Claim Missing Document
Check
Articles

Law Enforcement Against Foreign Nationals as Perpetrators of Online Lending Wibisana, Anak Agung Ngurah Adhi; Sugiartha, I Nyoman Gede; Dewi, Anak Agung Sagung Laksmi
Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia Vol 5 No 2 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jihham.v5i2.6372

Abstract

Purpose: This study analyzes the legal regulation of foreign nationals within the Indonesian legal system and the sanctions imposed on them as perpetrators of online lending activities. Research Methodology: This research employs a normative legal approach using statutory, conceptual, and case analyses. Legal materials are examined qualitatively through literature review and deductive reasoning. Results: The findings show that foreign nationals are recognized as legal subjects under the principle of territorial jurisdiction and are subject to Indonesian law when conducting legal acts within its territory. Sanctions for involvement in online lending may include civil liability for breach of contract and unlawful acts under the Civil Code, criminal penalties, and administrative measures such as immigration sanctions. Conclusions: Indonesian positive law provides a sufficient legal framework to impose civil, criminal, and administrative sanctions on foreign nationals engaged in online lending. However, enforcement remains limited by practical constraints. Limitations: This study focuses on existing regulations and court decisions and does not examine international legal cooperation mechanisms in depth. Contributions: This study contributes to the literature by offering an integrated analysis of the legal position of foreign nationals in Indonesia’s online lending regulation.
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Penghinaan Citra Tubuh (Body Shaming) Di Media Sosial Desak Made Widiantari Indira Jyoti; Kade Richa Mulyawati; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5065

Abstract

Body Shaming merupakan bentuk penghinaan terhadap citra tubuh yang berdampak pada gangguan psikologis dan semakin marak seiring pesatnya perkembangan media sosial yang memungkinkan penyebaran cepat dan sulit dikendalikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaturan hukum Body Shaming sebagai kekerasan psikis serta bentuk perlindungan hukum bagi korban di media sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Body Shaming memenuhi unsur kekerasan psikis sebagaimana diatur dalam Pasal 7 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, serta diatur secara normatif dalam Pasal 310, 311, dan 315 KUHP, Pasal 436 KUHP baru, dan Pasal 27A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 untuk perbuatan melalui media elektronik. Perlindungan hukum bagi korban meliputi perlindungan preventif berupa edukasi dan pengawasan, serta perlindungan represif melalui penegakan hukum, pendampingan hukum, dan pemulihan psikologis. Penelitian ini menegaskan perlunya regulasi yang lebih spesifik dan peningkatan kesadaran masyarakat guna memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi korban Body Shaming.
Implementasi Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Dalam Pemenuhan Hak Tumbuh Kembang Anak di Kabupaten Gianyar Komang Krisna Prema; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; I Made Minggu Widyantara
Jurnal Konstruksi Hukum Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Konstruksi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jkh.3.1.4245.120-124

Abstract

Pentingnya suatu pembahasan mengenai perlindungan anak pada Kabupaten Gianyar sebagai contoh wilayah layak anak tingkat nasional didasarkan atas pemenuhan hak tumbuh kembang anak sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak. Tujuan penelitian ini guna mengungkap efektifitas implementasi Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan anak dalam pemenuhan hak tumbuh kembang anak di Kabupaten Gianyar serta upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar dalam melaksanakan program pemenuhan hak tumbuh kembang pada anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan perundang-undangan. Sumber data yang digunakan berupa sumber hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik wawancara dan teknik studi dokumen hukum. Dalam mengangkat permasalahannya data dianalisis secara kualitatif yang disajikan dalam bentuk diskriptif. Hasil temuan mengungkapkan efektifitas implementasi Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan anak dalam pemenuhan hak tumbuh kembang anak di Kabupaten Gianyar, telah berjalan dengan efektif dan memberikan dampak yang baik bagi anak-anak di Kabupaten Gianyar. Upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar dengan menyiapkan program-program yang diutamakan untuk meningkatkan perlindungan atas hak anak.
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Penjarahan pada Saat Bencana Alam I Made Ary Supartawan; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Ni Made Sukaryati Karma
Jurnal Konstruksi Hukum Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Konstruksi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jkh.4.1.6034.52-58

Abstract

Tindak pidana penjarahan dapat diklasifikasikan sesuai dengan yang terangkum pada Pasal 363 KUHP yaitu tindak pidana pencurian dengan pemberatan karena dilakukan pada saat keadaan tertentu seperti gempa bumi. Rumusan permasalahan ini, 1) Bagaimana kebijakan pengaturan hukum tindak pidana penjarahan dalam hukum pidana? dan 2) Bagaimana sanksi tindak pidana penjarahan terhadap pelaku penjarahan pada saat bencana alam gempa bumi dalam perspektif hukum pidana? Dalam penelitian ini memakai metode hukum normatif dan pendekatan perundang-undangan. Simpulan dari penelitian ini yaitu kebijakan pengaturan hukum tindak pidana penjarahan dalam hukum pidana berdasarkan Pasal 363 KUHP pihak yang berwenang menangkap berdasarkan bukti, masa waktu yang cukup dan sanksi tindak pidana penjarahan terhadap pelaku penjarahan pada saat bencana alam gempa bumi dalam perspektif hukum pidana berdasarkan Pasal 363 ayat (1) ke-2 KUHP dikenakan 7 tahun penjara. Saran dalam penelitian ini kepada pemerintah sebaiknya aturan mengenai tindak pidana penjarahan ditingkatkan kembali, dari segi sanksinya agar memberi efek jera terhadap pelaku tindak pidana penjarahan.
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana yang Mengalami Gangguan Kejiwaan Putu Wisesa Sagara; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Luh Putu Suryani
Jurnal Konstruksi Hukum Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Konstruksi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jkh.4.1.6036.118-124

Abstract

Pelaksanaan proses peradilan pidana didasarkan pada Sistem Peradilan Pidana Terpadu (KUHAP). Tindak pidana gangguan jiwa berkaitan dengan Pasal 44 KUHP. Ilmu forensik dibutuhkan untuk pembuktian secara ilmiah terhadap pelaku tindak pidana yang mengalami gangguan jiwa. Dalam hal ini penulis mengambil rumusan masalah sebagai berikut 1) Bagaimana Pengaturan Hukum tindak pidana yang dilaksanakan oleh pelaku dengan gangguan kejiwaan? 2) Bagaimana sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana dengan gangguan kejiwaan? Metode penelitian ini yakni hukum normatif. Hasil penelitian pengaturan hukum terhadap orang dengan gangguan jiwa diatur pada pasal 44 ayat 1 dan 2 beserta pasal 49 ayat 1. Hukuman pidana tidak berlaku bagi pelaku kejahatan yang dilaksanakan oleh individu dengan gangguan jiwa. Hakim bisa menjatuhkan putusan sesuai hukum yang terungkap dan penjatuhan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana yang mengalami kejahatan gangguan kejiwaan yang diatur dalam peraturan Perundang-Undangan dan tetap memperhatikan juga hak asasi manusia yang dimiliki oleh manusia sejak lahir sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan mengenai hak asasi manusia.
Pertanggungjawaban Pemilik Gedung Mall atas Kerusakan Gedung Hingga Pengunjung Mall Meninggal Dunia Eka Andrean Ramadhan; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Ni Made Sukaryati Karma
Jurnal Interpretasi Hukum Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Interpretasi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/juinhum.3.2.5057.231-236

Abstract

This study aims to analyze and describe the regulations for criminal liability of mall building owners for building damage that causes mall visitors to die and criminal sanctions that ensnare mall building owners. The research method used is normative legal research, this writing study is based on legal materials and literature, which are the stages in obtaining legal rules or norms. The analysis of legal materials is a descriptive-analytical analysis. The results of the study indicate that the responsibility of building owners has been listed in the civil law code where the owner must be responsible if the building collapses causing people to become victims, so they must carry out maintenance and maintenance of the building so that there is no damage that causes the collapse of the mall building.
Faktor Penyebab Kecelakaan di Jalur Hijau Denpasar-Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana I Wayan Bagas Surya Adi Pratama; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Ni Made Puspasutari Ujianti
Jurnal Interpretasi Hukum Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Interpretasi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/juinhum.3.2.5060.249-255

Abstract

Accidents happen almost every time. Various factors are the cause of accidents, of course each region has its own factors but in general it can be influenced by various things like most cases. Various efforts were made, such as using special helmets for motorcycle riders, and using seat belts for car drivers, but there are still many traffic accidents until now. This study aims to analyze and describe the factors causing accidents on the Denpasar-Gilimanuk green line in Melaya District, Jembrana Regency. The number of vehicles that are so many today in Indonesia. In discussing this problem, the author uses an empirical legal research approach. Based on the results of the study, it can be seen that the factors causing accidents on the Denpasar-Gilimanuk green line in Melaya District, Jembrana Regency. Efforts to reduce the number of accidents by analyzing the data on the causes of accidents and also the various obstacles that are difficult to reduce the number of accident cases that occur by reviewing from various sources. Then efforts such as socializing about driving standards, obeying traffic regulations, repairing and adding facilities for safety and comfort for motorists.
Tinjauan Kriminologi Tindak Kekerasan Bullying di Kalangan Pelajar Ni Kadek Nisa Alfiyana; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; I Made Minggu WIdyantara
Jurnal Interpretasi Hukum Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Interpretasi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/juinhum.3.2.5063.269-274

Abstract

Bullying is an action taken by someone to attack someone not only physically but also psychologically. The development of the times makes it easier for someone to interact, so that someone, especially among students, is easy to do bullying which is mostly caused by promiscuity, lack of attention from parents and a free environment. This study aims to analyze and describe the criminology of violent acts of bullying among students. The research method used is Empirical Law research using the applicable legislation approach and goes directly to the field to conduct research. The results of this study indicate that bullying is caused by internal factors originating from oneself and external factors originating from promiscuity in the surrounding environment. Criminal sanctions against perpetrators of bullying are ensnared by law Article 80 paragraph (1) Jo which is regulated in Law Number 35 of 2014 concerning Amendments to Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection.
Pendaftaran Kewarganegaraan Anak Hasil Perkawinan Campuran Novitasari Kusuma Dewi; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Luh Putu Suryani
Jurnal Interpretasi Hukum Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Interpretasi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/juinhum.3.2.5064.275-281

Abstract

Marriages that occur between foreign nationals and Indonesian citizens are mixed marriages. The development of the times makes it easier for someone to interact, so that mixed marriages occur which involve differences in nationality between partners. Based on this, this study aims to analyze and describe the regulation of the citizenship status of children from mixed marriages and registration of citizenship of children from mixed marriages. The method used in this study is normative law that uses a statutory approach and analysis of legal concepts derived from the literature. The results of this study indicate that the regulation of the citizenship status of children resulting from mixed marriages is regulated in Law Number 12 of 2006 concerning Citizenship of the Republic of Indonesia. Children resulting from mixed marriages have the right to declare and choose their citizenship no later than 3 (three) years after turning 18 (eighteen) years old or already married. The procedure for registering children resulting from mixed marriages must be registered in writing in the Indonesian language by a legal guardian or parent. Registration is done online through the pewarganegaraan.ahu.go.id website or by submitting complete requirements to the President of the Republic of Indonesia inside or outside the territory of Indonesia, the Minister of Law and Human Rights.
Eksistensi Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Pengadilan Tata Usaha Negara Denpasar Ni Nyoman Gabriella Christiawan Putri; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; I Nyoman Sutama
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Due to the development of law, legal assistance activities especially for the people that were not able to lay in law as well as the more widely in the community, which is now already so developed in Indonesia. As for the laws that regulate clearly about legal aid is law number 16 of the year 2011. Therefore, the formulation of the problem of this thesis are: 1) how the post position of legal aid (Posbakum) in providing service in PTUN Denpasar, 2) is the function of granting legal aid service in Denpasar PTUN. Research methods used to answer the problems is the normative method, a method that uses a variety of legal research legal materials of primary and secondary legal materials such as legislation, legal theory, and can be either the opinions of scholars. Based on the above research, it is very helpful to every person to obtain legal aid in legal proceedings to obtain justice. In this study the authors raised the existence of legal aid Post title (Posbakum) in the courts of the country of Denpasar.
Co-Authors A A Ngurah Bagus Krishna Wirajaya A. A Mas Stela Kurtika adi A.A Mas Karpeka Devi A.A. Ngr. Dwi Dananjaya A.A.Gde Oka Wisnumurti A.A.SG. Istri Sinta Maharani Adhi Wibisana, Anak Agung Ngurah Agus Hindiana Christantino Mek Agus Leo Adi Wibawa Agus Rai Mahardika Agustinus Samosir Anak Agung Ananda Putra Pangjaya Anak Agung Arista Purnama Sari Anak Agung Ayu Desy Nadhira Putri Anak Agung Ayu Gayatri Anak Agung Ayu Mas Merta Sari Anak Agung Ayu Wina Putri Mayuni Anak Agung Ayu Wina Putri Mayuni Anak Agung Ayu Wulan Pramesti Puja Dewi Anak Agung Bagus Ari Satya Dharma Anak Agung Bagus Indra Dwipraditya Anak Agung Bagus Sempidi Junior Anak Agung Dinda Trisna Kesumadewi Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Istri Agung Anak Agung Istri Mahaputri Anak Agung Istri Nadia Maheswari Devi Anak Agung Istri Pradnya Paramitha Anak Agung Ngurah Adhi Wibisana Anak Agung Ngurah Dharma Bayu Subandi Anak Agung Ngurah Oka Yudistira Darmadi Anak Agung Putra Agung Dwicahyana Anak Agung Tias Sandya Dianti anastasia Andrie Eka Putra Anggia Maharani Putri Annie Long Ashton Anom Bagus Sanjaya Antara, I Wayan Eka Antonius De Andrade Fahik Arianto Hulu Arini, Desak Gde Dwi Ayou Lestari Duarkossu Ayu Prasetya Dewi Ayu Ratih Indra Kusumawati Bagus Andika Artha Surya Bagus Putu Lanang Agastya Berliana Indah Sari Cahya Edy Priana Christin Dessy Natalia Cipta PutraI Ketut Wira Cipta Putra Cokorda Gede Agung Rama Yudha Cokorda Istri Ratih Laksmi Dewi Darly Taruna Dedi Romadhan Desak Ketut Linda Saraswati Desak Made Widiantari Indira Jyoti Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida Desy Kristiani Rahma Putri Dewa Agung Ari Aprillya Devita Cahyani Dewa Ayu Adinda Ray Fiyanti Dewa Ayu Cahyani Paramitha Dewa Ayu Mareyta Astri Dewa Gede Agung Getsumeda Dewa Gede Ananta Prasetya Dewa Gede Dirgayusa Werdi Bumi Dewa Gede Widya Swastika Dewa Made Natha Dwitama Dewa Putu Ade Wicaksana Dewa Putu Mantera Diah Gayatri Sudibya Diah Gayatri Sudibya Diah Gayatri Sudibya Diah Gayatri Sudibya Dimas Putra Wicaksana Dwik Aditya Pramana Eka Andrean Ramadhan Elizabeth Novita Putri Dewatayani Sarmento Erlin Kusnia Dewi GD. Bagus Maesha Kumara Gede Agus Antonio Leovandy Gede Agus Sukawantara Gede Dwiki Cahyadi Gede Indra Yasa Asiawan Gede Kristya Yuan Prayoga Gede Oka Swarbhawa Gemaya Wangsa Gowinda Prasad Gregorius Yolan setiawan Gusti Ayu Erlin Widyaningsih Gusti Ayu Euanggelin Marsha Wangania Gusti Nyoman Adung Setiawan Guterres, Mirela Maria Ribeiro Haris Wirayuda Herowati Poesoko, Herowati Hery Sudiarto I Gde Ardi Suarbawa I Gede Agus Marta Dinata I Gede Agus Purna Jaya I Gede Agus Sudiantara I Gede Agus Surya Gunantara I Gede Arimastanaya I Gede Banyu Bagastya Nida I Gede Buonsu I Gede Dharma Yudha I Gede Fajar Manggala I Gede Herry Budikusuma I Gede Made Widia Permana I Gede Suariawan I Gede Susila Putra I Gede Yoga Pratama I Gede Yogi Arya Windiarta I Gede Yudi Arinjaya I Gusti Agung Ayu Candra Nigrat I Gusti Agung Ayu Gita Pritayanti Dinar I Gusti Agung Ayu Gita Pritayanti Dinar I Gusti Agung Ayu Gita Pritayanti Dinar I Gusti Agung Ayu Gita Pritayanti Dinar I Gusti Agung Gede Utara Hartawan I Gusti Agung Istri Arinda Praminingrat I Gusti Agung Mas Cahyani Dewi I Gusti Agung Prama Yoga I Gusti Ayu Firga Julia I Gusti Ayu Sukrisma Dewi I Gusti Dama Galang Devara I Gusti Ngurah Agung Bagus Bima Putra I Gusti Ngurah Agung Sweca Brahmanta I Gusti Ngurah Arya Brahmantara I Gusti Ngurah Ketut Satya Wicaksana I Gusti Ngurah Yudha Prasetia I Kade Juniana I Kadek Agus Sugiarta I Kadek Anom Suartama I Kadek Arya Wiryawan I Kadek Denny Harta Dwipayana I Kadek Faiza Putra Gunawan I Kadek Nova Astrawan I Kadek Purwadi Putra I Kadek Roger Budiastra I Kadek Suar Putra Dana I Ketut Irianto I Ketut Sukadana I Komang Aditya Diputra I Komang Arya Sentana Mahendra I Komang Oka Raharja I Komang Widnyana I Made Adi Endra Supardi I Made Aditya Dwipayana I Made Andy Sabda Permana I Made Andy Sabda Permana I Made Ariana I Made Arimbawa Wiraputra I Made Arjaya I Made Ary Supartawan I Made Budiyasa I Made Della Dwi Angga Saputra I Made Deni Pramudya Adi Putra I Made Dharma Putra I Made Dwi Mahardika I Made Dwi Narendra Dananjaya I Made Gede Adi Arya Natih I Made Gede Bagus Somayasa I Made Irvan Ariansyah Putra I Made Kardiyasa I Made Khrisna Dwi Payana I Made Krisna Bagus Wisena I Made Mardika I Made Minggu Widiantara I Made Minggu Widyantara I Made Minggu Widyantara I Made Minggu Widyantara I Made Minggu Widyantara I MADE MINGGU WIDYANTARA, I MADE MINGGU I Made Mudana Adi Putra I Made Oka Wiradharma i Made Puspasutari Ujianti I Made Rai Arya Suta Negara I Made Rai Dwi Surya Atmaja I Made Sepud I Made Subantara I Made Suniasta Amertha I Made Widi Adi Peremana I Made Wira Manik Prayascita I Made Yasa Wahyuda I Maoe Hinggu Widyantara I Nyoman Arya Mugi Raharja I Nyoman Budiantara I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gilang Radwithama I Nyoman Loka Hari Prabawa I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Subamia I Nyoman Sugiarta I Nyoman Sujana I Nyoman Sujana I Nyoman Sukrata I Nyoman Surya Natha I Nyoman Sutama I Nyoman Sutama I NYOMAN SUTAMA I Nyoman Sutama I Putu Agus Karmawan I Putu Andika Sanjaya I Putu Aris Sedana Putra I Putu Arya Wiguna Artana I Putu Bayu Permana I Putu Budi Astika I Putu Gede Anom Purnacandrama I Putu Gede Seputra I Putu Gede Seputra I Putu Gede Seputra I Putu Pradita Wiradinatha I Wayan Aditya Indrayana I Wayan Ari Subakti I Wayan Arthana I Wayan Arthanaya I Wayan Arthanaya I Wayan Bagas Surya Adi Pratama I Wayan Chandra Adyatma I Wayan Dedi Arta I Wayan Dedy Cahya Pratama I Wayan Edi Kurniawan I Wayan Edy Darmayasa I Wayan Kevin Mahatya Pratama I Wayan Kusuma Purwanta I Wayan Merta Jaya I Wayan Sunarta I Wayan Werasmana Sancaya I Wayan Wesna Astara I Wayan Yuda Atmaja Ibnu Maruf Ida Ayu Gede Adi Suandewi Ida Ayu Ketut Sarwini Ida Ayu Prawita Utami Putri Ida Ayu Putri Ary Yulandari Ida Ayu Sri Wahyuni Ida Ayu Vera Wirya Paramita Ida Ayu Viony Adniasari Ida Ayu Wayan Widyastuti Ida Bagus Ari Nugraha Ida Bagus Gede Arimbawa Putra Ida Bagus Gede Krismantara Manuaba Ida Bagus Wahyu Wira Kusuma Ida Bagus Wimba Pratama Ida Bagus Wimbha Nugraha Putra Pidada Ignasius Yosanda Nono Ilham Firdaus Indah Permatasari Intan Dian Vitaloka Jelantik, I Gusti Agung Istri Mahda Rayanna Johannes Ibrahim Kosasih Julius Roland Lajar Kade Richa Mulyawati Kade Richa Mulyawati Kadek Agus Mahendra Wijaya Kadek Bayu Krisna Juliantara Kadek Hary Harmawan Kadek Indra Prayogi Kadek Krisna Amacya Kadek Putra Dwi Payana Kadek Suryasantosa Kadek Wahyu Juniarta Kadek Wijana Kadek Yuda Kumala T.D Karma, Ni Made Sukaryati Kasirinus Jee Lua Ketut Danu Yudistira Khresna Wisantya Komang Adika Bayu Mahendra Komang Ayu Trisna Dewi Komang Devi Triveni Komang Gede Reska Joanykernia Pradila Komang Ikka Shintya Daivi Komang Krisna Prema Komang Wahyu Darmayanta Komang Wiraguna Kresensia Angelica Hardi lda Ayu Mirah Widnyani Linda Vianty Mala Takko Livia Kusomo Luh Ketut Ayu Andayani Luh Made Mahendrawati Luh Putu Sudini Luh Putu Suryani Luh Putu Suryani Luh Putu Suryani Luh Putu Suryani Luh Putu Suryani Luh Putu suryani Luh Putu Yustika Riani Kusuma Luiter Lubalu Made Adityaswara Amerta Yoga S Made Dwi Kurnia Dananjaya Made Dwi Mahayuni Dharmayanti Made Harum Pratiwi Made Mahardika Made Minggu Widiantara Made Minggu Widyantara Made Minggu Widyantara Made Rony Setiawan Made Satria Dharmayuda Marianus Oktavian Darung Mario Viano Rasi Wangge Mella Ismelina Farma Rahayu Meysin Liston Sinaga Michael Jose Rizal Nadila Purnama Sari Ngurah Arya Kusuma Ni Gusti Putu Wirawati Ni Kadek Ari Swartini Ni Kadek Derlin Yanti Ni Kadek Lia Sri Padmiani Ni Kadek Nilawati Dwi Cahya Ni Kadek Nisa Alfiyana Ni Kadek Pingkan Putri Natalia Ni Kadek Sri Wijayanti Ni Komang Arik Darmayanti Ni Komang Ayu Arniti Ni Komang Ayu Sri Agustini Ni Komang Ayu Triana Dewi Ni Komang Diana Trisnayanti Ni Komang Nanda Permata Dewi Ni Komang Putri Pratiwi Ni Komang Sri Herawati Octa Ni Luh Putu Sintya Purnama Dewi Ni Luh Putu Sri Laksemi Dharmapadmi Ni Luh Putu Yosi Pratiwi Ni Luh Putu Yuni Sartika Dewi Ni Made Dwi Ari Cahyani Ni Made Intan Maharani Ni Made Melly Deni Kiara Putri Ni Made Nindya Maheswari Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Ratna Pratiwi Ni Made Sasmita Ayuningrum Ni Made Sukariyati Karma Ni Made Sukaryati Ni Made Sukaryati Karma Ni Made Sukuryati Karma Ni Made Suryati Ni Made Swandari Ni Made Wismantari Ni Made Yeni Sukmawati Ni Made Yulia Chitta Dewi Ni Nyoman Gabriella Christiawan Putri Ni Nyoman Septiana Dewi Ni Nyoman Sonia Santhy Suryani Ni Putu Ayu Angreny Widhiastuty Ni Putu Ayu Mia Paramartha Sari Ni Putu Ayu Sri Darma Putri Ni Putu Dyah Ayu Karina Prabandari Ni Putu Lalitha Candra Laksmi Ni Wayan Dian Anggita Sari Ni Wayan Regina Novyanti Novitasari Kusuma Dewi Nyoman Ananda Bimastara Nyoman Gede Aditya Jay Medhika Nyoman Handytya Wiarsa Putra Pande Putu Dinda Novita Wijaya Pande Putu Rastika Paramartha Pius. A. Samponu Poly Pagna Putu Aditya Witanaya Putra Putu Agustina Mega Antari Putu Ayu Candradiva Saraswati Putu Ayu Sarina Selsa Oktaviani Putu Budiartha, I Nyoman Putu Cyntia Rizdyanti Putu Gede Prema Sena Putu Kayla Yunita Dewi Putu Pery Indrawan Putu Ryan Baskara Putu Suryani . Putu Wisesa Sagara Rendi Salasbi Rina Pratiwi Pudja I. A Ronaldo Darmawan Ronaldo Ragowino Bira SAKTI, Sawung Aji Bhawono Saripan, Hartini Sienny Karmana Sri Ulina Theresa Perangin-Angin Sugiartha, I Nyoman Gede Suryani, Luh Putu Teo Dentha Maha Pratama Tjokorda Istri Agung Devitia Widya Paramita Putri Ujianti, Ni Made Puspasutari Utari Paramita Devi Wayan Ardi Indra Jaya Wayan Artana Wibisana, Anak Agung Ngurah Adhi Widiati, Ida Ayu Putu Wisnumurti, Anak Agung Gede Oka