p-Index From 2021 - 2026
15.011
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Farabi Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Jurnal Diskursus Islam Inspiratif Pendidikan Jurnal Adabiyah PALITA: Journal of Social - Religion Research AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah IQRO: Journal of Islamic Education Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Sophist Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir FiTUA : Jurnal Studi Islam JURNAL ILMIAH EDUKATIF Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR) Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) TASAMUH: Jurnal Studi Islam Journal of Instructional and Development Researches Oikos - Nomos : Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Jurnal Manajemen dan Budaya Alif Lam: Journal of Islamic Studies and Humanities Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam Pappasang Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Mauriduna : Journal of Islamic studies Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Adl Islamic Economic Jurnal Islam Nusantara Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Al-Iqtishad : Jurnal Ekonomi ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Economics and Business Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Al Rikaz : Jurnal Ekonomi Syariah AL-SULTHANIYAH Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi Al-Bayyinah Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jalsah: The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Journal of Mujaddid Nusantara Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam PESHUM Balance: Jurnal Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Strengthening the Qur’an Literacy Learning Program in Religious Universities Baharuddin, Baharuddin; Abubakar, Achmad; Usman, Syahruddin; Munir
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 15 No 2 (2022): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan (Sinta 3)
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/kur.v15i2.2925

Abstract

Artikel ini berkenaan dengan program pembelajaran baca tulis al-Qur’an di perguruan tinggi keagamaan Islam. Penelitian ini kualitatif dengan menggunakan pendekatan paedagogik dengan mengambil lokasi penelitian di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Temuan penelitian menginformasikan bahwa keterampilan membaca al-Qur’an mahasiswa UIN Alauddin Makassar masih berada pada interval 70-79 dengan presentase 48,5% dengan kategori cukup yang dapat dideskripsikan bahwa keterampilan membaca al-Qur’an mahasiswa UIN Alauddin Makassar masih perlu ditingkatkan lagi karena masih berada dalam kategori cukup. Ragam kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pembelajaran Baca Tulis al-Qur’an (BTQ) di UIN Alauddin Makassar adalah kompetensi tenaga pengajar/pembimbing yang kurang memadai, latar belakang serta motivasi mahasiswa yang kurang disebabkan karena BTQ dianggap tidak penting dan tidak punya muatan SKS, waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran BTQ yang kurang tepat, tempat pelaksanaan kegiatan pembelajaran BTQ yang kurang nyaman. Solusi menghadapi ragam kendala program pembelajaran baca tulis al-Qur’an (BTQ) di UIN Alauddin Makassar adalah pengelola BTQ melakukan rekrutmen tenaga pengajar yang berkompeten di bidang BTQ, melakukan workshop tahsin al-Qur’an bagi dosen pengajar, melaksanakan lomba tilawah, menghafal serta menulis ayat al-Qur’an dalam rangka meningkatkan motivasi mahasiswa, waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran BTQ ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara dosen pengajar dengan mahasiswa, tempat pelaksanaan kegiatan BTQ di ruang perkuliahan dan diatur berdasarkan kesepakatan antara dosen pengajar dan mahasiswa.
Tafsir Mushafi Tentang Fonologi dan Ragam Modelnya : (Perbedaan Vokal aalam Quran dalam Pandangan Fonetik Modern) Husain Nasir; Abubakar, Achmad; Galib, Muhammad; Kasim, Amrah; Mahfudz, Muhsin
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language Vol. 2 No. 2 (2023): AUGUST
Publisher : Language Development Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/eloquence.v2i2.655

Abstract

Background: In the science of Qiraat, the problem of vowel reading on letters and words in the Qur'an is still much that has not been revealed, both from the aspect of classical and modern scholarly opinions. Purpose: This study aims to describe and introduce several rules about the process of occurrence of vowel a/i/u in certain words and verses, which are caused by the presence of letters, hamzah, sukun, and ishmam, including exploring new ways of analyzing the phonology of modern Arabic vowels based on standard generative theory. Method: This research is literature research. Primary data sources were obtained by al-Našr fi al-Qirā'at al-Islāmiyyah, and several verses of the Qur'an for comparison. Secondary data sources are literature, both in the form of books, journals, and research results related to phonology. Data collection is carried out by documentation techniques, listening, and recording. Data analysis techniques use open coding, then analyzed descriptively using grounded theory. Results and Discussion: This study informs about the rule that the variety of vowel punctuation on some verbs in the Qur'an will change according to the readings attributed to the ten Qira'at. The Vowel sign emphasizes the reading of dhamma/kasrah). The emphasis mark on nouns requires the insertion of dhamma while on verbs and insertion of kasrah. The round distinguishing mark (sifr) is important in turning kasrah into dhamma. Both Kasrah and dhamma have the property of 'Al, but some of them are distinguished by round marks on dhamma and square marks on kasrah. The Vowel sign for classical scholars indicates that the kasrah from the letter "waw" in the verb "qul" moved to the letter "qaf" after hadzf dhamma, then "waw" changed to "ya" to correspond to the kasrah in front of it. Modern linguists believe that the dhamma of the letter "qaf" can be changed to Kasrah and then "waw" removed, so that the existence of the two kasrahs is merged and becomes a long shaddah Conclusions and Implications: The differences and changes in vowels in phonetics cannot be separated from the debate that exists between classical and modern scholars. This indicates that the problem of qira'at is closely related to diacritical marks that are icons of producing sounds with various characters. This research has implications that having to study Qur'anic verses from a Vowel aspect will require us to see how scholars used to read so that the sounds produced are not only one variant but have a variety of very detailed and interesting reasons to be studied based on modern linguistic theory.
Konsep Perilaku Produsen dan Produksi Dalam Al-Qur’an (Kajian Penafsiran Surah Al-Maidah/5:87) Sofyan, Idha Fadhilah; Basri, Halimah; Abubakar, Achmad; Rif’ah, Muh. Azka Fazaka
Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 5 No. 01 (2024): Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institute of Research and Community Service at Islamic University of Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humans were created to need other people, as well as to fulfill their needs, of course we need people around us to exchange information and help each other and to be able to communicate well.This research aims to examine producers behavior and production concepts in an overview of the interpretation of Q.S al-Maidah verse 87. This research includes a qualitative approach where it is necessary to deepen understanding focusing on the object of research, after which understanding is obtained, reasoning is carried out and meaning is explained in detail. The approach used in this research is the tafsir science approach using the tahlili method. The results of this research show that Q.S al-Maidah verse 87 which means that Allah swt. has determined things that are haram and halal and does not like excessive things, therefore this surah can be used as a basic guideline in production activities and producer behavior. Keywords: Tafsir Surah al-Maidah/5:87, Concept of Producer Behavior, Production in Qur’an Manusia diciptakan dengan memerlukan orang lain, begitupun dalam pemenuhan kebutuhannya tentu kita memerlukan orang sekitar untuk saling menukar informasi dan saling membantu serta dapat berkomunikasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang perilaku produsen serta konsep produksi dalam overview terhadap tafsiran Q.S al-Maidah ayat 87. Pendekatan kualitatif yang digunakan dengan metode studi pustaka yang dapat dilakukan dengan menelaah buku-buku, jurnal, karya tulis ilmiah, serta sumber lainnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan ilmu tafsir dengan metode tahlili. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Q.S al-Maidah ayat 87 yang memiliki makna bahwa Allah swt. telah menetapkan hal-hal yang haram dan halal dan tidak menyukai hal yang berlebihan untuk itu surah ini dapat dijadikan pedoman dasar dalam aktivitas produksi dan perilaku produsen. Kata Kunci: Tafsir Surah al-Maidah/5:87, Konsep Perilaku Produsen, Produksi Dalam Al-Qur’an
Memahami QS Al-A’raf Ayat 56 mengenai Perampasan Lahan: Telaah Penafsiran Kontekstual menurut Pendekatan Abdullah Saeed Dahlan, Firdaus; Abubakar, Achmad; Basri, Halimah; Renita, Ria
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 1 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i1.376

Abstract

One of the human practices that cause damage to nature is land tenure or land grabbing which is then exploited in such a way for economic gain. This is very different from the text of the Quran which encourages humans to maintain environmental balance. In Q.S. A'raf verse 56, when viewed from the concept of Abdullah Saeed's Hierarchy of Values, the verse falls into Instructional Value, the impact of which will have two meanings. The universal meaning and the particular meaning. The purpose of this study is to find out the universal and particular meanings and relate them to the phenomenon of land grabbing. Thus, the universal meaning of verse 56 of QS Al A'raf is not to interfere with common rights that can cause harm to anyone. The particular value of the verse is the prohibition of land tenure because it is closer to indications of land grabbing that reduce access and movement of surrounding communities who may have felt marginalized and have no power to fight back or even just protest.
Membangun Kehidupan Beragam : Kajian Tahlili Qs. AL Hujurat Ayat 13 Firman, Firmansyah; Abubakar, Achmad; Yusuf, Muhammad
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v8i2.2418

Abstract

Penelitian ini memusatkan perhatian pada analisis tafsir tahlili dari Surah Al-Hujurat ayat 13, menyoroti urgensi membangun kehidupan yang beragam dalam dinamika bermasyarakat. Ayat ini mencerminkan nilai-nilai yang mendalam tentang pentingnya menghargai perbedaan budaya, suku, dan keyakinan sebagai modal penting dalam interaksi antarbudaya. Dalam konteks keberagaman yang berkembang, ayat ini memberi arahan dalam membentuk hubungan yang harmonis dengan menekankan pada prinsip toleransi, inklusivitas, dan saling pemahaman. Melalui pendekatan penelitian library research, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber referensi terkait, seperti tafsir Al-Qur'an, kajian kebudayaan, antropologi, dan literatur interaksi antarbudaya. Analisis kritis dari sumber-sumber tersebut menggambarkan pemahaman yang mendalam tentang konsep keberagaman, toleransi, serta interaksi antarbudaya dalam konteks ayat Al-Qur'an tersebut. Hasilnya menyoroti perlunya memperkuat kerjasama antarbudaya, merayakan keberagaman, serta membangun kedamaian di tengah perbedaan. Penelitian ini mengajak pembaca untuk merenung dan menerapkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam ayat suci tersebut, untuk membentuk masyarakat yang inklusif dan harmonis di era global yang beragam. Dengan memanfaatkan informasi yang diperoleh dari sumber-sumber yang dipelajari, jurnal ini menyajikan wawasan yang mendalam mengenai pentingnya memperkaya interaksi antarmanusia dalam keberagaman yang menjadi realitas zaman.
MODERASI BERAGAMA SEBAGAI SOLUSI DALAM MENGHADAPI GERAKAN RADIKALISME (KAJIAN TAHLILI QS AL-MUMTAH{ANAH AYAT 8-9) Amir, Nurazizah; Abubakar, Achmad; Yusuf, Muhammad
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v8i2.2422

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas tentang moderasi beragama sebagai solusi dalam menghadapi gerakan radikalisme dengan mengkaji QS al-Mumtahanah ayat 8-9 melalui kajian tafsir tahlili. Penelitian ini bersumber dari beberapa literatur dan bahan-bahan pustaka, sehingga penelitian ini disebut penelitian studi pustaka (library study). Dalam penelitian ini meliputi kajian makna mufradat} ayat, ayat munasabah dan penafsiran ayat. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa kandungan ayat tersebut berkaitan dengan nilai-nilai moderasi beragama. Allah SWT. perintah umat Islam untuk tetap berlaku baik dan adil terhadap siapapun tanpa melihat latar belakang agamanya selama tidak merugikan umat Islam. Sebaliknya, Allah swt. melarang umat Islam menjadikan orang-orang yang berbuat zalim sebagai teman akrabnya. Apalagi Allah swt. ancaman orang-orang yang berteman akrab dengan orang zalim juga termasuk bagian dari golongan yang zalim. Sikap moderat yang terkandung dalam ayat tersebut merupakan realisasi dari ajaran Islam yang rah}matan lil'a>lami>n yang senantiasa menerapkan nilai-nilai kedamaian. Tentu hal ini sangat bertolak belakang dengan sikap radikalisme dalam beragama, dimana radikalisme lahir dari sikap fanatisme yang terkesan ekstrem dalam bertindak tanpa menghargai perbedaan yang ada. Sehingga, sikap moderasi dalam beragama dapat dijadikan solusi dalam menghadapi gerakan radikalisme.
Dekadensi Akhlak dan Kaitannya Dengan Kemiskinan Dalam Perspektif Al-Qur’an S, Putriyani; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2795

Abstract

Saat ini begitu banyak pengaruh negatif sebagai efek samping dari kemajuan teknologi dan arus globalisasi yang terus menerpa generasi Islam, terutama terjadinya dekadensi moral. Salah satu faktor terpenting yang turut menyebabkan merosotnya perekonomian dan peradaban umat dengan segala institusi sejarahnya adalah merosotnya akhlak generasi.. Allah SWT menciptakan alam semesta sebagai sarana dan sarana bagi umat manusia untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Jadi, jika manusia masih terbelenggu dalam masalah kemiskinan dengan segala fasilitas dan sarana yang telah Allah berikan, maka faktor penyebab utamanya adalah dari manusia itu sendiri, yaitu akhlak manusia dalam berinteraksi dengan dirinya sendiri, orang lain, dan alam sekitarnya. Beberapa ayat Al-Qur'an yang memberi petunjuk kepada umat manusia bahwa kemerosotan akhlak dapat menjadi penyebab Allah SWT mendatangkan kemiskinan, antara lain: 1) Mengingkari/tidak mensyukuri nikmat Allah; 2) Malas dan tidak terlalu berusaha; 3) boros dan berlebihan; 4) merusak lingkungan; 5) Makan milik orang lain; dan 6) Ketimpangan sistem dan struktur yang jauh dari nilai keadilan, serta penuh diskriminasi dan eksploitasi.
The The Phohibition of Usury and its Implications for the Economy: A Study of Surah Al-Baqarah Verses 275-276 Baharuddin, Nur Alisa; Abubakar, Achmad; Basri, Halimah
ADL ISLAMIC ECONOMIC : Jurnal Kajian Ekonomi Islam Vol 4 No 2 (2023): Adl Islamic Economic: Jurnal Kajian Ekonomi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Al-Furqon Prabumulih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56644/adl.v4i2.71

Abstract

Usury is an important topic in the study of Islamic economics. The practice of usury that have existed since the days of Jahiliyah even long before and still exist today. The legal basis for the prohibition of usury explicitly and clearly described in QS. al-Baqarah/2:275-276. The purpose of this study is to determine the form of the prohibition of usury as described in the Qur’an and its implications for the community’s economy. This research uses qualitative research with library reseacrh method as a method to collect various relevant data with tafsir tahlili data analysis technique. The results show that the prohibition of usury has gone through several long legal stages until it is determined as a forbidden act. Usury, interest and buying and selling each have their own meaning and cannot be equated. Allah will forgive the sin of the usurer as long as he truly repents and leaves the act. Usury has implications for various sectors of human life, especially in the economic sector such as not increasing wealth, econommic inequality, a form of family economic colonization, disconnection of the productive economic sector (trande, industry and companies) and the emergence of inflation.
Nilai Tawakkal dalam Al-Qur'an Nurmiati, Nurmiati; Abubakar, Achmad; Parhani, Aan
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 6 No. 1 (2021): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v6i1.1985

Abstract

Abstract[English]:This article discusses the value of Tawakkal in the Qur'an and is written using the thematic interpretation method. In his analysis, the author first determines the topic, then looks for verses related to the topic and continues by reviewing the collected verses. The Qur'an mentions many verses related to the commandment to believe in Allah and surrender all results after earnest effort. The term tawakkal is mentioned 68 times in the Qur'an in 60 verses and in 20 different suras. From the whole verse, it is revealed that the word tawakkal contains five values, namely the first is piety to Allah after an important decision, the second is steadfastness towards the enemy, the third is tawakkal supports peace, the fourth is trustworthiness, and the fifth is the promise of goodness. God to those who believe in Him.Abstrak[Indonesia]:Artikel ini membahas tentang nilai Tawakkal dalam Al-Qur'an dan ditulis dengan menggunakan metode tafsir tematik. Dalam analisisnya, penulis terlebih dahulu menentukan topik, setelah itu mencari ayat-ayat yang berkaitan dengan topik dan dilanjutkan dengan mengulas ayat-ayat yang terkumpul. Al-Qur'an menyebutkan banyak ayat yang berkaitan dengan perintah untuk percaya kepada Allah dan menyerahkan semua hasil setelah usaha yang sungguh-sungguh. Istilah tawakal disebutkan 68 kali dalam Alquran dalam 60 ayat dan dalam 20 surah yang berbeda. Dari keseluruhan ayat tersebut terungkap bahwa kata tawakal mengandung lima nilai, yaitu pertama ketakwaan kepada Allah setelah keputusan penting, kedua tawakkal adalah ketabahan terhadap musuh, ketiga tawakkal mendukung perdamaian, keempat amanah, kelima ada janji kebaikan. Allah kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya.
Islamic Social Finance And Poverty Alleviation Efforts (Contextual Al-Qur'an Tafsir Study) Putra, Trisno Wardy; Abubakar, Achmad; Irham, Muhammad
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 6 No. 2 (2024): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v6i2.5082

Abstract

Poverty is a crucial problem in human life. The Qur'an also explains some of the causes of poverty. This research aims to examine the role of Islamic social finance as an effort to alleviate poverty from the perspective of Qur'anic interpretation. This research uses a qualitative approach with a literature study approach, which examines sources related to the theme raised. This method also uses the science of interpretation by examining the verses of the Qur'an contextually. The results showed that in the Qur'an, poverty can occur due to several causes, whether it comes from oneself, the environment, and the state. In the implementation of the role of Islamic social finance as an effort to alleviate poverty, it has made a major contribution even though it has not been significant. This is due to management that has not been maximized. However, it has been proven in history that Islamic social finance is able to alleviate poverty.
Co-Authors -, Maulana ., Rosmiyati A. Muin, Muhammad Irham Abd. Rahim Abd. Rahman Abdul Malik Abdul Rauf Muhammad Amin Abdullah, Dudung Adistian, Adistian Ahmad Ahmad Ahmad Dani Ahmed Hasob, Hamza Abdulrahim Aisyah Arsyad Albahri, Albahri Alim Mu'min, Muh Dian Nur Alimin, Muh Alimuddin, Harwis AM, Memi Pratiwi Amir, A. M. Nur Atma Amir, Nurazizah Amrah Kasim Andriani, Hesti Aprianti, Sheila Arafah, Muh Arief, Fitriani Arifin, Asriadi Arviana, Pipi Asfar, Khaerul Asirah, Siti Aswan, Ahmad Rathomi Ayu Gintari Ayu Oktoviasari, Vera Baharuddin Baharuddin Baharuddin, Nur Alisa Basri, Halima Chalik, Sitti Aisyah Dahlan, Firdaus Dedi Susanto Dohe, Muh. Ilham Majid Eka Febrianti, Eka Fadhil, Andi Fajriany S, Imaniar Nur Fazaka Rif’ah, Muh. Azka Febrian, Rifki Febrianti Febrianti Firdaus Firdaus Firdaus Firman, Firmansyah Galib, M Galib, M. GHANY, ABDUL Hafid, Abd Hafid Halimah Basri Hamrana, Rachmat Ghafur Hamzah Harun Al-Rasyid Harjana, Dwi Hasan, Adnan Hasan, Nugraha Hasniati, Hasniati Hasri, Muammar Hasyim Haddade Hayat, Saeed Fayzul Hidayatulah Galib, Ahmad Syarif HS, Muhammad Alwi HT, A. Qadir Gassing Husain Nasir Hutagaluh, Oskar Idah Suaidah Ilyas, Hamka Imam, Muh. Abdi Inat, Fathy Irham , Muhammad Irsan Irsan Irwan Supriadin J Iryanto, Muhammad Islamul Haq Iwani, Fatimah Nurlala Jalal Ikram, Abdi Dzul Jamaluddin Jayawarsa, A.A. Ketut Juliasti, Evin K, M. Yusuf Kamaluddin Abunawas Karim, Ahmad Kartika Kasjim Salenda Kazuba, Mahfudz Kholid Albar Khumaidi Ali, Muh. Kurniati Kurniati Kurniati La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail M, M.Galib M., M. Ghalib Mahfudz, Muhsin Mahmudah Mahmudah Mardan Mas’ud , Mukhtar Maulana Maulana Mayyadah, Mayyadah Mi’rat, Muhammad Muflih, Andiman Muh. Aswad Muh. Nasruddin A Muhammad Ali Rusdi Bedong Muhammad Galib Muhammad Irham Muhammad Sarjan Muhammad Syarif Hasyim Muhammad Yaumi Muhammad Yusuf Muhsin Mahfudz Mukhlishah Sam Mukhtar Galib Munir Munir Munir, Munir Musafir Pababbari Muthmainnah, Muthia Muzakkir Muzakkir Nadila, Nadila Nasution Zakariah, Abdul Haris Nawas, Kamaluddin Abu Nur, Amiruddin Z. Nurdin, Dewi Nurjannah Nurjannah Nurmiati Nurmiati Paramata, Adhayani Mentari Parhani, Aan Parninsih, Iin Pebry, Rasti Qarinah, Qarinah R, Baso Rabiatul Adawiyah Rahim, Yusuf Rahim, Zakiyuddin Rahman, Muh. Akbar Rahmat Hidayat Rahmawati, Rahmawati Ramadani, Ira Ramadhani, Syamsinar Ramli Rasnawati, Rasnawati Rayyahun, Annisa Ria Renita, Ria Rif'ah, Azka Fazaka Rifah, Afwaz Fafaza Rifai, Andi Ruhbanullaila Rif’ah, Muh. Azka Fazaka Rif’ah, Andi Muh. Afwaz Fafaza Rif’ah, Muh. Azka Fazaka Rif’ah, Muh.Azka Fazaka Ruddin, Nurul Istianah Rusmin, Saifullah Rusydi Khalid S, Putriyani Sabbar, Sabbar Dahham Sabri, Muhammad Sadiq Sabry, Muhammad Sadiq Saddang, Muhammad Safruddin, Rhay Said, Ibnu Furkan Said, Wardana Saleng, Ahmad Dani Sandi, Ahmad Sayyid Amir, Muh Ikraam Siraj, Arifuddin Sofyan, Idha Fadhilah Sohra, Sohra Sohrah Srigandawati, Srigandawati Sudarmi Sultan, Zulfadli Sunantri, Sri Supardin Sutriawal Syahruddin Syahruddin, Siti Masyita Syaifuddin, La Ode Muhamad Syaiful Muhyidin Syam, Arham Fajrul Syam, Ilma Radia Syamsuddin Syamsuddin SYAMSUL QAMAR, SYAMSUL Syarif, Muhammad Fazlurrahman Syarifuddin Ondeng Syatar, Abdul Tahir, Juraeri Tammar, Ardiansyah Tammulis Tarmizi Taufik Ajuba, Taufik Thulfitrah B, Nurlathifah Tomadehe, Sumiati Trisno Wardy Putra Umar, M. Sabir Wahyuni, Susi Eka Warliana, Lisna Widianti, Anyta Widodo, Panggih Yuniarti, Desi Zabidi, Ahmad Zaputra, Reo