the KlikKB application. The activity was carried out at RT 02/RW 08, West Sidomulyo, Pekanbaru. The counseling method is health education, questions and answers and filling out questionnaires about family planning knowledge. Participants are given pre and post tests while practicing the KlikKB application through observation with a checklist sheet. The number of participants was 35 people. The average pre-test value for family planning knowledge is 45%. The post test score increased with an average of 72.3%. The majority of the KlikKB application practice assessments were in the "unable to" category (46.2%), the "with help" category (38%) and the "proficient" category was only 15.8%. Providing education about family planning can increase mothers' knowledge. Meanwhile, to socialize the contraceptive counseling movement with the KlikKB Application, continuous assistance and collaboration with the local community health center is needed
RESPON PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PENGGUNAAN ANJUNGAN PENDAFTARAN MANDIRI DIRUMAH SAKIT AWAL BROS PEKANBARU TAHUN 2023 Sari, Mutia Mayang; Ismainar, Hetty; Nurhapipah, Nurhapipah; Irfa, Vausani; Simanjuntak, Christina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25142

Abstract

Respon atau kepuasan pasien merupakan tanggapan pelanggan terhadap kesesuaian tingka t kepentingan atau harapan (ekspektasi) pelanggan sebelum mereka menerima jasa pelayanan dengan sesudah pelayanan yang mereka terima. Mengetahui respon pasien rawat jalan terhadap penggunaan anjungan pendaftaran mandiri dirumah sakit awal bros pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2023.  Populasi pada penelitian ini sebanyak 7895 orang. Jumlah Sampel pada penelitian ini sebanyak 190 orang.  Penelitian ini menggunakan Kuantitatif analitik dengan jenis desain cross sectional study. Analisa Data menggunakan analisis univariat, bivariat, multivariat. Dari hasil penelitian dan pembahasan didapatkan variabel yang berhubungan dengan p value < 0,05 yaitu format (POR=0,00) dan timeless (POR=0,00). Dan variabel yang tidak berhubungan adalah content, accuracy, easy of use. Pada hasil uji multivariat terdapat variabel yang dominan dengan p value < 0,001 yaitu timeless (POR = 3.195) pada penelitian ini tidak memiliki variabel confounding. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada dua variabel yang berhubungan dengan respon pasien dalam penggunaan APM, Tiga Variabel yang tidak berhubungan pada penelitian ini serta Variabel dominan ialah timelines, dan format. Saran pada penelitian ini ialah Diharapkan kepada Rumah Sakit untuk Melakukan Pembaharuan terhadap Menu Menu yang ada di dalam APM serta melakukan upgrade pada menu layanan agar pasien asuransi juga dapat menggunakan APM.
ANALISIS PERENCANAAN PERSIAPAN IMPLEMENTASI ERM DI RUMAH SAKIT X PEKANBARU Sarni, Sarni; Ismainar, Hetty; Putri, Retno
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26944

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, Pemerintah telah mewajibkan semua fasilitas pelayanan kesehatan untuk memelihara rekam medis elektronik paling lambat tanggal 31 Desember 2023. Manfaat dari rekam medis elektronik termasuk meningkatkan efisiensi administratif dengan menyimpan data terstruktur dan mudah diakses, pertukaran informasi medis secara instan antar departemen, mempercepat proses diagnosis dan pengobatan, mengurangi risiko kesalahan dan kehilangan data, meningkatkan keamanan dan integritas informasi kesehatan pasien, mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih baik, dan menyediakan dasar untuk analisis data yang mendukung penelitian dan pengembangan medis. Tujuan penelitian menganalisis persiapan perencanaan untuk implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit X Pekanbaru pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus mengenai persiapan perencanaan untuk implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit X. Ada 7 petugas rekam medis di Rumah Sakit dengan latar belakang pendidikan D3 dalam rekam medis dan telah bekerja lebih dari 3 tahun di Rumah Sakit X. Dalam hal anggaran, ada anggaran khusus yang disediakan untuk implementasi rekam medis, besarnya anggaran disesuaikan dengan skema rekam medis yang akan diadopsi rumah sakit. Jumlah perangkat saat ini masih kurang tetapi sudah ada pembicaraan untuk menambah lebih banyak perangkat untuk mendukung implementasi rekam medis elektronik. Jaringan dan metode rekam medis elektronik akan disesuaikan dengan skema rekam medis elektronik yang diadopsi, jumlah kunjungan pasien, dan kondisi rumah sakit saat ini. Dari analisis sumber daya manusia, anggaran, peralatan dan jaringan, serta metode, Rumah Sakit X berada pada tahap siap untuk mengimplementasikan rekam medis elektronik
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MINAS KABUPATEN SIAK Darus, Yena BT; Ismainar, Hetty; Syafrani, Syafrani; Renaldi, Reno; Abidin, Zainal
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27848

Abstract

WHO (World Health Organization) (2022), lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas. BPS mengelompokkan lansia menjadi tiga kelompok umur yaitu lansia muda (kelompok umur 60-69 tahun), lansia madya (kelompok umur 70-79 tahun), dan lansia tua (kelompok umur 80-89 tahun ke atas). Jumlah data  lansia Kabupaten Siak pada tahun 2022 secara keseluruhan adalah 24.607 lansia dan yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan hanya sebanyak 12.943 (52,6%). Dari data tersebut di jumpai masih rendah capaian Target Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang seharusnya minimal 70%, sedangkan pada Puskesmas Minas terhadap pelaksanaan standar pelayanan minimal untuk usia lanjut yaitu sebesar 569 lansia (48,38%). Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana, dukungan keluarga, dan peran kader terhadap pemanfaatan pelayanan posyandu Lansia. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Minas Kabupaten Siak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2024. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang aktif bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Minas pada  tahun 2024 yang berjumlah 120 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana dukungan keluarga, dan peran kader terhadap Pemanfaatan Pelayanan Posyandu Lansia di Puskesmas Minas Kabupaten Siak tahun 2024. Diharapkan Puskesmas agar meningkatkan promosi kesehatan berupa penyuluhan akan pentingnya pemanfaatan posyandu lansia dan melakukan advokasi kepada Tokoh Masyarakat (TOMA) guna meningkatkan kunjungan posyandu lansia.
ANALISIS KEJADIAN HIPERTENSI DENGAN MENGGUNAKAN DIAGRAM FISHBONE PADA LANSIA DI PUSKESMAS MINAS KABUPATEN SIAK Darus, Yena BT; Ismainar, Hetty; Hidayati, Hidayati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27865

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan faktor risiko utama untuk stroke iskemik. Bedasarkan survei pendahuluan didapatkan pada tahun 2023 di Puskesmas Minas cakupan kunjungan pelayanan pasien Lansia hipertensi mencapai 70%. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi permasalahan, memprioritas masalah, menentukan alternatif pemecahan masalah, dan membuat Rencana Intervensi (Plan of Action) sesuai dengan Alternatif pemecahan masalah terkait Analisis Kejadian Hipertensi Lansia di Puskesmas Minas Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif desain fenomenologi, dengan sumber data telusur dokumen, pengamatan langsung dan observasi lapangan di unit lansia. Informannya berjumlah 6 orang. Hasil didapatkan bahwa kurangnya SDM untuk mendukung program lansia karena yang aktif cuman 2 orang, keterbatasan anggaran program lansia hanya dapat 4% dari permintaan 10%, sistem pencataan dan pelaporan sudah online, kendalanya adalah tugas yang penginputan hanya 1 orang, kurangnya prasarana seperti pc atau komputer untuk mengonlinekan data di Puskesmas hanya 1 di setiap ruangan, dan sedangkan kendala lainya adalah penginputan aplikasi e-puskesmas belum optimal karena wifi lemot. Masih kurangnya sarana untuk mempromosikan Kesehatan lansia. Rekomendasinya adalah diharapkan kepada Kepala Puskesmas melakukan pendelegasian wewenang yang bertugas menjadi penginputan data secara online di program Lansia, mengalokasikan dana khusus program Lansia, melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap pemegang program lansia dan kader lansia dan Penangungjawab program lansia harus melakukan kerja sama dengan keluarga untuk mengingatkan melakukan pemeriksaan secara rutin tekanan darah lansia ke posyandu atau puskesmas, mengusulkan anggaran khusus untuk penambahan pc dan laptop dan meningkatkan kualitas jaringan wifi di Puskesmas. Penanggung jawab Lansia melakukan promosi yang kreatif dengan cara video atau medsos.
Analisis Pelaksanaan Vaksinasi COVID -19 Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Kopar Kabupaten Rokan Hilir Ester Napitupulu, Ervinna; Rany, Novita; Jepisah, Doni; Hanafi, Ahmad; Ismainar, Hetty
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i2.4823

Abstract

ABSTRAK: Capaian pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Kopar masih rendah yaitu 15% dari sasaran ibu hamil berjumlah 15.893 hanya 146 ibu hamil yang divaksinasi. Tujuan penelitian untuk memperoleh informasi mendalam tentang pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rantau Kopar Kabupaten Rokan Hilir. Metode penelitian yang digunakan kualitatif desain penelitian studi kasus dengan wawancara mendalam, telaah dokumen dan observasi. Jumlah informan utama 5 orang ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rantau Kopar dan informan pendukung terdiri 1 orang pengelola program vaksinasi COVID-19, 5 orang suami ibu hamil dan 4 orang bidan desa. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat kecenderungan persepsi negative, dukungan suami, sosialisasi penyuluhan vaksinasi, akses informasi yang diterima oleh ibu hamil terhadap kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil diwilayah kerja puskesmas Rantau Kopar. Dapat disimpulkan bahwa perlu adanya strategi, advokasi, pemberdayaan masyarakat dan bina suasana oleh Puskesmas Rantau Kopar. Kata Kunci : Vaksinasi COVID-19, Ibu Hamil, Rantau Kopar
Co-Authors Abdurrahman Hamid Abdurrahman Hamid Abidin, Aldiga Rienarti Adrian Mulya Agus Alamsyah Ahmad Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria akmal hamidy, akmal hamidy Aldiga Rienarti Abidin Andaru Dahesihdewi Andra, Fithriyah Anggraini, Lola Ani Triana Ani Triana Ani Triana Anusirman Anusirman Anusirwan Anwir, Harvandy Ardhini Kepriana Arnawilis Arnawilis Arnawilis, Arnawilis Awaliyah Ulfa Bambang Triono Beni Afriza Bubung Bunyamin, Bubung Budi Hartono Budi Hartono Cahyadi, Romy Christine Vita G.P Dahlia Eka Okta Damayanti, Elok Darus, Yena BT Dedi Afandi Dedy Saputra Dendi Zulheri Dendi Zulheri Devi Aswandi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Suryani Diah Elvira Syafruddin Didik Budi Hariyanto Djuhaeni, Henny Efrianti Efrianti Efrianti Efrianti Efrianti, Efrianti Elly Satriani Harahap Ennimay Ennimay, Ennimay Erna Widyawati Ester Napitupulu, Ervinna Fauziah, Kharisma Yuhana Ferda Melenina Fetty Try Rahmadani Firman Edigan Hamid, Abdurrahman Hasmaini, Hasmaini Hayana Hayana Hayana Hayana Hayana, Hayana Herryana, Wan Hidayati Hidayati Intan Sari Intan Sari Irana Oktavia Irfa, Vausani Iswanto, Al Syukri Iwan Dwiprahasto Jeanny Susana Magretta Jepisah, Doni juli selvi yanti Jumrah Jumrah Kalrosa, Nurva Kamali Zaman Khaeratunnisa Fiyanmi Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Leonita, Emy Linda, Nuraliza May Lita Lita Lita Lita, Lita M Dedi Widodo Magretta, Jeanny Susana Mahmudah Mahmudah Mahmudah Marlina, Hastusi Marlina, Hastuti Medy Surtiawaty Megasari, Miratu Mishbahuddin Mishbahuddin Mishbahuddin Mishbahuddin Mitra Mitra mitra mitra Mitra Mitra Muhamadiah Muhamadiah Mulyani, Indah Sri Nadya Hasnafi Inra Nelly Karlinah Novianty, Rica Regina nur helmi Nur Laili Farhiyah Nurhaliza Yuriski Nurhapipah, Nurhapipah Nurlisis Nurlisis, Nurlisis Nurul Anisha Hakim Nurvi Susanti Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Pandu Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Putri Delima Romania Silaban Putri, Retno Putri, Syifa Suciana Rahayu, Endang Purnawati Rahmalisa, Uci Rany, Novita Rasyid, Zulmelia Ratna Sari Lina Reka Familia Renaldi, Reno renaldi, reno Reva Khairani* Ria Agusnita Rini Eka Putri Riri Maharani Rosmita Rosmita Roziah Roziah RR. Ella Evrita Hestiandari Sandi Iljanto Sandi Iljanto Sandi Iljanto santi tri utami Sari, Desi Kartika Sari, Mutia Mayang Sari, Nila Puspita Sari, Siska Mayang Sarni Sarni Sekani Niriyah Shanti Veroniga Handayani Simanjuntak, Christina Siti Aisyah Siti Anugerah Siti Handam Dewi Sri Desfita, Sri Syafira Nurullita Syafrani Syafrani SYAFRANI, SYAFRANI Tety Kuniasari Tin Gustina Tin Gustina Vidia Putri Maharani Wahyuni, Anggi Wan Sonia Fahira Welly Sando widi yanto Widuri, Rita winda septiani Windi Atika Yalesvitri Yalesvitri Yessi Harnani Yessi Harnani Yunita, Jasrida Yusneli, Yusneli Zainal Abidin Zainal Abidin Zaman, Kamali Zulfatmawati, Sri Zulmeliza Rasyid