p-Index From 2021 - 2026
18.001
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Keperawatan BSI JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal of Nursing Care Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MEDIA INFORMASI Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Jurnal Kesehatan Media Karya Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Medika Cendikia (e-Journal) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Abdi Insani Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Sains Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Keperawatan BSI JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi tentang Pengelolaan Kesehatan Mental pada Remaja di SMA Negeri Jatinangor Rosidin, Udin; Shalahuddin, Iwan; Sumarni, Nina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23216

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan periode transisi, ditandai dengan perubahan fisik, mental, sosial dan emosional. Pada usia remaja sering kali menghadapi permasalahan  kesehatan mental. Kesehatan mental merupakan aspek yang kurang mendapat perhatian dikalangan siswa sekolah seperti stres akademik. Kesehatan mental remaja pada siswa sekolah dipengaruhi berbagai faktor seperti beban akademik yang tinggi, tuntutan untuk meraih prestasi dan persiapan ujian. Hal tersebut merupakan penyebab terjadinya stres pada remaja yang seringkali tidak disadari padahal sangat berdampak pada kualitas hidup mereka. Kondisi ini dimungkinkan kurangnya pemahaman remaja mengenai kesehatan mental sehingga tidak berusaha mencari bantuan professional. Hasil survey yang dilakukan di SMAN di Jatinangor menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang kesehatan mental sebanyak 40% memiliki pengetahuan kurang. Sikapsiswa terhadap pengelolaan kesehatan mental sebanyak 58,33% memiliki sikap tidak mendukung. Persepsi tentang layanan konsultasi kesehatan mental di sekolah 45% memiliki perspektif negatif,  dan perilaku tentang koping mekanisme dari suatu keadaan 46,66%  siswa tidak melakukan perilaku yang baik. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, persepsi dan perilaku siswa dalam pengelolaan kesehatan mental pada remaja  di SMAN Jatinangor. Metode kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi tentang pengelolaan kesehatan mental pada remaja di SMAN Jatinangor. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 35 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata nilai hasil prestest sebesar 55,73 poin dan rata rata nilai posttest sebesar 77,85 poin. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan  kesehatan sebesar 22,12 poin. Rencana tidak lanjut yang disepakati sekolah adalah pemberdayaan guru Bimbingan dan Konseling dalam penanganan siswa yang mengalami masalah kesehatan mental.   Kata Kunci: Kesehatan mental, Sosialisasi, Siswa.  ABSTRACT Adolescence is a transitional period, marked by physical, mental, social, and emotional changes. Adolescence often faces mental health issues. Mental health is an aspect that receives less attention among school students, such as academic stress. Adolescent mental health in school students is influenced by various factors such as high academic loads, demands for achievement, and exam preparation. This is a cause of stress in adolescents that is often not recognized even though it has a significant impact on their quality of life. This condition is possibly due to adolescents' lack of understanding about mental health, so they do not try to seek professional help. The results of a survey conducted at a high school in Jatinangor showed that 40% of students had insufficient knowledge about mental health. 58.33% of students' attitudes towards mental health management were unsupportive. Perceptions about mental health consultation services in schools were 45% negative, and behaviors regarding coping mechanisms for a situation were 46.66% of students did not behave well. The aim of this activity is to increase students' knowledge, attitudes, perceptions, and behavior in managing mental health in adolescents at Jatinangor High School. The activity method used was socialization about mental health management in Jatinangor High School. A total of 35 students attended. The activity results showed an average pre-test score of 55.73 points and an average post-test score of 77.85 points. The conclusion was that there was a 22.12 point increase in knowledge after the health education. The school's agreed-upon follow-up plan is to empower guidance and counseling teachers to handle students experiencing mental health issues. Keywords: Mental Health, Socialization, Students.
Intervensi Non-Farmakologis pada Pasien dengan Sindroma Kelelahan Kronis: Literature Review Bambang Aditya Nugraha; Sulastini; Sandra Pebrianti; Iwan Shalahuddin
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/c3j0cc94

Abstract

Introduction: Fatigue in Chronic Fatigue Syndrome (CFS) can reduce productivity and quality of life. Thus, it becomes important to identify non-pharmacological interventions to overcome fatigue in patients with CFS. Purpuse: identify non-pharmacological interventions in patients with chronic fatigue syndrome. Methods: This research is a narrative review. The literature sources used in the article search process include Science Direct, Springer Link and PubMed in the last 9 (nine) years (2014-2023). Article searches were carried out using English, namely ((chronic fatigue syndrome) AND (intervention)) AND (non-pharmacologic)). The inclusion criteria used in this literature review include full-text articles, articles in English, the year the article was published in the last 9 years (2014-2023) with a randomized control trial research design. Result: a total of 5 articles that matched the search focus, 2 articles from the Science Direct database, 1 article from Springer Link and 2 articles from PubMed. Conclusion: direct and indirect moxibustion, cupping, acupuncture, physical exercise have the potential to reduce fatigue in patients experiencing chronic fatigue syndrome. Health workers are expected to carry out further research regarding the application of non-pharmacological interventions found in this research to be applied in their respective contexts and settings.
Pengelolaan Sampah yang Produktif bagi Masyarakat Kelurahan Sukamentri Kabupaten Garut Rosidin, Udin; Shalahuddin, Iwan; Yamin, Ahmad; Lukman, Mamat
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23325

Abstract

ABSTRAK Indonesia saat ini menghadapi berbagai masalah kesehatan masyarakat seperti muncul penyakit infeksi baru serta munculnya kembali penyakit infeksi lama, penyakit menular yang belum tertangani secara optimal, dan peningkatan jumlah kasus penyakit tidak menular (PTM).  Permasalahan tersebut, dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor perilaku dan faktor lingkungan.  Selain itu munculnya permasalahan kesehatan juga diakibatkan oleh kondisi demografi seperti persoalan sampah. Hasil survey yang dilaksanakan di Kelurahan Sukamentri, menunjukan ibu rumah tangga yang membuang sendiri ke TPS sebanyak 61.5%, dibuang ke sungai sebanyak  11.8%, ditimbun sebanyak 0.1%,dibakar sendiri sebanyak 2.4%, dan diangkat petugas sebanyak  24.2%.  Terkait data pemilahan sampah rumah tangga sebanyak 91.6 % tidak melakukan pemilahan sampah dirumah tangganya. Hal itu terjadi dikarenakan rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perilaku pengelolaan sampah yang produktif di Kelurahan Sukamentri. Metode kegiatan yang digunakan adalah edukasi kesehatan masyarakat tentang perilaku pengelolaan sampah yang produktif. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 76 orang ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata nilai hasil prestest sebesar 42,7 poin dan rata rata nilai posttest sebesar 67,9 poin. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan  kesehatan sebesar 25,2 poin. Rencana tidak lanjut yang disepakati adalah memotivasi masyarakat untuk bergabung dengan bank sampah yang ada di Kelurahan Sukamentri.                                                                                                                                          Kata Kunci: Edukasi, Pengelolaan Sampah Produktif, Masyarakat.  ABSTRACT Introduction. Indonesia currently faces various public health problems such as the emergence of new infectious diseases and the re-emergence of old infectious diseases, infectious diseases that have not been optimally handled, and an increase in the number of non-communicable diseases (NCDs). These problems are influenced by various factors, including behavioral and environmental factors. In addition, the emergence of health problems is also caused by demographic conditions such as waste issues. The results of a survey conducted in Sukamentri Village, showed that 61.5% of housewives disposed of their own waste at the TPS, 11.8% threw it into the river, 0.1% buried it, 2.4% burned it, and 24.2% were collected by officers. Regarding household waste sorting data, 91.6% did not sort waste in their households. This occurred due to low public knowledge and awareness of the importance of health. The purpose of this activity was to increase public knowledge about productive waste management behavior in Sukamentri Village. The activity method used was public health education about productive waste management behavior. The number of participants who attended was 76 housewives. The results of the activity showed an average pre-test score of 42.7 points and an average post-test score of 67.9 points. The conclusion was that there was a 25.2 point increase in knowledge after the health education. The agreed-upon follow-up plan is to motivate the community to join the waste bank in Sukamentri Village. Keywords: Education, Productive Waste Management, Community.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kenakalan Remaja di SMK Parmeswari, Vaneza Atalia Gusti; Shalahuddin, Iwan; Hendrawati, Hendrawati
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23897

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a developmental stage characterized by identity exploration, during which individuals are vulnerable to engaging in delinquent behaviors. Parenting style is often identified as an important factor influencing adolescent behavioral outcomes. This study aims to describe the parenting styles applied by parents, the level of adolescent delinquency, and the relationship between the two among students at SMK YPGU Sumedang. This research employed a correlational analytic design with a cross-sectional approach. A total of 89 students participated as respondents. Data were collected using the Parental Authority Questionnaire (PAQ) and the Adolescent Delinquency Questionnaire adapted from the Finnish Self-Report Delinquency (FSRD). Univariate and bivariate analyses were conducted, with the Chi-Square test applied at a 0.05 significance level. The findings show that the most dominant parenting style was authoritative (62.9%). Most students exhibited low levels of delinquency (94.4%). Bivariate analysis revealed no significant relationship between authoritarian, authoritative, or permissive parenting styles and adolescent delinquency (p = 0.847; p = 0.889; p = 0.990). These results indicate that adolescent delinquency may be influenced more strongly by factors beyond parenting style, such as peer group dynamics or individual characteristics. Further research is recommended to include additional variables to provide a more comprehensive understanding of the determinants of adolescent delinquency. Keywords: Juvenile Delinquency, Parenting Styles, Vocational High School Students.  ABSTRAK Masa remaja merupakan periode pencarian identitas yang rentan terhadap munculnya perilaku kenakalan. Pola asuh orang tua sering disebut sebagai faktor penting dalam pembentukan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan kenakalan remaja pada siswa SMK YPGU Sumedang. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 89 siswa menjadi responden. Instrumen penelitian meliputi Parental Authority Questionnaire (PAQ) dan Kuesioner Kenakalan Remaja yang diadaptasi dari Finnish Self-Report Delinquency (FSRD). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang paling dominan adalah otoritatif (62,9%). Mayoritas siswa berada pada kategori kenakalan rendah (94,4%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa pola asuh otoriter, otoritatif, dan permisif tidak memiliki hubungan signifikan dengan kenakalan remaja (p = 0,847; p = 0,889; p = 0,990). Temuan ini mengindikasikan bahwa kenakalan remaja kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar pola asuh, seperti lingkungan pertemanan atau faktor individual. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memasukkan variabel tambahan agar dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang penyebab kenakalan remaja. Kata Kunci: Kenakalan Remaja, Pola Asuh, Siswa SMK.
Gambaran Pengetahuan Gizi Seimbang Anak Usia Sekolah pada Program Makan Bergizi Gratis Wildani, Utami Husni; Shalahuddin, Iwan; Mulya, Adelse Prima
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23741

Abstract

ABSTRACT Providing balanced nutrition during childhood is crucial for optimal physical growth, cognitive development, and academic achievement. However, UNICEF (2020) reports that one in three children worldwide experiences growth failure due to malnutrition. Therefore, the 2021 UN Food System Summit launched the School Meals Coalition (SMC) to ensure every child receives healthy meals at school by 2030. In Indonesia, the government implemented the Free Nutritional Food Program (MBG) based on Presidential Regulation No. 83 of 2024 to improve children's nutritional intake and nutritional knowledge. This study aims to describe the level of balanced nutrition knowledge of students at SDN 1 Regol, one of the MBG pilot schools. A quantitative descriptive design was used with a total sampling technique involving 75 students from grades 4–6. Data were collected using a balanced nutrition knowledge questionnaire covering understanding of nutrition, nutritional functions, clean living behavior, and healthy food selection, and analyzed using frequency distribution and percentages with SPSS 21.0. The results of the study showed that 25 students (33.3%) had good knowledge, 32 students (42.7%) had sufficient knowledge, and 18 students (24.0%) had low knowledge. In summary, most students have adequate understanding, indicating the need for strengthened and continuous nutrition education to support the goals of the MBG initiatives.  Keywords : School-aged children, Free Nutritious Program.  ABSTRAK Memberikan gizi seimbang selama masa kanak-kanak sangat penting untuk pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan prestasi belajar yang optimal. Namun, UNICEF (2020) melaporkan bahwa satu dari tiga anak di seluruh dunia mengalami kegagalan pertumbuhan karena kekurangan gizi. Sehingga, konferensi UN Food System Summit 2021 meluncurkan Schools Meals Coalition (SMC) untuk memastikan setiap anak memperoleh makanan sehat di sekolah pada tahun 2030. Di Indonesia, pemerintah menerapkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan Peraturan Presiden No. 83 tahun 2024 untuk meningkatkan asupan gizi anak dan pengetahuan tentang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan gizi seimbang siswa di SDN 1 Regol, salah satu sekolah percontohan MBG. Desain deskriptif kuantitatif digunakan dengan teknik total sampling yang melibatkan 75 siswa dari kelas 4–6. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan gizi seimbang yang mencakup pemahaman tentang gizi, fungsi gizi, perilaku hidup bersih, dan pemilihan makanan sehat, dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase dengan SPSS 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25 siswa (33,3%) memiliki pengetahuan baik, 32 siswa (42,7%) memiliki pengetahuan cukup, dan 18 siswa (24,0%) memiliki pengetahuan rendah. Secara keseluruhan, sebagian besar siswa menunjukkan pemahaman yang cukup, yang menunjukkan perlunya penguatan dan keberlanjutan pendidikan gizi untuk mendukung tujuan program MBG.  Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Pengetahuan Gizi, Program Makan Bergizi Gratis.
Co-Authors -, Rostianti Aat Sriati Aat Sriati Ade Haniah Sya’adah Rahmaniah Agiesta Sephya Shobarina Agustin, Yulian Mutiara Ahmad Yamin Ahmad Yamin Ahmad Yamin Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Ai Wia Akmal Sybromillys Alfairuz, Faiz Zahran Ali Hamzah Aliya Rahayu Amira, Iceu Andis Pratama Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Anisa Anggraeni Mustikasari Budiana Ariyani, Anggi Putri Asep Nidzar Faijurahman Asri Wahyu Candrawati Ati Surya Mediawati Atlastieka Praptiwi Audi Siti Sarah Azka Aflahatinufus Bambang Aditya Nugraha Cahyani, Nadira Dewi Cahyaningsih, Henny Cindy Puspita Sari Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Constantius Augusto Dadang Purnama Dadang Purnama Dadang Purnama Desy Indra Yani Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Dewanti Widya Astari Dewi Nurjannah Dinda Sari Agustina Eka Afrima Sari Eka Sakti Wahyuningtyas Elfrida Ratnawati Ermiati Ermiati Femmy Aditya Purnama Sejati Feni Agustina Firman Sugiharto Firmansyah Danukusumah Fita Rizkiyani Fita Rizkiyani Fitri Fadhila Fitriani, Milda Nurul Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Gihon Jessi Novita Gina Ratna Suminar Gusgus Ghraha Ramdhanie Hafitriany, Syifa Aulia Hasniatisari Harun Helmina, Lutvia Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani Henny Yulianita Hera Prafitri Rusmana Hesti Platini Iis Yulianti Ikhsan Hafidz Indah Farida Indah Permata Artamia Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana, Indra Inggit Annisa Nurfethia Gunawan Intan Lutfi Meilani Intan Maeilani Rahayu Iqbal Pramukti Ismanto Manik Iwan Suhendar Iyus Yosep Jasmine, Ajeng Juniarti, Neti Karwati, Karwati Kosim Kosim Kurniawan Yudianto Kurniawan Yudianto Laili Rahayuwati Lia Sari Lilis Mamuroh Lilis Mamuroh Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman, Mamat Maria Komariah Maria komariah Meisha Nurlianti Hidayat Mela Yulianti Melliany Safitrie Moch Panji Khoerudin Mulya, Adelse Prima Nadilla Cynthia Nur Fikriyah Neng Della Monika Neng Husna Saida Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nina Sumarni Nina Sumarni Nina Sumarni Nina Sumarni Nindi Pratiwi Nita Fitria Noor, Rohmahalia M. Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nurhandiya, Vina Nurul Darmawulan Nurul Hidayah Ofni Stephany Lumban Raja Panduragan, Santhna Letchmi Parmeswari, Vaneza Atalia Gusti Pebrianti, Sandra Pristasari, Sheizi Putri Rizki Ma’rifati Rukmini Putri, Nabela Egidia Rahayu, Intan Maeilani Raini Diah Susanti, Raini Diah Rifaldi Azis Risgian Putra, Juli Riyanti Riyanti Rohmah, Maishyela Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M. Noor Rohmahalia M. Noor S Setiawan Saida, Neng Husna Sandi Irwan Sukmawan Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sari, Citra Windani Mambang Setiawan, S Shafira Rizki Amalia Shahibah, Shalwa Shifa Leviyanti Azzahra Shofura Kamil Pasya Sidik, Tartila Farha Siti Nur Fatimah Siti Rahmawati Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Siti Yuyun Rahayu Fitri Solihin, Yasmin Salsabila Sri Hendrawati Sulastini Sumarna, Umar Sumarna, Umar Suparmas, Nurkhaliza Septiani Suryani . Suryani Suryani Taty Hernawaty Taty Hernawaty Taty Hernawaty Tetti Solehati Theresia Eriyani Theresia Eriyani Theresia Eriyani Theresia Eriyani Titin Sutini Titin Sutini Tuti Pahria Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Urip Rahayu, Urip Via Komalasari Vina Nurhandiya Wildani, Utami Husni Windy Rakhmawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yudianto, Kurniawan Yulian Mutiara Agustin