Articles
The Role of Emotional Regulation and Self-Efficacy toward Students' Academic Resilience
Rahma Fitri Annisa;
Nurfarhanah Nurfarhanah;
Firman Firman;
Rezki Hariko
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 13 No 2 June 2024
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jehcp.v13i2.28491
Academic pressures lead students to experience stress and lack of adaptability. One of the issues is the lack of academic resilience, influenced by emotional regulation and self-efficacy. This research aims to depict the behaviors of academic resilience, emotional regulation, and selfefficacy among students of MTsN 4 Kota Padang, as well as their correlations. Conducted with a quantitative approach and descriptive correlational method involving 271 muslim students. Results indicate that emotional regulation and self-efficacy are at a moderate level, as well as academic resilience. There is a significant relationship between emotional regulation, self-efficacy, and academic resilience. The implication is that BK teachers can provide services to enhance emotional regulation and self-efficacy to reduce students' academic resilience
Analisis Perbandingan Moving Average Dan Eksponential Smoothing Dalam Siklus Peramalan Jumlah Penumpang Bandara Internasional Minangkabau
Yoga Oktafianda;
Firman
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 1 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini untuk bertujuan untuk menganalisis perbandingan moving average dan eksponential smoothing dalam siklus peramalan jumlah penumpang bandara internasional Minangkabau. Jenis data adalah data kuantitatif, sumber data adalah data sekunder. Hasil Penelitian adalah jumlah penumpang bandara internasional minangkabau pada tahun 2022 yang berdasarkan metode Moving Averages, Exponential Smoothing adalah sebagai berikut: a. Metode Moving Averages 2 Tahun dengan Peramalan jumlah penumpang adalah 25.607 dan nilaiMAD sebesar 25.607, kemudian nilai MSE sebesar 1.181.366 b. Metode Moving Averages 3 Tahun dengan Peramalan jumlah penumpang adalah 24.102 dan nilaiMAD sebesar 24.102 kemudian nilai MSE sebesar 1. 451.896 b. Metode Exponential Smoothing dengan (α=0,5) Peramalan permintaan adalah nilai MAD sebesar 31.879 dan nilai MSE sebesar 1.822.374 Berdasarkan hasil penelitian di atas di antara ketiga metode tersebut yang memiliki tingkat eror yang paling kecil adalah Exponential Smoothing dengan tingkat error 3.241. maka kesimpulan nya untuk meramalkan jumlah penumpang Bandara Internasional Minangkabau di Sumatera Barat maka metode yang cocok di gunakan adalah metode Exponential Smoothing.
IMPLEMENTATION OF THE MERDEKA CURRICULUM ON THE DEVELOPMENT OF PANCASILA CHARACTER OF STUDENTS IN INDONESIA
Ahmad Zakki;
Firman Firman;
Muhammad Asyraf Bin Che Amat
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 1 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v7i1.107-113
Education aims to develop the potential that exists in each individual. In addition to developing the cognitive aspects of students, education also plays a role in the formation of ethical character in accordance with Indonesian culture based on Pancasila. This paper aims to find out that the merdeka curriculum implements Pancasila character values to students in the aspect of character development. This research uses a naturalistic approach with data collection methods through literature study and analyzed using descriptive. Primary data comes from scientific articles indexed in sinta journals with the latest publications in the last 10 years, and electronic books. The results obtained that Pancasila character education is contained in the Pancasila student profile project which develops the character of faith and piety to God Almighty, and has noble character, global diversity, independence, mutual cooperation, critical and creative reasoning.
INDEGENOUS COUNSELING BERBASIS KEBERMAKNAAN HIDUP DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU SEBAGAI BENTUK TRANSMISI BUDAYA
Fuad Mimhamimdala;
Firman Firman;
Mohd Suhadi Bin Mohammed Sidik
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.133-139
Konseling yang berbasis pada budaya Minangkabau, dan bagaimana indigenous counseling berbasis budaya minangkabau ini dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman self-esteem dan kebermaknaan hidup individu. Dalam konteks global yang semakin maju dan beragam, penting bagi guru bimbingan konseling untuk memahami dan menghargai keragaman budaya dalam pemberian layanan. Metode penulisan yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian literatur, dengan tujuan meninjau literatur yang relevan untuk mengumpulkan informasi mendalam tentang subjek atau masalah yang diteliti, hasil dari pembahasan ialah falsafah minangkabau yang diterapkan sebagai indegenous counseling dapat membantu peserta didik dalam memahami self esteem nya dan memperoleh kebermaknaan hidup
Studi Pustaka Rational Emotive Behavior Therapy Dalam Meningkatkan Efikasi Diri Pada Remaja
Elvia Kurniawati;
Firman Firman;
Netrawati Netrawati;
Mohdnazri Abdul Rahman
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 1 (2024): Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/gw.v7i1.1709
Remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada masa ini, remaja mengalami berbagai perubahan fisik, psikis, dan sosial. Perubahan-perubahan tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah, salah satunya adalah maladjustment. Maladjustment adalah ketidakmampuan individu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Maladjustment dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti kesulitan belajar, gangguan perilaku, dan gangguan emosi.Salah satu cara untuk mengatasi maladjustment pada remaja adalah dengan meningkatkan efikasi diri. Efikasi diri adalah keyakinan individu terhadap kemampuannya untuk melakukan tugas atau mencapai tujuan. Individu dengan efikasi diri yang tinggi cenderung lebih mampu mengatasi tantangan dan kesulitan. Terapi Rasional Emotif Behavior Therapy (REBT) adalah salah satu pendekatan konseling yang dapat digunakan untuk meningkatkan efikasi diri. REBT berfokus pada membantu individu untuk mengubah keyakinan dan perilaku yang tidak realistis dan disfungsional. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur dengan pengumpulan data dari temuan terkait. Tujuan dari tinjauan pustaka penelitian ini adalah untuk: 1) mengidentifikasi suatu masalah atau topik penelitian; 2) mencari informasi dan data yang relevan; 3) mengkaji teori fundamental yang relevan dengan topik penelitian; dan 4) menggabungkan keahlian peneliti terhadap masalah dan topik penelitian. Analisis isi adalah metode analisis yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan keampuhan layanan konseling yang menggunakan teknik REBT untuk meningkatkan efikasi diri. Hal ini disebabkan oleh kemampuan REBT dalam mengubah cara pandang korban dari yang awalnya tidak logis menjadi rasional dan juga menciptakan konflik.
Self Efficacy dan Dukungan Teman Sebaya Terhadap Pemilihan Keputusan Karir Siswa
Rahmad Firmansyah;
Firman Firman;
Netrawati Netrawati;
Mohd Nazri Abdul Rahman
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 1 (2024): Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/gw.v7i1.1724
Pemilihan karir dilihat perkembangan era modern saat ini sudah sangat pesat terlihat dari banyaknya jenis karir yang ada. Siswa SMA yang akan memilih keputusan karir lanjutan ke perguruan tinggi selayaknya sudah bisa menentukan dari sekarang untuk memilih jurusan serta kampus yang diinginkan. Agar ketika pemilihan jurusan perkuliahan nantinya dan ikut ujian masuk perguruan tinggi, siswa tersebut tidak merasa bingung dan salah jurusan. Tetapi pada kenyataannya, kebanyakan siswa SMA khususnya kelas XII yang masih banyak mengalami kebingungan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh kurang percaya akan kemampuan dirinya atau yang sering disebut Self Efficacy, juga pengaruh dari lingkungan sosial teman sebayanya yang mendukung positif ataupun negatif dari pilihan karir siswa tersebut. Dari hal tersebut didalam penelitian ini akan melihat beberapa literatur yang berkaitan dengan seberapa besar hubungan antara Efikasi diri dan dukungan sosial teman sebaya terhadap pemilihan keputusan karir siswa. Penelitian ini menggunakan kajian literatur dengan mengkaji beberapa jurnal penelitian terkait dengan topik yang dibahas.
Existential Logotherapy in Improving the Meaningfulness of Life of Pre-Prosperous Family Students
Lia Mita Syahri;
Firman
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 12 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpiundiksha.v12i3.66829
Problems related to poverty in Indonesia have increased every year, the government is trying to overcome poverty, namely the existence of PIP for students of pre-prosperous families, but the problems experienced by students of pre-prosperous families such as feeling unable to reach their goals because of dependence on this assistance. The perceived condition stems from the meaningfulness of life. This study aims to analyze the E-Book of existential logotherapy approach group guidance in improving the meaningfulness of life of pre-prosperous family students. The research method uses quantitative and qualitative, the type of Research and Development (R&D) research. The research subjects were 10 students from 93 students of pre-prosperous families. The result of the research results revealed that (1) the E-Book of group guidance with an existential logotherapy approach was considered feasible to use by counseling teachers, (2) the level of usability of the E-Book of group guidance with an existential logotherapy approach was feasible to use. It can be known the implications of research in the form of a prototype of E-Book group guidance of existential logotherapy approach in increasing the meaningfulness of life of students of pre-prosperous families, so that it can be utilized by counseling teachers in increasing the meaningfulness of life of students of pre-prosperous families.
RIAU MALAY CULTURE TRANSMISSION AND LEARNING DEVELOPMENT IN THE SOCIETY 5.0 ERA
Kurniady, Dedy;
Firman, Firman;
Harun, Maizatul Mardiana
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 14, No 1 (2024): Edisi Januari - Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/al-irsyad.v14i1.19749
Currently, with the development of technology in the era of society 5.0, society is required to be able to make the best use of technology. Current technological developments have an influence on the development of education and culture, so that education becomes a tool in the process of cultural transmission. The aim of this research is to conduct a theoretical and descriptive study to find out how the transmission of Riau Malay culture and the development of learning in the era of society 5.0 is developing. The appropriate research method to use is a descriptive interview type research method. The results of this research show that technology plays a role in accelerating the process of transmitting Riau Malay culture, as in the Riau Malay proverb "The Malay People Will Not Disappear on Earth", and technology has a big influence on the development of learning which can help smooth the progress of the educational process in the right direction.
Hubungan Kebudayaan dan Keterbukaan Diri (Studi Literatur Sistematis)
Reza Tririzky;
Neviyarni Neviyarni;
Firman Firman
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v7i2.7909
Keterbukaan diri menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia terutama sebagai mahluk sosial. Dalam konteks tersebut, keterbukaan diri dapat dipengaruhi oleh beragam hal salah satunya adalah budaya. Untuk memahami bagaimana budaya mempengaruhi keterbukaan diri, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasikasi dan mengkaji hubungan kebudayaan dan keterbukaan diri. Lebih lanjut, penelitian kajian literatur sistematis diterapkan menggunakan metode PRISMA untuk memenuhi tujuan penelitian tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui pelacakan digital dari sumber yang terpercaya yaitu Google Scholar. Setelah proses pelacakan dan seleksi, terkumpul 12 penelitian yang membahas mengenai keterbukaan diri dan kebudayaan serta hubungan antra keduanya. Diketahui bahwa sebagian besar publikasi menunjukkan kebudayaan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap keterbukaan diri individu.
Peran Personil Sekolah dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling
Salsabila Arsih;
Firman Firman;
Neviyarni Neviyarni;
Muhammad Asyraf bin Che Amat
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 20 No 02 (2023): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/guidance.v20i02.2983
This research aims to determine the urgency of collaboration between school personnel in implementing guidance and counseling services at schools. The successful implementation of guidance and counseling services in schools cannot be separated from the cooperation of all school personnel. The success of counseling can support the achievement of educational goals for students at school. This research method is a literature study. Data collection is carried out through a number of library data, recording and managing research materials. Based on the results of the research conducted, it shows that the collaboration carried out by the school principal, homeroom teacher and class teacher in implementing guidance and counseling services at school has not been optimal. One of them can be seen from the cooperation of school personnel in providing or receiving input and suggestions, openly exchanging ideas or discussing with each other.