Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAYA SAING USAHA UBI CILEMBU PADA PASAR INTERNASIONAL HONGKONG Eka Purna Yudha; Tuti Karyani; Nur Syamsiyah; Indah Kartika Nurjanah; Diva Safitra; Ratu Rizki Ramadhina; Fani Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23119

Abstract

Indonesia terus mengekspor produk pertanian dalam bentuk segar, yang mengakibatkan harga jual rendah dan ketidakmampuan untuk bersaing dengan produk olahan yang memiliki nilai pasar lebih tinggi. Kondisi ini juga diamati pada kasus ubi jalar, yang sebagian besar diekspor dalam keadaan segar, sehingga menyebabkan nilai pasar rendah dan memengaruhi daya saing komoditas ini. Jawa Barat merupakan pusat produksi utama ubi jalar, khususnya varietas Cilembu, yang diproduksi di Kabupaten Sumedang. Pemasaran ubi jalar Cilembu tidak terbatas pada pasar domestik, karena juga diekspor ke negara-negara seperti Jepang, Malaysia, Vietnam, Hong Kong, dan Singapura, meskipun dalam bentuk segar. Mengingat potensi ubi jalar Cilembu, penting untuk menganalisis daya saing dan dampak kebijakan pemerintah terhadap budidaya komoditas ini di Kabupaten Sumedang. Metode penentuan lokasi dilakukan secara sengaja, dan analisis data dilakukan menggunakan Matriks Analisis Kebijakan (PAM) dan analisis sensitivitas. Budidaya ubi jalar Cilembu di Kabupaten Sumedang terbukti menguntungkan secara finansial dan ekonomi, serta menunjukkan daya saing baik dalam hal keunggulan komparatif maupun keunggulan kompetitif.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN DESA PARTISIPATIF PADA AGROWISATA TEMBAKAU BERKELANJUTAN Eka Purna Yudha; Dika Supyandi; Sri Fatimah; Eti Suminartika; Elly Rasmikayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pengembangan desa partisipatif dalam konteks agrowisata tembakau berkelanjutan di Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Desa Banyuresmi memiliki ketergantungan ekonomi yang tinggi pada komoditas tembakau, namun dihadapkan pada berbagai tantangan, antara lain permasalahan budidaya dan pascapanen tembakau, pengelolaan limbah pertanian, keterbatasan pengembangan potensi wisata alam, serta risiko bencana tanah longsor akibat kondisi topografi wilayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan perangkat desa serta pemangku kepentingan terkait. Analisis data dilakukan melalui identifikasi permasalahan, pemetaan pemangku kepentingan, dan perumusan strategi pengembangan berbasis partisipasi masyarakat dengan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa partisipatif memerlukan integrasi peran pemangku kepentingan utama, terutama pemerintah desa dan kelompok tani, dalam pengelolaan pertanian tembakau berkelanjutan, mitigasi risiko lingkungan, serta pengembangan agrowisata lokal.
GEOSISTEM, SOSIOSISTEM, EKOSISTEM AGRIBISNIS JAGUNG DI KABUPATEN CIAMIS Ivan Sayid Nurahman; Iwan Setiawan; Eka Purna Yudha; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24606

Abstract

Pengembangan agribisnis jagung memerlukan pemahaman integratif terhadap tiga sistem utama: geosistem, sosiosistem, dan ekosistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik ketiga sistem tersebut dalam konteks agribisnis jagung di Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan FGD, serta data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geosistem Ciamis didominasi dataran alluvial hingga perbukitan bergelombang dengan ketinggian 100-800 mdpl, jenis tanah andosol, latosol, dan aluvial yang berasal dari material vulkanik Gunung Galunggung, serta kesesuaian lahan tergolong sesuai hingga sangat sesuai untuk jagung. Sosiosistem menunjukkan karakteristik pelaku dengan rata-rata umur 46,67 tahun, pendidikan 8,25 tahun, pengalaman usaha 14,23 tahun, motivasi cukup (57,64%), dan kosmopolitan tinggi (60,20%). Ekosistem dicirikan oleh sumber air bervariasi (air hujan 65%, irigasi 20%), pola tanam didominasi monokultur (70%), rantai pasok masih dikuasai tengkulak (70%), serta ancaman OPT seperti penggerek batang dan ulat grayak. Simpulan penelitian ini adalah bahwa agribisnis jagung Kabupaten Ciamis berada pada fase transisi, didukung oleh fondasi alamiah yang kuat dan keterbukaan terhadap inovasi, namun terhambat oleh keterbatasan struktural dan dominasi praktik konvensional.
ANALISIS PERENCANAAN EKONOMI SIRKULAR DALAM SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PERDESAAN Eka Purna Yudha; Ernah Ernah; Endah Djuwendah; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23114

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan permasalahan lingkungan yang masih dihadapi oleh wilayah perdesaan, termasuk Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan sampah dan tingkat partisipasi masyarakat serta merumuskan strategi pengelolaan sampah berbasis partisipatif di tingkat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui survei pengembangan partisipatif dengan metode wawancara mendalam, observasi lapangan, dan konfirmasi data kepada masyarakat dan perangkat desa. Survei dilaksanakan pada November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya volume sampah dipengaruhi oleh kedekatan desa dengan kawasan pendidikan, sementara sistem pengelolaan sampah belum terintegrasi secara optimal. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya partisipasi warga menjadi faktor utama permasalahan. Strategi yang direkomendasikan meliputi penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah, penyediaan fasilitas pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pengembangan pengolahan sampah organik melalui Rumah Maggot. Pendekatan partisipatif dinilai penting untuk mewujudkan pengelolaan sampah desa yang berkelanjutan.
EKONOMI SIRKULAR DAN KETAHANAN PANGAN: PERAN STRATEGIS PEKARANGAN DALAM PERENCANAAN PERDESAAN PARTISIPATIF Eka Purna Yudha; Zumi Saidah; Ernah Ernah; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18463

Abstract

Perencanaan perdesaan partisipatif merupakan pendekatan yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya lokal, termasuk pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan ekonomi sirkular. Penelitian ini dilakukan di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, yang menghadapi berbagai permasalahan, seperti pemanfaatan pekarangan yang belum optimal, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengelola lahan, serta meningkatnya volume sampah tanpa sistem pengelolaan yang efektif. Melalui metode Problem Based Learning (PBL), penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi serta menawarkan solusi berbasis partisipasi masyarakat, termasuk edukasi, penyuluhan, serta pendampingan dalam budidaya tanaman pangan dan pengolahan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis partisipatif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus mengurangi limbah melalui pendekatan ekonomi sirkular. Model ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan desa tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan melalui sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Diharapkan, pendekatan ini dapat menjadi model dalam pengembangan desa berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ketahanan pangan dan pengelolaan limbah.Kata kunci: perencanaan partisipatif, ketahanan pangan, pekarangan produktif, ekonomi sirkular
ANALISIS PERENCANAAN PARTISIPATIF PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN UNTUK DESA BERDAYA DAN MANDIRI Eka Purna Yudha; Endah Djuwendah; Tuti Karyani; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18468

Abstract

Pembangunan berkelanjutan di tingkat desa memerlukan pendekatan perencanaan partisipatif untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan. Penelitian ini menganalisis perencanaan partisipatif dalam pembangunan berkelanjutan di Desa Cipacing guna mewujudkan desa yang berdaya dan mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat meningkatkan efektivitas program pembangunan dan rasa kepemilikan terhadap hasilnya. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya, serta koordinasi antar pemangku kepentingan masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan kapasitas masyarakat dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, perencanaan partisipatif berperan penting dalam menciptakan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
ANALISIS DAYA SAING USAHA KOPI INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL UNI EMIRAT ARAB Eka Purna Yudha; Sri Fatimah; Indah Setiawati; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18469

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki peran penting dalam ekonomi Indonesia dan menjadi komoditas ekspor utama ke beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab. Pasar kopi ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan menjanjikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik petani dan usahatani komoditas pertanian kopi di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dari usahatani kopi tersebut di pasar internasional Uni Emirat Arab. Dalam analisis menggunakan model Policy Analysis Matrix (PAM), ditemukan nilai keunggulan kompetitif atau PCR sebesar 0,030 dan keunggulan komparatif atau DRCR sebesar 0,017. Hal ini menunjukkan bahwa kopi yang diproduksi di Desa Girimekar memiliki daya saing di pasar internasional Uni Emirat Arab.
BUSINESS MODEL CANVAS SEBAGAI INSTRUMEN PENGEMBANGAN AGROWISATA BERBASIS MASYARAKAT: STUDI KASUS AGROWISATA PAKUWON KABUPATEN KUNINGAN Djuwendah, Endah; Yudha, Eka Purna; Anwari, Mohammad Daffa; Warahmah, Mantika M
Agricore Vol 11, No 1 (2026): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v11i1.71642

Abstract

Abstrak Agrowisata Pakuwon merupakan destinasi wisata berbasis masyarakat di Desa Wisata Pajambon, Kabupaten Kuningan yang masih dalam tahap rintisan dan pengembangan awal. Agrowisata ini mengusung konsep agroeduwisata dengan memadukan edukasi pertanian, wahana rekreasi, dan pemanfaatan potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis Agrowisata Pakuwon dengan penerapan Business Model Canvas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam pengelolaan Agrowisata Pakuwon, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model bisnis Agrowisata Pakuwon dikembangkan melalui kolaborasi antara BUMDes, pemerintah desa, masyarakat lokal, dan petani dengan memanfaatkan potensi agroeduwisata. Sumber pendapatan berasal dari tiket masuk, kantin, wahana penunjang, dan UMKM, dengan struktur biaya mencakup gaji karyawan, pemeliharaan fasilitas, biaya operasional dan dana sosial. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas lokal pada tahap awal pengembangan Agrowisata Pakuwon yang masih berstatus rintisan. Kata kunci:  Bisnis Model Canvas, Agrowisata Berbasis Masyarakat, Desa Wisata.Abstract Pakuwon Agrotourism is a community-based tourism destination located in Pajambon Tourism Village, Kuningan Regency, which is currently in the pioneering and early development stage. This agrotourism destination adopts an agro-edutourism concept by integrating agricultural education, recreational attractions, and the utilization of local potential. This study aims to analyze the business model of Pakuwon Agrotourism through the application of the Business Model Canvas. The research employed a qualitative approach using a case study method. Informants were selected purposively based on their direct involvement in the management of Pakuwon Agrotourism, while data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation studies. The results indicate that the business model of Pakuwon Agrotourism has been developed through collaboration among Village-Owned Enterprises (BUMDes), the village government, local communities, and farmers by leveraging the potential of agro-edutourism. Revenue sources are derived from entrance tickets, the canteen, supporting attractions, and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), while the cost structure includes employee salaries, facility maintenance, operational expenses, and social funds. These findings are expected to provide recommendations that are aligned with local needs and capacities during the initial development stage of Pakuwon Agrotourism, which is still categorized as a pioneering tourism destination.Keywords:  Business Model Canvas,Community-Based Tourism, Touris Village.
Analisis LQ dan Shift Share Kabupaten Bandung Barat Eka Purna Yudha; Nurhazna Fairuz Ardiani
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25347

Abstract

This study aims to analyze the structure and performance of the West Bandung Regency economy based on leading sectors and sectoral competitiveness. The methods used are Location Quotient (LQ) and Shift Share with Gross Regional Domestic Product (GRDP) data for the 2016–2024 period. LQ analysis is used to identify base sectors, while Shift Share is used to assess the influence of national growth, industrial structure, and regional competitive advantage. The analysis results show that base sectors in West Bandung Regency include Accommodation and Food and Beverage Provision, Real Estate, Electricity and Gas Procurement, Agriculture, Forestry and Fisheries, Educational Services, Corporate Services, and Government Administration. The Accommodation and Food and Beverage Provision sector is the most dominant sector with the highest LQ value. Shift Share analysis shows that regional economic growth is strongly influenced by national economic dynamics, especially in the manufacturing and trade sectors. Although some sectors show increased competitiveness post-pandemic, the regional economic structure remains relatively dependent on the service and natural resource sectors with a limited level of diversification. Therefore, a development strategy is needed that encourages the strengthening of non-basic sectors and increases the competitiveness of the modern services sector to support more sustainable regional economic growth.
Strategi Pemberdayaan Petani Jagung Akibat Perubahan Iklim di Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Ivan Sayid Nurahman; Iwan Setiawan; Eka Purna Yudha; Muhamad Nurdin Yusuf
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23319

Abstract

Climate change causes rainfall in most parts of Indonesia to decrease. Climate change means farmers are no longer able to use local knowledge to predict climate, thereby reducing the level of corn commodity productivity. Cijeungjing District is one of the corn production centers in Ciamis Regency, which is affected by climate change due to rain-fed agriculture. This research aims to determine the adaptation strategies of corn farmers in response to climate change, and to analyze appropriate strategies for empowering these farmers. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach carried out through observation, interviews, and documentation. The research subjects included corn farmers who were recruited through snowball sampling. The Miles and Huberman data analysis model is used for data analysis. The results show that local farmers have implemented adaptation strategies for corn farmers due to climate change, namely: 25 percent of farmers changed planting times, 10 percent of farmers changed crop varieties, and 65 percent of farmers left their land fallow. Relevant empowerment strategies include: introduction of corn varieties that are resistant to extreme climatic conditions; development of efficient irrigation systems and soil conservation to overcome the problems of drought and soil erosion due to climate change; training and counseling for farmers to implement agricultural practices that are environmentally friendly and adaptive to climate change; and institutional support that facilitates corn farmers' access to the information, resources, and technology needed to deal with climate change.
Co-Authors Adi Nugraha Adi Nugraha Adi Nugraha Afif Ahmad Rifai Afwan, Fahrian Aif Ahmad Choibar Tridakusumah Aini, Azizah Aini, Indah Nurul Aliesyanur Fauziah Almira, Bellinda Anas Rantisi Muhlasin Andika, Alif Anisa Salsabila Annisa Fitri Anwari, Mohammad Daffa Apridiantri, Safira Rahmah Aqila Shafa Adela Ardely, Michelle Arido Laksono Aulia, Safira Aviola, Zulaika Azura, Chiquitita Qinthar Azzahra Ghaitsa S Azzahra, Lissa Bagaskara, Fadil Bambang Juanda Benyamin, Gamaliel Berlianty, Ina Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Biru Angeli Nirwana Bobby Rachmat Saefudin Br Ginting, Adika Ivana Carli, Zahra Alfredia Putri Cyntia Rabbani Dika Supyandi Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Dini Rochdiani Dita Faradhila Melinia Diva Safitra Dona Setia Umbara Dwiasih, Nayda Eddy Renaldi Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Endah Djuwendah Erin Ratna Kustanti Ernah Ernah Ery Supriyadi R. Esa Noerbayinda Eti Suminartika Fadhilah, Adistia Fadillah, Futri Fauza Fadiya, Az Zahra Khoirurrizqa Fadlunnisa, Dinar Fani Rahmawati Faoziah Ulfah Fatmawati Farhan, Fahmi Muhammad Farhani, Finivita Faris Maulana Satria Faujatul Hasanah Fauziyah, Aulia Hasna Faza, Nadif Muhammad Febrianti, Regita Febriyanti, Tenisya Firman Christian Futri Fauza Fadillah Gabero, Sandy Gita Cheria Vanessa Halomoan, Eric Peter Hardiansyah, Ilham Haryati, Tantina Hasanah, Anggraeni Mafhul Hasani, Fauziyah Sirril Helena Erma Rasita Malau Hendarliana, Asri Nurrizka Hepi Hapsari Heriyanto, Farizy Rafi Hersya Nuriska Anandita Hesty Nurul Utami I Putu Sindhu Respati Widhiguna Indah Kartika Nurjanah Indah Setiawati Istiqomah, Nabilla Iwan Setiawan Iwan Setiawan Izzudin, Fahmi Akbar Karo, Kalifman Lingga Izzati Karo Khansa Hana Lathifah Kuswarini Kusno Lala M Kolopaking Larasati, Farah Lies Sulistyowati Mahira, Hafshah Ayna Mahra Arari Heryanto Mani, Syifa Al Maura Salsabila Mirfazli, Miluniqa Yasmin Moch. Farhan Hermawan Modjo, Andhika Rangga Kusuma Mohamad Arief Setiawan Mufid, Fadllan Hafiyan Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Aries Nabiilah, Putri Nafarin, Bunga enisa Nanda Kurniawati Natasha, Natasha Naufal Daneswara Naufal Muharam Nurdin Neneng Komariah Ningrum, Catharina Audrey Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurdijanti, Rahmadevi Nurfah Khamida Nurhazna Fairuz Ardiani Nurkhairi, Adinda Nurrahman, Iqbal Nuryani, Nelis Pamungkas, Tegar Iman Ibrahim Pandi Pardian Parhanudin, Idham Pebriyanti, Viyana Perdana, Hafizh Hadian Permana, Reza Permata, Anisa Putri Pitariani Halawa Putri, Cindy Kaori Eka Putri, Maura Zhafira Putri, Nurhadini Rafif Affanda Firdaus Rahmadinna, Salsabila Rahmah, Ulya Rahman, Naufal Rahman, Nazwa Aulia Ramadhani, Ingrid Putri Ramadhani, Nadhifa Zahra Ramadhaningsih, Novita Rania Rosa Kamila Rara Caturita Nataya S Ratu Rizki Ramadhina Resa Ana Dina Rezky Algipari Ria Agustin Rifqi Muhammad Zuhdi Rilus Kinseng Rina Nuryati, Rina Riska Riska Risma Namira Risma Yuniar Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih, Rizki Safira Aulia Putri Salsabila, Andita Salsabila, Anisa Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Savitri, Adila Riana SETIAWAN, IWAN Shafyra Nuruzzakiya M Sinaga, Artikha Ruth Ckhaeren Seoul Sinaga, Rosiana Sri Fatimah Sri Fatimah SUPYANDI, DIKA Suroso, Muhammad Naufal Aditya Suryatno, Iwan Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Tabita, Aya Diva Tambunan, Pascal Christian Maranatha Tangim, Ernah Tantina Haryati Tasya Regita Prasetyo Tedjalaksana, Viorensa Triana Dewi Trisna Insan Noor Trivita, Rara Annisa Tsalaatsa, Lazuardhi Ibnu Tuti Karyani Ulis Salsabila Wassalwa Ulya Rahmah Vira Kusuma Dewi Warahmah, Mantika M Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Yudiantana, Faradilla Christalia Zahira, Ghaitsa Zainal Arifin Zumi Saidah