Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBANGUN GENERASI PENERUS YANG BERINTEGRITAS, DI SD GMIT MANUMUTI KABUPATEN KUPANG Resti Koy; Yulsy Marselina Nitte; Eci Mutti Tameon; Fasnia Wati Fatte; Imel S.J.Dae Panie; Laurdes Tirsa De Jesus; Sumiriati Nubatonis; Restiyani Koy
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v4i1.1201

Abstract

AbstrakKorupsi adalah suatu tindakan kriminal. Tidak sedikit dari sekian banyak orang melakukan korupsi,yang mana fenomena inilah yang menjadi keprihatinan banyak kalangan. Tujuan diberikannya mata pelajaran Pendidikan anti korupsi ini diharapkan mampu membentuk generasi yang bebas korupsi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi kepada siswa tentang pendidikan anti korupsi Aku Anak yang Jujur, Disiplin,dan Bertanggung. Pendidikan anti korupsi melalui jalur Pendidikan lebih efektif karena dapat merubahan sikap,mental yang terjadi pada diri seseorang, dan melalui jalur ini lebih bersistem serta lebih mudah diukur,yaitu perubahan perilaku anti korupsi. Oleh karena itu Penanaman sikap antikorupsi merupakan hal yang wajib dan harus ditanamkan kepada anak mulai dari usia dini pada lingkungan sekolah. Kata Kunci : Membangun generasi, penerus yang berintegritas AbtsractCorruption is a criminal act. Not a few people commit corruption, which is a phenomenon that is of concern to many groups. The aim of providing this anti-corruption education subject is to be able to form a corruption-free generation. The method used is a method of socializing students about anti-corruption education. I am an honest, disciplined and responsible child. Anti-corruption education through the education route is more effective because it can change a person's attitudes and mentality, and through this route it is more systematic and easier to measure, namely changes in anti-corruption behavior. Therefore, cultivating an anti-corruption attitude is mandatory and must be instilled in children from an early age in the school environment. Keywords: values, character, independence, courage
SOSIALISASI MENUJU GENERASI BEBAS KORUPSI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN ROLE PLAY Grasella Mona; Grasella Yulianti Mona; Yulsy Marselina Nitte; Fembrianus S. Tanggur; Agostinha Sarmento; Cici Serliana Seo; Volia Hana; Wiligis Mean Rubu; Yaldo Ndolu
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v4i1.1203

Abstract

AbstrakKorupsi adalah ketika seseorang yang seharusnya bertanggung jawab atas uang atau kekuasaan publik, seperti pejabat pemerintah,mencuri atau menyalahgunakan kekuasaannya. Permasalahan korupsi di Indonesia akhir-akhir ini semakin memprihatinkan, hampir setiap hari, berbagai media massa memberitakan terjadinya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat publik dan pihak-pihak yang terkait dengan pejabat publik. Metode yang digunakan dalam sosialisasi adalah metode ceramah dan metode Role Play yang dapat digubakan sebagai game untuk mengasah pengetahuan siswa tentang nilai-nilai korupsi. Sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi SD INPRES TARUS 1 dapat menanankan dan menerapkan nilai-nilai anti Korupsi dalam Kehidupan sehari-hari Kata Kunci : Generasi Bebas Korupsi, Role Play AbstractCorruption is when someone who should be in charge of public money or power, such as a government official, steals or abuses their power. The problem of corruption in Indonesia has recently become increasingly worrying, almost every day, various mass media report on the occurrence of criminal acts of corruption committed by public officials and parties related to public officials. The methods used are the lecture method and the Role Play method which can be used as a game to hone students' knowledge about the values of corruption. So, through this socialization, it is hoped that INPRES TARUS 1 Elementary School students will be able to instill and apply anti-corruption values in their daily lives. Keywords: Free Corruption Generation, Role Play
MEMUPUK NILAI ANTI KORUPSI MELALUI POHON INTEGRITAS Afliana Bety; Yulsy Marselina Nitte; Jhon Enstein; Dortia Snae; Helena Soinbala; Maria Anna Odilia Suri; Oka F S. Ndun; Ria Anabokay
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v4i1.1205

Abstract

AbstrakKorupsi adalah tindakan yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan atau posisi dalam suatu jabatan atau organisasi untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok, dengan cara yang tidak sesuai dengan hukum atau etika. Tindakan korupsi melibatkan penerimaan atau pemberian suap, penyalahgunaan dana publik, nepotisme, kolusi, dan praktik-praktik lain yang bertentangan dengan prinsip-prinsip integritas dan transparansi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi kepada siswa tentang pendidikan antikorupsi Aku Anak yang jujur,disiplin dan bertanggung jawab pendidikan antikorupsi melalui jalur pendidikan lebih efektif karena dapat merubah sikap, mental, yang terjadi pada diri seseorang dan melalui jalur ini lebih tersisten serta lebih mudah diukur, yaitu perubahan perilaku antikorupsi. Oleh karena itu penanaman sikap anti korupsi merupakan hal yang wajib dan harus ditanamkan mulai dari usia dini pada lingkungan sekolah. Kata Kunci : nilai, anti korupsi, pohon integritas Abstract Corruption is an act that involves the abuse of power or position in an office or organization for personal or group gain, in a manner that is not in accordance with the law or ethics. Corrupt acts involve accepting or giving bribes, misuse of public funds, nepotism, collusion, and other practices that go against the principles of integrity and transparency. The method used is socialization to students about anti-corruption education. I am an honest, disciplined and responsible child. Anti-corruption education through educational channels is more effective because it can change attitudes, mentality, which occurs in a person and through this channel it is more consistent and easier to measure, namely changes in anti-corruption behavior. Therefore, the cultivation of anti-corruption attitudes is mandatory and must be instilled from an early age in the school environment. Keywords: bribery, nepotism, personal gain, collusion.  
EDUKASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL Bayu Cindi Febriani Bianome; Yulsy Marselina Nitte; Jhon Enstein; Heryon Bernard Mbuik; Gracela Natalia Hendrik; Imanuel Martinus Ndiy; Marci Tasuib; Margareta Somi Haring; Tersia Nena Mogi; Aditia Putra Bessie
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v4i1.1216

Abstract

AbstrakKorupsi adalah suatu perilaku yang berbentuk ketidakjujuran atau tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang dipercayakan dalam suatu jabatan kekuasaan, untuk memperoleh keuntungan yang haram atau penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi seseorang. Metode yang digunakan dalam sosialisasi adalah metode ceramah dan metode wordwall yang dapat digunakan sebagai quizz untuk mengasah pengetahuan siswa tentang nilai-nilai korupsi. Sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi SD Negeri Oepunu dapat menanankan dan menerapkan nilai-nilai anti Korupsi dalam Kehidupan sehari-hari Kata Kunci : Edukasi, pendidikan anti korupsi, melalui media pembelajaran wordwall AbstractCorruption is behavior in the form of dishonesty or criminal acts committed by a person or an organization entrusted with a position of power, to obtain illicit profits or abuse of power for one's personal gain. The methods used in socialization are the lecture method and the wordwall method which can be used as a quiz to sharpen students' knowledge about the values of corruption. So, through this socialization, it is hoped that Oepunu State Elementary School students will be able to instill and apply anti-corruption values in their daily lives. Keywords: Anti-corruption education through wordwall learning media
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANAMAN NILAI-NILAI SERTA PRINSIP ANTIKORUPSI MELALUI MEDIA INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL Angelina Angul Angul; Yulsy Nitte; Heddy Boko; Gilbert Abani; Ivonia Belo; Fenesia Hoar; Karolina Tanggo; Fransiskus Tuan; Herlina Punuf; Febronia Bay; Riandi Ndun; Devintha Robo; Faldi do’o; Femberianus S.Tanggur; Khatrin Taku Neno; Yonly Benufinit
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi adalah suatu perilaku yang berbentuk ketidakjujuran atau tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang dipercayakan dalam suatu jabatan kekuasaan, untuk memperoleh keuntungan yang haram atau penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi seseorang. Metode yang digunakan dalam sosialisasi adalah metode wordwall yang dapat digunakan sebagai quizz untuk mengasah pengetahuan siswa tentang nilai-nilai dan prinsip-prinsip anti korupsi. Sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi SMP Negeri 7 Kupang dapat menanankan dan menerapkan nilai-nilai dan Prinsip-prinsip anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU PAR MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DI GMIT JEMAAT BUKIT ZAITUN SIKUMANA KOTA KUPANG Jhavier Dima; Yulsy Nitte; Heryon Bernard Mbuik; Wulan Baidenggan; Agni Leo; Felsita Hendrik; Rizaldy Taneo; Moh. Syukron Hamzah; Maria Bite; Clerinzia Tallo; Sandro Ndun; Esti Nuban; Miksan Olla; Yerison Mbuik; Maria Sogen; Diana Fallo
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah salah satu bentuk implementasi dari tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. PKM ini bertujuan meningkatkan keterampilan Guru Pendidikan Anak dan Remaja di GMIT Jemaat Bukit Zaitun Sikumana dalam memanfaatkan teknologi web sebagai media pembelajaran, khususnya Wordwall. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan para guru dalam membuat media pembelajaran interaktif dan menarik, memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pendidikan di sana.
MEMBANGUN INTEGRITAS DAN ETIKA PROFESIONAL DALAM PENCEGAHAN KORUPSI BERBASIS APLIKASI WEBSITE 2 APK BUILDER DI SMAN 7 KOTA KUPANG Angelina Nome Nome; Argi Hartanto Liu; Yulsy Nitte; Muhammad Al- Gifari Ibrahim; Christin S,H Balukh; Maya Linensi Bang; Dian Isti Arini Pua Lapu; Yulce Toulay; Emanuel N.Nule; Hizkia Ndolu; Lenny Todo; Christmas Ate; Jhon Enstein
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan ancaman serius bagi kemajuan sosial dan ekonomi suatu bangsa terutama di Indonesia. Pendidikan yang mengedukasi tentang integritas dan etika sejak dini di sekolah sangat penting untuk membangun kesadaran dan karakter siswa yang dapat membendung korupsi. PKM yang di lakukan di SMA 7 Kota Kupang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang pentingnya integritas dan etika, serta perubahan positif dalam sikap mereka terhadap perilaku yang bertanggung jawab dalam masyarakat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TENTANG NILAI-NILAI ANTI KORUPSI MELALUI ISPRING SUITE DI SMP NEGERI 3 KOTA KUPANG Angelina Heleni Perada Liat; Yulsy Nitte; Katarina Tete Derosari; Angelo Daga Ndao; Marisa Lobang; Felisa Jelita; Jedidya Malelak; Rijkar Putra Keling; Didimus Neonbasu; Ayu Desita Koa; Jhon Enstein
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi menjadi permasalahan serius di Indonesia yang berakibat pada kemiskinan, melemahnya sistem kenegaraan, dan kerugian bagi rakyat. Untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini, dikembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Ispring Suite di SMP Negeri 3 Kota Kupang. Media pembelajaran ini memuat materi tentang definisi korupsi, jenis-jenis korupsi, dampak korupsi, dan nilai-nilai antikorupsi.
MENGENAL DAN MEMAHAMI NILAI NILAI ANTI KORUPSI MELALUI MEDIA INTERAKTIF WORDWALL Joan Atama; Yulsy Nitte; Agnes R.C Selan; Margareta A. Kehi; Martinus R.Ratu; Vinsensius A.M. Gala; Surya,Mone; Mariana W.Bado; Vidiyanto Wagur; Daniel L. Dae; Sherwin Tunu; Regilnadis J. Io; Beatriks Tena; Pingky Ledoh; Hesbert Djumetan; Jurni Saekoko; Fridolin Jaiman
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Pada tahun 2021, Indonesia berada pada peringkat 102 dunia dan peringkat 96 berdasarkan penelitian Transparency International Indonesia (TII). Untuk memberantas korupsi, penting menanamkan nilai-nilai anti korupsi sejak dini melalui Pendidikan Anti Korupsi yang merupakan bagian dari pendidikan nilai dan karakter. Sosialisasi sebagai cara preventif dilakukan di SD Swasta Generasi Bangsa dengan media interaktif Wordwall, yang mencakup nilai-nilai moral anti korupsi.
Transformasi Struktur Sosial-Budaya Penyangga Sektor Ekonomi Masyarakat Labuan Bajo Sebagai Daerah Wisata Pasca Pandemi COVID-19 Nitte, Yulsy Marselina; Benu, Asti Yunita
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 9, No 6 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v9i6.28351

Abstract

Communication and mindsets, demographic changes, new discoveries, conflicts or revolutions, natural disasters and climate change, wars, and other cultural influences can modify the socio-cultural structure as a buffer for the Labuan Bajo community's economic sector. Labuan Bajo's societal framework developed similarly to other communities. Labuan Bajo residents maintain generational organizational bonds. Labuan Bajo, with tourism as the main source of regional income for the Regional Government of the Province of NTT, underwent a major economic transition. Change demands are significant. Lifestyle, economic, and life activities in all areas of Labuan Bajo have changed. Post-Covid-19 pandemic policies influence community behavior and social and cultural interactions. Due to economic decline, communal quality of life has also declined. Community Return to tourist life. Tourist socio-cultural relationships are still well established, despite new social limits. Traditional markets give travelers native cuisine and goods.Keywords: Socio-Cultural; Tourist Abstract:Komunikasi dan pola pikir, perubahan demografis, penemuan baru, konflik atau revolusi, bencana alam dan perubahan iklim, peperangan, dan pengaruh budaya lainnya dapat mengubah struktur sosial budaya sebagai penyangga sektor ekonomi masyarakat Labuan Bajo. Kerangka sosial Labuan Bajo berkembang serupa dengan komunitas lain. Warga Labuan Bajo menjaga ikatan organisasi generasi. Labuan Bajo dengan pariwisata sebagai sumber utama pendapatan daerah Pemerintah Daerah Provinsi NTT mengalami transisi ekonomi yang besar. Tuntutan perubahan itu penting. Gaya hidup, ekonomi, dan aktivitas kehidupan di seluruh wilayah Labuan Bajo telah berubah. Kebijakan pandemi pasca Covid-19 memengaruhi perilaku masyarakat dan interaksi sosial budaya. Karena penurunan ekonomi, kualitas hidup komunal juga menurun. Komunitas Kembali ke kehidupan turis. Hubungan sosial budaya turis masih terjalin dengan baik, meskipun ada batasan sosial baru. Pasar tradisional memberi wisatawan masakan dan barang asli.Kata Kunci: Perubahan Sosial Budaya; Pariwisata
Co-Authors Abdurrahman Abdullah Abe, Lidia Abe, Lidya Aditia Putra Bessie Adu, Bayu A.S. Adu, Indra Apriani Adu, Rian I. Adu, Wiliam Yusri Yadi Afliana Bety Agnes M. D. Rafael Agnes M.D Rafael Agnes Maria Diana Rafael AGNES MARIA DIANA RAFAEL,S.Pd.,M.Hum. Agnes R.C Selan Agni Leo Agostinha Sarmento Aklili, Abraham Am’isa, Florida Anabokay, Dini Lidya Angelina Angul Angul Angelina Heleni Perada Liat Angelina Nome Nome Angeline Arnoldus Angelo Daga Ndao Anin, Uco Rihuel Argi Hartanto Liu Arnoldus, Angeline Asa , Marleta C. Asbanu, Jenriana Enerlina Asti Yunita Benu Asti Yunita Benu Astika , Salome Ratnasari Asty Y Benu Asty Yunita Benu Ati , Cintya M. P. Aunisuni, Ona M Ayu Desita Koa Babo, Belina Babo, Belina Soares Bambut, Klaudia E. N Bana, Ipi Jesmianti Banamtuan, Dewi K. Bani , Agniani Rafita Bani , Maria Bani, Imanuel Bani, Imanuel O.M. Bani, Maria Bara, Mercy Batmaro, Resti Bayu Cindi Febriani Bianome Beatriks Tena Benafa, Jejen Orkodela Benu , Mimi Benu, Asti Yunita Benu, Desi Benu, Febriana Benu, Mimi S.D Bere Mau, Patricia Ivonia Berek, Bernadetha Bernadino Ceunfin Betty, Inggrit Bija Dauki, Marlina Selimanda Rambu Bikolo, Maria F. Bilasi , Elisabeth Boikope, Yukobsadi Boikope, Yukobsadi E. Bolu, Astien Yohana Jelita Bosko, Amalia J. P. Bouk, Anselma P. Boysala, Marsella Oktavia Bria, Maria H. Broster, Mark Bukifan, Maria Isabela Bulu , Roswita Goresti Bulu, Roswita G. Bureni, Loisa Ceme, Imelda C. O. Ceunfin, Maria L.M Chantika Angelin Amtiran Christin S,H Balukh Christmas Ate Cici Serliana Seo Clerinzia Tallo Cornelia Amanda Naitili Cornelia Naitili Daitana, Yudonia Dwiputra Umbu Reku Daniel L. Dae Daniel Williams Fointuna Dano, Alfa Darius Y Nama Davi, Paulina Priska Deku, Devita Delila Malafu Delila Malafu Desa, Kornelia A. Desa, Kornelia Agata Dethan, Endang Adolfina Devintha Robo Dian Isti Arini Pua Lapu Diana A.Y Fallo Diana Yani Fallo Didimus Neonbasu Djabi, Joi E. Djanti, Sri Mulyani Dortia Snae Eci Mutti Tameon Eflin Poy Ega, Elisabeth Elen Fidela Yani Sioh Elimanafe, Intan Elisabet Ega Elo, Alfrian Welhelmus Dida Emanuel N.Nule Esti Nuban Faldi do’o Fasnia Wati Fatte Febronia Bay Febryella T. Riwu Teta Fek, Faldarika Felisa Jelita Felsita Hendrik Femberianus S.Tanggur Fembrianus S. Tanggur Fembrianus S. Tanggur Fembrianus S. Tanggur Fenesia Hoar Fransiskus Tuan Fridolin Jaiman Gabriel Dediktus Nahak Seran Gandur, Maria Dela Gaol, Sulastri D. Lumban Gilbert Abani Goma, Bervasias H. Goma, Bervasias Helmina gono ate, Apriliana yenilasari Gracela Natalia Hendrik Grasella Mona Grasella Yulianti Mona Guterres, Anggela M.B Guterres, Julio Ernandes Halek, Yulianan Heddy Boko Helena Soinbala Helle, Yuliga Henakin, Defrianti Wae Herlina Punuf Heryon Bernard Mbuik Hesbert Djumetan Hizkia Ndolu Huan, Indah Huka, Nofiro N. Imanuel Martinus Ndiy Imel S.J.Dae Panie Inggrid Setiawati Bessie isa , Florida Am’ Isu, Yishariana Lidyati Ivonia Belo Jaiman, Maria Fatima Jebatu, Maria Oktavianingsi Jedidya Malelak JELITA, KRISTINA Jemadu, Felisia Alfrida Wardana Jeremie Robo Djawa Jhavier Dima Jhon Enstein Jhon Enstein Joan Atama Jurni Saekoko Jusrry Rosalina Pahnael Kago , Abinaem Kale, Yuniani S. Hude Kali Boka, Lusia Karolina Tanggo Katarina Tete Derosari Ke, Pia Marcella Rohi Kehi, Ayu Kiik, Fransiska Kiik, Fransiska Klaran Kinza Virgoria Bolla Klau, Yohana Danawinda Koehuan, Shingly Mariana Kofi , Matilda Kofi, Godelifa Kos, Findy Koten, Stefania Koten, Stevania Laju Kumanireng, Albert Mario Kutiom, Karolina T. Lalang, Deliyanti Magdalena Landu, Anjes Umbu Lanny Isabela Dwisyahri Koroh Lau, Yunita F. Laurdes Tirsa De Jesus Lay, Konradia Aprista Moi Leba, Kevin Leba, Kevin Grinaldi Lehan, Andriyani Afliyanti Dua Leltakaeb, Ester Lenny Todo Leo, Novita A. Lerek, Yohana Gelu Lero, Merlinda Leu Insantuan, Maria Dea Gracia Li, Marlin Hamu Lifu, Yefi Lioba Nahak, Roswita Liu , Melan Hendrina Lusia Kali Boka Mafo , Marlen Angelina Manafe, Ketlin Mandala , Ariance Mandala, Ariance Manehat, Mayela Manek, Maria Derosari Muti Manilaka, Yufri Manu, Estha Tarocy Manu, Rita V. Manu, Rita Vivi Manu, Stevandy Marci Tasuib Mare, Yuventus M. Margareta A. Kehi Margareta Somi Haring Margaretha N. Nenotek Maria Anna Odilia Suri Maria Bite Maria Fransiska Anin Maria H Roar Maria Sogen Mariana Agustina Dillak Mariana W.Bado Marice Jublina Penu Marisa Lobang Martinus R.Ratu Masae, Ariani Indah Lestari Masus, Apriyandi A. Matta, Diana R. Matta, Diana Ristuti Mau, Kristoforus Maya Linensi Bang Mbado, Susandra A. Mbado, Susandra Apriliance Mbali, Tomi K.K Mbau, Jefri Suprian Jes Mbuik, Heryon Bernard Mercy Bara Meylan H. Liu Midun Heldamatus Johannis Miksan Olla Mira Wadu Miranda, Revaya Missa, Hilda Anjela Moh. Syukron Hamzah Mone, Merianti Mone, Venti Monika, Gabriela Mooy , Yandri A. Moreira, Germano Gabriel Freitas Ballo Moruk, Maria D. Muhammad Al- Gifari Ibrahim Naben, Maria A. Naben, Maria Ancelma Nabut, Tami Nahak, Kristina E. Noya Nahak, Roswita Lioba Naidjuf, Fares S. Naitili , Cornelia A. Naitili, Cornelia Amanda Nalle, Frit Cors Namah, Serli yance Nana, Esterlina Rafu Nata, Yeniati D. Natun, Sisilia Jessica Ndedo, Veronika Ndolu, Rasty M.C Neken, Darni Nena , Katarina Nenoai , Jacky A. Nenobahan, Sefriana Yunita Nenohai, Jitro Nenohai, Jitro T. Nenometa, Tarmi E. Nenotek, Margaretha N. ngabu , Christoforus Nggeong, Sepriyanti Ngongo, Anastasya A. Nomleni , Thofiani Anita Nope , Yestika Notti, Tesi Yani Novita A. Leo Octavianus, Fenny T. Odes, Eltiana Oka F S. Ndun Olla, Sanly Yufeni Olla, Yufita Paji, R. Kewa Paji, Rosita Kewa Paku, Elvarista Euprasia Palapessy, Lionny Gabriela Alesandra Panie, Maria Yuliana Penun, Theresa Antonia Rovriyani Pingky Ledoh Pookey, Getruida Raga, Riandry J. Mano Rakmeni, Elisabetth Ch. Ranboki, Fridel Raya, Henokh Regilnadis J. Io Rengu, Aprilia Kou Resti Koy Restiyani Koy Ria Anabokay Riandi Ndun Rihi, Jecklien Ivanka Rijkar Putra Keling Rizaldy Taneo Robertus Dole Guntur Rosindra Yakoba Nabut Runesi, Vivin Rupidara, Ephifania A.P. Sabakodi, Disto Safira, Rosalia Sana, Heldegardis Sandro Ndun Sanu, Wilson Sherwin Tunu Siba, Yohana Yuvita Sira, Rendi Arwadi Skolastika Diana Novita Nanga Solumodok, Putri A.I. Soma, Marlis Suan, Asry Sumiriati Nubatonis Suri, Mara Anna Odilia Surya,Mone Tabun, Mercy A.Y Tabun, Stenly Tae, Metriana Taek, Anggelina Karmi Taemnanu, Septus Ibrahim Taeng, Herni Taeng, Herny Takesan, Nim Taku Neno, Khatrin Juliani Talan , Yornalice Talan, Roni R.S Tamelab, Mengido T. Tanaem, Mersi Taneo, Marni Eunike Tanggur, Femberianus Sunario Tanu, Shema Thesalonica Tasib, Alyssa Karolina Tasoin, Tasoin Tea, Wilhelmina Tebe, Reza Tefamnasi , Patri E. Tersia Nena Mogi Teta, Febryella Tantika Riwu Thine, Yolanda Thofiani A. Nomleni Timo, Simson Timu , Maria Timuneno, Winri Toineno, Vlora A. Ton, Reymond Ton, Reymond Elmodam Toni , Siwi Ivianti Toni, Siwi Ivianti Tukan , Juliana P. S. Uduk , Petronela Uli, Elsa Ully , Inne J. Usfinit, Benyamin Usfinit, Benyamin S. Ute, Petronela Stefina Wonder Vera Rosalina Bulu Vera Rosalina Bulu Veronika Ndedo Vidiyanto Wagur Viki Vikranta Dollok Viki Vikranta Yorhans Dollok Viki Vikranta Yorhans Dollok Viktorius P Feka Vinsensius A.M. Gala Volia Hana Wadu, Enjel Novita Wiligis Mean Rubu Wulan Baidenggan Yaldo Ndolu Yanuaria Moru Kali Yerison Mbuik Yesmi Marsela Siki Yohana Yuvita Siba Yolanda, Katarina Yonly Benufinit Yorika Nabut Nabut Yuga, Elton Yulce Toulay Yutrisna Bobo Zacharya, Samy Putra