Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS KLAIM PESERTA JAMINAN HARI TUA (JHT) DI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG BENGKULU Varera, resty; Praseni, Sisil; Suratman; Hardayani, Yorry
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/y9dmaf65

Abstract

Layanan klaim Program Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan salah satu layanan utama BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan manfaat tunai kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia. Meskipun program JHT berperan penting dalam perlindungan finansial pekerja, masih banyak pekerja di Kota Bengkulu yang belum tercakup sebagai peserta. Selain itu, jumlah pengajuan klaim JHT menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, yang mengindikasikan adanya permasalahan dalam efektivitas layanan klaim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan klaim JHT di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas layanan Borril CS et al. (2001) yang meliputi empat indikator, yaitu ketersediaan, aksesibilitas, keterjangkauan, dan akseptabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap petugas layanan dan peserta JHT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas layanan klaim JHT belum optimal. Keterbatasan sumber daya manusia, kendala akses layanan terutama bagi peserta lanjut usia, adanya biaya tidak langsung, serta keterlambatan layanan dan kurangnya kejelasan informasi menjadi faktor utama yang memengaruhi rendahnya efektivitas layanan klaim JHT.
PENGUATAN PROFESIONALISME CALON GURU PPKN MELALUI MODEL SIMULASI MENGAJAR BERBASIS 4C: Penguatan Profesionalisme Calon Guru PPKn melalui Model Simulasi Mengajar Berbasis 4C (Critical, Creative, Collaborative, Communicative) Wikan Sasmita; Hamidah Ulfa Fauziah; Etty Andyastuti; Agus Widodo; Nursalim; Suratman
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.2.4

Abstract

This community service program aims to strengthen the professionalism of prospective Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teacher students through the implementation of a 4C-based teaching simulation model (critical thinking, creativity, collaboration, and communication). The background of the activity is based on the need to strengthen 21st-century teacher competencies that require mastery of critical thinking skills, learning creativity, professional collaboration, and effective communication as an integral part of teacher professionalism. The implementation method uses a participatory training approach structured in four stages, namely pre-implementation (need assessment and professionalism pre-test), core implementation (4C concept strengthening workshop and preparation of learning tools), teaching simulation practice (10–15 minutes of microteaching per participant accompanied by observations using the 4C rubric), and reflection and evaluation (peer feedback, self-reflection, and professionalism post-test). Program evaluation is carried out through a comparison of pre-test and post-test scores, supported by microteaching observation data and participant reflections to describe changes in professionalism quantitatively and qualitatively. The expected outcomes of this activity are an increase in the professional attitudes of prospective PPKn teachers, the ability to design and implement innovative learning, and strengthening the 4C competencies reflected in the quality of communication, creative learning strategies, collaboration with colleagues, and critical thinking skills in pedagogical decision-making. This program also produces outputs in the form of 4C-based learning tools, a teaching simulation assessment rubric, and recommendations for implementing models for developing microteaching learning in study programs.
INOVASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN MUTU TERPADU UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muhammad Syukur; Dini Susanti; Hasniah; Suratman
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/sxq7xn91

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan Islam menuntut inovasi manajemen mutu yang mampu meningkatkan kolaborasi dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam secara simultan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi inovasi manajemen mutu terpadu berbasis digital dalam meningkatkan kolaborasi dan profesionalisme guru PAI melalui integrasi sistematis teknologi informasi dengan prinsip-prinsip manajemen mutu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research yang menganalisis publikasi ilmiah berbahasa Indonesia periode 2020-2025 dari Google Scholar melalui teknik content analysis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi pendidikan terintegrasi berkontribusi signifikan terhadap efisiensi administrasi, transparansi data, dan pengambilan keputusan berbasis bukti yang memfasilitasi pemetaan kinerja guru secara real-time. Kolaborasi guru PAI melalui platform digital terbukti efektif dalam mengembangkan metode pengajaran inovatif dan menciptakan lingkungan belajar responsif, dimana program Kelompok Kerja Guru berperan sentral dalam meningkatkan kompetensi literasi digital. Profesionalisme guru mengalami peningkatan melalui aksesibilitas program pengembangan kompetensi berkelanjutan yang mencakup analisis kebutuhan, pendekatan kolaboratif, dan integrasi teknologi efektif. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kualitas infrastruktur teknologi, komitmen kepemimpinan, kesiapan SDM, dan dukungan regulasi, sementara tantangan seperti perbedaan pandangan stakeholder dan kesenjangan kurikulum memerlukan strategi komprehensif berupa regulasi kuat, pelatihan berkelanjutan, dan investasi jangka panjang.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Literasi di MIN 2 Samarinda Muhammad Fikri Putra Perdana; Suratman; Tajudin; Bahrani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan budaya literasi di MIN 2 Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru, petugas perpustakaan, dan siswa sebagai sumber data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan fungsi manajemen secara efektif, meliputi perencanaan program literasi berbasis kebutuhan siswa, pengorganisasian melalui pembagian tugas dan pelatihan, pelaksanaan kegiatan literasi terintegrasi dalam pembelajaran, serta pengendalian melalui supervisi dan evaluasi rutin. Keberhasilan program didukung oleh komitmen guru, petugas perpustakaan, serta fasilitas yang mendukung, sementara hambatan muncul dari rendahnya kesadaran literasi siswa dan orang tua, ketergantungan pada media hiburan, dan keterbatasan koleksi buku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya literasi di MIN 2 Samarinda berkembang positif, dan perlu terus diperkuat melalui sinergi antara sekolah dan orang tua serta penerapan literasi dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.
Co-Authors Achmad Aminudin Adimas, Lastya Agnes Fitria Widiyanto Agus Widodo Agustina Ahmad Farid Umar Ali, Khaidar Amelia, Selri Andi Purnomo, Nugroho Anita Handayani Apriyandi M Arip Febrianto Ashary, Glaend Surya Aspita Laila Bahrani Bahrul Ulum Bambang Irawan Bambang Suseno Benedictus Filius cahyaningrum, nadya elsa Ciptoputra, V Ade Arianto Daris Purba Dean Seshar Rahmadina Denny Rakhmad Widi Ashari Desi Dewi Ernawati Dian Wahyuningsih Dini Susanti Elwindra Etty Andyastuti Evi Vestabilivy Eviatiwi Kusumaningtyas Sugiyanto Fansori, Rosihan Farisi, Salman Fitri Ningsi Fitria Damayanti Gunawan, Syahrul Hadi Hamidah Ulfa Fauziah Hardayani, Yorry Haribowo, Rio Hasniah Hasniah Hendri Busman Herlambang harjo semedy Herlina Ibnu Nurrahman, Pandu Irfan, Yusuf Irma Nurmaisyah Isnaeni, Diyan Jani Master, Jani Karisma Juliana Luh Masdarini Mahfud, Sahal Mars, Siwi Pramatama Mohammad Fatkhurrohman Mohammad Yunus Muhamad Fatchan Muhammad Addin Rizaldi Muhammad Fikri Putra Perdana Muhammad Syukur Mutaqin , Jaenal Najmi Ismail Ni Wayan Sukerti Nurhamid Nursalim Okid Parama Astirin Oktavana, Gita Pertiwi, Desi Bunga Pransisca, Alda Praseni, Sisil Prihatini, Fitria Ramadhanti Musfiroh , Suci RATNA WIJAYANTI Ratnah Ratnah Riana Herlina Rifa'i, Anggi Muhammad Rina veronica Rochmania, Alviana Sari, Asih Purwana Sasmita, Wikan Sasmitha, Lala Dwi SOLICHATUN Sri Novita Sari, Sri Novita Sri Susmiyati Sunardi Sutarno Tajudin Tengku Riza Zarzani N Tugiyono Urip Triandri Varera, resty Wildan Mahmud Hanafi Yogopriyatno, Jatmiko Yongky Indriawan Yudhistira, Dewangga Yunita Dwi Pristiani Zen, Puad Zidane Aryasatya Adyan Zidni, Moh Naufal