Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Visipena

PRE-SERVICE TEACHERS’ POWER DOMINANCE AND INTERACTION STRATEGIES IN EFL CLASSROOM DISCOURSE Rama Dwika Herdiawan; Agus Rofi’i
Jurnal Visipena Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v14i1.2062

Abstract

Classroom discourse is literally meant as the language and interaction employed by the teacher and the students to conceptualize learning in the educational context. Classroom discourse is a part of text analysis which is concerned with classroom talk. The current study is closely related to critical discourse analysis (CDA) to investigate power dominancy as well as classroom interaction strategies in the teacher-student talk. The data collected were analyzed based on the language meta-functions using SFL underlining multimodal discourse analysis. The findings reveal that the result of the study revealed that teachers utilized the imperative form to impose authority the majority of the time. This is likely due to the fact that students did not freely participate in all of the activities. They were calling on students' names in order to determine who would talk or answer questions the most of the time. the majority of the questions that the pre-service teachers posed were display questions. The majority of the students responded with brief statements rather than follow-up responses that were longer. the pre-service teachers employ a monologic discourse pattern in their seminars, despite the fact that they assert that they choose a dialogic one to use instead. It's possible that this is due to cultural scripts and the importance placed on the role of the teacher in the educational system. The findings of the study could be helpful to practitioners in the field in terms of employing suitable speech within the framework of EFL, which might facilitate students' participation and engagement in class interactions.. AbstrakWacana kelas secara harfiah berarti bahasa dan interaksi yang digunakan oleh guru dan siswa untuk membuat konsep pembelajaran dalam konteks pendidikan. Wacana kelas adalah bagian dari analisis teks yang berkaitan dengan pembicaraan di kelas. Studi saat ini terkait erat dengan analisis wacana kritis (CDA) untuk menyelidiki dominasi kekuasaan serta strategi interaksi kelas dalam pembicaraan guru-siswa. Data yang terkumpul dianalisis berdasarkan metafungsi bahasa menggunakan SFL menggarisbawahi analisis wacana multimodal. Temuan mengungkapkan bahwa hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru sering menggunakan bentuk imperatif untuk memaksakan otoritas. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh fakta bahwa siswa tidak secara bebas berpartisipasi dalam semua kegiatan. Mereka memanggil nama siswa untuk menentukan siapa yang paling sering berbicara atau menjawab pertanyaan. sebagian besar pertanyaan yang diajukan oleh calon guru adalah pertanyaan pajangan. Mayoritas siswa menanggapi dengan pernyataan singkat daripada tindak lanjut tanggapan yang lebih lama. guru pra-jabatan menggunakan pola wacana monologis dalam seminar mereka, terlepas dari fakta bahwa mereka menegaskan bahwa mereka memilih yang dialogis untuk digunakan. Hal ini mungkin karena naskah budaya dan pentingnya peran guru dalam sistem pendidikan. Temuan penelitian ini dapat membantu para praktisi di lapangan dalam hal menggunakan ucapan yang sesuai dalam kerangka EFL, yang dapat memfasilitasi partisipasi dan keterlibatan siswa dalam interaksi kelas.
Co-Authors Aditya Ridho Fatmawan Afief Fakhruddin Afief Fakhrudin Agnes Tesalonika Yolanda Ai Rosidah Aji Permana Putra Almira Ulimaz Amaludin Bahansubu Andi Muh Akbar Saputra Andi Sahtiani Jahrir Anyan Arifin, Arifin Arkam Lahiya Azhariah Rachman Bimo Jatikusumo Budi Febriyanto Dadang Sudirno Dadang Sudirno De'tiar Purnama Dede Ridho Firdaus Dede Salim Nahdi Desty Endrawati Subroto Diana Diana Dini Pepilina Dudu Suhandi Saputra Dwi Mahya Sari Dwi Rukmini Eka Nurhidayat Eka Nurhidayat Elfa Listyani Endah Prihartini Erik Santoso Esti Ristia Widiyarti fajar sidik Fakhrudin, Afief Febriyanto, Budi Firman Aziz Hastri Firharmawan Hendrajaya - Heppy Sapulete Herdiawan, Rama Dwika Heru Widoyo I Wayan Lasmawan I'malul Ikhsan Ilmi Noor Rahmad Indra Adi Budiman Irwan Moridu Joni Wilson Sitopu Listyani , Elfa Lulu Jola Uktolseja Lumingkewas, Cindy Sandra M. Saufi Made Ayu Anggreni Maesaroh , Nita Magfiroh, Iroh Mahpudin Maryanti Maryanti Mela Sari Satin Merla Madjid Merlyn Kristine Nelloe Mohzana MS Viktor Purhanudin Muh. Safar, Muh. Muktiarni, Muktiarni Musayyedah Musayyedah Muthawali, Dede Ibrahim Nanda Pambudi Ni Putu Wulantari Nining Fitriani Nining Huriati Nita Maesaroh Noermanzah, Noermanzah Novita Kusumaning Tyas Nur Aenida, Nadia Alifa Nurfaeda , Sofia Muawalina Nurhidayat, Eka PAHAR KURNIADI, PAHAR Petrus Jacob Pattiasina Prasetio Rumondor Rahayu Setyaningsih Rahma Ilyas Rama Dwika Herdiawan Rangga Mege Putra Rasimin Rasimin Raynesa Noor Emiliasari Rita Sri Silvia Pamuji Royan Fakhrurozi Rudi Hartono Rusmiyanto Rusmiyanto Saputra, Dudu Suhandi Sari, Mike Nurmalia Sembiring, Darmawanta Septiani, Ani Sigit Vebrianto Susilo Sofia Muawalina Nurfaeda Solissa, Everhard Markiano Sri Sumartini Sudadi Sudianto Sudianto Sudianto, Sudianto Sumarni Rumfot Sumarni Rumfot Susilo, Sigit Vebrianto Syamsul Arifin Syarifah, Eva Fitriani Syatria Adymas Pranajaya Taupiq Taupiq Trimey Liria Hutauruk Tundreng, Syarifuddin Tuti Marjan Fuadi Ujiati Cahyaningsih Wahyono Wahyono Yohanis Hukubun Yonanda, Devi Afriyuni Yuliawati Zulkifli Tanipu