p-Index From 2021 - 2026
10.503
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JPS Unimus Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA JURNAL TARBIYAH JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi JURNAL PENDIDIKAN MIPA JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Journal On Teacher Education (Jote) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal La Sociale SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA BIOCHEPHY: Journal of Science Education Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Pijar MIPA Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Online Learning in Educational Research Jurnal Karya Abdi Masyarakat Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Central Publisher Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Indonesian Journal of Education and Learning Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Cahaya Edukasi Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Integrasi Flashcard Digital dan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament terhadap Hasil Belajar IPA Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Pramudya Aulia Fadila; Muhamad Arif Mahdiannur
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1273

Abstract

This study aims to investigate the differences in learning outcomes between classes using digital flashcard media assisted by QR codes with the TGT cooperative model compared to classes that did not receive the treatment. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design, specifically a pretest-posttest non-equivalent control group design. The subjects of this study consisted of two classes of seventh-grade students at SMP Negeri 48 Surabaya in the even semester of the 2025/2026 academic year. The finding indicate three variables. Research data were collected through written test methods and observations. The results of the pretest and posttest were analyzed through descriptive statistics, normality testing, homogeneity of variance testing, independent t-tests, and effect size calculations using Cohen's d. Meanwhile, observation data regarding learning implementation were evaluated by calculating the percentage of achievement of each indicator. The research findings showed that the average posttest score in the experimental group was above the control group. The results of the independent t-test confirmed a significant difference with a significance value lower than the 0.05 limit. The measurement of effect size using Cohen's d was included in the high category. Observations of the learning process showed that the average overall percentage for both groups was in the very good category. These finding indicate that the learning process in both classes was carried out effectively, with no differences in the quality of classroom management. Thus, this finding implies that the integration of the TGT model with digital flashcard media can be used as an effective learning alternative to improve student learning outcomes. Suggestions that need to be considered, namely the research process can be conducted in more than two meetings, to reduce time constraints. Future research can also apply other science materials that can still be adapted to the TGT learning model and digital flashcard media simultaneously.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Reiza Noor Azizi; Muhamad Arif Mahdiannur
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi pemisahan campuran yang masih di dominasi oleh pembelajaran konvensional dan minimnya penerapan asesmen yang berfungsi sebagai umpan balik. Kondisi ini menunjukkan urgensi penerapan asesmen formatif sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran untuk membantu siswa mengambangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikri kritis siswa melalui penerapan pembelajaran dengan asesmen formatif pada materi pemisahan campuran. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest-posttest dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian berjumlah 30 siswa, dari kelas VIII A SMPN 4 Surabaya tahun ajaran 2025/2026. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui tes keterampilan berpikir kritis siswa. Pada penelitian ini mengkaji lima indikator keterampilan berpikir kritis yaitu, memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelasan lebih lanjut dan menyusun strategi dan taktik. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya penigkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai pretest sebesar 56,3 meningkat menjadi 78,5 pada posttest. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikan (p < 0,05) yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil analisi N-gain sebesar 0,52 berada pada kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa asesmen formatif berperan signifikan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi pemisahan campuran.
Keefektifan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Pembelajaran IPA Hanin Nabila; Muhamad Arif Mahdiannur
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1420

Abstract

Berdasarkan data pretest di SMP Negeri 12 Gresik, sebanyak 58,5% siswa kelas VII masih salah konsep pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati karena pembelajaran konvensional kurang melibatkan interaksi. Padahal model TGT terbukti efektif untuk materi IPA, namun belum pernah diterapkan pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati di jenjang SMP. Hal ini menjadi gap yang mendorong penelitian ini menyelidiki peningkatan pemahaman konsep siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dibandingkan dengan pembelajaran langsung berupa ceramah dan diskusi kelompok. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian ini terdiri dari 67 siswa dari dua kelas VII di SMP Negeri 12 Gresik. Instrumen penelitian berupa tes tertulis, observasi, dan angket yang telah diuji validitas serta memiliki reliabilitas sebesar 0,791 (KR-20) dan 0,954 (Cronbach’s alpha). Data dianalisis menggunakan uji-t independen, dan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 61,9 dan 42,4 secara berturut-turut. Uji-t independen menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p  < 0,001). Nilai effect size Cohen’s d sebesar 1,10 menunjukkan pengaruh yang tinggi terhadap pemahaman konsep siswa pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati. Selain itu, keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori sangat baik dan respons siswa menunjukkan tingkat partisipasi siswa lebih tinggi pada kelas eksperimen. Dengan demikian, model TGT efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati. Hal ini ditunjukkan oleh selisih skor posttest 19,5 poin dan effect size tinggi d = 1,10, yang diduga muncul karena unsur game dan turnamen meningkatkan motivasi serta interaksi siswa dibanding pembelajaran ceramah konvensional.
TINJAUAN LITERATUR: PENERAPAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP Muhammad Fadhila Nur Iman; Ernita Vika Aulia; Muhamad Arif Mahdiannur
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa SMP dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Metode penelitian ini Adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis 20 artikel relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025. Berdasarkan penelitian, skor pra-tes siswa umumnya berkisar antara 40 hingga 65, namun skor pasca-tes mereka meningkat menjadi 75 hingga 85 setelah penerapan discovery Learning. model ini menggunakan proses pengamatan, eksperimen, dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan motivasi belajar. Kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan ilmiah siswa diperkuat ketika Pembelajaran Penemuan dikombinasikan dengan media interaktif dan metodologi ilmiah. Akibatnya, telah terbukti bahwa model ini dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar sains dan memfasilitasi penerapan kurikulum merdeka, yang menekankan pada pembelajaran yang bermakna.
ANALISIS PERSEPSI SISWA TERKAIT PRESENCE DALAM PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY Rieke Nur Fitria; Muhamad Arif Mahdiannur
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9323

Abstract

This study aims to analyze students' perceptions of Presence in augmented reality (AR)-based science learning, which includes the dimensions of spatial Presence, Social Presence, and Self- Presence, and to examine the differences in Presence based on previous AR experience and the relationship between Presence dimensions. A quantitative approach with a survey method was used, involving 335 ninth-grade students of Public Junior High Schools in Krian District, Sidoarjo Regency from SMPN 1 Krian, SMPN 2 Krian, and SMPN 3 Krian. The instrument used was the Augmented Reality Presence Scale (ARPS) consisting of 21 items with a 5-point Likert scale. Data analysis included descriptive statistics, independent t-test, and Pearson correlation. The results revealed that students' Presence perceptions were in the high category (M = 3.70), with the highest Social Presence score (M = 3.85), followed by spatial Presence (M = 3.68), and Self-Presence (M = 3.55). Significant differences were found in all dimensions of Presence between students with and without prior AR experience, with medium to large effect sizes (d = 0.701 – 0.835). Three dimensions of Presence showed a strong positive correlation (r = 0.793 – 0.871). This study concluded that AR technology effectively creates immersive learning experiences, although Self-Presence still needs improvement. It is recommended that teachers provide technology orientation sessions before instruction and that media developers integrate narrative elements to enhance student emotional engagement. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa tentang Presence dalam pembelajaran IPA berbasis augmented reality (AR), yang mencakup dimensi spatial presence, social presence, dan self-presence, serta untuk mengkaji perbedaan Presence berdasarkan pengalaman AR sebelumnya dan hubungan antar dimensi Presence. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan, melibatkan 335 siswa kelas IX SMP Negeri di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo yang berasal dari SMPN 1 Krian, SMPN 2 Krian, dan SMPN 3 Krian. Instrumen yang digunakan adalah Augmented Reality Presence Scale (ARPS) yang terdiri dari 21 item dengan skala Likert 5 titik. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji-t independen, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi Presence siswa berada pada kategori tinggi (M = 3,70), dengan skor social presence tertinggi (M = 3,85), diikuti oleh spatial presence (M = 3,68), dan self-presence (M = 3,55). Perbedaan yang signifikan ditemukan di semua dimensi Presence antara siswa dengan dan tanpa pengalaman AR sebelumnya, dengan ukuran efek sedang hingga besar (d = 0,701 – 0,835). Tiga dimensi Presence menunjukkan korelasi positif yang kuat (r = 0,793 – 0,871). Studi ini menyimpulkan bahwa teknologi AR secara efektif menciptakan pengalaman belajar yang imersif, meskipun Presence diri masih membutuhkan perbaikan. Disarankan agar guru memberikan sesi orientasi teknologi sebelum pengajaran dan agar pengembang media mengintegrasikan elemen naratif untuk meningkatkan keterlibatan emosional siswa.  
Mobile-Assisted Case-Based Learning to Promote Creative Cognitive Flexibility and Deep Understanding in Physics Tutut Nurita; Lia Yuliati; Arif Hidayat; An Nuril Maulida Fauziah; Muhamad Arif Mahdiannur; Ahmad Fauzi Hendratmoko
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 6 No. 2 (2026): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v6i2.1200

Abstract

Developing creative thinking in physics requires instructional approaches that encourage students to apply multiple problem-solving strategies and representations in authentic contexts. However, evidence on how mobile-assisted case-based learning promotes creative cognitive flexibility remains limited. This study investigated the contribution of mobile-assisted case-based learning to students’ creative cognitive flexibility as an indicator of deep conceptual understanding of ideal gas concepts. An explanatory sequential mixed-methods design was employed involving 70 undergraduate students who participated in a mobile-supported case-based learning intervention delivered through smartphones and a learning management system. Quantitative data were collected using pretest–posttest assessments of cognitive flexibility, while qualitative evidence was derived from students’ written responses to examine shifts in reasoning strategies and representational use. The findings indicate meaningful improvements in students’ creative cognitive flexibility following the intervention, accompanied by predominantly positive learning interest. Qualitative analyses further revealed that students became more capable of employing multiple solution pathways, integrating mathematical, graphical, and conceptual representations, and critically reflecting on the assumptions underlying ideal gas models. These findings suggest that mobile-assisted case-based learning provides an effective learning environment for fostering adaptive reasoning, strengthening deep conceptual understanding, and promoting creative thinking in undergraduate physics education. The study contributes empirical evidence supporting the integration of mobile technologies with authentic case-based pedagogy to advance higher-order thinking in digital science learning.
EFEKTIVITAS PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA: SYSTEMATIC REVIEW Sofi Septianingsih; Ernita Vika Aulia; Muhamad Arif Mahdiannur
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/pensa.v14i1.73156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui pendekatan systematic review terhadap dua puluh lima artikel jurnal yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2025. Artikel yang dikaji dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup relevansi dengan konteks pembelajaran IPA, penerapan PjBL secara eksplisit, serta penyajian data empiris mengenai hasil belajar, motivasi, dan literasi sains siswa. Dari keseluruhan artikel, sepuluh artikel dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi kesamaan pola, efektivitas, dan tantangan dalam penerapan PjBL di berbagai jenjang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL secara konsisten meningkatkan hasil belajar kognitif, keterampilan berpikir kritis, literasi sains, motivasi, serta kemampuan kolaboratif siswa. Pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual juga mendorong keterlibatan aktif dan tanggung jawab siswa terhadap proses belajar. Namun, efektivitas PjBL masih dipengaruhi oleh kesiapan guru, keterbatasan waktu, serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas pendukung, dan integrasi teknologi pembelajaran perlu dioptimalkan agar implementasi PjBL dalam pembelajaran IPA berjalan lebih efektif dan berkelanjutan
EFEKTIVITAS DISCOVERY LEARNING BERBASIS SCIENTIFIC PRACTICES DALAM MENINGKATKAN SCIENTIFIC THINKING PESERTA DIDIK Eka Maulidiah, Sisilia; Arif Mahdiannur, Muhamad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.55700

Abstract

This research is motivated by the importance of strengthening scientific thinking skills as one of the 21st-century skills and is in line with the PISA 2025 framework that emphasizes competencies related to scientific inquiry. Therefore, this study integrates the discovery learning model with scientific practices to actively engage students in scientific inquiry activities and train scientific thinking skills. The study used a pre-experimental method with a one-group pre-test post-test design conducted in class VII-E at State Junior High School 46 Surabaya accompanied by paired t-test analysis and Cohen's d effect size. The results showed a significant difference between the pre-test and post-test scores. The results were strengthened by the effect size value of 3.209 with a very high category. All average post-test scores of scientific thinking indicators also showed an increase from the pre-test scores after the implementation of the discovery learning model based on scientific practices. The highest effect size value was found in the inquiry indicator, while the lowest was in the analysis indicator
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN LKPD BERBASIS KASUS Isti Nur Anggraini; Muhamad Arif Mahdiannur; Ahmad Qosyim
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.260–267

Abstract

Pembelajaran IPA dapat membantu siswa belajar untuk mengumpulkan informasi yang relevan berdasarkan kehidupan nyata dan mengubah informasi tersebut menjadi pengetahuan. Hal ini menjadikan pentingnya siswa belajar aktif melalui permasalahan pada kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Design penelitian yang digunakan, yaitu observation research dengan 30 partisipan yang berasal dari siswa kelas VIII di salah satu SMP di Sidoarjo. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah observasi dengan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan Cohen’s Kappa coefficient (ĸ) untuk melihat kesepakatan antar pengamat. Selama tiga kali pertemuan pembelajaran terlaksana dengan sangat baik. Siswa terlibat aktif sehingga berdampak pada naiknya hasil belajar. Berdasarkan hasil tersebut meskipun terdapat limitasi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan LKPD berbasis kasus terlaksana dengan baik yang berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa.
ANALISIS ANGKET RESPONS PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MEDIA NEARPOD DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN BELAJAR DIGITAL Yayuk Budiarti; Muhamad Arif Mahdiannur; Martini Martini
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.212–220

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berjalan dengan mengikuti kemajuan zaman. Memasuki era abad ke-21 ini, dunia pendidikan perlu menyesuaikan diri dengan transformasi digital guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan salah satunya pada pembelajaran IPA. Hal ini menjadikan pentingnya belajar secara digital untuk menciptakan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui respons peserta didik terkait pembelajaran inkuiri termbimbing yang mengintegrasikan media interaktif Nearpod. Desain yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian poor-experimental design dengan adanya pendekatan kuantitatif. Teknik dalam pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket secara online berupa link dan barcode yang ditujukan kepada 30 orang partisipan yang berasal dari peserta didik kelas VII di salah satu MTs Negeri di Surabaya. Data yang di dapatkan dari pengisian angket respons ini akan dianalisis dengan konversi kedalam persentase persetujuan. Pembelajaran dilakukan selama 3 kali, selanjutnya peserta didik diminta untuk mengisi angket secara tertutup. Berdasarkan hasil tersebut, mayoritas seluruh peserta didik sangat setuju dengan beberapa pernyataan yang telah disajikan. Meskipun terdapat persentase rendah pada beberapa butir pernyataan, namun dapat disimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing dan media Nearpod telah memberikan dampak yang positif terhadap peserta didik.
Co-Authors Ahmad Fauzi Hendratmoko AHMAD QOSYIM Ahmad Qosyim Ahmad Qosyim Ahmad Qosyim Ahmad Qosyim Ali Hasbi Ramadani Amalia Kusuma Dewi Amanda Gosynda Putri An Nuril Maulida Fauziah An Nuril Maulida Fauziah An Nuril Maulida Fauziah AN NURIL MAULIDA FAUZIAH Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Angelina Dina Lestari Angelly, Ryke Anggraini, Isti Nur Ariani Kusuma Putri Arif Hidayat Aris Rudi Purnomo arisatul, khusnul Ary Norsaputra Aryanti, Retno Aulia, Ernita Ayatillah, Arini Maila B. Jatmiko Bella Novritasari Bellina Yunitasari BENI SETIAWAN Beni Setiawan Budiarti, Yayuk Cahyani, Lia Amelia Catur Surya Saputra Deby Febriyan Eprilianto Deby Febriyan Eprilianto Deby Febriyan Epriliantor Diah Anggun Nayla Dian Novita Dinar Rohadatul Aisy DITA PERWITASARI Dwi Anggorowati R DYAH ASTRIANI Dyah Permata Sari Eka Maulidiah, Sisilia Elinda Putri Novita Sari Elok Sudibyo Erman Erman Ernita Aulia Ernita Vika Aulia Ernita Vika Aulia Ernita Vika Aulia Fasih Bintang Ilhami Fatikhin, Achmad Choirul Fatimatuz Zahro Fatimatuz Zahro Galih Wahyu Pradana GALIH WAHYU PRADANA Guntur Trimulyono H, Mohammad Hermy Hanin Nabila Haq, Ayunita Harun, Naura Maheshi HASAN SUBEKTI Heni Purwa Pamungkas Heru Arizal Hidayati, Siti Nurul Hunaidah M Hunaidah, Hunaidah Intan Dwi Safitri Isti Nur Anggraini Jijah Septianingrum Keysha Salsabila Zahrani Khoir, Nor Fastabiqul Khusnah, Amirotul Laila, Amalia LAILATUL MAGHFIROH Laily Rosdiana Lia Yuliati Lisa Amelia Sari Luqyana Fadia, Allya Maflahah, Chadhirotul Maghfuroh, Divanda Janaha Mahadhika, Vita Mahardika, Sekar Putri Mardhatilla, Wilda MARTINI Martini Martini Martini Martini Martini Martini Martini Martini Martini, M. Mashita, Hety Mayangsari, Feby Deatri Megawati, Suci Mellany Dwi Ambarwat Mochammad Zumar Firdaus Ermawan Mochammad Zumar Firdaus Ermawan Mohamad Nur Mohamad Nur MOHAMMAD BUDIYANTO Mohammad Hermy H Muhammad Fadhila Nur Iman Muhammad Kharis Fajar Najjah Wardiyatul Jannah Nisa', Nafista Rohmatun Nor Fastabiqul Khoir Nur Dalilatul Hayaro Indra Waskita Pebrianti, Pingki Pramudya Aulia Fadila Putri Wahyu Ramadhani Putri, Fitriana Afianto Qosyim, A. R, Dwi Anggorowati Rachmadhani, Azzahroh Rahmawati, Treeas Adinda Reiza Noor Azizi Richa Aulia Eka Saputri Rieke Nur Fitria Risma Fadliyatul Maulidyah Rizky Muhammad Sidik Rooselyna Ekawati Rosdiana, Laily Rosidah, Khusnul Arisatur RUDIANTO ARTIONO, RUDIANTO Rusdiana, Nadia Safitri Yosita Ratri Salsabila, Alifan Sapti Puspitarini Saputra, Catur Surya Sari, Lisa Amelia Septianingrum, Jijah Serliana Agustin Shafa Rahmadhani Sifak Indana Siti Nurul Hidayati Sofi Septianingsih Suci Megawati Suci Megawati Susi Dwi Pebrianti Susilowati, Ruruh Susiyawati, Enny Suwandi, E. Syafiqoh, Rizka Putri Treeas Adinda Rahmawati Tri Suci Ambarwati Tri Suci Ambarwati TUTUT NURITA Tutut Nurita ula, arifa syilfisia Ula, Arifa Syilfisia Ula Ula, Attaqotul Verrynda Nayla Tsaqif VIKA AULIA, ERNITA Vita Mahadhika W. Widodo Wahono Widodo Wahono Widodo Wahyu Budi Sabtiawan WASIS Wasis Wasis Wibowo Romadhoni Wicaksiwi, Anisa Kartika Widyasari , Sevina Rahma Windasari, Umi Yayuk Budiarti Yunitasari, Bellina Yusrina Maulidya Zahira YUYUN EKA KARTIKA SARI Z.A. Imam Supardi Z.A. IMAM SUPARDI Zaskia Anjani Nanda Diradesta Zhafina Najah Asshobah