Claim Missing Document
Check
Articles

Model Kesejahteraan Mahasiswa dalam Konteks Budaya Indonesia: Peran Modal Psikologis dan Dukungan Keluarga Alwi, M. Ahkam; Ramli, Muh Akmal
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.79010

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi model kesejahteraan mahasiswa dalam konteks budaya Indonesia, dengan menyoroti peran modal psikologis (psychological capital) dan dukungan keluarga. Permasalahan yang diangkat adalah belum lengkapnya pemahaman mengenai kesejahteraan mahasiswa dalam masyarakat kolektivis, di mana sumber daya psikologis individual berinteraksi dengan sistem dukungan sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan analisis structural equation modeling untuk menguji kontribusi langsung Modal Psikologis (PsyCap) terhadap kesejahteraan mahasiswa serta kontribusi tidak langsung melalui dukungan keluarga. Temuan menunjukkan bahwa PsyCap secara signifikan memprediksi kesejahteraan mahasiswa, dan dukungan keluarga memediasi sebagian hubungan tersebut, menyumbang sekitar 40,3% dari total efek.Hasil ini menegaskan pentingnya kekuatan intrapersonal sekaligus sumber daya keluarga yang secara budaya relevan dalam mendorong keberkembangan mahasiswa. Penelitian menyimpulkan bahwa intervensi sebaiknya mengintegrasikan pedagogi penguatan PsyCap dengan strategi dukungan yang selaras dengan konteks keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa di pendidikan tinggi Indonesia.
Pengaruh Spritual Parenting Terhadap Parental Burnout Pada Orang Tua: A Literature Review Razak, Ahmad; Alwi, M. Ahkam; Bungawali, Andi Nahliah
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.80781

Abstract

Abstrak. Parental burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, mental, dan fisik yang muncul ketika tuntutan pengasuhan melebihi kemampuan orang tua dalam mengelola stres. Fenomena ini dapat berdampak pada menurunnya kualitas interaksi orang tua–anak serta kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan meninjau hubungan antara spiritual parenting dan parental burnout melalui literature review terhadap 20 artikel terbitan 2016–2025. Artikel diperoleh dari database ilmiah dan diseleksi berdasarkan relevansi, ketersediaan full-text, serta kesesuaian fokus penelitian. Hasil telaah menunjukkan bahwa spiritualitas dalam pengasuhan, termasuk spiritual well-being, religious coping, makna hidup, dan spiritual mindfulness, memiliki hubungan negatif dengan parental burnout. Studi intervensi juga menunjukkan bahwa pelatihan berbasis spiritual efektif menurunkan stres pengasuhan dan meningkatkan ketahanan psikologis orang tua. Faktor spiritual membantu orang tua mengembangkan kemampuan regulasi emosi, menumbuhkan penerimaan, dan memberikan makna yang lebih dalam terhadap proses pengasuhan. Oleh sebab itu, spiritual parenting berpotensi menjadi komponen penting dalam pencegahan maupun penanganan parental burnout. Penelitian lanjutan dengan desain metodologis yang lebih kuat diperlukan untuk memperkuat bukti empiris serta menghasilkan model intervensi spiritual yang lebih terstandarisasi.Kata Kunci: Orang Tua, Parental Burnout, Spiritual Parenting
Pengaruh Eco Spirit Counseling Terhadap Perilaku Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar Razak, Ahmad; Ahkam, M.; Mansyur, Ahmad Yasser; Tetteng, Basti; Bungawali, Andi Nahliah; Mutmainnah, Ainun
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2025): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v5i2.80787

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Eco Spirit Counseling terhadap perilaku peduli lingkungan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM). Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 118 mahasiswa yang terdiri atas 59 mahasiswa kelompok eksperimen yang diberikan intervensi Eco Spirit Counseling dan 59 mahasiswa kelompok kontrol tanpa perlakuan. Data dikumpulkan melalui skala perilaku peduli lingkungan dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t-hitung = 8,472; p < 0,05), di mana kelompok eksperimen mengalami peningkatan perilaku peduli lingkungan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini membuktikan bahwa Eco Spirit Counseling efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis, spiritualitas lingkungan, dan tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjaga kelestarian alam. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan model konseling berbasis spiritualitas ekologis yang dapat diterapkan dalam program pembinaan karakter dan green campus di perguruan tinggi.Kata Kunci: Eco Spirit Counseling, perilaku peduli lingkungan, spiritualitas ekologis, mahasiswa.
Psikoedukasi via Poster: Strategi Preventif Meningkatkan Pemahaman Stres Kerja pada Karyawan Tri Yasmin Januarsih Mahka; Siti Nurhamda Kaltsum H; Deisyagitavania Yusri Abbas; Nurfitriany Fakhri; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i1.78967

Abstract

Karyawan merupakan aset perusahaan yang rentan mengalami stres kerja, terutama akibat beban kerja yang tinggi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman karyawan PT. Kalla Inti Karsa mengenai stres kerja sebagai bentuk intervensi preventif. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi melalui media poster digital bertema “Workplace Warrior: Menaklukkan Stres Kerja”. Poster berisi materi komprehensif tentang definisi, faktor penyebab, dampak, dan cara mengelola stres kerja. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan melibatkan 40 karyawan. Efektivitas intervensi diukur menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pemahaman awal karyawan sebesar 42,7%, yang mengindikasikan pengetahuan tentang stres kerja yang masih rendah. Setelah intervensi psikoedukasi via WhatsApp, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan menjadi 57,3%. Hal ini merepresentasikan peningkatan sebesar 14,6%, yang membuktikan bahwa psikoedukasi berbasis poster efektif dalam mentransfer pengetahuan. Disimpulkan bahwa psikoedukasi melalui media poster digital merupakan strategi preventif yang praktis, efisien, dan efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan mental karyawan mengenai stres kerja. Implementasi intervensi semacam ini direkomendasikan sebagai bagian dari program kesehatan organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.
PKM MODAL PSIKOLOGIS UNTUK MENINGKATKAN STUDENT WELL-BEING PADA SISWA MAN 2 POLMAN SUL BAR M Ahkam Alwi; Ahmad Razak; Perdana Kusuma; Faradillah Firdaus; Ahmad Ridfah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i2.62344

Abstract

Modal Psikologis merupakan kondisi perkembangan psikologis positif seseorang yang ditandai dengan memiliki keyakinan diri untuk bertahan dan mengupayakan usaha yang diperlukan untuk berhasil dalam tugas yang menantang. Ini juga mencakup membuat atribusi positif tentang pencapaian saat ini dan di masa depan, ketekunan dalam mencapai tujuan, kemampuan untuk mengubah jalur menuju tujuan (harapan), serta kemampuan untuk bertahan dan bahkan melebihi kendala menuju kesuksesan. Namun, masih banyak siswa yang belum mengembangkan modal psikologis secara optimal, yang mengakibatkan persepsi negatif terhadap lingkungan dan sekolah. Permasalahan ini berkaitan dengan rendahnya kesejahteraan siswa. Oleh karena itu, dengan dasar penjelasan tersebut telah melaksanakan program peningkatan modal psikologis pada siswa.Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah yang dihadapi oleh siswa dan meningkatkan modal psikologis mereka. Dengan adanya program ini, siswa akan dapat mengembangkan sikap yang lebih positif terhadap diri sendiri, lingkungan, dan sekolah, serta mampu menghadapi tantangan dengan lebih percaya diri dan tekun serta  kesejahteraan siswa dapat meningkat secara signifikan
PSIKOEDUKASI CARA MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI TEMPAT KERJA BAGI KARYAWAN DI PERUSAHAAN X Hairunnisa Putri; Elda Hasya; Ghaitsa Raodatul; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i2.44873

Abstract

Piling up work causes employees to experience stress and if prolonged will result in burnout which has an impact on mental health. Companies are usually unaware of the amount of work given to employees which causes the burden of employees to accumulate which can make them easily tired physically and stressed from the mind. Psychoeducation is one of the treatment strategies that can be applied in individual, family, and group settings that focus on psychoeducating participants about various problems faced in life, helping others to be better able to develop various sources of support from their environment, and developing coping skills to manage various problems. The method used in this activity is psychoeducation in the form of posters. The activity was carried out at PT X which began on 12 October, by conducting a literature study and conducting interviews with several employees at PT X to find out the conditions in the workplace or phenomena that are happening at PT X. The results obtained were that it had a positive impact on employees at PT X and could change employee behavior to maintain mental health in the workplace. Employees gave a positive response to the psychoeducation provided by doing some of the tips described in the posters that had been posted in the workspace.
Psikoedukasi Kesehatan Mental Pada Siswa SMA Negeri 2 Makassar M. Ahkam Alwi; Kartika Cahyaningrum; Nurfajriyanti Rasyid; Rossy Allayda Syaiputri; Dibyo Restu Nugraha; Siti Zalsa Zeftira; Andi Nurfatimah Azzahra
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i4.64913

Abstract

The aim of this research is to explore the impact of mental health psychoeducation on students at SMA Negeri 2 Makassar. This research uses a quantitative approach with a pre-test and post-test design. The research sample consisted of 120 students selected randomly. The psychoeducational intervention was carried out over six sessions, each lasting 90 minutes. Psychoeducational materials include an introduction to mental health, coping strategies, stress management, and interpersonal communication skills. The results showed that there was a significant increase in students' understanding of mental health after psychoeducational intervention (p < 0.05). In addition, there was a significant reduction in students' stress and anxiety levels (p < 0.05). Students also report improved communication skills and ability to deal with everyday problems. The conclusion of this research is that mental health psychoeducation is effective in increasing mental health knowledge and skills and reducing stress and anxiety among students at SMA Negeri 2 Makassar. The recommendation of this research is that mental health psychoeducation programs be implemented sustainably and expanded to other schools to support students' overall mental health.
SELF LOVE SEBAGAI UPAYA MENGURANGI RASA INSECURE PADA SISWA/I KELAS X IPA SMA MUHAMMADIYAH 1 UNISMUH MAKASSAR A Annisa Nurul Qalbi; Nurul Fitrah; Novita Maulidya Jalal; M. Ahkam Alwi; Nur Akmal; Ulil Hidayah Sulaeman; Wahyudi Alengo
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i1.36662

Abstract

Salah satu lingkungan yang memiliki pengaruh bagi siswa adalah sekolah. Sekolah diharapkan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi siswa agar dapat memberikan perasaan nyaman pada siswa saat berada di sekolah. Tujuan dari kegiatan psikoedukasi ini yaitu untuk membantu siswa dalam mengetahui, memahami, dan menerapkan meningkatkan rasa percaya diri dengan belajar mencintai dan menerima diri, dan juga dapat menumbuhkan dan menjaga rasa sayang dan cinta terhadap dirinya. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini ialah metode ceramah dan diskusi, serta dilakukan agenda tambahan seperti mengisi jurnal prompts bersama dilakukan agar siswa dapat melihat sebarapa besar tingkat self love yang dimiliki sebelum materi dilakukan. Kegiatan psikoedukasi dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar  kelas X IPA dan diikuti oleh sejumlah 22 siswa. Permasalahan utama yang dihadapi siswa kelas X IPA adalah insecure atau tidak percaya pada diri sendiri. Namun, setelah diberikan kuisioner di akhir kegiatan, maka diperoleh hasil evaluasi. Hasil evaluasi tersebut menunjukan bahwa partisipan merasa pemateri dan materi yang disampaikan sudah sangat baik dan menyenangkan.Selain itu, peserta juga menyatakan manfaat dari psikoedukasi self love dalam mengetahui, memahami, menerima, dan menumbuhkan rasa sayang pada dirinya sendiri.Psikoedukasi self love dengan demikian dapat menjadi salah satu metode yang membantu partisipan untuk mengurangi rasa insecure atau rasa tidak percaya diri pada diri mereka.
Penguatan Motivasi Belajar Siswa melalui Psikoedukasi Teknik SMART Goal Setting di SMPN 1 Tiworo Selatan Waal Syiath Muawiah; Nurfajriyanti Rasyid; Astiti Tenriawaru Ahmad; Amirah Aminanty Agussalim; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i2.58796

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, salah satunya adalah penurunan motivasi belajar siswa. Di SMPN 1 Tiworo Selatan, hasil wawancara dengan guru menunjukkan bahwa siswa, khususnya kelas VIII, mengalami penurunan semangat belajar dan lebih fokus pada penggunaan gadget untuk hiburan. Menanggapi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui psikoedukasi tentang Goal Setting menggunakan teknik SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound). Kegiatan ini dirancang dalam bentuk pengajaran interaktif dan permainan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Siswa diberikan pre-test dan post-test menggunakan skala perilaku motivasi belajar untuk mengukur perubahan yang terjadi. Selama sesi psikoedukasi, siswa dikenalkan dengan konsep SMART, dilatih menyusun tujuan belajar pribadi, serta mengikuti permainan yang bertujuan memperkuat pemahaman mereka tentang perencanaan tujuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah mengikuti kegiatan. Siswa lebih mampu merumuskan tujuan pendidikan mereka secara jelas dan realistis, serta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif dalam proses pembelajaran.Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan psikoedukatif berbasis teknik SMART efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Intervensi ini dapat dijadikan model untuk diterapkan di sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa, serta menjadi strategi praktis dalam membentuk budaya belajar yang lebih terarah, reflektif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan.
Seminar Strategi Regulasi Emosi untuk Meningkatkan Kompetensi Caregiver Novita Maulidya Jalal; M Ahkam Alwi; Astiti Tenriawaru Ahmad; Dian Novita Siswanti; Wulan Nahdila Sapsuha
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i1.78674

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan individu untuk mengenali, menilai, dan menyesuaikan respons emosional agar mendukung keberfungsian diri dalam berbagai situasi. Dalam konteks pengasuhan di daycare, caregiver sering menghadapi tantangan berupa perilaku anak yang menantang, seperti tantrum, kesulitan mengikuti arahan, serta resistensi anak saat berpisah dari orang tua. Program Seminar Strategi Regulasi Emosi dirancang untuk meningkatkan kemampuan caregiver dalam mengelola emosi secara adaptif melalui empat tahap, yaitu berbagi pengalaman, pemaparan materi, latihan pernapasan dan mindfulness, serta evaluasi post-test. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa caregiver lebih mampu menerapkan strategi seperti cognitive reappraisal, attentional deployment, dan mindfulness sehingga interaksi dengan anak menjadi lebih responsif dan lingkungan pengasuhan lebih kondusif. Analisis t-test independen menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara skor evaluasi caregiver dan volunteer, yang mengindikasikan kesetaraan kompetensi setelah mengikuti pelatihan. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi regulasi emosi efektif dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi caregiver dan dapat direkomendasikan sebagai bagian penting dari pengembangan profesional di lingkungan daycare. Pelatihan ini juga berpotensi memperkuat kualitas layanan pengasuhan secara keseluruhan, karena caregiver yang mampu mengelola emosinya dengan baik cenderung memberikan dukungan yang lebih stabil, sensitif, dan adaptif terhadap kebutuhan anak pada fase perkembangan awal. Implementasi berkelanjutan dari pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas institusional daycare, meningkatkan kualitas interaksi harian, serta mendukung perkembangan emosional anak secara lebih optimal secara berkesinambungan.
Co-Authors A Annisa Nurul Qalbi Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Razak Ahmad Razak Ahmad Ridfah Ahmad Yasser Mansyur Ahmad Yasser Mansyur Ahmad, Astiti Tenriawaru Ahnan Murtadho Akmal , Nur Alimuddin, Najiba Amirah Aminanty Agussalim Andi Almaidah Dirhamzah Andi Aqilah Rosadi Andi Halima Andi Halima Andi Halima Andi Nasrawati Hamid Andi Nilam Asdevi Andi Nurfatimah Azzahra Anggraeni, Poppy Dian Anugrah Qonita Aqidatul Izzah Luthfi Arezah, Ersaliya As Fatahillah, Nurul Auliah Ashar Hidayat Astiti Tenriawaru Ahmad Astiti Tenriawaru Ahmad Avika Ananda Azzahra, Raodahtun Qori Azzahrah, Fatima Baman, Ahmad Habiby Arafaat Bungawali, Andi Nahliah Damayanti, Sintia Dwi Deisyagitavania Yusri Abbas Dewi Nurikhyana Dewi Retno Suminar Dian Eka Putri Dian Novita Siswanti Dibyo Restu Nugraha Dirhamzah, Andi Almaidah Elda Hasya Elsa Putri Ramadhani Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Fardana, Nur Ainy Fatimah, Shakila Dewi Fitrah Ramadhani Ghaitsa Raodatul Haerani Nur Hafizhah Ahmad, Nabilah Hairunnisa Putri Halima , Andi Halima, Andi Hatala, Abd Rahim Idris, Idriani Idris, Nur Idil Fitri Iindah Dwi Cahyani Ilyas Ika Amalia Imaldia, Monica Angelina Kartika Cahyaningrum Khaerunnisa, Asrifa Rosa Kusuma, Perdana Lisfarika Napitupulu Lita Patricia Lunanta Lukman Lukman Lukman Lukman Lukman Nadjamuddin Luthfi, Aqidatul Izzah Muh Daud Muh Daud Muhammad Nur Hidayat Nurdin Muhammad Nurhidayat Nurdin Muhrajan Piara Mutmainnah, Ahmad Ridha Mutmainnah, Ainun Nabilahumaida Nai, Ayu Muhriyani Natsir, Anisa Muthmainnah Nawangsari, Nurainy Fardana Novita Maulidya Jalal Nur Afni Asdar Nur Akmal Nur Akmal Nur Alfiah Tahir Nur Fitriany Fakhri Nur Hikmah Nur Mawaddah Adam Nurfajriyanti Rasyid Nurfitriany Fakhri Nurul Fitrah parante, Maulia fajrianti Perdana Kusuma Perdana Kusuma Ramli, Muh Akmal Rara Noviana Sari Rasyid, Nurfajriyanti Renjaan, Aphroditha Salsabilla Ridfah, Ahmad Rossy Allayda Syaiputri Sabara, Alifia Khairunnisa Saputra, Dandi Sigit Nugroho Siti Nurhamda Kaltsum H Siti Zalsa Zeftira Suminar, Dewi Ratna Tetteng, Basti Thalib, Tarmizi Tri Anugrah Eni Tri Yasmin Januarsih Mahka Ulil Hidayah Sulaeman Wa Ode Marwa Samsalwa Waal Syiath Muawiah Wahyudi Alengo Wahyudi Rahmat Wawan Kurniawan Windasari Windasari Wulan Nahdila Sapsuha Y, Mey Vita. Yanwar Arief Yusril Abdan Nur Yusuf Muhammad Nur Zainuddin, Kurniati Zalsabila, Fira