p-Index From 2021 - 2026
15.278
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA PETERNAKAN - Journal of Animal Science and Technology Buletin Peternakan AGRISAINS Jurnal Peternakan Integratif Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Buletin Penelitian Sosek Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan JURNAL GALUNG TROPIKA JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Agricultural Research PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS Jurnal Agribest JURNAL PengaMAS Jurnal Peternakan Nusantara Journal of Saintech Transfer Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia INCARE Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Triton International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Jurnal Terapan Manajemen dan Bisnis Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS) Jurnal Agrisistem Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum. Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan JAS (Journal of Animal Science) Jurnal Peternakan Integratif Chalaza Journal of Animal Husbandry Joong-Ki Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco Indonesian Journal of Community Services Zoologi: Jurnal Ilmu Peternakan, Ilmu Perikanan, Ilmu Kedokteran Hewan Joong-Ki JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS)
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KUALITAS FISIK, KIMIA DAN MIKROBIOLOGI KARKAS AYAM BROILER DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI KOTA KENDARI Fanny Yulia Irawan; Harapin Hafid; Nur Santy Asminaya
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 2, No 1 (2015): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.207 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v2i1.1076

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kualitas fisik dan mikrobiologi karkas ayam broiler dibeberapa pasar di Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna sampel karkas ayam broiler bagian dada pada pasar Mandonga dan Kota sangat pucat 1,62 dan 1,50 sedangkan pasar Bonggoeya pucat (2,25).  Warna sampel karkas ayam broiler bagian paha pada pasar Mandonga sangat pucat (1,62), pasar Kota pucat (2,25) dan pasar Bonggoeya agak pucat (3).  Susut masak karkas bagian dada pada pasar Kota (13,85%), pasar  Mandonga (19,72%) dan Bonggoeya (28,43%).  Susut masak karkas ayam broiler pada bagian paha pasar Kota sebesar (17,42%) dan pasar Mandonga sebesar (26,62%).  Rataan pH sampel karkas ayam broiler bagian dada pada pasar Mandonga (6,33), Kota 5,98 dan Bonggoeya (6,25).  Sedangkan rataan pH sampel karkas ayam broiler bagian paha pada pasar Mandonga  (6,40), Kota (6,40) dan Bonggoeya (6,53).  Rataan TPC tertinggi karkas ayam broiler bagian dada yang berasal dari pasar Kota yakni (1,98 x 106 koloni/g), sedangkan tingkat cemaran terendah terdapat pada sampel yang berasal dari pasar Mandonga yakni (1,25 x 106 koloni/g).  Jumlah koloni TPC karkas ayam broiler bagian paha pada pasar Kota 3,08 x106 koloni/g dan pasar Bonggoeya (1,99 x 106 koloni/g).  E. coli Karkas ayam broiler bagian dada pada pasar Mandonga (3,45 x 101 koloni/g), dan pasar Bonggoeya  (3,12 x 101 koloni/g, sedangkan karkas ayam broiler bagian paha terdapat di pasar Kota (3,99 x 101 koloni/g), dan pasar Bonggoeya (3,12 101 koloni/g) dan pasar Mandonga (3,66 x101 koloni/g).  Jumlah koloni S. aureus karkas ayam broiler bagian dada di pasar Kota (5,42 x 101 koloni/g), Mandonga dan Bonggoeya yakni (3,93 x 101 koloni/g).   Sedangkan karkas ayam broiler bagian paha pada pasar Kota  3,93 x 101 koloni/g dan pasar Bonggoeya (3,27 x101 koloni/g), pasar Mandonga (3,12 x 101 koloni/g). Kata kunci: Karkas ayam broiler, Pasar tradisional, Kualitas fisik, Mikrobiologi
Pengaruh Pemberian Pasta Jahe (Zingiber Officinale Rosceae) Terhadap Kualitas Daging Ayam Kampung Arni Arni; Harapin Hafid; Rahim Aka
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 3 (2016): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.654 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i3.2678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pemberian pasta jahe terhadap kualitas fisik daging ayam kampung, mengetahui pengaruh tingkat pemberian pasta jahe terhadap kualitas kimia daging ayam kampung dan kualitas organoleptik daging ayam kampung dan rimpang jahe gajah. Penelitian ini menggunakan 4 ekor ayam kampung yang berumur 3 tahun dengan berat 2 kg. Penelitian ini terdiri atas 3 perlakuan (P0 :  tingkat pemberian 0%,  P1  :  tingkat pemberian 25% dan  P2 : tingkat pemberian 50%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan tiga ulangan dengan konsentrasi 0%, 25% dan 50%. Variable yang diamati adalah susut masak, kadar air, kadar protein, kadar lemak dan organoleptik. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan analisis sidik ragam dan jika ada perbedaan pengaruh diantara perlakuan maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pasta jahe 25% dan 50% pada daging ayam kampung berpengaruh signifikan terhadap penurunan presentase susut masak, berpengaruh nyata terhadap peningkatan kadar protein dan pH pada daging ayam kampung dan menurunkan kadar lemak daging ayam kampung. Perlakuan terbaik adalah pemberian pasta jahe sebanyak 50%. Disimpulkan bahwa pembaluran pasta jahe pada daging ayam kampung pada konsentrasi 50% memberikan pengaruh yang baik pada kualitas fisik yaitu susut masak (3,02±0,02)% dan pH (6,50±0,05)% dan kualitas kimia ditinjau dari kadar protein (23,63±0,16)%, kadar lemak (12,65±0,39)%. Kata kunci : pasta jahe, kualitas fisik dan kimia, kualitas organoleptik, daging ayam kampung
KAJIAN PRODUKTIVITAS TERNAK KAMBING PADA SISTEM PEMELIHARAAN YANG BERBEDA DI KECAMATAN ANDOOLO BARAT KABUPATEN KONAWE SELATAN Masrah Masrah; Harapin Hafid; Takdir Saili
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 1 (2016): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.595 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i1.1069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengevaluasi sebaran jenis ternak kambing yang dipelihara pada sistem yang berbeda, (2) untuk mengkaji tingkat produktivitas ternak kambing yang dipelihara pada sistem yang berbeda, (3) untuk mengkaji sistem pemeliharaan ternak kambing yang lebih produktif dan efisien di Kecamatan Andoolo Barat  Kabupaten Konawe Selatan. Sampel pada penelitian ini adalah peternak kambing yang memelihara ternak kambing dengan sistem pemeliharaan yang berbeda.  Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey, wawancara dan observasi. Data yang diperoleh ditabulasi dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) sebaran populasi jenis ternak kambing yang dipelihara pada sistem pemeliharaan yang berbeda terdiri atas ternak kambing kacang 361 ekor, kambing PE 84 ekor, kambing Boer-PE 50 ekor dan kambing Boer-kacang 26 ekor.  (2) bobot lahir anak kambing kacang jantan pada pemeliharaan secara ekstensif lebih tinggi (1,83 kg) dibandingkan anak kambing kacang betina (1,69 kg). Demikian halnya pada sistem pemeliharaan semi intensif dan intensif masing-masing anak kambing kacang jantan dan anak kambing kacang betina yaitu 2,32 kg vs 2,11 kg dan pemeliharaan intensif yaitu 2,51 kg vs 2,42 kg. (3) bobot sapih yang tertinggi pada pemeliharaan secara ekstensif anak kambing kacang jantan lebih tinggi (6.38 kg) dibandingkan dengan anak kambing kacang betina (6,28 kg). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa (1) produktivitas ternak kambing seperti bobot lahir dan bobot sapih diperoleh pada sistem pemeliharaan secara intensif lebih baik dibandingkan dengan sistem pemeliharaan secara ekstensif dan semi intensif (2) sistem pemeliharaan secara intensif yang mampu menghasilkan produktivitas dan efisiensi usaha ternak kambing yang baik. Kata kunci: kambing, produktivitas, intensif, semi intensif, ekstensif
PERTUMBUHAN KAMBING PERANAKAN ETTAWA PADA PEMBERIAN DAUN LAMTORO DAN DAUN MANGGROVE DENGAN KOMBINASI YANG BERBEDA La Ode Sahaba; Harapin Hafid; Muhammad Amrullah Pagala
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 1 (2018): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.008 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i1.4664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji pertumbuhan kambing peranakan ettawa, dan (2) Mengkaji komposisi karkas kambing peranakan ettawa. Materi penelitian ini menggunakan 12 ekor kambing peranakan Ettawa jantan dengan kisaran umur 6 bulan sampai 11 bulan serta dibagi menjadi 12 petakan kandang individu. Bahan yang digunakan terdiri dari pakan (dan daun bakau), air, garam, dan obat-obatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemberianpakan bakau dan pakan campuran (lamtoro + bakau) belum mampu meningkatkan tingkat konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. (2) Pemberianpakan yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata pada bobot potong, bobot karkas, dan persentase karkas. Sedangkan pada bobot potongan karkas, hanya bobot rusuk (rack) yang menunjukan perbedaan yang nyata. (3) Pemberian pakan yang terbaik diperoleh pada perlakuan P4 (lantoro 75% + bakau 25%).  Olehnya itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pertumbuhan dan produksi karkas kambing peranakan etawa dengan pemberian berbegai jenis hijauan makanan ternak dengan penambahan pakan tambahan atau pakan komersial sehingga dapat meningkatkan pertambahan bobot badan dan bobot karkas kambing peranakan ettawa. Kata kunci:  Pertumbuhan,  kambing ettawa, pertambahan bobot, karkas, pengaruhnyata.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETERNAKAN PUYUH KELOMPOK PETERNAK TUNAS MEKAR KOTA KENDARI Ade Ratna Sari; La Ode Arsad Sani; Harapin Hafid
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 4, No 1 (2017): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.684 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v4i1.2721

Abstract

            Usaha peternakan merupakan salah satu usaha yang potensial, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan permintaan terhadap produk hasil peternakan yang ada di Kota Kendari.Subsektor peternakan khususnya telur, membuka peluang usaha peternakandibidang perunggasan yang cukup prospektif adalah ternak puyuh.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispendapatan dan kelayakan usaha peternakan puyuh di Kota Kendari, penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2016.Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu biaya produksi, penerimaan usaha, dan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan skala usaha 400 ekor  dibutuhkan biaya sebesar Rp.10.112.383 dengan pendapatan usaha peternakan puyuh sebesar      Rp.4.335.617 per periode (2 bulan). Analisis kelayakan finansialmempunyai prospek yang baik dan menguntungkan dengan nilai R/C ratio 1,4 dan B/C ratio 0,4. Usaha ini mencapai titik impas pengembalian modal dengan nilai BEP produksi telur 361 kotak dengan kapasitas produksi awal sebesar 378 kotak, BEP harga telur Rp.26.752 dengan harga jual telur sebesar Rp. 28.000 per kotak. Kata kunci :Peternakan Puyuh, Kelayakan Finansial
Kajian Produksi Karkas Dan Non Karkas Ayam Kampung Dengan Pemberian Ransum Komersial Tersubstitusi Tepung Kulit Biji Kedelai Sari Sari; Harapin Hafid; Andi Murlina Tasse
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 3 (2016): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.235 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i3.2571

Abstract

ABSTRACTThe study was conducted to find out the effect of fed commercial ration substituted soybean shell meal (SSM) on native chickens carcass and non carcass weight and percentage. Sixteen native chicken aged 7 weeks and was treatmented T0 (0% SSM), T1 (10% SSM), T2 (20% SSM) and T3 (30% SSM) each. 4 chickens. The study used a completely randomized design (CRD). Data obtained were analyzed using a analysis of variance (ANOVA) and then was continued with Duncans multiple range test (DMRT). Results of the study showed that slaughter weights (SW, g/chicken) are highest 529.0 (T2) followed with 484.0 (T3), 452 (T1) and lowest 402.0 (T0). Carcass Weights (CW, g/chicken) are highers 421.50 (T2), followed with 370.75 (T3), 331.50 (T1) and lowest 285.50 (T0). Carcass percentages (CP, %) are highest 76.69 (T2), 76.64 (T3) followed with 73.39 (T1), 71.42 (T0). Non carcass weights (NCW, g/chicken) 116.50-113.25 (T0-T3) and non carcass  percentage (NCP, %) are highest 26.68 (T1), 25.58 (T0), 23.36 (T3) and lowest 20.31 (T2). Gizzard weights (GW, g/chicken) are 14.00 (T0), 18.00 (T1), 17.50 (T2) and 14.50 (T3). Gizzard percentages (GP, %) are 3.71 (T0), 3.99 (T1), 3.31 (T2) and 3.00 (T3). Liver weights (LW, g/chicken) are 12.00 (T0), 13.50 (T1), 15.00 (T2) and 12.00 (T3). Liver percentages (LP, %) are 2,98 (T0), 2,97 (T1), 2.85 (T2) and 2.48 (T3). Heart weights (HW, g/chicken) was 2.00 (T0), 2.00 (T1), 2.50 (T2) and 2.00 (T3). Heart percentages (HP,%) are 0.50 (T0), 0.45 (T1), 0,47 (T2) and 0.42 (T3). The conclusion of the study that fed commercial ration substituted soybean shell meal improved carcass performa but non significantly influence non carcass (viscera) performance native chicken.  Key words: soybean, shell meal, carcass, non-carcass, viscera, native chicken
KAJIAN KUALITAS FISIK DAGING AYAM BROILER PADA BERBAGAI BOBOT POTONG DAN PAKAN KOMERSIAL YANG BERBEDA Variani Variani; Muhammad Amrullah Pagala; Harapin Hafid
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 4, No 2 (2017): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.866 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v4i2.3785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bobot potong dan jenis pakan komersial yang berbeda terhadap kualitas daging ayam boriler. Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 3 dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pengelompokan bobot botong (600-1000 gram, >1000-1500 gram, >1500-2000 gram, >2000 gram). Faktor kedua adalah jenis pakan komersial dari pabrik yang berbeda (AB1, BP11 dan P11). Parameter yang diukur adalah kualitas fisik daging dan kualitas organoleptik daging. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Bobot potong yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap susut masak, cita rasa, tekstur, keempukan dan kesan jus namun menunjukan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap pH, warna dan aroma daging ayam broiler. Sedangkan Jenis pakan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap warna, aroma, cita rasa dan tekstur daging, namun memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap pH, susut masak, keempukan dan kesan jus daging ayam broiler. Bobot potong dan jenis pakan yang berbeda memiliki interaksi (P<0,05) dalam menentukan warna, cita rasa, tekstur dan kesanjus daging ayam broiler, namun tidak memiliki interaksi (P>0,05) dalam menentukan pH, susut masak, dan keempukan daging ayam broiler.Kata kunci: Broiler, Bobot potong, Jenis pakan, Kualitas daging
EFEK BAHAN FILLER LOKAL TERHADAP KUALITAS FISIK DAN KIMIA BAKSO AYAM PETELUR AFKIR Lija Numriah Nullah; Harapin Hafid; Amiluddin Indi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 2 (2016): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.064 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i2.1688

Abstract

            Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk olahan daging ayam petelur afkir yaitu bakso dengan nilai gizi sesuai dengan standar nasional produk olahan dan untuk mengevaluasi daya suka konsumen terhadap bakso ayam petelur afkir yang menggunakan filler lokal Sulawesi Tenggara melalui uji organoleptik.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap, 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah P1= daging ayam petelur afkir 60% dan tepung sagu 25%, P2= daging ayam petelur afkir 60% dan tepung ubi kayu 25%, dan daging ayam petelur afkir 60% dan tepung talas 25%. Variabel penelitian meliputi uji kualitas fisik (susut masak dan pH), uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, kekenyalan, dan rasa), dan uji kimia (kadar air, protein, lemak, dan abu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan filler lokal tidak berpengaruh nyata ( p>0,05) terhadap susut masak, kadar air, lemak, tekstur, kekenyalan, dan rasa bakso akan tetapi berpengaruh nyata ( p<0,05)  terhadap pH bakso, kadar protein, abu dan warna bakso. Disimpulkan bahwa perlakuan terbaik didapat pada penambahan tepung sagu dan ubi kayu yang banyak disukai panelis.Kata kunci: Bakso Ayam, Filler Lokal, Kualitas Fisik, Organoleptik dan Kimia
PENGARUH LOKASI OTOT DAN BAHAN PENGISI TERHADAP KUALITAS KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SOSIS SAPI Hasmiarni Aris; Harapin Hafid; Deki Zulkarnain
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 2, No 1 (2015): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.89 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v2i1.1078

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah mengkaji pengaruh lokasi otot dan bahan pengisi terhadap kualitas kimia sosis sapi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial. Faktor pertama (A) adalah BF (A1), LD (A2) dan PP (A3).  Faktor kedua (B) adalah 10% (B1), 20% (B2) dan 30% (B3). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukan, interaksi lokasi otot dengan bahan pengisi berpengaruh yang sangat nyata (p<0,01) terhadap kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu dan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar karbohidrat tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05)  terhadap kualitas organoleptik.  Secara mandiri lokasi otot berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu, warna, tekstur dan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar karbohidrat, keempukan dan aroma tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05)  terhadap citarasa sosis.  Secara mandiri bahan pengisi memberikan pengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu, keempukan dan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar karbohidrat dan aroma tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05)  terhadap warna dan citarasa sosis sapi.  Dapat disimpulkan interaksi lokasi otot dan bahan pengisi pada kualitas kimia, perlakuan pectoralis profundus (PP) dengan bahan pengisi 10%, baik digunakan dalam pembuatan sosis karena mengandung lemak yang rendah dan protein yang tinggi serta kualitas organoleptik yaitu longissimus dorsi (LD) dengan bahan pengisi 10% dilihat dari tingkat kesukaan panelis. Kata kunci: Lokasi otot, Pengisi, Organoleptik, Sosis.
BOBOT AKHIR PERSENTASE KARKAS DAN LEMAK ABDOMINAL AYAM BROILER DENGAN PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) DALAM AIR MINUM Resa Pahlevi; Harapin Hafid; Amiluddin Indi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 2, No 3 (2015): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.425 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v2i3.3801

Abstract

This study aims to know the effect of (Piper betle L.) leaves extract addition in drinking water on carcass percentage and abdominal fat of broiler chicken. Experimental material was used to this study were eighty broiler chicken SR-707. Broiler chicken was divided into twenty pen with five treatments and four replications and each pen was filled with four broiler chickens. The treatments were P1 = drinking water without betel leaves extract, P2 = drinking water + 0,5% extract of betel leaves, P3 = drinking water + 1% extract of betel leaves, P4 drinking water + 1,5% betel leaves extract, and P5 = drinking water + 2% betel leaves extract. variables were final weight, carcass percentage and abdominal fat of 5 weeks broiler chicken. The data obtained was processed and analyzed using analysis variance and continued using F-test. The result showed that addition of betel leaves extract in drinking water did not give significant (P>0,05) effect on final weight, carcass percentage and abdominal fat of broiler chicken. The conclusion was using betel leaves extract untill 2% in broiler drinking water no decreased final weight, carcass percentage and abdominal fat of broiler chicken that was slaughtered at 5 weeks of old.Key words: Final Weight, Carcass percentage, abdominal fat, Piper betle L, BroilerABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek dari penambahan ekstrak daun sirih (Piper betle L) dalam air minum terhadap bobot akhir persentase karkas dan lemak abdominal ayam broiler. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah 80 ekor ayam broiler strain SR-707 yang dipelihara selama 5 minggu. Ayam penelitian dibagi dalam 20 petak kandang dengan lima perlakuan dan empat pengulangan yang masing-masing petak diisi dengan 4 ekor ayam percobaan. Air minum perlakuan yang diberikan terdiri atas: P1= kontrol, P2 (Air minum + ekstrak daun sirih 0,5%), P3(Air minum + ekstrak daun sirih 1%), P4 (Air minum + ekstrak daun sirih 1,5%), P5 (Air minum + ekstrak daun sirih 2%). Parameter yang diamati adalah bobot akhir, persentase karkas, lemak abdominal ayam broiler umur 5 minggu. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis berdasarkan prosedur sidik ragam dan di uji dengan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun sirih dalam air minum berpengaruh tidak nyata (p>0,05) terhadap bobot akhir, persentase karkas dan lemak abdominal ayam brolier. Kesimpulan yang di peroleh dalam penelitian ini adalah bahwa penggunaan ekstrak daun sirih sampai pada level 2% dalam air minum tidak berpengaruh terhadap bobot akhir, persentase karkas dan lemak abdominal ayam broiler yang dipotong pada umur lima minggu.Kata kunci: Bobot akhir, Persentase karkas, lemak abdominal, daun sirih, broiler.
Co-Authors . Darwis . Hasnudi . Inderawati . Nuraini . Rahman . Rahman A Napirah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Ratna Sari Adnan Syam Agung Santoso, Agung Ahmad Bayu Ariawan Ahmad Bayu Ariawan Ahmad Bayu Ariawan Aka, R Amiluddin Amiluddin, Amiluddin Amiluddin Indi Amiluddin Indi Amiludin Indi Ananda, S H Ananda, S.H. Ananda, Siti Hadrayanti Andi Murlina Tasse Andi Satna Sari Andini Sulfitrana Andini Sulfitrana Andini Sulfitrana Andri Ananta Anfas, Anfas Annisa Monthalea DzulFebiyanti Napirah Arby&#039;in Pratiwi Arby.in Pratiwi Ari Fridayanto Arif Efendi Arni Arni Arwan Arwan AS Aku, AS Asep Indra ASEP SAEFUDDIN Aslan, L.M. Aslan, La Ode M. Asma Bio Kimestri Asma Bio Kimestri Asma Bio Krimesti Asrifal Asrifal Astiana Napirah Astriana Napirah Asyraful Rijal Bio Kimestri, Asma Bio Kimestri Boy Arya Sena Bukit Aprilliawan Cici Puspitasari Dedem Sutopo Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Desi Ulpa Anggraini, Desi Ulpa Dian Agustina Dian Agustina Dika Damalia Dauri Djumadil Djumadil Edhy Mirwandhono Eko Harianto Eko Harianto, Eko Elvanuddin Elvanuddin Emelda Emelda Engki Zelpina ENGKIZELPINA, Engki Esi, Wa Ode Fadli Ma'mun Pancar Sm Fadli Ma’mun Pancar Fadli Ma’mun Pancar Fanny Yulia Irawan Fanny Yulia Irawan Febi Febrianingsih Febrianti Lestari Fera Rosita Firman Nasiu Firman Nasiu Firmansyah Firmansyah Periansya Fitria Dewi Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuty Auza Gustina Gustina H. R. Eddie Gurnadi Hadrayanti Ananda, Siti Hamdan Has Hapzi Ali Hariani Hariani Harliani, Wa Ode Hasmiarni Aris Heriyawan Heriyawan I Putu Yeci Ibrahim, Anita Mustika Ika Rakhmalina Ilmi Emilia Inderawati, Inderawati INDRAYANI INDRAYANI Irawati Irawati Isran Husain Izzul Islam, Jihad Izzul Islam Juliadin Julianto, Muhammad Andri Riswa Kadek Purnama Anti Kandanglangi, Reynold Aprilius Kemistri, Asma Bio Kiki R Hasana Kimestri, A B La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Baa La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Ode Halylu La Ode Jabuddin La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahaba La Rianda LaOde Abdul Rajab LaOde Muhamad Basri Leesi, Wa Ode Nurullah Lija Numriah Nullah M Jaya M Midranisiah M. Agung. A M. Aslan, La Ode Made Riojuna Masrah Masrah Midranesiah Midranisiah Midranisiah Milasari Milasari Mita Lestari Moh. Hadrin Muh. Rusdin Muh. Zuhdy Hamzah Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Rusli Muhammad Sawadi Munadi Munadi Muntia, La Ode Musram Abadi N Nuraini Nasution, Annio Indah Lestari Natsir Sandiah Neni Marlina Ningsih Ningsih Nita Nita Nita Nita Nur Santy Asminaya Nur, Nurholis Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurhayu NURHIDAYATI, FITRI Nurhinaya, I Nurlia, Sitti Nurwijayanti Nyoman Purwanta Oktaviani, Dea Nanda Owen Afriansyah Peni Patriani Periansya Periansya Pratiwi, Arby.in Pratiwi, Arby’in Putu Nara Kusuma Prasanjaya R Priyanto R. Oktovian Rachmita Dewi S Toba Rachmita Dewi S. Toba Rachmita Dewi Sibaidi Toba Rachmita Dewi ST Rasdianah, Rasdianah Rasman Rasman Rasman Rasman Resa Pahlevi Resky Jayanti Restu Libriani Rika Anggraini Rikes Taruk Allo Rina Astarika, Rina Riska Kartika Rosanti Rosanti Rosyidah, Aulia Rudy Priyanto Rully Alamsyah, Rully Rusli Badaruddin S Syafrullah S. Suparman S. Toba, Rachmita Dewi Sandi Ariswara Putra Sandia, Natsir Sari Sari Sari, Renny Nirwana Sembiring, Iskandar Sherina Sherina, Sherina Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Sitti Rahma Ratu Pujian SM Sarifu Sri Bintang St Nur Anggraeni S Suhilmiati, Endhang Suparman Suparman Surahmanto Syafrullah Syafrullah Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syuhada, Wahyuni TAKDIR SAILI Toba, R D S Toba, Rachmita Dewi Subaedi Tri Hesti Wahyuni Tuwo, Muhammad Akib Umasugi, Mohbir Variani Variani W. Kurniawan Wa Ode Fatmawati Wa Ode Harmini Wati, Alvirna Yaddi, Yafsin Yana Wati Yulianti Yulianti Yuyun Saputra