This Author published in this journals
All Journal KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Sinaps KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Attractive : Innovative Education Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Asia AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Indonesian Journal of Society Development (IJSD) Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah dan Pesantren Buletin Edukasi Indonesia Jurnal Karajata Engineering Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Service Management) JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Research Horizon BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Journal of Professional Teacher Education Health & Medical Sciences Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Medical Laboratory Journal Jurnal Media Akademik (JMA) RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Jurnal Kedokteran Meditek Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika International Conferences On Early Childhood Education Proceedings Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Aksi Dosen dan Mahasiswa Jurnal Lantera Ilmiah Kesehatan Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Indonesian Journal of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Resiko Obesitas Pada Kalangan Remaja Hana Maulida Aliyah; Andriyani; Nurmalia Lusida
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4374

Abstract

Makanan cepat saji merupakan salah satu makanan yang kurang sehat dan sangat digemari oleh anak remaja. Makanan cepat saji merupakan makanan cepat saji yang mengandung lemak, protein, gula, dan juga garam yang tinggi, tapi tidak semua makanan cepat saji itu tidak sehat salah satu contohnya itu buah potong. Genetik, kurang aktifitas fisik, faktor keluarga, psikologis, serta terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman cepat saji merupakan beberapa faktor dari obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mengkonsumsi makanan cepat saji pada remaja yang terkena obesitas. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau tinjauan pustaka. Waktu yang digunakan untuk penelitian ini pada bulan maret sampai bulan april. Adapun kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal dengan kriteria yang digunakan adalah jurnal yang memiliki pembahasan tentang mengkonsumsi makanan cepat saji terhadap resiko obesitas remaja. Databased yang digunakan untuk mencari jurnal yaitu Google Scholar, PubMed, Web Garuda. Rentang waktu literature yang digunakan pada tahun 2020 sampai 2025. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas pada remaja. Saran dari hasil kajian literature review ini untuk selanjutnya menggunakan databased yang lebih bervariasi untuk mendapatkan hasil literatur yang lebih banyak lagi dari berbagai negara. Selain itu untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian cross-sectional, systematic review, atau penelitian lain yang dapat melihat hubungan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas.  
Tinjauan Literatur tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Swamedikasi dalam Mengatasi Nyeri Menstruasi (Dismenore) pada remaja putri Siti Nuraeni; Andriyani; Nurmalia Lusida
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4375

Abstract

Nyeri haid (dismenore) adalah masalah yang sering dialami oleh remaja perempuan saat menstruasi. Ini adalah keluhan ginekologis yang umum baik dikalangan remaja maupun dewasa. Memahami dismenore dengan baik dapat membantu remaja meresponnya lebih positif. Untuk mengatasi nyeri haid, ada dua pendekatan: pengobatan farmakologi dan non farmakologi. Faktor yang mendorong swamedikasi antara lain karena tingginya biaya pengobatan, obat-obatan yang dijual bebas di toko tanpa memerlukan resep dokter, serta faktor kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis studi selama 5 tahun terakhir yang terkait dengan faktor yang mempengaruhi perilaku swamedikasi dalam mengatasi nyeri menstruasi pada remaja putri. Dengan bantuan metode observasi literartur dalam beberapa sumber data dasar digital.
PERILAKU SWAMEDIKASI NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI: REVIEW LITERATUR TERHADAP POLA, FAKTOR PENDORONG, DAN DAMPAK KESEHATAN Natasya Aulya Shafira; Nurlama Lusida; Andriyani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4378

Abstract

Dismenore atau nyeri menstruasi adalah sebuah gejala ginekologi yang relative umum dirasakan oleh remaja putri dan sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari. Tingginya prevalensi dismenore, baik secara global maupun nasional, menjadikan kondisi ini sebagai salah satu masalah Kesehatan penting. Banyak remaja putri memilih untuk menangani nyeri haid secara mandiri melalui swamedikasi, baik obat-obatan farmakologis, ramuan herbal, maupun metode non-farmakologis. Diharapkan bahwa penelitian ini akan mengidentifikasi variabel yang mempengaruhi perilaku swamedikasi pada remaja putri saat menghadapi nyeri menstruasi. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, yang disajikan dalam tabel literatur, yang kemudian diinterprestasikan secara naratif, analisis literatur yang dilakukan melalui peninjauan lima belas artikel ilmiah dari database yang relevan, seperti Google Scolar dan Pubmed. Hasil kajian menunjukkan bahwa tiga faktor utama yang mempengaruhi perilaku swamedikasi adalah pengetahuan, sikap, dan Tindakan praktis. Sangat penting untuk mendapatkan perhatian yang cukup tentang pengunaan obat dan nyeri menstruasi karena dapat membantu mengembangkan praktik swamedikasi yang rasional. Selain itu, faktor kebiasaan gaya hidup seperti pola makan, olahraga fisik, dan indeks massa tubuh dapat mempengaruhi seberapa ringan dismenore. Oleh karena itu, Pendidikan dan informasi yang tepat tentang  swamedikasi sangat penting agar remaja dapat dengan bijak menangani nyeri haid mereka dan menghindari efek samping yang dapat muncul akibat dari penggunaan obat yang tidak tepat.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SWAMEDIKASI DALAM MENGATASI NYERI MENSTRUASI (DISMENOREA) PADA REMAJA PUTRI Ridha Elhanina Ramadhani; Andriyani; Nurmalia Lusida
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4379

Abstract

Nyeri yang terasa pada bagian perut bawah saat menstruasi disebut dismenore. Prevalensi dismenore di Indonesia mencapai 98,8%. Dismenore berdampak pada psikologi, fisik, ekonomi, dan sosial. Jika dismenore tidak diobati dengan baik, maka dapat menyebabkan permasalahan baru seperti nyeri tak kunjung sembuh dan efek samping dari obat yang dikonsumsi. Pengobatan dismenore arau nyeri haid dipengaruhi oleh sikap, pengetahuan, dan perilaku remaja putri dalam melakukan swamedikasi. Riset ini bertujuan untuk menganalisis penelitian lima tahun terakhir terkait swamedikasi remaja putri dalam menangani nyeri mentruasi (dismenore). Literature review melalui 15 jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi ialah metode yang digunakan pada penelitian ini. Jurnal diambil dari database, misalnya Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Hasil kajian menunjukan bahwa pengetahuan berkaitan dengan perilaku remaja putri dalam mengatasi dismenorea. Penting bagi remaja putri untuk memiliki pengetahuan mengenai penanganan dismenorea, dimana penambahan wawasan tersebut dapat diupayakan melalui penyuluhan atau pendekatan pada remaja putri seperi membaca berbagai media, bertanya pada tenaga kesehatan, teman atau keluarga. Oleh karena itu peran keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, dan teman sangatlah penting untuk penerapan langkah-langkah guna mengatasi masalah kesehatan ini dengan cara yang lebih efisien.
Studi Faktor yang Mempengaruhi Swamedikasi Remaja Putri dalam Mengatasi Nyeri Menstruasi Riza Elhanina Ramadhani; Andriyani; Nurmalia Lusida
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4381

Abstract

Dismenorea adalah kondisi nyeri yang dirasakan sebelum, selama, dan setelah haid, khususnya di area perut bagian bawah, yang cenderung bersifat terus menerus. Ini adalah masalah ginekologis yang umum dialami oleh wanita remaja maupun dewasa. Ada dua jenis dismenorea, yaitu primer dan sekunder. Dismenorea primer adalah nyeri haid yang terjadi tanpa adanya kelainan pada organ genital. Tingkat nyeri yang dialami dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku swamedikasi remaja putri dalam mengatasi nyeri menstruasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan mencari 15 jurnal dari empat sumber, yaitu Google Scholar, PubMed, DOAJ, dan Garuda. Penelitian ini juga telah menjalani proses kaji etik di FKM UMJ dengan nomor kaji etik 10. 051. C/KEPK-FKMUMJ/V/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri mendapatkan informasi mengenai menstruasi dan masalah yang berkaitan, termasuk dismenorea, dari orang-orang terdekat seperti keluarga atau melalui media sosial. Dalam mengatasi nyeri haid, mereka menggunakan dua metode, yaitu farmakologi, seperti pemberian obat analgesik, dan non-farmakologi, seperti kompres botol hangat di perut. Penting untuk memberikan edukasi terkait penggunaan metode farmakologi agar dapat menghindari efek samping, seperti kecanduan obat, diare, komplikasi ginjal, kerusakan hati, serta gangguan tidur dan pencernaan.
Pengaruh Faktor Individu dan Lingkungan terhadap Penggunaan Rokok Elektrik serta Dampaknya bagi Kesehatan Generasi Z Saiyara Rahmadani; Risky Akaputra; Andriyani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4382

Abstract

Rokok elektrik atau vape adalah perangkat bertenaga listrik yang berasal dari baterai sebagai sumber energi utamanya yang berfungsi memanaskan cairan (e-liquid) berisi nikotin, propilen glikol, gliserin, serta beragam perasa dan aditif  yang dihirup penggunanya. Vape menjadi populer saat ini karena banyak yang menyebutkan perangkat ini lebih aman dan sehat dibandingkan rokok konvensional. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan vape di kalangan Generasi Z mengalami lonjakan yang signifikan, Faktor ekonomi menjadi alasan utama, selain persepsi bahwa vape lebih modern, tidak meninggalkan bau tidak sedap, serta dianggap ramah lingkungan. Hal ini membuat vape bukan hanya produk konsumsi, Rokok elektrik atau vape telah menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle) anak muda generasi Z. Namun, penggunaan vape tetap membawa resiko kesehatan yang signifikan, seperti gangguan pernapasan, kecanduan nikotin, serta dampak negatif pada fungsi kognitif dan psikologis, dan peningkatan resiko kecanduan, Tujuan penelitian ini untuk menemukan pengaruh yang signifikan menggunakan vape dikalangan Generasi Z Dari sisi sosial, penggunaan vape dapat mempengaruhi pola interaksi dengan teman sebaya dan menimbulkan stigma tertentu di masyarakat, Hal ini menegaskan pentingnya edukasi yang berkelanjutan dan komprehensif, serta perlunya regulasi yang lebih ketat dan terintegrasi terkait penggunaan rokok elektrik di kalangan Generasi Z.
Analisis Pengaruh Pola Makan dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Dewasa Nofitra Khoirun Nissa; Andriyani; Nurmalia Lusida
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4390

Abstract

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Kondisi ini dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu hipertensi primer yang tidak memiliki penyebab yang jelas, dan hipertensi sekunder yang disebabkan oleh penyakit tertentu seperti gangguan ginjal, masalah endokrin, penyakit jantung, atau kelainan pada ginjal anak. Hipertensi sering disebut sebagai "pembunuh diam-diam" karena biasanya tidak menunjukkan gejala, namun jika tekanan darah tinggi berlangsung lama. Faktor risiko utama hipertensi adalah pola makan yang tidak sehat, terutama konsumsi garam dan lemak berlebih. Prevalensi hipertensi meningkat dengan bertambahnya usia, dengan angka tertinggi ditemukan pada lansia di atas 65 tahun, mencapai lebih dari 57%. Oleh karena itu, edukasi dan promosi kesehatan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan hipertensi guna mengurangi komplikasi dan beban penyakit di masyarakat.
HUBUNGAN ANTARA PELAYANAN INFIRMASI BPJS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM Risma Maudi Nabillah; Andriyani; Suherman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pelayanan informasi BPJS dengan tingkat kepuasan pasien di rumah sakit umum melalui pendekatan systematic literature review. Berdasarkan hasil analisis terhadap berbagai literatur, ditemukan bahwa pelayanan informasi yang jelas, cepat, dan akurat berpengaruh besar dalam membentuk kepuasan pasien. Ketidakjelasan prosedur, keterlambatan informasi, dan kurangnya transparansi menyebabkan berkurangnya kepercayaan pasien terhadap layanan kesehatan. Di sisi lain, pelayanan informasi yang diberikan dengan empati, sikap ramah, dan didukung fasilitas yang memadai mampu meningkatkan kenyamanan serta rasa aman pasien. Selain aspek informasi, faktor lain seperti sikap tenaga medis, kecepatan layanan, fasilitas fisik, dan pengelolaan antrean juga menjadi determinan penting dalam membangun kepuasan pasien BPJS. Dengan memperkuat sistem komunikasi informasi dan meningkatkan mutu pelayanan secara menyeluruh, rumah sakit umum diharapkan dapat memenuhi ekspektasi pasien dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem jaminan kesehatan nasional. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelayanan informasi sebagai kunci dalam membangun pengalaman pasien yang positif di rumah sakit.
ANALISIS SISTEMATIS FAKTOR SOSIAL DALAM PERILAKU MEROKOK REMAJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEHATAN Andhika Galih Pradana; Risky Akaputra; Andriyani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4804

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada tahap ini individu sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar seperti media, teman sebaya, dan keluarga. Salah satu perilaku yang sering ditiru adalah merokok, yang dipengaruhi oleh rasa ingin tahu, tekanan sosial, dan pencarian jati diri. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan sumber dari Google Scholar, Garuda, Sinta, dan Dimensions, mencakup literatur dari tahun 2020 s/d 2025 dan dilakukan pada April s/d Mei 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa teman sebaya dan keluarga adalah faktor utama yang memengaruhi kebiasaan merokok remaja. Sementara itu, faktor psikologis dan motivasi pribadi menjadi alasan mereka memulai. Dukungan sosial dan pembentukan karakter yang kuat sangat penting untuk mencegah remaja merokok. Pendekatan menyeluruh seperti edukasi psikososial, pengawasan keluarga dan sekolah, pembatasan iklan rokok, serta penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) akan efektif jika dilakukan sejak dini dan secara konsisten.
Analisis Sistematis Faktor Sosial Dalam Perilaku Merokok Remaja :  kajian pada kelompok usia 10-18 tahun Aulia Chintya Sari; Andriyani
Medical Laboratory Journal Vol. 3 No. 2 (2025): June : Medical Laboratory Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/caloryjournal.v3i2.647

Abstract

Rokok adalah salah satu barang yang berbahaya yang paling mematikan di dunia mengkonsumsi rokok secara berkelanjutan dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Rokok di bedakan menjadi tiga jenis berdasarkan bahan bakunya yaitu rokok putih , rokok kretek dan rokok klembek. Faktor merokok pada remaja yaitu dari faktor interpersonal yang terdiri dari pengaruh teman sebaya. Pengaruh keluarga. Dukungan informasi dan dukungan appraisal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistematis faktor sosial dalam perilaku merokok remaja dan pada penelitian kali ini saya menggunakan metode literature riview dengan meneliti berbagai jurnal yang di publikasikan pada tahun 2020-2025 dengan menggunakan database seperti Google Scholar Web garuda dan PuMed. Merokok di usia muda banyak sekali yang membuat sakit untuk itu dukungan orang tua terhadap anaknya merupakan faktor pengaruh sosial yang paling besar untuk remaja agar tidak merokok. Saran untuk penelitian ini yaitu dapat lebih bervariasi lagi untuk database agar lebih mengetahui lebih banyak tentang faktor yang di sebabkan oleh rokok itu sendiri dan mungkin lebih dalam lagi untuk pembahasan mengenai masalah merokok di kalangan remaja.  
Co-Authors Aditya, Tiara Dewinta Ahmad Asrori Ai-Ainun Astuti, Devi Yulia Aidar Ayu Ningsih Akaputra, Rizky Alghiffari, Eka Kevin Ali, Rahma Saida Alifia Putri Salsabila Altaf Syauqy Iqbal Saifani Amal, Ihsanul Andhika Galih Pradana Andi Bustan Didi Andry Priharta Assyifa Azzahra Aulia Chintya Sari Ayunda Larasati Sekarputri Azainil Azainil Azizah Zen Azka Rafi Pasha Azzahra, Karimah Chaerunnisa, Syaharani Laila Chairil Hikayat Cintana Balkis Habibah Dadang Herdiansyah Danang Onggo Wasito Dede Rosyada Deliana, Annisa Dian Anggraeni Dina Rahma Fadlilah Djati, Astrid Laksmita Doni Susanto Dwi Kartika Dyah Eka Putri, Cindy Eka Kevin Alghiffari Eka Putri Suryantari Endang Wahyu Widayati Ernyasih Fadila, Esti Nur Fadly, Imam Fasyha Benitha Ramadanty Fatimah Fatimah Dwi Cahya Febriansyah, Muhammad Raihan Fernando, Henky Fitriani Nurul Syuhada G Mulawarman, Widyatmike Ghafira Nisa Ramadhanti Ghaisyani, Raudha Az Zahra Grace Guntur Alting Habibi, Irbi Eki Hadi Siswanto, Deny Hakzah Hana Maulida Aliyah Hardiman SG Hazima Nurhaziza Salsabia Helmiyah, Wasilatul Hendra Tjahyadi Hening Puwati Parlan Herwina Bahar Hery Widijanto I Made Murwantara Intan Ratnawati Jaksa, Suherman Januar Ariyanto Jessica Novia Kokom Komariah Kusuma Laili Lalu Indar Anggara Putra Larasati, Yuniar Galuh Listya Nur 'Aini Ludgardis Wonga Wara Luh Diah Citra Resmi Cahyadi Lusida, Nurmalia Masyitoh Megawaty, Febbyasi Moh. Faisol Moh. Mahfud Effendi Morin, Leanne Muh. Nashir. T Muhammad Daffa Rindra Putra Muhammad Fiqih Ubaidi Muhammad Labib Muhammad Syakir Yahya Hairun Munaya Fauziah Munthe, Sri Wahyu Ningsih Muqsith, Shelly Fadhilah Nabilla, Rifa Salsa Nandi, Heigy Natasya Aulya Shafira Nofitra Khoirun Nissa Novianti, Elva Nur Asyah Jamilah Nur Ayatillah Nur Ika Pujiastuti Nur Jannah Nurala Rahma Nurkaidah Nurlama Lusida Nurmalia Lusida Nurnida Ashofa Oktavia, Rima Pramana, Arya Dwi Prasetyo Sasmito, Eko Pratiwi Puspa Nujulla Putri, Azizah Aulia Putri, Farizka Syahrani Putri, Meylisa Eka Qodariah Barkah Rahayu Alam, Sri Rahmah, Nisa Aulia Rambe, Muhammad Yusuf Reyvinnta Azka Agnaty Reza Nuur Wahyuningtias Ridha Elhanina Ramadhani Rina Oktavia Risky Akaputra Risma Maudi Nabillah Ritonga, Matnur Riza Elhanina Ramadhani Rizki Maulida, Rizki Rosa Amaliya Putri, Dwi Rosdiana, Siti Safitri, Nasywa Saiful Bahri Saiyara Rahmadani Samsinar Samsinar Saptorini, Endang Shafira Sulistiani Siri Nanda, Putri Siswanto, Deny Hadi Siti Hadiyanti Dini Islamiati Siti Khadijah Siti Khoiruli Ummah Siti Nuraeni Sitti Zaifan Srisantyorini, Triana Suci Pangestuti Suhana binti Sarkaw Suharnomo Suherman Suherman Jaksa Sukiman Supala Syifa Rahmah Fadila T, M. Natshir Triana Srisantyorini Trisni Herayati Tutik Shahidayanti Umar Umilia Wahdi Sayuti Yasmin Nurul Janati Yugopsupito, Pujianto Yunaini Yusuf Muri Salampessy Yusuf Setyawan Ziska Tsaniawika Farrasi