p-Index From 2021 - 2026
15.011
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Farabi Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Jurnal Diskursus Islam Inspiratif Pendidikan Jurnal Adabiyah PALITA: Journal of Social - Religion Research AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah IQRO: Journal of Islamic Education Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Sophist Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir FiTUA : Jurnal Studi Islam JURNAL ILMIAH EDUKATIF Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR) Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) TASAMUH: Jurnal Studi Islam Journal of Instructional and Development Researches Oikos - Nomos : Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Jurnal Manajemen dan Budaya Alif Lam: Journal of Islamic Studies and Humanities Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam Pappasang Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Mauriduna : Journal of Islamic studies Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Adl Islamic Economic Jurnal Islam Nusantara Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Al-Iqtishad : Jurnal Ekonomi ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Economics and Business Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Al Rikaz : Jurnal Ekonomi Syariah AL-SULTHANIYAH Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi Al-Bayyinah Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jalsah: The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Journal of Mujaddid Nusantara Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam PESHUM Balance: Jurnal Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Amtsal Dalam Al-Qur’an Sebagai Media Pembelajaran Nilai Moral Dalam Pendidikan Islam Rahmawati, Rahmawati; Abubakar, Achmad; Ilyas, Hamka
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7730

Abstract

Penelitian ini membahas perang penting amtsal (perumpamaan-perumpamaan) dalam al-Qur’an yang merupakan salah satu metode pengajaran yang digunakan pada kitab suci islam, untuk menyampaikan pesan moral, hukum, dan petunjuk hidup dalam konteks pendidikan islam. Amtsal dalam al-Qur’an adalah sebuah perumpamaan-perumpamaan yang, seringkali mengkaji berbagai bentuk perumpamaan yang terdapat dalam al-qur’an serta tujuan dan makna yang terkandung di dalamnya. Dalam Al-Qur'an, terdapat berbagai amtsal yang digunakan untuk menggambarkan konsep-konsep spiritual, moral, dan sosial dengan cara yang mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perumpamaan-perumpamaan yang terdapat dalam Al-Qur'an serta pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan tafsir tematik untuk menganalisis konteks dan makna perumpamaan dalam berbagai surah, dengan fokus pada makna yang ingin disampaikan melalui cerita atau analogi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amtsal dalam Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif, tetapi juga memiliki kedalaman makna yang mendorong refleksi dan perubahan perilaku bagi pembaca. Perumpamaan-perumpamaan ini mengajarkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, kesabaran, dan keimanan, serta memperingatkan umat manusia terhadap akibat dari penolakan terhadap kebenaran. Oleh karena itu, amtsal dalam Al-Qur'an tidak hanya relevan dalam konteks sejarah, tetapi juga tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Melalui studi ini ditemukan bahwa Amtsal al-Qur’an memiliki beberapa peran penting dalam pendidikan seperti memperkuat pemahaman tentang akhlak, meningkatkan kesadaran akan kebesaran Allah dan menberikan metode pembelajaran yang efektif melalui penekanan.
Pembentukan Perilaku Konsumen Berkelanjutan: Kajian Surah Al-Qasas Ayat 77 Nurjannah, Nurjannah; Abubakar, Achmad; Basri, Halimah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehidupan umat manusia yang tidak dapat dipisahkan dengan aktivitas konsumsi, dan sebagai umat Islam aktivitas konsumsi harus sesuai dengan syariat Islam, disatu sisi Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk dalam kegiatan konsumsi sehingga perlu adanya suatu konsep konsumsi berkelanjutan dalam ekonomi Islam yang didasarkan pada Q.S Al-Qasas/28:77. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian library research, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai bagaimana pembentukan perilaku konsumsi berkelanjutan yang berdasarkan atas kajian Q.S Al-Qasas/28:77. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Q.S Al-Qasas/28:77, memberikan pandangan mengenai pola konsumsi dalam islam dan mendukung konsep konsumsi yang berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), karena ayat di atas menekankan bahwa dalam melaksankana konsumsi kita harus memiliki orientasi terhadap dunia dan akhirat. Serta dalam ayat ini juga menjelaskan bahwa dalam melakukan konsumsi atau mengambil kebermanfaatan dari sumber daya, maka manusia wajib mengelolanya dengan baik sebagai wujud rasa syukur dan tanggungjawabnya kepada Allah swt.
Wawasan Al-Qur’an Tentang Kesetaraan Gender Ayu Oktoviasari, Vera; Abubakar, Achmad; Firdaus, Firdaus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8362

Abstract

Pembahasan mengenai gender semakin meluas, sementara kesalah pahaman mengenai makna gender masih terus terjadi, khususnya dalam perspektif Islam. Perdebatan mengenai pro dan kontra kesetaraan gender masih sangat diperdebatkan. Tidak sedikit yang menganggap kesetaraan gender dalam Islam dilarang padahal Islam juga menempatkan perempuan pada posisi terbaik. Dalam penelitian ini, penulis mengkaji bagaimana wawasan Al-Qur'an mengenai kesetaraan gender. Tujuan penelitian ini untuk menghilangkan segala bentuk deskriminasi yang sering terjadi pada Wanita dalam lingkungan rumah tangga maupun lingkungan kerja, karena Wanita berhak memperoleh hak yang sama dalam aspek Pendidikan. Allah tidak membedakan kedudukan antara Perempuan dan laki-laki dalam meraih kemuliaan di sisi Nya (Qs. Al Hujarat:13). Melalui pendekatan metode kualitatif, peneliti mencoba mengkaji melalui Al-Qur’an dan tafsir permasalahan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui ayat-ayat Al-Qur’an tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek. Hal ini terlihat dari berbagai pernyataan Al-Qur’an yang selalu menyetarakan kedudukan laki-laki dan perempuan, kaitannya dengan fitrah kemanusiaannya. Perbedaan antara laki-laki dan perempuan hanya sebatas perbedaan sifat manusia saja. Al-Quran menggunakan beberapa term untuk menunjuk makna gender, yakni al- Rijal dan al-Nisa', al-Dzakar dan al-Untsa serta al-Mar'ah/al-Imru dan al-Mar'ah/al- Imra'ah. Prinsip-prinsip kesetaraan dan keadilan jender dalam tafsir al-Maraghi antara lain memposisikan sama kedudukan laki-laki dan perempuan sebagai hamba Tuhan dan sebagai wakil Tuhan di bumi (khalifah fiy al-ardh), laki-laki dan perempuan diciptakan dari unsur yang sama, ketika Adam dan Hawa sama-sama bersalah yang menyebabkannya jatuh ke bumi. Keduanya bersama- sama berpotensi meraih prestasi di bumi, dan sama-sama berpotensi untuk mencapai ridha Tuhan, di dunia dan di akhirat.
Produksi Dalam Sistem Perekonomian Menurut Pandangan Al-Qur`an Tomadehe, Sumiati; Abubakar, Achmad; Haddade, Hasyim
Widya Balina Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v7i2.169

Abstract

Produksi sangat penting bagi kelangsungan hidup dan peradaban manusia dan bumi. Sesungguhnya produksi lahir dan tumbuh dari menyatunya manusia dengan alam. Manusia diciptakan sebagai khalifah untuk mengelola dan memanfaat bumi dan segala isinya dengan optimal dan cara-cara yang sesuai syariat. Manusia memakmurkan bumi agar manusia dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkannnya. Allah telah SWT memberikan penjelasan dari ayat-ayat Al-Qur`an bagaimana seharusnya manusia mengolah Bumi atau melakukan aktifitas produksi. Berdasarkan telaah normatif ayat-ayat Al-Qur’an, diperoleh hasil kajian dari penelitian ini bahwa peran produksi dalam perekonomian perspektif Al-Qur`an adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat alam semesta yang diciptakan Allah SWT, sebagai pendongkrak kreatifitas manusia, dan sebagai sarana untuk menyebarluaskan kemaslahatan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi semata.
Potensi Kelautan Bagi Perekonomian dan Etika Eksploitasinya Dalam Perspektif AL-Qur`an Zaputra, Reo; Haddade, Hasyim; Abubakar, Achmad
Widya Balina Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v8i1.173

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah laut yang terluas di dunia. Laut merupakan anugerah Allah yang menyimpan kekayaan alam yang sangat besar untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan umat dengan cara eksploitasi. Namun, eksploitasi laut seringkali dilakukan secara tidak bertanggung jawab misalnya penangkapan ikan yang dilakukan di wilayah yang dilarang, tidak adanya izin operasi, dan penggunaan alat tangkap yang dilarang. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan potensi laut dan menformulasikan etika eksploitasinya menurut pandangan Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh bahwa potensi kelautan memiliki arti yang amat penting bagi perekonomian yaitu sebagai sumber penghidupan dan penghasilan bagi nelayan, sebagai penghasil perhiasan yang bernilai jual tinggi, sebagai salah satu kawasan cadangan minyak Bumi dan gas alam, sebagai penghasil energi, objek wisata, dan lain sebagainya. Di antara ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung pesan mengenai pemanfaatan potensi kelautan adalah Q.S. Al-Insyirah: 7, Q.S. An-Nahl: 14, Q.S. Ar-Rum: 41, Q.S. Asy-Syura: 32, Q.S. Lukman: 31, Q.S. Al-Maidah: 96, dan Q.S. Fathir: 12. Adapun etika eksploitasi potensi kelautan berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an antara lain dengan cara berpegang teguh pada prinsip tauhid, optimalisasi sumber daya, melaksanakan eksploitasi berkelanjutan, menjaga dan mempertahankan kedaulatan wilayah laut, dan menaati regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah selaku ulil amri.
Zakat: Solusi Pengentasan Kemiskinan dalam Al-Qur’an (Kajian Ketaatan Hamba atas Perintah Rabbnya) K, M. Yusuf; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v6i2.4728

Abstract

This article discusses zakat as a solution for alleviating poverty in the Qur'an through the study of servants' obedience to their Lord's commands. The purpose of this article is to provide an overview of the relationship between the solution for poverty alleviation in Islam through zakat, as it is a command from Allah to His believing servants. The research method used is a literature review method or library research. The literature review is specifically aimed at revealing information from scholarly texts derived from books or relevant academic journals related to the topic under discussion. The research findings indicate the importance of the position of zakat in Islam as one of the pillars of Islam with numerous virtues within it. Zakat, in general, can serve as a solution to the issue of poverty, which has been clearly commanded by Allah to His servants. Therefore, the position and function of zakat in Islam must be effectively implemented, not only seen as a command from Allah but also as a solution to the socio-economic problems faced by the community.
ANALISIS KONSEP PERILAKU PRODUSEN DALAM HUKUM EKONOMI ISLAM (Tijauan Q.S Al – Maidah Ayat 87) Nadila, Nadila; Abubakar, Achmad; Basri, Halimah
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol. 8 No. 2 (2023): Al-Amwal : JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMIC LAW
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/alw.v8i2.3831

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsep perilaku produsen dalam ekonomi islam berdasarkan tinjauan Q.S Al – Maidah ayat 87. Studi ini didasarkan pada apa yang telah ditulis dan menggunakan sumber informasi sekunder. Metode deskriptif kualitatif dan pendekatan interpretasi maudhu'i (tematik) digunakan untuk mendeskripsikan dan mengkaji data. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data kajian, dan analisis isi digunakan untuk mengetahui apa maksud dari data tersebut. Data yang terkumpul disatukan dan dianalisis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produsen dalam ekonomi Islam bertindak dengan cara yang memenuhi standar kejujuran dan moralitas tertinggi. Hal ini karena dalam ekonomi Islam, manusia bekerja tidak hanya untuk menjadikan dunia ini lebih baik dan sejahtera, tetapi juga untuk mendatangkan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya. Alasan mengapa para pendiri Islam melakukan apa yang mereka lakukan harus selalu melakukan hal yang sama dan hasil yang mereka inginkan. Jika tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan fisik dan mental agar maslahah dapat dibuat, maka tujuan pembuat adalah membuat maslahah.
Analisis Asbābun Nuzūl Ayat-Ayat Ekonomi Melalui Pendekatan Kontekstual Muthmainnah, Muthia; Imam, Muh. Abdi; Abubakar, Achmad; Ilyas, Hamka
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol. 8 No. 2 (2023): Al-Amwal : JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMIC LAW
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/alw.v8i2.4322

Abstract

This article examines the Qur'anic verses that are nuzul embodied in economic values in it. The purpose of this study is to expose the Islamic economic values contained in these verses, and relate them to the development of the current era. There are seven economic verses that have sabab nuzul. Of the seven verses, the author categorizes them into four themes, namely related to consumption, related to distribution, related to wadiah (deposits), and related to qard (accounts receivable). The type of research applied is qualitative research with a focus on literature studies. The method of data collection and analysis is based on a normative descriptive approach that emphasizes the evaluation of the sources of data found. To strengthen the research foundation, researchers use a comprehensive and in-depth literature review approach that is in accordance with the topic discussed. The results of this study reveal that the application of economic principles contained in the Qur'an through asbabun nuzul analysis can help direct economic practices in the modern era that are fair, honest, free from usury and everything that is forbidden, and able to reduce economic inequality.Artikel ini mengkaji perihal ayat-ayat Alquran yang berasbabun nuzul yang termaktub nilai-nilai ekonomi di dalamnya. Tujuan penelitian ini untuk membeberkan nilai-nilai ekonomi Islam yang ada di dalam ayat-ayat tersebut, serta menghubungkannya dengan perkembangan zaman saat ini. Terdapat tujuh ayat-ayat ekonomi yang mempunyai sabab nuzul. Dari tujuh ayat tersebut penulis mengkategorikannya dalam empat tema yakni terkait konsumsi, terkait distribusi, terkait wadiah (titipan), serta terkait qard (utang piutang). Tipe penelitian yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan fokus pada studi pustaka. Metode pengumpulan dan analisis data didasarkan pada pendekatan deskriptif normative yang menekankan evaluasi sumber-sumber data yang ditemukan. Untuk menguatkan landasan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan tinjauan literatur yang komprehensif dan mendalam yang sesuai dengan topik yang dibahas. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan prinsip-prinsip ekonomi yang terdapat dalam Alquran melalui analisis asbabun nuzul dapat membantu mengarahkan praktik ekonomi di era modern yang adil, jujur, terbebas dari riba dan segala yang diharamkan, serta mampu mengurangi kesenjangan ekonomi. 
Peranan Al-Qur'an dalam Menyikapi Praktik Pernikahan Sirri: Analisis Tafsir Al-Qur'an terhadap Keabsahan Pernikahan Sirri Aprianti, Sheila; Galib, Muhammad; Abubakar, Achmad
AL-SULTHANIYAH Vol. 13 No. 2 (2024): AL-SULTHANIYAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/al-sulthaniyah.v13i2.3492

Abstract

Sirri marriages are marriages not officially registered marriages with state institutions, conducted secretly, or otherwise not made public. The practice has drawn past controversy in Islamic law and state law, particularly with regard to protection rights for women and children. In the eyes of Islamic law, this marriage is legitimate if it fulfills the conditions and pillars as established in the presence of a guardian (wali), two witnesses, and the submission of the marriage contract (ijab and qabul). The fact of an unregistered marriage implies potential legal and social problems associated with its consonance with the values of justice and transparency according to the Qur'an. This research intends to study the Qur'an's role in addressing the occurrence of unregistered marriages, particularly covering verses focusing on the importance of documentation, testimony, and openness in marriage affairs. A hermeneutical approach will help unravel the meanings of Qur'anic verses such as QS. Al-Baqarah [2]: 282 and QS. An-Nisa' [4]: 1 in attempts to establish a more holistic legal interpretation of the findings, suggesting that unregistered marriages qualify as legitimate in religious terms if they meet the pillars and conditions; however, this practice is contradictory to the major principles of transparency and justice and the protection of rights that the Qur'an teaches. Hence, it recommends the requirement of registration as one of these forms of *maṣlahah mursalah* and, thus, a public benefit to prevent social unrest and maintain rights of all concerned parties. This will thus provide a considerable found basis for addressing unregistered marriages from the purview of the Qur'an concerning whether or not they can be religiously valid and legally certain.
Content Analysis of Digital-Based Da'wah Bil Hikmah on Social media on the Instagram Account @dasadlatif1212 (A Study of Surah An-Nahl Verse 125) Rahim, Abd.; Abubakar, Achmad; Basri, Halimah; Aswad, Muh.
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i3.7157

Abstract

This research aims to analyze the content of the Bil Hikmah da'wah delivered via Ustaz Das'ad Latif's Instagram social media on his Instagram account, namely @dasadlatif1212. Researchers focus on the interpretation of Surah An-Nahl verse 125 which is linked to the findings of each uploaded content. The research method used is content analysis. Researchers used this method to identify the categorization and themes used by @dasadlatif1212. Data was collected through observation of uploads spanning the period January-December 2023. Researchers found that various themes and categorizations helped convey interesting preaching. The subject's reaction in answering questions that sometimes become debatable is different from conditions that often occur. This is due to accuracy in choosing categorization and themes determined from uploads uploaded on Instagram.
Co-Authors -, Maulana ., Rosmiyati A. Muin, Muhammad Irham Abd. Rahim Abd. Rahman Abdul Malik Abdul Rauf Muhammad Amin Abdullah, Dudung Adistian, Adistian Ahmad Ahmad Ahmad Dani Ahmed Hasob, Hamza Abdulrahim Aisyah Arsyad Albahri, Albahri Alim Mu'min, Muh Dian Nur Alimin, Muh Alimuddin, Harwis AM, Memi Pratiwi Amir, A. M. Nur Atma Amir, Nurazizah Amrah Kasim Andriani, Hesti Aprianti, Sheila Arafah, Muh Arief, Fitriani Arifin, Asriadi Arviana, Pipi Asfar, Khaerul Asirah, Siti Aswan, Ahmad Rathomi Ayu Gintari Ayu Oktoviasari, Vera Baharuddin Baharuddin Baharuddin, Nur Alisa Basri, Halima Chalik, Sitti Aisyah Dahlan, Firdaus Dedi Susanto Dohe, Muh. Ilham Majid Eka Febrianti, Eka Fadhil, Andi Fajriany S, Imaniar Nur Fazaka Rif’ah, Muh. Azka Febrian, Rifki Febrianti Febrianti Firdaus Firdaus Firdaus Firman, Firmansyah Galib, M Galib, M. GHANY, ABDUL Hafid, Abd Hafid Halimah Basri Hamrana, Rachmat Ghafur Hamzah Harun Al-Rasyid Harjana, Dwi Hasan, Adnan Hasan, Nugraha Hasniati, Hasniati Hasri, Muammar Hasyim Haddade Hayat, Saeed Fayzul Hidayatulah Galib, Ahmad Syarif HS, Muhammad Alwi HT, A. Qadir Gassing Husain Nasir Hutagaluh, Oskar Idah Suaidah Ilyas, Hamka Imam, Muh. Abdi Inat, Fathy Irham , Muhammad Irsan Irsan Irwan Supriadin J Iryanto, Muhammad Islamul Haq Iwani, Fatimah Nurlala Jalal Ikram, Abdi Dzul Jamaluddin Jayawarsa, A.A. Ketut Juliasti, Evin K, M. Yusuf Kamaluddin Abunawas Karim, Ahmad Kartika Kasjim Salenda Kazuba, Mahfudz Kholid Albar Khumaidi Ali, Muh. Kurniati Kurniati Kurniati La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail M, M.Galib M., M. Ghalib Mahfudz, Muhsin Mahmudah Mahmudah Mardan Mas’ud , Mukhtar Maulana Maulana Mayyadah, Mayyadah Mi’rat, Muhammad Muflih, Andiman Muh. Aswad Muh. Nasruddin A Muhammad Ali Rusdi Bedong Muhammad Galib Muhammad Irham Muhammad Sarjan Muhammad Syarif Hasyim Muhammad Yaumi Muhammad Yusuf Muhsin Mahfudz Mukhlishah Sam Mukhtar Galib Munir Munir Munir, Munir Musafir Pababbari Muthmainnah, Muthia Muzakkir Muzakkir Nadila, Nadila Nasution Zakariah, Abdul Haris Nawas, Kamaluddin Abu Nur, Amiruddin Z. Nurdin, Dewi Nurjannah Nurjannah Nurmiati Nurmiati Paramata, Adhayani Mentari Parhani, Aan Parninsih, Iin Pebry, Rasti Qarinah, Qarinah R, Baso Rabiatul Adawiyah Rahim, Yusuf Rahim, Zakiyuddin Rahman, Muh. Akbar Rahmat Hidayat Rahmawati, Rahmawati Ramadani, Ira Ramadhani, Syamsinar Ramli Rasnawati, Rasnawati Rayyahun, Annisa Ria Renita, Ria Rif'ah, Azka Fazaka Rifah, Afwaz Fafaza Rifai, Andi Ruhbanullaila Rif’ah, Muh. Azka Fazaka Rif’ah, Andi Muh. Afwaz Fafaza Rif’ah, Muh. Azka Fazaka Rif’ah, Muh.Azka Fazaka Ruddin, Nurul Istianah Rusmin, Saifullah Rusydi Khalid S, Putriyani Sabbar, Sabbar Dahham Sabri, Muhammad Sadiq Sabry, Muhammad Sadiq Saddang, Muhammad Safruddin, Rhay Said, Ibnu Furkan Said, Wardana Saleng, Ahmad Dani Sandi, Ahmad Sayyid Amir, Muh Ikraam Siraj, Arifuddin Sofyan, Idha Fadhilah Sohra, Sohra Sohrah Srigandawati, Srigandawati Sudarmi Sultan, Zulfadli Sunantri, Sri Supardin Sutriawal Syahruddin Syahruddin, Siti Masyita Syaifuddin, La Ode Muhamad Syaiful Muhyidin Syam, Arham Fajrul Syam, Ilma Radia Syamsuddin Syamsuddin SYAMSUL QAMAR, SYAMSUL Syarif, Muhammad Fazlurrahman Syarifuddin Ondeng Syatar, Abdul Tahir, Juraeri Tammar, Ardiansyah Tammulis Tarmizi Taufik Ajuba, Taufik Thulfitrah B, Nurlathifah Tomadehe, Sumiati Trisno Wardy Putra Umar, M. Sabir Wahyuni, Susi Eka Warliana, Lisna Widianti, Anyta Widodo, Panggih Yuniarti, Desi Zabidi, Ahmad Zaputra, Reo