cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsied@unisba.ac.id
Phone
+6285157882369
Journal Mail Official
bcsied@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 28282515     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Education (BCSIED) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Agama Islam dengan ruang lingkup Akhlak Pendidik, Baca Tulis Quran, Iman, Taqwa, Karakter Kurikulum lokal, Kedisiplinan siswa, Kemandirian, Berbusana Muslimah, Kewajiban Suami, Konsep Pendidikan, Manajemen Tahfidz Quran, Manajemen Kepesantrenan, Manajemen Pendidikan, Manajemen Waktu, Mawaddah, Mentoring, Metode Tikrar, Model Pembinaan, Model Project Based Learning, Mufassir, Nilai Pendidikan, Pembelajaran Kitab Kuning, Pembelajaran Tahsin, Pendidikan Karakter, Rahmah (Sikap), Rasa Syukur (Hifdzun nafs), Religius Menulis, Remaja, Sakinah, Tanggung Jawab Pendidik. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1086-1093" : 1 Documents clear
Implementasi Model Pembelajaran Tutor Sebaya pada Materi Al-Qur'an dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Muhammad Abdul Latif
Bandung Conference Series: Islamic Education 1086-1093
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.26140

Abstract

Abstract. This study examines how the peer tutoring learning model is implemented in the teaching of Qur’anic reading within Islamic Religious Education (PAI) at SMP Negeri 3 Cimahi. Field findings show that a considerable number of seventh-grade students still struggle with hijaiyah letters, makharijul huruf, and tajwid rules, while conventional teacher-centered instruction leaves little room for individual guidance. To respond to this gap, the school combined the Iqro’ method with a peer tutoring approach in which academically capable students act as tutors for their classmates. This research used a qualitative descriptive approach; data were gathered through observation, interviews with the PAI teacher and student tutors, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the model was implemented through three interrelated stages: planning—placement testing, tutor selection, and heterogeneous grouping; implementation—guided by the drill, talaqqi, and sima’i methods within a collaborative, student-centered, and humanistic learning atmosphere; and evaluation—covering both the learning process and reading outcomes, particularly makharijul huruf, tajwid accuracy, and fluency. Supporting factors included adequate facilities, the teacher’s facilitative role, and tutor readiness, while inhibiting factors included uneven reading ability among students, limited instructional time, and low self-confidence among some tutees. The peer tutoring model is concluded to be a contextually effective strategy for strengthening Qur’anic reading skills while fostering a more active, collaborative, and student-centered PAI classroom. Keywords: Peer Tutoring, Qur'anic Reading, Islamic Religious Education, Tajwid. Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana model pembelajaran tutor sebaya diterapkan dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 3 Cimahi. Temuan awal di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas VII masih kesulitan mengenal huruf hijaiyah, melafalkan makharijul huruf, dan menerapkan kaidah tajwid, sementara pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru kurang memberi ruang bimbingan yang bersifat individual. Untuk menjawab persoalan tersebut, sekolah memadukan metode Iqro’ dengan pendekatan tutor sebaya, yaitu siswa yang memiliki kemampuan membaca lebih baik diberi peran membimbing teman sekelompoknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model ini berlangsung melalui tiga tahapan yang saling berkaitan, yaitu perencanaan berupa tes awal, seleksi tutor, dan pembentukan kelompok heterogen; pelaksanaan yang ditopang oleh metode drill, talaqqi, dan sima’i dalam suasana belajar yang kolaboratif, berpusat pada siswa, dan humanistik; serta evaluasi yang mencakup evaluasi proses dan evaluasi hasil, khususnya pada aspek makharijul huruf, ketepatan tajwid, dan kelancaran bacaan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana, peran aktif guru sebagai fasilitator, dan kesiapan tutor, sedangkan faktor penghambat meliputi kesenjangan kemampuan antarsiswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan rendahnya rasa percaya diri sebagian siswa. Model tutor sebaya disimpulkan menjadi strategi yang kontekstual dan efektif untuk menguatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menciptakan pembelajaran PAI yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Kata Kunci: Tutor Sebaya, Membaca Al-Qur'an, Pendidikan Agama Islam, Tajwid.

Page 1 of 1 | Total Record : 1