Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Sigi : Strategy to Accelerate Stunting Reduction in Sigi Regency Fitrauni, Rika; Muchlis, Nurmiati; Arman, Arman; Haeruddin, Haeruddin; Batara, Andi Surahman; Ahri, Reza Aril
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1520

Abstract

Latar Belakang: Kejadian stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara-negara berpendapatan menengah lainnya. Berdasarkan data stunting JME, UNICEF World Bank tahun 2020, prevalensi stunting Indonesia berada pada posisi ke 115 dari 151 negara didunia. Angka stunting Indonesia menurun dari 29% pada 2015 menjadi 27.6% pada tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi percepatan penurunan stunting di kabupaten sigi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Informan penelitian sebanyak 13 orang. Hasil: Analisa situasi menggunakan data sebaran stunting sesuai dengan cakupan untuk menentukan lokasi prioritas, selanjutnya ditetapkan 25 Desa sebagai lokasi khusus dalam pelaksanaan aksi konvergensi, menyusun rencana kegiatan berdasarkan matriks hasil Analisa Situasi pada Aksi 1, Rembug stunting menghasilkan komitmen dalam Aksi Percepatan Penurunan Stunting dengan melibatkan seluruh lintas sektor. tersedianya regulasi berupa Peraturan Bupati Sigi Nomor 14 Tahun 2020. Membentuk Kader Pembangunan Manusia. Memiliki data yang menjadi prioritas penanganan stunting. Pengukuran pertumbuhan dan perkembangan dilakukan oleh tenaga kesehatan secara rutin. review kinerja melaporkan aspek-aspek berupa Reviu capaian target output, Reviu serapan anggaran dan Reviu permasalah dan kendala. Kesimpulan: Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi telah melakukan upaya percepatan penurunan stunting dengan melaksanakan pilar strategi penurunan stunting melalui penerapan 8 aksi konvergensi memperlihatkan terjadinya penurunan persentase kasus stunting dalam kurun waktu 1 tahun terakhir dimana tahun 2020 sebesar 16,59% turun menjadi 14,40% ditahun 2021.
Perceived Internal Respect and Level of Religiosity Towards Improving the Performance of Campalagian Community Health Center Marjuni, Nurmaya; Muchlis, Nurmiati; Batara, Andi Surahman
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 2 (2023): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i2.1541

Abstract

Background: Perceived Internal Respect and Level of Religiosity Towards Improving the Performance of Campalagian Community Health Center. Aim: Campalagian Health Center is one of the puskesmas that has the largest working area in Polewali Mandar Regency, but observations found perceived internal respect and the level of religiosity in employees are less described, thus affecting performance. The purpose of this study is to analyze the effect of perceived internal respect and the level of religiosity on improving employee performance. Method: Type of quantitative research with a cross sectional approach. The population of 46 permanent employees (ASN) at the Campalagian Health Center, Polewali Mandar Regency with sample selection using total sampling. Results: Respondents were dominated by health worlkers with female gender (89.1%), most of whom had vulnerable ages 36-45 years (60.9%) and D3 graduates (41.3%) also the most length of work was >10 years (65.2%); Perceived internal respect and level of religiosity have a significant effect on improving employee performance (sig value = 0.042<0.05); Based on the magnitude of the influence, a regression coefficient value of 0.144 was found where every increase in perceived internal respect by 1 unit will increase the value of employee performance by 0.144. Conclusion: The need to increase perceived internal respect at the Campalagian Puskesmas Polewali Mandar Regency through cared contribution where the puskesmas needs to appreciate all the contributions and achievements of its employees. Also related to the level of religiosity through ritualism where employees need to believe that one's commitment to religion will be rewarded with good things in life.
Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Kinerja Pegawai di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar: Organizational Citizenship Behavior (OCB) on Employee Performance at Labuang Baji Hospital Makassar Elfandari, Enno; Ahri, Reza Aril; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1576

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Organisasi perlu melibatkan peran kinerja pegawai, OCB dan kepuasan kerja diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Rumah sakit di dituntut untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi di berbagai sektor yang dibutuhkan oleh pasien terhadap perawat yang memiliki kinerja yang baik di Rumah Sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap Kinerja pegawai di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Metode: Penelitian menggunakan rancangan kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda yang diolah melalui aplikasi SPSS 26.0. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Altruism (membantu orang lain), Conscientiousness (Kesadaran), Courtesy (Kesopanan) berpengaruh, sedangkan variabel Sportsmanship (Sportivitas) dan Civic Virtue (Kebajikan) tidak berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Secara simultan Organizational Citizenship Behavior (OCB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar Tahun 2023. Kesimpulan Kinerja pegawai rumah sakit sangat bergantung pada sumber daya manusia yang tersedia. Kehadiran personil yang terampil dalam sebuah organisasi dapat secara positif mempengaruhi kinerja karyawan, yang mengarah pada pengembangan Organizational Citizenship Behavior (OCB). OCB mengacu pada perilaku yang melampaui standar yang telah ditetapkan. Rumah sakit memupuk rasa persahabatan yang kuat di antara para pegawai, sehingga dapat memenuhi tanggung jawab pegawai secara efektif sesuai dengan tugas dan posisi yang telah ditetapkan. Abstract Background: Organizations need to involve the role of employee performance, OCB and job satisfaction are needed to achieve these goals. Hospitals are required to provide better services in various sectors needed by patients to nurses who have good performance in the hospital. Objective: This study aims to determine the effect of Organizational Citizenship Behavior (OCB) on employee performance at Labuang Baji Hospital Makassar. Methods: The study used an observational quantitative design with a cross sectional study approach. The number of samples in this study were 31 people. The data analysis technique used is multiple linear regression which is processed through the SPSS 26.0 application. Results: The results showed that partially the variables of Altruism (helping others), Conscientiousness (Awareness), Courtesy (Politeness) had an effect, while the variables of Sportsmanship (Sportsmanship) and Civic Virtue (Virtue) had no effect on Employee Performance at Labuang Baji Hospital Makassar. Simultaneously Organizational Citizenship Behavior (OCB) has a positive and significant effect on Employee Performance at Labuang Baji Hospital Makassar Year 2023. Conclusion: The performance of hospital employees is highly dependent on the available human resources. The presence of skilled personnel in an organization can positively affect employee performance, which leads to the development of Organizational Citizenship Behavior (OCB). OCB refers to behavior that goes beyond established standards. Hospitals foster a strong sense of camaraderie among employees, so as to effectively fulfill employee responsibilities in accordance with established tasks and positions.
Implementasi Layanan Pemeriksaan Kesehatan Berkala Oleh Biddokkes Polda Sulawesi Selatan Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2013: Implementation of Periodic Health Check Services by South Sulawesi Police Biddokkes Based on National Police Chief Regulation No. 7 of 2013 Haruna, Ria Haerani; Ahri, Reza Aril; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1583

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Peningkatan layanan pemeriksaan kesehatan berkala terhadap personil Polri khususnya di jajaran Polda Sulsel telah dilakukan secara berkesinambungan akan tetapi pada kenyataannya belum memberikan hasil yang optimal baik secara kualitas maupun kuantitas. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk diteliti lebih jauh tentang Implementasi Layanan Pemeriksaan Kesehatan Berkala oleh Biddokkes Polda Sulawesi Selatan Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2013. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu metode yang meneliti kondisi objek alamiah (Natural setting) dengan menekankan terhadap makna daripada generalisasi. Hasil: pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan berkala ini, dapat memberikan gambaran atau profil kesehatan personel Polda Sulsel, untuk selanjutnya dapat dijadikan acuan baik untuk personel secara perorangan untuk monitoring kesehatan pribadi serta acuan bagi Bidang Kedokteran Kesehatan Polda untuk melakukan koordinasi mengenai kesehatan personel secara menyeluruh ke setiap wilayah Kepolisian Daerah sulsel, guna mewujudkan personel sehat samapta, yang akan mempengaruhi peningkatan kinerja personel dalam pelaksanaan tugas. Kesimpulan: Implementasi Layanan Pemeriksaan Kesehatan Berkala oleh Biddokkes Polda Sulawesi Selatan Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2013 tergolong baik, termasuk hasil kegiatan Rikkesla dari aspek observasi kelayakan pemberi layanan dan penerima layanan, kesesuaian alur layanan dengan SOP, terjalin hubungan tata kerja yang komunikatif, tersedia dokumen umum dan dokumen implementasi kebijkan, dan tersedia informasi umum sebagai penunjang dalam kegiatan Rikkesla. ABSTRACT Background: Improvement of periodic health examination services for National Police personnel, especially in the ranks of the South Sulawesi Regional Police, has been carried out continuously, but in reality, it has not provided optimal results both in quality and quantity. Objective: This research aims to examine further the implementation of periodic health examination services by the South Sulawesi Regional Police's Biddokkes based on National Police Chief Regulation Number 7 of 2013. Method: This research is qualitative, namely a method that examines the condition of natural objects (Natural settings) by emphasizing meaning rather than generalizations. Results: The implementation of this periodic health examination program can provide an overview or profile of the health of South Sulawesi Regional Police personnel, which can then be used as a good reference for individual personnel for monitoring personal health as well as a reference for the Regional Police's Medical Health Sector to coordinate the health of personnel as a whole for each South Sulawesi Regional Police area, to create healthy and healthy personnel, which will influence the improvement of personnel performance in carrying out their duties. Conclusion: The implementation of the Periodic Health Checkup Service by the South Sulawesi Regional Police's Biddokkes Based on National Police Chief Regulation Number 7 of 2013 is classified as good, including the results of Rikkesla activities from the aspect of observing the suitability of service providers and service recipients, conformity of service flow with SOPs, communicative working relationships are established, general documents are available and policy implementation documents, and general information is available to support Rikkesla activities.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Mayapada Hospital Tangerang Tahun 2023: The Effect of Service Quality and Facilities towards Outpatient Satisfaction at Mayapada Hospital Tangerang in 2023 Yoniko, Vivi Alvionita; Palu, Basir; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1600

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pada hakekatnya masalah kesehatan merupakan suatu bagian terpeting dalam kehidupan manusia. Untuk itu, dalam rangka mendukung kesehatan bagi semua orang, harus adanya upaya yang dilakukan yaitu salah satunya adalah pemerintah memeberikan sarana kesehatan bagi masyarakatnya. Salah satu sarana tersebut adalah rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang bermutu wajib diberikan oleh seluruh bagian yan berada di rumah sakit. Bila pelayanan kesehatan tidak senantiasa ditingkatkan, besar kemungkinan pasien akan menyusut apabila pasien tidak puas akan membuat pasien kecewa. Beragam jenis pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh rumah sakit, salah satunya adalah pelayanan rawat jalan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan survey analitik dengan desain cross-sectional, serta teknik pengambilan sampel mengggunakan simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien rawat jalan di Mayapada Hospital Tangerang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan rumus solvin dengan menggambil seluruh populasi sebagai sampel sebanyak 100 populasi. Hasil: Menunjukkan bahwa nilai signifikan responsiveness (daya tanggap) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan dengan hasil 0,012 < 0,05. Competence (kompetensi) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan dengan hasil 0,025 < 0,05. Variabel communication (komunikasi) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan dengan hasil 0,003 < 0,05. Reliability (kehandalan) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan dengan hasil 1,0000 > 0,05 dan variabel tengible (bukti fisik) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan dengan hasil 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel responsiveness (daya tanggap), competence (kompetensi), communication (komunikasi), dan tengible (bukti fisik) dengan kepuasan pasien rawat jalan Mayapada Hospital Tangerang Tahun 2023. ABSTRACT Background: Basically, health issues show that health is an important part of life and people expect health because it is very important and valuable. For example, the government should provide health facilities for the society, such as hospital. All departments in the hospital need to provide quality health services. If health services aren’t always improved, then the number of patients will drop when they feel unappreciated. This will lead to disappointment. Therefore, different types of health services are provided by hospitals, like outpatient services. Method: This study conducted quantitative research using analytical surveys with cross-sectional design and collected data sample using simple random sampling. This research involved population from outpatients at Mayapada Hospital Tangerang. Then, this research analysed data sampling technique by using the Solvin formula and involved the entire sample population, namely 100 people. Results: The results of this study indicated that the significant value of responsiveness found a significant impact on outpatient satisfaction with results of 0.012 < 0.05. then, the competence showed a significant influence on outpatient satisfaction with results of 0.025 < 0.05. Next, the communication variables identified a significant effect on outpatient satisfaction with results of 0.003 < 0.05. However, the reliability did not show a significant effect on outpatient satisfaction with results of 1.0000 > 0.05 and the tangible variable (physical evidence) revealed a significant value on outpatient satisfaction with the result of 0.000 < 0.05. Conclusion: There is a significant relationship between the variables of responsiveness (responsiveness), competence (competence), communication (communication), and tengible (physical evidence) with the satisfaction of Mayapada Hospital Tangerang outpatients in 2023.
Penerapan Medication Safety pada Pelayanan Kefarmasian di Apotek dan Klinik X Kota Makassar Tahun 2023: Implementation of Medication Safety in Pharmaceutical Services at Pharmacies and Clinics X Makassar City in 2023 Utami, Wahyu Wira; Muchlis, Nurmiati; Yusriani, Yusriani
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1660

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Medication error merupakan kesalahan yang terjadi dalam proses penggunaan obat dan berfokus pada masalah dengan pengiriman obat kepada pasien, medication error dapat mengakibatkan pasien meninggal, cedera, cacat tetap, pemanjangan lama rawat, dan kerugian lain bagi pasien, oleh karena itu perlu dilakukan suatu update atau refresh pengetahuan dan pemahaman tentang medication error bagi tenaga medik, farmasi, keperawatan, dan fisioterapi. Medication Safety merujuk upaya untuk memastikan bahwa penggunaan obat oleh pasien aman dan efektif dengan tujuan untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan obat termasuk dosis yang salah, interaksi obat yang tidak diinginkan atau penggunaan obat yang tidak sesui dengan kondisi pasien. Tujuan:.Untuk menganalisis pengaruh medication safety terhadap kejadian medication error di Apotek dan Klinik X Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu obsevasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel yang diteliti adalah apoteker dan asisten apoteker yang bekerja di klinik X kota Makassar yang berjumlah 131 orang. Analisis menggunakan analisis univariat. Hasil: Responden yang mengalami medication safety didominasi dengan kategori baik sebesar 69.5%. Komunikasi pada pelayanan kefarmasian didominasi dengan kategori baik sebesar 68.7%. Lingkungan kerja pada pelayanan kefarmasian didominasi dengan kategori baik sebesar 69.5%. Gangguan kerja pada pelayanan kefarmasian didominasi dengan kategori baik sebesar 57.3%. Beban kerja pada pelayanan kefarmasian didominasi dengan kategori baik sebesar 61.1%. Edukasi pada pelayanan kefarmasian didominasi dengan kategori baik sebesar 59.5%. ABSTRACT Background: Medication errors are errors that occur in the process of using drugs and focus on problems with drug delivery to patients, medication errors can result in patient death, injury, permanent disability, prolongation of length of stay, and other losses for patients, therefore it is necessary to update or refresh knowledge and understanding of medication errors for medical, pharmaceutical, nursing, and physiotherapy personnel. Medication Safety refers to efforts to ensure that patient use of drugs is safe and effective with the aim of preventing errors in drug use including wrong doses, unwanted drug interactions or use of drugs that are not appropriate to the patient's condition. Objective: To analyze the effect of medication safety on the incidence of medication errors in Pharmacy and Clinic X Makassar City. Method: The type of research used was analytic observational with a cross sectional study design. The samples studied were pharmacists and pharmacist assistants who worked at the X clinic in Makassar city, totaling 131 people. Analysis using univariate analysis. Results: Respondents who experienced medication safety were dominated by the good category at 69.5%. Communication in pharmaceutical services was dominated by the good category at 68.7%. The work environment in pharmaceutical services was dominated by the good category of 69.5%. Work interference in pharmaceutical services is dominated by the good category at 57.3%. Workload in pharmaceutical services was predominantly in the good category at 61.1%. Education in pharmaceutical services is dominated by a good category of 59.5%.
Pengaruh Brand Equity Terhadap Persepsi Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros Tahun 2024: The Influence of Brand Equity on Outpatient Perceptions at RSUD dr. La Palaloi Maros Regency in 2024 Yahya, Githa Nurfaridha; Kurnaesih, Een; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1663

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Brand equity RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros merupakan rumah sakit yang juga merasakan adanya tingkat persaingan yang semakin ketat dengan rumah sakit lainnya. Persaingan yang terjadi bukan hanya dari teknologi peralatan kesehatan, namun juga persaingan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas demi memenuhi kepuasan konsumen yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Keberhasilan dari rumah sakit dapat dilihat dari aspek jumlah kunjungan pasien pada masing-masing rumah sakit. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis Brand Equity terhadap Persepsi Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros. Metode: Penelitian dilaksanakan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros pada tanggal 29 Januari s/d 29 Februari 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat jalan yang berkunjung di poli umum sebanyak 1278 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan sebanyak 93 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Hasil: Menunjukkan terdapat pengaruh brand awareness (kesadaran merek) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,003<α=0,05. Terdapat pengaruh brand association (asosiasi merek) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,011<α=0,05. Terdapat pengaruh perceived quality (persepsi kualitas) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,004<α=0,05. Terdapat pengaruh brand loyalty (loyalitas merek) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,019<α=0,05. Terdapat pengaruh other proprietary brand asset (aset merek lain) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,006<α=0,05. Kesimpulan: Disarankan sebaiknya Rumah Sakit melakukan promosi sehingga RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros nantinya bukan hanya dikenal oleh masyarakat pernah memanfaatkan pelayanan tetapi juga dikenal pada tingkat top of mind oleh pasien yang akan memanfaatkan pelayanan kesehatan. ABSTRACT Background: Brand equity of RSUD dr. La Palaloi, Maros Regency, is a hospital that also experiences an increasingly fierce level of competition with other hospitals. Competition occurs not only from health equipment technology, but also competition in providing quality health services to meet consumer satisfaction which can increase the number of patient visits. The success of a hospital can be seen from the aspect of the number of patient visits to each hospital. Objective: The aim of this research is to analyze Brand Equity According to the Perceptions of Outpatients at RSUD dr. La Palaloi, Maros Regency. Method: The research was carried out at RSUD dr. La Palaloi, Maros Regency from January 29 to February 29 2024. The population in this study were all 1278 outpatients who visited the general polyclinic. The sample in this study was 93 outpatients using a purposive sampling technique. Results: Shows there is an influence of brand awareness (brand awareness) with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.003 <α = 0.05. There is an influence of brand association (brand association) with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.011 <α = 0.05. There is an effect of perceived quality with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.004 <α = 0.05. There is an influence of brand loyalty (brand loyalty) with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.019 <α = 0.05. There is an influence of other proprietary brand assets with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.006 <α = 0.05. Conclusion: It is recommended that hospitals should carry out promotions so that RSUD Dr. La Palaloi, Maros Regency will not only be known by the public who have used the services but will also be known at the top of mind level by patients who will use the health services.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Petugas Kesehatan Unit Rawat Inap RSUD Nunukan: Clean and Healthy Living Behavior of Health Workers in the Inpatient Unit of RSUD Nunukan Azizah, Wafiq Khalifatul; Ahri, Reza Aril; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1672

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini berasal dari observasi awal di rumah sakit umum daerah nunukan, banyak keluarga pasien/pengunjung yang tidak melaksanakan PHBS sesuai standar seperti membuang sampah dan meludah sembarangan, merokok di dalam ruangan dan tidak menggunakan fasilitas yang tersedia di rumah sakit sesuai fungsinya. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi terkait implementasi PERMENKES RI Nomor 2269 Tahun 2011 tentang Perilaku Hidup Bersih petugas kesehatan di RSUD Kabupaten Nunukan. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis  penelitian kualitatif dengan pendekatan desktiptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang diantaranya 4 informan biasa yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, 1 informan pendukung (petugas PKRS), dan 1 informan kunci (kepala bidang pengembangan dan kemitraan. Hasil : Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari segi input di dapatkan bahwa kebijakan dan pedoman PHBS rumah sakit mengikuti regulasi yang berlaku, sumberda manusia terlibat dengan mempraktikkan  PHBS dsn patuh pada krbijakan PHBS,rumah sakit memfasilitasi dan memastikan peralatan yang mendukung PHBS.Lalu dari segi proses  didapatkan bahwa edukasi dan pelatihan PHBS itu melalui penyuluhan,  strategi penyampaian informasi tentang PHBS melaui spanduk, poster, penyuluhan, dan pengawasan di lakukan oleh tim PPI. Lalu dari segi output di dapatkan bahwa upaya untuk lingkungan yang bersih dan sehat, rumah sakit menjalankan prakitik kebersihan yang baik, rumah sakit melakukan pengelolaan limbah seperti pemisahan limbah medis dan pemusnahan sampah, system laporan dan evaluasi melalui data kepatuhan protokol, dan hasil survey, peningkatan kesehatan masyarakat melalui pemberian layanan kesehatan dan kerja sama dengan pihak eksternal.   ABSTRACT Background: The problems studied in this research came from initial observations at the Nunukan regional general hospital, many families of patients/visitors did not implement PHBS according to standards such as throwing rubbish and spitting carelessly, smoking indoors and not using the facilities available at the hospital according to their function. Objective: The purpose of this study was to obtain information related to the implementation of PERMENKES RI Number 2269 of 2011 concerning Clean Living Behavior of health workers at RSUD Nunukan Regency. Method: This research uses qualitative research with a descriptive approach. There were 6 informants in this study, including 4 regular informants selected using purposive sampling techniques, 1 supporting informant (PKRS officer), and 1 key informant (head of development and partnerships. Results: The results of the research revealed that in terms of input it was found that the hospital's PHBS policies and guidelines followed applicable regulations, human resources were involved in practicing PHBS and adhered to PHBS policies, the hospital facilitated and ensured equipment that supported PHBS. Then in terms of process it was found that education and PHBS training is through counseling, strategies for conveying information about PHBS through banners, posters and counseling, and supervision is carried out by the PPI team. Then in terms of output it is found that efforts are made for a clean and healthy environment, the hospital carries out good hygiene practices, hospitals carry out waste management such as separating medical waste and destroying waste, reporting and evaluation systems through protocol compliance data, and survey results, improving public health through providing health services and collaborating with external parties.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Perilaku Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Pasien Poliklinik Gigi RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2024: The Effect of Service Quality and Behavior on Dental and Oral Health of Dental Polyclinic Patients at Dr. Tadjuddin Chalid Hospital Makassar Year 2024 Amir, Umair Al; Muchlis, Nurmiati; Abbas, Hasriwiani Habo
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1675

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kualitas pelayanan rumah sakit dapat diketahui dari penampilan profesional personil, efisiensi dan efeksitas pelayanan yang diberikan. Kesehatan gigi dan mulut sering kali menjadi prioritas yang kesekian bagi sebagian orang. Data kesehatan gigi meliputi indicator status kesehatan gigi, indikator perilaku kesehatan gigi dan indicator jangkauan pelayanan. Upaya kesehatan gigi perlu ditinjau dari aspek lingkungan, pengetahuan, pendidikan, kesadaran dan penanganan kesehatan gigi termasuk pencegahan dan perawatan. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, bukti fisik, pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap kesehatan gigi dan mulut pasien poliklinik gigi RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 130 responden dan sampel penelitian ini 98 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji regresi logistic biner menggunakan aplikasi SPSS. Hasil: Terdapat pengaruh yang signifikan yaitu, kehandalan terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,008), daya tanggap terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,005), jaminan terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,001), pengetahuan terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0.009) dan sikap terhadap kesehatan gigi dan mulut (p=0,010). Kesimpulan: Terdapat pengaruh kehandalan, daya tanggap, jaminan, pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan gigi dan mulut. Direkomendasikan kepada RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar untuk lebih memperhatikan kualitas pelayanan khususnya pada aspek jaminan dan pengetahuan pasien agar dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. ABSTRACT Background: The evaluation of hospital service quality is a multifaceted construct, discernible through the professionalism of staff, as well as the efficiency and effectiveness of the provided services. Despite its critical importance, dental and oral health frequently occupies a lower tier of priority for many individuals. Health metrics for dental care include indicators of dental health status, dental health behavior indicators, and service reach indicators. The approach to dental health care should encompass considerations of environmental factors, knowledge, education, awareness, and the management of dental health, including both prevention and treatment. Objective: To analyze the effect of reliability, responsiveness, assurance, empathy, physical evidence, knowledge, attitudes and actions on the oral health of dental polyclinic patients at Dr. Tadjuddin Chalid Hospital Makassar. Method: Adopting a quantitative research methodology, this study utilizes a cross-sectional approach. The research population consisted of 130 respondents, with a sample of 98 individuals. Data were collected using questionnaires and analyzed through binary logistic regression using the SPSS software suite. Results: There is a significant influence, namely, reliability on oral health (p=0.008), responsiveness to oral health (p=0.005), assurance of oral health (p=0.001), knowledge of oral health (p=0.009) and attitudes towards oral health (p=0.010). Conclusion: The study concludes that reability, responsiveness, assurance, knowledge, and attitude significantly influence dental and oral health. It is recommended for Dr. Tadjuddin Chalid Hospital in Makassar to enhance service quality, particularly focusing on assurance and patient knowledge, to improve dental and oral health outcomes.
Pengaruh Proactive Personality Terhadap Job Satisfaction pada Tenaga Kesehatan RSUD Labuang Baji: The Influence of Proactive Personality on Job Satisfaction among Health Workers at Labuang Baji Regional Hospital Razak, Andi Yulinar; Hamzah, Wardiah; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1684

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Data RSUD Labuang Baji kota Makassar menemukan prevalensi ketidakhadiran pegawai mengalami penurunan yang signifikan mulai pada bulan September hingga November tahun 2023. Pada bulan September 2023 terdapat 273 (51,7) dari 528 pegawai yang tidak hadir memberikan pelayanan di RSUD. Pada bulan Oktober terdapat 297 (56,1%) dari 529 jumlah pegawai, dan pada bulan November merupakan bulan dengan jumlah prevalensi terbanyak yaitu 443 (84,0%) dari 527 jumlah pegawai. Kehadiran pegawai yang tidak konsisten disebabkan karena sakit, cuti bahkan tanpa keterangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh proactive personality terhadap job satisfaction pada tenaga Kesehatan di RSUD Labuang Baji. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh proactive personality, perceived organizational support dan core selfevaluation terhadap job satisfaction pada tenaga Kesehatan di RSUD Labuang Baji. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan rancangan penelitian kuantitatif melalui pendekatan cross-sectional Study yang terdiri dari 240 sampel Hasil: Hasil penelitian menemukan ada pengaruh proactive personality (ρ=0,029 < 0,05) terhadap job satisfaction pada tenaga Kesehatan di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Kesimpulan: Pihak RSUD Labuang Baji Kota Makassar perlu memberikan reward kepada tenaga Kesehatan dengan kinerja yang aktif dan maksimal dalam pemberian layanan kepada masyarakat guna menghasilkan kepuasan kerja bagi tenaga Kesehatan ABSTRACT Background: Data from Labuang Baji Hospital in Makassar found that the prevalence of employee absenteeism has decreased significantly from September to November 2023. In September 2023, there are 273 (51.7%) of the 528 employees who are absent from providing services at the hospital. In October there were 297 (56.1%) of the 529 total employees, and in November was the month with the highest prevalence of 443 (84.0%) of the 527 total employees. Inconsistent employee attendance is caused by illness, leave, and even without explanation. The purpose of this study was to analyze the effect of proactive personality on job satisfaction in health workers at Labuang Baji Hospital. Objective: The purpose of this study is to analyze the effect of proactive personality, perceived organizational support and core self-evaluation on job satisfaction in health workers at Labuang Baji Hospital. Method: The type of research used is field research with a quantitative research design through a cross-sectional study approach consisting of 240 samples Results: The results of the study found that there was an influence of proactive personality (ρ=0.029 < 0.05) on job satisfaction in health workers at Labuang Baji Hospital Makassar City. Conclusion: Labuang Baji Hospital Makassar City needs to reward health workers with active and maximum performance in providing services to the community in order to generate job satisfaction for health workers.
Co-Authors A, Aan Andrian Saputra A. Rezki Amalia AP A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP A. Rizki Amelia AP Abna, Nurjannah Abna, Nurul Rafiqa Auliyah Achmad Noerkhaerin Putra Agustina Agustini, Tutik Ahmad, Mirna Ahri, Reza Aril Alatas, Idrus Alda Firzia Alfina Baharuddin Alfina Baharuddin Almaida Taurisa Alwi, Muhammad Khidri AM, Amran Rajak Amelia AP, A. Rizki Amelia, A Rizki Amelia, Andi Rizki Amir, Umair Al Amran Razak Amran Razak amrin Anas, Novita Sri Anas, Novitha Sri Andi M. A Yandini Andi Muhammad Multazam Andi Multazam Andi Rizki Amelia Andi Rizki Amelia Andri Anwar angriai, yayu Annissa Faradilla Anniza Fitrah Muhammad AP, A. Rizki Amelia AP, Andi Rizki Amelia AR, Armin Arifin, Hardiyanti Nur Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusydi Azizah, Wafiq Khalifatul Aznira Nurul Hidayah Baharuddin Semmaila Baharuddin Semmaila Basir Palu Bimo Tejomukti Purwanto Burhanuddin Chalid, Lukman Darmianti Dhea Maharani Dian Ayu Lestari Dirgahayu Lantara Een Kurnaesih Eka Wahyuni Eka Wahyuni Elfandari, Enno Ella Andayanie Ervina Faisal AR Pelu, Muhammad Fatmah Afrianty Gobel Fauziah, Khafifahtul Feby Triadi Firzia, Alda Fitrauni, Rika Fratiwi, A. Fira H. M. Tahir Abdullah Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hairuddin Hamzah, Wardiah Hariani Haruna, Ria Haerani Hasni Latif Hayatun Nufus Idham Idham Igusti, Nuryanggi Ikhram Hardi S Indah Faradiba Fitriana IRDAWATI Isma Hajriati Jasmin Ambar Labibah, Iffat Nurjihan Laksono Trisnantoro Liskha Ayuningrum Ludfia Ulfa M Ikhtiar Mansur Sididi Mansur Sididi Marjuni, Nurmaya Masriadi Mawaddah, Besse Mirna Ahmad Muh. Ikhtiar Muh. Rifo Rianto Muhammad Anugrah Pratama Muhammad Faisal AR Pelu Muhammad Ikhtiar Muhammad Kidri Alwi Muhammad Nusran Muhammad Tahir Abdullah Multazam, A M Multazam, Andi Multazam, Andi Muh. Nadya, Nur Nasrudin Nasrudin Andi Mappaware Nilam Sahratun Nadira Nisa, Azzahra Khaerun Nur Azizah Nur Azizah Fadilah Tunizah Nur Fadilla Nur Fitriany Sari Nur Khafifah Bardi Nur Setiawati Nuraeni Nuraeni Nurbaeti Nurbaety Nurbaety Nurfadilah, Dewi Nurfardiansyah Burhanuddin Nurgahayu Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurjannah Nurjannah Nurlena, Nurlena Nurul Kusumadewi Nurul Rahmayanty Nurul Susanti Nurul Susanti Nurwanah, Andi Nuryadin, Alfiyana Ramadhani Nusran, Muhammad Palu, Basir Paputungan, Ainun Putri Aighina Chikita Nanda Rahmayanti Tomasa Rahmayanty, Nurul Rahmi Fajarwati Rasyidin Abdullah Razak, Andi Yulinar Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rezky Aulia Yusuf Rika Fitrauni Rizki Amelia S, Haeruddin Saman, Ulfa Hi Samsir, Afifah Anan Hardian Samsualam, Samsualam Samsuar Samsuar Sapriadin Saiful Seknun, Amina Shamad, Ishaq Shintia Novotna Katoda Sitti Patimah Sri Rahayu Suparman St. Nurchaliza Damayanti Pratiwi Sudirman, Farah Zhafirah Suharni A. Fachrin Suharni Suharni Sulastri, Armis Suleman, Jihan Friska Putriani Sumarni Sumarni Sundari Sundari Susanti, Anggriani Sutra, Ayu Syamsu, Awaluddin Taslim, Ali Akbar Triana Amaliah Jayanti Triana Amaliah Jayanti Triska Ayu Fitriani Triska Ayu Fitriani Triwahyuningsih, Triwahyuningsih Tsamara, Riqqah Ulfa Sulaeman Ummu Kalsum Muslimin Bando Wahyu Wira Utami, Wahyu Wira Wahyuddin, Ashabul Wahidhan Wiratman, Avita Paradita Yahya, Githa Nurfaridha Yoniko, Vivi Alvionita Yulfikasari YULIATI Yuliati - Yusriani, Yusriani yusuf, Muhammad Rizky adipratama Yusuf, Rezky Aulia Yusuf, Rezky Aulia Zahrawi Astrie Ahkam Zulfarhanah Andi Hamid