cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsied@unisba.ac.id
Phone
+6285157882369
Journal Mail Official
bcsied@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 28282515     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Education (BCSIED) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Agama Islam dengan ruang lingkup Akhlak Pendidik, Baca Tulis Quran, Iman, Taqwa, Karakter Kurikulum lokal, Kedisiplinan siswa, Kemandirian, Berbusana Muslimah, Kewajiban Suami, Konsep Pendidikan, Manajemen Tahfidz Quran, Manajemen Kepesantrenan, Manajemen Pendidikan, Manajemen Waktu, Mawaddah, Mentoring, Metode Tikrar, Model Pembinaan, Model Project Based Learning, Mufassir, Nilai Pendidikan, Pembelajaran Kitab Kuning, Pembelajaran Tahsin, Pendidikan Karakter, Rahmah (Sikap), Rasa Syukur (Hifdzun nafs), Religius Menulis, Remaja, Sakinah, Tanggung Jawab Pendidik. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1069-1069" : 1 Documents clear
Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Interaksi Guru Dan Murid Dalam Al-Qur'an (Qs. Al-Kahfi Ayat 66–70) Muhammad Faiz Aufa Athallah; Eko Surbiantoro; Ulvah Nur'aeni
Bandung Conference Series: Islamic Education 1069-1069
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.26099

Abstract

Abstract. This study is motivated by the declining quality of teacher–student interaction, reflected in the weakening of values such as adab (proper conduct), humility, patience, empathy, and honesty in the learning process. In contrast, the Qur'an presents an exemplary educational interaction through the story of Prophet Musa (Moses) and Khidir in Surah Al-Kahfi verses 66–70. This study aims to analyze the interpretations of Surah Al-Kahfi verses 66–70 using the muqāran (comparative exegesis) approach to identify the moral educational values embedded in the verses. This qualitative study employed a library research method. Primary data were obtained from five tafsir works: Jami' al-Bayan by Al-Tabari, Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim by Ibn Kathir, Tafsir Al-Azhar by Hamka, Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab, and Fi Zhilalil Qur'an by Sayyid Qutb. Data were analyzed descriptively through a comparative examination of similarities and differences among the exegetes. The findings reveal six moral educational values in teacher–student interaction: proper conduct, humility, patience, empathy, honesty, and learning agreements. These values remain relevant for contemporary education in fostering humanistic, effective, and character-oriented learning relationships. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kualitas interaksi antara guru dan murid yang ditandai dengan memudarnya nilai-nilai adab, tawadhu', sabar, empati, dan kejujuran dalam proses pembelajaran. Padahal, Al-Qur'an memberikan teladan interaksi pendidikan melalui kisah Nabi Musa a.s. dan Nabi Khidir dalam QS. Al-Kahfi ayat 66–70. Penelitian ini bertujuan menganalisis penafsiran para mufassir terhadap QS. Al-Kahfi ayat 66–70 menggunakan pendekatan tafsir muqāran (komparatif) untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari lima kitab tafsir, yaitu Jami' al-Bayan karya Al-Thabari, Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim karya Ibnu Katsir, Tafsir Al-Azhar karya Hamka, Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, dan Fi Zhilalil Qur'an karya Sayyid Quthb. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif dengan membandingkan persamaan dan perbedaan penafsiran para mufassir. Hasil penelitian menunjukkan enam nilai pendidikan akhlak dalam interaksi guru dan murid, yaitu adab, tawadhu', sabar, empati, kejujuran, serta kontrak atau kesepakatan belajar. Nilai-nilai tersebut relevan diterapkan dalam pendidikan kontemporer sebagai landasan membangun hubungan edukatif yang humanis, efektif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Page 1 of 1 | Total Record : 1