Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRPSI MELALUI METODE MIND MAPPING PADA SISWA KELAS VII H SMP NEGERI 1KONAWE SELATAN Yunra Nofian Nita; Yunus; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v4i4.823

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi dengan menggunakan metode Mind mapping pada siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Penelitian ini mengikuti desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus melalui langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswakelas VII H SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Objek penelitian ini adalah peranan metode Mind mapping untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes. Data dianalisis dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Mind mapping dapat meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Hal ini dapat dilihat dari tercapainya indikator keberhasilan baik dari segi proses maupun hasil dalam penelitian ini. Rata-rata hasil observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa meningkat pada siklus I dan siklus II. Dari segi hasil ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 54,55% dan pada siklus II persentase ketuntasan klasikal sebesar 86,36%.
DEIKSIS DALAM WACANA NARASI BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMP KELAS VII REVISI 2017 Fatmaruwanti Apu; La Yani Konisi; Yunus
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v4i1.827

Abstract

Penelitian ini berjudul “Deiksis dalam Wacana Narasi Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP kelas VII Revisi 2017”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebuah karya fiksi khsusnya wacana narasi dalam buku siswa Bahasa Indonesia SMP kelas VII revisi 2017 tidak terlepas dari tanda-tanda deiksis, sertadalam dialog-dialog antar tokoh didalam narasi terdapat banyak kata yang mengandung unsur deiksis. Dalam hal ini, deiksis yang jelas akan mengantar pembaca untuk memahami ide yang disampaikan oleh pengarang, sebaliknya deiksis yang kabur memungkinkan akan memberikan penafsiran yang kurang tepat. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bentuk-bentuk deiksis apa saja yang terdapat dalam wacana narasi buku siswa Bahasa Indonesia SMP kelas VII revisi 2017? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk deiksis dalam wacana narasi buku siswa Bahasa Indonesia SMP kelas VII revisi 2017. Metode yang digunakan untuk menganalisis deiksis dalam wacana narasi buku siswa BahasaIndonesia SMP kelas VII revisi 2017 adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis, dan menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk deiksis persona yang terdapat dalam wacana narasi terdiri dari deiksis persona pertama saya dan kita serta deiksis persona ketiga ia, -nya, dan mereka. Deiksis penunjuk yang terdapat dalam wacana narasi ini yaitu itu dan ini. Dalam wacana narasi ini tidak terdapat deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deisksi sosial. Simpulan dalam penelitian ini yaitu pada wacana narasi dalam buku siswa Bahasa Indonesia SMP kelas VII revisi 2017 hanya terdapat bentuk deiksis persona serta deiksis penunjuk, dan tidak terdapat deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan serta deiksis sosial. Saran dalam penelitian ini yaitu peneliti selanjutnya dapat mengembangkan lagi bentuk-bentuk deiksis yang ada pada jenis wacana lain.
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL HEARTBREAK MOTEL KARYA IKA NATASSA Aidah Syaputi Angga; Yunus; La Tike
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pesastra Edisi Mei
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v1i2.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat realitas sosial yang terkandung pada novel Heartbreak Motel karya Ika Natassa dengan metode deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari  penelitian ini ialah 1) realitas sosial pekerjaan yang seharusnya merupakan tindakan sosial di mana orang-orang atau perkumpulan-perkumpulan melakukan usaha bersama dalam suatu keberadaan tertentu, dalam beberapa hal mengharapkan imbalan dengan rasa tanggung jawab kepada orang lain, 2) realitas sosial meraih prestasi yang merupakan hal yang diraih dari suatu pekerjaan yang telah selesai baik secara eksklusif maupun kelompok sebagai informasi maupun keterampilan, 3) realitas sosial kejahatan yang diartikan sebagai tindakan atau perilaku tidak baik seseorang kepada orang lain, dan 4) realitas sosial kasih sayang yang mana bukan sekedar hubungan cinta atau perasaan antara pria dan wanita  saja, namun lebih umum. Sehingga hal ini dapat teradi pada saudara, sahabat, keluarga, dan orang lain.
Inovasi 'Positive Behavior Intervention and Support PBIS' Untuk Mewujudkan Manajemen Kelas Berbasis Karakter Yunus; Mawarny, Endah; Mahliga; Hamdan Al Fauzan, Muhammad; Oktavia, Ervi; Sakinah, Puspitasari; Abbi Alfikri Dhiaulhaq, Muhammad
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v7i1.57885

Abstract

Manajemen kelas yang bersifat punitif sering kali gagal membangun kesadaran moral siswa secara intrinsik. PKM ini bertujuan untuk mengimplementasikan inovasi kerangka kerja Positive Behavior Intervention and Support (PBIS) sebagai solusi preventif dalam mewujudkan manajemen kelas berbasis karakter. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahap utama: (1) Social Mapping dan analisis kebutuhan mitra; (2) Perancangan matriks perilaku positif dan media pendukung (seperti kartu apresiasi atau poster ekspektasi); (3) Pelatihan dan pendampingan implementasi bagi guru dan siswa; serta (4) Evaluasi dampak menggunakan instrumen observasi perilaku dan angket respon. Subjek pelaksanaan program ini adalah Pondok Pesantren Daarul Falah Pondok Pesantren. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa inovasi PBIS efektif mengubah dinamika kelas menjadi lebih inklusif dan suportif. Berdasarkan data evaluasi, terjadi penurunan frekuensi perilaku mengganggu di kelas sebesar 90% dan peningkatan signifikan pada indikator kemandirian serta kedisiplinan siswa. Guru melaporkan bahwa waktu instruksional menjadi lebih efektif karena berkurangnya waktu yang digunakan untuk menangani konflik. Keberhasilan ini membuktikan bahwa PBIS merupakan instrumen manajemen kelas yang adaptif dalam menginternalisasi nilai-nilai karakter melalui pembiasaan yang sistematis. Program ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi sekolah lain dalam menerapkan disiplin positif
Challenges and Solutions for the Implementation of Digital-Based Learning in Madrasa: Tantangan dan Solusi Penerapan Pembelajaran Berbasis Digital di Madrasah Yunus
Transformation of Islamic Management and Education Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muntahy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65663/timejournal.v1i2.23

Abstract

This research aims to find out the role of digital in madrasas. This research is a qualitative research. The data source is primary data from school principals, teachers, and students. Meanwhile, secondary data was taken from documents related to the research. The instruments used in data collection are the researchers themselves who function to determine and select informants as data sources, data analysis, data interpretation, and the instruments in data collection are observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the Education Management Information System (SIMDIK) of the Palopo City State Madrasah consists of educational and administrative services by empowering the SIMPATIKA application (Information System for Educators and Education Personnel of the Ministry of Religion), e-learning learning applications, both teachers and students and web-based applications in accepting new students. The implementation of digital-based madrasah management Madrasah Negeri Palopo City focuses on students with the implementation of digital-based learning has many applications and requires the seriousness of teachers to be able to develop various applications for appropriate learning. A digital-based learning evaluation system can be implemented or applied through the RDM Digital application (Madrasah Digital Report).
Konsep Ta'dib Muhammad Naquib Al-Attas Dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik: Analisis Filosofis-Pedagogis Bachtiar Manti, Biltiser; Abdul Muhyi; Yunus
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/g4tj2p98

Abstract

Abstract: This qualitative research with a pedagogical approach aims to examine the concept of Ta'dib (adab education) initiated by Muhammad Naquib Al-Attas as a fundamental framework in developing students' character. Al-Attas views the loss of adab values ​​as the root of the problem in Islamic education. The results of the study indicate that the concept of Ta'dib is oriented towards mastering correct knowledge to achieve stable deeds and noble morals based on faith. Ta'dib is not only a moral competence (akhlak) for educators and students, but also the key to the formation of a civilized personality (including friendliness, self-control, and spiritual awareness), with the ultimate goal of producing good humans who are aware of their responsibilities to God, themselves, society, and nature. The concept of Ta'dib has a close relevance to the goals of moral education (akhlak al-karimah) and requires a hierarchy of knowledge (fardhu 'ain is nobler than fardhu kifayah) as well as exemplary practices from educators. The implementation of Ta'dib values, such as the habit of prayer, memorizing the Quran, and civilized interactions, has generally been successful. However, during the COVID-19 pandemic, adab education faced significant challenges due to the shift to online learning (discussions, assignments) and the lack of optimal support from parents (especially those with limited time or professional resources). While online learning has the benefit of increasing parent-child interaction, this situation has resulted in a less conducive learning process and a decline in students' manners. Modifications to the learning process have been made to maintain curriculum targets and integrate life skills education.
POSITIONING DIGITAL LITERACY IN MODERN PESANTREN: TEACHERS’ PERCEPTIONS AND EDUCATIONAL IMPLEMENTATION Saing, Marnang; Panggabean, Hadi Saputra; Yunus; Anwar, Nafiza Fadia
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.2282

Abstract

Digital literacy has become an essential competence in modern education; however, its implementation in pesantren presents distinctive dynamics, particularly when institutions restrict students’ access to digital devices while simultaneously encouraging teachers to master digital literacy. This study aims to examine how digital literacy is positioned, perceived, and implemented in the learning process at Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah as one of Indonesia’s modern pesantren. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through semi-structured interviews, non-participant observation of classroom practices and pesantren activities, and analysis of institutional documents. The data were analyzed using thematic analysis to identify relevant patterns and key themes. The findings reveal that digital literacy in the pesantren is positioned primarily as a learning resource mediated by teachers rather than as an individual competence freely accessible to students. Teachers’ perceptions of digital literacy are reflective and selective, shaped by moral and scholarly responsibility, concern for students’ ethical conduct (adab), and apprehension regarding the negative impacts of the digital environment. In terms of implementation, digital literacy is applied in a limited and functional manner through teachers’ use of digital learning media, basic computer courses for students, cultural and extracurricular pesantren activities, and the digitalization of institutional administrative systems. This study concludes that the pesantren has developed a contextual and ethically grounded model of digital literacy, in which technology functions as a supportive educational tool without displacing core values, scholarly authority, or the primary goal of students’ character formation. These findings contribute empirical insights to the growing body of research on digital literacy within the context of Islamic education, particularly in modern pesantren
Inovasi Smart Green House dalam Mendukung Green Economy dan Produktivitas Pembibitan di Kelompok Tani “Hortikultura Makmur Bersama” Rejosari Tulungagung Indriyanti, Aries Dwi; Ridlwan, Ahmad Ajib; Yunus; Saputra, Catur Surya; Prayogo, Aji Catur; Pambudi, Rizdana Galih
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v11i2.45716

Abstract

The Farmers Group "Horticulture Makmur Bersama" in Rejosari Village, Gondang District, Tulungagung Regency, is one of the leading actors in the horticultural agricultural sector that provides superior vegetable and fruit seeds. The problems faced by the Farmer Group "Makmur Bersama Horticulture" are difficulties in controlling pests and diseases, maintaining the growing environment, and limited resources. Based on the problems faced, the service team provides solutions to solve these problems with the Smart Green House innovation. The differentiator in this innovation is an irrigation device with a movable concept. The method used in this service activity consists of problem identification, needs analysis, design/development, manufacturing and testing, training, implementation, monitoring and evaluation. The results of this service showed that the production of plant seeds increased by an average of 36%. The use of Smart Green House can control pests more effectively and reduce the excessive use of pesticides. This bright greenhouse has temperature, air humidity, soil moisture, and light sensors integrated with IoT. Based on this service activity, the importance of technology integration in a sustainable agricultural sector in supporting the green economy can be concluded. Smart Green House can contribute to food security and empower farmers to manage their agriculture modernly.
Co-Authors , PERIYANTO A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abbi Alfikri Dhiaulhaq, Muhammad ABDUL HAMID Abdul Hamid Habbe, Abdul Hamid Abdul Muhyi Achmad Sofian agus rifai Ahmad Ajib Ridlwan Aidah Syaputi Angga Albrian Fiky Prakoso Ali Hasbi , Ali Hasbi Ali Hasbi Ramadani Amirullah Anisa Nur Rismawati Anshari, Bima Anwar, Nafiza Fadia Ardiana, Citra ARDIANSAH, ARI Aries Dwi Indriyanti, Aries Dwi Arif, Muamar Zainur Asmanadia Bachtiar Manti, Biltiser Baso Rahmat Fajar Biltiser Bachtiar Manti Chairul Muslim, Achmad Daely, Siti Arfah Darmawangsa, Muhammad Rizky Deny Arifiana DEWANTO Diyanah Syolihan Rinjani Putri Djoko Suwito DWI UTOMO, DIMAS Dzunurain Edi Baco Endah Mawarny Erlan Maulana, Asep FADKUR AFAN, YAHYA FAISHOL FAJAR AMRI, MUHAMMAD Fandi Fatoni Fathoni, Azhar Fatmaruwanti Apu Firmansah , Muhammad Hamdan Al Fauzan, Muhammad Hamid, Faisal Hartaja, Dinda Rita Krishumartani Herdiansyah Hamzah Heru Arizal Hidayati, Luthfiyah Hidayatullah, Rachmad Syarifudin Ibrahim, Irianto Ikhsan, Iik Nurul Imam Setiadi, Imam Imas Hayyuningtyas Kurniasih Irawati IRBA RAGASANTRI, FIRDAUS Irnayanti Isbon Pageno Ismail Ali Iwarjah, Yupantri Iwarzah, Yupantri LA ODE SYUKUR, LA ODE la tike La Yani Konisi Lalu M. Panji Azali Lulu Helmalia Melani Mahfuzat Mahliga Mawarny, Endah MEDIATY Meika Alfiat Meldi Amijaya MERDECHAWATY, RICHA MILAWATI NINGRUM, RATIH Mochamad Cholik Muhammad Akbar Muhammad Mamduh Nuruddin Munari Murni, Yuliza Nugroho, Septian Nur Afifah Nur Aini Susanti Oktavia, Ervi Oman Sulaeman, Oman Orin Gusta Andini Pambudi, Rizdana Galih Pangesthi, Lucia Tri Panggabean, Hadi Saputra PERIYANTO Prabowo, Prayudi Setiawan Prayogo, Aji Catur Putra, Bima Anggana Widhiarta Putri, Zikriya Husna Aulia Ramadhani, Ali Hasbi RISWA ALIF PRADANA, BERNA Sahidin, La Ode Sahlan Saidiman Saiful Anwar Saing, Marnang Sakinah, Puspitasari Salsa Vela Nabila SAMSUDIN NOOR ARIFIN, MUHAMMAD Saputra, Catur Surya Saur Costanius Simamora Siregar, Bahtiar Sita Anggraeni, Sita SOERYANTO Sulaeman Sagoni Sunarti Syah, William Theodorus Wiyanto Wibowo TRYHABSAKTI RYANDOKO, GALUH Verdian Pratama, Lawdy Wahyu Dwi Kurniawan Wirda YULIANI Yulianti Yulistianingsih Yunra Nofian Nita Yusnah Yusniati Yusniawati ZAIMUDDIN, AHMAD Zulzaman, La Ode Akhiri