p-Index From 2021 - 2026
18.001
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Keperawatan BSI JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal of Nursing Care Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MEDIA INFORMASI Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Jurnal Kesehatan Media Karya Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Medika Cendikia (e-Journal) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Abdi Insani Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Sains Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Keperawatan BSI JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang berhubungan dengan tingkat depresi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani tindakan hemodialisa Indra Maulana; Iwan Shalahuddin; Taty Hernawaty
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.131 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v14i1.2359

Abstract

Psychosocial factors: The depression level  in patients with chronic kidney disease maintained on dialysisBackground: Chronic renal failure undergoing hemodialysis therapy in the world is almost 1.5 million people, and in Indonesia there are approximately 0.2 people with chronic renal failure undergoing hemodialysis therapy. The impact of hemodialysis on the physical that will occur in patients become weak tired in living their daily lives, against the psychological impact that will occur on sleep problems, impurity and depression, the impact on social and economic conditions that will occur to patients on social relationships, and on the environment the client will also have an impact on the social environment in which he lives. Therefore hemodialysis therapy will have an impact on the quality of life of patients.Purpose: To determine Psychosocial factors: the depression level  in patients with chronic kidney disease maintained on dialysisMethod: A descriptive correlational study by a cross sectional design approach. The sample used was 40 respondents, data collection techniques using questionnaires and direct observation with results calculated based on the total answers to questions given by respondents with criteria: score <17 = no sign of depression, score 18-24 = mild depression, score 25-34 = moderate depression and a score of 35-51 = severe depression, while the bivariate test used chi-squareResults: There was a relationship among factors such as: age, educational, sex, duration of maintaine of hemodialysis therapy and sleep patterns with the depression level in patients with chronic kidney disease under maintained on dialysis at Garut dr. Slamet Hospital.Conclusion: Health workers (nurses) to provide motivational and therapeutic informing in implementing hemodialysis therapy so that patients are more excited and better understand the importance of hemodialysis and to reduce the level of depression.Keywords: Depression level; Patients; Chronic kidney disease; DialysisPendahuluan: Penyakit gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di dunia hampir sekitar 1,5 juta orang, dan di indonesi hampitr sekitar 0,2 jiwa penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis. Dampak hemodialisis terhadap fisik yang akan terjadi pada pasien menjadi lemah lelah dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terhadap psikologis dampak yang akan terjadi pada masalah tidur, kecemasaan dan depresi, dampak terhadap sosial dan ekonomi yang akan terjadi pada pasien pada hubungan sosialnya, dan pada lingkungan klien juga akan berdampak pada sosial lingkungan dimana dia tinggal. Maka dari itu terapi hemodialisis akan berdampak pada kualitas hidup pasien.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat depresi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani tindakan HemodialisaMetode: Menggunakan rancangan deskriptif korelasional dengan pendekatan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 40 responden, teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi langsung dengan hasil dihitung berdasarkan  total jawaban dari pertanyaan yang diberikan responden dengan kriteri skor <  17 = tidak ada depresi,  skor 18-24 = depresi ringan,  skor 25-34= depresi sedang dan skor 35-51= depresi berat                        sedangkan uji bivariat menggunakan chi-square.Hasil: Menunjukan adanya hubungan antara faktor : usia, pendidikan, jenis kelamin, lamanya periode menjalani terapi hemodialisa dan pola tidur. Semua faktor tersebut sangat  berhubungan dengan tingkat depresi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani tindakan hemodialisa di Ruang Hemodialisa RSUD dr. Slamet Garut.Simpulan: Petugas kesehatan (perawat) agar memberikan motivasi dan terapeutik informing dalam pelaksanaan terapi hemodialisa agar pasien lebih bersemangat dan lebih memahami pentingnya hemodialisa serta untuk mengurangi tingkat depresi.
Pendidikan Kesehatan Tentang Ergonomi Di Home Industry Cotton Bud Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Iwan Shalahuddin; Iwan Suhendar; Umar Sumarna
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3826

Abstract

 ABSTRAK Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sangat penting sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja di lingkungan kerja. kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Potensi bahaya akan selalu timbul pada saat seseorang yang melakukan pekerjaan. Potensi bahaya tersebut dapat berasal dari sifat pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja, mesin yang digunakan oleh pekerja, lingkungan kerja dari pekerja, proses produksi, dan cara kerja pekerja.  Tujuan pengabdian untuk menjelaskan tentang kesehatan dan keselamatan kerja khususnya ergonomi dalam pelaksanaan pekerjaan di home industry. Metode kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui virtual menggunakan platform Whatsapp Group Chat dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Hasil Rekapitulasi data Pengkajian Kebutuhan Belajar Jumlah audience : 36 orang,  Audience terdiri dari para pekerja dari seluruh bagian dalam proses pembuatan Cuttond Buds. Saat sesi pematerian berjalan dengan lancar dan peserta tampak fokus dan menyaimak apa yang sedang dipresentasikan. Setelah materi selesai disampaikan, dilanjut dengan penayangan video tentang pengaturan posisi yang baik dan benar pada saat bekerja yang disertai dengan gerakan peregangan dan selanjutnya sesi tanya jawab yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perubahan pekerja dari yang sebelumnya dan sesudahnya diberikan penkes. Kesimpulan didapatkan bahwa kebutuhan belajar pekerja di home industy cuttond bud, meliputi kebutuhan belajar perceived needs, unperceived needs, dan misperceived needs. Pada proses pelaksanaan penyuluhan; para pekerja, terlihat antusias saat pemberian materi berlangsung. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena peserta menyimak materi yang disampaikan dengan baik. Kata Kunci: Ergonomi, Home Industri, Keselamatan dan Kesehatan Kerja  ABSTRACT The application of occupational safety and health is very important as an effort to prevent work accidents in the work environment. Work is important for the company, because the impact of accidents and occupational diseases is not only detrimental to employees, but also to the company, either directly or indirectly. Potential danger will always arise when someone is doing the job. The potential hazards can come from the nature of the work done by workers, the machines used by workers, the work environment of workers, the production process, and the way workers work. The purpose of this service is to explain occupational health and safety, especially ergonomics in the implementation of work in the home industry. The method of health promotion activities is carried out by providing virtual health education using the Whatsapp Group Chat platform with the methods of lectures, questions and answers, discussions, and demonstrations. Results of the Learning Needs Assessment data recapitulation Audience number: 36 people. The audience consists of workers from all parts of the process of making cotton buds. When the presentation session went smoothly and the participants seemed focused and listening to what was being presented. After the material has been delivered, it is followed up with a video showing about setting a good and correct position at work accompanied by stretching movements and then a question and answer session which aims to find out the extent to which workers have changed from those previously and afterward given the Health Center. The conclusion is that the learning needs of workers at home industrial cotton buds include learning needs, perceived needs, unperceived needs, and misperceived needs. In the extension process; the workers, looked enthusiastic when the materials were given. The extension activity was conducive because the participants listened well to the material presented. Keywords: Ergonomics, Home Industry, Occupational Safety, and Health
UPAYA BERSAMA INTEGRASI PENANGGULANGAN RESIKO TB (UBI PARIT) DI RW 06 DESA TANJUNG KAMUNING TAROGONG KIDUL KABUPATEN GARUT Iwan Shalahuddin; Ahmad Yamin; Indra Maulana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2548

Abstract

Kelompok umur yang beresiko terhadap TBC adalah lansia dan usia-usia produktif pra lansia. Karena seiring bertambahnya usia menjadikan sistem imunitas tubuh kita menurun. Dengan demikian, lansia akan rentan terkena berbagai penyakit infeksi salah satunya TBC. Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Kelompok yang dikategorikan lansia ini akan terjadi suatu proses yang disebut Aging Process atau proses penuaan. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi untuk upaya mengikuti pembelajaran mengenai pencegahan dan penanggulangan TB pada lansia di RW 06 Desa Tanjung Kamuning Kecamatan Tarogong Kaler,  Kabupaten Garut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pemutaran video, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab dengan tema UBI PARIT (Upaya bersama integrasi penanggulangan resiko TB). Hasil yang dicapai setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan, para peserta menyatakan dapat mengetahui dan memahami serta mengungkapkan kembali tentang penyakit TB dan cara pencegahan terhadap resiko terjangkitnya penyakit TB.
Kesehatan Kerja Pada Industri Rumah Tangga “Accesoris Burung” di RT 13 RW 09 Babakan Sari, Kiaracondong Bandung Iwan Shalahuddin; Citra Windani Mambang Sari; Iqbal Pramukti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.5022

Abstract

ABSTRAK Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan sistem yang melindungi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Keselamatan dan kesehatan pemilik serta pegawai saling berhubungan erat dengan keefektifan kerja, sehingga sangat penting sekali untuk dijaga dan dipelihara. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sangat penting khususnya pada perusahaan yang berkaitan secara langsung dengan bidang produksi. Aksesoris Sangkar Burung Kiara G.357 merupakan salah satu usaha home industri, dimana usaha tersebut beroprasi sejak tahun 1990 an hingga saat ini. Kondisi pandemi Covid-19 ini juga tidak memudarkan semangat pemilik beserta karyawan pengelolanya untuk terus produktif menjalankan usaha tersebutn. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi untuk Menjelaskan tentang kesehatan dan keselamatan kerja khususnya penggunaan APD dalam upaya mencegah resiko kerja di home industri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pemutaran video, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab. Hasil yang dicapai setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan, para peserta menyatakan dapat mengetahui dan memahami serta mengungkapkan kembali tentang kesehatan dan keselamatan kerja khususnya penggunaan APD dalam upaya mencegah resiko kerja di home industri. Kata Kunci: APD, Home Industri, Kesehatan Keselamatan Kerja  ABSTRACT Occupational safety and health (K3) is a system that protects workers, companies, the environment, and the surrounding community from the dangers of work accidents. The safety and health of owners and employees are closely related to work effectiveness, so it is very important to protect and maintain them. The application of occupational safety and health is very important, especially in companies that are directly related to the production sector. Kiara G.357 Bird Cage Accessories is one of the home industry businesses, where the business has been operating since the 1990s until now. The condition of the Covid-19 pandemic has also not dampened the enthusiasm of the owners and their managing employees to continue to be productive in running the business. The purpose of the activity is to provide education to explain occupational health and safety, especially the use of PPE in an effort to prevent work risks in the home industry. The method used in this activity is through video screenings, lectures, and discussions as well as questions and answers. The results achieved after health education was carried out through counseling, the participants stated that they could know and understand and reveal again about occupational health and safety, especially the use of PPE in an effort to prevent work risks in the home industry.  Keywords: PPE, Home Industry, Occupational Health
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA SISWA KELAS 04 SDN PAMINGGIR 1 GARUT TENTANG PENTINGNYA MENCUCI TANGAN SEBELUM MAKAN Iwan Shalahuddin; Ahmad Yamin; Umar Sumarna
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i2.1563

Abstract

Sekolah memegang peranan penting dalam pendidikan karena pengaruhnya besar sekali pada jiwa anak, maka disamping keluarga sebagai pusat pendidikan, sekolah juga mempunyai fungsi sebagai pusat pendidikan untuk pembentukan pribadi anak. Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di sekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau dan mampu mempraktekkan PHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Salah satu Indikator PHBS di institusi pendidikan/sekolah antara lain Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun. Tujuan pengabdian untuk menjelaskan cara mencuci tangan yang baik dan benar, menjelaskan dampak yang ditimbulkan jika tidak mencuci tangan, menjelaskan solusi untuk anak yang belum menerapkan mencuci tangan. Metode yang digunakan dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Hasil Jumlah audience : 35 orang Audience berusia: 11 – 12 tahun, sebelum dilakukan kegiatan siswa sudah mengenal tentang cuci tangan hanya belum tahu cara yang benar, setelah di lakukan demontrasi siswa secara keseluruhan dapat memahami dan mendemonstrasikan ulang dengan benar. Siswa dan guru tampak antusian mengikuti kegiatan. Kesimpulan Peserta mengikuti penyuluhan dengan senang hati karena penyuluhan dilaksanakan dengan menyenangkan. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena siswa memperhatikan materi yang disampaikan dengan baik.
Edukasi Pada Masyarakat Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Tentang Pentingnya Upaya-Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Covid-19 Iwan Shalahuddin; Udin Rosidin; Dadang Purnama
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3594

Abstract

ABSTRAK Desa Mekarbakti tidak memiliki program atau aturan khusus terkait pencegahan penularan Covid 19. Pelayanan screening tes Covid 19 (Rapid test dan Swab test) juga belum mencakup keseluruhan masyarakat di Desa Mekarbakti, hanya beberapa orang yang memiliki tanda gejala, memiliki kontak erat dengan orang positif Covid 19, dan yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah zona merah Covid 19 yang diprioritaskan mendapatkan screening tes Covid 19 (Rapid test dan Swab test. Tujuan pengabdian untuk menjelaskan cara pencegahan penularan penyakit Covid 19 yang baik dan benar, menjelaskan dampak yang ditimbulkan jika tidak melakukan upaya tersebut, menjelaskan solusi untuk masyarakat yang belum menerapkan upaya pencegahan. Metode yang digunakan dimasa pandemi ini, kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui virtual menggunakan platform Whatsapp Group Chat dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi.. Hasil Jumlah audience : 46 orang Audience yang dihadiri oleh sejumlah stakeholder Desa Mekarbakti seperti petugas promosi kesehatan dari puskesmas haurngombong, bidan desa, kader dan masyarakat desa mekarbakti, sebelum dilakukan kegiatan peserta sudah mengenal tentang upaya penegahan Covid 19 hanya belum tahu cara yang benar, setelah di lakukan edukasii peserta secara keseluruhan dapat memahami dengan benar. peserta tampak antusian mengikuti kegiatan. Kesimpulan Peserta mengikuti penyuluhan dengan senang hati karena penyuluhan dilaksanakan dengan menyenangkan melalui virtual dan di tempat tinggal masing-masing. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena peserta memperhatikan materi yang disampaikan dengan baik.  Kata Kunci: Covid-19, Edukasi, Masyarakat, Perilaku ABSTRACTMekarbakti Village does not have any special programs or regulations related to the prevention of Covid 19 transmission. Covid 19 test screening services (Rapid test and Swab test) also do not cover the entire community in Mekarbakti Village, only a few people who have symptomatic signs, have close contact with positive Covid people 19, and those who have a travel history from the Covid 19 red zone that are prioritized for getting the Covid 19 test screening (Rapid test and Swab test. The purpose of dedication is to explain how to prevent the transmission of the Covid 19 disease that is good and correct, explaining the impact if not making efforts The method used in this pandemic, health promotion activities are carried out by providing virtual health education using the Whatsapp Group Chat platform with the method of lectures, questions and answers, discussions and demonstrations. Audience 46 people which was attended by a number of Mekarbakti Village stakeholders such as health promotion officers from the Haurngombong Community Health Center, village midwives, cadres and the community of Bembangbakti village, before the activity was carried out the participants already knew about the efforts to prevent Covid 19 but did not know the right way, after educating the participants as a whole they could understand correctly. the participants seemed enthusiastic about participating in the activity. Conclusion Participants take part in the counseling happily because the counseling is carried out fun through virtual and in their respective residences. Extension activities run conducive because the participants pay attention to the material presented well. Keywords: Covid-19, Education, Community, Behavior
Pengelolaan Posyandu Citra Sebagai Upaya Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Bidang Kesehatan Di RT 04 RW 12 Desa Jayaraga Tarogong Kidul Garut Udin Rosidin; Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.2678

Abstract

Kegiatan PPM ini dilatarbelakangi dengan adanya penurunan kunjungan posyandu pada enam bulan terakhir. Kunjungan bayi dan balita yang biasanya 80 sd 90 % setiap bulannya  menurun menjadi 50 atau 60 %. Hal tersebut merupakan masalah kesehatan yang akan berdampak buruk pada kesehatan bayi/balita. Demikian halnya dengan kunjungan lansia,  kunjungan setiap bulanannya mengalami penurunan. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh mahasiswa Program Bina Desa ditemukan adanya peranserta masyarakat yang rendah dalam kegiatan di posyandu. Hasil survey tersebut juga menunjukkan bahwa rata rata  pengetahuan masyarakat tentang posyandu sangat kurang. Memperhatikan hal tersebut kami mengadakan  musyawarah dengan tokoh masyarakat setempat, kader kesehatan, ketua RT 4, ketua RW 12, Kepala Desa Jayaraga dan kepala Puskesmas Haurpanggung. Dari pembahasan tersebut disepakati bahwa di RT 4 diperlukan beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan peran serta masyarakat di posyandu. Kegiatan tersebut berupa penyuluhan tentang posyandu, mengelola posyandu dengan baik dan melakukan senam bersama di posyandu. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut dilakukan pembagian tugas sebagai berikut : Pengelolaan posyandu dilakukan oleh dosen dan kader kesehatan, penyuluhan kesehatan oleh dosen dan mahasiswa program bina desa dan senam bersama dilaksanakan oleh mahasiswa bersama masyarakat. Sedangkan Puskesmas Haurpanggung mengadakan Puskesmas Keliling dan PMT disiapkan oleh Dharma Wanita Pusat Unpad.
Edukasi Strategi Koping Sebagai Upaya Dalam Menurunkan Tingkat Stres Pada Siswa Smkn 4 Garut Selama Pandemi Covid-19 Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin; Indra Maulana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3838

Abstract

ABSTRAK Menanggapi bahayanya virus Covid-19, pemerintah Indonesia mengeluarkan beberapan peraturan mengenai protokol kesehatan, salah satunya ialah protokol mennjaga jarak atau social distancing yang kemudian ditindaklanjuti dengan kebijakan PSBB yang justru menyebabkan terganggunya kesehatan mental, terutama pada remaja sekolah yang diisukan mengalami stress dengan adanya sistem PJJ. Pada penkes ini kami memberikan edukasi pada siswa/i SMKN 4 Garut mengenai pengelolaan stres dengan strategi koping. Ruang lingkup dalam kegiatan Penkes ini ialah siswa dan siswi SMKN 4 Garut. Tujuan: Kegiatan penkes ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi SMKN 4 Garut dalam melakukan pengelolaan stress dengan strategi koping selama masa pandemi covid-19. Metode: Kegiatan penkes ini mengintegrasikan konsep teori HBM. Penkes ini menggunakan metode lecture atau ceramah dengan menggunakan media powerpoint yang dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom Meeting. Hasil yang ditemukan dari kegiatan penkes ini ialah persentase pengetahuan peserta mengenai stress dan strategi koping meningkat setelah diberikan materi yang dapat dilihat dari hasil post test sebagian besar peserta penkes. Simpulan yang dapat diambil dari kegiatan penkes ini ialah, terdapat peningkatan pengetahuan pada siswa dan siswi SMKN 4 Garut mengenai stress dan pengelolaan stress dengan strategi koping, setelah peserta diberikan pretest sebelum pemberian materi dan diberikan post test setelah pemberian materi. Kata Kunci: Health Belief Model, Pandemi Covid-19, Strategi koping, Stres  ABSTRACT Responding to the dangers of the Covid-19 virus, the Indonesian government issued several regulations regarding health protocols, one of which is the social distancing protocol which is then followed up with the PSBB policy which actually causes mental health disruption, especially for school teenagers who are rumored to be experiencing stress with the PJJ system. . At this health center we provide education to students of SMKN 4 Garut about stress management with coping strategies. The scope of this Penkes activity is students and students of SMKN 4 Garut. Purpose: This Health Center activity aims to increase the knowledge of students and students of SMKN 4 Garut in managing stress with coping strategies during the Covid-19 pandemic. Methods: This health center activity integrates the HBM theory concept. This Health Center uses the lecture method or lectures using powerpoint media which are held online using the Zoom Meeting platform. The results found from this Health Center activity were that the percentage of participants' knowledge about stress and coping strategies increased after being given the material which can be seen from the post test results of most of the Health Center participants. The conclusions that can be taken from this Health Center activity are, there is an increase in knowledge of students of SMKN 4 Garut about stress and stress management with coping strategies, after participants are given a pretest before giving material and given a post test after giving the material. Keywords: Health Belief Model, Covid-19 Pandemic, Coping Strategy, Stress
PENYULUHAN KENAKALAN REMAJA ANAK SEKOLAH DI SEKOLAH MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KABUPATEN GARUT Iwan Shalahuddin; Indra Maulana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v1i2.26

Abstract

ABSTRACT Adolescent  are a future asset of a nation. In addition to the exciting things with the activities of adolescents in recent times and coaching carried out by student and student organizations, we see also the flow of moral decline which is increasingly striking among some of our youth, who are more famous as juvenile delinquency. In newspapers we often read news about student fights, the spread of narcotics, the use of drugs, liquor, snatches carried out by children in their teens, increasing cases of pregnancy among young women and so on. This is a problem faced by society which is now increasingly widespread. Therefore, the problem of juvenile delinquency should get serious and focused attention to direct teenagers in a more positive direction, which is the emphasis on creating a system to overcome delinquency among teenagers. Keywords: Adolescent, Juvenile Delinquency, Schools
PENDIDIKAN/PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PHBS TATANAN RUMAH TANGGA DI RW 09 DESA JAYARAGA GARUT, JAWA BARAT Iwan Shalahuddin; Furkon Nurhakim
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i1.1210

Abstract

ABSTRAK Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan, dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Salah satu sasaran PHBS adalah tatanan  rumah tangga,  maka melakukan asuhan dengan menerapkan strategi promkes pada tatanan rumah tangga.Penerapan PHBS di rumah tangga merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan keluarga atau anggota rumah tangga untuk berprilaku PHBS. Tujuanya untuk memberdayakan setiap keluarga atau anggota rumah tangga agar tahu, mau, dan mampu menolong diri sendiri di bidang kesehatan dengan mengupayakan lingkungan yang sehat, mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan yang dihadapi, memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang ada, serta berperan aktif mewujudkan kesehatan masyarakatnya dan mengembangkan upaya kesehatan dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat. Hasil penyuluhan adanya peningkatan pengetahuan warga masyarakat tentang PHBS tatanan rumah tangga yaitu dari 40% warga yang memahami sebelum penyuluhan menjadi 90% warga memahaminya. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu adanya strategi khusus untuk meningkatkan kesadaran dan  perilaku warga dalam melaksanakan PHBS tatanan rumah tangga yang diawali dari keluarga. Kata Kunci: PHBS, Tatanan Rumah Tangga,  Warga Masyarakat, Pengetahuan  ABSTRACT Clean and healthy behavior (PHBS) is all health behaviors carried out on awareness so that family members or families can help themselves in the health sector, and play an active role in health activities in the community. One of the targets of PHBS is the household arrangement, then caring for it by applying the promkes strategy on the household order. The application of PHBS in the household is one of the strategic efforts to mobilize and empower families or household members to behave in PHBS. The aim is to empower every family or household member to know, want and be able to help themselves in the health sector by seeking a healthy environment, preventing and overcoming health problems faced, utilizing existing health care facilities, and playing an active role in creating health. the community and develop health efforts and develop community-based health efforts. The result of counseling was an increase in the knowledge of the community about PHBS in the household structure, namely from 40% of the residents who understood before the extension became 90% of the residents understood it. Based on these conditions, it is necessary to have a specific strategy to increase the awareness and behavior of citizens in implementing PHBS household arrangements that start from the family. Keywords: PHBS, Household, Community, Knowledge
Co-Authors -, Rostianti Aat Sriati Aat Sriati Ade Haniah Sya’adah Rahmaniah Agiesta Sephya Shobarina Agustin, Yulian Mutiara Ahmad Yamin Ahmad Yamin Ahmad Yamin Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Ai Wia Akmal Sybromillys Alfairuz, Faiz Zahran Ali Hamzah Aliya Rahayu Amira, Iceu Andis Pratama Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Anisa Anggraeni Mustikasari Budiana Ariyani, Anggi Putri Asep Nidzar Faijurahman Asri Wahyu Candrawati Ati Surya Mediawati Atlastieka Praptiwi Audi Siti Sarah Azka Aflahatinufus Bambang Aditya Nugraha Cahyani, Nadira Dewi Cahyaningsih, Henny Cindy Puspita Sari Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Constantius Augusto Dadang Purnama Dadang Purnama Dadang Purnama Desy Indra Yani Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Dewanti Widya Astari Dewi Nurjannah Dinda Sari Agustina Eka Afrima Sari Eka Sakti Wahyuningtyas Elfrida Ratnawati Ermiati Ermiati Femmy Aditya Purnama Sejati Feni Agustina Firman Sugiharto Firmansyah Danukusumah Fita Rizkiyani Fita Rizkiyani Fitri Fadhila Fitriani, Milda Nurul Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Gihon Jessi Novita Gina Ratna Suminar Gusgus Ghraha Ramdhanie Hafitriany, Syifa Aulia Hasniatisari Harun Helmina, Lutvia Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani Henny Yulianita Hera Prafitri Rusmana Hesti Platini Iis Yulianti Ikhsan Hafidz Indah Farida Indah Permata Artamia Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana, Indra Inggit Annisa Nurfethia Gunawan Intan Lutfi Meilani Intan Maeilani Rahayu Iqbal Pramukti Ismanto Manik Iwan Suhendar Iyus Yosep Jasmine, Ajeng Juniarti, Neti Karwati, Karwati Kosim Kosim Kurniawan Yudianto Kurniawan Yudianto Laili Rahayuwati Lia Sari Lilis Mamuroh Lilis Mamuroh Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman, Mamat Maria Komariah Maria komariah Meisha Nurlianti Hidayat Mela Yulianti Melliany Safitrie Moch Panji Khoerudin Mulya, Adelse Prima Nadilla Cynthia Nur Fikriyah Neng Della Monika Neng Husna Saida Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nina Sumarni Nina Sumarni Nina Sumarni Nina Sumarni Nindi Pratiwi Nita Fitria Noor, Rohmahalia M. Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nurhandiya, Vina Nurul Darmawulan Nurul Hidayah Ofni Stephany Lumban Raja Panduragan, Santhna Letchmi Parmeswari, Vaneza Atalia Gusti Pebrianti, Sandra Pristasari, Sheizi Putri Rizki Ma’rifati Rukmini Putri, Nabela Egidia Rahayu, Intan Maeilani Raini Diah Susanti, Raini Diah Rifaldi Azis Risgian Putra, Juli Riyanti Riyanti Rohmah, Maishyela Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M. Noor Rohmahalia M. Noor S Setiawan Saida, Neng Husna Sandi Irwan Sukmawan Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sari, Citra Windani Mambang Setiawan, S Shafira Rizki Amalia Shahibah, Shalwa Shifa Leviyanti Azzahra Shofura Kamil Pasya Sidik, Tartila Farha Siti Nur Fatimah Siti Rahmawati Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Siti Yuyun Rahayu Fitri Solihin, Yasmin Salsabila Sri Hendrawati Sulastini Sumarna, Umar Sumarna, Umar Suparmas, Nurkhaliza Septiani Suryani . Suryani Suryani Taty Hernawaty Taty Hernawaty Taty Hernawaty Tetti Solehati Theresia Eriyani Theresia Eriyani Theresia Eriyani Theresia Eriyani Titin Sutini Titin Sutini Tuti Pahria Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Urip Rahayu, Urip Via Komalasari Vina Nurhandiya Wildani, Utami Husni Windy Rakhmawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yudianto, Kurniawan Yulian Mutiara Agustin