Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MULTIMEDIA DESIGN MODELPADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDUKELAS IV SEMESTER I Luh Putu Putrini Mahadewi, I Gede Artanaya, Desak Putu Parmiti,
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.504 KB)

Abstract

Media pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu merupakanmedia yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmendeskripsikan proses rancang bangun dan validitas pengembangan mediapembelajaran interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan denganmenggunakan model Multimedia Design Model. Subyek validasi produk terdiri dari ahli isimata pelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli desain pembelajaran. Selanjutnyaproduk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap yaitu uji perorangan, uji kelompokkecil, dan uji lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniadalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian ini adalah mendeskripsikan proses rancang bangun dan validitaspengembangan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Pendidikan AgamaHindu kelas IV semester I di SD No 3 Banjar Jawa. Proses rancang bangun mediapembelajaran interaktif terdiri dari empat tahap yaitu analysis, design, production, danevaluation. Validitas pengembangan media pembelajaran interaktif diperolehberdasarkan data dari kuisioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dandikonversi ke dalam PAP skala 5. Hasil analisis menunjukkan: 1) media pembelajaranditinjau dari ahli isi mata pelajaran termasuk kategori sangat valid dengan persentase95,29%, 2) media pembelajaran ditinjau dari aspek desain pembelajaran termasukkategori sangat valid dengan persentase 94,11%, 3) media pembelajaran ditinjau dariaspek media pembelajaran termasuk kategori sangat valid dengan persentase 93,33%,4) uji coba perorangan dengan kategori sangat valid (92,50%), uji coba kelompok kecildengan kategori sangat valid (91,89%), dan uji coba lapangan dengan kategori sangatvalid (93,19%).Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran interaktif, multimedia design model,agama hindu
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 1 NEGARA ., Putu Yadi Santika Dana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.615 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan media video pembelajaran; (2) menguji validitas hasil pengembangan media video pembelajaran; dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media video pembelajaran terhadap hasil belajar Penjasorkes siswa kelas X SMA. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin dan Peck. Prosedur pengembangan mengacu pada model yang dipilih. Pengambilan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar pencatatan dokumen, kuesioner/angket, dan tes objektif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 97,3% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 85,3% pada kualifikasi baik. Ahli media sebesar 89,3% pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 95,5% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 98,6% masing-masing pada kualifikasi sangat baik, serta hasil uji lapangan sebesar 98,4% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Penjasorkes siswa setelah menggunakan media (86) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,66). Dengan demikian, penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 1 Negara ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video pembelajaran efektif digunakan dalam pembelajaran Penjasorkes kelas X.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, hannafin & peck This research aimed to (1) describe the design of instructional video development, (2) examine the result’s validity instructional video development; and (3) find out the effectiveness of instructional video development toward Penjasorkes students’ learning outcome at grade X in SMA. This research was research and development by using Hannafin and Peck model. Data collected by using the method of recording documents, questionnaires, and written test. Data collection instruments used were documents recording sheet, questionnaire, and objective tests. The result of the expert evaluation showed that 97,3% in the category of very good. The result of expert design showed that 85,3% in the category of good. The result of expert media showed that 89,3% in the category of good. Individual test result as 95,5 %, small group test result as 98,6%, and each of them were on excellent qualification, also field test as 98,4 % in excellent qualification thus the media was valid to be tested. The calculation of the learning outcome t was greater than t table so that H0 was rejected and H1 accepted. Penjasorkes students’ learning outcome was higher after using media (86) rather than using media (55,66). Thus,the research’s conclusion which conducted at SMA Negeri 1 Negara as instructional video was effective to be used in teaching Penajsorkes at grade X.keyword : development, instructional video, hannafin & peck
PENGEMBANGAN FILM PENDEK BERMUATAN NILAI-NILAI SOSIAL PADA PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Dear Ramos Damanik; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.639 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu rata-rata nilai pada mata pelajaran IPS masih belum memuaskan yaitu 75. Nilai tersebut kurang dari standar nilai ketuntasan untuk mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Singaraja, yaitu 80. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan desain pengembangan media film pembelajaran; (2) menguji validitas hasil pengembangan media film pembelajaran IPS untuk siswa kelas VIII SMP; dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media film pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin dan Peck. Pada tahap desain telah dilaksanakan pembuatan rancangan spesifikasi secara rinci mengenai arsitektur media film pembelajaran, naskah, dan kebutuhan materi untuk produk media sebagai acuan alur pengembangan produk. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media film pembelajaran IPS kelas VIII SMP. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis statistic inferensial, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 90,3 % dan hasil uji kelompok kecil sebesar 93,1% masing-masing pada kualifikasi baik serta hasil uji lapangan sebesar 96% pada kualifikasi baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar IPS siswa setelah menggunakan media (90,17) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (67,67). Dengan demikian, penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 1 Singaraja ini memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media film pembelajaran meningkatkan hasil belajar IPS kelas VIII. Kata Kunci : media film pendek pembelajaran, IPS, dan hasil belajar This study was conducted based on a problem of the average value of in social science was still not satisfactory, that was only 75. This value was less, than the standard value of completeness for social science in SMP Negeri 1 Singaraja, that was. This study aimed at (1) describing the design of the development of the educational short film media; (2) testing the validity of the result of the development of the social science educational short film media for eighth graders in junior high school; (3) understanding the effectiveness of the use of the development of the educational short film media toward the learning outcomes of social science for eighth graders in junior high school. This developmental study used the model of Hannafin and Peck. Several steps were done in design phase: drafting of the detailed specifications toward the educational short film media architecture, manuscripts, and material needs for media products as a reference of product development flow. This design was used to develop the product of the social science educational short film media for eighth graders in junior high school. The data analysis used three techniques, namely descriptive analysis techniques of qualitative, analysis techniques of statistic inference, and descriptive analysis techniques of quantitative. The evaluation result of the content and design experts gained qualification of excellent value so that the media became valid and continued to the media expert which gained qualification of good. The individual test result showed 90.3% and the small group test result showed 93.1% respectively in a qualification of good as well as the field test result showed 96% in a qualification of good so that the media could be stated as valid to be tested. The calculation of learning outcomes showed that the t calculation was more than the t table which meant that H0 was rejected meanwhile H1 was accepted. The students learning outcomes of social science after using the media (90.17) was higher than before using the media (67.67). Thus, this research conducted in SMP Negeri 1 Singaraja came to the conclusion that the use of the educational short film media improved the social science learning outcomes in eighth graders. keyword : educational short film media, social science, learning outcomes.
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN MODEL WATERFALL PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII ., I Wayan Aryadhi; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.447 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya permasalahan kurang berimbangnya kepadatan materi dengan alokasi waktu pembelajaran. Maka dari itu, pada penelitian ini dikembangkan e-learning sebagai solusi untuk permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan e-learning, 2) mendeskripsikan hasil validasi e-learning yang dikembangkan berdasarkan review para ahli dan uji coba produk, 3) menguji efektivitas e-learning yang dikembangkan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SMP Negeri 6 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan waterfall. Prosedur pengembangan mengacu pada model yang dipilih. Pengambilan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar pencatatan dokumen, kuesioner/angket, dan tes objektif. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini adalah 1) deskripsi rancang bangun pengembangan e-learning dengan prosedur pengembangan model waterfall; 2) validitas e-learning menurut review ahli isi mata pelajaran diperoleh 92% dengan kualifikasi sangat baik, review ahli e-learning diperoleh 89,33% dengan kualifikasi baik, review ahli desain pembelajaran diperoleh 89,33% dengan kualifikasi baik, uji coba perorangan diperoleh 92% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba kelompok kecil diperoleh 92,11% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji coba lapangan diperoleh 92,6% dengan kualifikasi sangat baik; 3) efektivitas e-learning menunjukan hasil thitung (2,52) > ttabel (2,021), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan e-learning sebagai komplemen pembelajaran dengan siswa yang tidak menggunakan e-learning pada mata pelajaran IPA kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SMP Negeri 6 Singaraja.Kata Kunci : pengembangan, e-learning, model waterfall This research was done because there was a problem in which there was imbalance between learning material and alocation of time. So that, this reseach was deal with the development of e-learning as a solution for the problem. The research aims to: 1) describe about the development of e-learning, 2) to describe about the validity of e-learning which have been developed based on review of experts and product trials, 3) to exemine the effectivity of e-learning which has been developed toward students’ learning result in science at grade VIII in second semester of academic year 2014/2015 in SMP Negeri 6 Singaraja. This research was research and development by using waterfall model. Procedure development refers to the model chosen. Data collected by using the method of recording documents, questionnaires, and written test. Data collection instruments used were documents recording sheet, questionnaire, and objective tests. Data anlysis which was used was descriptive qualitative, descriptive quantitative and inferential ststistics. The result of the research were: 1) description about the development of e-learning with waterfall model, 2) validity of e-learning based on the experts of course content review was very good qualification was 92%, based on the e-learning expert’s review was good qualification was 89,33%, based to instructional design expert’s review was good qualification was 89,33%, individual trials was very good was 92%, small group trials was very good was 92,11%, and field trials was very good was 92,6%, 3) effectivity of e-learning show thitung (2,52) > ttabel (2,021), so H0 rejected and H1 accepted. It means, there was significant difference between the learning result of students who use e-learning as leraning complement with students who did not use e-learning in science subject grade VIII on second semester of academic year 2014/2015 in SMP Negeri 6 Singaraja. keyword : development, e-learning, waterfall model
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Kadek Ari Wibawa; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.997 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi desain multimedia pembelajaran interaktif IPA, (2) menguji kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif, dan (3) mengetahui efektivitas hasil pengembangan multimedia interaktif terhadap prestasi belajar IPA siswa Kelas VIII Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 di SMP Negeri 4 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin and Peck yang melalui tiga fase utama (1) analisis kebutuhan, (2) desain, dan (3) pengembangan dan implementasi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII A-1, A-2 dan B-1 SMP Negeri 4 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) pencatatan dokumen, (2) kuesioner dan (3) tes. Data yang didapatkan dari metode pencatatan dokumen, dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data dari metode kuesioner, dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Sedangkan data yang didapat dari metode tes dianalisis secara statistik inferensial. Hasil review ahli isi sebesar 90,7% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil review ahli desain pembelajaran sebesar 89% dengan kualifikasi baik. Hasil review ahli media pembelajaran sebesar 91,2% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 90,2 % dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 91,39% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 90,1% dengan kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 10,33. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel, H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (79,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (68)Kata Kunci : Pengembangan, Multimedia Pembelajaran Interaktif, IPA This study aimed to (1) identified interactive learning multimedia design of Nature Science of Education, (2) examine the quality of interactive learning multimedia design development, and (3) find out the effectiveness of result of interactive learning multimedia design toward eight grade students of Nature Science Education achievement in the academic year of 2013/2014 in SMP Negeri 4 Singaraja. This research development used Hannafin and Peck model that used three main phrases; (1) need analysis, (2) design, and (3) development and implementation. Subjects of this study were A-1, A-2, and B-1 eight grade students of SMP Negeri 4 Singaraja. The data collection of this study was conducted by using methods of (1) document note taking, (2) questionnaire, (3) test. Gained data of note taking method was analyzed by using descriptive quantitative. Gained data of questionnaire was analyzed by using descriptive qualitative and descriptive quantitative. Meanwhile, gained data of test method was analyzed statistically inferential. The results from the expert judgment of content were about 90.7% with great qualification. The results from the expert judgment of learning design were about 89% with good qualification. The results from the expert judgment of learning media were about 91.2% with great qualification. The results from individual test were about 90.2% with great qualification. The results from the small group were about 91.39% with great qualification. The results from the field test were about 90.1% with great qualification. Manual count of the result of study in t-test gained about 10.33. The price of t-table in 5% significant standard was about 2.000. So that, the price of t-test is bigger than the price of t-table, H0 was ignored and H1 was accepted. In conclusion, there was significant difference between previous learning result of Nature Science of Education and after using interactive learning multimedia. Average result after using interactive learning multimedia (79.67) was bigger than before using the media (68).keyword : Development, Interactive Learning Multimedia, Nature Science of Education
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (Gi) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas V Muliyantini, Putu; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.162 KB) | DOI: 10.23887/jisd.v1i2.10143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) siswa kelas V SD No. 1 Abianbase. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan tes hasil belajar IPA dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode tes. Berdasarkan data yang diperoleh pada siklus I hasil belajar siswa 66,67% berada pada kategori sedang. Pada siklus II hasil belajar siswa 90,91% berada pada kategori sangat tinggi. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 24,24% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan analisis dan pembahasan disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dapat efektif meningkatkan hasil belajar IPA, materi sifat bahan dan struktur penyusunnya pada siswa kelas V SD No. 1 Abianbase
PROGRAM IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) PENDIDIKAN DI DESA TERPENCIL parmiti, desak putu; Sulastri, Made; Pudjawan, I Ketut
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.199 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v5i2.9097

Abstract

Kegiatan akhir dari IbM ini adalah (1) terwujudnya 1 paket kurikulum di pesraman Widya Santhi Mandiri dan Sekha Santhi Jayanti Saraswati yang berbasis kewirausahaan, (2) terwujudnya buku penunjang pembelajaran di pesraman, (3) terwujudnya media pembelajaran yang membantu pendidikan di pesraman Widya Santhi Mandiri dan Sekha Santhi Jayanti Saraswati. Dan (4) terwujudnya unit usaha mandiri yang bisa membantu keuangan lembaga. Pesraman widya santhi mandiri adalah salah satu pesraman yang mengembangan seni budaya daerah di Desa Tianyar. Pembelajaran di Pesraman Widya Santhi Mandiri adalah pembelajaran kebudayaan seperti menari, mesatua, mekidung, nulis lontar, membuat banten, dan darma tula dan darma wecana. Sedangkan Sekha Santhi Jayanti Saraswati adalah Kelompok seni suara tradisional  yang bergerak di bidang kebudayaan mekidung/meshanti (bernyanyi) untuk orang dewasa. Kelompok ini terdiri dari 30 orang, 10 wanita dan 20 lelaki. Kedua kelompok ini masih terbatas dengan pembelajaran konvensional, tanpa kurikulum, dan media pembelajaran yang digunakan juga belum ada. Walaupun bergerak di pendidikan non formal, kurikulum, proses pembelajaran, dan media pembelajaran tetap memegang peranan penting terhadap keberhasilan siswa. Berdasarkan gambaran dari potret permasalahan yang dihadapi mitra, tolok ukur transfer iptek bagi masyarakat adalah dengan menyasar 30 anak-anak dan 30 orang dewasa perwakilan masing-masing kelompok mengimplementasikan kurikulum yang sudah dirancang. Adapun ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ditransfer adalah: 1) pelatihan penyusunan kurikulum pesraman, 2) Pelatihan pembuatan media pembelajaran penunjang kurikulum, dan 3) Pelatihan manajemen organisasi. Keseluruhan proses transfer iptek yang telah dilaksanakan dengan pola pendidikan dan pelatihan serta pendampingan yang meliputi: sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada pesraman Widya Santhi Mandiri dan Sekha Santhi Jayanti Saraswati diharpakan dapat menambah wawasan dan kepribadian output dari pembelajaran yang dilakukan di kedua kelompok tersebut
Pelatihan Kerajinan Tempurung Kelapa DI Desa Tianyar parmiti, desak putu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v5i1.9100

Abstract

ABSTRAK Tujuan umum dari pengabdian ini adalah untuk memberikan peluang usaha baru bagi kelompok Sri Amerta Sari dan Karya Santhi di desa Tianyar dengan memberikan pelatihan kerajinan tempurung kelapa dan manajemen dan administrasinya serta dilengkapi engan SIUP. Pengabdian ini dilaksanakan selama 4 Bulan yaitu mulai tanggal 1 Juni sampai dengan 30 September 2015 di Desa Tianyar Kecamatan Kubu kabupaten Karangasem. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode diklat dan praktek langsung yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Jumlah peserta yang ikut adalah 30 orang yang berasala dari kelompok Sri Amerta Sari dan Kelompok Karya Santhi. Ketentuannya dari 30 peserta pelatihan yang mengikuti program ini, pelatihan dianggap berhasil jika 95 % peserta dapat menyelesaikan seluruh program pelatihan. Namun harapan penyelenggara, seluruh peserta pelatihan (100%) agar dapat menyelesaikan program ini. Dan pembelajar dianggap berhasil bila sudah menyerap 80% materi dalam penyelesaian tugas-tugas belajar dan mampu memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas keterampilan kerajinan tempurung kelapa yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kehidupan perekonomian mereka.Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah (1) tingkat partisipasi yang tinggi dari mitra program pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program, terlihat dari kehadiran peserta yang tanpa ijin, dan dukungan dari kepala desa, (2) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 25 orang (83,33%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, 2 orang (2,66) termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66)  termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil pembuatan kerajinan tempurung kelapa, (3) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 20 orang (66,67%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, 5 (16,66) orang termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66)  termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil dalam kerajinan tempurung kelapa, dan (4) Kendala pelaksanaan program adalah sulitnya meminid waktu untuk pencapaian kesepakatan pelaksanaan kegiatan, karena umumnya peserta latihan terbentur dengan rutinitas pekerjaan harian yang menunjang perekonomian keluarga, maupun pelaksanaan kegiatan ritual adat-istiadat yang lumayan padat di banjar tunassari desa Tianyar dalam kaitannya dengan paruman desa adat untuk penyelenggaraan ritual keagamaan sebagaimana layaknya masyarakat Hindu Bali pada umumnya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NATURE OF SCIENCE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V Utama, Kadek Santika Wira; Parmiti, Desak Putu; Japa, I Gusti Ngurah
Journal of Education Technology Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.981 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berorientasi nature of science berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Erangga Kecamatan Mendoyo Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen),denganrancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Erlangga Kecamatan Mendoyo. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 MendoyoDauhTukad dan SDN 1 Pohsanten.  Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berorientasi nature of science berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Erangga Kecamatan Mendoyo Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (2,168) >ttabel (2,008). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (19,83) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (18,65). Dengan demikian, model pembelajaran kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berorientasi Nature of Science berbantuan media video berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Erlangga Kecamatan Mendoyo. Berdasarkan hal tersebut, guru di sekolah sangat disarankan untuk menggunakan model pembelajaran berorientasi Nature of Science.
The Training and Making of IPS Tools for PGSD FIP Undiksha Alumni in Buleleng Sub-District, Buleleng District Yudiana, Kadek; Parmiti, Desak Putu; Kusmariyatni, Nyoman; Murda, I Nyoman; Widiana, I Wayan
International Journal of Community Service Learning Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.173 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i2.17814

Abstract

The process of learning should be good and right, of course, must be supported by various facilities in addition to the ability of teachers to organize learning. The selection and utilization of teaching aids is one of the important things that must be considered by the teacher so that the learning process can be more meaningful and can achieve the expected goals. In reality some elementary school teachers teaching social studies in the Buleleng sub-district rarely use the aid of teaching aids in their teaching and learning process. This happened because some of the teachers considered that to make an IPS teaching aid was very difficult to do, to use these teaching aids in social studies learning took a relatively long time so the teacher decided to teach without teaching aids. Another reason given is that the cost of making IPS teaching aids costs a lot. Based on this, it is deemed necessary to make training for teachers in making simple IPS teaching aids and use them in learning in elementary schools. The activity was attended by 30 people from the Undiksha FIP PGSD alumni teachers. After the implementation of this activity the teacher is no longer having difficulty making IPS teaching aids and is able to use IPS teaching aids well.
Co-Authors . Jamilah ., Arifa Mardyastuti ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Desak Komang Setia Purnama Sari ., Desak Made Evha Sukma Wathi ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. Wayan Tirka,M.Pd ., Gede Agus Subawa ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., I Dewa Gede Wianjana Putra ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd. ., I Gede Agus Ari Andika ., I Gede Arnawa Riana ., I Gede Arnawa Riana ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I GEDE INDRA WIDIADA ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Komang Cahya Trianandika ., I Komang Kardiyasa ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Juni Antara ., I Putu Arie Indra Permana ., I Putu Mardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., I Wayan Heri Sumayasa ., I Wayan Karma ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika ., Ida Ayu Kade Novia Puspita Dewi ., Inna Nur Khasanah ., Kadek Ayu Darmayanti ., Kadek Bisma Sudarmika ., Kadek Mita Irmayanti ., Kadek Somarasih ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Prabawardani ., Komang Dina Yanti ., Komang Jumi Rianti ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Eka Repita ., Luh Gede Dita Ernayanti ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi ., Made Apri Praditya ., Made Sudiarsini ., Made Sutera Cahhya p ., Made Yogi Budi Astawa ., Muhammad Alfan Juniardi ., Ni Gusti Putu Wahyu Suryastuti ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Ari Wariani ., Ni Kadek Dwi Sariani ., Ni Kadek Somawati ., NI KADEK TANIA PERMATASARI ., Ni Luh Kadek Diah Puspitasari ., Ni Luh Putu Suaniasih ., Ni Made Ary Astuti ., Ni Made Dani Kusuma ., Ni Made Firma Janayanti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari ., Ni Made Novia Pramawati ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Made Srimaheni ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Leoni Susiliastana Dewi ., Ni Putu Yuli Artini ., Ni Wayan Anita Dewi ., Ni Wayan Januk Parwati ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Desy Santiani ., Rahmawati Utari Abas Oya Abdul Rofiq Adnyana, Made Agus Dwi Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Akbar, Zulfan Alexander Hamonangan Simamora Amalia, Titah Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Sugianthara Antara, I Gede Wahyu Suwela Antara, I Made Juni Antara, I Made Juni Apriliawan, Putu Andre Ardinata, Kadek Ariana, Anak Agung Gede Bagus Ariani, Komang Rina ariati, ketut juni Arina, Ni Komang Sri Asih Arista Dewi, Ni Putu Arista Dewi, Ni Putu Aritonang, Rido Arnawa, I Ketut Tunas Arnawa, I Ketut Tunas Arsita Novelia Artawan, I Putu Astawa, Made Yogi Budi Astawa, Made Yogi Budi Asti Riandini, Putu Vadia Basilius Redan Werang Budiartini, Ni Nyoman Crisiana, Ni Komang Winda Dear Ramos Damanik ., Dear Ramos Damanik Desak Made Parmika Desak Nyoman Rani Febi Widiastri Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Ananda Kusuma . Dewa Putu Widiartana . Dewi , Ni Luh Putu Santika Dewi, Nia Satyawati Diana Sari, Ni Luh Sintya Didith Pramunditya Ambara Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Lestari, Hilmania Efiyanti, Ni Putu Efriani, Ni Putu Devi Efriani, Ni Putu Devi Enung Nurhayati Ermayani, Luh Febriyanti, Dinda Dwi Fredinan Yulianda G.A.P. Suprianti Gede Arif Ardina . Gede Elga Pranata ., Gede Elga Pranata Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Satya Narendra Arya ., Gede Satya Narendra Arya Gusti Dewi, Vera Rika Handayani, Komang Krisna Handayani, Komang Krisna Hendrayani, Nyoman Rusi I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gde Wawan Sudatha I Gede Agus Suantara I Gede Astawan I Gede Kasih Widana I Gede Margunayasa I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Agung Made Dana Putra I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Kusuma I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Edi Yudiana I Kadek Nadiartana . I Kadek Oka Wira Satria . I Kadek Saputra I Kadek Suartama I Ketut Ardika . I Ketut Gading I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Candiasa I Made Citra Wibawa I Made Kembar I Made Suarjana I Made Sujana I Made Tegeh I Nengah Suba I Nyoman Jampel I Nyoman Wirya I Putu Aurora . I Putu Canda Yoga Pratama I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Yogy Adi Pradipta . I Wayan Ardana I Wayan Ariawan . I Wayan Aryadhi ., I Wayan Aryadhi I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Misnawan I Wayan Widiana I Wayan Widnyana Ignatius I Wayan Suwatra Ismawati Jamilah . Jampel, I Noman Jampel, I Noman Jayadiningrat, Made Gautama Kade Ferry Apriyana ., Kade Ferry Apriyana Kadek Ardinata Kadek Ari Wibawa . Kadek Dwi Kusumawati . Kadek Edi Yudiana Kadek Mita Yuniari Kadek Rosdiantini Kadek Siska Wulandari Kadek Yudiana Kamandewi, Komang Ridja ketut juni ariati Ketut Pudjawan Ketut Suciani Ketut Suma Ketut Suprismayanti ., Ketut Suprismayanti Ketut Surya Manik Khasanah, Inna Nur Khasanah, Inna Nur Komang Rina Ariani Komang Tariani . Krismony, Ni Putu Aprilia Krisna Dewi, Kadek Putri Kusuma, I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Lestariningsih, Mirawati Dina Luh Ayu Tirtayani Luh Ermayani Luh Komang Yuniari Luh Made Diah Sukmayani ., Luh Made Diah Sukmayani Luh Putu Ayu Laheri Dewi ., Luh Putu Ayu Laheri Dewi Luh Putu Marliawati Luh Putu Sri Widnyani M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Aryawan Adijaya Made Ayu Puspita Dewi ., Made Ayu Puspita Dewi Made Mei Yudiari ., Made Mei Yudiari Made Sulastri Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Manik, Ni Kadek Krisma Devi Yunika Margunayasa, Gede Margunayasa, Gede Maya Hayatun Nupus Misnawan, I Wayan Muliani, Putu Lia Muliyantini, Putu Mutiara Magta Nasfovi, Shelfy Ni Kadek Ena Juliatni Ni Kd Desi Natalia ., Ni Kd Desi Natalia Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widiartini Ni Komang Sintya Dewi Ni Komang Sumiantini . Ni Luh Gede Karwina Putri ., Ni Luh Gede Karwina Putri Ni Luh Pande Oki Wardani Ni Luh Purniawati . Ni Luh Putu Libriana Lisna Dewara Ni Luh Widyawati . Ni Made Anik Krisna Dewi ., Ni Made Anik Krisna Dewi Ni Made Marteni Dewi . Ni Made Okty Purwani . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Budiartini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Parwati Ni Putu Aprilia Krismony Ni Putu Ayu Puriani . Ni Putu Candra Lestari Ni Putu Heni Dianthi . Ni Putu, Dewi Fitriyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Mariani . Ni Wayan Dyah Endrayanti . Ni Wayan Eka Rippanawati Ni Wayan Misiyanti . Ni Wayan Nia Wijayanti Ni Wayan Sri Widyantari ., Ni Wayan Sri Widyantari Ni Wayan Suniasih Nice Maylani Asril Nida, Dewa Made Adi Andhika Novita Cahyani ., Novita Cahyani Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Jon Sastrawan ., Nyoman Jon Sastrawan Nyoman Maesha Bramanda Nyoman Sutrana, Kadek Erik Apriliawan Paramitha, Ni Luh Putu Ayu Eka Sri Parmika, Desak Made Pasaribu, Marintan Laurentcya Prabawardani, Ketut Prabawardani, Ketut Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Pranata, I Kadek Adi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purba, Ezra Elisa Putra, Komang Triana Tantra Putri, Ni Made Lastri Karsiani Putu Aditya Antara Putu Citra Arni Kusumaningrum . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Diah Febryani ., Putu Diah Febryani Putu Mira Novita Sari Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Rahayu Ujianti Putu Sandhita Prayoga Putu Widiadnyana ., Putu Widiadnyana Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Rahmayanti, Isna Maulida Ramadinata, I Putu Sabda Rendra, Ndara Tanggu Rendra, Ndara Tanggu Riana, I Gede Arnawa Riana, I Gede Arnawa Riasri, Ni Putu Rudi, I Wayan S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Santiani, Ni Putu Ertha Sari, Putu Mira Novita Sariningsih, Komang Ratna Simanjuntak, Ayu Ronauli Sri Mahalia Br Ginting Suaniasih, Ni Luh Putu Suaniasih, Ni Luh Putu Suantini, Ni Nyoman Suarmini, Ni Putu Suarmini, Ni Putu Subarjo, Michael Donny Pradana Suci, Ni Komang Ayu Ari Suci, Ni Komang Ayu Ari Sudarmika, Kadek Bisma Sudarmika, Kadek Bisma Sudatha, I Gede Wawan Sukmawati, Dedek Susilawati, Aay Suwatra, Ign. I Wayan Tarigan, Berwina Ngalemisa Br Tatwi Utaminingsih Tesalonika Trisnawati, Putu Eka Trisnawati, Putu Eka Utama, Kadek Santika Wira Utama, Kadek Santika Wira Utamiani, Ni Made Utaminingsih, Tatwi Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Wahyuningsih, Linda Wayan Tirka Widana, I Gede Kasih Widiada, I Gede Indra Widiada, I Gede Indra Widiarta, I Dewa Gede Putra Widyaiswara, Gede Putu Widyaningrum, Sephia Wiradana, Kadek Agus Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Yanti, Ni Kadek Diah Kusuma yudyantara Yugakisha, Made Savitri Yulia Astuti Dewi, Ni Luh Putu Yuliani, Ni Putu Yuliani, Ni Putu Yuni Artini, Ni Wayan Yuniari, Kadek Mita