Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PEMILIHAN OBAT TRADISIONAL DENGAN TEPAT DAN AMAN Anisa Sholikhati; Muhammad Nurul Fadel; Findasari Findasari; Hardiyani Presticasari; Akhyasin Akhyasin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2664

Abstract

Obat tradisional atau dikenal dengan istilah obat herbal merupakan ramuan untuk pengobatan yang  proses produksinya tanpa bahan kimia dan berasal dari ekstrak tumbuhan menjadi bentuk sediaan seperti serbuk, pil, atau cairan. Secara umum, penggunaan obat tradisional dianggap lebih aman dari pada penggunaan obat kimia modern. Hal tersebut dikarenakan obat tradisional dianggap mempunyai efek samping yang relatif kecil dibandingkan obat kimia modern. Masyarakat sebagai konsumen harus dapat melindungi diri dari obat tradisional yang berisiko bagi kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pemilihan obat tradisional dengan tepat dan aman. Tempat pelaksanaan kegiatan ini adalah Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, dengan mitra ibu-ibu PKK. Kegiatan pengabdian ini melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sebanyak 65% peserta dapat memahami dengan baik tentang kegiatan dalam edukasi pemilihan obat tradisional. Masyarakat perlu mengetahui klasifikasi obat tradisional dan mengetahui cara pemilihan obat tradisional supaya masyarakat dapat terhindar dari obat palsu dan ilegal.
MEMILIH, MENGGUNAKAN DAN MENGOLAH OBAT TRADISIONAL DIKELURAHAN WERGU WETAN Irawati Indrianingrum; Muhammad Nurul Fadel; Muhammad Abdul Rozaq; Lailatul Farikah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1663

Abstract

Selama ini perkembangan pelayanan kesehatan tradisional dan alternative tampak semakin pesat, sekitar 32 % masyarakat kita memakai pengobatan dan obat tradisional ketika sakit. Tak bisa dipungkiri bahwa minat masyarakat dalam menggunakan obat herbal dan pengobatan tradisional dalam mencari kesembuhan akan penyakit semakin tinggi. Anggapan masyarakat obat herbal dan pengobatan tradisional lebih aman dan tidak menggunakan bahan kimia yang membahayakan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara tatap muka atau luring di kelurahan wergu wetan untuk memberikan informasi tentang memilih, menggunakan serta mengolah obat tradisional. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan wergu wetan untuk melakukan pengobatan sendiri sebelum datang ke petugas kesehatan.
SOLUSI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PEMBUATAN NUGGET TEMPE Muhammad Nurul Fadel; Achmad Ridwan; Afina Mahmudah; Elfanesya Silva; Safira Selly; Aulia Nur Mustaanah; Nauval Alfarizi; Aqfianti Fadilatunnisa; Sakila Jauza Adiba; Siti Sofia Rahma
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2808

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan serius di Indonesia yang ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak proporsional terhadap usianya akibat kekurangan gizi kronis. Fenomena stunting menarik untuk dikaji karena dampaknya yang serius, termasuk morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita, intelektualitas dan kemampuan kognitif yang rendah, serta kualitas sumber daya manusia yang menurun. Masalah stunting di Indonesia masih menjadi tantangan serius yang memerlukan intervensi efektif berbasis pangan lokal. Pelatihan pembuatan nugget tempe daun kelor ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap stunting sekaligus melatih keterampilan mereka dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bergizi yang bernilai ekonomis. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Desember 2024 di Aula Balai Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, dengan melibatkan 45 peserta yang terdiri dari kader posyandu dan ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 60% menjadi 90%, serta 73% peserta menyatakan minat menjadikan nugget sebagai peluang usaha. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan dan membuka peluang UMKM berbasis pangan lokal, yang diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan stunting dan penguatan ekonomi lokal. Rekomendasi meliputi keberlanjutan program melalui pendampingan pemasaran dan pelatihan lanjutan.
Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol 96% Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.) Terhadap Mencit Jantan Yang Di Induksi Oleum Ricini Ayu Sri Lestari; Muhammad Nurul Fadel; Bintari Tri Sukoharjanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2377

Abstract

Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) salah satu tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai obat. Aksi farmakologis senyawa tersebut bervariasi dan mencakup kualitas antibakteri, antioksidan, antikanker, dan antidiabetes. Flavonoid, alkaloid, tanin, dan polifenol adalah beberapa komponen kimia yang diketahui terdapat dalam ekstrak daun pandan wangi. Beberapa di antaranya, seperti flavonoid dan tanin, memiliki sifat antidiare. Dalam penelitian ini, mencit yang diberikan minyak jarak (Oleum ricini) digunakan untuk menguji efek antidiare dari ekstrak etanol 96% daun pandan wangi. Metode penelitian ini menggunakan studi eksperimental. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun pandan wangi dengan dosis 300 mg/kgBB, 600 mg/kgBB dan 1200 mg/kgBB mempunyai efek sebagai antidiare dalam penurunan konsistensi feses, frekuensi dan lama terjadinya diare pada mencit. Pada pengujian aktivitas antidiare ekstrak etanol 96% daun pandan wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.) memiliki aktivitas antidiare terhadap mencit, dengan dosis yang efektif sebagai antidiare adalah dosis 1200 mg/kgBB.
Hubungan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Antibiotik Yang Rasional Di Kabupaten Brebes Dicky Bayu Setiyono; Muhammad Nurul Fadel; Muhammad Khudzaifi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2591

Abstract

Sabun Antibiotik merupakan obat yang digunakan dalam mengobati infeksi bakteri. Namun, penggunaan yang tidak tepat dan tidak berdasarkan anjuran medis dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan penggunaan antibiotik yang rasional di Kabupaten Brebes. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan teknik random sampling terhadap 100 responden yang pernah menggunakan antibiotik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis secara deskriptif serta uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan yang baik (57%) dan penggunaan antibiotik yang cukup (81%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan penggunaan antibiotik (p = 0,006). Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berkelanjutan dan pemahaman yang baik tentang antibiotik penting untuk mendorong penggunaan yang lebih rasional serta mengurangi risiko resistensi di masa depan.
Optimasi Formulasi Body Lotion Ekstrak Kulit Buah Manggis (Gracinia mangostana L) Menggunakan Kombinasi Asam Setearat Dan Trietanolamin (TEA) Indana Farikha Mawa; Muhammad Nurul Fadel; Muhammad Khudzaifi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3102

Abstract

Kulit sering terpapar radikal bebas dari polutan dan sinar ultraviolet, yang dapat merusak struktur kulit. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) mengandung senyawa antioksidan seperti xantone yang berpotensi melindungi kulit. Lotion, sebagai aplikasi lokal, efektif dalam memberikan manfaat perawatan kulit. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa lotion ekstrak kulit manggis memiliki aktivitas antioksidan yang baik, tetapi masalah daya sebar dan viskositas perlu diperbaiki. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan formulasi body lotion ekstrak kulit manggis untuk memperoleh stabilitas fisik dan manfaat yang maksimal. Penelitian ini menggunakan desain faktorial 2² dengan dua faktor: konsentrasi asam stearat (6–10%) dan trietanolamin (TEA) (2–3%). Empat formula (F1, F2, F3, F4) diuji berdasarkan variasi konsentrasi tersebut untuk optimasi formulasi. Formula optimum body lotion berbasis ekstrak kulit manggis terdiri dari asam stearat 10% dan TEA 2%, dengan konsentrasi ekstrak sebesar 1,5%. Formula F2 menunjukkan karakteristik fisik terbaik dengan hasil prediksi dan validasi yang sangat mendekati, yaitu pH 7,43, daya lekat 2,27 detik, daya sebar 6,5 cm, dan viskositas 17.440 cP.
FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SERUM KOMBINASI KELOR DAN TELANG Lestari, Kharismatunnisa; Fadel, Muhammad Nurul; Kurniawan, Galih
Jurnal Buana Farma Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Buana Farma
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v6i1.1691

Abstract

Free radicals play a crucial role in the development of premature aging and degenerative diseases, thereby necessitating the use of antioxidants to mitigate oxidative damage. Moringa oleifera Lam. leaves and Clitoria ternatea L. flowers are recognized as natural sources of antioxidants with strong activity and potential synergistic effects. This study aimed to formulate a stable facial serum containing a combination of Moringa oleifera and Clitoria ternatea extracts and to determine the formulation exhibiting optimal antioxidant activity. An experimental laboratory approach was employed by preparing serum formulations with varying extract ratios, followed by evaluations of physical stability and antioxidant activity using the DPPH method. The results demonstrated that all serum formulations remained homogeneous before and after the cycling test. Physical parameters, including pH, spreadability, and viscosity, exhibited changes during stability testing but remained within acceptable ranges for serum preparations. The IC₅₀ values indicated strong antioxidant activity for formulations F1, F2, and F3, weak activity for the negative control, and very strong activity for the positive control. Among the combination formulas, the serum containing a 1:1 extract ratio showed the highest antioxidant activity. In conclusion, the combined extract serum of Moringa oleifera and Clitoria ternatea demonstrated good physical and chemical stability, with optimal antioxidant potential observed in the 1:1 formulation.
Evaluation of The Drug Storage System at The Welahan II Health Center Based on The Minister of Health Regulation No. 74 of 2016 Safira, Dea; Fanani, Zaenal; Fadel, Muhammad Nurul
Advances in Healthcare Research Vol. 4 No. 1 (2026): September - February
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v4i1.716

Abstract

Purpose: This study aimed to evaluate the compliance of the drug storage system at Welahan II Community Health Center with the standards set in the Minister of Health Regulation No. 74 of 2016. It was hypothesized that the storage system would exhibit high compliance, although several aspects of the physical infrastructure might still require improvement. Research Method: This study used a quantitative descriptive-evaluative design with a cross-sectional approach. Data were collected in February 2026 through direct observation using checklists, structured interviews, and documentation in the pharmaceutical warehouse of Welahan II Community Health Center. The evaluation covered spatial arrangement, stock preparation, separation of special drugs, observation of drug quality, and recording on stock cards. Data were analyzed descriptively by calculating the percentage of compliance with regulatory indicators. Results and Discussion: The overall average compliance was 93%, categorized as very good. Perfect compliance (100%) was achieved in special drug separation, physical quality observation, and stock card recording. Stock preparation reached 90%, while spatial arrangement had the lowest score (75%) due to limited warehouse space and non-standard room layout. Implications: The findings indicate that strong administrative and technical discipline can compensate for infrastructure limitations in maintaining drug quality and patient safety. Further studies should assess the effect of storage compliance on service efficiency and medication error prevention.
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA TERAPI PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT AKADEMIK UNIVERSITAS GADJAH MADA PERIODE JANUARI–JUNI TAHUN 2025 Salma Karimah; Muhammad Nurul Fadel; Bintari Tri Sukoharjanti
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 11 (2026): Nusantara Hasana Journal, April 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i11.2015

Abstract

Pneumonia remains a major infectious disease contributing to significant morbidity and mortality, especially among adults and elderly patients. Antibiotic therapy as the main treatment for pneumonia must be rational to ensure therapeutic effectiveness, reduce antimicrobial resistance, and improve clinical outcomes. Objective: This study aimed to analyze the rationality of antibiotic use in hospitalized pneumonia patients at Universitas Gadjah Mada Academic Hospital during January–June 2025 based on the National Guidelines for Adult Pneumonia Management 2023. This study used a descriptive non-experimental design with a retrospective approach. A total of 92 patients were selected using purposive sampling. Rationality evaluation was conducted based on appropriate patient, indication, drug, dose, and route of administration. Most patients were aged >60 years (56.5%), male (53.3%), and had comorbidities (97.8%). Antibiotic use evaluation showed 100% appropriate patient selection, 100% appropriate indication, 95.9% appropriate drug selection, 93.8% appropriate dosing, and 100% appropriate route of administration. Overall, rational antibiotic use was found in 86 patients (93.5%), while 6 patients (6.5%) were categorized as irrational. Antibiotic use in pneumonia patients at RSA UGM was generally rational, although inappropriate drug selection and dosing remained issues requiring attention to optimize antibiotic therapy.
Co-Authors ABDUL ROKHMAN Achmad Ridwan Adhimi, Cici Sayyidatul Aditya Sindu Sakti Afina Mahmudah Ahmad Kholis Ahmad Kholis Akbar Seno Syafriansyah Akhyasin Akhyasin Alya Narulita Andriyani, Yunita Anisa Sholikhati Aqfianti Fadilatunnisa Ardianto, Nanda Astutik, Widhi Aulia Nur Mustaanah Ayu Sri Lestari Ayuningsih, Safitri Besan, Ema Jayanti Besan, Emma Jayanti Besan, Ulfa Nabila Bintari Tri Sukoharjanti Bintari Tri Sukoharjanti Chandra Arifin Charliandri Saputra Wahab Dahbul, Nura Ali Dameria, Gempita Hutami Dicky Bayu Setiyono Eko Retnowati Elfanesya Silva Emma Jayanti Besan Emma Jayanti Besan Endang Setyowati Endang Setyowati Endang Setyowati Fahrudin Arif Faisal Akhmal Muslikh Febriana, Laela Febrianisa, Sabila Fendy Prasetyawan Findasari Firdyansyah, Diah Aprilia Fitri Apriliani Fitri Apriliani Fransisca Dita Mayangsari GALIH KURNIAWAN Galih Kurniawan Hamzah, Hasyrul Hardiyani Presticasari Hasriyani Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Husna, Ulviani Yulia Ika Mulyasari Imtiyaaz, Moh Thaariq Zelda Indana Farikha Mawa Intan Adevia Rosnarita Intansari Setyaningrum Irawati Indrianingrum Irvan Shahrul Hidayat Julia Megawati Djamal Kadir, Mujtahid Bin And Lailatul Farikah Lathifatun Nida Noor Lestari, Kharismatunnisa M. Wahyu Ariawan Manik, Nirmala Mega Putri Utami Mildawati, Ratna Mochamad Zaenal Fanani Muhamad Khudzaifi Muhammad Abdul Rozaq Muhammad Alviyan Shutiawan Muhammad Khudzaifi Muhammad Lathoiful Minan Muhammad Zielal Askari Mulyasari, Ika Mustaanah, Aulia Nur Nauval Alfarizi Nihayatus Sholekhah Nirmala Manik Noor, Lathifatun Nida Nurin, Eka Filza Nurul Huda Oktadiana, Isma Presticasari, Hardiyani Rahma, Siti Sofia Rahmawati, Izda Ratna Mildawati Rhomah, Eka Hayati Riana Putri Rahmawati Ridwanto, Muhammad Rika Wahyu Pujiastini Rofiq, Abd Sabaan, Wahid Safira Selly Safira, Dea Sakila Jauza Adiba Salma Karimah Salmasfattah, Novyananda Salmasfattah, Novynanda Salsabila Khairunnisa savitri, Lisa Setianingsih, Elfrida Rosselly Sholekhah, Nihayatus Siti Mutamimah, Siti Siti Sofia Rahma Sri Bintang Sahara Mahaputra Kusumanegara Tsamrotul Ilmi Ummi Nurus Salamah Utami, Mega Putri Viren Ramadhan Wijaya, Nadela Wahyu Yuliasari, Aulia Wahyu Yulis Trinovitawati Yuneka Saristiana Zahra, Ilhawa Zuhri, Mukhammad Syaifuddin