p-Index From 2021 - 2026
19.446
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Dusturiah : Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial Unram Law Review DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum Morality :Jurnal Ilmu Hukum Widya Yuridika Jurnal Meta-Yuridis YUSTISI WAJAH HUKUM Jurnal Ilmu Hukum The Juris Awang Long Law Review Unes Law Review Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Rechtsregel : Jurnal Ilmu Hukum JURNAL ILMIAH ADVOKASI Legalite: Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam Pro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan Politik Buana Ilmu Hermeneutika : Jurnal Ilmu Hukum Eksekusi : Journal Of Law JHR (Jurnal Hukum Replik) Legal Spirit Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Jurnal Supremasi LEGAL BRIEF Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam Jurnal Hukum Lex Generalis Mendapo: Journal of Administrative Law Justisi : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Kewarganegaraan Hukum Responsif : Jurnal Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan UNES Journal of Swara Justisia PAMALI: Pattimura Magister Law Review Journal Equity of Law and Governance Collegium Studiosum Journal The International Journal of Politics and Sociology Research Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Legisia Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Buana Pengabdian HUKMY : Jurnal Hukum Jurnal Hukum Caraka Justitia Journal of Basication (JOB) : Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Hukum dan Keadilan Ipso Jure Jurnal Hukum Mimbar Justitia SASI Binamulia Hukum Journal of Strafvodering Indonesian
Claim Missing Document
Check
Articles

LEGAL PROTECTION FOR FOREIGN WORKERS IN THE CASE OF UNILATERAL TERMINATION OF EMPLOYMENT BEFORE THE END OF THE EMPLOYMENT PERIOD Lubis, Desi Lestari; Abas, Muhamad; Rahmatiar, Yuniar; Targana, Tatang
Jurnal Ilmiah Advokasi Vol 12, No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Advokasi
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jiad.v12i4.5691

Abstract

The state holds constitutional responsibility in the field of labor by providing legal protection to ensure legal certainty for individuals involved, particularly in the context of employing foreign labor. However, such protection applies only to foreign workers who meet the legal standing requirements in Indonesia. This research addresses the case of unilateral termination of employment against Stephane Baudoin by PT Origin Resort Lombok. Utilizing a normative juridical method, the findings indicate Baudoin's entitlement to legal recourse due to fulfilling the criteria of legal standing in labor matters. The appellate decision of the Supreme Court confirms PT Origin Resort Lombok's violation of the Job Creation Law. This study aims to contribute to the literature on the protection of foreign workers, focusing on industrial relations disputes and legal safeguards. Keywords: Foreign Workers, Industrial Relations Disputes, Legal Protection
THE GOVERNMENT'S ROLE IN OVERCOMING AIR POLLUTION CAUSED BY STEAM POWER PLANT IN JAKARTA Syarif, Soultan; Rahmatiar, Yuniar; Abas, Muhamad; Sanjaya, Suyono
EKSEKUSI Vol 6, No 2 (2024): Eksekusi : Journal Of Law
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/je.v6i2.35008

Abstract

ABSTRACTThe environment is a place for humans to live, actively and have an important role to achieve and improve their prosperity. However, the main challenges for the environment come from two main sources: unsustainable use of natural resources and environmental pollution, especially by pollution. Air pollution caused by Steam Power Plant (PLTU) in Jakarta is a serious problem affecting air quality and public health. The role of the government is very important in addressing the negative impact of PLTU on the environment and public health. Strict supervision and regulations of the Power Plant are governed under various regulations, such as Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management and Government Regulation No. 41 of 1999 on Air Pollution Control. In addition, the Governor Regulation of Jakarta No. 66 Year 2019 also provides a framework of supervision of air pollution in Jakarta. The impact of air pollution produced by the PLTU includes environmental pollution and a wide range of public health problems. Greenhouse gas emissions and harmful particulates from PLTU can disrupt ecosystems, cause extreme climate change, and cause respiratory disorders and other diseases in humans. Therefore, resolute and sustainable actions are required, including increased use of clean technology and effective enforcement, to reduce the negative impact of air pollution by the PLTU in Jakarta. Keywords: Air Pollution, Government Role, PLTU ImpactABSTRAK Lingkungan adalah suatu tempat untuk manusia tinggal, beraktifitas dan mempunyai peranan yang penting untuk mencapai dan meningkatkan kemakmurannya. Namun, tantangan utama bagi lingkungan berasal dari dua sumber utama yaitu penggunaan sumber daya alam secara tidak berkelanjutan dan pencemaran lingkungan, khususnya oleh polusi. Polusi udara yang disebabkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jakarta menjadi masalah serius yang mempengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat. peran pemerintah sangatlah penting dalam mengatasi dampak negatif dari PLTU terhadap lingkungan dan kesehatan Masyarakat. Pengawasan dan regulasi yang ketat terhadap PLTU diatur dalam berbagai peraturan, seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Selain itu, Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 juga memberikan kerangka pengawasan terhadap polusi udara di Jakarta. Dampak dari polusi udara yang dihasilkan oleh PLTU mencakup pencemaran lingkungan dan berbagai masalah kesehatan masyarakat. Emisi gas rumah kaca dan partikulat berbahaya dari PLTU dapat mengganggu ekosistem, menyebabkan perubahan iklim ekstrem, dan menyebabkan gangguan pernapasan serta penyakit lainnya pada manusia. Oleh karena itu, tindakan tegas dan berkelanjutan diperlukan, termasuk peningkatan penggunaan teknologi bersih dan penegakan hukum yang efektif, untuk mengurangi dampak negatif polusi udara oleh PLTU di Jakarta Kata kunci: Polusi Udara, Peran Pemerintah, Dampak PLTU
Implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Mengenai Pemindahan Pedagang Kaki Lima Berdasarkan Asas Keadilan Sanih, Sanih; Hidayat, Anwar; Abas, Muhamad
Wajah Hukum Vol 8, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/wjh.v8i2.1600

Abstract

This study focuses on Article 31, Paragraph (1) regarding the analysis of the alignment between the Karawang Regency Regional Regulation No. 4 of 2015 on the Regulation and Empowerment of Street Vendors and Law No. 13 of 2022 on the Formation of Legislation. Street vendors have complained about the high cost of stalls in the new market, which was established by the Regent of Karawang based on the new regional regulation. The research method employed is a normative juridical approach, with a research plan spanning 5 months. The scope of the study includes the relocation and empowerment of street vendors. The legal materials used are secondary legal sources. This research provides recommendations for improving the implementation process and adjusting policies to ensure that the objectives of relocating street vendors are achieved fairly and efficiently. The findings offer insights into how the formation of legislation can be enhanced to better address the needs of street vendors.
Studi Kriminologi terhadap Kejahatan Prostitusi Online Melalui Aplikasi MiChat Ditinjau dari Perspektif Anomie Theory (Studi Kasus Aplikasi MiChat) Sakum, Sakum; Guntara, Deny; Abas, Muhamad
Wajah Hukum Vol 8, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/wjh.v8i2.1602

Abstract

Online prostitution is the practice of prostitution conducted through digital platforms, such as messaging apps or social media, where sexual services are offered and transactions are managed online. Michat is an instant messaging app that allows users to communicate via text, voice, and video. In addition to basic features like private and group chats, Michat also provides options for media sharing and finding new friends. However, this app is sometimes misused for illegal activities such as online prostitution. This study uses a qualitative method with a case study approach to explore how Michat serves as a medium for this crime and how social, economic conditions, and changes in societal values contribute to the phenomenon. The findings of this research suggest that Anomie Theory explains how social disorder and the decline of norms can contribute to the emergence of deviant behavior, including online prostitution. Additionally, the study provides in-depth insights into the causes of online prostitution and offers recommendations for more effective prevention and intervention measures by the government.
LEGAL REVIEW OF VILLAGE CASH LAND RENTAL AGREEMENTS Akup, Apriliyanto Juwan Sukmana; Rahmatiar, Yuniar; Abas, Muhamad; Sanjaya, Suyono
Awang Long Law Review Vol. 7 No. 1 (2024): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awl.v7i1.1469

Abstract

The implementation of leasing village treasury land is a common practice in Indonesia. However, in practice there are legal problems that often arise related to the protection of the rights of the parties involved in it. The implementation of this lease activity is related to the construction of the Subang Smartpolitan Industrial Estate by a private company that has obtained an Industrial Estate Business License (IUKI) in Subang Regency. One of the villages affected by the development of industrial estates has assets in the form of village treasury land that will be changed in function through the ruilslag or exchange process. To regulate the use of land during the ruilslag administrative process, it is considered necessary to first carry out a lease agreement. This legal event highlights the importance of regulating land use changes in a transparent manner and in accordance with applicable regulations. This research uses the Normative Juridical approach method, which is a form of scientific activity, which is based on certain methods, systematics, and thoughts, aiming to study one or several specific legal phenomena. The implementation of the lease agreement for village treasury land is linked to the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 3 of 2024 concerning Amendments to the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 1 of 2016 concerning Village Asset Management. Several legal aspects that need to be considered in a lease agreement such as Legal Basis, Village Authority, Lease Agreement, Transparency and Openness, Coordination, Protection of Village Rights, Alignment with Development, Supervision and Accountability, Legal Education, Public Supervision. Legal consequences for the parties involved, namely Binding Agreement, Rights and Obligations of the Parties, Duration of Rent, Rent Payment, Land Use, Maintenance and Repair, Transfer of Lease Rights, Sanctions and Fines, Dispute Resolution and Restoration of Village Rights.
KEPASTIAN HUKUM BAGI KREDITUR DENGAN JAMINAN SERTIFIKAT HAK MILIK Rosdiana Dewi, Elvira; Amalia, Lia; Abas, Muhamad
Collegium Studiosum Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Collegium Studiosum Journal
Publisher : LPPM STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/csj.v7i2.1297

Abstract

A practice that is widespread in banking, credit collateral is material in the form of land. In credit agreement practice, defaults often occur, therefore collateral is needed, so that credit agreements gain trust and have high economic value. In this writing, the author aims to find out the legal certainty of creditors regarding collateral in the form of property rights certificates in credit agreements and to find out what the judge's decision was in decision number 8/Pdt.G.S/2021/PN.Kwg. This research uses a normative juridical approach. This research concludes that in credit agreements with collateral, legal protection for creditors is very necessary. Therefore, material collateral is needed to minimize the risk of default by the debtor. Article 6 of the Mortgage Rights Law states that if there is a breach of contract in a credit agreement, the first mortgage holder has the right to sell the collateral that is the object of the mortgage through a public auction.
Implementasi Peran Fungsi dan Kewenangan Satpol PP dalam Penertiban Gelandangan Pengemis Mengenai Tertib Sosial di Kabupaten Karawang Susi; Anwar Hidayat; Muhamad Abas
UNES Journal of Swara Justisia Vol 8 No 2 (2024): Unes Journal of Swara Justisia (Juli 2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/av1d1q74

Abstract

Orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap, tidak mempunyai tempat tinggal, dan hidup dalam kondisi kehidupan di bawah standar di masyarakat dianggap gelandangan, Mereka juga hidup dengan berjalan di sekitar tempat umum. Pengemis di sisi lain adalah individu yang menghasilkan uang dengan memohon bantuan kepada orang lain sambil mengemis di depan umum dengan berbagai cara. Pengemis dan gelandangan bagian dari PMKS, ini  merupakan fenomena sosial yang terkait erat dengan realitas sosial. gangguan ketertiban dan ketentraman masyarakat dapat menimbulkan ketidakpuasan Masyarakat, Satuan polisi pamong praja dibentuk untuk menegakkan ketertiban dan ketentraman masyarakat, menegakkan peraturan daerah, dan pelindungan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian yuridis empiris, artinya menganalisis ketentuan hukum yang relevan dan keadaan nyata dengan menggunakan data lapangan, Penelitian ini menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Satuan Polisi Pamong Praja telah mengambil tindakan untuk mengatasi masalah gelandangan dan pengemis berdasarkan temuan masalah penelitian  sudah sesuai dengan standar operasional prosedur serta telah menegakkan aturan yang berlaku namun dalam pelaksanaan ditemukan beberapa hambatan yaitu: Keterbatasan SDA Satpol PP Kabupaten Karawang, Keterbatasan Mobilitas, Sarana dan prasarana, Mindset gelandangan dan pengemis yang selalu menunggu  belas kasihan orang lain masih cukup tinggi dan tidak bisa serta merta diubah.
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur Ditinjau dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak: Studi Putusan Nomor 10/Pid.Sus-Anak/2022/PN.Kwg Supriatna, Yayat; Sartika Dewi; Muhamad Abas
UNES Journal of Swara Justisia Vol 8 No 2 (2024): Unes Journal of Swara Justisia (Juli 2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/mgnxx857

Abstract

Kekerasan seksual mengenai anak di artikan sebagai suatu bentuk peganiayaan yang dilancarkan oleh orang dewasa atau remaja kepada seorang anak dengan tujuan membangkitkan gairah seksual melalui rayuan atau ancaman yang menakut-nakuti anak. Dari data yang disajikan oleh KemenPPA pada tahun 2022,  korban kekerasan seksual berusia 13 sampai 17 tahun  menduduki peringkat pertama. Adapun identifikasi masalahnya yaitu bagaimana perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual ditinjau dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dan bagaimana pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 10/Pid.Sus-Anak/2022/PN.Kwg. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum normatif. Hasil pembahasannya ialah Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 mengenai perlindungan anak yang pada pasal 1  ayat (2) memberikan pemahaman mengenai perlindungan anak, khususnya segala kegiatan yang bertujuan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya sehingga mereka dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi. secara optimal sesuai dengan menghormati martabat manusia & perlindungan terhadap kekerasan dan diskriminasi. Hakim saat menjatuhkan hukuman pokok kepada terdakwa telah sesuai dengan peraturan   hukum yang ditetapkan oleh Penuntut Umum dengan mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan. akan tetapi penulis merasakan kerugiin imaterill yang di rasakan oleh korban yang belum terpenuhi karena bagaimanapun korban tetaplah seorang anak-anak berusia di bawah 18 tahun.
PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN PENGANIAYAAN BERAT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 31 TAHUN 2014 (Studi Putusan Nomor: 102/Pid.B/2020/PN Bik) Leonardo Norandi Sitorus; Deny Guntara; Muhamad Abas
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.18993

Abstract

Memastikan bahwa orang dapat menikmati hak-hak yang dilindungi oleh hukum dan melindungi hak asasi manusia yang telah dilanggar oleh orang lain adalah tujuan utama perlindungan hukum. Dengan kata lain, perlindungan hukum mencakup beberapa langkah yang wajib diambil oleh aparat penegak hukum untuk menciptakan rasa aman secara fisik dan mental dari gangguan dan bahaya. Dengan menggunakan putusan No. 102/Pid.B/2020/PN Bik sebagai titik tolak, tulisan ini berusaha untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan korban penganiayaan tidak terpenuhi hak-haknya dan menggali lebih jauh upaya perlindungan hukum bagi korban penganiayaan berat berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban. Penulis melakukan penelitian yuridis normatif ini dengan kesimpulan sebagai berikut: (1) korban tidak mengetahui adanya LPSK; dan (2) dakwaan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak memuat tuntutan ganti rugi. Namun demikian, negara telah berupaya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada korban tindak pidana melalui LPSK. Oleh karena itu, pendidikan mengenai hak-hak korban dan tanggung jawab LPSK untuk memastikan hak-hak tersebut terpenuhi semakin penting. Kata kunci: Perlindungan Hukum, Tindak Pidana Penganiyaan, Korban.
Juridical Review of Seller's False Information in Villa Sale and Purchase Transactions Resulting in Consumer Losses Based on Law No. 8. Year 1999 concerning Consumer Protection Monica Dian Ekasari; Yuniar Rahmatiar; Muhamad Abas
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 4 No. 6 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities (September-October 2024)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v4i6.697

Abstract

False information is any information that is deliberately conveyed with the aim  of  misleading  or  manipulating  the recipient  of  the information.  This practice can occur under consumer protection law, including in advertising, selling products or services, and various other forms of communication. False information often goes against the principles of honesty, transparency and integrity in communication. The case that occurred in decision number 57/Pdt.G/2021/PN.Cbi was the sale of a villa or called Villa NE-21. The practice of buying and selling Villa NE-21 was carried out not according to procedures, namely providing false information to consumers, this is serious violations of consumer protection principles and applicable laws. This research adopts two main methods, namely normative juridical and analytical descriptive approaches. PPJB NE-21 which has been signed by the plaintiff and defendant can be said to be null and void due to false information carried out by the seller in the sale and purchase transaction of Villa NE-21. According to the author's analysis, the verdict read out by the panel of judges is in accordance with statutory provisions. In article 19 of the UUPK it is explained that business actors must be responsible for all forms of losses experienced by consumers, and the form of responsibility carried out by business actors can be converted into money.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Kholik Abdul Majid, Luky Ade Ahmad Fauzan Adimu, Siva Rizkia Adinda Silvia Febrianty Adyan Lubis Adyan Lubis Adyan Lubis Agusra Agustian, Muhammad Ryo Ahmad Sopian Sauri Ahmad Sopian Sauri ahmad yunianto Aidina, Fitria Akbar, Muhammad Gary Gagarin Akup, Apriliyanto Juwan Sukmana Al Naupal, Raden Hisyam Ali Abdulah Alvian Ramdhani Amarulazhar, Amar Amri, Qoonitah Ana Ximenes Sousa Andini Putri Andri Susanto Anwar Hidayat Anwar Hidayat Anwar Hidayat Anwar Hidayat Arafat, Zarisnov Ardiansyah, Ata Ariani, Taufiqoh Bina Arif Wicaksono Arihi, La Ode Safiun Arma Sentia Putri, Renalda Asnanda, Anggraeni Astri Safitri Nurdin Aulia, Salvia Nur Budi Santoso, Imam Cindya Putri Paembonan Dahrul Manalu Darsono, Ahmad Bagas Dwi Delvira Ayu Deny Guntara Deny Guntara Deny Guntara Deny Guntara Deny Guntara Deny Guntara deny guntara Deny Guntara Deny Guntara Deny Guntara Deny Guntara Deny Guntara Destia Ayuning Thias Deswita, Wa Ode Awalia Desyifa Nurhidayah Dewi Putri Wibowo, Sabrina Dewi, Merliana Dewi, Yogita Dhiafajaazka, Siti Dian Widyaningrum, Dian Didiek Kurnia Dwi Permata, Sagita Embang Herlambang Erathon , Pascal Azka Erathon Ethan Lim kong Farhan Asyahadi Farhan Asyahadi Farhan Asyhadi Farhan, Zatmika Nur Fatonah Fatonah Fauzan, Rafli Akmal Fauzi, Muhammad Iqbal Fazri Editiya Mahardika Fiqrie, Okky Faitzal Firman Aji Pamungkas Gagarin Akbar, M. Gary Gagarin Akbar, Muhamad Gary Gagarin Akbar, Muhammad - Gagarin Akbar, Muhammad Gary Gary Gagarin Akbar Gary Gagarin Akbar, Muhamad Gunawan, Edwin Guntara, Denny - Guntara, Deny Guntara, Deny - Haetami, Vikri Hariri, Mochammad Sofyan Hendiko Siregar, Piki Hendri Gunawan Hidayat, Anwar Himim, Aldora Ananda Putra I Ketut Suardika Indah Nurhayati Indra Sibagariang Insan Supriyatin Intan Alpidoh Irawan, Surya Irma Garwan Irma Yuningsih Ismail Ismail, Naufal Ismayanti, Eli Iswandi, Erik Izdihar, Naufal Jannus Manurung Jihan Alfadia Kasnianti Khoirul Ummam Leonardo Norandi Sitorus Leonardo Sitorus Lestari, Nopita Lia - Listiana LIA AMALIA Lia Amaliya Lia Amaliya Lia Amaliya Lia Amaliya Lidya Nuraeni Lidya Nuraeni Lilis Setiani Listiono listiono Listiyono Lubis, Adyan Lubis, Desi Lestari Luwih Damar Luluk Sugiyarto M. Gary Gagarin Akbar Maharani, Raden Bella Bintang Mahmudi, Afrizal Manurung, Jetro - Mardias, Deni Maryam, Zulfa Nurul Mega Agrianty, Firly Michael Putra Panjaitan Minetha, Adelli Ritza Mochammad Adi Alamsyach Fadillah Moh. Shofi Anan Monica Dian Ekasari Muhamad Jiia Fauzi Muhammad Fakhrurrozi Muhammad Gary Gagarin Akbar Nanik Narya Suryadi Narya Suryadi Narya Suryadi Narya Narya, Narya Suryadi Naufal, Raden Hisyam Al Nawawi, Ahmad - Nopianti, Wike Nova Desi Ratnasari Nuraeni, Rini Nurahmad, Silvi Nurbaliza, Violita Nurdin Nurdin Nurfadilah, Intan Elga Padilah, Muhamad Patul Mudin, Arip Pebriyani, Pebriyani Pratama, Raka Indra Pratiwi, Dwi Nuraeni Purwana, Dalih Putra, Affian Fandi Putri, Dinni Rizky Amalia R Hisyam Al Naupal Raden Lita Nur Elita Rahmatiar , Yuniar Rahmatiar, Yuniar Ramdhani, Alvian Ranisya Hadi, Vira Rende, Alimulya Rifky Alfarez, Dewa Robby Setiawan Rosdiana Dewi, Elvira Rr. Winarti Pudji Lestari Rr. Winarti Pudji Lestari S.A, Rd.N.Sayyidatussa'adah Sadjat, Rizki Safitri Mudriyani, Ajeng Sakum, Sakum Sanih, Sanih Sanjaya, Suyono Santoso, Imam Budi Sarnely Uge Sartika Dewi Sartika Dewi Sartika Dewi Septian, Fazrian Siahaan, Holmen Sidabutar, Octaviana Sihabillah, Ahlan Siska Mariza Sopian, Singgih Sopyan Sopyan Sopyan Sopyan Suhirnan Supriatna, Yayat Susanti, Depi Susi Susilawati Suyono Sanjaya Syarif, Soultan Tanti Alfareza Herdianti Targana, Tatang Tatang Targana Tatang Targana Taufik Caniago Tianing, Ebeng Tri Setiady, Tri Uge, Sarnely Ulandari, Mega Ummam, Khoirul Vironika, Tiyas Wa Ode Riyan Ridayanti Wahyu Danang Setiadi Wahyu Hidayat Wahyu Koswara Wahyu Mulyandaru Wakono, Nur Wawan Indra R. Widasari, Widasari Wike Nopianti Wike Nopianti Wulan Cahya Ningrum Yuniar - Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yuniar Rahmatiar Yustya Laraswati Yusuf Rizki Zaenury, Ahmad Goza Zarisnov Arafat Zarisnov Arafat Zatmika Nur Farhan